Pola Candlestick Yang Paling Menguntungkan

SAM 5 Apr 2013
Dibaca Normal 6 Menit
forex > candlestick >   #pola-candle   #pola-candlestick
Ragam Candlestick Pattern dalam trading forex banyak variasinya. Namun, ada pola - pola candlestick menguntungkan tertentu yang harus Anda tahu.

Seiring waktu, ragam pola candlestick (Candlestick Pattern) dalam trading forex semakin banyak variasinya, mulai dari pola satu batang candlestick, dua batang, tiga batang dan seterusnya. Namun, dari semua pilihan tersebut, ternyata ada beberapa pola candlestick menguntungkan yang harus Anda ketahui. Seperti apakah pola-pola candlestick tersebut? Yuk, kita pelajari pada artikel ini.

pola candlestick menguntungkan

 

Kilas Balik Pengertian Pola Candlestick

Candlestick merupakan metode charting kuno dari Jepang yang telah terbukti akurasinya hingga berabad-abad lalu sampai sekarang. Meskipun telah digunakan begitu lama, namun kepopulerannya telah menjadi bagian dari analisa teknikal populer yang digunakan oleh berbagai kalangan trader.

Perlu dicatat, analisa dengan pola candlestick termasuk dalam metode analisa diskresional. Artinya, analisa teknikal melalui pola candlestick, pada dasarnya akan mengandalkan intuisi subyektif trader untuk memahami pola-pola harga pada chart hingga menjadi suatu eksekusi trading aktual. Implikasinya, dibutuhkan pengalaman dan jam terbang tinggi supaya metode ini benar-benar optimal mendatangkan profit konsisten.

 

Contoh - contoh Pola Candlestick Menguntungkan

Agar lebih mudah dipahami pemula, pola-pola candlestick menguntungkan akan mengikuti sistematika dari analisis teknikal pada umumnya, candlestick memiliki tingkat siaga berupa "sinyal" dan "konfirmasi".

Tingkat "sinyal" berarti candlestick tersebut telah membentuk satu pola yang akan menunjukkan pergerakan naik atau turun, namun trader belum disarankan untuk memasang posisi terlebih dahulu. Sedangkan, tingkat "konfirmasi" berarti pola candlestick tersebut  sudah  menyarankan trader memasang posisi mengikuti arah pergerakan sesuai dengan pola yang muncul.

Berikut adalah 3 kategori pola candlestick menguntungkan sesuai dengan bentuk konfirmasinya dalam pembukaan posisi:

 

1. Pola Pinbar

Pola pinbar adalah salah satu pola candlestick menguntungkan yang paling sering muncul pada chart. Pola ini mudah dikenali karena bentuk panjang shadow-nya selalu lebih panjang daripada badan dan ujung shadow lawannya (nose). Semakin panjang shadow dibanding body dan nose, maka semakin tinggi indikasi kemungkinan akan terjadi penerusan trend atau reversal.

pola candlestick menguntungkan, pinbar

Terbentuknya pola candlestick pinbar mengindikasikan sentimen pasar yang awalnya tergiring ke satu arah, tapi kemudian berbalik arah, sehingga meninggalkan jejak shadow panjang. Contohnya, pada saat harga mendekat batas resistansi atau support, pinbar biasanya menandakan akan terjadinya reversal:

pola candlestick menguntungkan, pola pinbar

Untuk mengetahui cara menggunakan formasi candlestick ini, simak juga artikel Mengupas Strategi Trading Dengan Pin Bar.

