Saldo Akun Demo Habis, Apakah Trader Wajib Ganti Rugi?


Suimah 24 Apr 2021 132
Kirim Pertanyaan Baru

Jika uang diakun demo sudah habis apakah kita disuruh untuk membayarnya?

Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 1    

Admin
26 APR 2021

Halo Agung Setiawan,

Tidak bisa, saldo yang terdapat pada akun demo TIDAK DAPAT DITARIK ataupun DIUANGKAN. Akun demo disediakan oleh broker bertujuan untuk memfasilitasi trader pemula sebagai media uji coba trading dengan rill market tanpa takut kehilangan modal sungguhan.

Perihal mengenai "saldo akun demo habis, apakah trader disuruh membayarnya?"

Tentu saja tidak. Ketika saldo di akun demo habis, trader sama sekali tidak ada tanggung jawab untuk membayar/ganti rugi. Semoga membantu.

Tjandra 94 5 Balasan

Apa penyebab market bisa bergerak seperti ini? Dan kalo sudah buka posisi dan kondisi loss, apakah diclose segera atau nunggu sampai market kembali? 

M Singgih 02 May 2021 02:13

@ Tjandra:

Pergerakan harga bisa membentuk V-shape seperti itu karena pengaruh sentimen pasar, bisa akibat dari rumor atau faktor fundamental.
Dalam hal ini jika Anda tidak memasang stop loss (SL) dan sudah mengalami loss yang lumayan banyak, sebaiknya Anda cut loss saja. Anda bisa entry lagi setelah ada sinyal yang valid. Sinyal yang valid adalah isyarat dari price action yang telah terkonfirmasi oleh indikator teknikal. . Misal terjadi bullish engulfing dan pada saat yang bersamaan kurva indikator MACD diatas kurva sinyal, maka bisa Anda bisa entry dengan open buy.

Kami sangat menyarankan agar selalu menggunakan money management. Money management terdiri dari pengaturan risiko (risk management) yaitu menggunakan stop loss (SL),  dan risk/reward ratio setiap kali entry. Gunakan risk/reward ratio yang lebih besar dari 1:1 agar dalam jangka anjang hasil trading Anda profitable.

Tanpa penerapan money management, sulit untuk memperkirakan hasil trading karena pergerakan pasar tidak bisa diprediksi dengan pasti melainkan berdasarkan probabilitas.

Quenzy 02 Jun 2021 16:07

Apakah Bitcoin juga termasuk akan akan membentuk V-shape.? harganya sekarang lagi turun banget soalnya pak

M Singgih 03 Jun 2021 01:38

@ Quenzy:

Semua pair berpotensi membentuk V-shape. Untuk BTC/USD (Bitcoin), saat ini tidak membentuk V-shape. Saat ini sedang terjadi koreksi bullish dari trend yang sedang bearish.

 

Quenzy 03 Jun 2021 11:48

Ohh..jadi gitu ya pak.

jadi menurut pandangan pak Singgih, BTC itu tren utamanya lagi downtrend ya...terus koreksinya sedang bullish.

Saya kira ini penurunan panjang ini cuma koreksi pak...berarti saya salah analisa.

M Singgih 04 Jun 2021 01:21

@ Quenzy:

- … BTC itu tren utamanya lagi downtrend ya...terus koreksinya sedang bullish.

Ya, benar. Kalau trend sedang bearish maka koreksinya berarti bullish. Sebaliknya kalau trend sedang bullish maka koreksinya berarti bearish.

- … Saya kira ini penurunan panjang ini cuma koreksi pak...berarti saya salah analisa.

Mungkin yang Anda maksud apakah ini kenaikan jangka panjang…
Seperti sudah dijelaskan saat ini sedang terjadi koreksi bullish. Kalau harga menembus level 50% Fibo retracement dan kurva SMA 200 maka bisa diasumsikan terjadi pembalikan arah trend (trend reversal) dari bearish ke bullish.

Trading Saat Lonjakan Market Tinggi

 

Advertisement
Yulianto 385 11 Balasan

Ini gambar nemu di group, yang mau saya tanyakan, apa tujuan trader menggambar seperti ini? Dan apakah itu pergerakan harganya bisa sesuai seperti yang digambar pak?

M Singgih 15 Feb 2021 02:52

@ Yulianto:

Trader membuat garis-garis trend dan garis resistance / support seperti gambar di atas sebagai acuuan level-level resistance dan support. Titik-titik resistance dan support diperlukan untuk acuan entry, menentukan stop loss (SL) dan juga target profit (TP).

Mengenai apakah pergerakan harga selanjutnya akan sesuai dengan garis-garis yang di gambar tersebut, jawabnya belum tentu. Jadi bisa sesuai bisa tidak, karena prediksi dalam trading bersifat kemungkinan-kemungkinan dari historis pergerakan harga sebelumnya, bukan sesuatu yang pasti. Dalam hal ini acuan pergerakan harga didasarkan pada level support dan resistance.

 

Yulianto 16 Feb 2021 14:12

Berarti ini analisanya bergantung pada chart-chart sebelumnya ya pak? Terus kalau pergerakannya datar, gimana gambarnya pak?

M Singgih 17 Feb 2021 03:44

@ Yulianto:

Maaf, apa yang Anda maksud dengan “chart-chart sebelumnya” ?
Dalam sebuah chart bisa langsung diketahui garis-garis support dan resistance, garis trend maupun channel trend seperti pada contoh chart di atas.

- Terus kalau pergerakannya datar, gimana gambarnya pak?
Maksud pergerakan datar yang bagaimana? Apakah bisa diberikan contoh?

 

Yulianto 17 Feb 2021 14:31

- Maksudnya candle-candle sebelumnya pak.

- Pergerakan datar yang saya maksud itu trendnya tidak jelas pak.

Contohnya seperti ini:

sideways chart

Dwi Wahyoe 01 Mar 2021 17:10

Oh jadi itu tanpa indikator ya pak?

Kalau yang seperti ini, ini apa dan bagaimana ya pak membuatnya? 

bollinger band

M Singgih 02 Mar 2021 17:35

@ Dwi Wahyoe:

Itu indikator Bollinger Bands. Untuk menggunakannya, jika Anda trading pada platform Metatrader, masuk ke Insert - Indicators - Trend - Bollinger Bands. Parameternya gunakan default yaitu: period: 20, shift: 0, deviations: 2, apply to: close.

M Singgih 17 Feb 2021 22:16

@ Yulianto:

- Benar. Untuk menentukan garis-garis trend, support dan resistance tentu bergantung pada candle-candle sebelumnya.

- Untuk pergerakan sideways seperti yang Anda maksud pada chart di atas, level-level support dan resistance bisa ditentukan dari level tertinggi (untuk resistance) dan level terendah (untuk support) yang tampak dalam range harga tsb.
Mengenai hal ini, silahkan baca: Cara Trading Forex Di Pasar Sideways

 

Khoirul Huda 04 Mar 2021 16:45

Kalau penulisan garis-garis TP ini apa ya? Setahu saya TP itu artinya take profit ya...

take profit

Tapi mengapa kok TP-nya ada banyak? Bukannya kalau ordernya udah kena di TP awal posisi otomatis diclose ya?

Maaf kalau saya ada salah, mohon koreksinya. Makasih

M Singgih 07 Mar 2021 14:10

@ Khoirul Huda:

Benar, TP adalah level take profit atau target profit.

- Tapi mengapa kok TP-nya ada banyak? Bukannya kalau ordernya udah kena di TP awal posisi otomatis diclose ya?

Dalam hal ini mungkin trader tsb mempunyai beberapa posisi sell, dengan target profit (TP) yang berbeda-beda.

 

Khoirul Huda 09 Mar 2021 16:45

Ohh jadi maksudnya pada satu pair membuka banyak posisi banyak gitu ya pak?

Emang seperti itu tidak bikin cepat MC ya pak, kalau misalnya tiba2 harganya berbalik naik?

M Singgih 10 Mar 2021 14:47

@ Khoirul Huda:

Cepat MC atau tidak tergantung dari penerapan money management. Jika setiap kali entry Anda telah menetapkan risiko, maka tidak akan cepat terkena MC.

