Stop Loss Dan Take Profit, 2 Aspek Penting Dalam Trading Forex

Wiji Purnama 18 Nov 2016
Dibaca Normal 4 Menit
forex > belajar >   #stop-loss   #profit   #loss
Apa Itu stop loss dan take profit? Artikel ini akan menuntun Anda untuk mengenal kedua hal tersebut sebagai penyempurna belajar trading forex Anda.

Banyak istilah-istilah penting yang perlu Anda pelajari ketika masih dalam tahap belajar trading forex. Namun untuk mendapatkan pemahaman dengan lebih baik, Anda bisa belajar untuk mengenali istilah-istilah yang mudah dipahami dulu. Nah, sebagai pemula, stop loss dan take profit merupakan istilah yang wajib Anda pelajari dalam materi pengantar forex. Mengapa demikian? Untuk lebih jelasnya, langsung saja kita simak pada pembahasan lebih lanjut tentang stop loss dan take profit di sini.

belajar stop loss dan take profit dalam trading forex

 

Apa Itu Stop Loss?

Ada yang mengatakan stop loss adalah salah satu jenis order close (penutupan), ada pula yang lebih senang menganggap stop loss sebagai fitur spesial untuk membatasi kerugian. Keduanya tidak salah, karena stop loss memang merupakan order close trading yang secara otomatis menutup posisi Anda di level tertentu.

Contoh mudahnya begini, Anda membuka order buy EUR/USD di harga 1.1280. Posisi tersebut akan terus berjalan selama Anda belum menjalankan perintah close order secara manual. Dalam konteks cara trading pada umumnya, untuk mendapatkan profit tentu Anda harus menutup posisi tersebut ketika harga EUR/USD bergerak naik di atas 1.1280. Namun bagaimana bila harga bukannya naik, dan malah terus turun di bawah level open Anda?

Sebelum margin tergerus habis oleh kerugian karena penurunan harga, maka Anda perlu segera menutup posisi buy tersebut. Akan tetapi, jika mengandalkan cara close order secara manual, maka Anda harus senantiasa memantau chart harga secara terus-menerus. Nah, Anda bisa menggunakan stop loss order guna mengatasi masalah tersebut.

Stop loss order berfungsi untuk menutup secara otomatis posisi terbuka yang sedang loss. Menariknya, level penutupan itu bisa Anda tentukan sendiri. Katakanlah dalam posisi buy EUR/USD di atas Anda menentukan stop loss di 1.1260 (jarak 20 pips dari level open), maka ketika harga bergerak turun dan menyentuh level tersebut, posisi Anda akan ter-close secara otomatis. Dengan demikian, stop loss bisa disebut sebagai salah satu jenis close order yang bermanfaat untuk melindungi trading Anda. Bayangkan apabila Anda lalai memantau chart dan tidak menggunakan stop loss. Jika harga terus turun melewati level 1.1260, tentu kerugian Anda akan lebih besar dari sekedar 20 pips.

 

Mengenal Take Profit

Jika stop loss menjalankan fungsinya untuk menutup otomatis suatu posisi yang sedang merugi, maka take profit memiliki kegunaan sebaliknya. Dengan take profit, Anda bisa mengatur level tertentu agar posisi trading yang sedang untung ditutup pada level tersebut. Jadi misalkan pada order buy EUR/USD di 1.1280 tadi Anda menetapkan take profit di 1.3000 (jarak 20 pip lebih tinggi dari open), maka ketika harga melesat naik dan menyentuh level tersebut, order buy Anda akan tertutup secara otomatis.

Lalu bagaimana apabila harga ternyata masih terus naik sampai ke level 1.1320? Bukankah itu namanya membatasi profit? Faktanya memang seperti itu. Namun jika ditelaah lagi, fungsi utama take profit ini sebenarnya adalah untuk mengambil keuntungan yang sudah cukup sesuai target Anda, sekaligus melindungi profit dari risiko kerugian jika harga tiba-tiba berbalik turun.

Anda bisa saja mengabaikan fitur take profit dan membiarkan posisi terbuka terus karena sepertinya harga akan terus naik. Namun pergerakan harga tidak bisa diprediksi semudah itu. Bahkan dengan analisa yang sudah tersusun rapi pun, selalu ada peluang kesalahan prediksi. Jadi untuk mengantisipasi risiko tersebut, take profit memungkinkan Anda untuk mengamankan profit yang telah tercapai, agar tidak 'termakan' oleh risiko loss dari penurunan harga yang bisa saja terjadi.

 

Kesimpulan

Stop loss dan take profit pada dasarnya adalah pilihan close order otomatis untuk membantu Anda mencegah kerugian lebih banyak dan mengamankan profit dari risiko perubahan arah harga. Penggunaan kedua order tersebut opsional, namun eksistensinya begitu penting sehingga fitur stop loss dan take profit selalu ada di setiap platform trading broker forex terbaik. Selain itu, operasi trading otomatis, termasuk yang menggunakan robot trading forex terbaik pun banyak yang mengaplikasikan setting stop loss serta take profit.

Dalam menentukan level stop loss dan take profit, ada tips-tips khusus agar Anda dapat memanfaatkan kedua fitur tersebut sebagai cara mengatur manajemen risiko. Untuk mendapatkan info selengkapnya tentang hal tersebut, mari simak pelajaran selanjutnya di Manajemen Risiko Dan 4 Metodenya Untuk Belajar Trading Forex.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Jenny |  9 Mar 2012

halo master...master kadang sy open buy n sell di pair yg sama kok semuanya bisa mengalami loss y?pdhal perbedaan cm 5 pips?apa itu ada pengaruhnya? Dan sblumnya terimakasih master atas bimbinganya....

Lihat Reply [2]

ketika anda BUY dan SELL di mata uang yang sama, itu disebut hedging. ketika anda BUY dan SELL maka spread minus bukannya berkurang, malah justru bertambah. Anda BUY maka spread minus -3 masuk pasar . kemudian anda sell maka spread -3 masuk pasar. maka anda akan mendapatkan -6. Jika anda Sell dan -70, kemudian anda BUY masuk dengan spread -3, maka total minus menjadi -73. Sistem BUY SELL sebetulnya bahaya. jika tidak kita pelajari. namun bagi mereka penganut Hedging maka open posisi yang minus bisa menjadi profit. thanks

Basir   9 Mar 2012

@ jenny:

Dalam hal ini Anda hanya loss sebesar 5 pip, kemanapun harga bergerak. Kalau yang posisi buy loss, maka yang posisi sell akan profit, dan sebaliknya. Selisih profit dan loss akan selalu tetap, yaitu minus 5 pip.

- ….. apa itu ada pengaruhnya?
Maksudnya pengaruh dimananya?

