Ulasan Luno, Platform Trading Kripto Anti Peretasan

Evan 18 Mar 2022
Dibaca Normal 10 Menit
kripto > exchange >   #exchange   #exchange-kripto   #kripto   #luno   #review
Beroperasi di Indonesia sejak tahun 2015, Luno adalah platform trading kripto termurah dan teraman. Simak selengkapnya di artikel berikut.
DI

Jaman sekarang, siapa tak tahu Bitcoin? Rasanya hampir semua orang yang bisa mengakses internet sudah pasti mengenal mata uang kripto ciptaan Satoshi Nakamoto tersebut. Sebagai mata uang kripto perdana, Bitcoin awalnya diciptakan pada Januari 2009 tanpa memiliki nilai tukar, barulah 9 bulan kemudian standar penilaian harga Bitcoin ditentukan dengan perbandingan 1,309.09 BTC = 1 USD.

Transaksi pertama Bitcoin ke fiat (via PayPal) juga terjadi beberapa hari setelah penentuan standar ini. Dari sejarah inilah mulai bermunculan exchange dan platform trading kripto pada tahun-tahun setelahnya.

Platform Trading Kripto Luno

Salah satu exchange terkenal saat ini adalah Luno. Mulai beroperasi di Indonesia pada tahun 2015, platform trading kripto yang dulu bernama BitX ini, telah melayani aktivitas jual beli Bitcoin di berbagai negara sejak awal 2013. Sekarang, Luno telah beroperasi di 42 negara yang sebagian besar merupakan wilayah Uni Eropa.

Dengan mengusung jargon "Kripto untuk siapa saja, di mana saja", Luno memberikan jaminan sebagai platform trading kripto termurah dan teraman. Selain itu, Anda juga bisa mengirim Bitcoin ke siapa pun dan di mana pun, tanpa ada biaya. Mau tahu caranya? Simak sampai habis ulasan di bawah ini.

Aplikasi Luno Apakah Aman?

Dilansir dari website resmi Luno, selain telah mengantongi izin BAPPEBTI No. 007/BAPPEBTI/CP-AK/03/2020 sejak Maret 2020, platform ini juga telah dinyatakan sebagai exchange legal di beberapa wilayah, seperti Australia, Uni-Eropa, Malaysia, Singapura, Inggris, dan di sebagian besar negara-negara bagian Amerika.

Ini menandakan bahwa Luno merupakan perusahaan global yang mendukung program pemerintah setempat untuk melindungi perekonomian masyarakat dari risiko penipuan berkedok investasi kripto.

Baca Juga: 5 Exchange Kripto Termurah yang Diregulasi Bappebti

Selain soal legalitas, tentu Luno juga memiliki jaminan keamanan lain bagi penggunanya. Berikut keamanan berlapis yang dimiliki oleh Luno, antara lain:

  • Password atau PIN bisa diatur dan diubah secara berkala.
  • Saat akan mengirim aset kripto akan dilakukan konfirmasi untuk antisipasi keamanan.
  • Terdapat fitur 2 Faktor Autentikasi (2FA). Jika fitur ini diaktifkan, maka pengguna akan menerima kode verifikasi dari Google Authenticator atau SMS ke nomor yang telah didaftarkan.
  • Saat menggunakan Luno di website maka dapat dideteksi jumlah perangkat yang sedang mengakses akun Anda dalam bersamaan.
  • Bisa mengaktifkan fitur keamanan biometrik atau sidik jari.
  • Simpanan deep freeze anti peretasan menggunakan dompet multi-signature dengan beberapa kunci enkripsi untuk melindungi 95% total penyimpanan kripto. Kunci-kunci enkripsi ini dikelola seluruhnya oleh BitGo, bank kustodian aset digital paling aman.

Fitur Unggulan Luno

Diklaim sebagai salah satu platform trading kripto termurah dan teraman, Luno tentu memiliki fitur-fitur unggulan yang menjadi faktor keberhasilan selama ini. Apa saja fitur unggulan tersebut?

1. Terima dan Kirim Bitcoin Tanpa Biaya

Sebenarnya ada cara untuk tidak terkena biaya gas, namun hanya berlaku untuk pengiriman Bitcoin saja. Seperti inilah cara mengirimkan BTC gratis ke siapa pun dan di mana pun kenalan Anda:

  1. Klik "Kirim" pada halaman "Home".
  2. Pilih opsi "Bitcoin".
  3. Masukkan email atau nomor ponsel penerima (atau pilih dari kontak Anda).
  4. Masukkan nominal dalam BTC atau IDR.
  5. Masukkan PIN atau kode otentikasi dua faktor (tergantung perangkat yang Anda gunakan ketika mengirim), lalu klik "Konfirmasi".

Jika Anda mengirim ke sesama pengguna Luno, mereka akan menerima Bitcoin secara instan. Namun bila penerima bukanlah pelanggan Luno, mereka akan menerima notifikasi bahwa Anda mengirimkan Bitcoin, beserta undangan untuk mendaftarkan diri di Luno. Jika mereka tidak mengklaim Bitcoin yang terkirim dalam kurun waktu 14 hari, maka Bitcoin akan masuk kembali ke dompet Luno Anda.

2. Savings Luno atau Tabungan Luno

Fitur ini sering juga disebut crypto saving account, di mana Anda bisa memperoleh bunga atas mata uang kripto yang disimpan ke dalam dompet terpisah. Dompet tabungan Luno saat ini hanya tersedia dalam Bitcoin, Ethereum, dan USDC dengan bunga hingga 7.6% per tahun.

3. Memiliki Kanal Berita dan Pembelajaran Kripto

Selain menjadi platform trading kripto, Luno juga memiliki misi penyadaran dan pengedukasian masyarakat mengenai potensi aset digital ini. Kanal berita yang dibuat oleh Luno tergolong up to date secara global, sedangkan materi-materi pembelajarannya juga mudah dipahami seorang pemula.

4. Notifikasi Harga

Jadilah selangkah lebih di depan, dengan mengaktifkan notifikasi harga yang dikirim langsung ke ponsel Anda, maka Anda tidak akan pernah melewatkan pergerakan besar pasar.

Apa Saja Keunggulan dan Kekurangan Luno?

Meski telah menjadi platform trading kripto global, Luno tetap memiliki keunggulan dan kekurangan yang bisa menjadi bahan pertimbangan Anda. Berikut keunggulan dan kekurangan yang patut dipertimbangkan sebelum memulai trading kripto di platform ini.

Keunggulan Luno

  • Mudah digunakan, baik aplikasi maupun website memiliki tampilan UI/UX yang sangat intuitif.
  • Proses verifikasi Know Your Customer (KYC) sangat cepat.
  • Tingkat keamanan wallet maksimal dengan enkripsi berlapis yang dikelola oleh BitGo.
  • Terdapat informasi lengkap terkait trading, yaitu analisis teknis, chart, serta order book.
  • Adanya berbagai fitur pendukung seperti sidik jari, PIN, 2FA, dan izin khusus untuk mengirim mata uang kripto.
  • Biaya transaksi maker dan taker yang lebih rendah, terutama jika dibandingkan platform trading kripto sejenis.
  • Minimal pembelian aset kripto mulai dari Rp15,000 saja.

Kekurangan Luno

  • Pilihan deposit hanya menggunakan Virtual Account Bank Permata.
  • Nomor Virtual Account berubah setiap melakukan deposit.
  • Tidak dilengkapi dengan fitur short sell.
  • Biaya transaksi jual/beli instan yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan platform trading kripto lainnya.
  • Hanya menyediakan 8 koin kripto terbaik, yaitu BTC, ETH, XRP, LINK, UNI, LTC, BCH, dan USDC.

Cara Daftar Akun Luno

Sebelum Anda bisa melakukan transaksi di Luno, pastikan sudah memiliki akun dulu. Bila belum punya, di bawah ini sudah terangkum cara daftar akun Luno dengan mudah:

1. Buka website resmi Luno.

2. Klik "Daftar".

Cara Daftar Akun Luno

3. Isi alamat email yang Anda gunakan, serta buatlah kata sandi kuat menggunakan minimal 8 karakter, 1 angka, dan 1 huruf besar. Jangan lupa untuk centang "I'm not a robot" dan klik "AYO MULAI".