 

2. Pola Inside bar

Pola candlestick menguntungkan kedua ini biasanya paling sering muncul saat trend telah mencapi titik tertinggi atau terendahnya. Pola Inside Bar selalu diwakili dengan karakteristik dua batang candlestick, di mana salah satu batang lebih kecil dan berada di antara range batang induknya (Mother Bar).

pola candlestick menguntungkan, inside bar

Pola candlestick menguntungkan ini mengindikasikan konsolidasi antara penjual vs. pembeli, di mana keduanya masih berusaha saling tarik-menarik sampai akhirnya salah satu pihak kalah lalu pihak lain mendominasi sehingga terbentuklah trend baru. Dalam pengembangannya, pola Engulfing juga termasuk dalam kategori pola Inside Bar.

pola candlestick menguntungkan, bullish engulfing

 

3. Pola Three Outside Up dan Three Outside Down

Pola Three Outside Up dan Three Outside Down juga termasuk pengembangan dari pola Inside Bar. Bedanya, jika pada Inside Bar, candlestick pertama biasanya lebih besar daripada candlestick kedua, maka pada pola candlestick menguntungkan ini justru candle pertama lebih kecil atau berada di dalam candle berikutnya. Artinya, bar pertama dan kedua menandakan tekanan antara penjual vs. pembeli semakin besar (ekspansi) dan pemenang dari unjuk kekuatan tersebut dikonfirmasi oleh bar ketiga.

pola candlestick menguntungkan, three outside up

Pola Three Inside Up

pola candlestick menguntungkan, three outside  up

Pola Three Inside Down

Pola Three Inside Up mengindikasikan akan terjadinya reversal bearish (pembalikan harga dari naik menjadi menurun). Sedangkan pola Three Inside Down menandakan peluang reversal bullish (pembalikan harga dari turun menjadi naik). 

 

4. Pola Evening Star dan Morning Star

Pola candlestick menguntungkan berikutnya bernama Evening Star dan Morning Star. Formasi Evening Star dan Morning Star adalah pola tiga batang candlestick yang mengindikasikan keraguan para pelaku pasar. Namun, candlestick ketiga mengonfirmasi ke mana haluan arah harga berikutnya.

pola candlestick menguntungkan, evening star

Pola Evening Star

pola candlestick menguntungkan, morning star

Pola Morning Star


Pola Evening Star mengindikasikan akan adanya reversal bearish (pembalikan harga dari naik menjadi menurun). Sebaliknya, jika muncul pola Morning Star setelah periode tren menurun, maka akan ada kemungkinan besar untuk reversal bullish (pembalikan harga dari turun menjadi naik).

 

5. Pola Reversal Multi-Bar (Falling and Rising Three Methods)

Umumnya, semakin banyak batang dalam suatu formasi, maka akan semakin jarang tingkat kemunculannya. Namun, akurasi sinyal trading dari pola Falling dan Rising Three Methods lebih tinggi dari pola dengan jumlah batang lebih sedikit. Contohnya seperti pada pola candlestick menguntungkan di bawah ini:

 pola candlestick menguntungkan, falling three methods

Pola Falling Three Method

pola candlestick menguntungkan, rising three method

Pola Rising Three Methods

Pola candlestick menguntungkan kelima ini memiliki ciri khas tiga bar yang diapit di tengahnya, namun kemudian dilawan oleh bar terakhir. Harga penutupan (closing) pada candle terakhir menentukan akurasi dari pola multi-bar ini.

Pada pola Falling Three Methods, reversal bullish (pembalikan harga dari turun menjadi naik) terkonfirmasi setelah closing bar terakhir ditutup lebih rendah dari bar pertama. Sebaliknya, pada pola Rising Three Methods, silahkan pasang posisi long (buy) setelah bar terakhir ditutup lebih tinggi daripada bar pertama.

Berikut ini rangkuman pola candlestick paling menguntungkan dalam bentuk infografis untuk memudahkan Anda mempelajarinya.  

Pola candlestick paling menguntungkan

 

Catatan Tambahan Untuk Menyaring Pola Candlestick Menguntungkan

Salah satu faktor penting dalam menyaring tingkat akurasi pola candlestick adalah dengan memperhatikan pilihan timeframe. Timeframe tinggi (di atas H4) umumnya memiliki noise lebih rendah, sehingga tingkat akurasi sinyal tradingnya lebih tinggi daripada pola candlestick pada timeframe rendah.

