Teknik Analisa Chart Pattern Dalam Strategi Trading Forex

Wiji Purnama 8 Mar 2017
Dibaca Normal 10 Menit
forex > strategi >   #chart   #strategi-trading
Apa manfaat teknik chart pattern bagi strategi forex trading Anda? Temukan ulasan lengkap mengenai jenis dan penggunaan chart pattern di sini.

Pola chart adalah bentuk pergerakan harga yang selalu berulang dan biasanya mengisyaratkan sinyal penting, seperti penerusan dan pembalikan trend. Karena dua hal tersebut seringkali menjadi dasar dalam pencarian titik entry, tak heran jika metode analisa teknikal dengan teknik chart pattern (pola chart) sangat diperhitungkan sebagai bagian dari strategi trading forex andalan.

Dalam pembahasan di artikel-artikel sebelumnya tentang cara trading dengan metode reversal dan breakout trading, peran teknik chart pattern telah sedikit diungkap. Namun demikian, belum ada penjelasan menyeluruh tentang jenis-jenis dan arti penting teknik chart pattern dalam strategi trading forex. Padahal, menguasai teknik chart pattern adalah salah satu kemampuan yang dapat mempermudah Anda untuk mengolah strategi trading forex tanpa indikator.

Teknik Chart pattern Forex

Lantas, bagaimanakah seluk-beluk analisa teknikal dengan teknik chart pattern? Seperti apa pula cara memasukkan teknik chart pattern dalam strategi trading forex Anda?

 

Jenis Pola Harga Dalam Teknik Chart Pattern

Ada banyak jenis pola harga yang bisa dipelajari dalam teknik chart pattern. Secara umum, pola chart dibagi menjadi 2 kategori utama, yaitu:

1. Continuation Pattern (Pola Penerusan)

Sesuai namanya, pola chart ini muncul sebagai sinyal penerusan harga dari trend sebelumnya. Teknik chart pattern dengan pola penerusan sangat bermanfaat untuk memfilter sinyal, karena pola chart di kategori ini dapat mengidentifikasi "penyimpangan" harga dari trend utama sebagai koreksi sementara. Artinya, setelah pola selesai terbentuk, harga kemungkinan besar akan kembali ke trend utama.

Berikut ini contoh-contoh pola chart yang tergolong dalam kategori pola penerusan:

A. Pola Ascending Triangle

Sinyal dalam teknik chart pattern: penerusan uptrend

Ascending Triangle Chart Pattern

Ascending triangle ditandai dengan low harga yang semakin mengecil, tapi high-nya cenderung stabil. Hal ini menandakan pelemahan kekuatan seller, tapi posisi buyer masih kokoh. Interpretasinya, koreksi dari uptrend akan segera berakhir dan harga selanjutnya bakal kembali berlanjut dalam trend bullish.

 

B. Pola Descending Triangle

Sinyal dalam teknik chart pattern: penerusan downtrend

Descending Triangle Chart Pattern

Kebalikan dari ascending triangle, pola ini menggambarkan high yang terus menurun, sementara low relatif stabil. Dalam kondisi ini, kekuatan buyer tampak melemah sehingga tak lama lagi harga akan kembali masuk dalam trend bearish.

 

C. Pola Bullish Flag

Sinyal dalam teknik chart pattern: penerusan uptrend

Bullish Flag Chart Pattern

Pola chart ini menyerupai bendera, dengan lonjakan kenaikan harga berperan sebagai "tiang", sementara koreksi yang terjadi setelahnya berfungsi sebagai "bendera". Teknik chart pattern yang berfokus pada bullish flag mengajarkan pada kita untuk selalu mewaspadai pergerakan harga yang tampak menurun di tengah kondisi uptrend. Jika pelemahan tersebut diawali dengan penguatan signifikan, maka bisa jadi harga tengah membentuk pola bullish flag, dan oleh karenanya, penurunan itu hanyalah sekedar koreksi sementara.

 

D. Pola Bearish Flag

Sinyal dalam teknik chart pattern: penerusan downtrend

Bearish Flag Chart Pattern

Analisa teknikal dengan pola bearish flag memiliki dasar pemahaman yang sama dengan bullish flag. Hanya saja, teknik chart pattern ini menggunakan kemerosotan harga sebagai "tiang" dan koreksi naik sebagai "bendera"-nya, serta mengindikasikan sinyal penerusan downtrend.

 

E. Pola Bullish Pennant

Sinyal dalam teknik chart pattern: penerusan uptrend

Bullish Pennant Chart Pattern

Bullish Pennant menggabungkan unsur pola flag dan triangle. Pola chart ini mempunyai "tiang" karena didahului penguatan harga, dan kemudian diikuti oleh koreksi dengan pola high low yang membentuk triangle.

 

F. Pola Bearish Pennant

Sinyal dalam teknik chart pattern: penerusan downtrend

Bearish Pennant Chart Pattern

Kebalikan dari bearish pennant, pola ini mengkombinasikan komponen pola triangle dan flag yang tiangnya bersumber dari penurunan harga.

 

G. Pola Bullish Wedge

Sinyal dalam teknik chart pattern: penerusan uptrend

Bullish Wedge Chart Pattern

Wedge bisa dikatakan mirip dengan pennant, karena sama-sama memiliki "tiang" dan diikuti dengan pola korektif yang berbentuk seperti pola segitiga. Bedanya, formasi wedge berlawanan arah dengan trend, sehingga dalam analisa teknikal yang memperhatikan bullish wedge, koreksi harganya akan bergerak ke arah bawah. Teknik chart pattern dengan bullish wedge dilandasi oleh kondisi pasar yang tercermin dari bentukan pola ini, yakni ketika seller berupaya mendominasi, tapi ternyata gagal karena harga sedang berada dalam sentimen bullish.

 

H. Pola Bearish Wedge

Sinyal dalam teknik chart pattern: penerusan downtrend

Bearish Wedge Chart Pattern

Dalam memahami teknik chart pattern dengan bearish wedge, Anda tinggal membalik pemahaman dari prinsip analisa dengan pola bullish wedge. Muncul ketika trend harga sedang didominasi sentimen bearish, pola ini menandai koreksi yang berupaya mengungkit kenaikan harga, tapi kemudian gagal dan harga akhirnya melanjutkan downtrend.

 

2. Reversal Pattern (Pola Pembalikan)

Pola chart yang menandakan pembalikan umumnya muncul di puncak (top) atau dasar (bottom) harga. Inilah pola-pola pembalikan yang dikenali dalam analisa teknikal dengan teknik chart pattern:

A. Pola Head and Shoulders

Sinyal dalam teknik chart pattern: bearish reversal

Head And Shoulders Chart Pattern

Head and shoulders banyak dikenal sebagai pola umum yang banyak diandalkan oleh para trader reversal. Pola ini terdiri dari bahu kiri (left shoulder), kepala (head), bahu kanan (right shoulder), dan garis leher (neckline). Pembentukan "head" menandakan upaya buyer yang berhasil mendorong harga lebih tinggi dari high sebelumnya (teridentifikasi di "left shoulder"). Namun demikian, high selanjutnya justru gagal mengungguli "head", dan akhirnya terkonfirmasi sebagai "right shoulder". Hal inipun menandakan kekuatan buyer yang mulai melemah. Apabila penurunan harga berikutnya berhasil menembus "neckline" yang menggarisbawahi titik-titik low, maka besar kemungkinan harga akan berlanjut dalam downtrend.

 

B. Pola Inverted Head and Shoulders

Sinyal dalam teknik chart pattern: bullish reversal

Inverted Head And Shoulders Chart Pattern

Pola ini memiliki pengertian yang hampir mirip seperti pola head and shoulders. Perbedaan terletak pada posisi pola, dimana low harga menjadi dasar pengambilan formasi "head" dan kedua "shoulders". Di samping itu, titik-titik high dalam pola ini digunakan sebagai basis penentuan "neckline". Ketika harga berhasil breakout dari neckline, maka kemungkinan bullish reversal bisa tercipta.

 

C. Pola Double Top

Sinyal dalam teknik chart pattern: bearish reversal

Double Top Chart Pattern

Pola double top teridentifikasi sebagai pola pembalikan yang ditengarai dengan kemunculan dua top di level sama. Top kedua yang tak mampu melebihi batas top pertama merupakan sinyal ketidakmampuan buyer untuk mengangkat harga melewati batas resistance. Ketika harga turun menembus "base" (ditarik dari low harga), di saat itulah brearish reversal terkonfirmasi.

 

D. Pola Double Bottom

Sinyal dalam teknik chart pattern: bullish reversal

Double Bottom Chart Pattern

Terdiri dari dua bottom yang mencapai level setara, pola ini bisa dianalisa dengan pemahaman yang hampir sama seperti teknik chart pattern double top. Di sini, Anda tinggal menggunakan high harga sebagai base dan mewaspadai breakout dari garis tersebut sebagai sinyal pembalikan dari downtrend ke uptrend.

 

E. Pola Triple Top

Sinyal dalam teknik chart pattern: bearish reversal

Triple Top Chart Pattern

Pola ini sama seperti pola double top, tapi mengandung 3 top harga yang tampak berdiri sejajar. Sebagai penanda bearish reversal, triple top muncul di puncak uptrend. Pola ini lebih jarang ditemui ketimbang double top, tapi dianggap lebih valid karena dapat memberikan konfirmasi lebih baik akan ketidakmampuan harga menembus resistance.