Cara Buat Akun Luno

4. Klik "Confirm My Email".

Konfirmasi Email Luno

5. Buka email yang Anda pakai untuk mendaftar, lalu klik link konfirmasi dari Luno di inbox. Bila tidak ada di inbox, carilah di spam.

6. Setelah mengkonfirmasi link di email, kembali ke laman Luno dan klik "I've Confirmed My Email".

Konfirmasi Email Luno

7. Isilah nomor handphone Anda.

Nomor Telepon Pendaftaran Luno

8. Gunakan 4 digit kode yang dikirimkan ke nomor Anda untuk konfirmasi.

Konfirmasi Nomor Telepon di Luno

9. Setelah itu, lanjutkan dengan proses Know Your Customer (KYC) atau verifikasi data diri. Klik "Let's Go".

Proses KYC Luno

10. Pilih "Indonesia", klik "Next".

Mengisi Data Diri Akun Luno

11. Isi nama lengkap Anda sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk. Pilih "Yes" dan klik "Next".

Data Diri Lengkap Akun Luno

12. Cek kembali kebenaran data Anda, pastikan semua telah terisi dengan benar. Bila masih ada yang salah, klik "Edit Info". Setelah semua benar, centang persetujuan "Terms of Use", lalu klik "Confirm".

Konfirmasi Data Diri Akun Luno

Perlu diketahui bahwa KYC ini merupakan hal wajib untuk diterapkan oleh institusi jasa keuangan sebagai syarat legalitas dari negara. Maka, verifikasi data diri sangat penting untuk segera diselesaikan, karena akun yang belum melakukan proses KYC, tidak akan bisa melakukan deposit dan penarikan.

Cara Deposit dan Penarikan Saldo di Luno

Untuk saat ini, deposit dan penarikan saldo Rupiah di Luno hanya bisa dilakukan melalui bank lokal. Penyetoran dan pencairan dana tidak bisa melalui pihak ketiga, hal ini untuk menghindari adanya praktik pencucian uang dan pendanaan teroris.

Berapa Minimal Deposit di Luno?

Saat ini, Luno menetapkan minimal deposit sebesar Rp50,000 hanya melalui Virtual Account (VA) Bank Permata saja. Selain itu, nomor VA harus di-generate setiap kali melakukan deposit. Hal ini sebenarnya cukup merepotkan, karena untuk pengguna bank selain Bank Permata akan dikenakan biaya administrasi dan harus selalu mendaftarkan nomor VA baru.

Buka Akun Luno

Berikut cara deposit di Luno:

1. Masuk ke akun Anda melalui website Luno.

2. Pilih menu "Wallets" kemudian lanjutkan dengan klik "IDR".

Cara Deposit Luno

3. Selanjutnya klik "Deposit".

Langkah Deposit Luno

4. Tuliskan jumlah deposit dana yang Anda inginkan dalam Rupiah. Ingat, minimal deposit adalah Rp50,000.

Minimal Deposit Luno

5. Jika sudah, klik "Next" dan klik "Lanjut Ke Midtrans" untuk melanjutkan ke sistem pembayaran Midtrans.

Nominal Minimal Deposit Luno

6. Akan muncul informasi deposit, pastikan semua telah sesuai dengan data dan jumlah nominal yang Anda inginkan, klik "Lanjut".

Cara Membuat Setoran Luno

7. Jika sudah, pilih metode pembayaran yang Anda inginkan. Selesaikanlah pembayaran sesegera mungkin.

Metode Pembayaran Deposit Luno

Berapa Minimal Penarikan di Luno?

Jumlah minimal penarikan saldo Rupiah di Luno terbilang cukup kecil, yaitu sebesar Rp50,000. Sedangkan untuk batas maksimalnya disesuaikan dengan level verifikasi KYC Anda. Untuk KYC level 2, pengguna dapat melakukan penarikan maksimal Rp25,000,000 dan tidak ada batasan untuk level 3.

Adapun biaya penarikan yang ditetapkan oleh Luno sebesar Rp15,000. Hal ini cukup tinggi bila dibandingkan dengan platform lainnya yang bisa menekan biaya ini hingga Rp4,500.

Sebelum Anda bisa melakukan proses penarikan, pastikan telah menambahkan data rekening bank sesuai dengan data diri yang telah lolos verifikasi. Berikut langkah-langkah menambahkan data rekening:

  1. Pilih "Menu", lalu klik "Penerima".
  2. Klik "Tambah Rekening Bank".
  3. Masukkan negara dan nama, diikuti dengan nomor rekening bank Anda.
  4. Pastikan data rekening bank sudah sesuai dengan data diri Anda, kemudian klik "Tambah Rekening Bank". Setelah berhasil menambahkan data rekening, maka Anda bisa melakukan proses penarikan dengan cara sebagai berikut:
  5. Pilih menu "Dompet" kemudian klik "Tarik" pada opsi dompet mata uang lokal Anda.
  6. Masukkan nominal dana yang ingin Anda tarik.
  7. Pilih rekening bank yang telah Anda tambahkan sebelumnya.
  8. Masukkan PIN akun Luno Anda. Biasanya proses ini tidak memerlukan waktu lama. Bila sampai 1x24 jam belum masuk ke rekening Anda, hubungi customer service Luno yang tersedia 24 jam.

Biaya Trading dan Kirim Kripto di Luno

Bila Anda melakukan pembelian ataupun penjualan aset secara instan, Luno akan mengenakan biaya sebesar 0.75% dari jumlah transaksi. Perlu diketahui, jual/beli instan ini memiliki limit sebesar Rp15,000-Rp120,000,000 per transaksi, namun Luno tidak membatasi jumlah transaksi per hari.

Sedangkan untuk biaya transaksi yang menggunakan limit order, Luno menetapkan besaran berbeda. Bila sebagian exchange memiliki biaya maker-taker dengan kisaran 0.1%-0.2%, maka di Luno komisi tersebut termasuk rendah dan kompetitif.

Selain menggratiskan seluruh biaya maker, platform ini memberikan biaya taker murah hingga 0.08% bila total volume trading Anda mencapai lebih dari Rp10,000,000,000 per bulan.

Lalu, apakah pengiriman aset kripto juga dikenakan biaya dan berapa besarannya? Seperti exchange kripto pada umumnya, Anda akan dikenakan gas fee atau biaya gas yang dinamis untuk per pengiriman.

Secara keseluruhan, Luno sangat layak untuk dipertimbangkan sebagai pilihan platform trading kripto Anda. Dengan kualitas pelayanan kelas dunia, dijamin pengalaman trading kripto penggunanya akan lebih nyaman dan merasa aman.

Ulasan Luno, Platform Trading Kripto Teraman Dan Termurah

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Adiyaksa |  10 May 2021

Halo admin Inbizia, apakah GRANDPRIX Indonesia aman di ikuti? ini situsnya gpfxseries.com

Makasih

Lihat Reply [5]

@ Adiyaksa:

Maaf, kami tidak bisa membuka web yang Anda cantumkan di atas.

 

M Singgih   10 May 2021

Situsnya bisa kok pak, ini coba tak klik langsung menuju halaman situsnya. 

gpfxseries

Adiyaksa   18 May 2021

@ Adiyaksa:

Kalau saya pribadi tidak berani ikutan. Dari keterangan pada situs tsb, tidak jelas siapa penyelenggaranya, bagaimana mekanisme tradingnya, apakah dilempar ke liquidity provider tertentu, atau ditahan (bandar).

M Singgih   19 May 2021

Hemm begitu ya pak.

Kalau bandar yang memainkan, apakah user akan pasti rugi?

Adiyaksa   20 May 2021

@ Adiyaksa:

Kemungkinan besar.

