Stop Loss

Awas 3 Kesalahan Fatal Memasang Stop Loss Dan Take Profit
Nadila D     13 Oct 2020
Mulai dari penempatan yang terlalu sempit atau lebar, menggunakan ukuran posisi sebagai dasar, hingga berpacu pada support resistance, berikut adalah 3 kesalahan memasang Stop Loss dan Take Profit yang berakibat fatal.
Teknik Memasang Stop Loss Terbaik Dalam Trading Forex
Wiji Purnama     24 Mar 2017
Stop loss memang penting, tapi bagaimana kalau fitur itu justru sering membuat Anda cepat kalah? Solusinya, pahami teknik memasang stop loss yang benar.
Stop Loss Dan Take Profit, 2 Aspek Penting Dalam Trading Forex
Wiji Purnama     18 Nov 2016
Apa Itu stop loss dan take profit? Artikel ini akan menuntun Anda untuk mengenal kedua hal tersebut sebagai penyempurna belajar trading forex Anda.
Kamus

Kamus Trading

Stop Loss

Nilai yang ditentukan oleh trader untuk membatasi kerugian. Saat harga menyentuh Stop Loss, maka sistem platfom secara otomatis akan menutup order atau posisi trading terkait dengan kerugian, sehingga trader tidak perlu terus memantau platform untuk bersiap-siap menutup posisi saat kerugian mencapai level tertentu.

Profit/Loss, P/L, Gain/Loss

Salah satu kolom dalam histori akun di platform trading. Profit/Loss secara khusus menampilkan besarnya keuntungan atau kerugian untuk posisi trading yang sudah ditutup (closed position).

Trailing Stop

Fitur dalam platform trading forex yang memungkinkan trader untuk memindahkan Stop Loss secara otomatis mengikuti pergerakan harga.

Forum

Kumpulan Forum @inbizia #stop #loss

Karina Mayasari   16 Sep 2014

Apakah penggunaan trailing stop lebih profitable daripada stop loss?
Yang mana yang lebih aman untuk digunakan?

basir   16 Sep 2014

Trailing stop untuk megunci keuntungan. Sementara Stop Loss untuk membatasi kerugian.

Misal,
Saat melakukan BUY EUR/USD di 1.2900, SL 1.2850 dan TP 1.300

Ternyata harga turun jauh sampai 1.2800, kalau tidak pasang SL anda bisa -100 pips, namun karena pasang SL anda -50pips.

Ternyata harga naik ke 1.2950, anda +50, anda takut harga kembali jatuh maka anda mainkan TS, dan TS anda ada di 1.2930, lalu harga jatuh. Maka anda tetap untung +30.

TS sebetulnya SL profit, saat anda melakukan BUY EUR/USD di 1.2900, SL 1.2850 dan TP 1.3000, Saat harga menuju 1.2950, anda bisa saja merubah SL. Yang asalnya SL 1.2850, maka SL rubah menjadi 1.2930.

Thanks.

kiki r   1 Oct 2019

@Karina Mayasari: Pengunaan Stop loss dan trailing stop mempunyai fungsi yang berbeda. Trailing stop digunakan saat posisi entry kita sedang floating profit dan kita ingin mengamankan profit yang telah ada dengan menggunakan batasan pips. Kita cukup memasukkan nilai pips pada trailing stop, dan apabila harga turun (berlawanan posisi kita) senilai pips tersebut, posisi kita langsung tertutup secara otomatis. Cara ini sangat efektif untuk mengamankan posisi yang sudah profit.

Di sisi lain, stoploss digunakan untuk membatasi kerugian dengan memasukkan nilai/harga pada kolom stop. Pada saat trading, stoploss adalah nilai maksimum toleransi kita dalam kerugian. Fungsi stoploss akan hampir mirip seperti trailing stop apabila posisi telah floating profit. Kita tinggal memasukkan nilai di mana posisi akan tertutup apabila harga berbalik arah (stop profit).

Terima Kasih.

m singgih   27 May 2020

@ Syahrul Ramadhan:

Buy pada 1.5000, SL awal pada 1.4500, trailing stop (TS) = 10 pip.
Dengan demikian ketika harga naik menjadi 1.5010, maka TS telah aktif dan SL menjadi berada pada level 1.5000 (berjarak 10 pip). SL awal yang ada di level 1.4500 sudah tidak berlaku.

Ketika harga naik lagi menjadi 1.5020, maka TS menjadi berada pada level 1.5010. Dan ketika harga naik menjadi 1.5050, maka SL menjadi berada pada level 1.5040.

Jadi SL awal menjadi tidak berlaku ketika trailing stop (TS) sudah mulai aktif. TS mulai aktif ketika Anda sudah memperoleh profit sebesar pip TS yang ditentukan. Dalam hal ini SL awal sudah tidak berlaku ketika harga mencapai 1.5010.

SL awal adalah sebagai proteksi jika Anda salah posisi, sehingga trailing stop (TS) tidak pernah teraktivasi.
Baca juga: Menggunakan Fasilitas Trailing Stop

Syahrul Ramadhan   28 May 2020

Terimakasih atas jawabannya. Berhubung saya kemaren tanya di Grup Telegram SF ada yang bilang kalau Trailing Stop hanya aktif ketika device itu aktif juga, entah itu PC ataupun Android. Jadi kalau keduanya atau salah satunya off, Trailing Stop juga ikutan deactive(off). Apakah benar demikian?

m singgih   2 Jun 2020

@ Syahrul Ramadhan:

Mengenai hal tersebut memang benar demikian. Kalau Anda mematikan komputer atau smartphone, atau Anda tidak online, maka trailing stop yang telah Anda pasang tidak akan bekerja. Hal itu disebabkan karena fasilitas trailing stop bekerja di client terminal, bukan di server seperti stop loss (SL) dan take profit (TP).

Jadi sebaiknya Anda juga memasang SL di samping trailing stop untuk berjaga-jaga seandainya ada gangguan di komputer, smartphone atau jaringan. Sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan trailing stop secara manual (tidak otomatis), yang mana Anda harus selalu memonitor komputer dan menggeser level stop loss secara manual.

Agung Sp   7 Oct 2020

Tp sebenar x pak, mending pakai trailing stop yg otomatis atau yg manual? Sy sndri merasa ogah kalau geser2 manual pak, soal x sy merasa bener gak ya digeser segini segini... Mhn bantuan jawaban x pak Singgih. Trims

M Singgih   8 Oct 2020

@ Agung Sp:

Jika berniat menggunakan trailing stop, tentunya trailing stop yang sudah di-setting (otomatis), bukan manual. Hanya saja Anda harus mengamati kondisi pasar sebelum memasang trailing stop, yaitu pergerakan harga harus sedang trending. Selain itu harus dijaga agar komputer tetap menyala dan online. Jika ingin mematikan komputer, maka jangan lupa memasang stop loss biasa.

Ardian   22 Oct 2020

Kalau mau matikan pc, tp sudah set stop loss biasa, masih bs jalan master? atau otomatis posisi sy diclose by sistem?

M Singgih   27 Oct 2020

@ Ardian:

Seperti sudah dijelaskan pada jawaban kami di atas, bahwa stop loss (SL) dan take profit (TP) bekerja di server broker, jadi meskipun komputer mati atau sambungan internet putus, SL dan TP masih akan bekerja selama belum tereksekusi atau dibatalkan.

Dhani   6 Nov 2020

Pak, sy kmrn mengalami garis stop loss dan take profit yg tiba2 menghilang sendiri.. itu kenapa ya? lalu solusinya gmn? makasih

M Singgih   10 Nov 2020

@ Dhani:

Jika garis SL menghilang sendiri berarti SL telah tereksekusi, demikian juga jika garis TP menghilang sendiri berarti target profit yang ditentukan telah tereksekusi. Tetapi tidak mungkin kedua garis tsb menghilang secara bersamaan yang berarti SL dan TP tereksekusi bersamaan.

