Risiko

Seperti Apa Profil Risiko Investasi Saya?
Wahyudi     27 Mar 2020
Kalau Anda membaca artikel ini, kemungkinan besar Anda sedang tertarik untuk berinvestasi. Good decision! Namun sebagai seorang calon investor, penting untuk mengetahui profil risiko sebelum melakukan investasi.
Risiko Mencairkan Deposito Sebelum Jatuh Tempo
SAM     17 Sep 2015
Kendati deposito menjadi opsi yang menarik untuk berinvestasi, namun bukan berarti bebas dari resiko, terutama bagi pengguna atau nasabah deposito yang tidak sabar menanti jatuh tempo.
Market Pagi Ini: Risiko Ekonomi Bikin Gelisah, EUR/USD Tertahan
Inbizia     21 Oct 2022
Tingkat inflasi dan kebijakan suku bunga AS membuat kekhawatiran pasar meningkat. Akibatnya, Dolar cenderung menguat terhadap rival-rivalnya.
Forum

Kumpulan Forum @inbizia #risiko

aam ridwan   28 Mar 2021

Sebenarnya resiko yang harus ditanggung trader yang menggunakan ATG (Autotrade Gold) itu apa saja ya?

Argo Gold Spotter   5 Apr 2021

Untuk Aam Ridwan,

Auto Trade Gold adalah sebuah robot trading (EA) yang khusus/berjalan baik untuk trading emas. Layaknya betrading dengan robot trading (EA), tentu ada resikonya sendiri. Berikut adalah beberapa resiko umum yang sering dihadapi oleh para pengguna EA:

  • Tingkat resiko besar (terlebih jika robot trading tersebut menggunakan strategi martingale)
  • Tingkat drawdown tinggi (biasanya robot dengan winrate rendah)
  • Umumnya tidak dapat menggunakan konsep money management/position sizing
  • Tidak ada filter news
  • Performa dari hasil masa lalu tidak bisa menjadi acuan jaminan performa di masa mendatang

Dengan kata lain, menggunakan robot trading-pun masih memiliki resiko. Sedangkan untuk resiko dari penggunaan robot Auto Trade Gold sendiri kami belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut dikarenakan kami belum menguji performa dari robot tersebut. Semoga bisa membantu.

Trader xxx   26 Apr 2021

Malam admin, mau tanya juga...Apakah di ATG, kalau kita sdh daftar di link IB [katakan si ahmad], lalu kita kurang nayaman dengan orang ini karena kurang support. Lalu sy mau pindah ke link IB punya teman saya si david. Apakah bisa seperti itu? 

Redjoel   14 May 2021

Saya Pengguna ATG punya permasalahan yang sama.
Tidak bisa sembarang pindah IB.
Caranya adalah Membuka Akun baru atas IB yang kita maksudkan.
yang artinya Robot Hangus, Deposit jadi berkurang karena ada selisih Rate

Remi   22 Nov 2022

Apakah menggunakan ATG akan memiliki lebih banyak peluang untuk cuan atau tidak?

Reply > Lihat[4]
joko winarno   17 Mar 2021

Bagaimana cara meminimalisir risiko investasi ya min, mengingat saat ini sedang marak berita investasi bodong?

Aisha   10 Mar 2022

Reksa dana adalah investasi yang bagus dan berisiko rendah untuk pemula. Beberapa keunggulannya:

  • Siapa saja bisa mulai berinvestasi reksa dana, hanya dengan mengunduh aplikasi investasi reksa dana seperti Tanamduit, Bibit, Bareksa, Ajaib, dll. Pendaftaran dan setor-tarik dana sudah online sepenuhnya.
  • Kita tidak perlu repot menganalisis sendiri, karena dana akan dikelola oleh Manajer Investasi yang sudah punya ijin OJK.
  • Kita bisa memantau portofolio Manajer Investasi sebagai bahan belajar, khususnya jika kelak ingin investasi saham sendiri.
  • Kita bisa mulai investasi reksa dana dengan modal mulai dari Rp10 ribu saja, sehingga sangat terjangkau.
  • Setor dan tarik dana bebas biaya.
  • Setor dan tarik dana hanya butuh waktu singkat. Setoran biasanya masuk dalam satu hari, sedangkan pencairan dana antara 2-12 hari.
Aisha   19 Mar 2021