Kedua, jangan terburu-buru untuk mengeksekusi market order sebelum ada konfirmasi dari batang candlestick lain. Misalnya pada saat terbentuk pola Pin Bar, tunggu sampai batang candlestick berikutnya menyentuh garis konfirmasi. Alternatif lainnya, gunakan indikator seperti MACD atau RSI untuk mengkonfirmasi akurasi sinyal trading. Nah, salah satu kiat menyaring sinyal pola candlestick menguntungkan bisa dilihat pada video berikut ini:

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Oji |  10 Jan 2018

Malem coach....mau nanya nih kalau misalnya ada pola candle three black crows/three white soldiers, untuk konfirmasi valid tidaknya pola tersebut apakah hanya dengan melihat closing 1 candle bar berikutnya? Apakah closing dibwh atau diatas  candle ke 3 dr pola tersebut? Mohon penjelasannya. Makasih

Lihat Reply [2]

@ Oji:

- … untuk konfirmasi valid tdknya pola tersebut apakah hanya dgn melihat closing 1 candle bar berikutnya?

Jawaban:

Tidak, harus dikonfirmasi juga dengan minimal 2 indikator, bisa MACD dan RSI. Agak berbeda dengan pin bar yang hanya 1 candle, pola three white soldiers dan three black crows terdiri dari 3 candle yang mencerminkan arah trend, jadi harus dikonfirmasi dengan indikator trend seperti MACD. Candle setelahnya bisa dilihat setelah terkonfirmasi oleh indikator.
Berikut contoh pada EUR/USD H4:



Pada A terbentuk pola three white soldiers. Candle berikutnya terkonfirmasi oleh indikator MACD (kurva MACD bergerak diatas kurva sinyal dan OSMA diatas level 0.00) dan kurva indikator RSI diatas level 50.0, jadi masih bullish.

Pada B terbentuk pola three white soldiers. Candle berikutnya tidak terkonfirmasi oleh indikator MACD (kurva MACD gagal menembus kurva sinyal dan OSMA masih dibawah level 0.00), jadi bullish tidak berlanjut.

Pada C terbentuk pola three black crows. Candle berikutnya terkonfirmasi oleh indikator MACD (kurva MACD bergerak dibawah kurva sinyal dan OSMA dibawah level 0.00) dan kurva indikator RSI dibawah level 50.0, jadi masih bearish.

- … apakah closing dibwh atau diatas  candle ke 3 dr pola tersebut?

Jawaban:
Mengenai closing candle berikutnya tidak harus ditunggu karena akan terlambat entry. Yang perlu dilihat adalah tertembusnya level tertinggi dari candle terakhir untuk pola three white soldiers, atau tertembusnya level terendah dari candle terakhir untuk pola three black crows. Tetapi candle berikutnya tidak menjamin validitasnya jika tidak terkonfirmasi oleh indikator.

M Singgih   12 Jan 2018
ok terimakasih atas penjelasannya coach....
Oji   12 Jan 2018
 Riyadi |  10 Jan 2022

Suka bingung dengan banyaknya pola candlestick, mohon info pola candlestick yang umum digunakan oleh trader? Trims

Lihat Reply [25]

Jika kita menggunakan TF 15 maka setiap 15 menit candle berubah.
jika kita menggunakan TF 30 maka setiap 30 menit candle berubah.
dan seterusnya.

Thanks

Basir   13 May 2022

Memang sebaiknya jgn membandingkan candle di setiap TF karena pasti bingung. Yg perlu dimengerti semakin besar TF semakin minim noisenya. Lebih baik kalau analisa candle di satu TF saja. Memang ada teknik candle yang loncat2 dari 1 TF ke TF lain?

Sumirat   20 Apr 2022

Untuk Sumirat..

Hal ini memang tergantung dari strategi dan sistem trading yang digunakan. Beda sistem, beda pula TF yang digunakan.

Thanks

Basir   22 Apr 2022

@ Ahmad Fauzi:

Pola pergerakan harga pada setiap time frame jelas akan berbeda karena waktu untuk mengukur perubahan harga pada setiap time frame berbeda, sedangkan pergerakan harga yang diukur sama.