 

F. Pola Triple Bottom

Sinyal dalam teknik chart pattern: bullish reversal

Triple Bottom Chart Pattern

Untuk teknik chart pattern triple bottom, analisa teknikal yang bisa digunakan tidak jauh berbeda dengan pola triple top. Anda hanya perlu mengkonversinya sebagai sinyal bullish reversal yang muncul saat harga mulai mendekati akhir downtrend. Low harga yang sudah menguji suatu level (support) sebanyak 3 kali akan membentuk pola triple bottom. Dalam hal ini, kekuatan seller sudah mencapai batas maksimal, dan akibatnya harga akan memantul ke atas untuk menciptakan pergerakan baru di arah uptrend. Hal itu dapat terkonfirmasi setelah harga menembus "base" yang dibentuk oleh titik-titik high harga.

 

Cara Mudah Mengenali Pola Dalam Teknik Chart Pattern

Ada 2 cara mudah yang bisa Anda aplikasikan untuk mengenali pola chart, yaitu manual dan otomatis. Cara manual mengharuskan Anda untuk mengamati chart sendiri dan menarik garis-garis pada pergerakan harga yang membentuk suatu pola penting. Objek analisa teknikal seperti vertical line, horizontal line, dan trend line dapat dimanfaatkan pada cara manual ini. Sebagai contoh, untuk mendeskripsikan pola ascending triangle, Anda dapat menghubungkan low harga dengan trendline, dan mengkoneksikan titik-titik high dengan horizonal line.

Sementara itu, ada pula cara otomatis yang bisa mempermudah proses analisa teknikal dengan teknik chart pattern. Metode ini menggunakan jasa penyedia analisa pola chart seperti Autochartist. Untuk mendapatkan layanannya, Anda bisa berlangganan sinyal dengan mendaftar langsung di situs Autochartist, atau registrasi akun di broker forex yang sudah bekerja sama dengan provider sinyal itu.

 

Menggunakan Teknik Chart Pattern Dalam Strategi Trading Forex

Analisa teknikal dengan teknik chart pattern sangat berperan dalam keberhasilan strategi trading forex, karena punya manfaat untuk mengenali perluang entry. Bagi Anda yang menerapkan strategi trading forex reversal, maka bisa menjadikan pola-pola pembalikan sebagai sinyal pelengkap. Begitu juga dengan pola penerusan, dapat diandalkan oleh trend follower untuk melengkapi setup strategi trading forex.

Beberapa ahli merekomendasikan agar entry sebaiknya dilakukan setelah pola selesai terbentuk, untuk mendapatkan sinyal yang lebih valid. Misalnya saja, jangan terburu-buru entry buy ketika pola bullish flag masih dalam proses pembentukan. Sebaiknya tunggu hingga ada candle yang tertutup di atas pola bullish flag, agar sinyal penerusan lebih terkonfirmasi.

Strategi Trading Forex Entry Dengan Chart Pattern

 

Sementara untuk exit, terdapat level-level penting pada pola chart yang bisa dipatok sebagai titik stop loss dan take profit. Sebagai contoh, coba perhatikan grafik trading dengan pola head and shoulders di bawah ini.

Strategi Trading Forex Exit Dengan Chart Pattern

Tentu saja, aturan seperti contoh di atas hanya sebagai rekomendasi. Bagi Anda yang sudah punya strategi trading forex dengan manajemen risiko ideal, strategi exit sebaiknya disesuaikan dengan "rule" tersebut.

 

Manfaat Trading Dengan Teknik Chart Pattern

Analisa teknikal dengan teknik chart pattern merupakan metode pengamatan pada pergerakan harga secara langsung. Jika Anda sukses memahami teori analisa dengan teknik chart pattern, maka tak akan sulit untuk bisa memahami kondisi pasar dan menginterpretasinya sebagai peluang trading.

Apalagi, teknik chart pattern tidak bergantung pada sinyal indikator yang dihasilkan dari perhitungan harga di masa lalu. Pola chart mampu memberikan sinyal leading karena selalu muncul lebih awal untuk menandai suatu pergerakan penting, baik itu pembalikan maupun penerusan. Oleh karena itu, Anda tak perlu khawatir ketinggalan sinyal jika menggunakan teknik chart pattern dalam setup strategi trading forex Anda.

 

FAQ Analisa Chart Pattern

 

1. Apa yang dimaksud dengan pola chart?

Pola chart atau chart pattern adalah bentuk pergerakan harga yang berulang. Umumnya, pola ini mengisyaratkan sinyal penting seperti pembalikan tren atau penerusan. Pola ini sering kali dimanfaatkan untuk metode analisa teknikal.

 

2. Mengapa trader perlu menguasai teknik chart pattern?

Dengan menguasai teknik chart pattern, trader dapat lebih mudah mengenali sinyal-sinyal pergerakan harga. Selain itu, trader juga bisa lebih lancar mengolah strategi trading forex tanpa menggunakan indikator yang terlalu rumit.

 

3. Apa itu continuation pattern?

Seperti namanya, continuation pattern berarti pola penerusan. Pola chart ini biasanya muncul sebagai penanda bahwa trend yang sedang terjadi masih akan berlangsung.

 

4. Apa itu reversal pattern?

Sebaliknya, reversal pattern merupakan pola yang menandakan pembalikan harga. Umumnya pola ini muncul pada puncak (top) atau dasar (bottom) harga. Setelah kemunculannya, biasanya harga akan berbalik arah.

 

5. Bagaimana cara mengenali pola dalam chart pattern?

Trader bisa menggunakan cara manual, yaitu dengan memperhatikan chart harga dan menarik garis pada pergerakan harga. Selain itu, ada juga cara otomatis yang lebih mudah. Misalnya dengan menggunakan jasa penyedia analisa pola chart seperti Autochartist.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Jack |  17 Apr 2012

saya mau bertanya, bagaimana cara membaca pergerakan chart apakah mau turun apa terus naik juga sebaliknya....trus indikator apa saja yg dapat membantu dalam mengambil keputusan untuk masuk ke pasar....sehingga menghasilkan profit yg memuaskan......!!!

Lihat Reply [20]

Anda bisa mempelajari pola pola pergerakan candle. dan anda harus memahami bahwa hukum permintaan dan penawaranya berlaku juga dalam trading forex ini.

thanks

Basir   17 Apr 2012

@ Jack:

Dalam hal ini pertanyaan Anda berkaitan dengan pergerakan reversal (berbalik arah) dan pergerakan continuation (penerusan arah trend). Dalam hal ini bisa diamati dari price action, yang dikonfirmasi oleh indikator teknikal. Price action bisa berupa single candle seperti pin bar, atau beberapa candle yang membentuk pola tertentu. Jika tidak ada sinyal reversal, berarti pergerakan akan meneruskan arah trend. Ini bisa dikonfirmasi dengan indikator ADX juga.

Mengenai pergerakan reversal, itu bisa koreksi atau pembalikan arah trend. Untuk itu Anda harus memperhatikan pergerakan harga terhadap level Fibonacci retracement. Jika retracement telah melampaui level 50% hingga 61.8% Fibo rtracement (untuk uptrend), atau level 50% hingga 38.2% Fibo rtracement (untuk downtrend), maka kemungkinan akan terjadi pembalikan arah trend (trend reversal).

Sebagai contoh pada XAU/USD berikut ini:

M Singgih   6 Jul 2019

@ Ari Latukau:

- Volume trading itu sama dengan besaran lot ?

Ya, benar. Volume adalah besarnya lot yang Anda order.


- Harga entry itu, harga yang sedang di candle saat pasar itu dibuka ?

Bukan. Harga entry adalah harga yang Anda dapatkan pada saat order, baik dengan cara instant execution maupun pending order.

M Singgih   19 Mar 2020

Siang gan. Ane punya modal sekitar 1.5jt, mau dicoba bwt trading aja. Dg modal segitu, ane sebaiknya pakai leverage dan lot brpa? Apa ada pengaruh jumlah entry per hari sm ketahanan modal? Mks.

Pradana   13 Oct 2020

@ Pradana:

Dengan modal sekitar Rp. 1.5 juta, atau sekitar USD 100, Anda bisa trading di akun micro, dengan minimal 0.01 lot. Ketahanan modal Anda belum termasuk margin adalah sekitar  (USD 100) / (USD 0.1) = 1000 pip (Keterangan: USD 0.1 adalah nilai per pip untuk 0.01 lot pair XXX/USD seperti misalnya EUR/USD, GBP/USD, dll).

Mengenai leverage, pilihlah leverage yang sebesar mungkin seperti 1:500 atau 1:1000, agar margin atau jaminannya kecil.

 

- … Apa ada pengaruh jumlah entry per hari sm ketahanan modal?

Semakin banyak posisi yang Anda buka, maka margin total akan semakin besar juga, dan ketahanan modal akan semakin kecil.

M Singgih   13 Oct 2020

Volume trading itu sama dengan besaran lot ?
Harga entry itu, harga yang sedang di candle saat pasar itu dibuka ?
Mohon bantuannya.
Terimakasih

Ari Latukau   17 Mar 2020

selamat malam pak, saya penasaran. apakah bisa menjadi seorang trader yg sukses jika saya hanya mengandalkan moving average saja? Saya sudah latihan selama kurleb 1 bulan di akun demo dan hasilnya cukup menguntungkan. tp saya masih merasa ragu terutama jika melihat analis2 yg menggunakan teknik trading yg rumit untuk menganalisa harga.

Bianca Vera   14 Aug 2022

@Bianca Vera: apakah bisa menjadi seorang trader yg sukses jika saya hanya mengandalkan moving average saja?