Untuk check setting apakah trade level (SL danTP) sudah diaktifkan, jika Anda menggunakan platform Metatrader, silahkan masuk ke: Tools - Options - Chart - centang kotak pada Show trade levels.

Syahrul Ramadhan   23 May 2020

Pak, bu, saya ingin bertanya. Jika semisal saya open posisi di harga 1.5000, TP di 1.5500 dan Stop Loss di 1.4500, saya pasang Trailling Stop sebanyak 100 poin (10 pips), kemudian harga naik ke 1.5050. Apakah Stop Loss saya secara otomatis dipindahkan oleh sistem dari 1.4500 ke 1.5040?

Widianto Adi   15 Jun 2022

untuk traling stop bagusan mana pak, yang pakai nilai manual berdasarkan pips/dollar atau yang lebih dinamis dengan menggunakan indikator seperti MA atau Parabolic Sar?

Nur Salim   23 Jun 2022

@Widianto Adi

Dua-duanya sama-sama bagus serta memiliki kekurangannya masing-masing pak.

Untuk yang menggunakan indikator seperti MA, PSAR kelebihan utamanya penerapannya yang mudah dan tidak ribet. Selain itu, nilainya sendiri sudah bersifat dinamis secara otomatis karena didasarkan pada nilai indikator yang berubah-ubah. Kekurangannya sendiri sama seperti penggunaan indikator pada umumnya, sifatnya yang lagging dan merupakan turunan pertama atau lebih dari harga sering kali memberikan False Signal termasuk dalam Trailing Stop.

Untuk yang menggunakan patokan yang berbasis Points, Pips, ataupun Dollar ini sendiri kelebihannya karena tingkat presisinya yang lebih tinggi daripada menggunakan indikator yang notabene turunan dari harga seperti yang saya jelaskan di atas. Kekurangan utamanya adalah untuk mencari nilai yang pas dibutuhkan proses riset, backtest dan data yang cukup banyak. Selain itu karena kondisi market yang juga berubah maka diperlukan perubahan-perubahan tertentu agar nilai Trailing Stop yang digunakan sesuai dengan kondisi market saat itu.

Tapi seperti yang saya jelaskan di atas, keduanya sama-sama baik dan menguntungkan jika digunakan dengan benar. 

Terima kasih, semoga bisa membantu.

Reply > Lihat[14]
Mudassir   27 Jun 2012

Bagaimana cara pasang stop loss dan take profit yang benar saat trading?

basir   21 Jun 2016

Untuk Aswin..

Arahkan mouse ke harga yang akan di close. Klik kanan, akan ada tampilan menu seperti dibawah ini. Klik Close.

Atau anda bisa klik tanda x di pojok atas dari trade yang floating profit.

Atau anda bisa menggunakan close profit dengan menggunakan script. Biasanya script ini dipakai untuk banyaknya posisi profit yang akan di close dalam 1 kali close. Anda bisa pilih Close All Profit di Mq4 - 5.


Thanks

m singgih   26 Aug 2019

@ Salim:

- jam brp WIB pergantian candlestick dimulai pada TF H1, H4, dan D?

Tergantung dari selisih waktu jam server broker Anda dengan WIB. Kalau Anda menggunakan platform Metatrader, bisa Anda lihat pada kolom Time di Market Watch.

Pergantian untuk H1 adalah setiap 1 jam terhitung dari dimulainya candle sebelumnya. Untuk H4 setiap 4 jam terhitung dari dimulainya candle sebelumnya, dan untuk daily terhitung dari dimulainya jam buka dari candle sebelumnya.

- ….. Lalu teknik pending order sprt buy stop sell stop, berapa pips kah yg ideal dipasang sbg TP dan SL untuk semua TF tersebut?

Mengenai besaran pip TP dan SL, itu tergantung dari analisa Anda. Biasanya mengacu pada jarak posisi yang dibuka terhadap level resistance atau support terdekat. Selain itu, Anda bisa menentukan SL dan TP berdasarkan price action.

basir   27 Jun 2012

kalau order sudah masuk pasar maka arahkan mouse ke orderan klik kanan.  disana ada Modif  isi dengan SL / TP

width=619



jika order baru Klik NEW ODER

width=546


demikian pun jika melakukan order pending. KLIK TIPE

Thanks

m singgih   21 May 2019

@ Mudassir:

Stop loss (SL) dan take profit (TP) biasanya ditentukan dengan mengacu pada level-level support dan resistance terdekat. Jika support dan resistance tidak jelas, bisa digunakan Fibonacci retracement atau expansion. SL dan TP juga bisa ditentukan berdasarkan price action.

basir   26 Feb 2013

Stoploss memang diset Untung membatasi Kerugian. Setingan SL bisa dibuat berdasarkan Margin.

Contoh .

Lot 0,01 = $ 0,01 Margin $ 0,30 ( leverage 1;500 )

maka minimal stoploss adalah 30 pips ( lihat margin di MT4 anda ketika BUY atau sell )

stoploss Bisa dipasang juga berdasarkan Indikator yang dipakai misal menggunakan Pivot Point.

BUY di S1 Stoploss di S2 Atau bisa berdasarkan Pola candle Pin Bar


untuk TP / Take Profit bisa :

1:1  > SL 30 TP 30
1:2  > SL 30 TP 60
1:3  > SL 30 TP 90

SL bisa berubah menjadi Profit + dengan menggunakan trailing Stop. atau menggeser SL

misal

BUY di 1.3500 SL 1.3470 TP 1.3590

Harga Naik ke 1.3574

Maka SL rubah menjadi 1.3550

BUY di 1.3500 SL 1.3550  TP 1.3590

ketika harga jatuh, maka kena SL namun profit +50

Thanks

TP = take profit
SL = stop loss

kiki r   27 Oct 2019

@Albert Welieta: Penggunaan Stoploss (SL) dan Take profit (TP) diambil berdasarkan sistem trading yang kita punya. Dampak dari penggunaan SL dan TP adalah nilai reward/risk (RR). Penggunaan SL dan TP tidak akan ada yang sempurna karena market bersifat dinamis. Namun, pendekatan berdasarkan statistik data akan lebih baik untuk melihat berapa RR yang pas untuk sistem trading kita.

- Jika anda menggunakan SL terlalu dekat, maka SL akan sering kena namun potensi reward/risk akan semakin besar

- Jika anda menggunakan SL terlalu jauh, maka SL tidak gampang kena namun potensi reward/risk menjadi kecil

Oleh karena itu, Anda harus menguji sistem trading dengan trial and error, sehingga ketemu berapa perbandingan yang pas untuk sistem yang Anda gunakan.

Terima Kasih

basir   10 Jul 2013

Arti Stop Loss itu Membatasi Kerugian.

Contoh BUY EUR/USD 1,2820 Stop Loss 1,2730

width=534

width=526

Anda bisa BUY / SELL dulu lalu anda bisa pasang Stop loss.
Arahkan mouse ke harga yang sudah masuk
Klik Kanan, pilih modify or Delete Order
lalu isi

/


Thanks

kiki r   31 Oct 2019

@azri: Cara menggunakan stoploss order pada metatrader 4 (atau 5) adalah dengan mengisi kolom stoploss pada saat melakukan entry posisi. Langkah-langkahnya sebagai berikut:

1. Klik new order (bisa dengan klik kanan pada grafik lalu klik trading, lalu klik new order). Atau bisa dengan cara menekan F9 pada keyboard.