Ada banyak cara meminimalisir risiko investasi terkait investasi bodong. Berikut ini tiga diantaranya yang paling penting:

  • Hanya berinvestasi pada hal yang kamu pahami. Jika kamu ingin sekali berinvestasi pada sesuatu, maka pelajarilah dulu hingga kamu benar-benar paham. Jika kamu tidak paham dan tidak mau belajar, ya janganlah berinvestasi di situ.
  • Hanya berinvestasi dengan menggunakan uang dingin. Uang dingin adalah dana sisa yang tidak akan dipergunakan untuk kebutuhan dalam waktu dekat, bukan dana pinjaman, dan bukan dana cadangan darurat. 
  • Memahami bahwa semua investasi dan bisnis itu pasti mengandung potensi untung dan risiko kerugian. Jangan percaya pada orang yang mengklaim bisa menghasilkan "investasi pasti untung" atau "investasi anti rugi" hanya dengan setor uang saja. Tidak ada yang seenak itu. Para investor sukses saat ini, semuanya pernah mengalami masa-masa susah payah belajar dan sewaktu-waktu tetap bisa mengalami rugi.
Aisha   20 Mar 2022

Semua jenis investasi bisa jadi bagus untuk karyawan. Yang perlu kamu perhatikan saat akan memilih investasi itu bukan profesi kamu, melainkan bagaimana toleransi risiko dan apa target investasi kamu.

Toleransi risiko itu berkaitan dengan pertanyaan: Apakah kamu siap menanggung kerugian atas seluruh dana investasi kamu?

  • Jika kamu siap menanggung rugi total, berarti kamu tergolong "risk-taker". Kamu bisa coba investasi saham atau bahkan forex dan kripto. Strategi trading/investasi dapat dirancang dengan target investasi jangka pendek maupun panjang.
  • Jika kamu merasa tidak siap menanggung kerugian dalam jumlah banyak, berarti kamu tergolong "safe-seeker". Kamu lebih cocok dengan investasi riil seperti properti dan emas, atau investasi keuangan berisiko rendah seperti Surat Berharga Negara dan reksa dana. Produk reksa dana pasar uang cocok untuk jangka pendek; Surat Berharga Negara cocok untuk untuk jangka menengah; sedangkan properti dan emas cocok untuk jangka panjang.

Investasi mana pun yang kelak jadi pilihanmu, kamu harus paham bahwa tidak ada kesuksesan instan. Butuh proses pembelajaran agar kamu benar-benar memahami pilihan investasimu, baru kemudian kamu bisa mulai menyetorkan modal untuk investasi. Sisihkan waktu di luar jam kerja karyawan biasa untuk belajar dan berlatih hingga mahir, serta jangan ragu untuk bertanya pada ahlinya jika ada yang tidak dipahami.

Aisha   29 Mar 2022

Setiap penasihat keuangan mungkin memiliki pendapat berbeda tentang berapa persen penghasilan yang perlu disisihkan untuk investasi. Bisa jadi 10%, 20%, 30%, dan seterusnya. Namun, pada dasarnya semua itu tergantung juga pada berapa besar pendapatan dan pengeluaran kamu.

Umpama kamu punya pemasukan Rp10 juta per bulan dan pengeluaran Rp8 juta per bulan, maka cukup masuk akal untuk menyisihkan Rp2 juta untuk berinvestasi (20%).

Tapi seandainya kamu punya pemasukan Rp100 juta per bulan dan pengeluaran Rp8 juta per bulan, maka menyisihkan 20% saja (Rp20 juta) menjadi kurang masuk akal, karena akan ada dana puluhan juta yang menganggur dan tentunya tidak baik jika dipakai untuk foya-foya saja.

Jadi, sebenarnya tidak penting berapa persen penghasilan yang digunakan untuk investasi. Teknis menyisihkan dana untuk berinvestasi yang tepat adalah:

  • Pertama, kamu sudah mampu memenuhi kebutuhan pokok dan melunasi pinjaman dengan penghasilan kamu.
  • Kedua, kamu sudah punya persediaan dana cadangan yang memadai untuk persiapan situasi darurat (sebesar minimal 3x pengeluaran bulanan).
  • Ketiga, jika ada sisa dari poin pertama dan kedua tadi, maka kamu bebas menggunakannya untuk investasi.