Saya meragukan kalau ada trader sukses yang hanya menggunakan moving average.

Yang paling penting bukanlah masalah pakai indikator apa atau metode apa. Tapi apakah paham cara menggunakan indikator atau metode tersebut.

Tiga orang trader menggunakan 1 buah indikator moving average penafsiran terhadap harga saat ini di time frame yang sama bisa berbeda-beda.

Kalau Anda benar-benar menguasai indikator moving average tersebut dan memahami market melalui indikator ini, maka Anda tentunya bisa berhasil.

Mengenai performa trading Anda selama 1 bulan di akun demo sebaiknya teruskan sampai minimal 6 bulanan.

Banyak trader yang bisa profitable selama 1-3 bulan namun sebelum 6 bulan sudah bangkrut.

Ingat, tujuan awal Anda sebagai seorang trader bukan menghasilkan uang sebesar-besarnya dalam waktu cepat.

Tujuan awal ini adalah belajar untuk profit konsisten. Setelah tujuan ini tercapai, baru Anda berfikir untuk membesarkan modal agar profit dengan nominal lebih besar.

Kiki R   16 Aug 2022

Berapa persen candlestick mengalami kenaikan bisa dikatakan sebagai sinyal pembalik tren?

Sanjaya   27 Sep 2022

Jika menggunakan teori dow maka acuan pembalikan tren bukan dilihat dari persentase kenaikan/penurunan harga tapi berpatokan pada harga tertinggi/terendah yang terakhir.

Sebagai contoh, pada tren naik, harga membentuk harga tertinggi baru (higher high) dan harga terendah yang lebih tinggi (higher low).

Nah, saat harga tidak mampu membentuk harga tertinggi baru dan malah jatuh menembus low sebelumnya, ini bisa menjadi tanda pembalikan arah.

Kiki R   28 Sep 2022

Terima kasih banyak atas masukannya pak. Ini saya sudah teruskan sampai saat ini sudah masuk bulan ketiga. Izin bertanya pak, satu bulan terakhir ini sering sekali posisi saya terkena stop loss hingga jumlah akun saya tergerus meski masih tetap untung overallnya. apakah ini wajar dalam trading pak?

Bianca Vera   8 Nov 2022

Hal ini wajar.

Moving average adalah indikator berjenis trending dan memiliki peluang berhasil yang tinggi saat market dalam keadaan trending.

Sepertinya kejadian Anda profit selama 1 bulan tersebut adalah disaat market sedang dalam keadaan trending dan sinyal yang diberikan oleh indikator MA mempunyai akurasi yang besar.

Namun, saat market memasuki kondisi sideways, maka performa indikator MA mulai memburuk. Itulah alasan kenapa pengujian performa tidak bisa hanya dalam 1 bulan saja.

Kiki R   9 Nov 2022

Adakah strategi yang win ratenya bisa diatas 80% dalam menebak pergerakan harga pak?

Puji Tri   14 Nov 2022

Mungkin ada, tapi saya pribadi tidak pernah menjumpai yang seperti itu.

Iklan-iklan EA, signal forex, pengelolaan dana di medsos (FB, IG, Telegram) yang menyebutkan winrate diatas 80%, dll hanyalah kebohongan.

Saya pernah masuk ke beberapa grup yang klaim winrate 90%, 85% tapi ternyata sistemnya averaging dan martingale.

Sekali loss, bisa MC akunnya.

Faktanya, Anda tidak butuh winrate di atas 80% untuk profitable. Bahkan dengan winrate 50% Anda tetap bisa profitable jika rasio risk/reward lebih dari 1/2.

Kiki R   15 Nov 2022

@ Sanjaya:

Maaf, saya tidak mengerti pertanyaannya. Harga di candlestick naik kok trend bisa berbalik?

Setahu saya trend akan berbalik arah atau terjadi reversal jika retracement telah melewati level 50%, biasanya diamati dari Fibonacci retracement. Sedangkan kalau sekedar melihat apakah akan terjadi retracement, cukup hanya dengan mengamati sinyal dari price action yang terbentuk, misal pin bar, doji, shooting star dsb.

M Singgih   12 Dec 2022

Apa yang membedakan chart naik/turun dikatakan sebagai perubahan tren dan koreksi atau pullback?

Igusti Ramdhani   19 Dec 2022

@Igusti Ramdhani: Perbedaannya, perubahan tren merubah arah harga, misalnya dari tren turun menjadi tren naik atau sebaliknya dari tren naik menjadi tren turun.

Sedangkan koreksi/pullback tidak merubah arah tren. Trennya tetap sama, dan harga yang berlawanan dengan arah tren hanya bersifat sementara.

Kiki R   22 Dec 2022

@ Puji Tri:

Secara teori tentu ada, tetapi saya belum pernah tahu.
Probabilitas profit (win rate) yang tinggi tidak akan selalu menghasilkan profit tinggi sepanjang waktu karena karakteristik dari pair yang ditradingkan bisa saja berubah sewaktu-waktu dan strategi tersebut harus dibenahi atau diatur ulang misal merubah setting parameter indikator teknikal yang digunakan.

M Singgih   31 Dec 2022

@Igusti Ramdhani:

Penurunan/kenaikan yang dikatakan sebagai perubahan tren biasanya terjadi saat terdapat Break of Structure yang terjadi dalam market. Hal ini bisa diwakilkan dengan banyak hal, namun yang paling simpel adalah harga yang berhasil ditutup dengan membentuk Lower Low saat tren naik ataupun membentuk Higher High saat tren turun. Pembentukan nilai-nilai ini tidak berarti harga sudah dapat dipastikan mengalami perubahan tren, harga tetap dapat bergerak semaunya pasca itu.

Koreksi atau Pullback sendiri biasanya ditandai dengan tidak adanya perubahan struktur dasar pada market saat itu. Contohnya misalkan dengan menggunakan Moving Average. Meskipun harga sedang turun drastis dari niai tertingginya, ternyata harga tidak mampu ditutup di bawah MA yang digunakan dan kemudian melanjutkan kenaikannya pasca ketidkamampuan tersebut. Hal inilah yang sering kita kenal dengan Pullback atau koreksi.

Nur Salim   31 Dec 2022

Jawaban untuk Ari Latukau:

Ya, trading di pasar forex menggunakan satuan volume lot sedangkan harga entry adalah harga yang Anda dapatkan saat buy/sell di market.

Kiki R   4 Feb 2023
 Mustakim |  17 Jun 2012

Lagi lagi saya ngerepoti master.Gini master saya mau menannyakan tentang Strategi overlay chart(profit tanpa mikir)karena sifatnya adalah hedging korelasi,maka HARUS open 2 posisi (apabila korelasi positive order 1 buy 1 sell,apabila korelasi negative order 1 buy 1 buy) .yang saya tanyakan untuk korelasi positive itu yang dibuy atau yang disell itu yang yang lebih dekat atau yang lebih jauh dari posisi open ?

Lihat Reply [2]

Sepertinya ini sistem  basket Trading dengan Trade menggunakan beberapa mata uang

Intinya dari simple trading method / Basket trading , tidak menggunakan indicator, hanya menggunakan demo account yang ditrade di awal minggu waktu broker baru buka sebagai pengganti indicator. Trade dilakukan dengan membuka 7 pair SELL (AUDUSD, NZDJPY, GBPCHF, EURUSD, EURCHF, CHFJPY, USDJPY) dan 7 pair BUY (USDCHF, EURGBP, NZDUSD, GBPUSD, EURJPY, AUDJPY. GBPJPY).

Kemudian, sort kolom profit (pada MT4) setelah account demo dibiarkan selama 1-2 hari. Account Demo / Demo Indicator akan menunjukkan 7 pair bagian atas yang positif dan 7 pair bagian bawah yang hasilnya negatif. Hal ini tidak menjadi masalah walaupun total profitnya negatif, karena hanya merupakan demo account.

Pair yang menempati posisi paling atas (nomor 1) dan pair yang menempati posisi paling bawah adalah pair yang bagus untuk di trade. Jika SELL pair ada di slot nomor 1, maka trade SELL pair tersebut, dan sebaliknya.
Jika SELL pair menempati slot nomor 14, maka trade BUY pair tersebut, dan sebaliknya.

Begitu juga dengan pair yang lompat dari posisi 7 teratas ke bagian posisi 7 terbawah. Jika pair SELL lompat dari atas ke bawah, maka trade BUY pair tersebut, dan berlaku sebaliknya. Jika pair SELL lompat dari bawah ke atas maka trade SELL pair tersebut, dan sebaliknya.

Untuk mempelajari Simple Trading Method cukup hanya menggunakan 2 demo account. Satu untuk dijadikan demo indicator (DI), satu lagi untuk membuka trade sesuai dengan sinyal dari DI. Sampai anda sudah mendapatkan hasil yang konstan dalam 3 bulan, dimana pengertian konstan adalah 7 dari 10 trade anda profit. Jika sudah bisa mendapatkan hasil yang konstan, anda dapat mengaplikasikannya ke live account. Hati-hati dan jangan terburu-buru untuk apply ke live account. Simple dapat profit, simple juga kehilangan uang jika terburu-buru dan ceroboh. Tapi tetap berharga untuk dipelajari.

Dengan money management yang dianjurkan, maka SL adalah 40 untuk setiap pair. Sehingga jika anda trade 14 pair, maka SL total kurang lebih 40x14=560 pip.

Konon banyak trader yang sering putus di metoda ini, termasuk saya pada awalnya, karena overtrading, pasang lot terlalu besar dibandingkan dengan equity yang dimiliki. But practice makes perfect. Gpp. Karena cuma demo account, bisa buka lagi yang baru.