2. Setelah panel order telah muncul, masukkan nilai pada kolom stoploss yang telah disediakan.

3. Klik "sell" atau "buy"

Terima Kasih

basir   2 Sep 2014

Stop loss menurut arti katanya adalah menghentikan kerugian. Dalam forex trading, istilah stop loss adalah menutup posisi yang sedang rugi pada level tertentu dikarenakan kita memprediksi bahwa jika posisi tidak di tutup maka kerugian akan bertambah besar.

Thanks.

m singgih   4 Apr 2015

@ Bambang Priyono:
- Jika Anda membuka posisi buy, maka level take profit lebih tinggi dari level stop loss, sebaliknya jika membuka posisi sell, maka level stop loss lebih tinggi dari level take profit.
- Nilai selisihnya (dalam pip) tergantung dari pergerakan harga pasar itu sendiri. Biasanya level stop loss dan take profit ditentukan berdasarkan level-level support atau resistance. Bisa juga stop loss ditentukan berdasarkan level-level support yang terdekat (untuk posisi sell) atau resistance terdekat (untuk posisi buy), sedang level take profit ditentukan berdasarkan risk/reward ratio yang telah Anda rencanakan.
- Ada beberapa cara menentukan level stop loss.
Semoga bisa membantu.

basir   17 Oct 2014

Dalam kondisi yang sedang anda hadapi, saran kami anda bisa menentukan stop loss senilai margin yang di kunci oleh broker. Misal margin yang kunci sebesar 6, maka anda bisa menentukan stop loss sebesar itu. Saat harga melambung atau turun drastis, dan position anda tampak profit, anda bisa menggeser stop loss menjadi nol atau senilai dari order anda. Saat harga menyentuh stop loss maka nilai profit/loss anda adalah nol

Disisi lain anda bisa menjadikan stop loss menjadi sebuah keuntungan. Saat harga menyentuh stop loss anda mendapat keuntungan.

Contoh, anda BUY EUR/USD 1.3450 SL 1.3410 TP  1.3550

Harga naik menuju 1.3539, anda menggeser stop loss menjadi 1.3470, ternyata harga turun dan menyentuh stop loss maka anda akan tetap profit sebesar 20 pips.

Thanks

basir   27 Oct 2014

Tidak ada aturan tentang hal ini. Hanya saja sebaiknya nilai Stop Loss sesuai dengan margin yang dikunci oleh broker.

Thanks.

icha ang   6 Dec 2014

iya, ane juga sering baca rekomendasi untuk menempatkan sl juga perlu memperhatikan volatilitas jg.. knp ya?

m singgih   9 Feb 2015

@ Ella, @| icha ang :
Ya, benar. Volatilitas tinggi berarti range pada periode tersebut tinggi, jadi kalau stop loss Anda terlalu dekat kemungkinan besar akan kena. Sebaliknya kalau volatilitas sedang rendah berarti harga bergerak dalam range yang sempit, dan jika stop loss Anda terlalu jauh maka akan mubasir atau tidak efisien (terutama jika Anda trader harian).
Jadi untuk mengetahui berapa kira-kira stop loss yang pas sebaiknya memang mengetahui range trading pada saat itu, dan indikator untuk mengetahui range adalah ATR (Average True Range).

m singgih   14 Jul 2016

@ Tony:
Tergantung dari kekuatan pergerakan trend saat itu. Kalau Anda sudah profit dan trend sedang kuat maka level stop loss (SL) bisa digeser ke breakeven dan perbesar level target profit (TP). Tetapi kalau pergerakan trend tidak cukup kuat biarkan SL dan TP sampai salah satunya tereksekusi.

Jika Anda menggeser SL ke level breakeven berarti Anda menggunakan trailing stop secara manual. Anda juga bisa menggunakan fasilitas trailing stop pada software platform trading dimana SL akan tergeser secara otomatis ke level breakeven jika sudah profit.
Anda juga bisa memperbesar potensi keuntungan ketika pergerakan trend sedang kuat dengan membuka posisi lagi dan menggeser SL ke level breakeven. Dalam hal ini Anda menggunakan strategi pyramiding.

basir   13 Jan 2017

Untuk ferdian..

Saat anda set stoploss, perhatikan jarak atau aturan dari broker yang anda gunakan. Seperti contohnya di bawah ini.

Ini berarti jaraknya minimal 3 pips dari harga BUY atau SELL.
Saat BUY di 1.5003, maka Stop lossnya minimal di 1.5000. Ini untuk broker 4 digit. Kalau anda menggunakan broker 5 digit bearti 30 pips.

Terima kasih.

m singgih   3 Mar 2017

@ Vandesa Perdana Sisminto:

- .… jika saya pasang order buy di pair eurUSD di 1.4505.0 spread 2.0 pips maka order saya pasti yang kena harga di atasnya harga 1.4505.0 + 2.0,…

Jawaban:
Order buy pada harga 1.4505.0 (format untuk 5 digit)
Spread 2.0 pip
Kalau spread tidak melebar (pasar dalam kondisi normal) maka Anda akan mendapatkan order tersebut ketika pergerakan harga di broker Anda telah menunjukkan:
harga Bid: 1.45030 (5 digit) dan Ask: 1.45050.
Harga untuk order buy adalah pada harga Ask, jadi Anda akan mendapatkan harga 1.45050 seperti yang Anda order.

- …. jika saya pasang SL 50.0 pips maka yang kesentuh SL 50.0 pips itu harga bid apa harga ask??

Jawaban: Jika SL Anda tereksekusi, maka yang tersentuh adalah pada harga Bid. Karena order Anda buy (pada harga Ask) jadi akan ditutup pada harga sell-nya (Bid).

-…. Dan sebaliknya untuk SL.

Jawaban: Mungkin maksud Anda untuk TP. Untuk SL sudah Anda tanyakan.
Untuk TP sama saja, akan ditutup pada harga sell-nya (Bid).

m singgih   29 Sep 2017

@ Riki:

Bisa, dan seharusnya memang ditentukan secara bersamaan pada saat entry di new order.
Semua platform trading ada fasilitas penentuan stop loss dan take profit pada new order. Kalau Anda menggunakan Metatrader 4, di New Order akan muncul box sbb:



Anda bisa langsung menentukan harga stop (Stop Loss) dan harga target (Take Profit) secara bersamaan sebelum mengeksekusi odernya.

Kami sarankan agar selalu menentukan stop loss dan take profit setiap kali entry, dengan risk/reward ratio minimal 1:1. Stop loss ditentukan berdasarkan besarnya resiko yang Anda inginkan untuk setiap kali entry.

m singgih   11 May 2019

@ Puji Rahayu:

- Apa bisa kita menentukan take profit dan stop loss berdasarkan harga tertinggi dan terendah saat itu.

Bisa, dan sering dilakukan trader. Dalam hal ini Anda menggunakan acuan level support (harga terendah) untuk target profit posisi sell dan stop loss posisi buy, dan level resistance (harga tertinggi) untuk target profit posisi buy dan stop loss posisi sell.

- …… Apa kita harus mengetahui rata2 pergerakan pips pair mata uang untuk menentukan take profit dan stop loss

Itu kalau Anda ingin menentukan take profit dan stop loss berdasarkan level support atau resistance dinamis, yaitu berdasarkan kurva moving average (bisa SMA atau EMA). Tetapi Anda harus menentukan periode rata-ratanya, misal 50 hari untuk SMA 50 atau EMA 50 pada time frame daily, dsb. Dan itu tidak ada acuannya.
Setahu kami cara ini jarang digunakan, lebih banyak yang menggunakan acuan level support dan resistance garis horisontal.

m singgih   24 Jun 2019

@ Kadesie:

Sejak adanya bisnis trading, mungkin sekitar abad ke 18.
Perlu Anda ketahui bahwa stop loss dan target profit adalah strategi baku dalam trading, yang mendasari teori position sizing dan risk/reward ratio. Sedangkan position sizing dan risk/reward ratio sudah dikenal sejak lama.

m singgih   18 Sep 2019

@ Susila:

Besar kecilnya range stop loss (SL) ditentukan berdasarkan keadaan riil di pasar. Ketika pasar sedang trending dan volatilitas sedang tinggi maka stop loss relatif lebih besar (lebar) dibandingkan ketika pasar sedang sideways. Acuan untuk menentukan batas-batas level stop loss bisa dari level support atau resistance, level Fibonacci retracement atau expansion, kurva dari indikator Bollinger Bands atau level tertinggi atau terendah sebuah bar candlestick (price action).

