Sempat Terkoreksi, NZD/USD Berpotensi Menguat

Jujun Kurniawan 12 Jan 2021 59

Meski sempat terkoreksi menuju Support 1, kini Dolar New Zealand berpotensi untuk kembali menguat dan sinyalkan Buy menuju level Resisten 2.

Analisis Teknikal

Pasangan mata uang Dolar New Zealand terhadap Dolar AS (NZD/USD) selama beberapa pekan terakhir bergerak bullish. Harga bergerak dari level Support 2 (0.70012), hingga menembus Support 1 (0.71042), dan Resisten 1 (0.72139). Akan tetapi, penguatan harga di time frame H4 tertahan di level Resisten 2 (0.73153).

Baca juga: 5 Hal Yang Wajib Diketahui Tentang Level Support-Resistance

Meski sempat terkoreksi menuju Support 1, kini Dolar New Zealand berpotensi untuk kembali menguat dan sinyalkan Buy menuju level Resisten 2. Peluang akan semakin kuat apabila harga berhasil menembus dan close di atas level 0.719. Selain itu, peluang ini didukung oleh indikator Commodity Channel Index.

Sempat Terkoreksi, NZD/USD Berpotensi Kembali Menguat

 

Rekomendasi

Peluang trading pada pair NZD/USD kali ini adalah Sell, dengan level entry di harga 0.71965. Take Profit dapat diletakkan di level 0.72610, sementara Stop Loss diletakkan di level 0.71457. Untuk memaksimalkan peluang dan meminimalisir risiko trading, trader harus menggunakan Money Management secara bijak.

Kirim Komentar/Reply Baru


Rumus Menghitung Daily Dan Weekly Average

Bagaimana rumus perhitungan daily Avarage dan weekly avarage secara manual...?? Terima Kasih atas bantuannya Salam Fajar Hermawan

Fajar Hermawan 3 Feb 2012

Reply:

Basir (03 Feb 2012 17:47)

yang perlu jadi catatan, sehari ada tiga pasar yang dimasuki oleh para trader. Pasar Asia, Eropa dan Amerika. untuk Avarage market adalah High + Low : 2 = Avarage market. Jika harga ada diatas Avarage market harga cendrung naik, Jika harga ada dibawah Avarage market harga cendrung turun. Ada bisa menghiitung Average market di setiap pasar. jadi ketika ada di Pasar Asia gunakan Rumusan ini. Jika memasuki  Pasar Eropa dan Amerika pun gunakan Average market. Jadi setiap pasar tentu berbeda high Lownya. sangat cocok jika Scalping menggunakan rumusan Average market ini. dan tentunya didukung dengan indikator lain. dan anda pun bisa pasang Pivot Point daily (harian ) sebagai kolaborasi lainnya.

Untuk yang mingguan agak sedikit sulit karena harus menghitung untuk 5 hari X 24 jam. Namun anda bisa gunakan pivot  weekly ( mingguan )  untuk dan  sebagai analisa teknikal mingguan. Thanks.

Erik T (31 May 2019 00:36)

Untuk Fajar Hermawan,

Mungkin yang Anda maksudkan adalah bagaimana cara menghitung nilai dari indikator Moving Average (MA)daily ataupun weekly secara manual.

Secara umum, indikator MA terbentuk dari susunan formula berikut:

  • Simple MA = Jumlah Harga Penutupan Selama Satu Periode / Periode Waktu.


Jadi semisal menggunakan SMA berperiode 5, maka perhitungannya adalah menjumlahkan total harga penutupan dalam 5 candle terakhir, lalu dibagi dengan periode MA (5).

Untuk penjelasan lebih lanjut, Anda dapat menyimaknya di halaman berikut ini.

Semoga bisa membantu.

Berpotensi Melemah, USD/CHF Sinyalkan Sell
Jujun Kurniawan 66
Menuju Support 1, CAD/JPY Sinyalkan Sell
Jujun Kurniawan 56
Forex  
AUD/USD Sinyalkan Sell Menuju R1
Jujun Kurniawan 89
Forex  
Sempat Terkoreksi, EUR/CHF Sinyalkan Buy
Jujun Kurniawan 95
Berusaha Menguat, Dolar AS Sinyalkan Buy
Jujun Kurniawan 87
Tertahan Di Resisten 2, EUR/JPY Sinyalkan Sell
Jujun Kurniawan 119
Sinyalkan Sell, NZD/CHF Didukung Indikator CCI
Jujun Kurniawan 115