 

M Singgih   21 May 2021
 Wisnu Nugroho |  15 Feb 2022

Menurut mimin, gimana prospek token ASIX milik selebritis Anang Hermansyah? Apakah bagus karena dibacking oleh orang terkenal?

Lihat Reply [4]

Pernahkah kamu dengar soal "goreng-menggoreng saham"? Tahukah siapa yang menggoreng saham? Orang terkenal, influencer medsos, mereka yang mengaku "pakar" saham, bahkan artis yang disewa emiten untuk meng-endorse saham perusahaan tertentu.

Saham yang digoreng itu akan mengalami kenaikan nilai dalam waktu singkat. Namun, jika fundamentalnya jelek, maka nilainya akan segera jatuh lagi.

Demikian pula prospek token yang digawangi oleh para artis. Backing orang terkenal saja tidak cukup untuk meningkatkan nilai token di masa depan. Hal-hal yang dapat menguatkan nilainya secara sungguh-sungguh itu hanyalah faktor-faktor seperti manfaat token, jangkauan penggunaannya, jumlah penggunanya, legalitas perijinannya, dll.

Aisha   15 Feb 2022

Kalau menurut kakak, gimana prospek token Asix ini?

Wisnu Nugroho   16 Feb 2022

Sekarang sih prospeknya masih jelek ya. Pangsa pasar utamanya di Indonesia, tapi izin dari Bappebti saja belum punya. Ini poin yang sangat krusial. Meski konon katanya perizinan sedang diproses, tetapi ASIX belum tentu benar-benar bisa memperoleh izin itu kelak. Fungsi token ASIX juga belum jelas.

Kalau sudah dapat izin dan jelas fungsinya, barulah kita bisa mulai menakar prospek ASIX. Tapi untuk saat ini, tidak recommended.

Aisha   17 Feb 2022

Kalau saya bakal memilih token yang udah pasti-pasti aja. Menurut saya ga bijak sih memilih token yang masih ga jelas apalagi dikeluarkan oleh artis. Kalau menurut saya sendiri, koin artis ini memang lebih mudah diakses dan mungkin sedikit murah dari token yang sudah ada tapi kadang harganya ngikutin keadaan artisnya. Contohnya leslar koin, karena ada isu KDRT dari pasangan artis membuat harganya anjlok, dan menurutkan it's ridiculous banget masa iya ya investasi bisa anjlok karena KDRT.

Lydia   12 Nov 2022
 Idha Kusbiyanto |  11 Apr 2022

Apakah strategi di trading forex bisa digunakan untuk trading kripto?

Lihat Reply [9]

@Idha Kusbiyanto:

Selamat pagi bu, untuk jawaban dari pertanyaan ibu sebenarnya bergantung pada jenis strategi trading forex yang digunakan. Jika menggunakan Fundamental analisis atau gabungan antara Fundamental dan Teknikal analisis, maka besar kemungkinan strategi tersebut tidak akan dapat digunakan pada kripto karena memang dasar fundamentalnya yang hanya memiliki sedikit kesamaan. Namun jika strategi yang digunakan murni menggunakan teknikal, maka besar kemungkinan bahwa strategi tersebut dapat digunakan juga pada pasar kripto. Contoh yang paling sederhana adalah dengan menggunakan indikator MACD pada trading forex. Indikator teknikal ini juga dapat digunakan dengan sangat baik pada mata uang kripto seperti BTC/USD.

btc-macd

Hanya saja perlu diingat, biasanya diperlukan sedikit optimasi atau penyesuaian agar strategi tersebut dapat berjalan dengan baik pada kripto. Selalu ingat untuk melakukan Backtest dan Forward Test terlebih dahulu sebelum menjalankannya dengan uang sungguhan.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   13 Apr 2022

Selamat malam, Money Management untuk trading kripto sendiri sebenarnya hampir sama dengan Money Management lainnya. Prinsipnya adalah segitiga risiko yang terdiri dari batas toleransi kerugian yang ditetapkan, besaran Stop Loss yang digunakan, serta Lot/Share/Jumlah koin yang akan digunakan. Contohnya sebagai berikut:

mm-kripto

Harga yang naik pasca terbentuknya pola Candlestick Bullish Engulfing, kembali turun ke sekitaran pola tersebut. Karena pola ini juga berfungsi sebagai batas zona Support pada harga, maka besaran Entry dilakukan saat proses Retest tersebut dengan ketentuan sebagai berikut:

Modal = 100,000 USD.

Risiko yang siap ditanggung = 10%.

Stop Loss = 35,000 point.

maka Lot yang yang akan digunakan adalah = (10/100 * 100,000) / 35,000 = 0.28 Lot.

Sehingga jika harga turun dan mengenai Stop Loss sebesar 35,000 point, maka total kerugian yang akan ditanggung hanya sebesar 10% dari modal atau 10,000 USD.

Selain membatasi jumlah kerugian per transaksi seperti di atas, masih banyak cara lain yang dapat digunakan. Namun sebelum itu mohon di sadari, tujuan dari Money/Risk Management sebenarnya adalah untuk membatasi tingkat risiko saat trading kripto. Keuntungan yang lebih itu hanyalah sebuah bonus.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   15 Apr 2022

@Amelia Nuryanti:

Secara garis besar baik itu di kripto, saham ataupun instrumen lain semua cara yang digunakan untuk menentukan trend juga bisa digunakan kok bu. Ibu bisa menggunakan indikator Moving Average untuk menentukan trend.

ma-trend

Atau ibu juga bisa menarik trend line pada harga atau juga menentukan titik-titik Higher High, Lower Low, Higher Low, Lower High agar bisa menerapkan Dow Theory untuk menentukan trend juga bisa dilakukan.

trend-dow-kripto

Selain itu banyak juga cara lain ataupun indikator lain yang bisa ibu gunakan sebagai alat untuk membantu menentukan trend dalam kripto seperti Bollinger Bands, Trend Channel, Parabolic Sar, Dll. Semuanya bisa dan memiliki caranya masing-masing dalam menentukan trend. Tidak ada cara yang benar dan salah dalam penentuannya karena biasanya menentukan trend itu hanyalah langkah awal untuk menganalisa pergerakan market.

Terima kasih, semoga bisa sedikit membantu.

Nur Salim   28 Apr 2022

Bagaimana cara menentukan trend pada mata uang kripto pak? apakah caranya sama seperti di forex? thanks

Amelia Nuryanti   28 Apr 2022

mohon bantuannya, bagaimana manajemen modal yang baik untuk memaksimalkan hasil trading kripto?

Yuni Aulia   15 Apr 2022

Bagaimana cara mengenalisa candlestick kripto dan forex? Apakah ada perbedaan mendasar?

Suwandi   15 Sep 2022

Tidak ada perbedaan secara candlestick.

Yang berbeda adalah karakter pergerakan harga antara kripto dan forex.

1. Kripto jauh lebih volatil dibandingkan dengan forex.

2. Kripto lebih trending daripada forex karena dapat dijadikan sebagai investasi sedangkan forex tidak.

Oleh karena itu, karakter pergerakan pair forex cenderung lebih banyak sideways karena tujuannya diperdagangkan, bukan untuk investasi.

Kiki R   15 Sep 2022

Kalau trading kripto di broker forex, ya strateginya bisa sama saja lah ya dengan trading forex. Tapi, bagaimana kalau kita mau trading kripto di broker lokal seperti Ajaib dan Pluang? Nggak ada metatrader-nya, nggak bisa langsung sell tanpa buy juga... Adakah strategi trading yang sudah terbukti ampuh?

Indah   29 Sep 2022

@indah:

Pada dasarnya kakak tetap bisa mengamati pergerakan harga dan indikator pada Platform Third Party seperti TradingView yang menyediakan layanan lengkap.Jadi analisa dilakukan pada Platform tersebut, dan sinyal dieksekusi pada platform trading yang digunakan. Hanya saja jika memang sulit, kakak mungkin bisa menerapkan strategi seperti pola Candlestick ataupun Chart Pattern.