Pola candlestick yang tidak berubah jika dilihat pada time frame yang lebih rendah adalah pola double top / triple top dan double bottom / triple bottom. Untuk pola-pola lainnya jelas tidak sama seperti hedge and shoulders, morning star dsb. Mungkin saja di time frame H1 terbentuk pola head and shoulders tetapi di time frame daily tidak.

@ Sumirat:


- …. Memang ada teknik candle yang loncat2 dari 1 TF ke TF lain?

Jawaban:
kalau Anda trading berdasarkan trend (trend follower), metode analisa pada berbagai time frame memang ada, seperti yang digunakan trader Alexander Elder dengan metode triple screen-nya.
Pada metode tersebut, disamping time frame utama dimana Anda trading, Anda harus menentukan arah trend berdasarkan trend pada time frame yang lebih tinggi, dan menentukan momentum untuk entry pada time frame yang lebih rendah.

M Singgih   28 Apr 2022
selamat datang di dunia forex bro
Vins   10 May 2022

@ Dani:

Akan membentuk pin bar. Pin bar adalah salah satu bentuk price action pada candlestick tunggal, yang mengisyaratkan kemungkinan pembalikan arah pergerakan harga (reversal).

Meski demikian, untuk entry berdasarkan pin bar, sebaiknya dikonfirmasikan juga dengan penunjukan indikator teknikal, terutama indikator trend misalnya moving average, Bollinger Bands, MACD, parabolic SAR.

M Singgih   8 Mar 2022

Tp apakah selalu Pin Bar yg terbentuk gan utk tanda2 reversal saat pasar sdh jenuh?

Martin Hendra   7 Mar 2022

@ Martin Hendra:

Untuk single candle, bisa pin bar bisa juga doji.
Untuk lebih dari satu candle, bisa pola double top, double bottom, triple top, triple bottom, morning star, evening star, dan juga shooting star.

M Singgih   5 Mar 2022

@ Ilung:

Tidak harus persis sama, asal bentuknya sesuai, dan persyaratannya memenuhi. Misal pin bar yang valid adalah yang level tertinggi atau terendahnya ditembus. Kalau bentuknya sudah sesuai (mirip) tetapi masih salah, kemungkinan tidak terkonfirmasi oleh indikator teknikal. Misal pola morning star yang menunjukkan kemungkinan bullish, tetapi indikator trend tidak mengkonfirmasi keadaan bullish, maka pergerakan bullish bisa saja gagal.

 

M Singgih   11 Mar 2022

Maaf pak, ini saya masih belum "ngeh" dengan arti "level tertinggi dan terendah ditembus", itu maksutnya gimana ya pak?

Ilung   10 Mar 2022

@ Ilung:

Untuk pin bar yang mengisyaratkan sinyal reversal, jika bullish pin bar (letaknya di bawah pada keadaan downtrend), maka akan valid jika level tertingginya ditembus, dan untuk bearish pin bar (letaknya di atas pada keadaan uptrend), maka akan valid jika level terendahnya ditembus. Mudahnya, Anda bisa simak ulasan Strategi Trading Reversal Dengan Pin Bar

M Singgih   12 Mar 2022

@ Kirun:

Indikator independen untuk melihat pola atau pattern pergerakan harga pada chart tidak ada, tetapi Anda bisa menggunakan software yang namanya Autochartist. Software Autochartist bisa didapatkan dengan cara berlangganan atau gratis jika broker Anda menyediakan fasilitas software Autochartist.

Untuk penjelasan leboh detail mengenai software Autochartist, silahkan baca di thread ini.

 

M Singgih   8 Mar 2022

@Samudra: Pola candlestick yang perlu dipahami adalah pola candlestick yang punya potensi keberhasilan besar.

Atau dengan kata lain, apabila pola candlestick tersebut terbentuk di market, ada peluang besar harga berbalik arah (reversal) atau meneruskan arah (continue).