M Singgih   20 Jun 2019
 Gunawan |  30 Mar 2012

Sore Master..mo nanya lagi nih kalau kt salah posisi langkah apa yang harus kt lakukan,kita lakukan cut loss apa kita pasang heaging..Terima kasih master..

Lihat Reply [18]

@ Sodiq:

Tidak ada Pak. Kalau ingin cut loss (secara manual), maka semakin kecil pip yang di-cut tentunya akan semakin menguntungkan, karena besarnya kerugian akan semakin sedikit.

Jika ingin menunda realisasi kerugian, Anda bisa menggunakan teknik hedging (locking). Silahkan baca: Apa Itu Hedging?

Cara yang dianjurkan adalah dengan menggunakan Stop Loss (SL) setiap kali Anda entry, sehingga tidak harus melakukan cut loss secara manual, yang biasanya dilakukan setelah floating loss-nya besar. Silahkan baca: Teknik Memasang Stop Loss Terbaik Dalam Trading Forex

M Singgih   21 Jan 2019

anda bisa cut loss atau posisikan dengan Stop loss, Heding bisa saja digunakan, tapi Hedging ini sangat beresiko, jika belum terampil. Anda BUY EUR/USD -30 , lalu anda SELL -3 ( dari spread ) maka total minus jadi -33.

Tapi bag mereka penganut Hedging justru kesalahan Open posisi adalah tidak menjadi kecemasan, Justru Dia melakukan open yang lainnya. Ilmu Hedging Ini tentu perlu dipelajari.

Hedging tidak selalu dalam pair yang sama, tapi bisa juga dalam pair yang berbeda, Ini bisa disebut Hedging Cross atau dengan  Hedging corelation. Misal anda SELL EUR/USD karena arah berbeda maka anda BUY GBP/USD. Ini Cross karena GBP dan EUR adalah mata uang serumpun. Hedging Corelation adalah mencari  corelasi dari mata uang yang ada.

Thanks


Basir   30 Mar 2012
Apakah ada kemungkinan mata uang serumpun seperti EURUSD & GBPUSD itu punya pergerakan yang berbeda, dan korelasinya jadi negatif?
Andra Ismail   30 Jan 2015

Untuk Andra Ismail :

Bisa saja terjadi, namun jarang terjadi.

Thanks.

Basir   31 Jan 2015

Untuk Gunawan,

Anda dapat memilih opsi cut loss ataupun melakukan hedging ketika Anda menyadari bahwa posisi yang diambil salah. Karena kedua opsi tersebut sama-sama berfungsi untuk mengontrol kerugian.

Jika Anda melakukan cut loss, maka kerugian akan langsung direalisasikan. Dengan begitu, Anda tidak mempunyai bebas posisi (margin) maupun beban psikologi lagi. Akan tetapi, lain halnya jika Anda memilih untuk menggunakan teknik hedging.

Teknik hedging berfungsi untuk mengunci atau menunda kerugian. Sehingga, Anda menunda untuk merealisasikan kerugian yang ada dengan mengunci posisi tersebut. Dengan begitu, jumlah kerugian tidak akan bertambah ataupun berkurang meskipun harga bergerak sejauh apapun.

Misalnya, Anda mengambil posisi Buy EUR/USD sebesar 1 lot pada harga 1.1250. Lalu ketika harga turun ke level 1.1240 (10 pips) maka Anda mengalami kerugian sebesar USD 100. Mengantisipasi akan adanya kerugian yang lebih besar, Anda berencana menggunakan teknik hedging dengan mengambil posisi Sell pada harga 1.1240 sebesar 1 lot. Dengan begitu, kerugian Anda akan tetap terjaga (tidak bertambah dan tidak pula berkurang) atau terkunci sebesar 10 pips atau sebesar USD 100 meskipun harga bergerak turun sejauh apapun.

Sedangkan untuk membuka posisi yang terkunci sebenarnya sama dengan membuka posisi yang baru. Yakni ketika Anda memperkirakan harga akan naik, posisi Buy lah yang tetap dipertahankan (posisi Sell harus ditutup). Sebaliknya, ketika Anda memperkirakan harga akan turun, maka posisi Sell lah yang harus dipertahankan (posisi Buy yang harus ditutup).

Meskipun terdengar sederhana, nyatanya membuka posisi yang terkunci menyimpan resiko yang jauh lebih besar. Ketika Anda salah dalam menganalisa pasar, dan salah membuka arah kuncian, maka yang ada adalah kerugian yang makin membesar. Oleh karena itu, teknik lock atau hedge ini sangat tidak disarankan untuk digunakan (kecuali jika Anda telah terbiasa). Jika belum terbiasa, alangkah baiknya menggunakan metode Stop Loss atau Cut Loss saja.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   8 Jul 2019

@ ricky m singgih:
Hingga jam 00:45 hari ini (4-2-2016) masih bergerak bullish (lihat keterangan chart daily dibawah), jadi biarkan dulu hingga ada sinyal dari price action dan perubahan dari indikator MACD dan ADX, Anda bisa tutup yang posisi buy (ambil profitnya yang dari posisi buy).
Kemudian tunggu sampai seberapa jauh harga akan turun.
- Jika mendekati 1111.00 tampak akan naik, Anda bisa open buy lagi, tetapi sekarang locking areanya menjadi lebih sempit (locking pip-nya lebih kecil).
- Jika terus turun dibawah 1111.00, Anda bisa tutup yang posisi sell (ambil profitnya yang dari posisi sell).



Pergerakan harga sekarang sedang bullish:
1. Harga telah menembus kurva resistance simple moving average (sma) 200 day dan bergerak diatasnya.
2. Harga bergerak pada kurva upper band indikator Bollinger Bands, dan titik indikator Parabolic SAR (parabolic Stop And Reverse) berada di bawah bar candlestick.
3. Kurva indikator MACD bergerak diatas kurva sinyal (warna merah) dan garis histogram OSMA juga bergerak diatas level 0.00.
4. Garis histogram indikator ADX berwarna hijau dan diatas level 25, menunjukkan sentimen bullish yang cukup kuat.
Semoga bisa membantu.

M Singgih   4 Feb 2016

@ Edward:

Karena keterangan Anda kurang jelas, saya asumsikan sebelum masuk ke posisi yang sebaliknya, Anda lakukan cut loss terlebih dahulu pada posisi sebelumnya yang merugi. Kalau memang demikian strategi yang Anda gunakan biasa disebut dengan switching, atau cut switch.

Kalau posisi yang sebelumnya tidak di cut loss, berarti Anda menggunakan strategi hedging, dimana Anda punya 2 posisi yang berlawanan pada pair yang sama.
Dalam hal strategi hedging, bagi yang belum berpengalaman atau sering melakukan, kami tidak menganjurkan karena kebanyakan berakhir dengan kerugian.