Pada pola Candlestick misalkan pola Morning Star, tidak diperlukan bantuan indikator apapun kecuali bentuk Candlestick itu sendiri untuk menganalisa. Contoh:

morning-star

Nur Salim   4 Oct 2022
 Cokro Raharjo |  7 Jan 2021

bagaimana cara membaca candlestick kripto untuk melihat signal entry?

Lihat Reply [26]

@ Rizqy Bagus:

Pergantian candle per hari akan tampak jika Anda mengamati pergerakan harga pada time frame daily. Pergantian candle per hari (pada time frame daily) terjadi setiap hari dari hari Senin hingga Jum’at setiap jam 00:00 waktu server. Untuk menyesuaikan dengan waktu WIB, Anda harus tahu perbedaan waktu antara WIB dan waktu server.

 

M Singgih   15 Apr 2021

kalau untuk hari sabtu kripto masih bisa trading ya pak? 

Abdul Malik   24 May 2021

@ Abdul Malik:

Ada beberapa broker yang server untuk mata uang kriptonya masih aktif pada hari Sabtu dan Minggu. Jika menggunakan platform Metatrader, untuk mengetahui jam trading suatu pair, bisa klik kanan pada pair yang ada di Market Watch, kemudian klik “Specification”.

 

M Singgih   24 May 2021

Wah sama nih, saya juga bertanya-tanya mengenai ini. Akhirnya ketemu juga jawabannya.

Saya juga nitip tanya, kalo untuk spreadnya, di crypto exchange dan broker forex itu sama juga kah pak?

Gama   9 Jul 2021

@ Gama:

Untuk pair kripto, spread-nya jauh lebih besar dari pair forx. Silahkan lihat di paltform trading Anda.
Berikut ini perbandingan spread dari broker yang saya gunakan untuk Bitcoin dan pair forex:

Pergantian Candle Pada Mata Uang Crypto

M Singgih   11 Jul 2021

@Supriadi

Pertama-tama seblum pembahasan saya lanjutkan lebih dalam, dalam time berapa sejatinya bapak menemukan Pin Bar dan melakukan transaksi Buy? Karena sejatinya, semakin kecil time frame yang digunakan sebagai dasar analisa Candlestick, maka semakin besar pula sinyal itu hanya muncul karena adanya Noise pergerakan harga. Selain itu, meskipun menggunakan time frame Daily sekaligus, tentu saja masih banyak faktor lain yang perlu diperhatikan dan tidak bisa sembarangan membuka posisi karena adanya Pin Bar.

Umumnya, Pola Candlestick biasanya digunakan sebagai salah satu konfirmasi untuk pembukaan posisi. Bukan berarti tidak bisa digunakan secara mandiri, hanya saja akurasi dari pola itu meningkat jika digabungkan dengan Technical Tools lain. Pin Bar yang baik sendiri, biasanya muncul sebagai konfirmasi pada level-level penting yang ada dalam pasar seperti Support dan Resistance, Supply dan Demand, bahkan sekedar Moving Average juga sudah cukup untuk menemani kemunculan Pin Bar. Contohnya sebagai berikut:

pin-bar-2

Pin bar bisa muncul di mana dan kapan saja dalam pasar. Bukan berarti sinyalnya bisa diikuti semua dan akan mendatangkan untung semua. Kalau tempatnya salah, ujung-ujungnya bukan Reversal yang muncul pak tapi Continuation. Inilah pentingnya menyaring Pin Bar yang muncul ini nanti. Bisa lewat Trend, yang berarti saat Trend sedang naik kita hanya akan mengincar Pin Bar Buy saja. Atau juga diikuti dengan Key Level seperti yang disebutkan di atas. Salah satu contohnya sebagai berikut:

pin-bar-1

Contoh kedua ini bahkan saya ambil dari Pin Bar yang muncul di tf H1 dengan patokan Pin Bar muncul sebagai Rejection MA. Saya tidak tandai semua, tapi bisa dilihat selain Pin Bar yang ditandai, banyak Pin Bar lain di sana yang tidak berada pada Key Level yang ditentukan.

Jadi bukan berati karena Pin Bar-nya tidak bekerja, pasar kripto disimpulkan penuh manipulasi. Pertama kita perbaiki dulu cara trading dengan Pin Bar-nya. Kalau cara tradingnya sudah benar, dan tidak bekerja, bisa jadi pasanya memang tidak cocok atau kemungkinan terburuk ada manipulasi seperti yang bapak bilang.

Jika ingin belajar lebih dalam lagi, mungkin coba bisa dipelajari artikel tentang Pin Bar pada kripto BTC. Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   21 Jan 2022

@Surya Jatmiko

Betul pak, umumnya Candlestick bisa digunakan sebagai salah satu Technical Tools untuk memprediksi pergerakan harga ke depannya. Namun, jika tujuannya digunakan untuk mencari koin mana yang selanjutnya akan terbang saya rasa agak sulit. Kondisi suatu aset atau koin kripto yang terbang tinggi ini biasanya disebabkan oleh 2 hal pak.

1. Karena memang valuasi dari koin tersebut meningkat hasil dari transaksi jual beli yang normal berdasarkan asas Supply And Demand. Untuk Point nomor satu ini penggunaan analisa Technical seperti Candlestick tentu saja dapat digunakan dengan baik karena kondisi pasarnya yang normal. Contohnya pada kenaikan Doge di tahun 2019 berikut:

cs-1

Dari grafik dapat terlihat bahwa harga yang sedang dalam kondisi Sideway pasca penurunan membentuk pola Candlestick Morning Star dengan Candle ke-2 berupa Doji yang mengindikasi bahwa akan ada Reversal atau putar balik harga. Posisi bisa diambil setelah pola Candlestick terbentuk dengan resiko SL ditempatkan pada harga Low di pola yang terbentuk. 

2. Karena adanya manipulasi dari satu atau lebih pihak yang sengaja melakukan pembelian besar-besaran pada koin. Untuk point yang berikutnya ini yang saya rasa sulit mengaplikasikan Technical Tools, mengingat cuitan-cuitan bapak "Tesla" yang mengangkat harga to the moon muncul tanpa adanya peringatan terlebih dahulu alias random. Berikut contoh dari Chart koin Doge pada hari salah satu cuitan bapak "Tesla" muncul:

cs-2 Jika dilihat dari grafik, harga memang terlihat membentuk pola Candlestick Bullish Engulfing saat harga naik. Sayangnya, pola ini selesai saat harga telah sangat tinggi sehingga tingkat risiko yang diambil untuk masuk saat pola ini selesai juga tinggi. Berbeda lagi kalau tujuannya memang investasi di koin meme satu ini ya. Jatuhnya sah-sah saja untuk membeli walau harga sudah sangat tinggi.

Pendekatan yang mungkin berhasil itu adalah dengan menggunakan Chart Pattern. Terlihat pada Chart di atas, ada pola Flag yang terbentuk sebelum kenaikan harga yang drastis. Pola Flag ini merupakan salah satu pola Chart Pattern dengan yang cocok untuk Day trading.