Target profit (TP) juga ditentukan berdasarkan keadaan riil di pasar. Acuan batas-batas level TP juga bisa dari level support atau resistance, level Fibonacci retracement atau expansion, kurva dari indikator Bollinger Bands atau dari price action. Menentukan Target Profit Yang Sederhana Dan Efektif.
Selain itu Anda juga harus mempertimbangkan risk/reward ratio, yaitu SL dibanding dengan TP. Biasanya minimal perbandingannya 1:1, atau minimal SL=TP. Kalau bisa usahakan TP lebih besar dari SL.

m singgih   3 Dec 2019

@ Andriana:

Biasanya stop loss (SL) ditentukan berdasarkan level support atau resistance terdekat. Kalau level support atau resistance tidak tampak jelas, bisa mengacu pada price action, atau level-level Fibonacci retracement atau expansion.


Untuk target profit (TP), agar dalam jangka panjang bisa menghasilkan profit yang konsisten, sebaiknya ditentukan berdasarkan risk/reward ratio. Dalam hal ini risk/reward ratio minimal adalah 1:1.

Dodol   29 Jun 2020

gk nyambung. Ditanya apa, dijawab apa hahaha

Rony S   11 Nov 2020

Kalau scalping set SL nya gimana pak? Kadang kan membuka posisi banyak banget tuh, kemudian posisinya juga gampang ke close. Cara efektif biar bisa masang SL cepet untuk scalper gimana ya pak?

M Singgih   12 Nov 2020

@ Rony S:

Setahu saya untuk scalping tidak harus menentukan SL dan TP. Scalper biasanya langsung entry ketika ada sinyal dari price action atau dari indikator teknikal, dan cepat exit.
Dalam hal ini cepat di-cut loss jika ternyata salah posisi, atau kalau sudah profit sedikit langsung keluar (closed). Kemudian tunggu atau cari sinyal lagi, baik pada pair yang sekarang ditradingkan atau pair-pair lainnya.

Yoas   13 Apr 2021

Coment apa?😊

Terimakasih mohon ijin untuk mempelajari nya

William   6 Jul 2021

Bukannya kalo scalping itu buka posisi sampai 50 posisi ya pak? Soalnya saya pernah lihat temen saya begitu. Dan dia katanya juga tidak pakai robot. Saya juga bingung itu, gimana setting SL nya kalo posisi ordernya begitu banyak yang kebuka.

M Singgih   7 Jul 2021

@ William:

Mengenai membuka banyak posisi, itu tergantung dari strategi trader. Mungkin saja trader tsb membuka banyak posisi pada banyak pair. Jika trader tsb adalah scalper, ketika membuka banyak posisi sebaiknya memasang SL dan TP pada setiap posisi yang dibuka, karena akan sulit memantau kapan harus closing jika tanpa SL dan TP.

SL dan TP bisa langsung ditentukan pada setiap kali membuka posisi.

 

Nur Salim   12 May 2022

@Reza Fadillah:

Untuk kasus seperti ini ada banyak sekali solusinya pak dan bergantung pada jenis strategi apa yang digunakan. Contohnya jika bapak menggunakan asas Pivot Point sebagai acuan maka bapak bisa meletakkan Stop Loss pada level Resistance ataupun Support yang ada pada Pivot Point.

Dalam kasus penggunaan level Support dan Resistance dalam trading, maka bapak juga bisa menempatkan Stop Loss pada level SnR selanjutnya.

Jika dalam kasus penggunaan indikator trend seperti Moving Average ataupun Bollinger Bands sendiri penempatan Stop Loss ini akan menjadi cukup sulit. Terlebih lagi jika Breakout yang dihasilkan membentuk Candlestick Momentum kuat tanpa diiringi Tail ataupun Shadow. Jika menggunakan strategi jenis ini, ada baiknya bapak menunggu terbentuknya Candlestick berlawanan sebelum Entry baru kemudian menempatkan Stop Loss pada nilai High/Low Candlestick Breakout (perhatikan contoh gambar)

sl-counter

Dengan menunggu konfirmasi berupa Candlestick berlawanan tersebut, presentasi winrate yang dihasilkan posisi akan meningkat drastis. Selain itu akan lebih mudah dalam menempatkan Stop Lossnya. Namun, jika memang ingin membuka posisi sesaat setelah Breakout terjadi tanpa perlu konfirmasi, bapak bisa menetapkan jarak Stop Loss manual sesuai keingingan atau dengan menggunakan metode penentuan nilai Stop Loss dengan ATR.

Demikian sedikit dari saya, semoga bisa sedikit membantu.

Albert Welieta   26 Feb 2013

Saya punya masalah dgn Stop Loss dan Take Profit ini karena saya tidak mau rugi besar dgn trading saya di forex tsb...gimana caranya saya pakai stop loss dan take profit ini ya? Terima kasih.

susila   17 Sep 2019

saya pemula. Untuk membuat stop loss dan take profit yang saya inginkan nggak pernah bisa, mohon bantuannya, terima kasih.

Bambang Priyono   2 Sep 2014

Mau tanya pak, perhitungan stop loss & take profit yg benar itu bgmn? Untuk setiap order sell/buy itu saya masih bingung apakah sl atau tp yg lebih tinggi. Dan kira-kira berapa nilai yg sesuai yg bisa diajukan dr selisih harga order kalau ttp ingin mendapat profit yg diinginkan meskipun pake stop loss?

Puji Rahayu   10 May 2019

Apa bisa kita menentukan take profit dan stop loss berdasarkan harga tertinggi dan terendah saat itu. Apa kita harus mengetahui rata2 pergerakan pips pair mata uang untuk menentukan take profit dan stop loss

Kadesie   23 Jun 2019

Saya ingin tahu sejarah asal usul stop loss dan take profit. Kira kira sejak tahun berapa dtop loss dan take profit mulai diperkenalkan. Terima kasih

riki   27 Sep 2017
apakah stop loss dan take profit bisa di lakukan secara bersamaan pada new order?
azri   10 Jul 2013

Master,bagaimana cara menggunakan Stop Loss dlm trader

Eka doank   17 Oct 2014

mana cara yang paling tepat untuk menentukan stop loss di antara position sizing, pola market, dan volatilitas pasar?

Ella   27 Oct 2014

Kenapa Stop loss harus ditentukan lebih jauh ketika volatilitas tinggi dan lebih dekat saat volatilitas rendah?

Salim   22 Aug 2019

jam brp WIB pergantian candlestick dimulai pada TF H1, H4, dan D?

Lalu teknik pending order sprt buy stop sell stop, berapa pips kah yg ideal dipasang sbg TP dan SL untuk semua TF tersebut?

Terima kasih.