Untuk strategi switching bisa diterapkan dan kemungkinan besar bisa profit jika pergerakan harga sedang trending, dan ketika terjadi pergantian arah trend. Jadi Anda harus memastikan pasar sedang dalam keadaan trending, bisa dari price action dan indikator (MACD, ADX dsb). Dan ketika terjadi pergantian arah trend, Anda juga harus memastikan dengan sinyal dari price action, misal ketika terjadi engulfing candle, pin bar berekor panjang, doji dsb.

Ketika harga bergerak sideways tidak perlu dilakukan switching. Anda bisa masuk sell ketika indikator oscillator (RSI, stochastic, CCI) berada pada area overbought, dan masuk buy ketika indikator oscillator berada pada area oversold.

M Singgih   11 Sep 2017

Jika hal ini terjadi, ada bisa melakukan penyelamatan open position dengan hedging atau melakukan m singgihgale, namuan kedua sistem tersebut perlu keterampilan khusus. Jika anda ragu, maka ada bisa melakukan cut loss jika melebihi Margin ( antara 30-50 pips dari nilai minus )

Thanks.

Basir   13 Oct 2014

Tanya idealnya stop loss itu berapa Pip pak?

Wisman   19 Aug 2021

@ Wisman:

Biasanya besarnya exit target yaitu stop loss (SL) dan juga target profit (TP) ditentukan berdasarkan jarak harga open ke level support atau resistance terdekat, jadi tidak bisa dikira-kira atau di-fix sekian pip.

Khusus untuk SL, bisanya ditentukan dari besarnya risiko yang disepakati, misalnya sekian persen dari equity atau modal, kemudian besarnya lot yang ditradingkan ditentukan berdasarkan besarnya pip, dengan menggunakan perhitungan position sizing. Untuk penjelasan lebih lanjut, silahkan baca: 5 Dasar Money Management Forex Yang Perlu Anda Tahu

 

M Singgih   20 Aug 2021

@Mayangsari: Pada dasarnya, tidak ada aturan baku mengenai titik cut loss seperti apa.

Namun, saya akan berikan logika panduan agar bisa menggunakan cut loss dengan baik.

Tujuan cut loss adalah mengurangi kerugian dengan cara menutup posisi tanpa harus membiarkan harga mengenai stoploss (SL) karena peluang harga sangat besar akan mencapai SL.

Baca Juga: Teknik Memasang Stop Loss Terbaik Dalam Trading Forex

Jadi, tujuan dari cut loss jelas dan sederhana: mengurangi kerugian.

Bagaimana cara kerjanya di market? Saya berikan contoh ilustrasi.

Misalnya Anda entry sell pair XXX/XXX pada harga 1.2050 dengan SL di 1.2100 (50 pips) dan TP di 1.2000 (50 pips).

Harga sempat turun ke 1.2040 (floating +10 pips) namun harga naik ke 1.2080.

Pada titik harga 1.2080 ini, Anda melihat harga mempunyai peluang besar akan mengenai SL karena harga naik sangat kuat. Disinilah Anda melakukan cut loss di harga 1.2080 (-30 pips).

Jadi, kerugian Anda -30 pips bukan -50 pips (kena SL).

Bagaimana Anda bisa tahu di titik mana harga punya peluang besar akan kena SL? Lakukan pengujian (backtest/forward test) atau buka jurnal trading Anda.

Untuk menentukan titiknya, Anda perlu data berdasarkan puluhan transaksi, bukan hanya 1-2 transaksi. Dalam trading, kita selalu berpedoman pada statistik.

Kiki R   5 Apr 2022

baiknya berapa pips selisih antara cut loss dengan SL menurut master? Tq b4

Handy Kilua   6 Apr 2022

@Handy Kilua: Bukan pips, karena SL tiap transaksi bisa beda-beda.

SL intraday trader mungkin cuma sekitar 10-25 pips, sedangkan SL swing trader bisa 30-70 pips. Jadi kurang pas kalau patokannya pips.

Lebih pas patokannya ke berapa persen jarak dari SL ke harga entry.

Cut loss dipertimbangkan kalau harga sudah floating lebih dari 70% jarak SL.

Misalnya, Anda memasang posisi dengan SL 20 pips, maka pertimbangan cut loss ketika sudah floating -14 pips (70% dari 20 pips) atau tinggal 6 pips lagi kena SL.

Kalau SL-nya 30 pips, pertimbangan cut loss ketika sudah floating 21 pips (70% dari 30 pips) atau tinggal 9 pips lagi kena SL.

Kiki R   6 Apr 2022
selamat pagi pak. saya sering menggunakan 2 posisi kalu posisi ke 1 rugi. saya ambil posisi sebaliknya. alhamdulillah masih bisa untung. mohon koreksi cara saya. Terima kasih
Edward   9 Sep 2017
Saya lagi ke kunci di posisi sell 1111.00 dan buy di 1130.. sampai tgl 3 - 2 - 2016, moho n bantuan utk melepasnya di posisi brp ? Terima kasih pakm;
Ricky Martin   3 Feb 2016

saat terjadi tren yang lg berlawanan sm posisi trading, kpn saat yg tepat utk cut loss?

Trio Indarto   13 Oct 2014

Adakah trik khusus dalam melakukan cut loss supaya oting saya pada akun ga makin parah?

Sodiq   18 Jan 2019

Cara menentukan titik cut loss yang benar bagaimana ya pak? tq

Mayangsari   4 Apr 2022
 Roy |  3 Jul 2012

Salam Master, Mau bertanya kembali, semoga master tidak bosan dengan sy yg sering bertanya. Setiap membaca news dr broker sy, GFT. Sering disebut istilah stop loss hunters kira2 apa arti dr istilah tsb, lalu apakah ada istilah hunters-hunters lainnya? Thanks.

Lihat Reply [28]

 Stop Loss Hunter artinya.  Pemburu Stop Loss.  Stop Loss Bisa berubah dan  bergeser. Ini kerjaan broker yang Curang. ada juga istilah doji hunter.  demikian yang kami tahu

thanks

Basir   3 Jul 2012
Doji hunter apanya yang dirubah?
Hakiki   6 Feb 2015

Doji adalah pola reversal atau pola balik arah yang paling sering muncul dalam chart, yaitu tipe candlestick dimana harga pembukaan sama atau hampir sama dengan harga penutupan. Doji biasanya menunjukkan adanya pergantian trend, baik bulish atau bearish.

Untuk memudahkan kita mengetahui munculnya doji maka kita bisa menggunakan doji hunter,  yaitu alat / indikator yang akan mendeteksi otomatis jika candle membentuk pola doji. anda bisa download di Doji Hunter.