Namun hal ini juga cukup dipaksakan mengingat harga penutupan yang terbentuk juga sudah jauh berada titik Breakout pola Flag itu.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   23 Jan 2022

@Dyah Purnama:

Lihat pada Platform mana? Umumnya memang kalau di halaman Home atau awal tampilan atau pergerakan harga kripto hanya akan menampilkan Line Chart. Tujuannya tentu saja agar para user baru yang mengakses Platform lebih nyaman dan tidak ada tekanan karena harga Candlestick sekilas tampak lebih ribet. Selain itu, ada juga kepentingan orang-orang yang hanya perlu tahu posisi dan kondisi harga saat ini, dan tidak tertarik melihat pergerakannya secara detail.  Ini juga mengapa pada sebagian Platform bahkan harga hanya ditampilkan dalam bentuk bola yang berwarna hijau/merah yang menandakan kondisi ringkas market saat itu. Contohnya pada halaman harga kripto kami berikut:

btc-usd-1

Betul, Candlestick Chart memang lebih unggul daripada Line Chart secara umum. Hanya saja masing-masing tetap memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Contohnya misal kita ingin mencari level SNR, dalam kasus ini akan lebih mudah melihatnya dengan Line Chart karena tidak komponen harga lain seperti Open, High, Low, yang bisa mengganggu objektifitas. Kalau ingin melihat struktur harga dengan detail, Candlestick menawarkan pola-pola yang jelas dan teruji untuk kepentingan analisa pergerakan harga ini. Contohnya dapat dilihat pada gambar grafik berikut BTC/USD yang memanfaatkan gabungan antara SMA 50 dan pola Candlestick Pin Bar:

pin-bar-1

Nur Salim   25 Jan 2022

@Aris Hakim:

Tentu saja bisa pak. Chart Pattern umumnya hanya sebuah kumpulan dari Candelstick atau Bar yang membentuk suatu pola tertentu. Jadi bisa digunakan secara mandiri atau dengan perpaduan konfirmasi dengan pola Candlestick seperti Engulfing, Morning/Evening Star ataupun Pin Bar dalam analisa BTC/USD.

Kalau mengenai jenis-jenis yang paling sering saya lihat sih biasanya ada Flag, Wedge, Channel, HnS, Rectangle, dll. Biasanya pola-pola ini cukup sering muncul kok di time frame Daily ke bawah. Sebagai contoh berikut Chart BTC/USD Time Frame H1 ketika jawaban ini dituliskan. Di sini cuma saya bisa melihat 3 pola, tapi seharusnya ada lebih dari itu.

chart-pattern

Sebagai pedoman, mungkin bisa coba dibaca-baca artikel 3 pola yang menguntungkan di Intraday. Pola ini juga bisa digunakan tidak hanya di BTC, tapi pada semua koin kripto pada umumnya, serta pasar lain seperti Forex, Stock, dll.

Nur Salim   3 Feb 2022

@Eki Safitri:

Untuk penentuan tempat dimana posisi harus ditutup saat sedang mendapatkan keuntungan sebenarnya ada berbagai macam cara kak. 

1. Menggunakan patokan garis Support dan Resistance:

Cara yang paling mudah adalah menutup posisi di garis Support dan Resistance terdekat dari posisi harga dibuka. Jika posisi yang dibuka Buy, maka posisi bisa ditutup pada garis Resistance-nya, begitu pula sebaliknya. Perlu diingat, garis patokannya adalah Support dan Resistance terdekat ya, bukan garis Support dan Resistance yang sifatnya major dan jaraknya berada jauh sekali dari posisi dibukanya harga.

Kelebihan menggunakan garis Support dan Resistance terdekat ini biasanya Winrate yang dicapai akan cukup tinggi karena utamanya harga pasti bergerak dari satu garis Support dan Resistance ke garis Support dan Resistance lainnya. Kekurangannya sendiri, kalau posisinya kurang baik, ratio antara Risk:Reward yang didapat biasanya tergolong kecil.

2. Menggunakan Risk:Reward Ratio

Metode menentukan target profit yang paling sering digunakan lainnya adalah menggunakan perbandingan Risk:Reward Ratio 1:2. Penggunaannya mudah, cukup tempatkan Take Profit sejauh 2x jarak Stop Loss yang digunakan. Misal Stop Loss-nya 40 pips, maka Take Profitnya harus 80 pips.

candle-rr

Kelebihan dari penggunaan metode ini sendiri ada pada letak kemudahan dalam menghitung parameter-parameter hasil performa trading seperti Expectancy, Average Net Profit, Average Loss, dll.

Kelemahannya sendiri pada tingkat Win Rate yang lebih kecil jika dibandingkan dengan metode pertama. Namun tidak perlu khawatir, meskipun Win Rate-nya kecil, keuntungan bisa tetap diraih dari besarnya Reward yang 2x lipat dari Risk yang dirisikokan.

3. Menunggu sinyal pembalikan dari pola Candlestick berlawanan:

Metode ketiga ini yang cukup sering dianjurkan dan dicontohkan pada buku-buku Classic Candlestick. Karena posisi dibuka berdasarkan hasil dari analisa menggunakan pola Candlestick, maka penutupan posisi pun lebih baik jika menggunakan Candlestick pula. Contohnya saat posisi Buy sedang mengalami keuntungan dan muncul pola Candle Reversal Shooting Star, maka posisi harus ditutup saat pola tersebut sudah valid terbentuk. Ini juga berlaku untuk segala jenis pola Candlestick yang mengindikasikan reversal.

candle-reversal

Kelebihan dari metode ini adalah kita sepenuhnya bersinkronisasi dengan market mengenai kapan dan dimana posisi harus dibuka dan ditutup.

Kelemahannya sendiri ada dua setahu saya. Pertama, sisi psikologis atau otak yang manusia yang menolak untuk menutup posisi yang sedang mengalami keuntungan meskipun sudah diberi tanda bahwa harga berpotensi berbalik arah. Kedua, sering terjadi kesalahpahaman antara pola Candlestick yang memberikan sinyal pembalikan arah dengan pola Candlestick yang memberikan sinyal pelemahan dari pergerakan harga. Hal ini bisa membuat posisi ditutup terlalu dini sehingga profit yang didapat kurang maksimal.

Mengenai mana yang paling baik, kakak bisa coba ujikan terlebih dahulu satu per satu. Atau silahkan dipilih yang konsepnya sesuai dengan pribadi kakak.

Terima kasih, semoga membantu. 

Nur Salim   7 Feb 2022

@Anthony W:

Betul pak, Three White Soldiers dan Three Black Crows memang merupakan beberapa pola Candle yang sering muncul di aset-aset kripto terutama kripto. Umumnya sih terjadi karena lonjakan dari para Buyer atau Seller yang masuk setelah mendapatkan konfirmasi. Makanya, biasanya pola tersebut muncul setelah diawali pola Candle reversal pada harga seperti Shooting Stars, Bullish/Bearish Engulfing, dll.

Untuk indikator sendiri sebenarnya tidak dibutuhkan lagi jika ingin trading dengan pola Candle ini. Pola ini sudah cukup powerful meskipun berjalan sendirian. Hanya saja jika ingin menambahkan indikator, saya sarankan untuk menambahkan indikator berbasis Trend yang memiliki banyak Key Level seperti Bollinger Bands, Donchian Channel, ataupun Double/Triple Moving Average bisa juga bapak tambahkan Pivot Point. Selain untuk melihat trend, fungsi utamanya indikator-indikator ini sebagai konfirmasi kalau pola Candle Three Black Crows ataupun White Soldiers-nya terbentuk setelah membentuk Momentum/Breakout pada Key Level tertentu. Bisa dilihat pada contoh di bawah ini:

tws-1

Pola Candle yang sukses membawa harga naik, biasanya juga diikuti dengan Breakout yang terjadi setelah penembusan level-level tertentu. Jika menggunakan Bollinger Bands seperti contoh di atas, maka Level-nya adalah Top BB, Mid BB dan Low BB. Selain pola Three White Soldiers dan Black Crows, Bollinger Bands juga bisa dimanfaatkan dengan metode Price Action lainnya. Jadi akan sangat berguna jika bapak tambahkan.

Mengenai kapan waktu yang bagus untuk masuk ke dalam pasar setelah pola terbentuk sendiri itu tergantung preferensi bapak. Semua ada kelebihan dan kekurangannya baik itu langsung masuk atau menunggu harga kembali ke sekitaran pola. Saran saya pribadi, lebih baik menunggu harga untuk kembali saja ke sekitaran Candlestick nomor 1 dan 2 pada pola White Soldiers dan Black Crows, lalu tambahkan pola-pola lain yang bisa dimanfaatkan seperti pola tersebut. Sehingga meskipun tidak bisa masuk pada pola yang diinginkan, masih banyak peluang-peluang lain yang bisa bapak manfaatkan.

Terima kasih, semoga membantu. GBU too.