Contoh pola candlestick yang paling menguntungkan, contohnya seperti pin bar atau inside bar.

Tenang, Inbizia sudah menuliskan artikel dengan pembahasan lengkap disini:

Baca Juga: Pola Candlestick Yang Paling Menguntungkan

Semoga bermanfaat

Kiki R   30 Mar 2022

@Riyadi: Pola candlestick yang sering digunakan oleh para trader biasanya adalah pola candlestick pembalikan (reversal) yang mempunyai peluang berhasil yang tinggi saat terbentuk di level yang penting.

Contoh pola candlestick tersebut adalah pin bar, hammer, shooting star, engulfing, dan inside bar.

Kiki R   11 Jan 2022

pola candlestick hammer itu seperti apa ya?

Rizal Alwi   13 May 2022

pola candlestick hammer adalah pola pembalikan arah naik (bullish reversal) yang terbentuk dalam sebuah trend turun

Nizam Pratama   13 May 2022

Apa saja jenis pola Candlestick dalam trading yang wajib dipahami trader?

Samudra   30 Mar 2022

Apakah ada indikator untuk mendeteksi pola candlestick tertentu dalam chart? 

Kirun   7 Mar 2022

tanya pak, yang di maksud dalam kamus pola candlestick itu pada TF berapa ya? sebab setiap ganti TF selalu barubah bentuk.trims

Ahmad Fauzi   27 Apr 2022

Min, kalo melihat atau menganalisa pola candlestick apakah harus sama persis banget biar sinyalnya valid? Soalnya saya beberapa kali praktik, pake candlestick  dan bentuknya ga 100% mirip sinyalnya jadi salah. 

Ilung   13 Mar 2022

Apa yang terjadi dengan pergerakan candlestik ketika pasar sudah jenuh, dan akan terjadi reversal mohon penjelasannya. Terima kasih

Dani   4 Mar 2022

Apakah Pin Bar benar-benar akurat untuk memprediksi pergerakan candle berikutnya?

Najib   25 May 2022

@Najib: Sebelum saya jawab, terlebih dahulu definikasin apa yang dimaksud akurat.

Apakah akurat yang dimaksud minimal winrate 60%, 70% atau 80%, atau berapa?

Kedua, pola candlestick pin bar adalah signal entry.

Sebelum masuk ke signal entry, perhatikan terlebih dahulu struktur harga dan level penting.

Salah satu kesalahan banyak pemula yang menggunakan candlestick adalah langsung masuk ke pola candlestick tanpa melihat struktur harga dan level harga.

Pin bar yang terbentuk di level yang penting berbeda probabilitas dan RR yang ditawarkan dibandingkan dengan pin bar yang terbentuk di harga yang tidak ada level pentingnya.

Kalau dijawab apakah akurat? Jawabannya bisa ya atau tidak, bergantung bagaimana cara Anda menggunakan pin bar tersebut. Tidak semua pin bar langsung disamaratakan tanpa peduli struktur dan level harganya.

Kiki R   25 May 2022

Cara trading pakai pola candlestick ini bisa digunakan untuk scalping ngk?

Nepal   22 Jun 2022

@Nepal: Bisa, karena pada dasarnya pola candlestick bisa digunakan pada semua time frame.

Namun pola candlestick tidak disarankan untuk scalping karena akurasinya rendah disebabkan banyaknya pola palsu (false/noise).

Biasanya pola candlestick digunakan pada time frame yang lebih tinggi seperti H1, H4, Daily karena mempunyai akurasi yang lebih baik dan noise yang lebih sedikit.