Ferdian   13 Jan 2017
Bagaimana ya caranya supaya berhasil set stop loss? Sy coba2 terus tapi gagal...
tony   12 Jul 2016
Setelah profit sebaiknya stoploss dibiarkan saja atau digeser ke breakeven?
Vandesa Perdana Sisminto   28 Feb 2017
Saya mau tanya jika saya pasang order buy di pair eurUSD di 1.4505.0 spread 2.0 pips maka order saya pasti yang kena harga di atasnya harga 1.4505.0 + 2.0, pertanyaan saya jika saya pasang SL 50.0 pips maka yang kesentuh SL 50.0 pips itu harga bid apa harga ask?? Dan sebaliknya untuk SL. mohon bantuannya
Reza Fadillah   12 May 2022

Selamat siang, kalau kita masuk melawan trend saat sedang breakout, dimana sebaiknya kita menempatkan Stop Loss mengingat harga saat itu sedang berada di titik tertinggi atau terendahnya?

Andriana   30 Nov 2019

Pak bgmn cara mmsang SLTP yg bnar? Bolehkah pasangnya cm asal selisih brpa pip dg entry?

Aswin   20 Jun 2016
Saya baru belajar di Akun Demo. Sudah beljar trading. Tapi bingung waktu mau mengeksekusi
nya waktu dapat profit. Apa bisa tolong diperlihatkan screenshotnya bagaimana bentuknya dan bagaimana cara bukanya.
Terima kasih banyak master..
Reply > Lihat[45]
Dana   2 Jan 2019

mohon maaf saya mau bertanya, saya baru bergabung dengan broker yang memiliki trading terms stop out level 30% dan margin call level 100%.. maksud dari 30% dan 100% itu apa? terima kasih.

Argo Gold Spotter   5 Aug 2019

Untuk Akhmad,

Bisa jadi ketika akun trading Anda sedang mengalami floating profit, lalu terdapat momentum fundamental atau rilis data penting dan membuat pair yang Anda tradingkan berbalik arah dengan cepatnya sehingga membuat kondisi akun trading Anda menjadi loss bahkan berujung stop out.

Umumnya, masih terdapat dana sisa yang bisa ditarik atau digunakan untuk bertrading lagi meskipun terkena stop out. Mengenai berapa besar nominal yang tersisa itu tergantung dari level stop out yang ditetapkan oleh broker. Namun, ketika saldo menjadi nol atau bahkan minus ketika terkena stop out, maka berarti terdapat lonjakan harga yang sangat cepat sehingga menjadikan stop loss atau sistem stop out pada broker tidak berfungsi.

Mengenai hal ini Anda tidak perlu khawatir. Anda tidak perlu memikirkan apakah Anda harus membayar, atau takut ditagih, atau mengganti saldo yang negatif tersebut. Karena umumnya kini sudah banyak broker yang memberikan fasilitas perlindungan saldo negatif (negative balance protection), sehingga para klien atau trader tidak perlu risau ketika hal ini terjadi.

Semoga bisa membantu.

m singgih   6 Aug 2019

@ Akhmad:

Nominal apa yang dinaikkan?
Stop Out (SO) maksudnya batas margin level yang ditentukan broker, yang mana kalau level SO (dalam persen) tercapai, maka proses trading akan dihentikan secara otomatis.

Misal broker Anda menentukan SO = 40% dan Margin Call (MC) = 100%, maka kalau (equity / margin total) x 100%
telah mencapai level MC, Anda akan mendapat warning, tapi proses trading masih berjalan. Kalau telah mencapai level SO, maka proses trading secara otomatis akan dihentikan.

Maksud adanya MC dan SO karena broker tidak mau rmeugi. Hal itu logis saja karena kalau posisi Anda terus minus dan jaminan (margin) Anda habis tetapi tidak dihentikan maka Anda akan berhutang pada broker, dan kalau tidak terbayar maka broker akan merugi.


- … Tapi setelah kena stop out margin -594. 00. Untuk minus margin bagaimana?

Margin tidak mungkin minus Pak.
Margin adalah jaminan untuk membuka sebuah posisi. Sisa margin akan dikembalikan ketika Anda terkena SO.

Contoh perhitungan margin:
Kalau Anda membuka akun regular (standard) dan trading EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD atau NZD/USD, maka nilai kontrak untuk 1 lot adalah USD 100,000.
Dalam hal ini, perhitungan untuk Margin adalah:

Margin = (USD 100,000)  x (jumlah lot atau volume) x (persentasi margin) x harga pasar saat itu

Misal: Anda trading dengan leverage 1:200, Anda buy 2 lot EUR/USD pada harga 1.1200, maka margin =  (USD 100,000)  x 2 x 0.5% x 1.1200 = USD 1,120.


- … Apakah harus menanggung margin yang minus itu dengan adanya tagihan

Tidak ada margin minus, dan tidak ada trader yang berhutang pada broker. Margin adalah jaminan pada saat membuka posisi.

m singgih   16 Jan 2019

@ Achmad Kusuma P.:

Dalam hal ini kemungkinan trading telah dihentikan. Kalau trading Anda dihentikan, berarti Anda terkena Stop Out (SO).
Istilah Margin Call (MC) dan Stop Out (SO) menunjukkan batas-batas besarnya equity yang ditentukan, ketika Anda sedang mengalami kerugian, atau floating loss.

Balance / saldo : jumlah dana dalam akun Anda.
Equity = Balance + Floating Profit / Loss
Floating profit : posisi terbuka yang sedang profit
Floating loss : posisi terbuka yang sedang loss

Ketika Anda kena Margin Call (MC), berarti Anda dianjurkan untuk menambah dana supaya equity Anda mencukupi untuk menahan kerugian yang sedang terjadi (floating loss).
Tetapi ketika Anda kena Stop Out (SO), trading Anda akan dihentikan secara otomatris oleh broker, karena equity Anda dianggap sudah tidak bisa menahan kerugian.

MC dan SO ditentukan dari Margin Level.
Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

Biasanya broker menetapkan Margin Level = 100% untuk mengenakan Margin Call (tiap broker bisa berbeda).
Misal Anda trading pada broker yang menerapkan aturan Margin Level 100% untuk Margin Call, dan Anda masih punya USD 5,000 dengan beberapa posisi trading yang masih terbuka dan totalnya rugi (diluar margin), dengan margin total USD 500.
Jika total kerugian Anda telah mencapai USD 4,500 maka Anda akan terkena Margin Call, karena Margin Level Anda = ((USD 5,000-USD 4,500) / USD 500 ) x 100% = 100%.

Contoh lain, jika broker Anda menetapkan Margin Cal Level = 100%, dan Stop Out level = 30%, maka:
- Jika Margin Level = 100%, maka Anda akan terkena MC. Dalam hal ini Anda akan terkena MC ketika Equity = Margin total.
- Jika Margin Level = 30%, maka Anda akan terkena SO, dan trading Anda akan dihentikan. Dalam hal ini Anda akan terkena SO ketika Equity = 30% dari Margin total.

Contoh:
Balance dalam akun Anda = USD 5,000, dengan beberapa posisi trading yang masih terbuka dan totalnya rugi (diluar margin), dengan margin total = USD 500.
Jika total kerugian Anda telah mencapai USD 4,500 maka Anda akan terkena Margin Call, karena Margin Level Anda = ((USD 5,000-USD 4,500) / USD 500 ) x 100% = 100%.
Jika Anda diamkan (tidak menambah dana), dan total kerugian Anda telah mencapai USD 4,850 maka Anda akan terkena Stop Out, karena Margin Level Anda = ((USD 5,000-USD 4,850) / USD 500 ) x 100% = 30%.