Nur Salim   20 Feb 2022

@Paku Sudrajat:

Untuk di Exchange sendiri seperti di TKO atau sejenisnya saya kurang tahu. Tapi untuk Third Party atau dari pihak luar Exchange ada banyak sekali layanan gratis maupun berbayar yang bisa bapak manfaatkan. Untuk yang gratis sendiri rekomendasi dari saya adalah menggunakan indikator "All Candlestick Pattern" pada Web Platform TradingView. Indikator ini akan secara otomatis menampilkan Candlestick Pattern yang ada pada Chart yang dipilih termasuk kripto. Tampilannya sebagai berikut:

indi-cp-1

Selain pola di atas, bapak juga bisa mengatur beberapa pola lain pada Setting indikatornya. Ada cukup banyak jenis Candlestick Pattern yang bisa dideteksi dan akurasinya pendeteksiannya juga baik menurut saya.

indi-cp-2

Kami juga memiliki halaman pendeteksi otomatis Candlestick Pattern. Namun, untuk saat ini pendeteksian masih terbatas pada instrumen di Forex Major seperti EUR/USD, GBP/USD, XAU/USD, dll. Kedepannya mungkin fitur ini akan kami kembangkan hingga ke ranah kripto agar bisa dimanfaatkan lebih luas lagi oleh pengguna.

Saran saya pribadi, daripada memanfaatkan indikator untuk mendeteksi Candlestick Pattern. Ada baiknya bapak mempelajarinya secara lebih mandalam hingga bisa hapal diluar kepala. Faktanya sendiri, indikator-indikator yang dirancang atau digunakan biasanya diprogram berdasarkan Text Book Based Candlestick Pattern atau hanya sesuai dengan teori yang ada di buku. Tapi pada kondisi aktual di market, bentuk-bentuk ini kadang akan menyimpang dan tidak akan sama persis seperti yang tampak di buku. Sehingga akan cukup banyak pola yang mungkin akan terlewatkan ataupun tidak terdeteksi pada indikator. Bapak mungkin bisa mulai dengan membaca panduan lengkap Candlestick Pattern di Crypto serta tips cara membaca Candlestick Pattern tanpa hapalan berikut ini.

Terima kasih atas pertanyaannya, dan semoga jawaban kami bisa sedikit membantu. Terima kasih.

Nur Salim   20 Mar 2022

@Doaibu:

Mohon maaf, kalau menurut saya pribadi trading kripto kurang cocok dilakukan untuk pemula. Alasannya cukup banyak diantaranya pergerakan harga yang cenderung ekstrim, volatilitasnya tinggi, biaya komisi tinggi, terlalu banyak koin dan token yang beredar, dll. Terlebih lagi saat ini banyak kasus penipuan atau scam yang beredar jadi harus lebih ekstra hati-hati lagi jika ingin memulai untuk trading di kripto.

Namun tentu saja pemula tidak akan berkembang jika tidak pernah mencoba. Jadi saran saya, pelajarilah dulu dasar-dasar untuk memulai trading kripto baik dari sisi teknologi yang digunakan, proses pembelian atau penukaran di exchange, teknikal analisis, fundamental analisis, dll. Jika sudah merasa ilmu yang didapatkan cukup, ibu bisa coba untuk membuka akun di beberapa Exchange teregulasi di Indonesia. Selalu ingat untuk tidak menggunakan uang kebutuhan hidup sehari-hari atau tabungan masa depan untuk melakukan proses trading.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   8 Apr 2022

@Adi Gunawan:

Sebelumnya saya harus meluruskan terlebih dahulu pola candlestick apa yang dimaksud di sini pak. Jika pola yang dimaksud adalah pola candlestick harga secara keseluruhan, maka ya kita bisa melihat dan menentukan trend yang sedang terjadi dari pola harga yang terbentuk saat itu. Hal ini bisa bapak lihat dari harga yang terus menerus membentuk Higher High dan Lower High pada trend naik, atau Lower Low dan Lower High pada trend turun.

Namun kalau yang bapak maksud pola candlestick secara khusus seperti Bullish Engulfing, Doji, Pin Bar, dll. Maka jawabannya tidak bisa. Mengapa tidak bisa? Umumnya pola candlestick baik itu Continuation ataupun Reversal hanya terdiri dari 1-3 buah Candlestick, ada beberapa pola yang memiliki penyusun lebih namun hal tersebut sangat jarang ditemukan. Karena hanya tersusun dari beberapa Candlestick saja, pola-pola tersebut tidak bisa digunakan sebagai patokan yang valid dalam menentukan trend. Seperti contohnya pada gambar di bawah ini:

be-trend

Harga terlihat menunjukkan Bullish Engulfing yang kuat. Hanya saja dapat diperhatikan bahwa struktur harga sebelumnya sedang turun dengan kuat. Jadi apakah 2 buah Candlestick Bullish Engulfing tersebut dapat dikatakan representasi trend saat itu jika dibandingkan puluhan bahkan ratusan Candlestick sebelumnya yang terus menerus membentuk penurunan yang lebih rendah? Tentu saja tidak bukan. Pola Candlestick Bullish Engulfing di sana hanya berfungsi sebagai pertanda, bahwa mungkin akan ada Reversal yang terjadi pada penurunan yang terjadi sebelumnya. Reversal ini kemudian yang akan berujung pada terbentuknya trend baru. Inilah mengapa pola Candlestick secara mandiri tidak dapat digunakan untuk menentukan trend yang terjadi saat itu.

Terima kasih, semoga bisa sedikit membantu,

 

Nur Salim   23 Apr 2022

@Cokro Raharjo:

Pembacaan pola Candlestick sendiri mengacu pada 4 komponen utama dari Candlestick tersebut, nilai Open, High, Low dan Close. Keempat nilai ini akan saling membentuk satu kesatuan yang akan mencari Candlestick dengan Body dan Wick-nya. Pola Candlestick nanti akan bekerja dengan mengamati susunan dari Body dan Wick yang terbentuk dalam 1-3 buah Candlestick.

Contohnya pada salah satu pola Candlestick yang terkenal Bullish Engulfing.

be

Bullish Engulfing terbentuk dari buah Candlestick dengan ketentuan Candlestick pertama merupakan Candlestick Bearish ( Close lebih rendah dari Open) dan Candlestick kedua merupakan Candlestick Bullish (Close lebih tinggi dari Open) yang menelan penuh Body Candlestick Bearish sebelumnya (perhatikan gambar). Hal ini menandakan terdapat pelemahan terhadap kekuatan Seller dan momentum market sedang berpindah ke arah Buyer. Mengetahui hal tersebut, Entry yang paling baik dilakukan setelah terbentuknya Candlestick Bullish Engulfing adalah Buy. Untuk contoh pada market bisa dilihat pada gambar di bawah ini:

bullish-engulfing-market

Untuk memperkuat dan meningkatkan Win Rate, bapak juga bisa menambahkan beberapa indikator yang berfungsi sebagai Key Level tempat pola Candlestick tersebut muncul. Faktanya, pola-pola ini bisa muncul dimana dan kapan saja dan dapat menjadi False Signal. Dengan membatasi tingkat kemunculannya hanya pada level-level penting saja, Win Rate yang dihasilkan juga akan meningkat jauh.

Terima kasih atas pertanyaannya, semoga bisa membantu.

Nur Salim   13 May 2021

permisi master, adakah indikator untuk mendeteksi pola candlestick di koin kripto seperti BTC, ETH, dll? thanks

Paku Sudrajat   20 Mar 2022

Selamat sore kak, saya dengar bahwa analisa dengan Candlestick bisa digunakan untuk menebak kemana harga bergerak selanjutnya? apa ini juga bisa digunakan untuk mencari koin-koin yang akan terbang juga? thx

Surya Jatmiko   23 Jan 2022

saya mencoba buy di akun demo btc setelah terbentuk pin bar buy, tapi kenapa harga justru semakin turun? apakah memang benar pasar kripto itu banyak manipulasi? mohon pencerahan

Supriadi   20 Jan 2022

apa saja pola chart terbaik untuk trading forex dan kripto?