Kiki R   22 Jun 2022
 

Komentar @inbizia

Saya cukup banyak mencari refresnsi misalnya beli buku, baca artikel di internet atau nonton vidoe di youtube, namun saya belum menemukan penjelasan seperti ini, kebanyakan membahas tentang pola candlestick. Terima kasih pak rio, atas penjelasan dan pembelajarannya serta telah berbagi ilmu. Hal ini sangat bermanfat apalagi trader pemula seperti saya. Semoga tidak pernah bosan untuk berbagi ilmunya pak.
 Viar |  2 Dec 2018
Halaman: Tips Membaca Candlestick Simpel Dan Akurat Tak Perlu Hafalan
Salam .... Saya pemula dalam forex, sangat menarik tentang pembahasan Pola Candlestick Morning Star dan Evening Star ini, trims ...
 Muhammad Abduh |  20 Sep 2019
Halaman: Pola Candlestick Morning Star Dan Evening Star
harusnya artikel berjudul "Menggunakan Pola Candlestick Three Inside Up Dan Three Inside Down" langsung diberi linknya min biar g nyari dulu aku nya :-(
 Chyntya |  5 Jun 2020
Halaman: Pola Candle Terbaik Penanda Reversal
@Dhimas: Untuk akurasi murni menggunakan pola candlestick, time frame yang lebih besar lebih besar akurasinya daripada time frame dibawahnya, contohnya akurasi pola candlestick di Daily lebih besar daripada di time frame H1.

Management resiko sebaiknya mengikuti aturan maksimal 2% resiko dari modal. 
 Kiki R |  14 Jul 2020
Halaman: Tips Membaca Candlestick Simpel Dan Akurat Tak Perlu Hafalan
Bisa lihat dari sinyal-sinyal trendlines, breakouts, dan pola candlestick. Indikator untuk mendapatkan sinyal-sinyal itu bisa pakai indikator RSI, MA, MACD
 Ihwan |  12 Jan 2021
Halaman: Cara Menghindari Kesalahan Entry Trading
Pada dasarnya, setiap pola candlestick memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Sehingga tidak ada jaminan mana yang lebih akurat dibanding yang lainnya. Untuk mendapatkan sinyal yang lebih akurat, disarankan trader juga menggunakan indikator teknikal untuk mengkonfirmasi sinyal tersebut. Dan gunakan Money Managemet serta stop loss untuk meminimalisir kerugian.
 Damar Putra |  26 Apr 2022
Halaman: Pola Candlestick Shooting Star Cara Ampuh Penanda Reversal

Kamus Candlestick

Harami Bearish
Harami Bearish
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 2 candlestick. Candlestick pertama bersifat bullish dan lebih besar sehingga menelan candlestick kedua yang bersifat bearish. Pola ini menandakan uptrend mulai kehilangan momentum. Sumbu-sumbu candlestick kedua tidak harus berada dalam range candlestick pertama, meski kondisi ini bisa menambah akurasi sinyal.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Bearish Doji Star
Bearish Doji Star
Indikasi : Bearish Reversal

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bullish panjang, diikuti candlestick kedua berupa doji yang membentuk gap naik dan tidak memiliki body karena harga dibuka dan ditutup di level yang nyaris sama. Candlestick ketiga mengkonfirmasi pembalikan dengan membentuk bearish panjang dan gap turun dari doji.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Bullish Hammer
Bullish Hammer
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick yang ditutup di dekat atau pada harga tertingginya (High), sehingga menandakan pelemahan momentum downtrend. Semakin panjang sumbu bawah dan semakin kecil body candlestick, maka semakin signifikan pula sinyal bullish-nya.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Dragonfly Doji
Dragonfly Doji
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick di akhir downtrend. Sell-off dalam skala besar terjadi setelah candlestick dibuka, sehingga harga membentuk sumbu bawah yang sangat panjang. Akan tetapi, harga kemudian justru ditutup dekat harga pembukaan atau bahkan harga tertingginya. Ini menandakan pelemahan dalam sentimen bearish dan beralihnya kendali pasar ke sisi buyer. Semakin kecil body dan semakin panjang sumbu bawahnya, maka semakin kuat pula sinyal pembalikan bullish-nya.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Ingin mengetahui pola-pola Candlestick lainnya yang memiliki akurasi tinggi. Lihat Daftarnya Disini.
Komentar[13]    
  Reni   |   11 Nov 2013
dri pola ada yang breakout tpi koq sy msh bingung pake pola breakout suka salah ajah yah. pola breakout yang ada malah rugi... gmn solusinya yaa. pola breakout apa cocok diterapin untuk jangka pendek? ato cmn bt jangka panjang mohon bantuannya. bingung. saya biasanya trading pake TF 5 - 30 menitan.
  Uda Mamang   |   27 Apr 2022

