Potensi Keuntungan Investasi Reksadana

Anna 9 Jan 2019 3345
Dibaca Normal 4 Menit

Ada bermacam keuntungan investasi reksadana yang membuatnya makin digemari di nusantara, selain potensi profit puluhan persen dalam setahun.



Banyak calon investor bertanya-tanya soal berapa besar potensi keuntungan reksadana, khususnya jika dibandingkan dengan instrumen investasi lain seperti saham. Nah, dalam artikel ini kita akan mengupas keuntungan investasi reksadana selengkapnya, mulai dari berapa persen profit yang bisa diperoleh hingga keunggulan komparatifnya.

 

Persentase Keuntungan Reksadana

Keuntungan reksadana cenderung bervariasi tergantung jenisnya, antara 0 persen hingga puluhan atau ratusan persen dalam setahun. Secara umum, rata-rata reksadana pasar uang menawarkan potensi return terendah, disusul reksadana pendapatan dan reksadana campuran yang cenderung berpotensi menengah. Profit paling top dicapai oleh jenis reksadana saham yang bisa mencetak rekor profit puluhan persen dalam tempo 12 bulan.

Berdasarkan data Bareksa hingga 28 Desember 2018, persentase keuntungan reksadana tertinggi (year-to-date) diraih oleh lima produk berikut:

  • PNM Dana Sejahtera II (Reksadana Pendapatan Tetap) 118.83%
  • Millenium Balance Fund (Reksadana Campuran) 45.56%
  • Archipelago Equity Growth (Reksadana Saham) 34.88%
  • Emco Pasar Uang Berkembang (Reksadana Pasar Uang) 33.62%
  • Simas Syariah Unggulan (Reksadana Saham) 32.63%

Namun, data ini merupakan histori tahun lalu dan belum tentu mengindikasikan kalau performa produk-produk reksadana tersebut di atas bakal prima juga pada periode mendatang.

Histori seperti ini merupakan salah satu bahan pertimbangan Anda saat akan membeli reksadana, tetapi penting juga untuk mengamati prospektus lengkapnya. Sebaiknya pilih produk reksadana yang kebijakan investasinya bagus, dikelola oleh manajer investasi bereputasi tinggi, menetapkan biaya-biaya rendah, serta mampu menampilkan performa stabil dari tahun ke tahun.

Potensi Keuntungan Reksadana

 

Keuntungan Reksadana Dibandingkan Investasi Lainnya

Reksadana semakin naik daun dalam beberapa tahun belakangan ini, karena instrumen investasi ini menyimpan sejumlah keunggulan yang cocok bagi masyarakat Indonesia jaman now. Diantaranya:



 

1. Reksadana Tersedia Dimana-mana

Beberapa tahun lalu, investasi reksadana cukup rumit karena kita harus mendaftar secara khusus ke perusahaan manajer investasi terkait. Namun, sekarang sudah banyak tersedia dimana-mana, mulai dari dompet aplikasi OVO, Tokopedia, Bukalapak, hingga supermarket reksadana online. Pendaftaran akun dan pembelian reksadana masa kini semudah klik pada gadget di genggaman kita.

 

2. Minimal Setoran Awal Sangat Rendah

Seiring dengan bertambahnya jumlah agen penjual reksadana dan makin canggihnya teknologi, minimal modal awal untuk membeli unit penyertaan reksadana pun kian minim. Saat ini, kita bisa beli dan jual reksadana 24 jam, 7 hari seminggu via Bukalapak, Tokopedia, dan OVO dengan modal serendah Rp10,000 saja!

Sebagai perbandingan, modal awal investasi saham terendah Rp100,000, sedangkan pembukaan deposito akan membutuhkan dana beberapa juta rupiah. Modal awal minimal untuk trading forex pun sudah meningkat hingga ratusan ribu dalam beberapa tahun ini dikarenakan pelemahan kurs Rupiah terhadap Dolar AS.