Jadi berapa lot yang dianjurkan dibuka ? Dengan risk 5%, equity $300, maka $300 x 5% = $15. $15 adalah angka SL nya. Cara menghitung lot nya : SL $15 / 560 pip = 0.026 Lot. Kalau pecahan biasanya dibulatkan ke bawah, jadi 0.02. Dan adjust kembali SL nya menjadi 0.02 x 560 = $11.2 saja. Lebih aman.

Asumsi dengan risk 5% anda perlu mengalami mengenai SL sebanyak 20 x baru equitynya habis (tentu harus memperhitungkan margin nantinya).

reward nya tidak sebanding, dalam arti yang positif. Kalau SL nya 560 pip, sedangkan profitnya bisa mulai dari 200 pip sampai dengan 4.000 pip. Begitu maksudnya. Nggak sebanding kan ?

Kalau statistik nya rugi 3 x dan profit 7 kali, itu sudah bagus sekali performanya. Namanya trading, sekali-sekali wajar kalau rugi.
Mari kita lihat :
Trade 1 : -560 pip
Trade 2 : +1000 pip
Trade 3 : +2000 pip
Trade 4 : -560 pip
Trade 5 : +100 pip
Trade 6 : +1000 pip
Trade 7 : -560 pip
Trade 8 : +200 pip
Trade 9 : +500 pip
Trade 10 : +500 pip
Total ===== 3.600 pip

Meskipun rugi 6 x dan profit 4 kali, mungkin masih profit, atau BE (break event). O ya, kita coba selalu gunakan ukuran pip aja ya, karena kalau nominal $ nya tinggal tergantung lot yang dibuka, risk level yang dipakai, dan equity yang dimiliki.

strategi kedua,

yaitu basket 14 pair, setelah DI dibuka dengan 7 pair SELL dan 7 pair BUY, menurut Trader101, seperti memisahkan minyak dan air, dimana minyak akan berada dilapisan atas dan air akan berada dilapisan bawah. Dalam hal ini semua pair SELL akan berada diatas (posisi 1-7) dan semua pair BUY akan berada di dibawah (posisi 8-14). Jika posisi ideal ini tercapai, maka anda dapat membuka trade 14 pair SELL semua. Untuk awalnya target adalah 1.000 pip secara total. Tidak ada salahnya untuk membuka account demo ke 3, dengan mengambil posisi yang sama, tapi biarkan trade pada account demo ke 3 sampai hari Jumat, untuk mempelajari pergerakan dan korelasi antar 14 pair diatas.


System ini dapat menggunakan broker apa saja, selama mereka memiliki pasangan pair yang diperlukan. Walaupun platformnya bukan MT4, tidak menjadi masalah. DI dan account trading (baik demo maupun live, bahkan account demo ke 3) sebaiknya dari broker yang sama.

thanks

Basir   17 Jun 2012

@ Mustakim:

- yang saya tanyakan untuk korelasi positive itu yang dibuy atau yang disell itu yang yang lebih dekat atau yang lebih jauh dari posisi open ?

Maksudnya lebih dekat atau jauh dari posisi open? Bisa diberi contoh?

Untuk strategi seperti yang Anda maksud, order untuk kedua pair yang di-hedging tsb harus pada saat yang hampir bersamaan, berapapun harga pada saat itu. Misal pada saat yang hampir bersamaan Anda bisa buy EUR/USD dan sell GBP/USD. Tetapi cara ini tidak selalu profit, dan kalau tanpa analisa sama sekali, bisa dikatakan bersifat untung-untungan.

M Singgih   2 Oct 2019
 Ronny |  6 Oct 2015

Sya mncobakan demo trading dgn mnggunakan fasilitas sinyal autochartis.com. Selama sya demo tsb, kndala yg mau sya tanyakan:

1. Bgaimana dgn entry pointnya? Krna sinyal yg dberikan d sini tdk mncantunkan entry point yg spesifik. Apakah kita hrus tunggu closed di candle periode tertentu dan OP di candle baru brikutnya atau OP lgsung saat sinyal diberikan? Sya masih bingung untuk entry pointnya

2. Apakah kebanyakan sinyal yg dberikan dr sana adlah untuk trading jngka panjang? Bgmn memfilter sinyal yg dhasilkan agar bisa dipakai daytrader sprti saya?

3. Penentuan SL? Penentuan SL yg wajar dan tdk terlalu besar bgmn jika risk ratio saya 1:2 ?

Trima kasih banyak atas penjelasan bpk.

Lihat Reply [21]

@ Ronny:
1. Setahu saya Autochartist menampilkan sinyal trading berdasarkan kombinasi pola chart dan Fibonacci retracement, jadi hanya petunjuk arah pergerakan harga saja, untuk entry point-nya bisa menggunakan bantuan indikator teknikal yang biasa Anda gunakan, dalam hal ini untuk menentukan momentum entry yang tepat.
2. Itu bergantung pada time frame yang Anda gunakan dimana sinyal tersebut muncul. Kalau Anda day trader gunakan time frame 1 jam (H1), dan ketika sinyal trading muncul maka sinyal itu adalah untuk jangka pendek. Tetapi untuk time frame trading yang semakin rendah biasanya akurasi sinyalnya juga rendah karena banyaknya noise pada time frame rendah.
3. Stop loss bisa ditentukan dengan level support atau resistant terdekat, atau dari upper band atau lower band indikator Bollinger Bands, atau dari formasi price actionnya.
Anda tentukan SL dulu baru target atau take profit (TP). TP juga ditentukan dari level support atau resistant terdekat, atau dari level-level Fibonacci retracement, dan risk/reward ratio sebaiknya memang lebih besar dari 1:1. Untuk  kondisi pasar yang trending risk/reward ratio bisa 1:2 atau 1:3.
Untuk keterangan lebih lanjut bisa baca:
Beberapa Teknik dalam Menentukan Stop Loss

M Singgih   8 Oct 2015

@Master
seberapa sering master pakai autochartist ini?

Raz’if Anaqi   5 Apr 2020

@ Raz’if Anaqi:

Kalau saya pribadi tidak menggunakan Autochartist, tetapi langsung dari pengamatan.

M Singgih   20 Apr 2020

@ Jamaludin:

Autochartist adalah sebuah software untuk alat bantu dalam trading. Biasanya software auochartist disediakan oleh broker yang telah bekerjasama dengan Autochartist sebagai fasilitas untuk trading.

Dengan alat bantu software Autochartist, maka trader bisa mengetahui secara realtime pola-pola chart yag sedang ataupun yang telah terbentuk, level-level Fibonacci, dan juga analisa volatilitas. Dengan demikian bisa membantu trader untuk mendapatkan sinyal untuk entry.

M Singgih   15 Dec 2021

Apakah sinyal dari Autochartis akurat?

Rindaman   2 Feb 2022

@ Rindaman:

Setahu saya tidak ada sinyal yang seratus persen benar atau akurasinya mutlak. Sinyal yang dihasilkan dari indikator teknikal maupun price action menunjukkan kemungkinan atau probabilitas.

M Singgih   3 Feb 2022

Kadang di broker ada fitur yang namanya autochartist, itu untuk apa ya?

Jamaludin   15 Dec 2021

Broker mana yang menyediakan sinyal Autochartist?

Jamil   22 Jun 2022

Untuk dapat layanan yang teregulasi Bappebti, Anda bisa mengakses layanan Autochartist melalui broker-broker berikut:

1. Monex

Dilengkapi dengan fitur MXTT Autochartist yang bisa mengidentifikasi peluang profit berdasarkan pola harga real time. Selain itu ada juga tools Monex Trading Analytics dan  Monex Economic Calendar Impact. 

 

2. GKInvest

Broker yang berdiri lebih dari 15 tahun ini punya fitur Kalender Ekonomi, Autochartist, analisa harian dari Trading Central, dan update berita pasar terkini.

 

3. Valbury

Aplikasi Autochartist di broker Valbury dapat digunakan pada forex, saham, indeks, Futures, Equity Metal, minyak, serta komoditas. Cara memakainya tinggal download di App Store atau Google Play.

Ananta   29 Jun 2022

Berapa lama main akun demo min? Apa ada batasan waktunya klo akun demo itu? Misal setahun pakai akun demo yg sama gitu?

Zulkan   29 Jun 2022

@Zulkan: Main akun demo tidak ada batasan waktu. Tujuan akun demo adalah untuk menguji performa dari sistem trading yang Anda gunakan apakah profitable dalam jangka panjang atau tidak.

Kalau selama setahun Anda menggunakan akun demo performa trading Anda belum profitable, jangan terburu-buru masuk ke akun real.

Sebaliknya, meskipun baru 3 bulan di akun demo namun performa tradingnya sudah bagus, Anda bisa mencobanya di akun real.

Jadi, kembali ke tujuan awal akun demo itu sendiri.

Kiki R   30 Jun 2022

Untuk apa sih kegunaan software autochartist? terima kasih…

Yusuf   20 Jul 2022

@Yusuf: Autochartis adalah aplikasi yang melakukan scanning ke grafik dan memberikan sinyal sell, buy dan take profit berdasarkan parameter tertentu.

Parameter ini seperti pola grafik, pola fibonacci, Key Levels serta volatilitas.

Kiki R   21 Jul 2022

Apakah Autochartis ini gratis untuk selamanya kak?

Denjaka   22 Aug 2022

@Denjaka: Untuk broker yang menyediakan autochartist, maka layanan autochartis gratis untuk selamanya.