Thanks



Basir   9 Feb 2015

O jadi doji hunter ini dari tradernya yg jadi doji hunter, bukan brokernya?
Kalau broker cuman stop loss hunter sja ya? Dri jawaban yg paling pertama agak aneh rasanya cz kalo broker sebagai doji hunter apa berarti candle2 doji juga ikutan dimanipulasi sama broker.

Hakiki   9 Sep 2015

Untuk Hakiki..

Jika memang dana yang ditradingkan cukup besar, memang ada baiknya memilik broker yang terpercaya dan memiliki track record yang cukup baik, memilih broker yang tidak pernah membuat hal-hal aneh bagi para nasabahnya, sekalipun ada hal aneh ini bukan karena manipulasi tapi karena memang aktivitas pasar yang cukup fluktuatif.

Thanks.

Basir   10 Sep 2015
Master apa bisa contohkn broker2 aman yg bs dipercaya dgn dana besar itu?
Wawan Ardi   1 Oct 2015

Untuk Wawan Ardi.

Ada banyak broker dengan regulasi yang terpercaya diantaranya broker dengan regulasi

  • NFA-National Futures Association
  • FCA - Financial Conduct Authority
  • CFTC-Komite perdagangan berjangka komoditi
  • Australian Securities and Investments Commission (ASIC)

Beberapa contoh dari broker yang bisa dipertimbangkan adalah Pepperstone dan ThinkForex yang sudah diregulasi ASIC, serta ETX Capital yang telah mengantongi regulasi FCA Inggris.
Thanks.

Basir   1 Oct 2015

@ Hakiki:

- Doji hunter apanya yang dirubah?


Doji hunter adalah nama custom indicator (indikator yang dibuat) pada Metatrader 4. Gunanya untuk mendeteksi formasi doji dan double doji yang muncul, sehingga trader akan lebih mudah mengantisipasi kondisi reversal sebelum entry.
Indikator doji hunter tsb bisa diunduh disini.

- …. kalo broker sebagai doji hunter apa berarti candle2 doji juga ikutan dimanipulasi sama broker.

Setahu kami broker tidak akan memanipulasi pergerakan harga. Cara tsb terlalu kasar untuk mencurangi trader. Yang dilakukan biasanya stop loss hunter.


@ Wawan Ardi:


Tidak peduli berapapun besarnya dana untuk trading, demi keamanan, kami sarankan untuk memilih broker yang sudah diregulasi oleh badan regulator yang kredibel secara internasional, yaitu: : CFTC, NFA, FCA, FSA, FINMA, MiFID, ASIC dan FMA.

Badan regulator yang kredibel adalah yang telah teruji dan diakui dunia, dan memberikan sanksi dengan tegas kepada broker jika ternyata melanggar ketentuan yang telah disepakati. Badan regulator tersebut juga bertanggung jawab terhadap keamanan dana klien.
Jadi silahkan periksa regulasi dari broker yang akan Anda pilih untuk trading.

M Singgih   5 May 2019

@ Joni Darwin:
Kejadian SNBomb atau Black Thursday 15 Januari 2015 tidak bisa dicegah dan tidak bisa diantisipasi karena kejadiannya sangat mendadak. Dalam keadaan seperti itu volatilitas sangat tinggi dan terjadi slippage yang sangat besar sehingga stop loss dan juga margin call dari broker tidak berfungsi. Namun demikian sebagian besar trader yang minus banyak hingga saldonya negatif tidak harus membayar kekurangannya karena kebanyakan broker tidak menuntut.

Kejadian tersebut disebabkan oleh dicabutnya pegging EUR/CHF=1.2000 yang telah berlaku sejak tahun 2011 secara mendadak, jadi tidak bisa diantisipasi sebelumnya. Kalau untuk GBP kejadian penting dalam waktu dekat ini adalah referendum Brexit bulan Juni nanti, namun diperkirakan tidak akan sedahsyat SNBomb karena jauh-jauh hari sudah bisa diantisipasi. Ingat ketika referendum Yunani mata uang EUR juga tidak begitu bergejolak.

Untuk mencegah hal tersebut, dari sisi trader sebaiknya tidak trading pada mata uang yang dipatok (di-peg) terhadap mata uang tertentu. Saat ini mata uang utama tidak ada yang dipatok, setahu saya hanya USD/HKD (dollar Hongkong) dimana sudah 30 tahun ini USD/HKD dipatok pada kisaran 7.75 hingga 7.85. Broker Alp*ri yang pernah kebobolan SNBomb tidak lagi menawarkan pasangan ini untuk ditradingkan.

Selain itu sebaiknya juga trading pada broker yang teregulasi dengan benar oleh regulator yang kredibel dan mempunyai proteksi balance negatif, atau mencantumkan klausa negative balance protection.

M Singgih   3 May 2016

@ Dani:
Kalau posisi sell maka stop loss akan ditutup pada harga buy, sebaliknya untuk posisi buy, stop loss akan ditutup pada harga sell.

Harga ketika Anda buy di pasar adalah yang tercatat pada kolom “Ask” di Market Watch pada Metatrader, sedang harga ketika Anda sell di pasar adalah yang tercatat pada kolom “Bid”.
Harga Bid selalu lebih rendah dari harga Ask, selisihnya sebesar spread.
spread

Yang Anda lihat adalah harga yang ditampilkan di chart, dan harga yang ditampilkan di chart adalah harga bid ( harga jika Anda sell).

Jadi jika Anda lihat stop loss Anda ditutup pada harga Bid-nya, sebenarnya sudah ditutup pada harga Ask (harga jika Anda buy). Dalam hal ini posisi Anda sudah ditutup pada 1.2035 (harga Ask), jadi sudah benar. Anda bisa periksa di statement atau Account History. Dan dalam hal ini spread di broker Anda adalah sebesar 1 pip.

Untuk memastikan, Anda bisa coba untuk posisi buy, nanti stop loss-nya tentu akan ditutup pada harga Bid atau harga jika Anda sell.

M Singgih   24 Jan 2017

Terlalu ilmiah jawabannya

Antonio   13 Aug 2017

@ Nidia:

Kenapa stop loss saya tidak berfungsi


Stop loss pasti berfungsi ketika pergerakan harga sedang normal (tidak meloncat-loncat), dan jarak minimum antara stop loss dan harga yang Anda order sesuai dengan ketentuan broker, biasanya antara 5 hingga 20 pip. Dalam hal ini jarak stop loss Anda lebih dari 20 pip, jadi acceptable.

…. sl 1.29800. harga tiba2 turun ke 1.29070. Dan saya langsung dapat minus 700 dollar, kenapa bisa begitu?