 

3. Tak Perlu Pusing Analisa Sendiri

Salah satu keasyikan trading saham dan forex adalah analisanya. Namun, bagi sebagian besar investor pemula, justru analisa dan pemantauan kondisi pasar merupakan poin paling rumit. Nah, jika Anda termasuk salah satunya, maka ketahuilah bahwa reksadana bisa jadi solusi.

Pengelolaan reksadana sepenuhnya ditanggung oleh Manajer Investasi yang sudah bersertifikan dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan demikian, asalkan Anda dapat memilih Manajer Investasi dengan rekam jejak performa bagus dan bereputasi tinggi, maka investasi akan semudah setor lalu ongkang-ongkang kaki hingga tiba waktu mencairkannya.



 

4. Transparan dan Aman

Selain diawasi oleh OJK, Manajer Investasi juga tak mengantongi sendiri dana investor. Semua dana yang disetorkan oleh investor akan disimpan pada rekening bank kustodian, sehingga tidak akan digondol oknum tak bertanggung jawab.

Di samping itu, Manajer Investasi memiliki kewajiban untuk menyediakan Fund Fact Sheet yang merangkum perubahan komposisi alokasi dana investasi, pertumbuhan imbal hasil, dan naik-turun Nilai Aktiva Bersih (NAB) secara online seperti contoh gambar di bawah ini. Kita bisa memantau setiap saat, sehingga bisa bereaksi cepat jika disinyalir ada ketidakberesan dalam pengelolaan reksadana.

Keuntungan Reksadana - Transparansi

 

5. Risiko Reksadana Relatif Rendah

Dalam setiap produk reksadana, Manajer Investasi akan mengalokasikan dana dalam pelbagai instrumen investasi yang dijaga rasio Risk/Reward-nya. Umpama reksadana saham, maka tidak akan digunakan untuk mengakumulasikan saham dari satu emiten saja, melainkan dari banyak emiten atau bahkan dari banyak sektor. Diversifikasi seperti ini dapat menekan risiko investasi ke tingkat minimal, sementara potensi keuntungan reksadana dioptimalkan.

Di sisi lain, biaya pembelian, pengalihan, dan penjualan reksadana relatif rendah, mulai dari 0 hingga 5 persen saja. Asalkan kita merencanakan investasi dengan baik dan tidak terlalu terburu-buru untuk mencairkan reksadana yang telah dibuka, maka keuntungan berlipat ganda menanti di masa depan.

Demikianlah aneka keuntungan investasi reksadana yang membuatnya makin digemari di nusantara. Apakah Anda juga ingin ikut berpartisipasi? Tak perlu ragu, toh keamanan dan legitimasinya sudah dijamin oleh OJK.



Forum

Musya (01 Sep 2018)

malam tim SF....saya mau nanya nih, jika saya ingin trading dgn teknik SnD yg di kombine dgn indikator moving averages, apakah untuk pemilihan periode seting MA nya hrs disesuaikan dgn TF yg sy gunakan atau bebas? untuk melihat trend secara garis besar dgn menggunakan TF D1, misalnya kita menandai snd...

Selengkapnya...

BANK1 Bulan
BANK DBS INDONESIA4.25
BANK MAYBANK INDONESIA4.25
BANK MEGA2.50
BANK CENTRAL ASIA 2.85
BANK TABUNGAN NEGARA3.25
BANK MANDIRI2.00
BANK PERMATA 4.00
BANK RAKYAT INDONESIA2.85
STANDARD CHARTERED BANK4.00
BANK ANZ INDONESIA2.75

Kirim Komentar/Reply Baru


Tips Investasi Untuk Siapkan Dana Pernikahan
Tips Investasi Untuk Siapkan Dana Pernikahan
Nandini   11 May 2021   75  
Bagaimana cara Trading dengan fibonanci retracement
Pagi master... Bagaimana teknik trading dengan fibo untuk mengambil posisi dan exit?
Dan penerapannya lebih tepat di tf berapa?

