Scalping Dengan MA Dan MACD

SAM 10 Dec 2014 6056
Dibaca Normal 3 Menit

Metode gabungan exponential moving average dan MACD ini sering digunakan karena MACD bisa berjalan dengan baik pada semua time frame. Time frame untuk entry bisa 1 jam atau lebih rendah, sedang untuk acuan arah trend biasanya 1-jam, 4-jam (4-hour) atau daily.



Metode gabungan indikator moving average (MA) dan MACD ini sering dipraktekkan oleh para scalper dan trader harian. Time frame untuk entry bisa 1 jam (1-hour) atau lebih rendah (30 menit atau 15 menit), sedang time frame untuk acuan arah trend biasanya 1-jam, 4-jam (4-hour) atau daily. Metode ini sering digunakan karena MACD bisa berjalan dengan baik pada semua time frame trading.

 

Menentukan Arah Trend

Bagi scalper, time frame 1 jam dan 4 jam sering digunakan untuk mengetahui arah trend yang sedang terjadi sebelum menentukan posisi entry pada time frame yang lebih rendah. Indikator trend yang populer dan sering digunakan adalah Average Directional Index (ADX), tetapi karena pada time frame rendah respons indikator ini cenderung lambat (lagging), maka scalper sering menggunakan moving average. 

Untuk menambah sensitivitas moving average yang juga lagging, maka digunakan jenis exponential moving average (EMA) yang dihitung dengan pembobotan pada harga akhir. Dalam prakteknya, EMA cukup akurat untuk menunjukkan arah trend yang sedang terjadi.

Pada contoh GBP/USD 4-hour berikut ini, digunakan EMA periode 55 sebagai alat detektor trend. Aturannya:

  • Ketika harga bergerak di atas kurva indikator EMA-55, maka harga dianggap bergerak uptrend dan trader hanya akan mencari peluang buy.
  • Sebaliknya ketika harga berada di bawah kurva EMA-55, maka dianggap downtrend dan trader hanya akan mencari peluang sell.

Scalping Dengan MA Dan

 

Menentukan Momentum Entry

Setelah mengetahui posisi entry yang diinginkan, trader bisa menentukan saat entry (timing) dengan melihat pada indikator MACD dan histogram OSMA. Entry tidak harus pada time frame 4-hour, tetapi bisa pada time frame yang lebih rendah sesuai dengan kebiasaan trader.

Buy jika kurva MACD telah memotong garis sinyal dari bawah ke atas dan pada saat yang bersamaan histogram OSMA bergerak di atas level 0.00. Dalam keadaan tersebut, momentum uptrend sedang kuat, dan semakin lebar jarak antara kurva MACD dan garis sinyal maka trend semakin kuat.

Scalping Dengan MA Dan

Exit ketika kurva MACD telah memotong garis sinyal dari atas ke bawah dan pada saat yang bersamaan histogram OSMA bergerak di bawah level 0.00. Pada kondisi tersebut, momentum uptrend sedang melemah dan kemungkinan harga akan berbalik arah.



Baca juga: Cara Trading Efektif Dengan MACD

Untuk entry sell berlaku sebaliknya. Sell ketika MACD memotong garis sinyal dari atas ke bawah dan OSMA bergerak di bawah level 0.00. Kemudian, exit jika MACD memotong garis sinyal dari bawah ke atas dan OSMA di atas level 0.00.

Scalping Dengan MA Dan
Dengan metode ini level stop bisa ditentukan agak ketat, dan berapapun besarnya risk/reward ratio yang direncanakan, trader harus exit ketika momentum trend telah mulai melemah.

 

Kesimpulan

MA dan MACD merupakan dua alat bantu trading yang bisa Anda manfaatkan untuk mengidentifikasi Entry posisi, serta menentukan arah Trend saat ini. Bagaimanapun juga, segala keputusan yang diambil saat bertrading harus direncanakan dengan matang. Sebagaimana penggunaan indikator MA dan MACD dalam trading forex ini, bisa membantu Anda menganalisa pasar dari sisi teknikal.

 

Tertarik dengan gabungan indikator Moving Average dan MACD? Selain scalping, masih ada strategi lain yang bisa Anda coba dari kombinasi kedua indikator tersebut. Temukan ulasan lengkap beserta skenario tradingnya di sini.





Forum

Muftihair (13 Aug 2015)

Mohon Solusinya jika floating - 261 n saldo 264, margin -10 apakah perlu di injek n berapa besar minimalnya injeknya. Kondisi trading saat ini hedging.

Selengkapnya...


Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 13    

Anjarr
22 JAN 2015
garis macd di mt4 ane kok cuma 1 ya suhu? di contoh ini bisa ada 2 garis, apa ini macd jenis baru suhu? cara downloadnya dimana ya suhu?
habisnya disini entry pas momen crossing 2 garis macd itu, kalo garis diplatform ane cuman 1 ambil entrynya dimana ya?
Bowo Fx
18 MAR 2015
Kayaknya bukan mt4 gan yang dipake. Kalo lihat sumbernya dailyfx itu kayaknya MACD dari platformnya FXCM sendiri. Mungkin kalau di mt4 jadinya perlu pasang 2 indikator, MACD sama OSMA, soale kepisah dua indikator itu. Di sini kan bisa digabung makanya lebih jelas. Tapi kalau cuman buat analisa crossing MACD di mt4, ya sama diambil pas momen persilangan garis MACD itu. Kalo di mt4 salah 1 garis MACD nampaknya kayak OSMA di sini. Kok jadi ribet ya penjelasannya. Minta dari pak penulis aja tolong dicontohin cara ini gimana ambil sinyalnya kalau pakai MACD sama OSMA di mt4?
M Singgih
16 DEC 2015
@Anjarr:
Garis yang di mt4 itu garis sinyal, bukan garis MACD. Di versi standard platform mt4 menggunakan area untuk menyatakan MACD, sedang yang versi 2 garis (atau 2 kurva) disebut dengan MACD tradisional sebenarnya sama saja. Untuk yang versi mt4 garis MACD-nya bisa dibaca dari batas area MACD (batas daerah yang terarsir), bentuknya persis sama dengan yang versi garis (versi tradisional). Perhatikan perbandingannya pada chart berikut ini:


Kalau Anda ingin menggunakan yang versi garis (tradisional), Anda bisa download mt4 dari broker interbankfx atau IBFX (sekarang sudah diakuisisi oleh FXCM), di folder MQL4 ada folder Indicators, didalamya ada IBFX - MACD Traditional.ex4. Bisa langsung digunakan pada mt4 yang lain dengan cara mengcopy-paste ke folder Indicator di mt4 Anda.
Untuk entry saat crossing di versi MACD mt4 bisa pada saat histogram MACD (arsiran) memotong garis sinyal (lihat gambar diatas).
Arifin_setia
5 APR 2015
semakin lebar jarak kurva macd & garis sinyal itu bagaimana maksudnya? apa itu sama kayak jarak osma ke garis sinyal?
Fauzi Bayu
11 APR 2015
Kurva MACD mungkin maksudnya adalah garis merah, sedangkan garis sinyal adalah garis biru. Bisa dilihat bahwa jika jarak antara garis merah dan biru lebar maka mengindikasikan penguatan tren, sebaliknya ketika semakin dekat maka mengindikasikan tren yang melemah, dan ketika saling memotong maka arah tren akan berubah. Hal ini sama dengan seperti ketika menggunakan 2 garis moving average, karena memang MACD juga diambil dari perhitungan moving average.
M Singgih
16 DEC 2015
@ Arifin_setia:
Maksudnya trend semakin kuat, bisa uptrend atau downtrend tergantung dari posisi kurva MACD terhadap garis atau kurva sinyak. Kalau NMACD diatas sinyal maka uptrend dan sebaliknya. Garis atau kurva sinyal untuk mengetahui momentum buy atau sell, yang adalah simple moving average dari nilai MACD. OSMA adalah selisih antara nilai MACD dan garis signal, sebagai indikator uptrend atau downtrend.
Bagaspratama
29 APR 2015
gan kl pindah ke tf yg lbh rendah kan pasti gerak harganya jg beda. bisa aja di tf 4h trenya masi bearish, tapi di tf 1h harga menguat. tapi biasanya kalo pergerakan di tf lebih rendah kan cuma dianggap pergerakan kecil aja, trenya masih nurut di tf 4h, jadi pas seperti itu mesti bagaimana gan? ane juga pingin scalping tapi malah bingung sendiri kalo pindah2 tf. apa boleh scalper ambil sinyal sementara yg di tf rendah? kl begitu berarti sebenernya buat apa ngamati tf yg lebih tinggi? sedangkan kalo tunggu semua sinyal ok dari tf2 yg dipake entry gabisa sering2, padahal scalper kan yg dicari trading sperti itu.
M Singgih
16 DEC 2015
@ Bagaspratama:
tf yang lebih tinggi digunakan untuk melihat arah trend, sedang tf rendah digunakan untuk entry, jadi dicari momentum entry yang pas dengan indikator MACD tsb. Jadi entry buy atau sell-nya tergantung dari arah trend yang ditunjukkan oleh tf yang lebih tinggi. Kalau tf tinggi menunjukkan uptrend maka kita entry buy pada tf rendah ketika momentumya sudah tepat atau ketika sinyalnya sudah muncul (tidak peduli apakah pada saat itu di tf rendah sedang downtrend). Sebaliknya kalau tf tinggi menunjukkan downtrend maka kita entry sell pada tf rendah ketika sinyalnya sudah muncul.
Mahmud Erly
31 MAY 2015
Trimakasih banyak rekomendasinya masta.
Sangat berguna untuk para pemain scalper
Metode penggunaan MA sama MACD selalu mantap, meskipun banyak diulan-ulang tapi selalu bermanfaat membaca rekomendasi trading dengan 2 indikator ini.
Pertanyaan sy apakah cara seperti ini juga bisa diterapkan oleh swinger?
Apakah jika bisa, cukup hanya dengan mengubah settingan time frame saja?
Mohon bantuannya,
M Singgih
16 DEC 2015
@ Mahmud Erly:
Bisa, karena baik indikator MA maupun MACD bisa digunakan pada semua time frame. Dalam hal ini untuk jangka menengah panjang (swing trading) bisa menggunakan kombinasi time frame weekly (untuk arah trend) dan daily (untuk entry).
Enias
28 SEP 2017
mohon pendapat masta.. semua indi yang dijabarkan diatas sy gabung dengan indi ema 9, sma 21, dan ema 55 dengan trading di tf 5 menit. dengan sl 150 point dan tp 150 point. broker 5 digit, pada mayor pair (risk dan reward ratio 1:1). moment entry dengan semua konfirmasi yang disarankan diatas dan saat ema 9 motong sma 21 yang biasanya terus tembus motong ema 55 di tf 5 tsb.. bagaimana menurut masta?
M Singgih
29 SEP 2017
@ Enias:
Supaya lebih jelas, di broker 5 digit 150 point itu berarti 15.0 point atau 15 point (pip). Mengenai kombinasi moving averages yang Anda maksud, di tf 5 menit menurut saya lebih akurat menggunakan ema, bukan sma, karena respons ema lebih cepat (lebih sensitif terhadap perubahan harga). Anda trading di tf rendah (5 menit) tentunya ingin respon yang cepat.
Jadi menurut saya gunakan ema 21, bukan sma 21.