Itu artinya Anda terkena slippage atau loncatan harga akibat volatilitas yang sangat tinggi. Dalam hal ini harga 1.2980 (stop) tidak pernah ada dan harga langsung loncat ke 1.2907.
Kemungkinan Anda entry pada saat rilis statement BoC usai BoC meeting tanggal 30 Mei jam 21:00 WIB. Berikut ini chart USD/CAD 1 menit (M1):





Tampaknya harga memang langsung loncat di bawah level 1.3000. Saat itu BoC memang hawkish. Batas loncatan harga tiap broker bisa berbeda. Mungkin di broker Anda langsung loncat ke 1.2907, sehingga stop Anda dieksekusi pada level tersebut.

Kami selalu menyarankan agar tidak entry menjelang atau pada saat rilis data berdampak tinggi untuk menghindari slippage. Di semua broker tentu akan terjadi slippage ketika volatilitas pasar sangat tinggi. Jadi sebaiknya hindari entry pada saat-saat rilis data atau peristiwa penting (pidato pejabat bank sentral, konperensi pers dsb). Tunggu beberapa saat setelah pasar kembali tenang.

M Singgih   4 Jun 2018

Kalau kasusnya bgini bgmn master?

Sy sudah pasang SL di level A, trnyata hrga malah balik arah jd melawan posisi entry. Bisakah sy tbtba mengganti SL dr posisi sy tsb master? Atau lgsg close aja master mskpun lg floating? Trims jawabannya

Susanto   21 Oct 2020

@ Susanto:

Mengenai level Stop Loss (SL) yang telah ditentukan sebelumnya, selama belum tereksekusi maka Anda bisa bebas untuk mengubah (mengganti). Nah, kalau Anda langsung close, untuk apa menggunakan SL?

M Singgih   22 Oct 2020

@ Ariyanto:

Sell XAU/USD pada harga 1769.70, SL pada harga 1788.00. Tetapi ketika harga mencapai 1779.55 order Anda ter-close dengan sendirinya. Begitukah maksud pertanyaan Anda?

Jika seperti itu, mungkin bisa dilihat Margin Level saat order ter-close. Mungkin Anda terkena margin call (MC) atau mungkin terkena stop out (SO), sesuai dengan ketentuan margin level untuk MC atau SO di broker Anda.

Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

 

M Singgih   5 Jul 2021

@ Inuyasa:

Pihak broker bisa mengetahui posisi trading kita baik yang masih open maupun yang sudah di-closed, tetapi tidak bisa mentradingkan akun kita termasuk merubah stop loss selama pihak broker tidak mengetahui password kita. Yang tahu password akun trading hanya trader itu sendiri.

 

M Singgih   16 Sep 2021

Berarti kalau untuk kasus saya ini gimana pak? Saya merasa tidak mengubah SL sama sekali. Namun ketika saya login lagi, posisi SL nya sudah berubah...sehingga saya mengalami Loss lebih banyak.

Inuyasa   16 Sep 2021

@ Inuyasa:

Jika SL Anda belum tereksekusi tetapi levelnya berubah dan merugikan, silahkan Anda menghubungi pihak broker. Tetapi jika SL telah tereksekusi dan ternyata meleset sehingga loss Anda lebih besar, maka ada kemungkinan terkena slippage atau loncatan harga, yang mana level SL yang sebelumnya terpasang dianggap tidak ada.

Misal Anda pasang SL untuk EUR/USD pada harga 1.1770, tetapi harga tiba-tiba meloncat (slip) dari 1.1780 ke 1.730, maka SL yang tersentuh adalah level 1.1730. Harga 1.1770 dianggap tidak pernah ada.

 

M Singgih   18 Sep 2021

Makanya, tidak semua orang cocok trading.

Stevanz   30 Sep 2021

Wah bener tuh, kayak broker sebelah...saya lihat SL saya berubah. Apakah ini yang dinamanakan broker stop loss hunter?

Tierza   5 Oct 2021

@ Tierza:

Kalau terjadi slippage bukan stop loss hunter, tetapi memang kondisi pasar sedang ada slippage. Broker stop loss hunter adalah kalau setiap stop loss yang kita pasang selalu kena, biasanya level stop loss tidak berubah tetapi selalu tersentuh.

 

M Singgih   7 Oct 2021

Apakah ada yang tau kenapa saya mau pasang SL ko ada keterangan "Dilarang" ya, jadi ga bisa pencet kolom SL.

Apa ada yang pernah seperti itu?

Yodha Adhityanto   11 Dec 2021

@ Yodha Adhityanto:

Setahu saya ada jarak minimal antara SL yang diinginkan dan harga pasar saat ini atau running price (dalam pip). Kalau untuk pending order ada jarak minimal antara harga yang diorder dan SL. Ketentuan ini diatur oleh broker dan antar broker bisa berbeda. Silahkan cek ketentuannya.

 

M Singgih   14 Dec 2021

Gold Sell OP 1769,70 SL 1788,00 TP 1760,00

Loss terjadi 1769,70 - 1779,55

Waktu Buka 2021.07.01 23:21

waktu tutup 2021.07.02 09:29

kenapa bisa terjadi stoploss & tidak ada jejak Shadow Line jika terjadi lonjakan ?

mohon penjelasan master

Ariyanto   2 Jul 2021
Kenapa stop loss saya tidak berfungsi.
Saya open buy usd/cad di 1.30035. tp 1.30400 sl 1.29800. harga tiba2 turun ke 1.29070. Dan saya langsung dapat minus 700 dollar, kenapa bisa begitu? Bukannya order saya harus tertutup di 1.29800 sesuai stop loss, tapi kenapa malah tertutup di 1.29070, dan saya harus merugi besar. Mohon penjelasannya suhu
Nidia   31 May 2018

Halo pak, apakah broker forex bisa mengintip posisi trading dan menggeser stop loss kliennya? 

Inuyasa   15 Sep 2021
Salam seputar forex ! saya  masih bingung tentang stop loss. sebagai contoh saya main pasang sell di angka 1.2005 dan pasang sl 1.2035. kok kenapa order saya di tutup di posisi 1.2034. apaka memang begitu peraturan broker sebab saya sudah menggunakan 2 broker hasilnya sama, saya mengunakan saya lihat di mt4 harga mentok di 1.2034 akibat nya saya lebih suka pakai cut loss. dan apakah di semua broker menerapkan hal yang sama? terima kasih
Dani   23 Jan 2017

Saya mau diskusi sama pak singgih, masih ingatkah dengan tragedi SNB pada bulan januari lalu, memang saya sih tidak trading di pair CHF , saya trade di pair GBP, cumannya saya agak sedikit takut gimana kalo hal semacam itu terjadi di pair GBP?

Dimana semua money management, risk management, dan semua SL tidak berfungsi, dan akhirnya MC yang menjadi pilihan terakhir, kalo menurut pak martin gimana kita sebagai trader untuk menyikapinya? Apakah hal tersebut emang tidak bisa dibendung atau disiasati?