 

Jovan 376 6 Balasan

Saya punya pengalaman yang kurang mengenakkan. Setelah belajar trading beberapa bulan dan mulai trading di akun demo, di bulan petama, dan kedua win ratenya sekitar 60-67%. Akhirnya saya memutuskan untuk trading di akun rill. Namun, hasilnya langsung drop..win rate hanya sekitar 35%-40% saja.

Padahal, broker, strategi maupun pair yang saya tradingkan itu sama dengan yang di akun demo? Mengapa bisa demikian? Apakah akun rillnya sudah dimanipulasi broker?

M Singgih 24 Jan 2021 16:52

@ Jovan:

Jika sistem trading yang Anda gunakan telah di-backtest (ditest pada kondisi pasar yang telah lewat) dan atau forward test (ditest pada kondisi pasar sekarang dalam akun demo), dan menghasilkan persentase profit lebih dari 50%, seharusnya jika diterapkan pada akun riil juga akan sama.

Dalam hal ini mungkin bisa dibenahi lagi sistem trading tsb, dan dicoba pada akun demo lagi. Mengenai manipulasi broker, menurut kami sangat kecil kemungkinannya. Pergerakan harga di akun demo dan akun riil sama, perbedaannya hanya pada kecepatan eksekusinya. Pada akun riil kecepatan eksekusi biasanya lebih lambat.

 

Jovan 25 Jan 2021 15:58

@M Singgih, kecepatan eksekusinya bisa lambat di akun riil itu kenapa pak?

M Singgih 26 Jan 2021 15:44

@ Jovan:

Karena sever untuk akun demo dan akun riil berbeda. Saya pernah mengalami hal tsb, yang mana pada broker yang sama, kecepatan eksekusi antara akun demo dan akun riil berbeda, akun demo lebih cepat, tetapi harganya sama. Mengenai kenapa akun riil eksekusi ordernya lebih lambat saya tidak tahu pasti.

 

Samsul Anam 07 Feb 2021 15:49

Ini seperti yang saya alami. Ketika trading di akun demo, cari profit itu seperti gampang banget. Nah, setelah pindah ke akun rill, malah performa jadi jeblok...

Aku nganggep mungkin itu karena psikologi yang lg ancur. Jadi saya agak bimbang, ini yang diurusin psikologinya dulu apa membenahi sistem tradingnya?

M Singgih 09 Feb 2021 03:08

@ Samsul Anam:

Menurut kami periksa sistem tradingnya terlebih dahulu, apakah masih profitable atau tidak.

Dalam hal ini Anda bisa menguji sistem trading tersebut dengan backtest (ditest pada kondisi pasar yang telah lewat) dan atau forward test (ditest pada kondisi pasar sekarang dalam account demo), dan lihat persentase profitnya. Kalau persentase profit kurang dari 50% benahi lagi sistem tersebut.

 

Xtra 19 Feb 2021 17:05

Selain psikologi perlu diketahui juga bahwa :

- slippage nggak ada di akun demo.

- spread di akun demo sifatnya statis sedangkan pada akun real bersifat dinamis. 

Slippage. pada akun demo semua transaksi mulus eksekusinya dan harga selalu diperoleh seperti yang diorder. Kenyataannya nggak seperti itu. 

Slippage terjadi pada saat open dan saat close trade karena pergerakan harga yang cepat, sehingga ada perbedaan harga yang kita eksekusi dengan kenyataannya. Apalagi di saat menjelang news, slippage lebih gila2an lagi.

Kalau spread lain lagi itu sederhananya rentang harga jual dan harga beli. Pada demo account sifatnya statis, misalnya spreadnya 1 untuk eurusd ya 1 terus. Padahal kenyataannya nggak begitu.

 

Jenaka 176 3 Balasan

Di internet sudah banyak iklan2 yang menawarkan kursus trading online, apakah worth it untuk diikuti dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan?

Dan untuk harga normalnya, biasanya berapa ya kira-kira kursus trading forex gt? thanks

M Singgih 06 Jan 2021 03:39

@ Jenaka:

Mengenai hal ini, Anda bisa melihat materi yang ada dalam kursus tersebut. Jika cukup lengkap, bisa saja dicoba. Untuk harganya, mohon maaf kami tidak bisa memberikan estimasi.

 

Jenaka 11 Jan 2021 15:18

Menurut bapak, materi kursus apa yang worth it untuk diikuti trader pemula pak?

M Singgih 12 Jan 2021 06:25

@ Jenaka: Materi untuk pembelajaran trading yang lengkap adalah mencakup analisa teknikal, analisa fundamental dan analisa sentimen pasar. Analisa teknikal meliputi penggunaan indikator teknikal, analisa fundamental mencakup penjelasan data ekonomi dan pengaruh intermarket, sementara analisa sentimen pasar adalah penjelasan mengenai price action.

Selain itu, diberikan juga bimbingan untuk latihan trading dengan akun demo, serta trading secara live.

 

Widi Astuti 110

Selamat Pagi, 

Saya seorang IRT yang ingin punya bisnis yang tidak menyita waktu saya di luar rumah. Mohon bimbingannya Pak Erik 🙏🙏

Pola Candlestick
Bearish Doji Star
Bearish Doji Star
Indikasi : Bearish Reversal

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bullish panjang, diikuti candlestick kedua berupa doji yang membentuk gap naik dan tidak memiliki body karena harga dibuka dan ditutup di level yang nyaris sama. Candlestick ketiga mengkonfirmasi pembalikan dengan membentuk bearish panjang dan gap turun dari doji.
Petruk 287 5 Balasan

Apakah pullbacks wajib diwaspadai atau dimanfaat untuk mencari momentum entry?

M Singgih 18 Dec 2020 12:03

@ Petruk:

Dalam trading, seharusnya memperhatikan setiap price action, termasuk kemungkinan pergerakan pull back atau breakout. Price action yang menunjukkan keadaan pull back bisa mengisyaratkan terjadinya koreksi atau reversal. Untuk entry pada saat price action menunjukkan keadaan pull back harus dikonfirmasi oleh indikator trend dan juga indikator momentum (misal RSI atau stochastic) supaya valid.

 

Malik 28 Dec 2020 17:31

Antara Pullback dan reversal itu apakah sama pak definisinya?

M Singgih 29 Dec 2020 21:21

@ Malik:

Pullback artinya pergerakan balik arah. Ketika mulai terjadi pullback, asumsi kita adalah terjadi koreksi atau retracement. Ini bisa diamati dengan level Fibonacci rtracement. Jika pergerakan harga berlanjut hingga menembus level 61.8% Fibo retracement, maka kemungkinan bisa terjadi pergerakan reversal.
Reversal diartikan sebagai pembalikan arah trend. Trend pergerakan harga akan dianggap reverse (berbalik arah) jika telah menembus level 100% Fibo retracement.

 

Vincent 02 Mar 2021 17:40

Koreksi itu biasanya berapa candle pak, sbelum akhirnya balik lagi ke trend awal sebelum koreksi?

M Singgih 03 Mar 2021 13:11

@ Vincent:

Tidak bisa dipastikan, yang perlu diamati adalah level dari Fibonacci retracement-nya. Jika candle masih berada di sekitar level 50% Fibonacci retracement, pergerakan harga masih dalam fase koreksi.Tetapi jika candle telah melewati level 61.8% Fibonacci retracement, maka diasumsikan pergerakan harga akan mengalami reversal atau pembalikan arah trend.

 

Pak, menjelang akhir tahun seperti ini apakah ada waktu-waktu tertentu yang harus dihindari untuk trading? Bagaimana biasanya trend market di bulan-bulan desember seperti ini? Lebih spesifiknya untuk pair XAU/USD. Thx

M Singgih 11 Dec 2020 15:06

@ Alpi:

Biasanya trader menghindari trading pada saat libur Natal dan tahun baru, yang mana hampir semua pasar keuangan libur. Pada saat itu volatilitas pasar sangat rendah, sehingga pergerakan harga akan cenderung choppy. Keadaan choppy adalah sideways dengan range yang kecil, sehingga tidak layak untuk ditradingkan. Arah trend harga sulit diperkirakan, biasanya cenderung sideways.

