Strategi Trading NFP Sederhana Ala Cory Mitchell

SAM 2 Nov 2016 3613
Dibaca Normal 6 Menit

Strategi trading NFP (Non Farm Payroll) ini dikhususkan bagi pair mata uang GBP/USD pada chart 15 menit (M15), tetapi bisa diterapkan juga pada pair EUR/USD.



Sebagai salah satu event populer untuk News Trading, ada berbagai strategi trading NFP (Non Farm Payroll) yang dijalankan oleh trader. Kebanyakan orang menyembunyikan strategi yang dipakainya, tetapi ada juga beberapa mempublikasikannya, sehingga bisa menjadi panduan bagi para trader lain yang belum memiliki strategi trading NFP ampuh.

Salah satu diantara trader yang mempublikasikan strategi trading NFP-nya adalah Cory Mitchell, anggota asosiasi analis teknikal Kanada yang telah bertrading sejak 2005 dan mengelola situs Vantage Point Trading. Bagaimana strategi trading NFP ala Cory Mitchell?

Strategi Trading NFP

 

Setup Strategi Trading NFP

Strategi trading NFP ini dikhususkan bagi pair mata uang GBP/USD pada chart 15 menit (M15). Menurut Mitchell, chart M15 memungkinkan volatilitas awal untuk menyusut, sementara masih membuka peluang bagi kita untuk menangkap pergerakan berpotensi besar ketika pelaku pasar membuat keputusan yang lebih rasional tentang apakah mereka akan buy atau sell berdasarkan berita NFP yang baru saja keluar. Trend rasional yang menyusul setelah lonjakan awal itu adalah trend yang berupaya ditangkap dengan setup strategi trading NFP ini.

Pair EUR/USD juga bisa digunakan, tetapi karena GBP/USD biasanya memiliki kisaran (range) harian lebih besar dibanding EUR/USD, maka peluang-nya lebih potensial. Chart 15 menit pun bisa digantikan chart 5 menit, tetapi akan sangat rentan false signal.

 

Aturan Strategi Trading NFP

1. Jangan lakukan apa-apa dalam 15 menit setelah pengumuman NFP. Sebuah candle besar akan muncul di chart antara pukul 8:30-8:45 AM EST, tetapi Anda tak perlu menghiraukan cadle tersebut.

2. Tunggu hingga kemunculan Inside Bar. Inside Bar disini adalah candle 15-menit di mana level High dan Low sepenuhnya berada di dalam kisaran candle sebelumnya. Lihat contohnya pada gambar di bawah ini. (Inside Bar

Dapat dilihat pada gambar di atas, ada sebuah candle berukuran sangat besar yang diikuti oleh Inside Bar. Perlu diperhatikan disini bahwa Inside Bar tak selalu menyusul segera setelah bar besar seperti dalam gambar. Tergantung pada volatilitas dan kekuatan dari dorongan pertamanya, kita bisa saja harus menunggu kemunculan Inside Bar hingga beberapa candle berikutnya. Inside Bar yang kita nantikan pun tak harus sepenuhnya berada di dalam bayangan candle besar pertama itu, yang penting ada Inside Bar saja.



Mengapa harus menunggu Inside Bar? Mitchell mengungkapkan bahwa itu menunjukkan pada kita kalau pasar sudah kalem dan kemungkinan akan bergerak ke arah putusan yang lebih rasional.

3. Level high dan low yang ada dalam Inside Bar akan menjadi trigger (pemicu) dalam strategi trading NFP ini. Jika harga meningkat ke atas level high pada inside bar, maka order buy. Jika harga jatuh ke bawah level low pada inside bar, order sell.

4. Tempatkan stop loss pada 30 pip dari posisi awal, atau di bawah level low terakhir jika Anda melakukan order buy. Namun, stop loss tidak boleh lebih dari 30 pips.

Strategi Trading NFP

Sebagaimana bisa Anda lihat pada gambar di atas, Inside Bar yang mengikuti candle besar tadi digunakan sebagai pemicu. Mengikuti Inside Bar pertama, ada dua Inside Bar lagi. Karena dalam hal ini sedang tercipta range, maka penting untuk menunggu hingga breakout dari range sebelum buka posisi. Pada dasarnya, Inside Bar yang mana pun bisa dipakai sebagai trigger, tak harus Inside Bar pertama.

Begitu harga breakout dari range di atas 1.61865, di situ lah posisi buy dibuka, tepatnya satu atau dua pip di atas level High Inside Bar. Titik putus-putus di bawah level Low Inside Bar merupakan stop loss awal, yang kemudian digeser ke atas untuk bertempat di posisi tepat pada Low Inside Bar, sehingga meminimalkan risiko jadi 25 pips saja.