Herli 25 Apr 2018

Reply:

M Singgih (26 Apr 2018 04:11)

@ Herli:

Level-level Fibonacci, baik retracement (FR) maupun expansion (FE) menunjukkan support dan resistance yang dianggap cukup akurat sehingga bisa digunakan sebagai level patokan entry dan exit.

Misal pada EUR/USD time frame daily saat ini: (lihat juga di: Analisa Teknikal Pair Forex Mayor: 25 April - 2 Mei 2018):



Tampak terjadi pola double top pada level FE 23.6 yang mengisyaratkan pergerakan bearish. Anda bisa sell pada A setelah harga menembus kurva middle band Bollinger Bands, dengan target profit (TP) level FR 38.2. Minimal 50 pip dapet.
Setelah gagal menembus level resistance FR 38.2, Anda juga bisa sell lagi dengan TP level FR 50.

Juga pada pergerakan sebelumnya, setelah membentuk pola tweezer bottom pada level FR 38.2 yang mengisyaratkan pergerakan bullish, Anda bisa buy pada B setelah harga menembus kurva resistance ema 55, dengan tarfet profit level FR 23.6 atau FE 23.6.

Mengenai time frame, baik Fibonacci retracement, expansion maupun Fibonacci fan (kipas Fibonacci), bisa berjalan dengan baik pada semua time frame. Hanya saja semakin tinggi time frame yang Anda gunakan akan semakin akurat.

Baca juga forum tanya jawab seputar Fibonacci disini.

Herli (26 Apr 2018 21:12)

Berarti kalo dengan fibo ini harus memperhatikan pola pola candle ya master...?.. Lalu jika kita tidak memperhatikan pola candle misalnya hanya melihat indikator adx dan stochastik yang di kombinasikan dengan fibo apakah akan ok.... Soalnya saya tidak ngerti fibo

M Singgih (30 Apr 2018 01:15)

@ Herli:

Bisa saja, tetapi sering kali kurang akurat atau sering meleset karena hampir semua indikator teknikal yang dihitung secara matematis bersifat lagging atau terlambat dalam merespon perubahan harga. Setelah harga bergerak baru perhitungan dilakukan, jadi selalu terlambat. Tapi secara statistik indikator memang bisa untuk memprediksi arah pergerakan harga.

Pola-pola candle atau price action bersifat leading (lawan dari lagging) sehingga bisa memprediksi arah sentimen pasar lebih cepat dari indikator teknikal.
Trader biasanya menggabungkan price action dan indikator. Price action untuk mengetahui arah sentimen pasar sementara indikator untuk konfirmasi dan mencari momentum yang tepat untuk entry.


Cara Aman Trading Bitcoin Untuk Pemula
Cara Aman Trading Bitcoin Untuk Pemula
Linlindua   5 May 2021   166  
Live Trading NFP Bareng Finex
Live Trading NFP Bareng Finex
Melati   4 May 2021   235  
Untung Rugi Bisnis Peer to Peer (P2P) Lending
Untung Rugi Bisnis Peer to Peer (P2P) Lending
Wahyudi   30 Apr 2021   149  
Bitcoin Vs Ethereum, Mana Yang Lebih Menguntungkan?
Bitcoin Vs Ethereum, Mana Yang Lebih Menguntungkan?
Wahyudi   30 Apr 2021   183  
7 P2P Lending Syariah Terbaik di Indonesia
7 P2P Lending Syariah Terbaik di Indonesia
Linlindua   29 Apr 2021   141  
3 Cara Trading Bitcoin Untuk Meraup Profit
3 Cara Trading Bitcoin Untuk Meraup Profit
Linlindua   29 Apr 2021   159  
10 Ide Bisnis Online Terbaik Dengan Modal 1 Juta
10 Ide Bisnis Online Terbaik Dengan Modal 1 Juta
Linlindua   28 Apr 2021   133