 

Donny 166 1 Balasan

Mind, kadang di analisa ada istilah PIVOT. Itu apa ya min maksudnya? 

M Singgih 01 Dec 2020 03:08

@ Donny:

Pivot point adalah nilai tengah yang disepakati trader sebagai acuan pertgerakan harga. Pivot point ditentukan dalam batas-batas periode waktu tertentu seperti pivot harian (daily pivot), pivot mingguan (weekly pivot), pivot per jam (hourly pivot), dsb.

Jika harga pada time frame yang telah ditentukan tsb bergerak di atas pivot point, maka diasumsikan pergerakan harga sedang uptrend, dan sebaliknya jika harga bergerak di bawah pivot point, maka diasumsikan pergerakan harga sedang downtrend.

Dari pivot point, bisa diturunkan level-level support dan resistance sebagai acuan untuk menentukan entry posisi, menentukan level stop loss (SL) dan juga target profit (TP). Baca Juga: Strategi Pivot Point Dengan Price Action.

Ki Jambrong 206 3 Balasan

Mungkin masalahku ini sama dengan trader pada umumnya, yaitu sulit konsisten profit. Walaupun gak selalu profit tiap kali trading, mempertahankan loss di bawah 40 persen aja mati-matian rasanya. Bagaimana caranya biar lebih stabil mendapatkan profit paling tidak bisa menekan loss sampe di bawah 40% lah? Maksih..maaf agak sedikit curhat..haha

M Singgih 28 Nov 2020 20:29

@ Ki Jambrong:

Untuk bisa menghasilkan profit yang konsisten, Anda harus trading berdasarkan sistem trading yang telah dipersiapkan dan telah diuji, serta terbukti menghasilkan keuntungan dalam periode waktu tertentu.

Sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management. Metode entry dan exit menggunakan analisa teknikal, strategi entry bisa berdasarkan analisa teknikal atau analisa fundamental, sementara money management terdiri dari risk management dan risk/reward ratio setiap kali entry. Metode entry dan exit yang umum adalah sinyal yang dihasilkan dari price action yang telah terkonfirmasi oleh indikator teknikal.

Strategi entry adalah cara yang Anda gunakan untuk entry, bisa berdasarkan analisa teknikal (misalnya entry ketika pasar trending / strategi breakout, atau ketika terjadi bouncing / strategi buy the dip / sell the rally. Strategi entry yang berdasarkan analisa fundamental adalah entry beberapa saat setelah rilis news data berdampak tinggi.

Yang perlu diketahui agar sistem trading bisa digunakan dengan baik:

1.Uji sistem tersebut dengan backtest (ditest pada kondisi pasar yang telah lewat) dan atau forward test (ditest pada kondisi pasar sekarang dalam akun demo), dan lihat persentase profitnya. Kalau persentase profit kurang dari 50% benahi lagi sistem tersebut.

Dari hasil backtest tersebut Anda akan mengetahui winning rate (W%) atau persentase profit dan losing rate (L%) atau persentase loss dari keseluruhan trade backtest tsb. Selain itu juga bisa diketahui besarnya profit rata-rata (Av W) dan besarnya loss rata-rata (Av L) (dalam satuan uang). Dari sini bisa dihitung angka harapan profit = (W% x Av W) - (L% x Av L) (dalam satuan uang). Untuk penjelasan lebih detail, silahkan Anda baca di Risk/Reward ratio dalam forex.

Jika ternyata dari hasil backtest W% lebih kecil dari L%, atau angka harapan profitnya negatif maka Anda bisa memperbaiki metode trading atau money management-nya. Memang hasil backtest yang bagus tidak menjamin akan selalu profit, tetapi kemungkinan profitnya akan lebih besar dari hasil backtest yang kurang bagus.

Tanpa backtest Anda tidak akan mengetahui kualitas strategi trading yang Anda gunakan terhadap pair yang sedang Anda tradingkan. Mungkin kalau ditest pada pair lain hasilnya akan berbeda.

2.
Buat rencana trading yang jelas, lengkap dengan kriteria untuk entry dan exit, resiko per trade dan risk/reward ratio.

3.Jalankan rencana trading tersebut dengan disiplin, dan kendalikan emosi sewaktu trading. Rencana dan proses dalam trading seharusnya tidak dipengaruhi oleh emosi.

4.Buat jurnal trading untuk evaluasi. Benahi mana yang kurang dan tingkatkan persentase keuntungannya.

Dalam hal money management, agar dalam jangka panjang hasil trading profitable, Anda harus menentukan risk/reward ratio pada setiap trade lebih tinggi dari 1:1.
Jika sistem trading Anda profitable, maka angka harapan profitnya tinggi, yaitu kemungkinan besar hasil trading Anda secara keseluruhan akan profit.

Silahkan mencoba. Terima kasih.

Naumi 29 Dec 2020 17:01

Untuk menjaga displin itu pak yang susah. Mungkin ada tips pak? Kadang suka gatel gitu kalo lihat ada signal. hemmmm

M Singgih 03 Jan 2021 20:47

@ Naumi:

Supaya bisa disiplin, Anda harus mempunyai sistem trading yang jelas sebagai pegangan. Sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management. Agar dalam jangka panjang hasil trading bisa profit, maka sistem trading harus profitable. Sistem trading yang profitable bukan berarti setiap trade mesti profit, tetapi hasil akumulasi dari sekian kali trade dalam periode waktu tertentu secara keseluruhan hasilnya masih profit.

Dalam hal ini, Anda hanya akan entry berdasarkan sinyal yang dihasilkan dari sistem trading. Setelah entry dan menentukan stop loss (SL) serta take profit (TP), Anda tidak melakukan intervensi pada posisi yang telah dibuka.

Andi Law 156 1 Balasan

Trading itu ordernya beneran dilempar ke pasar liquiditas sama brokernya gak sih? Aku ragu main trading ya gara-gara ini.

Apa trading antar sesama trader dibroker itu aja? Kalau memang benar ordernya diteruskan ke pasar forex, bagaimana broker bisa meraup banyak keuntungan? Mohon penjelasannya...terima kasih.

M Singgih 16 Nov 2020 23:09

@ Andi Law:

- Trading itu ordernya beneran dilempar ke pasar liquiditas sama brokernya gak sih? Aku ragu main trading ya gara-gara ini. Apa trading antar sesama trader dibroker itu aja?

Kita tidak akan tahu apakah order-order dari klien dilempar atau ditahan, kecuali kita ikut kerja di broker tersebut sehingga tahu persis cara kerjanya. Dengan mengetahui cara proses menangani order, maka kita akan tahu apakah order dilempar atau ditahan.

Yang menjadi pegangan kita adalah regulasinya. Selama broker tersebut teregulasi oleh badan regulator yang kredibel secara internasional seperti: CFTC, NFA, FCA, FSA, FINMA, MiFID, ASIC dan FMA. Maka kita tidak perlu pusing mau dikemanakan order kita.

Badan regulator yang kredibel adalah yang telah teruji dan diakui dunia, dan memberikan sanksi dengan tegas kepada broker jika ternyata melanggar ketentuan yang telah disepakati. Badan regulator tersebut juga bertanggung jawab terhadap keamanan dana klien.

- … Kalau memang benar ordernya diteruskan ke pasar forex, bagaimana broker bisa meraup banyak keuntungan?

Idealnya broker memperoleh keuntungan dari spread, yaitu selisih harga Bid dan harga Ask. Untuk broker yang berjenis ECN yang mana spread-nya kadang-kadang nol, mereka juga mengenakan komisi per transaksi. Selain itu, beberapa broker ada yang menyediakan jasa pelayanan berbayar untuk analisa, sinyal trading, menjual robot dan software lainnya untuk trading, dsb.

dari mana pasar uang mendapatkan keuntungan

Basir 14 Mar 2018 07:38

Untuk Vina,

Secara umum keuntungan pasar uang didapat dari transaki yang dilakukan penjual dan pembeli, selain dari spread, keuntungan didapat dari :

  • Komisi biaya yang diterapkan
  • Suku bunga yang diterarapkan
  • Penjuaan dan pembelian surat berharga atau aset lainnya.
  • Pinjaman pinjaman.