Kalau trading dengan time frame segitu, lebih baik mbaknya ganti gaya aja jadi scalper. Karena setahu saya, pola candlestick akan akurat kalau dipakai di time frame minimal 4H, di bawah ini riskan karena banyak fake signal. Kalau tertarik scalping, bisa baca artikel ini.

  Btf   |   11 Dec 2013
reni - sebenernya untuk timeframe yang solid yang jarang false signal di TF daily. coba analisa dengan TF daily. fokus sama satu pola candle dulu. yang paling terkenal pola hammer (pola ini paling sering muncul). liat juga konfirmasi di candle berikutnya. semoga membantu yaa :D
  Reni   |   8 Jan 2014
ok thanks yah , btw tapi saya masih bingung dengan penentuan pola candle hammer. saya liat banyak banget yang memiliki pola hammer tapi harga terus berlanjut bukannya berbalik arah. padahal disebelahnya confirmation candle sudah terjadi.
  Gilang Hermanto   |   5 Jun 2015
Pola candle memang bermanfaat, tapi tentu saja tidak bisa memberikan prediksi yang akurat 100%. Pergerakan harga disebabkan oleh banyak faktor, dan dengan melihat pola candle saja tidak cukup untuk bisa menganalisa dengan pasti kemana harga akan bergerak selanjutnya. Untuk itu, analisa lebih baik juga memanfaatkan sinyal dari indikator atau metode lain agar bisa mendapat konfirmasi entri yang bagus.
  Riky   |   29 Jun 2014
saya lagi menncari cara menganalisa candlestick time frame 1 menit yang akurat. mohon yang punya rumus jitu candle M1 utk sharing.thanks
  Aji Fardian   |   10 Jan 2015
kalo di tf 1 menit mana ada yg akurat? masih banyak false di tf itu harga juga banyak noise. apalagi price action. kalo di tf 1 menit bisa aja tapi kayanya perlu konfirm di tf yang lebih gede lagi
  Rusyanto   |   5 Mar 2015
tabir2 gelap apa nih dari candle? hehe.. heran kok ada beberapa masta yg selalu ungkap ada tabir gelap dibalik candle?
  Anasubekti   |   6 Sep 2017
di forek itu knp ya kl OP sell harga naik...kl OP buy harga turun...benar2 menjengkelkan..hehehe
maunya apa sih...??
ada yg tahu gak caranya menangkap si forek ini...
  Reyhan S   |   7 Sep 2017
Trader biasanya memanfaatkan candlestick dengan sinyal reversal untuk mendapat peluang keuntungan paling besar. Maksudnya. jika Anda ingin untung melimpah maka logikanya adalah membeli saat harga masih sangat murah lalu menjualnya kembali saat harga berada pada puncak tertingginya. Itulah kenapa trader OP buy di harga terendah atau OP sell di harga tertinggi.

Namun sinyal trading reversal ini memiliki resiko yang lebih tinggi apabila ternyata harga malah masih menurun atau mendaki terus. Maka dari itu, sebagai pemula lebih baik belajar trend trading terlebih dahulu sebelum mencoba reversal trading.
  Lika   |   8 Dec 2019
Falling three method itu maksudnya op sell kali ya? Di pnjelasannya pembalikan arah dr turun menjadi naik?
  Riana   |   15 Sep 2021

maaf pemula..
untuk jenis pola2 candlestick apa saja ya..

  Agus   |   15 Sep 2021

Bisa ke link ini kak untuk info lengkap pola2 candlestick

Info Karir
Kontak Kami
Tentang Kami
Peraturan
Terms Of Use
Privacy Policy
Arsip