Teknik Investasi Kripto Aman dengan Dollar Cost Averaging

Intan 2 Jun 2022 Dibaca Normal 5 Menit
kripto > strategi >   #dolar   #investasi   #kripto
Sebagai investor kripto, sangat banyak teknik investasi yang bisa dimanfaatkan. Salah satu yang menarik adalah Dollar Cost Averaging. Sudah tahukah kalian cara menggunakannya?

Berinvestasi di dunia kripto menjanjikan keuntungan besar. Sayang, risikonya cukup tinggi terutama buat pemula dengan jumlah modal terbatas. Untungnya, ada beberapa teknik sederhana untuk mengurangi risiko tadi, salah satunya adalah investasi kripto dengan metode Dollar Cost Averaging.

 

Apa Itu Dollar Cost Averaging?

Dollar Cost Averaging (DCA) adalah salah satu teknik investasi paling populer untuk mengurangi risiko aset-aset volatile seperti mata uang kripto. DCA mudah dilakukan oleh siapa saja, terutama untuk investor pemula yang menginginkan return cukup tinggi dalam periode waktu investasi jangka panjang (lebih dari 1 tahun).

dollar cost averaging kripto

Sederhananya, metode DCA adalah teknik membeli aset dengan interval waktu teratur dan jumlah pembelian sama, berapapun harga aset pada saat itu. Contohnya, investor A berencana mengalokasikan sekitar Rp10 juta untuk membeli mata uang kripto setiap bulan selama 12 bulan. Sekilas metode investasi ini memang mirip dengan prinsip menabung pada umumnya.

Karena mekanisme dasarnya untuk melakukan pembelian aset secara teratur, teknik DCA berlawanan dengan teknik investasi Lump Sum, di mana investor hanya melakukan 1 kali pembelian aset dengan jumlah modal tinggi. Misalnya, investor B menggunakan jumlah modal yang sama yaitu sekitar Rp120 juta untuk membeli mata uang kripto di satu waktu saja.

Baca juga: Cara Membeli Dan Menukar Bitcoin Ke Rupiah

Berikut adalah tabel perhitungan skema DCA vs Lump Sum yang dapat mengilustrasikan kenapa metode DCA disarankan untuk pemula:

dollar cost averaging kripto

Catatan: contoh pembelian ETH ini tidak menyertakan biaya transaksi (atau komisi) yang biasanya berbeda-beda antara bursa.

Dari tabel di atas, terlihat bahwa dengan metode investasi DCA, perolehan koin total selama 12 bulan lebih besar daripada investasi Lump Sum. Inilah alasan kenapa metode DCA lebih aman untuk pemula, karena bagaimanapun kondisi pasar, pembelian aset menjadi lebih terkendali dan terlepas dari emosi karena gejolak harga di pasar.

Simak juga: Teknik Trading Kripto Apa Saja yang Menguntungkan?

 

Plus Minus Dollar Cost Averaging Kripto

Keunggulan strategi DCA meliputi:

  • Risiko lebih mudah dikontrol karena pembelian aset selalu mengikuti harga terkini.
  • Lebih mudah melakukan diversifikasi aset.
  • Beban modal menjadi lebih ringan.

Sayangnya, metode DCA juga memiliki kelemahan yang harus dipertimbangkan. Dari sisi return atau imbal hasil investasi, metode DCA umumnya lebih kecil daripada metode Lump Sum, inilah kenapa DCA hanya disarankan untuk investasi jangka panjang saja.

Bergantung dari kondisi pasar, metode Lump Sum dapat menghasilkan return lebih tinggi, terutama jika pasar dalam kondisi bullish atau investor cerdas melakukan buy cheap, sell high. Misalnya dengan contoh tabel yang sama, tapi investor membeli saat harga ETH sedang berada di titik terendahnya yaitu pada bulan Juli (Rp32.201k), maka total koin yang diperoleh dengan jumlah modal yang sama (Rp120 juta) adalah 3.72659 ETH.

Karena alasan itu, metode investasi Lump Sum risikonya lebih tinggi dari DCA, tapi reward-nya lebih besar. Metode ini tentu lebih cocok bagi investor yang lebih agresif, ahli dalam membaca kondisi pasar, dan memiliki modal lebih banyak.

Baca juga: Daftar Tokoh Kripto Terkaya di Dunia

Dengan demikian, bisa disimpulkan jika kelemahan Dollar Cost Averaging kripto meliputi:

  • Nilai return total lebih kecil daripada metode Lump Sum.
  • Tidak cocok untuk investasi jangka pendek (kurang dari 1 tahun).

 

Bagaimana Cara Aplikasinya di Pasar Kripto?

Mempraktekkan teknik investasi kripto dengan DCA sebenarnya sederhana, sama seperti praktek menabung di aset-aset tradisional, hanya saja ada beberapa langkah tambahan yang perlu dilakukan, seperti:

  • Pilih Bursa Kripto Terpercaya

Saat ini sudah tersedia banyak bursa kripto yang dapat diakses investor ritel pemula, mulai dari bursa skala internasional seperti Binance sampai bursa lokal semacam Tokocrypto atau Indodax

Pilih bursa yang sudah memiliki kredibilitas baik (legal) serta menawarkan biaya transaksi (atau komisi) yang kompetitif agar keuntungan lebih maksimal. Selalu konsultasi dengan CS sebelum melakukan pembelian agar kalian mendapat informasi selengkap mungkin.