Memang kalau posisi yang sedang open searah dengan efek tersebut kita bisa profit gede, gimana kalo posisi yang sedang open berlawanan dan semua SL yang kita pasang gak berfungsi nah kan ludes semua modalnya.. Soalnya hal tersebut bisa saja terjadi kapanpun dan kita tidak tau kapan hal ini bakalan terjadi lagi dan pair mana yang bakalan kena lagi.., thanks...

JONI DARWIN   29 Apr 2016
 Karina Mayasari |  16 Sep 2014

Apakah penggunaan trailing stop lebih profitable daripada stop loss?
Yang mana yang lebih aman untuk digunakan?

Lihat Reply [20]

Trailing stop untuk megunci keuntungan. Sementara Stop Loss untuk membatasi kerugian.

Misal,
Saat melakukan BUY EUR/USD di 1.2900, SL 1.2850 dan TP 1.300

Ternyata harga turun jauh sampai 1.2800, kalau tidak pasang SL anda bisa -100 pips, namun karena pasang SL anda -50pips.

Ternyata harga naik ke 1.2950, anda +50, anda takut harga kembali jatuh maka anda mainkan TS, dan TS anda ada di 1.2930, lalu harga jatuh. Maka anda tetap untung +30.

TS sebetulnya SL profit, saat anda melakukan BUY EUR/USD di 1.2900, SL 1.2850 dan TP 1.3000, Saat harga menuju 1.2950, anda bisa saja merubah SL. Yang asalnya SL 1.2850, maka SL rubah menjadi 1.2930.

Thanks.

Basir   16 Sep 2014

@Karina Mayasari: Pengunaan Stop loss dan trailing stop mempunyai fungsi yang berbeda. Trailing stop digunakan saat posisi entry kita sedang floating profit dan kita ingin mengamankan profit yang telah ada dengan menggunakan batasan pips. Kita cukup memasukkan nilai pips pada trailing stop, dan apabila harga turun (berlawanan posisi kita) senilai pips tersebut, posisi kita langsung tertutup secara otomatis. Cara ini sangat efektif untuk mengamankan posisi yang sudah profit.

Di sisi lain, stoploss digunakan untuk membatasi kerugian dengan memasukkan nilai/harga pada kolom stop. Pada saat trading, stoploss adalah nilai maksimum toleransi kita dalam kerugian. Fungsi stoploss akan hampir mirip seperti trailing stop apabila posisi telah floating profit. Kita tinggal memasukkan nilai di mana posisi akan tertutup apabila harga berbalik arah (stop profit).

Terima Kasih.

Kiki R   1 Oct 2019

@ Syahrul Ramadhan:

Buy pada 1.5000, SL awal pada 1.4500, trailing stop (TS) = 10 pip.
Dengan demikian ketika harga naik menjadi 1.5010, maka TS telah aktif dan SL menjadi berada pada level 1.5000 (berjarak 10 pip). SL awal yang ada di level 1.4500 sudah tidak berlaku.

Ketika harga naik lagi menjadi 1.5020, maka TS menjadi berada pada level 1.5010. Dan ketika harga naik menjadi 1.5050, maka SL menjadi berada pada level 1.5040.

Jadi SL awal menjadi tidak berlaku ketika trailing stop (TS) sudah mulai aktif. TS mulai aktif ketika Anda sudah memperoleh profit sebesar pip TS yang ditentukan. Dalam hal ini SL awal sudah tidak berlaku ketika harga mencapai 1.5010.

SL awal adalah sebagai proteksi jika Anda salah posisi, sehingga trailing stop (TS) tidak pernah teraktivasi.
Baca juga: Menggunakan Fasilitas Trailing Stop

M Singgih   27 May 2020

Terimakasih atas jawabannya. Berhubung saya kemaren tanya di Grup Telegram SF ada yang bilang kalau Trailing Stop hanya aktif ketika device itu aktif juga, entah itu PC ataupun Android. Jadi kalau keduanya atau salah satunya off, Trailing Stop juga ikutan deactive(off). Apakah benar demikian?

Syahrul Ramadhan   28 May 2020

@ Syahrul Ramadhan:

Mengenai hal tersebut memang benar demikian. Kalau Anda mematikan komputer atau smartphone, atau Anda tidak online, maka trailing stop yang telah Anda pasang tidak akan bekerja. Hal itu disebabkan karena fasilitas trailing stop bekerja di client terminal, bukan di server seperti stop loss (SL) dan take profit (TP).

Jadi sebaiknya Anda juga memasang SL di samping trailing stop untuk berjaga-jaga seandainya ada gangguan di komputer, smartphone atau jaringan. Sebagai alternatif, Anda bisa menggunakan trailing stop secara manual (tidak otomatis), yang mana Anda harus selalu memonitor komputer dan menggeser level stop loss secara manual.

M Singgih   2 Jun 2020

Untuk diketahui, trading adalah ilmu dan seni mengatur uang untuk mendapat uang. Untuk menghindari apa yang anda khawatirkan maka :

1. Anda bisa melakukan withdraw setelah keuntungan didapat. Sekalipun anda loss misalnya, tapi modal sudah kembali.

2. Membatasi trade harian anda. Tak harus banyak open posisi, setelah target keuntungan didapat maka keluar pasar, dan nikmati istirahat anda.

Thanks.

Basir   7 May 2015

Tp sebenar x pak, mending pakai trailing stop yg otomatis atau yg manual? Sy sndri merasa ogah kalau geser2 manual pak, soal x sy merasa bener gak ya digeser segini segini... Mhn bantuan jawaban x pak Singgih. Trims

Agung Sp   7 Oct 2020

@ Agung Sp:

Jika berniat menggunakan trailing stop, tentunya trailing stop yang sudah di-setting (otomatis), bukan manual. Hanya saja Anda harus mengamati kondisi pasar sebelum memasang trailing stop, yaitu pergerakan harga harus sedang trending. Selain itu harus dijaga agar komputer tetap menyala dan online. Jika ingin mematikan komputer, maka jangan lupa memasang stop loss biasa.

M Singgih   8 Oct 2020

Kalau mau matikan pc, tp sudah set stop loss biasa, masih bs jalan master? atau otomatis posisi sy diclose by sistem?

Ardian   22 Oct 2020

@ Ardian:

Seperti sudah dijelaskan pada jawaban kami di atas, bahwa stop loss (SL) dan take profit (TP) bekerja di server broker, jadi meskipun komputer mati atau sambungan internet putus, SL dan TP masih akan bekerja selama belum tereksekusi atau dibatalkan.