Lalu, bagaimana jika kita ingin segera mulai berinvestasi padahal masih belum mampu memenuhi kebutuhan pokok dan belum punya dana darurat? Ya, dalam situasi ini, tentu tidak masuk akal pula jika kamu mengalokasikan sekian persen penghasilan untuk berinvestasi. Sebaiknya coba menabung atau berinvestasi receh yang tidak akan membebani kantong kamu, misalnya mulai dari Rp10 ribu per minggu pada reksa dana. 

almaluna   30 Mar 2022

selain reksa dana, investasi apa saja ya kak yang bisa mulai dari nominal kecil, dibawah 100ribu?
Terima kasih

Aisha   30 Mar 2022

Berikut ini beberapa investasi yang bisa dimulai dengan nominal kecil, selain reksa dana:

  • Saham: Sekuritas yang merakyat seperti IPOT dan Ajaib memperbolehkan investor untuk mendaftar tanpa syarat setoran minimal. Jadi, kita bisa menyetor setara nilai satu lot saham yang ingin dibeli saja. Sedangkan ada banyak sekali saham yang nilai 1 lot-nya kurang dari Rp100 ribu, seperti saham BJTM, PWON, ELSA, dan lain-lain.
  • Emas: Nabung emas di Pegadaian atau aplikasi digital lain dapat dimulai dari 0,01 gram atau Rp10 ribu.

Selain saham dan emas, trading forex juga bisa dimulai dengan investasi di bawah 100 ribu. Tapi trading forex membutuhkan ilmu tingkat lanjutan, sehingga sebaiknya hanya dipilih jika sudah memiliki pengalaman dan pengetahuan di dunia keuangan.

Aisha   30 Mar 2022

Berikut ini beberapa investasi yang bisa dimulai dengan nominal kecil, selain reksa dana:

  • Saham: Sekuritas yang merakyat seperti IPOT dan Ajaib memperbolehkan investor untuk mendaftar tanpa syarat setoran minimal. Jadi, kita bisa menyetor setara nilai satu lot saham yang ingin dibeli saja. Sedangkan ada banyak sekali saham yang nilai 1 lot-nya kurang dari Rp100 ribu, seperti saham BJTM, PWON, ELSA, dan lain-lain.
  • Emas: Nabung emas di Pegadaian atau aplikasi digital lain dapat dimulai dari 0,01 gram atau Rp10 ribu.

Selain saham dan emas, trading forex juga bisa dimulai dengan investasi di bawah 100 ribu. Tapi trading forex membutuhkan ilmu tingkat lanjutan, sehingga sebaiknya hanya dipilih jika sudah memiliki pengalaman dan pengetahuan di dunia keuangan.

Aisha   5 Apr 2022

Semua jenis investasi dapat ditujukan untuk jangka panjang. Bahkan, "investasi" itu sendiri sejatinya merupakan aktivitas menanamkan modal dengan harapan untuk mendapatkan keuntungan dalam jangka panjang. Jika hanya menginginkan untung jangka pendek, itu bukanlah "investasi" melainkan "trading".

Istilah "jangka panjang" dan "jangka pendek" itu sendiri bersifat relatif. Apa yang "panjang" bagi sebagian orang, bisa jadi "pendek" bagi yang lain. Karenanya, kita semestinya mengukur jangka waktu investasi bukan berdasarkan standar waktu yang abstrak seperti itu, melainkan berdasarkan pada berapa lama persisnya kita ingin mempertahankan suatu aset investasi.

Berikut ini prakiraan rentang waktu investasi bagi beberapa jenis investasi hingga menghasilkan profit:

  • Reksa dana pasar uang: sekitar 1 tahun
  • Deposito, valas, kripto: sekitar 1 tahun
  • Reksa dana pendapatan tetap: antara 1-5 tahun
  • Reksa dana saham: di atas 5 tahun
  • Saham: di atas 5 tahun
  • Emas: di atas 5 tahun
  • Properti: di atas 10 tahun
  • Obligasi: tergantung jangka waktu hingga maturitas, terdapat obligasi 1 tahun, 3 tahun, 25 tahun, dan masih banyak lagi.
almaluna   28 Mar 2022

Baiknya berapa persen dari penghasilan kita yang perlu kita sisihkan untuk investasi?

hamka yahya   18 Mar 2022

Jenis investasi apa yang bagus untuk karyawan?