Sementara pihak yang terlibat dipasar uang ini terdiri dari :

  • Perorangan / retail
  • Spekulan
  • Perusahaan umum / swasta
  • Agen changer
  • Perusahaan asuransi.
  • lembaga keuangan Swasta / pemerintah
  • Bank Sentral

Terima kasih.

Madao 23030 7 Balasan
Assalamualaikum,
mau nanya, saya pemula, terus waktu buat akun pertama kali, ada kolom leverage
yang mau saya tanya, bgaimana cara memilih skala leverage yang di sesuaikan dengan jumlah modal, semisal ; untuk modal kecil (1jtan) dengan kualitas trader adalah newbie, kira skala berap yang bagus di gunakan?
Trimakasih sebelumnya

Basir 20 Sep 2016 09:33

Wa alaikum salam...
Untuk Madao..

Trading forex adalah trading margin (jaminan). Dimana seorang trader memberikan jaminan  sekian persen dari balance/modal atas transaksi BUY/SELL yang dilakukannya. Dan saat seorang trade melakukan BUY/SELL, maka sebenaranya ia menggunakan uang pinjaman dari broker. Sementara margin/jaminan akan diminta/dikunci oleh broker tergantung leverage
(daya ungkit)  yang dipilih saat pembukaan akun.

Leverage adalah daya ungkit, sebuah fasilitas yang dibroker terhadap para nasabahnya. Biasanya leverage yang ditawarkan oleh broker adalah :
1 : 1
1 : 100
1 : 200
Dan seterusnya. Semakin besar leverage yang digunakan (di checklist) saat pembukaan account, semakin kecil jaminan yang di minta/dikunci oleh broker. 

Jika anda menyimpan dana sebesar $100 (asumsikan 1 juta Rupiah = $100), dan memilih leverage dengan nilai 1 : 500, maka dana anda secara virtual adalah sebesar 500x lipat dari balance/simpanan  ( 100 x 500 = $ 50.000). Jika anda trade dengan  menggunakan account standar dengan nilai 1 lot = 100.000, maka saat anda trade dengan 1 lot tersebut maka perhitungan marginnya adalah :

Kontak Size * Leverage* Jumlah lot*Harga Beli/Jual kurs mata uang

Contoh Harga EUR/USD  = 1.4000

Maka jika trade dengan :
1 lot, marginnya kurang lebih sebesar  (100.000*1:500*1*1.4000)= $ 280
0.10 lot, marginnya kurang lebih  (100.000*1:500*0.10*1.4000) = $ 28
0.01 lot, marginnya kurang lebih (100.000*1:500*0.01*1.4000) = $ 2.8

Satuan lot sebesar  100.000, adalah ketentuan broker. Ada juga satuan lotnya 10.000, 1.000 Bahkan ada  broker yang menentukan satu lot sebesar 1.000.000

Maka jika demikian  :

1 lot = 1.000,000
0.1 lot = 100.000
0.01 lot =10.0000

Ada istilah akun cent, akun mini, akun micro, akun standar tergantung satuan lotnya. Ini hanya jenis layanan dari broker saja.

Yang mana dengan jaminan kecil, seorang trader bisa open BUY/SELL senilai  100, 1.000, 10.000, dan seterusnya. Jika trading denga lot 0,02, 0.03 tinggal dikalikan saja.

Uraian diatas adalah jaminan berdasarkan perhitungan harga yang dibeli atau dijual. Ad apula jaminan yang sudah ditentukan oleh broker. Misal :

1 lot GBP/USD  Margin sebesar $ 50 dan yang lainnya.
Dalam hal ini hati-hati dengan penggunaan leverage yang sangat besar, karena hal ini bisa membahayakan account.

Sementara perhitungan Margin Call / stop out tiap broker berbeda-beda. Ada yang 100 % total balance setelah dikali leverage, ada yang 50% ada yang 70% dan seterusnya.

Ada pula margin call dihitung berdasarkan margin. Jika margin trading sebesar $ 5, dan order terjadi minus sebesar $-5, maka akan ditutup paksa oleh sistem broker dan balance anda berkurang.

Besarnya margin pun bisa dijadikan ukuran untuk menentukan stop loss, jika margin $5 trade dengan lot 0.01 (1.000) maka minimal stop loss adalah kurang lebih 50 pips.

Saat anda BUY GBP/USD ini bisa diartikan, anda BUY GBP dan SELL EUR
Saat anda SELL EUR/USD ini bisa diartikan, anda SELL EUR dan BUY USD

Thanks

Muhammad Yusuf 11 Mar 2018 09:08

Izin bertanya coach inbizia yang saya hormati, saya terlalu sibuk mempelajari metode trading sampai lupa konsep dasarnya.

Yg dimaksud dengan margin call itu jika ekuitas sama dengan margin bukan? lalu berapa persen margin level seseorang dalam posisi floating yang dpt menyebabkan margin call tersebut? jika ketentuan kontrak broker saya 1 lot= 100.000$ maka jika leveragenya 1:1000, saya hanya harus membayarkan 100$ untuk transaksi senilai 100.000$?

apakah setiap mata uang nilai perpips nya sama? yaitu perkalian dari jumlah lot dengan selisih dari titik entry? bagaimana dengan emas dan perak? apakah berbeda? terimakasih sebelumnya coach?

M Singgih 13 Mar 2018 09:09

@ Muhammad Yusuf:

- Kalau margin level = 100%, ketika equity = margin total, maka Anda akan terkena margin call. Kalau margin level = 50%, ketika equity = 50% dari margin total, maka Anda akan terkena margin call.
- Leverage 1:1000 artinya 0.1% dari nilai kontrak. Jadi jika Anda memilih leverage 1:1000 maka margin = USD 100,000 x 0.1% = USD 100.

- Nilai per pip tergantung dari ukuran lot (volume), dan untuk setiap kelompok pasangan mata uang berbeda.
Untuk kelompok XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD dan NZD/USD), dengan ukuran lot yang sama, nilai per pip-nya berbeda dengan kelompok USD/XXX (USD/JPY, USD/CAD dan USD/CHF).

Untuk kelompok mata uang cross:
Kelompok XXX/JPY (EUR/JPY, GBP/JPY, AUD/JPY, NZD/JPY, CHF/JPY dan CAD/JPY) berbeda dengan kelompok XXX/CHF (EUR/CHF, GBP/CHF, AUD/CHF, NZD/CHF dan CAD/CHF), juga berbeda dengan kelompok XXX/CAD (EUR/CAD, GBP/CAD, AUD/CAD dan NZD/CAD), dan berbeda juga dengan EUR/GBP, EUR/AUD, EUR/NZD, GBP/AUD, GBP/NZD dan AUD/NZD.


- Nilai per pip untuk XAU/USD dan XAG/USD berbeda dengan pasangan mata uang (forex). Nilai kontraknya berbeda., untuk XAU/USD dalam troy ounce.
- Nilai per pip untuk WTI/USD (US Oil) berbeda dengan XAU/USD, XAG/USD dan juga forex. Nilai kontrak WTI dalam barrel.
- Nilai per pip untuk indeks saham (Dow 30, NQ100, HK33, Nikkei225 dan Kospi) berbeda dengan forex, XAU/USD dan XAG/USD, dan juga WTI/USD. Nilai kontraknya tergantung ketentuan broker.

Tanpa mengetahui nilai per pip dan margin Anda tidak bisa menentukan ketahanan modal ketika trading.

Terima kasih

Roni 04 Aug 2018 09:10

Yang dimaksud jenis akun Standar, Mini dan Micro itu apa? terus adakah pengaruh terhadap poin yang kita hasilkan pada setiap trading?

Contohnya kita trading di akun Standar dengan lot 0,01 itu berapa $ hasil per pipsnya? begitupun di akun Mini dan Micro? Sama saya baca-baca di atas juga kayaknya ada hubungannya sama leverage. Mohon pencerahan

M Singgih 07 Aug 2018 06:11

@ Roni:

Akun standard, mini atau micro dibedakan oleh ukuran kontrak (contract size).
Dalam akun standard, ukuran kontrak 1 lot adalah 100,000 unit,
akun mini ukuran kontrak adalah 10,000 unit, sehingga Anda trading dengan 0.1 lot,
akun micro ukuran kontrak adalah 1,000 unit, sehingga Anda trading dengan 0.01 lot.