Margin berhubungan dengan Leverage.
Jika Anda memilih leverage 1:100 maka dana jaminan Anda adalah 1% dari nilai kontrak. Jika leverage 1:200 maka dana jaminannya adalah 0.5% dari nilai kontrak.
Jika Anda membuka akun standard dan trading EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD atau NZD/USD, maka nilai kontrak untuk 1 lot adalah USD 100,000.
Dalam hal ini, perhitungan untuk Margin adalah:

Margin = (USD 100.000)  x (jumlah lot atau volume) x (persentasi margin) x harga pasar saat itu

Misal: Anda membuka account standard dengan leverage 1:200, Anda buy 2 lot EUR/USD pada harga 1.0885, maka margin =  (USD 100.000)  x 2 x 0.5% x 1.0885 = USD 1,088.50.

Free Margin atau Margin bebas adalah selisih antara Equity dengan Margin total Anda untuk membuka posisi (kalau ada beberapa posisi yang masih terbuka). Kalau tidak ada posisi berarti seluruh dana dalam account Anda adalah Free.

Free Margin = Equity - Margin total

Misal total dana Anda USD 5,000, dan Anda punya beberapa posisi yang masih terbuka dengan total margin USD 1,750 dan posisi Anda yang profit USD 870, yang loss USD 240, maka:
Equity = USD 5,000 + USD 870 - USD 240 = USD 5,630.
Free Margin = USD 5,630 - USD 1,750 = USD 3,880.

Semoga bisa membantu.

basir   25 Oct 2019

Untuk Agus Gari,

Untuk aturan Stop Out, bisa berbeda antara satu broker dengan broker lainnya. Jadi apabila terdapat aturan margin call 50% dan stop out broker 20%, maka artinya Anda akan mendapat peringatan margin call untuk menutup posisi trading saat kerugian trading hanya menyisakan dana sebesar 50% dari used margin.

Apabila peringatan tersebut tidak diindahkan, maka saat kerugian terus berlanjut dan dana Anda terus menyusut hingga tersisa 20% dari used margin, posisi trading akan ditutup secara paksa (ter-stop out) oleh server broker forex.Ada baiknya perhatikan dulu aturan Stop Out si broker yang  anda gunakan.

Rumus used margin:
(harga saat ini x ukuran trading) / leverage

Rumus stop out 100%:
Stop out diberlakukan saat jumlah ekuitas mencapai besaran ini.
Ekuitas = Used margin x 100%

Rumus stop out 20%:
Stop out diberlakukan saat jumlah ekuitas mencapai besaran ini.
Ekuitas = Used margin x 20%

Thanks.

 
m singgih   4 Jan 2019

@ Dana:

Istilah Margin Call (MC) dan Stop Out (SO) menunjukkan batas-batas besarnya equity yang ditentukan, ketika Anda sedang mengalami kerugian, atau istilahnya floating loss.

Balance / saldo : jumlah dana dalam akun Anda.
Equity = Balance + Floating Profit / Loss
Floating profit : posisi terbuka yang sedang profit
Floating loss : posisi terbuka yang sedang loss

Ketika Anda kena Margin Call (MC), berarti lampu kuning. Dalam hal ini Anda dianjurkan untuk menambah dana supaya equity Anda mencukupi untuk menahan kerugian yang sedang terjadi (floating loss).
Tetapi ketika Anda kena Stop Out (SO), berarti sudah lampu merah. Dalam hal ini trading Anda akan dihentikan secara otomatris oleh broker, karena equity Anda dianggap sudah tidak bisa menahan kerugian.

MC dan SO ditentukan dari Margin Level.
Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

MC = 100%, artinya jika Margin Level = 100%, maka Anda akan terkena MC. Dalam hal ini Anda akan terkena MC ketika Equity = Margin total.
SO = 30%, artinya jika Margin Level = 30%, maka Anda akan terkena SO, dan trading Anda akan dihentikan. Dalam hal ini Anda akan terkena SO ketika Equity = 30% dari Margin total.

Contoh:
Balance dalam akun Anda = USD 5,000, dengan beberapa posisi trading yang masih terbuka dan totalnya rugi (diluar margin), dengan margin total = USD 500.
Jika total kerugian Anda telah mencapai USD 4,500 maka Anda akan terkena Margin Call, karena Margin Level Anda = ((USD 5,000-USD 4,500) / USD 500 ) x 100% = 100%.
Jika Anda diamkan (tidak menambah dana), dan total kerugian Anda telah mencapai USD 4,850 maka Anda akan terkena Stop Out, karena Margin Level Anda = ((USD 5,000-USD 4,850) / USD 500 ) x 100% = 30%.

Maksud adanya Margin Call dan Stop Out karena broker tidak mau merugi. Hal itu logis saja karena kalau posisi Anda terus minus dan jaminan (margin) Anda habis tetapi tidak dihentikan maka Anda akan berhutang pada broker, dan kalau tidak terbayar maka broker akan merugi.
Untuk keterangan lebih lanjut bisa baca: Margin Dalam Trading Forex

Semoga bisa membantu.

Ipang   20 Feb 2019

Barusan saya kena Margin Call dan modal saya tinggal 0.36 Dolar. Masih bisakah saya bertrading dengan modal tsb?

m singgih   21 Feb 2019

@ Ipang:

Anda kena Margin Call, artinya Anda diminta untuk menambah dana agar bisa meneruskan trading. Kalau ada posisi yang masih terbuka, akan jalan terus. Jika tidak menambah dana dan posisi yang terbuka tersebut terus minus, maka Anda akan terkena Stop Out, dan proses trading otomatis akan dihentikan oleh sistem.

Ketika terkena Margin Call, Anda tidak bisa lagi membuka posisi baru, karena Free Margin yang ada dianggap tidak mencukupi, apa lagi jika ada posisi terbuka yang merugi.
Jadi kesimpulannya Anda harus menambah dana supaya bisa terus trading. Dengan dana USD 0.36, dengan akun cent sekalipun Anda tidak cukup untuk membuka posisi. Ketahanan Anda sangat kecil.

M Singgih   11 Apr 2021

@ Agung Subakti:

Margin Call level = 50%, dan Stop Out level = 30%.

Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

Dalam hal ini jika Margin Level mencapai 50% maka Anda akan terkena Margin Call, artinya Anda akan diberitahu untuk menambah dana tetapi Anda masih bisa terus trading.
Jika Margin Level telah mencapai 30%, maka Anda akan terkena Stop Out, yang mana proses trading akan secara otomatis dihentikan.

Maksud adanya Margin Call level dan Stop Out level karena broker tidak mau merugi, karena kalau posisi Anda terus minus dan jaminan (margin) Anda habis tetapi tidak dihentikan maka Anda akan berhutang pada broker, dan kalau tidak terbayar maka broker akan merugi.

 

Agung Subakti   12 Apr 2021

Setiap broker apakah beda-beda pak maksimal Margin Call dan Stop Outnya?

Kalo menurut bapak, akun trading seperti yang saya lampirkan itu bagus apa engga? Makasih

M Singgih   13 Apr 2021

@ Agung Subakti:


- Setiap broker apakah beda-beda pak maksimal Margin Call dan Stop Outnya?

Bisa berbeda.

- … Kalo menurut bapak, akun trading seperti yang saya lampirkan itu bagus apa engga?

Mengenai Margin Call level dan Stop Out level itu relatif, tidak ada patokan bagus atau tidaknya, sepenuhnya tergantung dari ketentuan masing-masing broker. Hanya saja semakin besar persentase Margin Call dan Stop Out level, maka jika Anda terkena Margin Call atau Stop Out, dana yang tersisa di akun Anda juga akan semakin besar.

 

Agung Subakti   16 Apr 2021

Hemmm gt, jadi Margin Call dan Stop Out itu kayak pengaman gt ya pak..

Tanya lagi pak, kalau maksud yang "floating, from 0 pips" itu maksudnya gimana ya pak?

penjelasan MC dan Stop Out

M Singgih   17 Apr 2021

@ Agung Subakti:

Maksudnya adalah floating spread. Floating spread adalah spread yang bisa berubah-ubah mulai dari nol sampai pada nilai yang tidak bisa diperkirakan, tergantung dari volatilitas pergerakan harga. Semakin tinggi volatilitas pergerakan harga, maka spread akan semakin besar juga.