Namun, tidak semua broker menyediakan layanan autochartist. Oleh karena itu, perhatikan terlebih dahulu apakah broker yang Anda gunakan menyediakan layanan autochartist.

Kiki R   23 Aug 2022

Autochartist bisa dipakai untuk aset apa saja ya? Apakah cuma forex? Saya saat ini sedang tertarik untuk trading kripto, tapi belum tahu cara pakainya di Autochartist. Siapa tahu memang bisa, mohon panduannya, terima kasih. 

Achmadijaya   25 Nov 2022

Autochartist dapat dipergunakan untuk semua aset, baik forex maupun crypto. Namun, hal itu tergantung pada ketersediaan aset pada platform broker kamu. 

Bagaimana cara menggunakan Autochartist untuk trading kripto? Silakan tanyakan pada broker kamu tentang bagaimana cara menghubungkan platform trading-nya dengan Autochartist. 

Aisha   1 Dec 2022

@Achmadijaya:

Untuk Update terbaru saat ini, AutoChartish sudah bisa digunakan sebagai Tools tambahan pada MT4 dan MT5. Penggunaannya tidak seperti dahulu lagi yang bergantung pada hanya broker-broker yang berkerja sama dengan Autochartish saja. Jadi semua aset yang ada pada MT4/5 di broker yang bapak gunakan sejatinya bisa diaplikasikan ke Autochartist.

Nur Salim   21 Dec 2022

@Denjaka:

Untuk saat ini Autochartist tidak memungut sepeserpun biaya pada user untuk dapat mengoperasikannya. Mengenai kedepannya akan terus gratis tentu saja kita tidak bisa tahu. Jika memang Value yang ditawarkan baik dan dapat meningkatkan kualitas seorang trader, maka bukan tidak mungkin suatu saat kelak Autochartist akan memungut biaya.

Nur Salim   25 Dec 2022

Izin bertanya, untuk autochartist sendiri ada disediakan gak oleh broker di Indonesia? Apa-apa saja broker yang menyediakan. Dan saya amati dari pembahasan bapak-ibu diatas, berarti autochartist mesti pasang sendiri di platform kita ya. Untuk pemasangannnya bisa dijabarkan tidak cara-cara pemasangan autochartistnya itu sendiri?

Terima kasih

Widianto   26 Dec 2022

@ Widianto:

Untuk broker dari Indonesia (broker lokal) yang menawarkan sinyal Autochartist, silahkan baca: Broker Lokal yang Menyediakan Sinyal Autochartist

Untuk tutorial cara penggunaan Autochartist di platform Metatrader 4, silahkan baca: Tutorial Menggunakan Autochartist di MetaTrader 4 (MT4)

M Singgih   27 Dec 2022
 Arga |  16 Dec 2015

Baru belajar tentang pola chart, ternyata ada banyak sekali macamnya. Masing - masing nampaknya bisa dijadikan sinyal baik untuk penerusan atau pembalikan. Karena banyaknya ini, jadi penasaran pola mana yang paling konsisten muncul dan bisa diandalkan untuk entry? Trims

Lihat Reply [20]

Ada tiga jenis pola chart yang digunakan atau terdapat dalam Mt4 / Platform trading yaitu :
1. Chart Bar
2. Candlestick
3. Chart Garis.

Diantara ke tiga pola chart, yang saya perhatikan banyak di gunakan adalak jenis Candlestick. Pola candle ada ribuan bentuknya. Namun ternyata ada pola yang sering muncul dan sekaligus paling menguntungkan atau efek noise signalnya kecil.

Candlestick merupakan metode charting kuno dari Jepang yang telah terbukti akurasinya hingga berabad-abad sampai sekarang. Meskipun telah digunakan begitu lama, namun kepopulerannya telah menjadi bagian dari analisa teknikal populer yang digunakan oleh berbagai kalangan trader.

Dan anda bisa membaca ulasan mengenai candlestick dan penjelasannya ini.

Thanks.

Basir   17 Dec 2015

Meluruskan, mungkin memang yang dimaksud adalah pola Chart atau pola candlestick. Bukan jenis harganya pak. Jadi mungkin gw tanya ulang aja ya.

1. Pola candlestick apa yang sering muncul pada chart?

2. Pola harga apa yang sering muncul dalam chart?

Rani   2 Aug 2018

@Rani

1. Pola Candlestick yang sering muncul

Jika pertanyaannya mengenai pola candlestick yang paling sering muncul, jawabannya tergantung pada time frame berapa dulu. Misalkan nih perhatikan contoh di bawah ini:

Candlestick pattern pada tf Daily selama 2 bulan terakhir:

candlestick pattern

 

Berikut candlestick pattern yang terjadi di tf M15 selama 1 hari terakhir:

candlestick pattern 2

Pada TF daily kemunculan candlestick pattern memang sangat jarang, namun tingkat validitasnya sangat tinggi. Berbeda dengan M15, banyak candlestick pattern yang muncul namun tingkat validitasnya rendah sehingga kurang bisa diandalkan.

Kalau berbicara secara Overall, pola-pola 1 candle seperti Pin Bar, Doji, Marubozu yang sering muncul.

2. Pola harga yang sering muncul.

Mengenai pola harga sendiri juga sebenarnya sama dengan pola candle. Semakin kecil time framenya, maka akan semakin sering muncul, namun kurang bisa diandalkan. Semakin tinggi time frame-nya, maka semakin jarang muncul, namun bisa diandalkan. 

Mengenai pola yang sering muncul adalah pola-pola seperti Rectangle, Flag, Wedge, serta HnS/Inverse HnS.

Admin   3 Aug 2018

Terima kasih pak atas infonya.

Bolehkah saya tau, bapak dapat indikator candle seperti itu darimana? Saya cari-cari digoogle tidak ketemu sampai sekarang pak. 

Rani   4 Aug 2018

Untuk platform Metatrader 4 sendiri saya juga belum pernah menemukan bu indikator dengan keterangan pola candle seperti ini.

Untuk SS di atas, saya menggunakan platform Tradingview. Platform ini adalah semacam media sosial untuk trader yang ingin berbagi analisanya. Kumpulan indikator yang dimiliki pun sangat beragam. Anda tidak perlu mendownload dan install lagi seperti yang ada di MT4.

Admin   9 Aug 2018

@Faqih Chandra:

Betul sekali pak, Quasimodo memang merupakan salah satu bagian trading Supply And Demand saat ini dan termasuk dalam kategori Manipulation. Teknik ini masuk ke dalam bagian SnD sebenarnya karena Entry yang dilakukan seringnya akan muncul pada zona-zona SnD yang terbentuk saat itu. Untuk contoh bisa dilihat pada gambar di bawah ini:

qm-snd

Pada gambar dapat dilihat bahwa setelah berhasil membentuk Lower Low pasca adanya Higher High, proses penurunan harga tersebut diawali dengan adanya zona Supply Fresh yang terbentuk di sana yang juga sejajar dengan level QM yang terbentuk. Hal ini tentu saja tidak akan selalu terjadi dengan indah seperti gambar di atas. Akan ada banyak QM level yang berada lebih rendah ataupun lebih tinggi dari zona yang terbentuk. Namun saat keduanya berada pada tempat yang sama seperti contoh, maka tingkat akurasinya juga sangat tinggi jika dibandingkan dengan QM yang lain.

Mengenai Chart Pattern sendiri, menurut hemat saya hampir seluruh strategi teknikal yang ada di market ini akan selalu masuk kategori Chart Pattern, termasuk Quasimodo ini. Mengapa demikian? Karena disetiap analisa teknikal kita akan selalu melihat pola-pola berulang yang terjadi pada market dan dapat diukur tingkat akurasinya untuk menghasilkan keuntungan. Pola atau bentuk yang terjadi berulang-ulang tersebut inilah yang kita kenal dengan Chart Pattern.

Demikian penjelasan dari saya, semoga bisa sedikit mencerahkan.

Nur Salim   30 Apr 2022

Apakah analisa formasi candlestick bisa mempengaruhi hasil trading secara signifikan?

Fajar   12 Aug 2022

ijin bertanya pak, sebagai seorang pemula, mana yang lebih dulu seharusnya saya pelajari, pola chart pattern seperti head and sholder atau belajar memahami indikator terlebih dahulu?

Mayang Afianti   14 Aug 2022

@Fajar: Belum tentu, hasil tradingnya bergantung bagaimana Anda menggunakannya.

Formasi candlestick hanya berfungsi sebagai trigger/sinyal entry market. Sebelum ke trigger entry, Anda harus menguasai 2 hal yaitu arah market dan level area entry.

Kalau pola/formasi candlestick digunakan di sembarang kondisi dan tidak melihat level harga yang penting, yang ada bukan tambah bagus tradingnya, malah tambah hancur.

Kiki R   15 Aug 2022

Idealnya, pemula mempelajari cara membaca candlestick dulu. Kemudian mengenal level-level support dan resistance.

Baik indikator maupun chart pattern tidak bisa dipahami tanpa kedua hal itu. Sedangkan kalau sudah paham candlestick dan support-resistance, maka terserah mau mempelajari chart pattern, indikator, fibonacci, atau lainnya.

Aisha   15 Aug 2022

terima kasih banyak masukan dan jawabannya kak. Untuk yang candlestick ini apakah termasuk belajar pola-pola candlestick juga atau untuk awalan cukup belajar seperti artikel yg kakak berikan? Oh iya satu lagi kak. apakah pengetahuan2 dasar ini bisa lgsg dipakai untuk analisa open posisi kak? sekali lagi terima kasih buat pencerahannya

Mayang Afianti   29 Aug 2022

@Mayang Afianti: "Untuk yang candlestick ini apakah termasuk belajar pola-pola candlestick juga atau untuk awalan cukup belajar seperti artikel yg kakak berikan?"