- …terus adakah pengaruh terhadap poin yang kita hasilkan pada setiap trading?

Ya, ada, Semakin tinggi nilai kontrak maka semakin besar juga nilai per pip-nya, atau pip value-nya. Sehingga jika Anda profit dengan besarnya pip yang sama pada akun standard dan akun micro, jelas profit di akun standard lebih besar (100 kalinya).
Dalam akun standard 1 lot, untuk pair XXX/USD (EUR/USD. GBP/USD, AUD/USD dan NZD/USD) 1 pip nilainya = USD 10,-. Untuk akun mini 0.1 lot, nilai 1 pip = USD 1,-, sementara untuk akun micro 0.01 lot nilai 1 pip = USD 0.1.

- …Contohnya kita trading di akun Standar dengan lot 0,01 itu berapa $ hasil per pipsnya? begitupun di akun Mini dan Micro?
0.01 lot adalah akun micro, bukan akun standard.

- …. Sama saya baca-baca di atas juga kayaknya ada hubungannya sama leverage

Leverage menentukan besarnya margin atau jaminan untuk posisi yang Anda buka. Leverage tidak mempengaruhi nilai per pip.
Untuk pair XXX/USD, perhitungan margin:
Margin = (USD 100,000)  x (jumlah lot atau volume) x (persentase margin) x harga pasar saat itu

Misal: Anda trading di akun standard dengan leverage 1:200, Anda buy 2 lot EUR/USD pada harga 1.1600, maka margin =  (USD 100.000)  x 2 x 0.5% x 1.1600 = USD 1,160.

Untuk mengetahui apa itu leverage dan margin, silahkan baca ini.

Dhani 23 Nov 2020 11:35

Pak, sy menggunakan broker E*n*ss .. rules menyatakan jika pd saat tjd market weekend maupun rilis berita2 penting maka  akun dgn leverage berapapun akan dirubah sendiri secara otomatis by system mjd leverage 1:200. pertanyaan sy: apakah hal tsb akan berdampak thd equity mjd berkurang drastis gara2 termakan oleh nilai margin yg membesar tiba2 , btw saat ini sy memakai leverage 1:2000. dan udah kontak CS dan ybs hanya menyarankan utk mengikuti pemberitauan mailbox saja agar equity tetap aman. Permasalahannya.. kalau op sy SEDANG floating khan tidak siap utk cut loss demi mengantisipasi pemberitauan mailbox yg datangnya tiba2 tsb. jd, apakah sebaiknya utk amannya mengganti leverage ke 1:200 aja spy tidak perlu dipusingin dg semua reminder tsb? makasih

M Singgih 25 Nov 2020 00:18

@ Dhani:

- …. pertanyaan sy: apakah hal tsb akan berdampak thd equity mjd berkurang drastis gara2 termakan oleh nilai margin yg membesar tiba2…

Benar.
Balance : jumlah dana dalam akun Anda. Equity = Balance + Floating Profit / Loss
Floating profit adalah posisi terbuka yang sedang profit dan floating loss adalah posisi terbuka yang sedang loss.

Margin berhubungan dengan Leverage. Jika Anda memilih leverage 1:100 maka dana jaminan Anda adalah 1% dari nilai kontrak, jika leverage 1:200 maka dana jaminannya adalah 0.5% dari nilai kontrak, dan jika leverage 1:2000 maka dana jaminannya adalah 0.05% dari nilai kontrak

Nilai kontrak untuk 1 lot adalah USD 100,000. Jika Anda trading XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD), maka Margin = (USD 100,000) x (jumlah lot atau volume) x (persentase leverage) x harga pasar saat itu.

Misal: Anda menggunakan leverage 1:2000, buy atau sell 1 lot EUR/USD pada harga 1.1800, maka margin =  (USD 100,000)  x 1 x 0.05% x 1.1800 = USD 59. Dana sebesar USD 59 ini akan ditahan selama posisi Anda masih open (belum di-closed). Jika balance (misalnya) = USD 5,000, maka saat membuka posisi Equity = USD 5,000 - USD 59 = USD 4,941.

Jika Anda menggunakan leverage 1:200, buy atau sell 1 lot EUR/USD pada harga 1.1800, maka margin =  (USD 100,000)  x 1 x 0.5% x 1.1800 = USD 590. Jika balance = USD 5,000, maka saat membuka posisi Equity = USD 5,000 - USD 590 = USD 4,410. Jadi dengan leverage yang lebih besar, maka equity juga akan lebih besar, karena margin lebih kecil.

- ….. apakah sebaiknya utk amannya mengganti leverage ke 1:200 aja spy tidak perlu dipusingin dg semua reminder tsb?

Menurut kami sebaiknya begitu (ganti leverage).

Irfan 32339 2 Balasan

Maksud dari buy limit, sell limit, buy stop, sell stop, buy stop limit, sell stop limit APA ya??

Basir 08 Aug 2016 11:00

Untuk Irfan..

Hal itu termasuk order pending. Dengan menggunakan MT4, order dapat dibuka dengan Instant Execution (order dengan harga saat sekarang) ataupun dengan Pending Order (order yang akan terlaksana jika menyentuh suatu titik harga tertentu yang sebelumnya telah dipesan terlebih dahulu).

Untuk tampilan Pending Order dalam MT4 dapat dilihat contoh berikut:

pending order mt4

  • Kolom type untuk pending order: Yaitu jenis pending order apa yang diinginkan
  • Buy Limit: Yaitu memasang order Buy dengan harga dibawah harga running sekarang, dengan harapan jika harga yang sedang turun dapat bergerak naik lagi dari titik dimana posisi harga Pending Buy Limit tersebut.
  • Sell Limit: Yaitu memasang order Sell dengan harga diatas harga running sekarang, dengan harapan jika harga yang sedang naik dapat bergerak turun lagi dari titik posisi harga Pending Sell Limit tersebut.
  • Buy Stop: Yaitu memasang order Buy dengan harga diatas harga running sekarang, dengan harapan jika harga bergerak naik lagi dari titik posisi harga pending Buy Stop tersebut maka Anda akan mendapatkan profit.
  • Sell Stop: Yaitu memasang order Sell dengan harga dibawah harga running sekarang, dengan harapan jika harga bergerak turun lagi dari titik posisi harga pending Sell Stop tersebut maka anda akan mendapatkan profit.
  • Kolom At Price: Yaitu harga pending order, yang dimana order akan terlaksana jika menyentuh atau melewati titik harga tersebut sesuai dengan jenis Type yang sudah dipilih.
  • Kolom Expiry: Yaitu bila order pending Anda tidak terlaksana hingga waktu tertentu, maka akan otomatis dibatalkan oleh system (jam di kolom ini mengikuti jam server dari layar Market Watch).

  • NB : Jika pada menu order Anda terdapat tulisan "Open price you set must differ from market price by at least 30 pips" itu berarti jarak order harus berjarak minimum 30 point dari harga market, dan bila kurang dari 30 pips maka order akan invalid atau tidak bisa dieksekusi.

    Thanks.

    Lucky 29 Apr 2019 13:01

    Mantab gan.

    Lianyuandry 27801 5 Balasan

    Mau tanya bpk/ibu saya open buy pada eur/usd itu artinya saya beli eur atau usd? Dan dimana saya mengetahui harga setiap mata uang tanpa rivalnya saya sering baca berita di seputar forex saat ini harga usd 94,.. Mohon penjelasan terima kasih

    Basir 08 Jan 2016 10:32

    Untuk Lianyuandry

    Ada sebuah istilah Saat BUY EUR/USD artinya BUY EUR, SELL USD. Dan saat SELL EUR/USD diartikan SELL EUR, BUY USD.

    Namun yang paling mudah dipahami adalah saat Anda BUY EUR/USD, adalah anda BUY Kurs EUR terhadap USD. Jadi trading forex ini sebenarnya BUY atau SELL Kurs terhadap rivalnya.