Broker yang menerapkan floating spread biasanya menggunakan harga bid dan ask yang lebih mendekati harga pasar. Selain itu ada broker yang menawarkan fixed spread atau spread yang nilainya tetap. Pada keadaan pasar yang relatif tenang (tidak bergejolak), biasanya spread pada broker yang menerapkan floating spread lebih kecil dari broker yang menerapkan fixed spread

Untuk penjelasan mengenai floating spread dan fixed spread, silahkan baca:

Puji Asmoro   17 Jun 2021

Pair apa yang biasanya cepat bikin trader kena MC Pak

M Singgih   18 Jun 2021

@ Puji Asmoro:

MC atau tidak, sama sekali tidak tergantung dari pair yang Anda tradingkan. Semua pair yang hrganya masih bergerak berpotensi menyebabkan MC.

Agar tidak cepat terkena MC, Anda harus mempunyai sistem trading yang profitable. Sistem trading yang profitable bukan berarti setiap trade mesti profit, tetapi hasil akumulasi dari sekian kali trade dalam periode waktu tertentu secara keseluruhan hasilnya masih profit.

Sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management. Metode entry dan exit menggunakan analisa teknikal, strategi entry bisa berdasarkan analisa teknikal atau analisa fundamental, sedang pengaturan money management terdiri dari risk management dan risk/reward ratio setiap kali entry.

M Singgih   20 Aug 2021

@ Bang Wira:

Cepat atau tidaknya terkena Margin Call (MC) tergantung dari besarnya equity atau modal, dan juga ketahanan modal (dalam pip), tidak ditentukan oleh besarnya lot.

Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

Jika broker menetapkan Margin Level = 100% untuk mengenakan MC (tiap broker bisa berbeda), dan equity telah mencapai = margin total, maka Anda akan terkena MC.
Jika broker menetapkan Margin Level = 80% untuk mengenakan MC (tiap broker bisa berbeda), dan equity telah mencapai = 80% dari margin total, maka Anda akan terkena MC.

Cepat atau tidaknya equity = margin total, tentunya tergantung dari equity yang tersisa yang dipengaruhi juga oleh besarnya pip yang telah berkurang ketika Anda mengalami loss.

 

Yondu   19 Nov 2021

Kalau terkena MC namun ada beberapa posisi yang belum diclose, apakah akan tertutup sendiri pak?

M Singgih   21 Nov 2021

@ Yondu:

Biasanya broker menetapkan level margin call (MC) dan juga level stop-out (SO) berdasarkan Margin Level. Margin Level (dalam persen) adalah perbandingan antara Equity dengan Margin total.
Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

Jika misalnya broker Anda menetapkan MC level 50% dan SO level 30%, maka jika Margin Level telah mencapai 50% Anda akan terkena MC, yaitu diberitahu untuk menambah dana, tetapi masih bisa terus trading dan posisi yang masih terbuka akan tetap jalan asal belum mencapai target (stop loss / SL ataupun target profit / TP).

Tetapi jika Margin Level telah mencapai 30% Anda akan terkena stop-out (SO), yang mana proses trading secara otomatis akan dihentikan. Dalam hal ini posisi yang masih terbuka tidak secara otomatis ditutup karena pergerakan harga atau proses trading telah dihentikan. Pererakan harga atau proses trading akan kembali normal jika Anda telah menambah dana.

 

M Singgih   9 Feb 2022

@ Hendy Prabawa:

Margin Call (MC) level = 30%, dan Stop Out (SO) level = 10%.

Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

Dalam hal ini jika Margin Level mencapai 30% maka Anda akan terkena Margin Call (MC), artinya Anda akan diberitahu untuk menambah dana tetapi Anda masih bisa terus trading. Jika Margin Level telah mencapai 10%, maka Anda akan terkena Stop Out (SO), yang mana proses trading akan secara otomatis dihentikan.

Modal = USD 1,000.
Trading 1 lot XAU/USD.
Leverage = ??  Diasumsikan Anda trading dengan leverage: 1:500 atau 0.2% dari nilai kontrak.

Jika Anda buy atau sell 1 lot XAU/USD pada harga 1830.00, maka:
Margin = (harga XAU/USD) x besarnya lot x % leverage x 100. (Keterangan: 100 adalah nilai kontrak untuk 1 lot XAU/USD, yaitu 100 troy ounce).
Jadi margin yang diperlukan = 1830.00 x 1 x 0.2% x 100 = USD 366.

Ketika posisi dibuka, maka Margin Level = (USD 1,000 / USD 366) x 100% = 273.22%.
Anda akan terkena MC jika Margin Level = 30%, atau (Equity / USD 366) x 100% = 30%, atau ketika Equity = USD 366 x 30% = USD 109.8.
Dalam hal ini Anda akan terkena MC ketika telah mengalami loss sebesar: USD 1,000 - USD 109.8 = USD 890.2, atau telah loss sebesar 890 pip, yang mana nilai per pip 1 lot XAU/USD adalah USD 1.

Anda akan terkena SO jika Margin Level = 10%, atau (Equity / USD 366) x 100% = 10%, atau ketika Equity = USD 366 x 10% = USD 36.6.
Dengan demikian Anda akan terkena SO ketika telah mengalami loss sebesar: USD 1,000 - USD 36.6 = USD 963.4, atau telah loss sebesar 963 pip.

 

M Singgih   16 Mar 2022

@ Herman Juliardi:

Untuk menghindari Margin Call (MC), Anda harus membatasi risiko setiap kali entry, yaitu dengan memasang stop loss (SL). Tanpa memasang SL, berarti Anda tidak membatasi risiko atau risiko tidak terbatas yang pada akhirnya akan menyebabkan MC jika ternyata posisi yang Anda buka salah.

Untuk penjelasan mengenai SL, silahkan baca: Stop Loss Dan Take Profit, 2 Aspek Penting Dalam Trading Forex

Selain itu, agar tidak selalu loss yang pada akhirnya juga akan menyebabkan terkena MC, Anda harus mempunyai sistem trading yang profitable. Sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management.

Kiki R   17 Mar 2022

@Dewi Emawati: Evaluasi.

Evaluasi secara menyeluruh apa yang menjadi penyebab MC terjadi.

dewi emawati   21 Mar 2022

saat terkena MC pasti sangat berpengaruh pada spikologi trader, bagaimana tips cara mengatasinya? Trims

Kiki R   21 Mar 2022

@Dewi Emawati: Kalau sudah MC, cara terbaik untuk menghadapinya adalah menerimanya, jangan diingkari apalgi balas dendam ke market.

MC yang terjadi selidiki dulu apa penyebabnya.

  • Apakah karena sistem tradingnya tidak profitable?
  • Apakah karena Anda yang tidak disiplin menjalankannya?
  • Atau mungkin Anda belum mempunyai sistem trading sama sekali?

Pertanyaan-pertanyaan diatas ditunjukkan untuk Dewi Emawati. Kalau Anda hanya berfokus pada "bagaimana agar tidak MC" maka Anda tidak akan menemukan jawabannya.

Dewi Emawati. Selama akar permasalahnnya belum diketahui, Anda akan susah melangkah dari masalah ini.

Lina   1 Apr 2022

Saya terkena stopout.tp saya liat posisi yg masih open masih bergerak. Apakah artinya masih bisa trading? Tp saya Uda coba tambah deposit, tp saya tdk bisa menutup posisi yg masih open itu.