Kalau ingin lebih yakin, bisa di-backtest dan atau di-forward test dulu untuk mengetahui persentase profitnya pada pair yang Anda tradingkan. Jika hasil test menunjukkan persentase profit diatas 50% (setelah sekian kali trade), maka kemungkinan untuk bisa profitable cukup besar.
Azianto
13 JUN 2018
Saya mau setting tapi bingung???
Kirim Komentar/Reply Baru
Apakah Keuntungan Bitcoin Kena Pajak Di Indonesia?
Bagaimana Menggunakan Price Action?

master, saya ingin tanya tentang price action. bagaimana cara menggunakannya, dan bagaimana cara analisanya? terima kasih

Sivi 26 Jun 2012

Reply:

Basir (26 Jun 2012 13:48)

Price action itu artinya aksi harga. Biasanya mereka yang trade menggunakan PA ini adalah menggunakan pola pergerakan candle .

Grafik Candlestick

Pola Candlestick

salah satu Pola Price actiaon adalah Pola PIN BAR.  PIN BAR merupakan salah satu Price Action / aksi dari pergerakan harga  yang sering muncul saat  tekanan jual / beli sangat Kuat, tetapi  setelah penutupan harga dan pembukaan harga baru, candle sebelumnya menyisakan atau memperlihatkan garis panjang.

Bagaimana cara melatihnya,

1. Anda buka chart semua  TF . silahkan anda amati pola dari Pin Bar ini.
2. Dalam TF h1 - D1 Tekanan Pin bar ini sangat Kuat
3. Dalam Prakteknya anda bisa menempatkan indikator pembantu lainnya seperti daily pivot

seputar forex telah melakukan pembahasan ini.

silahkan anda pelajari

Trade With Pin Bar

Thanks





M Singgih (02 Oct 2019 05:15)

@ Sivi:

Jika diartikan secara harfiah, Price Action berarti pergerakan harga. Secara lebih lanjut, strategi Price Action didefinisikan sebagai aktivitas trading yang dilakukan dengan mengandalkan pada pengamatan pergerakan harga, termasuk pengambilan keputusan untuk entry dan exit-nya. Strategi ini juga banyak digemari oleh trader, karena tak perlu penggunaan indikator teknikal yg kerap dianggap rumit. Ulasan mengenai strategi Price Action berikut cara analisanya bisa Anda baca di sini:

  • Dasar-Dasar Strategi Trading Dengan Price Action
  • Kumpulan Artikel Price Action

Terima kasih.

Perbandingan Bunga P2P Lending
Perbandingan Bunga P2P Lending
Sistem   9 Apr 2021   107  
Ngabuburit Bersama Finex Lewat Live Webinar
Ngabuburit Bersama Finex Lewat Live Webinar
Melati   9 Apr 2021   61  
Strategi Scalping Dengan Candlestick 1 Menit
Strategi Scalping Dengan Candlestick 1 Menit
Linlindua   31 Mar 2021   466  
Peluang Bisnis Untuk Gamer Yang Terbukti Cuan
Peluang Bisnis Untuk Gamer Yang Terbukti Cuan
Wahyudi   31 Mar 2021   139  
Panduan Lengkap Cara Membaca Candlestick Cryptocurrency
Cara Membaca Stochastic Saham Untuk Pemula
Cara Membaca Stochastic Saham Untuk Pemula
Linlindua   30 Mar 2021   214  
10 Tips Sukses Menjadi Pengusaha Muda
10 Tips Sukses Menjadi Pengusaha Muda
Nandini   30 Mar 2021   122