keanu tiger   1 Apr 2022

Apa saja jenis investasi jangka panjang?

nur halimah   8 Mar 2022

mohon infonya min, investasi apa yang bagus dan risiko rendah untuk pemula, mengingat saat ini banyak sekali produk investasi? Trims

Reply > Lihat[12]
Komentar

Kumpulan Komentar @inbizia #risiko

  Andri Widianto   |   19 Apr 2013   |   Artikel
overconfident mang bahaya bgt efekx. selaen overconfident sm indikator yg dipake bikin kt jd gmpng percaya sm semua sinyalx yg blm tentu jelas & akurat, overconfident sm diri sendiri jg bs bkn kt pengen nambahin position size. palagi kl sblmx dapet menang berturut2, pst krn lagi pd2x main hajar aj entry pake ukuran trdng yg lbh gede, mlh bisa2 jg g pake pengaman soalx rasa pengen liat dpt profit gede jg bs bikin trdrd lupa sm risiko, lupa sm kemungkinan indikator yg g akurat....
  Anna   |   23 Dec 2014   |   Artikel

@imroni: kami tidak menyarankan spekulasi dengan tukar mata uang, apalagi Rupiah, karena risikonya terlampau tinggi dan biaya penukaran baik melalui money changer maupun bank juga akan besar sekali. Apabila Anda berminat dengan perdagangan mata uang, ada baiknya mempelajari trading forex saja. Risikonya tetap tinggi, namun biaya lain-lain terhitung rendah, dan Anda bisa trading banyak mata uang, bukan hanya Rupiah dengan Dolar.

  Anna   |   29 Jun 2020   |   Artikel

Definisi ini kurang lengkap. Kalau hanya begini saja, Hedge Fund jadi terlalu mirip dengan reksa dana. Padahal keduanya merupakan lembaga keuangan yang sangat berbeda. Hedge Fund mengelola dana investor secara privat, bebas memanfaatkan leverage tinggi maupun mengalokasikan dana kelolaan ke berbagai aset berisiko seperti futures atau options. Manajer investasi reksa dana terikat pada aturan lebih ketat.

  Inbizia   |   30 Jun 2020

Wah terima kasih atas koreksinya. Istilah Hedge Fund di atas sudah kami perbaiki ya :)

  Clara   |   28 Dec 2020   |   Artikel

 Dulu pas masih baru memulai trading, gue pikir yang penting adalah menguasai strategi dan risiko manajemen, tapi lama2 baru merasakan bahwa emotion control juga penting karena bisa berpengaruh pada pengambilan keputusan

  Perhaps   |   28 Dec 2020

Terus bagaimana cara mengontrol emosi saat trading?

  Tiffany   |   28 Dec 2020

Bantu jawab ya... Aku pernah baca entah di mana... kuncinya adalah take a break ketika kamu lagi emosi, bingung atau ragu-ragu. Jangan rakus. Sabar, disiplin. Bikin rencana realistik beserta plan B jika plan A gagal. Move on ketika order-mu justru berakhir rugi. 

  Doni   |   16 Nov 2022   |   Artikel

Reksadana memang jadi salah satu cara berinvestasi yang simpel dan murah. Bahkan, semua orang bisa menyisihkan uangnya agar tiap bulan bisa memperbaharui portfolionya. Tapi, tolong diingat ya teman-teman, kalau dalam berinvestasi apapun, jangan menggunakan uang dapur. Istilahnya, pastikan dulu uang yang digunakan itu benar-benar uang yang sudah tidak terpakai dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bukan apa-apa, kayak yang dibilang mimin di artikel di atas, kita harus siap dengan risiko-risiko yang kemungkinan akan timbul. Bukan hanya siap dapat cuan berkali-kali lipatnya. Tapi siap juga untuk teliti, smart, dan tahu bidang apa yang kita masuki tersebut. Jadi, harus mau belajar banyak agar dapat meminimalkan risiko-risiko yang mungkin akan terjadi.

Yang lebih ditekankan lagi; kita juga harus mengenal diri kita sendiri, sebagai tipe investor yang mana. Risk taker, risk averse atau moderat. Kalau kita agresif (risk taker) dalam mengejar cuan tanamkan prinsip: siap kaya dari reksadana, berarti harus siap miskin juga dari ini.