Untuk awalan belajar agar dapat lebih mudah mempelajari indikator dan pola chart pattern.

"apakah pengetahuan2 dasar ini bisa lgsg dipakai untuk analisa open posisi kak?"

Bisa, namun harus dirangkai. Jangan entry hanya karena ada pola candlestick pin bar di time frame H1 atau pola candlestick lainnya.

Cara yang benar adalah analisa top-down.

1. Menentukan arah di TF yang besar, misalnya Daily.

2. Menentukan level di TF tengah/besar, misalnya di TF Daily/H4.

3. Menentukan trigger entry di TF kecil, misalnya di H1. Pola candlestick dapat digunakan sebagai trigger di TF kecil ini.

Analisa top-down ini lebih bagus karena pada dasarnya kita mengikuti arah market pada TF besar dan masuk pada TF kecil.

Kiki R   31 Aug 2022

kenapa quasimodo seringnya masuk ke dalam materi untuk trading dengan menggunakan supply dan demand pak? Kenapa tidak masuk ke dalam bagian chart pattern mengingat kita harus melihat bentukan harganya terlebih dahulu?

Faqih Chandra   30 Apr 2022

Untuk candle jenis renko atau heiken ashi apakah ada pola atau pattern yang sering muncul seperti di candlestick?

Moh Ahsin   14 Nov 2022

Memangnya candle jenis renko atau heiken ashi itu yang seperti apa kak?

Mbak Keke   14 Nov 2022

Pola candlestick pada jenis grafik renko dan heikin ashi kurang disarankan karena susunan grafiknya kurang cocok.

Untuk pola grafik, ada beberapa yang sering muncul, seperti double bottom/top dan head and shoulders/inverted head and shoulders.

Strategi breakout trendline lebih cocok digunakan daripada pola candlestick.

Kiki R   15 Nov 2022

Apakah trading menggunakan price action perlu mempelajari analisa fundamental? Soalnya saymasih sangat kesulitan dengan analisa fundamental.

Rafli   15 Nov 2022

Anda bisa melihat perbandingan antara jenis grafik candlestick, renko dan heiken ashi pada gambar di bawah ini.

Candle v Renko v Heiken Ashi

Setiap grafik menggunakan pair yang sama (GBPUSD) dan time frame yang sama (Daily).

Kiki R   15 Nov 2022

Tidak. Anda bisa trading menggunakan price action tanpa ada analisa fundamental.

Kiki R   15 Nov 2022

@Faqih Chandra: Quasimodo tidak masuk ke dalam chart pattern karena ahli analisa teknikal terdahulu tidak memasukkan quasimodo sebagai chart pattern.

Contohnya buku textbook Technical Analysis of Stock Trend karangan Edward Magee dan Technical Analysis of Financial Markets karangan John Murphy.

Dua buku ini rujukan dalam ilmu dasar analisa teknikal dan tidak memasukkan quasimodo sebagai chart pattern.

Kiki R   10 Dec 2022
 Keser |  11 Dec 2016

Malam gan. Saat ini saya sadang proses belajar. Menurut temen saya, katanya perlu mempelajari pola chart (chart pattern) atau pola candle y.

Saya masih bingung tuh. setelah baca-baca artikel chart pattern, kok saya agak kerepotan alias bingung bedakan pola pennant dan triangle y (sepertinya symetrical triangle ) dan pemanfaatannya (reversal/continuation). Mohon pjelasannya, sukur kalau dikirim ke email. Makasih.

Lihat Reply [20]

Pola triangle dibentuk dengan menghubungkan  garis pair mata uang uang dengan titik support atau resisten.

Pola segitiga, triangle price pattern yang dikenal dalam analisa teknikal, menurut kami bisa bersifat bullish, bisa juga bearish dan bisa juga tergantung pada trend utamanya.

Thanks.

Basir   5 Nov 2017

@ Keser:

Kesamaan pola pennant dan pola segitiga:

1. Keduanya berbentuk segitiga.

2. Keduanya menunjukkan keadaan konsolidasi, yang pada suatu saat akan break garis resistance atau support segitiga tersebut dan berlanjut dengan pergerakan trending.


Perbedaan pola pennant dan pola segitiga:

1. Pola pennant berbentuk segitiga simetris pada kondisi trending (baik saat uptrend maupun downtrend), sedang pola segitiga bisa berbentuk segitiga simetris, segitiga menanjak (ascending triangle) atau segitiga menurun (descending triangle) dan tidak harus terjadi pada kondisi trending.
Sesuai dengan namanya, pennant atau panji-panji selalu ditopang oleh tiang (tiang bendera) yang dalam hal ini adalah pergerakan harga yang sedang trending.

2. Pola pennant bersifat meneruskan arah trend (trend continuation) sementara pola segitiga bisa meneruskan arah trend atau terjadi pembalikan arah trend (trend reversal).

3. Pola pennant menunjukkan konsolidasi jangka pendek sedang segitiga bisa jangka pendek atau jangka panjang, dengan demikian pola pennant biasanya terjadi pada periode waktu yang relatif pendek dibandingkan pola segitiga. Jadi pennant biasanya terbentuk pada time frame yang relatif rendah.

M Singgih   15 Dec 2016
makasih ya gan atas jawaban yang begitu lengkap, menjadi pencerahan bagi saya. o ya kalo boleh saya bertanya lagi masalah Money Manajemen (kesempatan yang jarang bertanya pada orang yang tepat dan ikhlas berbagi).
  • misal kita deposit dengan $200  acc micro  SL 50 pips, berapa $ yang harus disiapkan(direlakan) utk loss setiap kali trade dan berapa nilai lotnya agar bisa mampu bertahan utk sekian puluh trade.   
  • bagaimana pula dengan $1000 acc mico atau acc mini SL 50 pips, berapa $ harus direlakan utk loss setiap kali trade dan berapa nilai lotnya.
  • dengan dana segitu baiknya menjadi day trader atau swing trader?

makasih banget sebelumnya. saya tunggu jawabannya.rencana dalam 3-4 bulan kedepan mo trading real. mo latihan di demo dulu. sekali lagi makasih (atau mgkin ada masukan gan bagaimana baiknya sebelum terjun ke real trading)

Keser   9 Jan 2017

@ Keser:

Persepsi Anda terbalik, seharusnya stop loss (SL) ditentukan dalam satuan uang, bukan dalam pip. Kalaupun Anda ingin SL konstan misalnya selalu sebesar 50 pip, tetapi besarnya resiko per trade yang Anda relakan (sepakati) harus diukur dengan satuan uang, bukan dalam pip, biasanya dengan persentase dari balance atau equity.
Baca: Belajar Memahami Money Management

- misal kita deposit dengan $200  acc micro  SL 50 pips, berapa $ yang harus disiapkan(direlakan) utk loss setiap kali trade dan berapa nilai lotnya agar bisa mampu bertahan utk sekian puluh trade.

Jawaban:

Sesuai dengan keterangan diatas, dengan dana USD 200 Anda bisa tentukan besarnya resiko per trade, misalnya 5%, maka besarnya resiko per trade adalah USD 200 x 5% = USD 10. Jika Anda trading dengan akun micro atau 0.01 dari standard lot (0.01 lot) dimana untuk 1 micro lot pasangan mata uang direct (XXX/USD) misal EUR/USD, GBP/USD dsb. nilai per pip-nya adalah USD 0.1.

Kalau misalnya Anda trading EUR/USD sebesar 0.01 lot dengan resiko 5% maka SL adalah sebesar (USD 10 / USD 0.1) = 100 pip. Nah, kalau Anda ingin SL 50 pip maka Anda harus trading sebesar (100 pip / 50 pip) x 0.01 lot = 0.02 lot dimana nilai per pip untuk EUR/USD adalah USD 0.2.
Catatan: trader yang berpengalaman menyarankan agar maksimal resiko tidak lebih dari 5%

- bagaimana pula dengan $1000 acc mico atau acc mini SL 50 pips, berapa $ harus direlakan utk loss setiap kali trade dan berapa nilai lotnya.

Jawaban:

Dari jawaban kami diatas, Anda bisa hitung sendiri. Untuk mini lot maka Anda trading dengan 0.1 lot dari standard lot (0.1 lot), dimana untuk pasangan XXX/USD nilai 1 pip = USD 1.

- dengan dana segitu baiknya menjadi day trader atau swing trader?

Jawaban:

Besarnya dana tidak menentukan type trading seseorang. Anda bisa menjadi seorang scalper, day trader ataupun swinger dengan dana berapapun. Untuk type trading Anda sendiri yang menentukan, sesuaikan dengan kenyamanan Anda ketika masih trading di akun demo, lebih nyaman sebagai scalper, day trader atau swinger.

M Singgih   11 Jan 2017
super...makasih atas penjelasannya ya
makin jelas dan terang benderang apa yang menjadi pertanyaan dan kebingungan selama iniapak
makin siap dan mantap
sekali lagi
makasih banyak yang tiada terhingga

tuhan yang akan membalas kemurahan hati bapak

Keser   11 Jan 2017
maap pertanyaannya jadi keterusan. semakin mendalami pelajaran forex semakin banyak yang tidak tahu. sudilah kiranya membantu.. saat ini topiknya BROKER dan eksekusi di broker.
 