M Singgih   27 Oct 2020

Pak, sy kmrn mengalami garis stop loss dan take profit yg tiba2 menghilang sendiri.. itu kenapa ya? lalu solusinya gmn? makasih

Dhani   6 Nov 2020

@ Dhani:

Jika garis SL menghilang sendiri berarti SL telah tereksekusi, demikian juga jika garis TP menghilang sendiri berarti target profit yang ditentukan telah tereksekusi. Tetapi tidak mungkin kedua garis tsb menghilang secara bersamaan yang berarti SL dan TP tereksekusi bersamaan.

Untuk check setting apakah trade level (SL danTP) sudah diaktifkan, jika Anda menggunakan platform Metatrader, silahkan masuk ke: Tools - Options - Chart - centang kotak pada Show trade levels.

M Singgih   10 Nov 2020

Pak, bu, saya ingin bertanya. Jika semisal saya open posisi di harga 1.5000, TP di 1.5500 dan Stop Loss di 1.4500, saya pasang Trailling Stop sebanyak 100 poin (10 pips), kemudian harga naik ke 1.5050. Apakah Stop Loss saya secara otomatis dipindahkan oleh sistem dari 1.4500 ke 1.5040?

Syahrul Ramadhan   23 May 2020

untuk traling stop bagusan mana pak, yang pakai nilai manual berdasarkan pips/dollar atau yang lebih dinamis dengan menggunakan indikator seperti MA atau Parabolic Sar?

Widianto Adi   15 Jun 2022

@Widianto Adi

Dua-duanya sama-sama bagus serta memiliki kekurangannya masing-masing pak.

Untuk yang menggunakan indikator seperti MA, PSAR kelebihan utamanya penerapannya yang mudah dan tidak ribet. Selain itu, nilainya sendiri sudah bersifat dinamis secara otomatis karena didasarkan pada nilai indikator yang berubah-ubah. Kekurangannya sendiri sama seperti penggunaan indikator pada umumnya, sifatnya yang lagging dan merupakan turunan pertama atau lebih dari harga sering kali memberikan False Signal termasuk dalam Trailing Stop.

Untuk yang menggunakan patokan yang berbasis Points, Pips, ataupun Dollar ini sendiri kelebihannya karena tingkat presisinya yang lebih tinggi daripada menggunakan indikator yang notabene turunan dari harga seperti yang saya jelaskan di atas. Kekurangan utamanya adalah untuk mencari nilai yang pas dibutuhkan proses riset, backtest dan data yang cukup banyak. Selain itu karena kondisi market yang juga berubah maka diperlukan perubahan-perubahan tertentu agar nilai Trailing Stop yang digunakan sesuai dengan kondisi market saat itu.

Tapi seperti yang saya jelaskan di atas, keduanya sama-sama baik dan menguntungkan jika digunakan dengan benar. 

Terima kasih, semoga bisa membantu.

Nur Salim   23 Jun 2022

Bagaimana cara memunculkan menu trailing stop pada MetaTrader5?

Agustian   26 Jul 2022

Kalau pasang break even point itu termasuk stop loss atau trailing stop namanya pak?

Suhodo   27 Jul 2022

@Agustian: Untuk memunculkan trailing stop, Anda harus sudah mempunyai posisi entry sebelumnya. Sebagai contoh, saya melakukan entry sell dua kali pada pair EUR/USD seperti gambar di bawah ini.

Gambar 1Lalu klik kanan pada posisi yang ingin menggunakan trailing stop. Silakan pilih berapa pips trailing stop yang akan digunakan.

Gambar 2

Kiki R   27 Jul 2022

@Suhodo: Stop loss. Memasang break even point artinya menggerakkan stop loss ke harga entry.

Sedangkan trailing stop loss bukan hanya menggeser ke harga entry tapi mengikuti pergerakan harganya sesuai dengan berapa pips yang kita inginkan.

Kiki R   27 Jul 2022
saya sering menggunakan metode scalping. apakah ada management/triknya supaya keuntungan yang sudah saya kumpulkan dalam beberapa kali trading tidak HABIS dalam satu kali stoploss?
Panda   5 May 2015
 Heri |  25 Jun 2015

Sy mau tanya, kalau kita open posisi Buy dan Sell secara bersamaan di mata uang yang sama pula apakah bisa profit??

Lihat Reply [15]

@ Heri:
Menurut saya tidak ada gunanya. Dengan open buy dan sell pada harga yang sama berarti Anda melakukan hedging. Kalau Anda bisa profit pada posisi buy maka akan mengalami loss untuk yang posisi sell, dan sebaliknya. Jika Anda bisa ambil profit dari yang posisi buy belum tentu akan memperoleh profit dari yang posisi sell, dan sebaliknya.

Dalam hal ini sama saja Anda berspekulasi dengan masuk pada salah satu posisi, misal Anda telah menutup yang posisi buy dengan profit misalnya 50 pip, maka untuk yang posisi sell Anda loss 50 pip, jadi impas. Profit Anda sesungguhnya akan bergantung pada yang posisi sell (yang masih open), jika harga terus naik maka Anda akan loss dan sebaliknya jika harga turun Anda akan profit, jadi sama saja Anda berspekulasi dengan masuk posisi sell.

Teknik hedging biasanya dilakukan jika sudah ada posisi tetapi merugi. Itupun tidak menjamin akan menghasilkan profit atau bisa mengurangi kerugian. Dalam hal ini sebenarnya sama saja dengan cut loss dan buka posisi baru.

M Singgih   28 Jun 2015

Apakah boleh posisi buy dan sell di mata uang yg sama dengan satu akun ?

Irwan   14 Jul 2017

@ Irwan:

Saat ini sudah banyak broker populer disini yang mengijinkan hedging pasangan mata uang yang sama pada satu akun, misalnya InstaForex, FBS, XM, FXOpen, OctaFX, RoboForex, Exness, FXTM, dan lainnya.

Kecuali broker-broker yang teregulasi oleh CFTC dan NFA (badan regulator AS) memang tidak mengijinkan hedging pair yang sama dalam satu akun. Peraturan tsb diberlakukan sejak Mei 2009.

M Singgih   16 Jul 2017

@ Alfan Sani:

Mungkin maksudnya Anda ingin membuka posisi pada satu pair di beberapa akun trading secara bersamaan dalam waktu yang juga bersamaan (sekaligus), dengan harga yang sama.

Jika maksudnya seperti itu, Anda bisa menggunakan robot trading. Robot trading adalah sebuah software yang diprogram untuk bisa menjalankan ratusan hingga ribuan instruksi per detik, dan mengeksekusi setiap peluang trading forex, termasuk instruksi untuk open posisi pada beberapa akun dalam waktu yang bersamaan.

Untuk penjelasan tentang robot trading, silahkan baca: Keunggulan dan Kelemahan Robot Trading Forex (EA)

M Singgih   15 Sep 2021

Kalau scalping itu buka banyak posisi di pair yang sama kan pak? Itu juga harus pake robot ya?