Revki Fajar   28 Apr 2022

apakah kita bisa menentukan trend yang sedang berlangsung di kripto hanya dengan melihat pola candle yang terbentuk?

Adi Gunawan   23 Apr 2022

Minta pencerahan kak, baru belajar. Kan banyak yg bilang kalau candlestick jauh lebih baik dari line chart, tapi kenapa di platform-platform kripto lebih banyak yg pakai line chart? biasanya harus diganti dlu bahkan beberapa tidak bisa diganti. Mengapa demikian ya?

Dyah Purnama   25 Jan 2022

Apakah trading kripto cocok digunakan untuk pemula?

Doaibu   7 Apr 2022

malam, cara menentukan target profit dari hasil analisa pergerakan harga kalau di kripto bagaimana ya? analisa saya menggunakan pola candlestick seperti doji, pinbar dll.

Eki Safitri   7 Feb 2022

Selamat malam pak, saya barusan mengamati harga BTC/USD time frame H4 di tradingview, saya menemukan banyak sekali muncul pola Three White Soldiers dan Three Black Crows disitu n akurasinya jg cukup lumayan ketika saya lihat. Yang saya ingin tanyakan, adakah indikator yang bisa saya gabungkan dengan pola itu agar akurasinya meningkat? lalu  kalau saya langsung beli/jual setelah pola terbentuk, Stop Lossnya jadi sangat panjang, tapi kalau menunggu harga kembali saya lihat sering tidak dapat.

Terima ksih, GBU

Anthony W   20 Feb 2022

master, apakah kita bisa menggunakan chart pattern di bitcoin? lalu kira-kira chart pattern apa yang bisa kita manfaatkan untuk trading intraday di bitcoin

Aris Hakim   3 Feb 2022

Kapan dan jam berapa Candle pada cryptocurrency berganti per hari ?

Rizqy Bagus   15 Apr 2021
 Ryan |  2 Jul 2022

Kalau menurut kalian, antara Indodax dan TokoCrypto mana exchange terbaik untuk trader pemula. Saya mau daftar tapi bingung pilih mana. Minta rekomendasi ya teman-teman. 

Lihat Reply [16]

Exchanger kripto sekarang makin kompetitif ya...

Bahkan pemain lama mungkin harus putar otak agar tetap relavan dalam persaingan.
Saya kenal Crypto pertama kali di Indodax. Tapi jika ada company menawarkan lebih (secara pelayanan, biaya-biaya, dll) tentu saya mau pindah

Tapi...

TokoCrypto sekrang ini kaya Indodax jaman jadul. Verifikasi lama saat bullish market. Bisa dimaklumi karena TokoCrypto masih baru dan masalah verifikasi ini butuh banyak tenaga kerja.

Untuk saat ini , saya lebih memilih Indodax sebagai metode deposit dan kirim crypto ke exchange lain.

Sutresno   3 Jul 2022

Karena aku udah jadi member indodax lebih dari 4 tahun, jadi aku milihnya indodax aja...haha..

Kelvin Anggara   4 Jul 2022

Indodax lebih sederhana, sepertinya memang didesain untuk lokal, sedangkan TokoCrypto lebih ribet sekaligus lengkap...hehe

Terlebih lagi, di TokoCrypto jika ingin melakukan transaksi ada pair nya masing-masing, misalnya mau beli suatu koin tidak semuanya bisa di beli dgn IDR.

Terus saat melakukan transaksi di TokoCrypto selalu ada sisa coin, ini cukup menguras saldo jika sering membeli banyak coin. Thanks

Dion   7 Jul 2022

@Ryan:

Secara legalitas, keduanya sama-sama sudah masuk dalam daftar Platform kripto legal di Indonesia kok pak. Jadi untuk masalah keamanan, bisa dipastikan keduanya terjaga. Setahu saya keduanya juga saat ini menjadi platform dengan pengguna terbanyak di Indonesia. Saya pribadi juga aktif menggunakan keduanya. Namun kalau untuk pemula saya sarankan mungkin bisa coba ke Tokocrypto terlebih dahulu saja. Selain Interface-nya yang ramah untuk pemula, biaya transaksi, komisi, dll sedikit lebih murah jika dibanding Indodax. Untuk info lebih lanjut, mungkin bisa dibaca pada artikel kami berikut:

Nur Salim   14 Jul 2022

Apakah di Indodax menyediakan fitur staking koin kayak di TokoCrypto?

Zunisa   18 Jul 2022

Apakah BIDR di Tokocrypto sama dengan stablecoin USDT?

Kharisma   19 Jul 2022

BIDR adalah Stablecoin Binance Chain (BEP-2) yang dipatok ke Rupiah Indonesia (IDR).

Nilai dari 1 BIDR setara dengan 1 IDR. Pengguna yang deposit rupiah ke Tokocrypto, akan langsung menerima BIDR. 1 BIDR nilainya sekitar 15,000 rupiah, mengikuti kurs USD/IDR.

Jadi, BIDR berbeda dengan USDT walau sama-sama stablecoin. Karena acuan BIDR adalah rupiah sementara USDT memakai Dolar AS. Nilai 1 BIDR = 0.00006671 USDT

Pelajari di sini: Mengenal Stablecoin dan Perannya di Pasar Kripto

Ananta   20 Jul 2022

@Zunisa:

Setahu saya untuk saat ini belum bisa pak. Stacking saat ini setahu saya masih terbatas pada layanan Exchange yang berbasis di luar negeri. Memang ada beberapa Exchange lokal yang katanya bisa digunakan untuk "Staking", hanya saja koin yang dapat digunakan juga terbatas.

Nur Salim   21 Jul 2022

Kalo dari segi promosi, lebih menarik yang mana ya antara tokocrypto sama indodax? Maklum HODLer receh gini cari peluang cuan tambahan, hehe

Azka   2 Aug 2022

@Azka:

Mengenai ini sendiri sejujurnya saya kurang mengerti. Seharusnya banyak promosi yang berlangsung dari keduanya terutama untuk membidik user-user baru ataupun user lama untuk bertransaksi pada kedua Platform. Kabar terakhir yang saya tahu sendiri, keduanya sempat menghilangkan Fee transaksi untuk beberapa koin. Namun, kalau saya lihat secara sekilas di Feed Instragram maupun Blog Post keduanya, Indodax menurut saya tergolong lebih aktif dalam menyuarakan promo-promo yang sedang ada di Feed.

Promo seperti Cashback saat deposit, kuis-kuis kecil berhadiah, hingga Review aplikasi berhadiah secara berkala di posting di Feed mereka. Di TokoCrypto sendiri isinya lebih banyak perihal edukasi dan info market saat ini. Informasi terakhir yang saya dapat ya hanya pembebasan Fee saat transaksi BTC.

Namun perlu diingat, ini hanya pendapat saya yang dinilai dari Feed Instagram serta Blog Post yang bersangkutan mengingat saya tidak terlalu Update tentang promo. Untuk informasi lebih lanjut sendiri mungkin bapak bisa langsung menanyakan CS yang bersangkutan.

Nur Salim   3 Aug 2022

Kalau bicara soal tools, antara indodax sm tokocrypto lebih lengkap yang mana ya? Terus juga apakah ada event kumpul2 sesama trader dan program afiliasi? Kebetulan saya punya banyak temen yang suka nyobain invest2 aset baru gini

William   30 Oct 2022

Dari segi Tools, Tokocrypto lebih canggih daripada Indodax.

Dari segi member/trader, Indodax jauh lebih maju daripada Tokocrypto. Sebuah laporan pada akhir tahun 2021 menyebutkan jumlah member Indodax sekitar 5 juta, sedangkan Tokocrypto cuma 2 jutaan.

Dari segi event, keduanya sebenarnya sama-sama sering mengadakan. Hanya saja, Tokocrypto masih dalam fase yang lebih agresif, sedangkan Indodax sudah lebih kalem.