  • Kenapa seh di broker ada eksekusi  open posisi menggunakan perintah INSTANS EXECUTION dan MARKET EXECUTION serta apa bedanya?
  • Apakah ini menunjukkan jenis brokernya yang NDD atau DD? Sebetulnya apa seh bedanya secara prinsipil antar keduanya dan bagi trader retail dengan dana minim taruhlah kisaran $1000 - $2000 kebawah, broker mana yang lebih menguntungkan?
  • Apa pula dengan pengertian market maker pada broker? Apakah masing-masing jenis broker ini berpengaruh terhadap besaran spread, komisi, slipage, quote(atau requote ya?), bagaimana pula pengenaan besaran spread dan komisi berkaitan dengan besaran lot (misal lot 0.01 apakah berbeda dengan 0.03 - begitupun dengan 0.1 dengan 0.3), bagaimana pula perhitungan spread dari setiap kali open posisi bila menggunakan strategi Averaging atau m singgihgle? Apa seh pengertian strategi pyramid?
  • Bagaimana dengan pengertian Stop Hunting?Apakah benar terjadi di beberapa broker dan jenis broker yang mana y? Bagaimana pula mensiasatinya?

Makasih sebelumnya.

Keser   14 Jan 2017

@ Keser:
Terima kasih juga.

- kenapa seh di broker ada eksekusi  open posisi menggunakan perintah INSTANS EXECUTION dan MARKET EXECUTION serta apa bedanya?

Jawaban:

Instant excecution atau market price excecution adalah order buy atau sell berdasarkan harga saat ini (harga pasar), dan pending order adalah order buy atau sell berdasarkan level harga tertentu yang Anda rencanakan.

Broker menyediakan fasilitas tersebut untuk menyesuaikan dengan kebutuhan trader karena ada trader yang ingin entry pada harga saat ini (misalnya scalper), dan ada juga yang ingin entry pada level harga tertentu yang telah direncanakan.

- Apakah ini menunjukkan jenis brokernya yang NDD atau DD? Sebetulnya apa seh bedanya secara prinsipil antar keduanya dan bagi trader retail dengan dana minim taruhlah kisaran $1000 - $2000 kebawah, broker mana yang lebih menguntungkan?

Jawaban:

Tidak. Baik broker NDD maupun DD ada fasilitas instant excecution maupun pending order.

Broker NDD adalah broker yang ordernya dilempar ke pasar, dan broker DD adalah broker yang ordernya ditahan. Kalau Anda trading di broker DD berarti Anda melawan broker karena kalau Anda profit akan dibayar dari kantong broker. Broker DD lazim disebut dengan broker bandar.

Dengan dana berapapun sebaiknya Anda pilih broker yang NDD untuk menghindari resiko karena broker bandar suatu ketika bisa bangkrut dan dana Anda tidak akan dibayar.

- Apa pula dengan pengertian market maker pada broker? Apakah masing-masing jenis broker ini berpengaruh terhadap besaran spread, komisi, slipage, quote(atau requote ya?), bagaimana pula pengenaan besaran spread dan komisi berkaitan dengan besaran lot (misal lot 0.01 apakah berbeda dengan 0.03 - begitupun dengan 0.1 dengan 0.3), bagaimana pula perhitungan spread dari setiap kali open posisi bila menggunakan strategi Averaging atau m singgihgle?

Jawaban:
Market maker adalah pencipta pasar sendiri, biasanya diassosiasikan dengan broker bandar.

Jenis broker tidak berpengaruh pada spread. Setiap broker pasti ada spread karena keuntungan broker sebenarnya pada spread.
Untuk komisi, setahu saya saat ini hanya broker lokal yang mengenakan komisi per trade. Broker luar negeri yang jenisnya ECN juga memberlakukan komisi tetapi tidak besar. Besar kecilnya komisi ditentukan oleh broker, biasanya semakin besar ukuran lot akan semakin besar juga komisinya. Strategi trading yang Anda gunakan tidak ada hubungannya dengan besar kecilnya komisi.

- Apa she pengertian strategi pyramid?
Jawaban:
strategi pyramiding adalah menambah posisi dengan ukuran lot yang sama ketika sedang profit, sambil menggeser level stop loss ke level breakeven (level impas). Pyramiding dilakukan untuk memaksimalkan profit.

- Bagaimana dengan pengertian Stop Hunting?Apakah benar terjadi di beberapa broker dan jenis broker yang mana y? Bagaimana pula mensiasatinya?

Jawaban:
Stop hunting adalah proses memanipulasi pergerakan harga agar stop loss bisa tereksekusi dan kalau bisa secepat mungkin. Manipulasi tersebut biasanya dilakukan broker-broker yang tidak teregulasi dengan benar, biasanya jenis broker dealing desk atau bandar, dengan tujuan agar trader selalu loss dan dengan demikian danaya akan masuk ke kantong broker. Untuk broker yang sudah teregulasi dengan benar, yaitu broker yang teregulasi oleh badan regulator yang kredibel secara internasional tidak akan melakukan hal tersebut karena sanksinya berat, bahkan sampai pada pencabutan ijin operasi.

Untuk mensiasati, jangan trading di broker yang stop hunter, atau kalau Anda sudah terlanjur dan ketahuan stop hunting maka cepat-cepat cabut dan pindah ke broker yang benar.

M Singgih   17 Jan 2017

Forum Inbizia memang ciamix tenan...apapun yang saya tanyakan pasti ada jawaban...he2.

O ya kembali ke laptop..eit bukan dink nanti ndak kena...delik..lha wonk itu punya orang. kembali ke topik maksud saya

Pertama, masalah INSTAN EXECUTION dan MARKET EXECUTION, keduanya khan memberikan kesempatan trader untuk masuk posisi dengan harga di saat itu pula.

Akan tetapi di broker tertentu, kenapa tidak menggunakan INSTAN EXECUTION tetapi pakai MARKET EXECUTION, kalo boleh tahu kenapa dan dengan alasan apa atau mendasarkan pada pertimbangan apa ya? Begitupun dengan MFX(broker ini amankah)? Atau mungkin karena termasuk kriteria broker bandar?

Kedua, "biasanya semakin besar ukuran lot akan semakin besar juga komisinya". Gimana dengan spreadnya, apakah membuka sebuah posisi dengan lot 0,01 atau 0,03 bahkan 0.1 sama besaran spreadnya? atau Barangkali bisa dicontohkan dengan penerapan strategy m singgihgle....(diluar pengenaan komisi).

Ketiga, Apa seh perbedaan antara strategy Pyramid dan Averging Up

Keempat, "Kalau saya lebih memilih yang sudah jelas regulasinya yaitu Alp*ri". Maap kalo boleh mohon rekomendasi sebaiknya dipakai Alp*ri yang mana y? Soalnya pernah saya baca bahwa Alp*ri UK tutup, terus broker yang berlokasi di Rusia identik dengan broker tidak teregulasi pdhal Alp*ri Rusia juga ada khan?

Mohon petunjuk....

Makasih sebelumnya
Salam hormat

Keser   28 Feb 2017

@ Keser:

-…Akan tetapi di broker tertentu, kenapa tidak menggunakan INSTAN EXECUTION tetapi pakai MARKET EXECUTION, kalo boleh tahu kenapa dan dengan alasan apa atau mendasarkan pada pertimbangan apa ya?

Jawaban: Istilah Instant Excecution dan Market Execution sama saja. Penggunaan istilah tersebut tergantung dari selera broker. Intinya kedua istilah tersebut mengacu pada eksekusi order yang sesuai dengan harga di pasar saat itu, jadi bukan pending order.

-…. Gimana dengan spreadnya, apakah membuka sebuah posisi dengan lot 0,01 atau 0,03 bahkan 0.1 sama besaran spreadnya? atau Barangkali bisa dicontohkan dengan penerapan strategy m singgihgle....

Jawaban: Besarnya spread tidak ditentukan oleh besarnya lot, tetapi oleh tingkat volatilitas pergerakan harga di pasar. Semakin tinggi volatilitas, spread akan semakin melebar, berapapun lot yang Anda tradingkan.
Besar kecilnya spread tidak ada hubungannya dengan m singgihgale. m singgihgale adalah strategi trading yang tidak tergantung pada spread. Besar kecilnya spread hanya akan berdampak pada trader yang menggunakan strategi scalping.

-…. Begitupun dengan MFX(broker ini amankah) Atau mungkin karena termasuk kriteria broker bandar?

Jawaban: MFX Broker (dulu MasterForex) saat ini sedang ada masalah. Penggunaan Instant Excecution tidak ada hubungannya dengan broker bandar atau bukan bandar..

- Apa seh perbedaan antara strategy Pyramid dan Averging Up?

Jawaban: Averaging ada 2 macam, untuk yang posisi ketika loss (semacam m singgihgale tetapi lot-nya tidak digandakan), dan ketika posisinya profit. Dalam hal ini ketika posisinya profit. Bedanya dengan pyramiding adalah pada pyramiding stop loss-nya digeser ke level breakeven sementara pada averaging (ketika profit) stop loss-nya bisa digeser bisa tidak, biasanya tidak digeser-geser.

-…. sebaiknya dipakai Alp*ri yang mana y. soalnya pernah saya baca di artikel, Alp*ri UK tutup, terus broker yang berlokasi di Rusia identik dengan broker tidak teregulasi pdhal Alp*ri Rusia juga ada khan?

Jawaban: Mengenai broker Alp*ri, dulu yang regulated hanya Alp*ri UK (teregulasi FCA UK) dan Alp*ri US (teregulasi NFA).