Nadiem   12 Oct 2021

@ Nadiem:

- Kalau scalping itu buka banyak posisi di pair yang sama kan pak?
Bisa di pair yang sama bisa juga pada beberapa pair yang berbeda.

- Itu juga harus pake robot ya?
Bisa menggunakan robot bisa tidak.

M Singgih   13 Oct 2021

bagaimana cara melakukan open position yang banyak secara bersamaan pada satu mata uang?

Alfan Sani   4 Aug 2021

Pair apa yang memiliki pergerakan bagus untuk trading harian?

Syakila   26 Aug 2022

@Syakila: Pair sejuta umat, EUR/USD. Pair paling likuid dan pergerakannya tidak terlalu liar. Range hariannya tidak terlalu besar dan spread yang kecil di hampir seluruh broker.

Cocok bagi pemula sampai trader yang sudah berpengalaman.

Kiki R   26 Aug 2022

Berapa lama open posisi akan bertahan bila order tidak terkesekusi?

Mirdad   29 Aug 2022

@Mirdad: Posisi yang belum terkeksekusi, akan terus ada selama akun tersebut masih berjalan.

Kiki R   30 Aug 2022

kenapa ada broker yang melarang praktek buy dan sell ini secara bersamaan ya pak? apakah berbahaya? atau karena menguntungkan?

Bertand Pangabean   29 Sep 2022

Broker yang melarang hedging pada pair yang sama biasanya adalah broker yang berasal dari AS.

Larangan hedging diberlakukan oleh broker-broker AS dengan regulasi CFTC dan NFA. Peraturan tersebut diberlakukan pada pertengahan Mei 2009.

Hedging pada pair yang sama dilarang, tetapi pada pair yang berlainan diperbolehkan, misalnya buy EUR/USD dan sell GBP/USD atau buy EUR/USD dan buy USD/CHF.

Hedging pada akun yang berlainan juga diperbolehkan, misal pada akun 1 buy EUR/USD dan pada akun 2 sell EUR/USD.

Alasan larangan tersebut tidak dijelaskan, menurut info karena hedging pada pair yang sama dalam satu akun akan cenderung mengakibatkan kerugian, karena pada dasarnya hedging pada pair yang sama adalah sebuah kerugian (posisi tersebut sudah minus), hanya saja trader belum mau menerima kerugian itu.

Kalaupun Anda berusaha membuka hedging (locking) tersebut sama saja dengan membuka posisi baru, dan kalau salah posisi locking-nya bisa tambah lebar atau kerugiannya tambah besar dan kebanyakan trader yang membuka locking mengalami kerugian. Jadi larangan tersebut sebenarnya mencegah trader agar tidak menderita kerugian yang lebih besar.

Kiki R   30 Sep 2022

Apakah Hedging memang memerlukan modal besar pak? Atau bisa memulai dengan modal kecil?

Hayler   30 Sep 2022

Tidak, hedging bisa dilakukan dengan modal kecil.

Kiki R   1 Oct 2022
 

Komentar @inbizia

Pada dasarnya, setiap pola candlestick memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Sehingga tidak ada jaminan mana yang lebih akurat dibanding yang lainnya. Untuk mendapatkan sinyal yang lebih akurat, disarankan trader juga menggunakan indikator teknikal untuk mengkonfirmasi sinyal tersebut. Dan gunakan Money Managemet serta stop loss untuk meminimalisir kerugian.
 Damar Putra |  26 Apr 2022
Halaman: Pola Candlestick Shooting Star Cara Ampuh Penanda Reversal
Ah, masa? Tolong jabarkan satu-satu semua yang udah anda lakukan berdasarkan artikel ini, mulai dari entry bagaimana, stop penempatan stop loss di mana, sampe take profitnya seberapa?
 Lindu Bayu ... |  13 Jun 2022
Halaman: Cara Membaca Candlestick Layaknya Trader Profesional
Perbedaan paling mencolok adalah dari profitnya, profit dari teknik DCA itu berasal dari selisih total harga beli dengan harga jual. Sedangkan staking, profitnya berupa bunga persenan dan masih berupa koin yang sama seperti di-staking. Bener gak min?
 Budi Setiawan |  22 Jun 2022
Halaman: Teknik Investasi Kripto Aman Dengan Dollar Cost Averaging
nominal ideal gak ada patokannya. tiap investor beda-beda tergantung kondisi keuangannya. dan untuk main apapun jangan all in, sama aja kayak judi. semuanya harus terukur antara risiko dan profit.
 Anonim |  22 Jun 2022
Halaman: Cara Berburu Koin Micin Potensial Untuk Pemula
Ternyata EMA-200 ini lumayan tinggi ya tingkat akurasinya, bahkan buat trading BTCUSD juga kelihatannya bisa profitable banget dah. Keren keren.
 Ahmad Lubis |  4 Jul 2022
Halaman: Strategi Trading Dengan Indikator Ema Untuk Trader Harian
@Quill: Candle marubozu mempunyai ciri khas dengan body panjang dan ekor pendek menandakan adanya momentum kuat ke salah satu arah. Untuk bisa memaksimalkan pola candle ini dengan baik, perhatikan 2 hal ini. 1. Struktur harga yang trending Apabila harga tadinya sideways lalu terjadi breakout oleh candle marubozu, ini adalah salah satu peluang bagus. 2. Level yang tembus pernah diuji berkali-kali Semakin sering support resisten tersebut diuji semakin bagus. Hal ini berarti pada saat terjadi breakout oleh candle marubozu, ada banyak trader yang terkena stoploss dan Anda bisa entry saat harga pullback ke level yang break.
 Kiki R |  15 Jul 2022
Halaman: Strategi Trading Kripto Dengan Marubozu Candlestick

Kamus Forex

Stop Loss

Nilai yang ditentukan oleh trader untuk membatasi kerugian. Saat harga menyentuh Stop Loss, maka sistem platfom secara otomatis akan menutup order atau posisi trading terkait dengan kerugian, sehingga trader tidak perlu terus memantau platform untuk bersiap-siap menutup posisi saat kerugian mencapai level tertentu.

Target Profit, Take Profit

Jumlah keuntungan yang ditentukan trader saat membuka suatu posisi trading. Dalam praktiknya, Target Profit (TP) telah diadopsi sebagai suatu fitur dalam dalam platform trading yang memungkinkan trader untuk mengatur level tertentu sebagai target keuntungan, sehingga posisi trading akan tertutup otomatis apabila harga sudah menyentuh level tersebut.

Profit/Loss, P/L, Gain/Loss

Salah satu kolom dalam histori akun di platform trading. Profit/Loss secara khusus menampilkan besarnya keuntungan atau kerugian untuk posisi trading yang sudah ditutup (closed position).


Kirim Komentar Baru