    Harga di market watch yang terdapat di MT4 sebetulnya harga Konversi, atau harga Kurs. Jika anda melihat EUR/USD maksudnya nilai EUR terhadap USD.

    market watch

    Untuk mengetahui harga mata uang tanpa rival adalah seperti mata yang uang yang anda pegang/miliki.

    Jika anda memilki uang IDR sebesar Rp. 100.000,- , maka Rp 100.000,- lah nilai atau harganya. Jika anda memilki USD sebesar $10, maka  $10 itulah harganya. Jika anda memilki uang 1 lembar real saudi, maka nilainya 1 real saudi.

    Dan mata uang tersebut jika tanpa konversi maka hanya akan berlaku di negera pengguna mata uang tersebut. IDR yang anda miliki hanya berlaku di Indonesia di tidak bisa digunakan untuk jual beli di di negara eropa. Jikapun ingin melakukan transaksi IDR anda harus ditukar dulu ke mata uang Euro.

    Sebagai contoh harga komputer adalah harga Dollar. maka setelah masuk ke indonesia di jual dengan harga IDR yang terlah di konversi dari dollar ke IDR.

    Jika anda ingin tahu berapa nilai $1 terhadap IDR, 1 EUR terhadap IDR atau dan selainnya, anda bisa melakukan konversi atau menghubungi changer, atau anda bisa melihat di site perbankan seperti BCA, BRI, BI, Mandiri atau yang lainnya.

    Atau anda bisa melakukan konversi di Tools Konversi.

    Thanks.

    Lianyuandry 08 Jan 2016 11:11

    Sebelumnya terimakasih atas jawaban nya maksud saya ingin mengetahui harga tanpa rival nya untuk mengetahui turun/naik nya harga pasangan mata uang tersebut (eru/usd) dikarenakan aksi buy eru / aksi sel eru, karena satu mata uang rival nya lebih dari satu jadi maksud saya apa tidak berpengaruh kepada eru/usd saat ada transaksi buy/sel pada eru/jpy,eru/Gbp,Gbp/usd,usd/jpy dll mohon penjelasan terimakasih

    M Singgih 12 Jan 2016 00:43

    @ lianyuandry:
    - Buy EUR/USD berarti pada saat yang bersamaan buy EUR dan sell USD.
    - Dalam trading forex Anda tidak bisa mengetahui nilai mata uang suatu negara tanpa dibandingkan dengan mata uang negara lain, jadi harus ada rivalnya. Kecuali Anda tidak trading forex tetapi misalnya trading minyak WTI dimana hari ini 1 barrel harganya USD 33.70, maka 1 USD hari ini nilainya sekitar 0.03 barrel minyak WTI (1 / 33.7). Nilai suatu mata uang relatif dan bisa berubah, tergantung dari acuan atau pembandingnya.

    - ..... saya sering baca berita di seputar forex saat ini harga usd 94....
    Jawaban: yang Anda maksudkan adalah indeks USD atau USDX atau DXY, yaitu angka yang mengukur kekuatan mata uang US dollar terhadap 6 mata uang utama dunia yakni Euro (EUR), Yen (JPY), Pound Sterling (GBP), Canadian dollar (CAD), Swiss franc (CHF) dan Krona Swedia (SEK), dengan bobot masing-masing: EUR (57.6%), JPY (13.6%), GBP (11.9%), CAD (9.1%), SEK (4.2%) dan CHF (3.6%). Besarnya bobot tersebut ditentukan oleh bank sentral AS (The Fed).
    Berikut adalah chart USDX atau DXY per 11 Januari 2016:



    Nah, disamping indeks USD juga ada indeks EUR dan indeks mata uang lainnya, tetapi karena USD adalah mata uang yang paling banyak digunakan di dunia maka indeks USD yang lebih populer.

    Sirajs 11 Dec 2019 21:01

    Saya mau bertanya dengan mata uang eurusd..kalau fundamentalnya atau berita usd baik, maka pergerakan atau grafik eurusd mengarah kemana? Ke atas atau mengarah ke bawah? Terima kasih

    M Singgih 17 Jan 2020 03:56

    @ Sirajs:

    Kalau data fundamental ekonomi AS membaik, maka USD akan menguat. Jika pada saat yang bersamaan tidak ada rilis data berdampak tinggi dari Eurozone, maka EUR/USD akan melemah (karena USD menguat).
    Ketika EUR/USD melemah, maka arah pergerakan EUR/USD pada chart adalah ke bawah.

    Novi 17953 3 Balasan
    Di forex sering sekali ada kata volatilitas dan likuiditas. Saya masih belum mengerti secara jelas mengenai 2 kata tersebut. Mohon dijelaskan dengan penjelasan yang gamblang dan mudah dimengerti karena saya adalah orang awam. Terima kasih.

    Basir 15 Dec 2015 10:16

    Untuk Novi..

    Volatilitas adalah besarnya jarak antara fluktuasi/naik turunnya harga saham atau valas. Volatilitas tinggi adalah harga yang naik tinggi dengan cepat lalu tiba-tiba turun dalam dengan cepat pula.

    ‎Likuiditas = adanya pasokan volume

    Pasar forex adalah pasar yang sangat likuid (cair). Likuiditas itulah yang menjadi daya tarik utama pasar forex. Oleh karena sifat yang likuid, hasil transaksi dapat dengan segera diambil. Likuiditas juga menunjukkan transparansi pada pergerakan harga. 

    Pasar valuta asing sangat menarik bagi pemain-pemain besar dan transaksi pemain besar tersebut akan membawa dampak yang besar juga terhadap pasar forex (membentuk suatu trend). Sifat transparansi inilah yang akan menguntungkan karena kita dapat membonceng atau turut mengikuti arahnya trend (trend beli atau trend jual) yang tercipta oleh transaksi pemain-pemain besar tersebut.

    Thanks.

    Lukito Anjar W 01 Nov 2017 09:17

    likuiditas sebenarnya berhubungan dgn kelancaran eksekusi. kalau kita sell dan langsung tereksekusi karena di sisi lain sudah ada buyer yang siap membelinya. jadi mungkin likuiditas juga disebabkan karena daya tarik forex sebagai aset trading. jika likuiditas adalah pasokan volume, apakah artinya ketika likuiditas rendah terjadi penurunan volume?

    bagaimana cara mengukur volume trading forex itu?

    Basir 01 Nov 2017 09:43

    Untuk Lukito Anjar W,

    Mengukr volume trading bisa dilihat dengan harga tertinggi dan harga terendah harian,

    Dari contoh diatas, volume Trading AUD/USD pada hari sebelumnya adalah High - Low ( 0.7698 - 0.7639 ) = 59 pips.

    Anda bisa melihat juga pada candle tersebut tingkat likuiditasnya. Anda bisa melihat juga volume trading dihari sebelumnya, atau pada perdagangan yang sedang terjadi, dengan TF yang berbeda.

    Anda bisa memasang indikator volume di MT4 anda :

     

    Dengan dasar High LOW ini, trader bisa menganalisa pasar dengan pola :

    • Support / Resistance
    • Fibo
    • Caramilla
    • Supply and Demand
    • Trade Bank, dan yang lainnya.


    Thanks.

    Widodo Hendriono 76943 15 Balasan

    Apa yang dimaksud dengan:BALANCE,EQUITY,MARGIN,FREE MARGIN dan MARGIN LEVEL dan bagaimana cara menghitungnya,mohon pencerahan TERIMAKASIH.

    M Singgih 29 Mar 2015 15:52

    @ widodo hendriono:

    Balance : jumlah dana dalam account Anda.
    Equity = Balance + Floating Profit / Loss

    Jika Anda tidak mempunyai posisi yang terbuka maka Equity = Balance
    Jika Anda punya posisi terbuka (open) dengan profit sementara (floating profit) USD 500, maka Equity = Balance + USD 500, dan jika Anda mengalami kerugian (loss) sementara (floating loss) USD 600, maka Equity = Balance - USD 600.