M Singgih   3 Apr 2022

@ Lina:

Setahu saya kalau terkena stop out maka proses trading akan dihentikan, dan akun trading di non aktifkan. Kalau masih margin call bisa nambah dana, akun trading tetap aktif. Untuk mengaktifkan akun trading Anda, silahkan menghubungi broker.

 

M Singgih   6 Apr 2022

@ Golekprofit:

Margin call (MC) terjadi karena Marin Level telah mencapai level MC yang ditetapkan broker.
Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

Kalau broker Anda menetapkan MC jika Margin Level telah mencapai 50%, maka ketika Margin Level = 50%, Anda akan terkena MC.

MC bisa terjadi jika Equity terus berkurang karena posisi yang Anda buka terus mengalami kereugian, dan Anda tidak membatasi risiko (kerugian) tersebut. Jadi untuk menghindari MC maka batasi besarnya kerugian dengan memasang stop loss (SL) setiap kali membuka posisi.

 

Kiki R   30 Apr 2022

@Hady Bhart: Stop-out adalah persentase level margin yang apabila terkena maka semua posisi floating loss tertutup dan akun dinyatakan bankrut.

Dengan demikian, level stop-out menjadi titik akhir akun Anda. Jika Anda ingin menggunakan akunnya lagi, maka Anda harus deposit ulang.

Sedangkan margin level adalah persentase level margin yang apabila terkena maka pihak broker akan menghubungi (call) kliennya bahwa akunnya sudah mendekati level margin stop-out.

Dengan menghubungi Anda, pihak broker ingin agar Anda menambahkan deposit sehingga level margin naik dan akun Anda tidak sampai terkena stop-out.

Agung Subakti   8 Apr 2021

Kalau ada broker yang menuliskan spesifikasi akun seperti ini gimana ya pak ngartiinnya, saya masih kurang paham. Angka Margin Call 50% Dan Stop Out 30%. Mohon penjelasannya. Terima kasih

penjelasan margin call dan stop out

Bang Wira   5 Aug 2021

Halo semuanya, saya mau tanya...kan di broker lokal lot sizenya kan lebih besar ya...apakah demikian berarti Margin Callnya juga semakin cepat?

herman juliardi   14 Mar 2022

Bagaimana tips dan saran agar terhindar dari margil call untuk yang baru mulai trading?

Akhmad   1 Aug 2019

Siang pak,

Mau tanya.  Kenapa saya mendapat stop out pada saat nominal saya naikan? Sebelum2 nya saya profit terus. Tapi setelah kena stop out margin -594. 00.

Untuk minus margin bagaimana?  Apakah harus menanggung margin yang minus itu dengan adanya tagihan, ataukah dengan pot saldo.

Mohon penjelasannya.

Hendy Prabawa   4 Feb 2022

Broker saya memberi margin call 30% dan stop out 10%, apabila dana saya 1000dolar, dan saya trading XAU/USD sebesar 1lot, berapa floating loss saya sampai terkena margin call dan stop out pak?

Hady Bhart   29 Apr 2022

Mohon info masta, apa perbedaan stop out dengan margin call dalam trading? Trm ksh

golekprofit   1 Apr 2022

Apa yang menjadi penyebab margin call? dan bagaimana cara mengatasinya?

Achmad Kusuma P.   15 Jan 2019

Mau tanya pak, sistem margin call itu prosedurnya seperti apa ya? Saya baru2 ini trading, dan mengalami floating loss, lalu tiba-tiba dana yang floating loss itu hilang dengan sendirinya. Apakah saya kena Margin Call? Kenapa dana saya bisa hilang sendiri. 


Di akun trading saya ada tulisah Margin Bebas, Margin Level dan Margin, bedanya apa ya?

Agus gari   23 Oct 2019

Contoh,satu posisi pair gbp/usd saya beli di harga 

1.31200 dan satu posisi lg saya jual diharga
1.31000. Dan setelah kedua posisi ini terbuka
Kekuatan saldo tinggal 31$, margin 0.60 dan 
Margin level 100%.
 
Apakah akun ini bisa kena stop 
out? Mohon penjelasannya. Tks
 
dewi emawati   17 Mar 2022

Apa yang harus dilakukan ketika mengalami margin call?

Reply > Lihat[36]
Komentar

Kumpulan Komentar @inbizia #stop #loss

  Fuad   |   19 Dec 2012   |   Artikel
Menurut sy stop loss nya itu masih terlalu jauh lah kalau uptren akan sangat menguat seperti itu, mending balik ke penggunaan sr dg fibo atau pp aja supaya lebih yakin
  Eko Jarwadi   |   20 Mar 2015
trlalu jauh gimana bro?? klo khawatir lost banyak mending pake trailing stop aja. pas tuh buat pasar yg lagi trending kuat, jadi klopun ke close sm sl g bakal2 banyak lostnya. masih ada profit yg kesimpen gitulah
  Fran   |   3 Nov 2016   |   Artikel
arti dari aturan strategi no 6 itu pasang trap buy stop dan sell stop sekaligus ya? Stop loss kena semua total loss max 60pips
  Anna   |   7 Jul 2017
ya, bisa diasumsikan demikian. Tetapi pada dasarnya kembali lagi ke perbandingan pergerakan harga setelah inside bar itu bagaimana.
  Abraham   |   5 Nov 2017   |   Artikel
yang namanya strategi apapun itu suatu saat pasti ada false signal gan gak mungkin bisa dihindari, cara menghindari ya cuman pembatasan resiko dengan Stop loss yang dapat diterima.
  Cici   |   27 Jan 2021   |   Artikel

Margin call itu kayak warning ya, kalau sebentar lagi hampir stop out?

  Laila   |   27 Jan 2021

Ya... seperti itulah. Enaknya kalau sudah margin call kamu bisa antisipasi supaya tidak mencapai level stop out dengan manajemen risiko. Broker biasanya memintamu deposit uang untuk menutupi kekurangan uang

  Amir   |   27 Jan 2021   |   Artikel

Stop loss bisa diatur ga durasinya?

  Herman   |   27 Jan 2021

Bisa kok. Jadi semisal sudah berhari-hari gak kejual, maka order otomatis di-cancel.

  Dodi Kusuma   |   12 Apr 2022   |   Artikel

Apa beda stop loss dengan cut loss?

  Tony Mijen   |   12 Apr 2022

Cut loss adalah usaha untuk mencegah kerugian secara manual, sedangkan stop loss dilakukan melalui aplikasi trading

Trading Bitcoin Dengan EMA dalam 3 Langkah Singkat
Cahyaning     5 Sep 2021
Trading Bitcoin dengan EMA bisa dilakukan dalam tiga langkah mudah. Namun sebelum menerapkannya, ada baiknya Anda mempelajari seluk-beluk teknikal indikator ini.
#bitcoin  #ema  
5 Hal Yang Wajib Dipastikan Sebelum Trading
Tomy Zulfikar     25 Feb 2021
Melalui lima langkah berikut ini, Anda dapat mengidentifikasi apakah trading plan sudah tepat sebelum terlanjur mengeksekusi order.
Kalkulator Money Management
Sistem     15 Jun 2020
Kalkulator Money Management bisa mempermudah Anda menentukan rencana trading sesuai pengaturan risiko pribadi. Level Stop Loss, Take Profit, dan rekomendasi lot akan terhitung secara otomatis melalui tool ini.
Cara Trading Aman Dengan Leverage Forex Yang Tinggi
Wiji Purnama     17 Mar 2017
Leverage tinggi memang berisiko, tapi benarkah fitur ini tak bisa digunakan sama sekali? Nyatanya, ada beberapa cara trading aman untuk memanfaatkannya.
Kirim Komentar Baru
Info Karir
Kontak Kami
Tentang Kami
Peraturan
Terms Of Use
Privacy Policy
Arsip