Dari segi program afiliasi, Tokocrypto dan Indodax juga sama-sama punya. Untuk membandingkan reward-nya, silakan kunjungi situs masing-masing yang memberikan info lebih aktual.

Informasi lain tentang perbandingan Indodax dan Tokocrypto dapat disimak pada artikel berikut ini.

Aisha   25 Nov 2022

@William:

Untuk sisi Tools, TKO mengungguli Indodax cukup jauh. Untuk aset juga setahu saya TKO masih berada di atas Indodax. Biaya transaksi sepengalaman saya juga TKO masih lebih baik daripada Indodax.

Untuk kumpul-kumpul member sendiri setahu saya tidak ada dari keduanya. Mungkin hanya ada beberapa Webinar di Zoom yang dilakukan dengan tujuan edukasi dasar yang bersifat promosi saja.

Untuk Affliasi sendiri, kedua bursa kripto ini memiliki tingkat Return yang berbeda. TKO menerapkan Rate yang bisa Anda pilih antara 0-10% sedangkan Indodax menerapkan Fix Rate sebesar 10%.

Nur Salim   3 Jan 2023

Permisi numpang nanya, exchange kripto dengan broker Forex apakah memiliki fungsi dan mekanisme operasional yang sama tidak? Terus apakah broker Forex yang menyediakan trading kripto bisa dikatakan sebagai exchange crypto juga? Atau apakah exchange kripto hanya menerima jasa penukaran kripto saja? 

Asya   3 Jan 2023

@Asya:

Keduanya memiliki sistem yang berbeda. Dalam kripto, total aset yang dapat dibeli bergantung pada total dana yang dimiliki. Sedangkan pada broker Forex, total aset yang dimiliki bergantung pada total dana yang dimiliki serta Leverage yang digunakan pada akun. Interaksi antara total dana dan Leverage ini yang kita kenal dengan Margin Trading. Dengan Margin Trading, kita dapat membeli total aset yang lebih besar daripada tidak menggunakan margin.

Selain penukaran kripto, banyak fungsi dan fitur lain yang disediakan oleh Exchange kripto. Anda bisa melakukan Stacking, Lending, berinteraksi di NFT Marketplace, bahkan beberapa Exchange kripto di luar negeri juga ada yang telah menyediakan margin trading.

Nur Salim   10 Jan 2023

Sebenernya sich, saya sebagai pemula gak butuh fitur yang muluk2... Pokoknya depo-WD lancar aja cukup deh. Kira2, exchanger mana yang menyediakan fitur deposit pake kripto juga? Biar praktis gitu hasil trading kita langsung diputer jadi modal. 

Faye   30 Jan 2023
 

Komentar @inbizia

beda dong bro, kalo Binance kan exchanger internasional, itupun masih belum dapet regulasi dari Bappebti. Kalau dari segi kelengkapnya, emang di Binance pilihan koin kriptonya jauh lebih banyak dibanding di Rekeningku. Tapi dari pengalaman sendiri sih, mending pilih exchanger lokal aja, soalnya jelas yah biasanya biaya fee untuk ini itu lebih rendah, lebih gampang terkoneksi ke bank-bank lokal indonesia gitu. Lagian kalo misalnya ada aliran dana macet transfer ke bank lokal dari Binance, jadi risiko bro sendiri, belum ada payung hukumnya, soalnya kan emang Binance benernya "ga boleh" beroperasi di Indonesia. Buat referensi tambahan, bisa baca juga artikel ini: 5 Exchange Kripto Termurah yang Diregulasi Bappebti
 Kalim |  29 Aug 2022
Halaman: Cara Beli Dan Simpan Aset Kripto Di Wallet Rekeningku
Sebenarnya bisa dibilang broker Forex masuk ke kripto juga. Jadi awalnya hanya berfokus di Forex dan kemudian merambah ke kripto. Secara taking profit juga kurang lebih sama, bisa saat position buy/long maupun sell/short. Dan pastinya aturan broker dan instrumen yang diterapkan sesuai dengan regulasi yang ada jadi menurut saya kalau untuk trading ya gpp sih makai broker forex aman-aman saja. Tapi saya rasa kalau lebih fokus ke kripto rasanya lebih tepat pakai exchange kripto saja.
 Andri |  12 Nov 2022
Halaman: Pahit Tapi Nyata Ini Fakta Tersembunyi Exchange Kripto
Wah terima kasih buat yang tanya dan yang udah jawab. Saya baru saja mau menanyakan perihal tidak diakuinya kripto di Indonesia tapi lembaga exchange kripto yang legal banyak di Indonesia. Ternyata gitu toh, kripto di Indonesia cuma sebagai alat investasi aja dan ga bolehin kripto sebagai alat pembayaran. Dan perihak halal ga halal back to diri masing-masing. Menarik sih. Misalkan ketahuan pakai kripto bayar berarti bisa kena hukuman lah ya, sama seperti ada kasus penjual memberikan uang kembalian 100 200 perak diganti dengan permen. Itu berarti salah dan bisa kena hukuman karena bukan alat pembayaran sah. CMIIW
 Lisa |  1 Dec 2022
Halaman: Ini Dia Exchange Kripto Terdaftar Bappebti Yang Terpercaya
Di Indonesia sendiri, regulasinya sudah cukup ketat kok. Setiap exchange sudah menerapkan proses verifikasi KYC untuk bisa menghindari aksi pendanaan terorisme dan pencucian uang. Dan yang terbaru sekarang, aktifitas kripto juga udah dibantu pengawasan oleh OJK.
 Evan |  16 Dec 2022
Halaman: Mengenal Lazarus Grup Hacker Kripto Yang Sedang Diburu
Intinya bila ingin bertransaksi antara btc dan eth misalnya maka btc harus di swap dulu semacam exchange/convert gitu ke ETH baru bisa melakukan transaksi begitu juga sebaliknya. Dengan kata lain sistem pembayaran di kripto sebenarnya sama aja dengan yang terjadi di mata uang negara saat ini. Cuma yang membedakan adalah transparansi dan saat melakukan transaksi sangat aman dan juga cepat, ga ada campur tangan pihak ketiga. Bagaimana dengan cuannya. nah saya agak bingung juga nih. apa memang ada nilai tukarnya antara kripto satu dengan yang lain yang memiliki selisih. Bila salah satu nilai naik maka kita bisa langsung exchange dan mendapatkan profit dari situ. Nah, dalam hal cara exchange ini sepertinya agak kurang dibahas
 Markus |  21 Dec 2022
Halaman: Kripto Murah Terbaik Untuk Investasi Pemula
Pendaftaran Maxco sendiri gratis kok, baik untuk akun demo maupun akun live. Yang membedakan cuma stepnya aja. Kalau akun demo cuma perlu email dan password atau no hp kalau ga salah. Untuk live account, perlu dokumen seperti KTP dan buku tabungan serta NPWP, dan perlu daftar akun demo terlebih dahulu. Untuk lisensinya Marco udah terlisensi oleh pemerintah Indonesia. PT. Maxco Futures sebenarnya sudah berdiri sejak tahun 1990 dengan nama Panin Investment Department. Broker yang terletak di Jakarta Pusat tersebut mulai berganti nama menjadi Maxco Futures sekitar tahun 2000-an dan mendaftarkan ijin operasionalnya ke BAPPEBTI pada tahun 2006 dengan nomor 931/BAPPEBTI/PN/8/2006. Selain BAPPEBTI, Maxco juga mengantongi lisensi dari JFX (Jakarta Futures Exchange), Kliring Berjangka Indonesia, serta keanggotaan ASPEBTINDO. Untuk lebih jelas bisa baca review berikut ini : Review Broker Maxco
 Ayub |  1 Jan 2023
Halaman: Lebih Jauh Mengenal Dividen Trap Bersama Maxco

Broker Forex


Komentar[1]    
  Adhi   |   25 Apr 2022

wah, terima kasih untuk ulasannya. Jadi tertarik untuk coba pakai Luno.