Dalam setup strategi trading NFP ini, kita tak perlu menunggu hingga bar harga yang breakout dari Inside Bar itu tertutup (terbentuk full). Segera setelah level high atau low Inside Bar itu ditembus, buka posisi.

5. Exit posisi sekitar 4 jam setelah entry atau maksimal pada pukul 2:00 PM EST. Begitu dimulai, trend biasanya berlangsung sekitar 4 jam, jadi jika Anda entry pukul 9:15 AM misalnya, maka exit pukul 1:15 PM EST. Akan tetapi, pada pukul 2:00 PM EST, Anda harus sudah exit dari posisi trading pasca NFP ini, karena faktor-faktor lain akan mulai mempengaruhi pergerakan harga, sedangkan pengaruh NFP sendiri sudah pupus. 



6. Jangan buat lebih dari 2 posisi trading pasca NFP. Jika Anda tetap saja kena stop loss setelah 2 posisi trading dibuka berdasarkan strategi trading NFP ini, berarti pergerakan harga terlalu acak (choppy). Simpan taktik ini untuk event rilis data Non Farm Payroll berikutnya, atau publikasi data high-impact lainnya.

7. Langkah terakhir, Anda bisa juga menerapkan trailing stop atau sejenisnya untuk mencegah kehilangan profit jika trend mendadak berbalik setelah posisi trading dibuka. Namun, itu tak wajib dilakukan. Trailing Stop hanya merupakan pelengkap bagi strategi trading NFP ini. Seiring dengan kemajuan trend, geser stop loss ke level low terakhir (jika Anda buka posisi Long) atau level high terakhir (jika Anda buka posisi Short).

Strategi Trading NFP

Gambar ketiga di atas menunjukkan strategi trading NFP yang diterapkan oleh Cory Mitchell pada GBP/USD tanggal 22 Oktober 2013. Kebetulan data dikeluarkan lebih cepat pada hari Selasa karena adanya government shutdown pada hari Jumat di saat NFP biasanya dijadwalkan rilis. Pada akhirnya, Mitchell berhasil mendapatkan profit 54 pip. Risiko awal sebesar 25 pips sebenarnya bisa dipasang trailing stop untuk mengunci profit setelah harga terkonsolidasi di awal. Menurutnya, setelah bertahun-tahun trading dengan strategi ini, angka profit bisa lebih besar maupun lebih kecil dari 54 pips.

 

Beberapa Pertimbangan Dalam Eksekusi Strategi Trading NFP

Walaupun sudah bertahun-tahun menggunakannya dan mendapati strategi ini cukup handal, tetapi Mitchell mengingatkan bahwa loss tetap bisa terjadi. Meski demikian, secara keseluruhan profit yang didapat saat win biasanya lebih besar ketimbang jumlah pip yang hilang saat loss, sehingga bisa tetap menutup kerugian plus masih ada profit.

Berdasarkan pengalamannya juga, ia memberikan beberapa poin yang perlu diperhatikan terkait penerapan strategi trading NFP ini:

  • Jika GBP/USD tak bergerak banyak setelah pengumuman Non Farm Payroll, artinya rilis news saat itu adalah "non-event", sehingga strategi sebaiknya jangan dijalankan. Idealnya, perlu ada lonjakan (naik ataupun turun) sebesar 50+ pips setelah pengumuman, yang mana itu bisa memberi tahu kita akan adanya pergeseran positioning para pelaku pasar.
  • Strategi trading NFP ini bisa dipakai juga untuk bertrading pada rilis news lainnya, seperti pengumuman suku bunga, apabila ada pergolakan harga serupa setelah pengumuman terlaksana dan muncul sinyal trading serupa contoh di atas. 
  • Jangan buka posisi trading tepat sebelum pengumuman Non Farm Payroll semata-mata dengan menduga-duga ke arah mana pasar akan bergerak. Walaupun dugaan Anda tepat, bisa terjadi slippage ekstrim yang membuat risiko tak menentu. Lebih baik menunggu hingga muncul sinyal trading valid seperti yang ditampilkan di atas, lalu bertrading berdasarkan trend yang terbentuk setelah lonjakan berlalu.




Forum

Ongky (26 Nov 2020)

Di analisa saya melihat bahwa mata uang "X" harganya turun karena pengaruh dari fundamental pemotongan suku bungan bank. Nah, bagaimana suku bunga bank bisa mempengaruhi harga mata uang?

Selengkapnya...

Pola Candlestick
Bearish Harami
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 2 candlestick. Candlestick pertama bersifat bullish dan lebih besar sehingga menelan candlestick kedua yang bersifat bearish. Pola ini menandakan uptrend mulai kehilangan momentum. Sumbu-sumbu candlestick kedua tidak harus berada dalam range candlestick pertama, meski kondisi ini bisa menambah akurasi sinyal.

Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 5    

Fran
3 NOV 2016
arti dari aturan strategi no 6 itu pasang trap buy stop dan sell stop sekaligus ya? Stop loss kena semua total loss max 60pips
Anna
7 JUL 2017
ya, bisa diasumsikan demikian. Tetapi pada dasarnya kembali lagi ke perbandingan pergerakan harga setelah inside bar itu bagaimana.
Johan Anwar
5 DEC 2016
Dari dulu sampai sekarang saya masih belum menguasai news trading, kadang kalau menang ya bisa menang banyak, tapi kalau rugi ya ruginya juga bikin kapok.

Intinya sih news trading sah-sah saja, tapi selama ketahanan modal dan position sizing-nya ga kelewat ngawur, its worth trying lah
Pipin P
7 OCT 2017
Good info tq
Lintang
13 NOV 2017
Mantap, bisa di coba lah. memanfaatkan news event dengan analisa teknikal, manajemen resikonya juga oke
Kirim Komentar/Reply Baru
Mengungkap 5 Rahasia Trader Miliarder
Mengungkap 5 Rahasia Trader Miliarder
Wahyudi   8 Jun 2020   1921  
Apakah Semua Timeframe Punya Trendline

Mohon maaf master, mau tanya. Apakah semua TF mempunyai trend line? Kalau kita mau menggambar trendline di tf 5 menit apakah kita juga harus menghubungkan titik2 tertinggi dan terendah? Padahal klw d tf rendah kan banyak titik2 tsb. Titik2 mana yg harus kita hubungkan untuk membuat trendline? Apakah titik2 berdasarkan candle terakhir? Terima kasih master

Bayu 4 May 2020

Reply:

M Singgih (06 May 2020 00:50)

@ Bayu:

Trendline atau garis trend bisa ditarik pada semua time frame. Hanya saja trendline pada time frame yang tinggi lebih akurat sebagai acuan support dan resistance, dibandingkan dengan time frame yang lebih rendah.

Mursala Robbi (11 May 2020 12:13)

@Bayu
Semua time frame punya trend sendiri. Misalnya ketika kamu gunakan time frame M5 trend naik, sedangkan ketika kamu lihat time frame H1 trend malah turun. Artinya chart pair itu jika dilihat di time frame H1 atau dalam waktu 14 hari akan terlihat turun, saya biasa melihat chart sampai 14 hari karena chartnya saya perkecil, perkecil aja chartnya supaya jangkauannya jauh kebelakang.

Jika kamu gunakan M5 maka yg terlihat trend naik karena dalam 1 hari itu terjadi koreksi. Jika mau lihat arah trend misalnya di time frame H1 maka perkecil saja chartnya sampai yg terkecil, disitulah terlihat sebenarnya arah harga itu mau kemana. Jika kamu tidak perkecil maka yg terlihat hanya candle-candle.

Untuk melihat trend gunakan indikator SMA periode 200. Sedangkan untuk melihat arah trend gunakan time frame tinggi H1 sedangkan untuk entry gunakan time frame M1 atau M5. Ikuti aja konsep arah trend di TF H1 sama dengan TF M5 dan TF M1. Sebenarnya harga itu punya trend yg bisa dibaca, dengan mengikuti arah trend itu pasti profit.

5 Rutinitas Sebelum Trading Untuk Tingkatkan Profit
5 Rutinitas Sebelum Trading Untuk Tingkatkan Profit
Wahyudi   5 Jun 2020   1688  
Cara Lolos Dari Jebakan Yoyo Trading
Cara Lolos Dari Jebakan Yoyo Trading
Jujun Kurniawan   18 Oct 2019   1689  
Apakah Bisnis Forex Halal atau Haram?
Apakah Bisnis Forex Halal atau Haram?
Anna   24 Apr 2019   3924  
5 Trik Bisnis Forex Tanpa Modal
5 Trik Bisnis Forex Tanpa Modal
Anna   29 Mar 2019   2931  
4 Jenis Broker Forex Yang Perlu Diwaspadai
4 Jenis Broker Forex Yang Perlu Diwaspadai
Wiji Purnama   30 Aug 2018   4130  
Mengapa Broker Forex Melarang Trading Forex Dengan Hedging?
Mengapa Broker Forex Melarang Trading Forex Dengan Hedging?
Wiji Purnama   10 Jul 2018   4668  
Apa Pentingnya Server Trading Forex Broker?
Apa Pentingnya Server Trading Forex Broker?
Wiji Purnama   26 Jun 2018   4065  
Pilih Mana, Eksekusi Market Atau Eksekusi Instan?
Pilih Mana, Eksekusi Market Atau Eksekusi Instan?
Wiji Purnama   4 Jun 2018   4067  
Cara Mengatasi Masalah Verifikasi Broker
Cara Mengatasi Masalah Verifikasi Broker
Wiji Purnama   23 Mar 2018   3445