Kalau yang moderat, biasanya memilih reksadana jenis campuran. Biasanya jenis investor ini paham kalau investasi reksadana bisa bergerak naik dan turun. Ini tipe yang berjaga-jaga kalau pasar sedang turun, setidaknya ada jenis lain yang mendapatkan pasar naik. Jadi meskipun keuntungannya nggak drastis banget gitu, tetap ada cuannya bos.

Nah, tapi yang ane bingung nih yang tipe konservatif alias main aman gini, dapat keuntungannya biasanya dalam jangka waktu lama, apa bisa juga dalam jangka dekat dapat keuntungan yang tinggi?

  Moh Ibrahim   |   21 Nov 2022   |   Artikel

Menurutku, kalau orangnya disiplin, menggunakan kartu kredit ini nggak apa-apa juga. Soalnya ada banyak rewards dan poin-poin yang bisa kita manfaatkan gitu buat keperluan sehari-hari. Masalahnya, kadang-kadang manusia nggak bisa menahan nafsunya, terutama dalam hal beli-beli barang konsumerisme gitu. Jadi, bablas aja beli sana dan beli sini padahal ngutang.Kartu kredit juga membantu banget kalau lagi emergensi. Pembayarannya mudah dan cepat.

Kalau boleh kasih saran, karena kartu kredit itu kan ada biaya macam-macam, admin, tambahan, keanggotaan tahunan, sampai penalti kalau kita telat bayarnya, jadi kalau bisa apply kartu kredit pas lagi promo aja yang biasanya nggak membebankan biaya-biaya itu selama setahun. Nanti kalau udah mau habis masa keanggotaannya, ya di-cut juga kartu kreditnya. Tapi, ingat pemakaiannya harus bijak, disiplin dan nggak boleh ngaret bayar-bayar.

Btw, mau nanya deh buat kalian yang tahu. Teman saya kan ada yang mau KPR. Orangnya nggak punya kartu kredit sama sekali. Tapi, dia ditolak justru karena nggak ada riwayat kreditnya sebelumnya. Pihak bank nggak bisa menilai apakah orang ini rutin membayar tagihan atau nggak ke depannya. Jadi, dianggap terlalu berisiko. Itu kenapa ya?

Hedging Bitcoin, Strategi Manajemen Risiko Kripto
Evan     31 Aug 2022
Tidak ada yang tahu naik dan turunnya harga kripto. Salah satu cara melindungi nilainya ketika harga bearish adalah dengan hedging Bitcoin. Seperti apa caranya?
5 Risiko Trading di Exchanger Kripto Tidak Berizin
Damar Putra     24 Jul 2022
Memilih exchanger kripto tidak berizin mungkin terdengar menggiurkan, tetapi ada 5 risiko besar yang wajib diwaspadai. Apa sajakah itu?
Risiko Resesi Global Mencuat, Dolar AS Menguat
Crypholic     30 Jun 2022
Dolar AS menguat signifikan karena didukung oleh sentimen penghindaran risiko. Saat ini, investor tengah mengkhawatirkan risiko resesi global.
Diversifikasi Pinjaman: Strategi P2P Minim Risiko
Rida     14 Jun 2022
Diversifikasi adalah resep mujarab di kalangan investor. Bagaimana prakteknya bila ini diterapkan pada P2P lending? Adakah kiat efektif untuk membiakkan dana dengan aman dan berkelanjutan?
Minat Risiko Menggeliat, Dolar Mundur Teratur
Crypholic     2 Jun 2022
Dolar AS melemah karena mencuatnya minat risiko global sehubungan dengan keputusan OPEC untuk meningkatkan produksi jika output Rusia anjlok akibat sanksi Barat.
Panduan Meminimalisir Risiko Peretasan Pada Koleksi NFT
Evan     25 Apr 2022
Harga aset digital yang semakin melambung tinggi membuat aset NFT menjadi salah satu incaran para peretas dalam mendulang keuntungan. Baca artikel ini untuk mengetahui cara meminimalisir peretasan pada koleksi NFT Anda.
#nft  
Bagaimana Cara Mengatasi Risiko Trading Kripto?
Linlindua     15 Sep 2021
Saat melakukan transaksi aset di pasar kripto, penting untuk mengetahui cara mengatasi risiko tradingnya. Terapkan beberapa hal sederhana berikut ini.
Kirim Komentar Baru