Meskipun Alp*ri sekarang ada di banyak negara tetapi perlu dicheck regulasinya, karena setahu saya regulasi Alp*ri dari Bank of Russia, IFSC (Belize), dan NBRB (Belarus). Kalau ingin trading, kami sarankan agar dicheck regulasinya demi keamanan dana Anda jika terjadi sesuatu.

M Singgih   2 Mar 2017

Makasih buanget ya. pikiran saya menjadi semakin terbuka sekaligus tambah bingung mo menentukan pilihan broker mana Namun demikian semakin menambah unsur kehati2 an saya dalam melangkah untuk lebih selektif lagi.
(waaaa... kelamaan mikirnya.. nt gak trading2...kapan actionya..)

kuncinya adalah sabar sabar sabar.. (tapi jangan kelamaan ya...)
 

karena sebelumnya broker tsb tidak bermasalah dan banyak direferensikan orang eeeeeeeee... tiba2 menjadi berkebalikan( asal dunianya aja yang tidak terbalik)

 
mudah2 an akum cepat menemukan febry dan keduanya hidup dalam kedamaian.
bgtpun diriku cepat menemukan broker yang mbuat hati ini damai.
 

sekali lagi banyak saya ucapkan terima kasih.

Keser   3 Mar 2017
@Keser
sama-sama gan, sering-sering main kesini ya.
Abdul Malik   19 Nov 2019

jika pola symetrical triangle bisa mengidentifikasi tren bullish, pola triangle apa yang dipakai untuk mengenali tren bearish?

Hasan75   5 Nov 2017

Apakah pola Pennant dapat digunakan di time frame rendah? Bagaimana akurasinya?

Ardhian Ahmad   10 Jun 2022

@Ardhian Ahmad: Kurang bagus jika Anda hanya menggunakan pola ini sebagai satu-satunya parameter untuk entry di time frame rendah karena hasil akurasinya rendah.

Kiki R   13 Jun 2022

Kalau pola ini diterapkan di strategi swing trading?

Oki S   4 Jul 2022

@Oki S: Akurasi pola untuk swing trading cukup bagus. Agar lebih profitable, pasangkan dengan RR 1:2 atau lebih.

Kiki R   5 Jul 2022

Mohon maaf kalau pertanyaannya sedikit melenceng. saya penasaran bagaimana bisa harga membentuk pola-pola dengan bentuk yg sangat mirip seperti segitiga, persegi, bahkan bendera pak? apakah ada perjanjian tertentu yang disengaja atau memang ini terjadi secara alami?

Zainal Rosa   28 Jul 2022

@Zainal Rosa: Pola-pola tersebut terbentuk secara alami yang menunjukkan pola perilaku seller dan buyer di market.

Kiki R   30 Jul 2022

selamat malam, adakah indikator atau konfirmasi yang bisa ditambahkan yang bisa jadi penguat pola pennant ini master? 

Jihan Salamah   14 Aug 2022

@Jihan Salamah: Ada, bukan indikator namun kondisi optimal untuk menggunakan pola pennant.

Kondisi yang optimal untuk pola pennant adalah trending kuat. Untuk mengecek kekuatan trend, Anda bisa gunakan ADX dengan garis batas 25.

Dengan demikian, kondisi valid saat terbentuk pola pennant adalah ketika harga sedang trending kuat (ADX>25).

Kiki R   16 Aug 2022
 

Komentar @inbizia

"HFX mengklaim jika trading pada platformnya tidak ada markup dan komisi yang dikenakan cukup ramah pemula. Strategi trading apapun diperbolehkan, baik itu scalping, hedging, maupun penggunaan robot (Expert Advisor)." Apakah ini berarti HFX menyediakan Expert Advisor juga? Terus selain HFX, broker mana lagi yang menyediakan Expert Advisor ya?
 Geralt |  23 Jan 2023
Halaman: Panduan Verifikasi Akun Hfx Internasional Berjangka
Yosua: Halo kak, untuk indikator penunjuk arah tren ada banyak kak, ada Moving Average (MA), trendline, RSI, Stochastic, MACD, dan lain-lainnya. Biar lebih paham, kak Yosua bisa mempelajarinya dari artikel-artikel kami di bawah ini: 3 Teknik Paling Ampuh Untuk Mengukur Kekuatan Trend Cara Trading Breakout dengan Trendline dan Awesome Oscillator Mengupas 3 Strategi Trading Forex Dengan Trend Reversal Teknik Trading Forex Sesuai Arah Trend Teknik Trading Candlestick Dengan Trendline Teknik Stochastic H4 Untuk Trend Trading
 Inbizia Support |  25 Jan 2023
Halaman: Tips Menemukan Strategi Trading Anti Gagal Ala Didimax
Oneng: Trader sebaiknya menghindari kekalahan trading itu memang ada benarnya karena dasarnya trading Forex memprioritaskan meminimalisir resiko kalah/ rugi trading. Tetapi pada prosesnya apalagi kita yang baru belajar pasti tidak akan terhindar dari kerugian akibat Forex. Jangankan beginner trader, yang udah ada experience saja tetap terkadang mengalami kerugian. Nah, karena itulah trader berusaha belajar menimalisir kerugian. Dan apabila terjadi kerugian dikarenakan strategi trading yang ga berjalan, maka tidak perlu kecewa dan lempar handuk tetapi belajar dari kesalahan.
 Julian |  28 Jan 2023
Halaman: Rahasia Menjadi Trader Sukses Ala Finex Berjangka
Wilson Y: Mengenai Biaya Swap, seperti yang dikatakan diartikel nih gan kalau biaya tersebut terjadi ketika trading masih terbuka sampai berganti hari. Nah untuk menghindari itu memang diperlukan gaya trading yang ga sampai satu hari prosesnya. Nah jadi ambil profit ataupun cut loss nya terjadi di hari yang sama, ga sampai berganti hari. Dan ada 2 strategi trading Forex yang memiliki durasi singkat seperti itu yaitu scalping dan day trading. Coba dibaca ya gan untuk scalping dan day trading : Mengenal Strategi Scalping FOrex Strategi Day Trading
 Markus |  29 Jan 2023
Halaman: Finex Vs Dcfx Manakah Broker Dengan Biaya Trading Termurah
kebetulan yang dibahas dari Maxco sama Asiapro itu memiliki kesamaan dimana dua duanya mengganti nama dan bahkan Asiapro sendiri udah ganti nama 2 kali. Apakah dengan pergantian kedua nama itu, izin Bappebtinya tetap sama atau mereka ngaju ulang lagi ya? dan apakah emang benar-benar aman bila trading dengan kedua broker ini. Ya, minimal bukan market maker lah soalnya gw takut kalau ternyata broker tersebut adalah market maker yang bisa dengan gampang manipulasi chart. Kira-kira penyebab penggantian nama itu karena apa ya? Padahal klu ga ada masalah seharusnya tidak perlu ganti. Selain itu menurut gw, nilai plusnya kedua broker ini adalah pengalaman kedua broker ini banyak cuma karena mengganti nama, gw kurang yakin dengan kedua broker ini... mohon maaf ya sebelumnya kalau emang nyinggung..
 Arif Budiman |  31 Jan 2023
Halaman: Broker Maxco Vs Asiapro Mana Yang Lebih Aman
Mengenai jumlah lot yang cocok untuk pemula, ada baiknya belajar di akun demo dulu dan setelah siap untuk trading live, maka lot terbaik adalah lot paling minimal di broker. Jadi menurut saya, kalau mau resiko rendah maka belajar dengan lot 0.01 dan kalau mau resiko agak besar maka belajar dengan lot 0.1.. karena kalau memang menggunakan lot 0.01 tiba2 menggunakan lot 0.1 maka kondisi trading bakal berbeda dan strategi trading juga dapat berubah
 Toky |  31 Jan 2023
Halaman: Broker Forex Penyedia Trading Dengan Micro Account

Komentar[8]    
  Fathia   |   1 Feb 2021

Tidak ada pola paling baik, atau paling menguntungkan. Ada pola yang cocok untuk pasar volatile, ada yang cocok dipakai saat pasar bullish, dan sebagainya. Kadang, chart pattern digunakan di trading bentuk candlestick untuk melihat pembukaan dan penutupan pasar sebelumnya.

  Brian   |   1 Feb 2021

Akuratkah chart pattern itu?

  Mustikasari   |   1 Feb 2021

Mmmm pake chart pattern bukan jaminan pasar akan bergerak membentuk pola tersebut. Chart pattern itu cuma prediksi

  Jejeboy   |   10 Jun 2022

Ya memang semua indikator dan pola cuma bisa kasih prediksi. kalo ada yang bisa kasih kepastian, udah pasti disebut holy grail namanya.

  Gayatri   |   1 Feb 2021

Jadi chart pattern ga bisa diandalkan dong?

  Rino   |   1 Feb 2021

Chart pattern berguna untuk memahami bagaimana dan kenapa suatu aset bergerak ke arah tertentu karena ia bisa menghighlight area support dan resisten, yang dapat membantu trader membuka open or long position. Apa trader mau open, atau ada tren pembalikan.

  Vian   |   18 Oct 2022

Teknik Analisa Chart Pattern Dalam Strategi Trading

Apa neckline itu harus miring? Atau kalau lurus sejajar begitu tidak apa-apa?

  Nur Salim   |   31 Oct 2022

@vian:

Tidak harus pak. Miring seperti itu juga benar kok. Kalau ingin belajar lebih lanjut bisa dibaca artikel Strategi Trading Dengan Head And Shoulder berikut ya pak.