    Margin berhubungan dengan Leverage.
    Jika Anda memilih leverage 1:100 maka dana jaminan Anda adalah 1% dari nilai kontrak. Jika leverage 1:200 maka dana jaminannya adalah 0.5% dari nilai kontrak.
    Jika Anda membuka account regular (standard) dan trading EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD atau NZD/USD, maka nilai kontrak untuk 1 lot adalah USD 100,000.
    Dalam hal ini, perhitungan untuk Margin adalah:

    Margin = (USD 100.000)  x (jumlah lot atau volume) x (persentasi margin) x harga pasar saat itu

    Misal: Anda membuka account standard dengan leverage 1:200, Anda buy 2 lot EUR/USD pada harga 1.0885, maka margin =  (USD 100.000)  x 2 x 0.5% x 1.0885 = USD 1,088.50

    Free Margin adalah selisih antara Equity dengan Margin total Anda untuk membuka posisi (kalau ada beberapa posisi yang masih terbuka). Kalau tidak ada posisi berarti seluruh dana dalam account Anda adalah Free…

    Free Margin = Equity - Margin total

    Misal total dana Anda USD 5,000, dan Anda punya beberapa posisi yang masih terbuka dengan total margin USD 1,750 dan posisi Anda yang profit USD 870, yang loss USD 240, maka:
    Equity = USD 5,000 + USD 870 - USD 240 = USD 5,630.
    Free Margin = USD 5,630 - USD 1,750 = USD 3,880.

    Margin Level disebut juga Margin Call Level atau level dimana Anda akan terkena Margin Call. Margin Level (dalam persen) adalah perbandingan antara Equity dengan Margin total.

    Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

    Biasanya broker menetapkan Margin Level = 100% untuk mengenakan Margin Call (tiap brioker bisa berbeda).
    Misal Anda trading pada broker yang menerapkan aturan Margin Level 100% untuk Margin Call, dan Anda masih punya USD 5,000 dengan beberapa posisi trading yang masih terbuka dan totalnya rugi (diluar margin), dengan margin total USD 500.
    Jika total kerugian Anda telah mencapai USD 4,500 maka Anda akan terkena Margin Call, karena Margin Level Anda = ((USD 5,000-USD 4,500) / USD 500 ) x 100% = 100%.

    Semoga bisa membantu.

    Joni 19 Apr 2017 01:10

    Apakah equity bisa di WD?

    Basir 19 Apr 2017 09:09

    Untuk Joni..

    Equity adalah aset yang tersisa dari floating minus atau plus atas open posisi yang masih terbuka. Anda bisa melakukan WD Jika hal tersebut memungkinkan. Jika kondisi floating minus, ada baiknya anda perhatikan, apakah equity yang tersisa masih bisa menahan floating tersebut. Karena jika anda melakukan WD, otomatis balance berkurang dan kekuatan Equity pun juga berkurang.

    Thanks.

    BennY 12 Sep 2017 09:02

    Untuk para Master,

    Menanggapi isi jawaban yl :

    Equity adalah aset yang tersisa dari floating minus atau plus atas open posisi yang masih terbuka. Anda bisa melakukan WD Jika hal tersebut memungkinkan. Jika kondisi floating minus, ada baiknya anda perhatikan, apakah equity yang tersisa masih bisa menahan floating tersebut. Karena jika anda melakukan WD, otomatis balance berkurang dan kekuatan Equity pun juga berkurang.

    Yang ingin saya tanyakan : Lha bagaimana jika kondisi sedang floating profit, namun saya ingin WD (profitnya).  Apakah otomatis tetap BALANCE yang akan berkurang? Atau sebaliknya, nilai BALANCE tetap, dan yang berkurang adalah FLOATING (profit) dan EQUITY juga  berkurang ? Hukum MT4 nya bagaimana, ya Master? I really confuse........???  Need help, mohon jawaban/pembahasannya....

    Trima kasih untuk perhatian dari Bp. Rachmat dan para Master lainnya...

    Basir 12 Sep 2017 09:39

    Untuk Benny,

    Saat kondisi trading anda sedang floating profit, dan anda ingin melakukan penarikan, maka anda harus menutup posisi profit terlebih dahulu. Ini tidak berkaitan dengan hukum MT4, melainkan kebijakan broker yang memang rata-rata tidak memperbolehkan withdrawal saat masih ada posisi floating, baik itu profit maupun loss.

    Mengapa? Karena saat floating itu nilai balance dan equity senantiasa berada dalam risiko. Jika anda melakukan penarikan saat floating profit belum tertutup misalnya, posisi anda bisa berubah minus jika kondisi pasar berbalik arah. Karena itu, balance bisa berubah, equity anda berubah, bisa bertambah atau berkurang, seiring naik turunnya harga dari posisi yang belum anda tutup.

    Katakanlah Anda withdraw dengan metode transfer bank yang memerlukan waktu proses 3 hari. Saat order withdraw, balance Anda saat itu masih $100. Tapi karena ada posisi floating, dalam waktu 3 hari balance Anda sudah berkurang jadi $50. Misalkan Anda menarik dana $80, tentu saja nominal itu tidak akan terpenuhi dan menimbulkan masalah perhitungan.

    Kelalaian mengecek posisi yang masih floating ini seringkali membuat trader gagal withdraw. Karena itu, perhatikan baik-baik aturan withdrawal broker agar tidak terjadi kesalahan di kemudian hari.

    Thanks

    Ino 16 Mar 2018 16:43

    Ada broker yg menawarkan bonus equitas apakah itu bisa menahan posisi saat floating los bonusnya

    Basir 19 Mar 2018 07:16

    Untuk Ino,


    Tidak, termasuk bonus margin. Bonus equitas / margin tidak dapat menahan floating kurang dari modal. Untuk lebih lanjut bisa menghubungi broker yang memebrikan bonus equitas atau margin.

    Terima kasih.

    Abraham S 13 Aug 2018 16:37

    Kalau tidak bisa untuk menahan floating yang kurang dari modal lalu untuk apa sebenarnya bonus-bonus kredit margin yang diberikan oleh broker? Mohon pencerahannya

    Admin 14 Aug 2018 16:39

    @Abraham

    Bonus credit tersebut hanya dapat digunakan untuk membuka posisi saja pak. Jadi jika Anda memiliki bonus kredit margin, margin nanti akan ditanggung oleh bonus kredit yang Anda terima terlebih dahulu.

    Didik 09 Jan 2019 15:28

    misal  BALANCE $100


    terus PROFIT   $60


    Jika WD $40  yang akan berkurang BALANCE atau PROFIT ?


    Apakah BALANCE takakan berubah walau hasil trading PROFIT ?

    M Singgih 11 Jan 2019 05:14

    @ Didik:

    Balance = USD 100.
    Ada posisi yang profit USD 60.
    Saya asumsikan posisi ini sudah Anda close (tutup), dan Anda tidak punya posisi lain yang masih open (terbuka).

    Balance : jumlah dana dalam akun Anda.
    Equity = Balance + Floating Profit / Loss
    Floating profit : posisi terbuka yang sedang profit
    Floating loss : posisi terbuka yang sedang loss

    Jika Anda tidak mempunyai posisi yang terbuka maka Equity = Balance

    Ketika Floating Profit yang sebesar USD 60 ditutup, maka Balance = Equity = (Balance sebelumnya) + USD 60.
    Jadi kalau Anda withdraw USD 40, berarti Anda withdraw dari Balance. Yang berkurang Balance. Profitnya sudah ditambahkan ke Balance sebelumnya.

    Perlu diketahui bahwa ketika Anda withdraw, yang pertama kali akan dilihat broker adalah besarnya Balance.


    - Apakah BALANCE tak akan berubah walau hasil trading PROFIT ?

    Seperti penjelasan di atas, kalau posisi yang profit tsb sudah Anda tutup, dan Anda tidak punya posisi lain yang masih open, maka Balance Anda akan bertambah sebesar profit tersebut, plus margin sewaktu Anda membuka posisi (margin akan dikembalikan broker ketika posisi Anda tutup).

    Sumanto 14 Feb 2019 09:28

    Pagi semua

    haloo, saya mau tanya

    jika modal saya $1000 dan leverage 1.500

    gimana itung itungnya?

    Erik T 17 Feb 2019 22:13

    Selamat pagi juga Pak Sumanto,

    Mungkin yang Anda maksudkan adalah bagaimana cara menghitung margin dan ketahanan dana jika menggunakan modal $1000 dengan leverage 1:500? Perhitungan tersebut tergantung dari pair apa yang Anda tradingkan. Namun sebelum mengetahui ketahanan dana, ada baiknya Anda mengetahui berapa besar margin yang dibutuhkan. Misal Anda trading EUR/USD sebesar 1 lot pada saat harga EU kini berada pada 1.1300, maka perhitungan margin-nya adalah:

    • Margin = (Contract Size X Lot X Running Price) X Leverage
    • Margin = (100000 X 1 X 1.1300) X 1:500
    • Margin = (113000) : 500
    • Margin = 226


    Sehingga, dengan leverage 1:500 dan Anda membuka posisi 1 lot pada pair EU maka margin yang dibutuhkan adalah $226.

    Margin yang sudah diketahui adalah sebesar $226, maka dana bebas (free margin) setelah membuka posisi tersebut adalah $774 (modal $1000 dikurangi margin $226). Maka, free margin inilah yang digunakan sebagai ketahanan dana Anda.

    Setelah mengetahui ketahanan dana, maka selanjutnya ketahanan dana tersebut dikonversikan menjadi pips agar dapat mengetahui berapa pips yang bisa ditahan. Pips value untuk pair EUR/USD adalah $10 per 1 lot-nya. Sehingga, dengan ketahanan dana sebesar $774 hanya mampu menahan floating minus sebanyak ~77.4 pips (free margin $774 dibagi pip value $10). Artinya, jika Anda membuka posisi buy 1 lot pada harga 1.1300 lalu harga turun sebanyak 77.4 pips atau menyentuh harga 1.1222, maka dititik harga itulah trading Anda dihentikan karena dana Anda telah habis.

    Kurang lebih begitulah gambaran perhitungan margin dan ketahanan dana. Simulasi perhitungan yang dilakukan diatas hanyalah sebatas ilustrasi agar memudahkan pemahaman saja. Hasil perhitungan yang sebenarnya mengenai jumlah ketahanan dana mungkin akan berbeda (bisa lebih banyak atau justru makin sedikit), mengingat diberlakukannya margin call dan stop out level dari broker.

    Semoga bisa membantu.

    Lison 02 Apr 2020 11:45

    Utk leverage 1:1, saldonya $13 apa memang gak bisa ya utk buka order kurs mata uang?

    Kiki R 23 Apr 2020 09:14

    @Lison: Tentu saja tidak bisa. Trading dalam pasar forex menggunakan nilai kontrak/contract size sebagai jumlah sebenarnya yang diperdagangkan di pasar valas atau forex.

    Contract Size ini biasanya ditentukan berdasarkan Lot, yaitu:

    • 0.01 lot = satuan nilai kontraknya : $1,000 (atau micro)
    • 0.1 lot = satuan nilai kontraknya : $10,000 (atau mini)
    • 1 lot = satuan nilai kontraknya : $100,000 (atau regular (standard)

    Dengan menggunakan leverage 1:1 di akun standar, maka Anda membutuhkan saldo paling sedikit sebesar $100,000 (1 lot).

    Jika Anda menggunakan akun mini dengan leverage 1:1, maka Anda membutuhkan saldo minimal $10,000 (0.1 lot).

    Terakhir, jika Anda menggunakan akun mikro dengan leverage 1:1, maka Anda membutuhkan saldo minimal $1,000 (0.01 lot).

    Mr. Bingung 35118 8 Balasan

    Bagus yg mana sih laverage 1:1000 dengan laverage 1:200? katanya klo pemula bagus pakai 1:200, apa betul sih

    Basir 10 Feb 2012 12:53

    Leverage yang dipilih ada kaitannya dengan Jumlah Margin yang nanti Broker Kunci saat anda Open trade. bagaimana penghitungannya ? hal ini tergantung dengan jenis akun apa yang anda buka dari broker tersebut.

    Leverage adalah pinjaman dari broker yang diberikan kepada trader, sehingga dana trader memiliki daya beli yang lebih besar. Leverage dinotifikasikan sebagai rasio perbandingan, misal 1:1, 1:100, 1:500, dan sebagainya. Artinya, kalau ada dana $100 di leverage 1:100 maka $100 tersebut memiliki kekuatan setara $10.000. Jika leverage 1:500, maka dana $100 tadi memiliki kemampuan untuk melakukan transaksi setara $50.000 atau 500x lipat lebih besar dari nominal dana itu sendiri.

    Margin merupakan jaminan yang diberikan kepada broker setiap kali membuka posisi. Besar kecilnya margin dipengaruhi oleh leverage dan besarnya volume trading (lot) yang dibuka oleh trader. Rumus perhitungan margin adalah : Leverage x Volume (Lot) x Contract Size. Jika kita tidak memperhatikan margin, bisa-bisa akun trading kita terkena margin call

    ===================================
    - leverage 1:100 artinya (1/100)x100% = 1%
    - leverage 1:200 artinya (1/200)x100% = 0.5%
    - leverage 1:500 artinya (1/500)x100% = 0.2%
    - leverage 1:600 artinya (1/600)x100% = ?
    - leverage 1:1000 artinya (1/1000) x 100% = ?
    ===================================

    Cara menghitung margin (jaminan) yang dipakai untuk bertransaksi Pada umumnya
    1 lot = quantity contract size $100,000
    0.1 lot = quantity contract size $10,000
    0.01 lot = quantity contract size $1000

    Margin yang di kunci

    Margin = Jumlah Lot x 100000 x %margin

    anda bisa mensesuaikan dengan modal / balance yang anda miliki.

    Atin 02 Aug 2017 09:22

    rekomendasi leverage buat pemula berapa bos?

    Basir 03 Aug 2017 05:44

    Untuk Atin..

    Anda bisa memulai dengan leverage 1 : 200  - 1 : 500 .  Margin anda kurang lebih senilai 30 - 75 pips dikali satuan lot yang anda buka saat trading.

    Thanks.

    Stella 04 Aug 2017 18:14

    Menurut panduan2 dari para profesional trader, semakin besar leverage maka semakin beresiko , karena dengan leverage yang semakin besar maka berarti pinjaman anda kepada pihak broker semakin besar, sehingga jika terjadi loss atau margin call di leverage yang tinggi tersebut maka sisa dana margin yang dikembalikan kepada anda akan lebih sedikit daripada leverage yang lebih rendah.

    Jadi misalkan modal $1000 mungkin hanya bisa kembali $10 saja jika trade full lot menggunakan leverage yang tinggi dan terkena margin call

    leverage 1:1000 beresiko lebih tinggi daripada leverage 1:200.

    dalam memilih leverage lebih aman menggunakan leverage 1:100 atau 1:200.
    Biasanya leverage 1:1000 atau keatas disediakan oleh broker yang berjenis bandar.

    Petra 04 Mar 2021 08:33

    Kalo dana saya USD 25, leverage yang cocok berapa?

    M Singgih 07 Mar 2021 14:12

    @ Petra:

    Menurut kami, dengan dana USD 25 Anda bisa trading di akun Cent. Pilihlah leverage yang besar agar marginnya kecil, sehingga ketahanan dana bisa besar.

     

    Arif 06 May 2021 01:56

    Misal saya depo $10 leverage 1:100 order 1 posisi dgn lot 0.01 dan saya profit / loss $1.02 itu gimana hitungan yg diperoleh ??

    M Singgih 09 May 2021 13:01

    @ Arif:

    Trading di pair apa?
    Jika trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD) dan Anda buy atau sell 0.01 lot, maka nilai per pip-nya adalah USD 0.1. Profit / loss = +USD 1.02, berarti Anda profit.
    Besarnya profit Anda dalam satuan pip adalah = (USD 1.02) / (USD 0.1) = 10.2 pip (dalam hal ini broker menggunakan harga 5 digit).

    Jika trading pada pair XAU/USD dan Anda buy atau sell 0.01 lot, maka nilai per pip-nya adalah USD 0.01. Profit / loss = +USD 1.02, berarti Anda profit sebesar = (USD 1.02) / (USD 0.01) = 102 pip.