  • Install Dompet Kripto

Sebelum melakukan pembelian, kalian harus memasang dompet kripto pada akun aktif. Selain untuk mengamankan sejumlah koin, kalian juga akan membutuhkan dompet kripto untuk memperjualbelikan koin, menautkan aset-aset digital seperti NFT, hingga menikmati bunga dari staking koin.

Biasanya, setiap bursa akan menawarkan pemasangan dompet kripto pada sistem aplikasinya secara gratis.

  • Beli Aset Secara Teratur

Setelah melakukan pendaftaran di bursa kripto, memenuhi syarat-syarat pembelian aset, dan memasang dompet kripto, kalian sudah dapat membeli aset secara teratur dengan jumlah modal sesuai kekuatan finansial masing-masing.

Misalnya, kalian punya target untuk menabung selama 1 tahun dengan total modal di bawah Rp100 juta, maka bagi jumlah total modal tersebut dengan 12 bulan, lalu lakukan pembelian secara teratur setiap bulannya.

 

Teknik investasi kripto dengan metode Dollar Cost Averaging merupakan solusi bagi kalian yang masih pemula dengan waktu terbatas. Tidak perlu mengawasi chart setiap hari, cukup alokasikan dana sesuai kemampuan. Selain di kripto, teknik DCA ini juga efektif untuk diterapkan pada aset lain seperti investasi reksadana.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Ahong |  1 Apr 2021

Pak, misalkan saya punya uang 50 juta, dan pingin investasi saham jangka panjang minimal 10 tahun. Antara saham option dan index bagusan mana pak? Makasih

Lihat Reply [7]

@ Ahong:

Baik saham option maupun indeks saham merupakan produk derivatif (turunan) dari pasar saham. Keduanya tidak merepresentasikan kepemilikan dalam bentuk apapun atas saham suatu perusahaan.

Jika Anda trading saham option, maka Anda harus bisa memprediksi harga suatu saham akan naik atau turun dalam jangka waktu tertentu. Jika harga saham diprediksi akan naik, maka trader akan membuka opsi Call, dan jika diprediksi turun, trader akan membuka opsi Put. Untuk penjelasan lebih lanjut, silahkan baca: Apa Itu Option Saham (Stock Options) Dan Bagaimana Contohnya?

Jika Anda trading indeks saham, maka Anda harus bisa memprediksi indeks suatu bursa saham akan naik atau turun. Yang ditradingkan biasanya adalah indeks Hang Seng, Nikkei, Kospi, Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq. Baca juga: Mengenal Apa Itu Indeks Saham Dan Beragam Manfaatnya

Menurut kami, jika Anda ingin berinvestasi di pasar saham, sebaiknya investasi sahamnya (beli saham perusahaan yang prospeknya bagus). Tetapi kalau ingin trading di produk derivatif saham, menurut kami trading di indeks saham lebih mudah, karena naik turunnya indeks saham suatu bursa lebih mudah diprediksi atau dianalisa dibandingkan dengan prediksi akan naik atau turunnya suatu saham dalam jangka waktu tertentu.

M Singgih   3 Apr 2021

Kalau beli saham perusahaannya langsung, risiko paling bahayanya apa pak?

Kata orang di forum, kalau main saham itu katanya lebih berisiko ya dibanding forex, apakah benar pak?

Dan satu lagi pak, kalau untuk orang Indo, apakah saham perusahaan yang bisa dibeli itu perusahaan orang Indo saja?

Terima kasih atas jawabannya🙏

Ahong   5 Apr 2021

@ Ahong:

- Kalau beli saham perusahaannya langsung, risiko paling bahayanya apa pak?

Risikonya tentu saja kalau harga saham yang Anda beli turun, sehingga mengalami kerugian. Risiko yang lebih besar adalah kalau saham yang Anda beli di-delisting dari bursa. Oleh sebab itu sebelum membeli sebuah saham pelajari dulu fundamental perusahaannya.

- Kata orang di forum, kalau main saham itu katanya lebih berisiko ya dibanding forex, apakah benar pak?

Tidak juga. Menurut kami trading forex risikonya lebih besar karena menggunakan leverage tinggi dan juga fluktuasi pergerakan harganya lebih besar.

- kalau untuk orang Indo, apakah saham perusahaan yang bisa dibeli itu perusahaan orang Indo saja?

Kalau Anda trading di Bursa Efek Indonesia (BEI), maka Anda hanya bisa trading saham-saham perusahaan yang listing di BEI saja, yaitu perusahaan-perusahaan dari Indonesia saja. Tetapi jika Anda trading di bursa New York, maka Anda bisa trading saham-saham perusahaan yang listing di New York Stock Exchange (NYSE). Untuk trading di NYSE Anda harus mencari perusahaan pialang yang menawarkan trading di NYSE.

 

M Singgih   7 Apr 2021

Untuk mahasiswa rekomendasi Saham yang seperti apa pak? Daripada uang buat jajan ga jelas mending buat beli saham..haha

Oddie   12 Apr 2021

@ Oddie:

Kalau Anda pemain baru, kami sarankan untuk masuk pada saham-saham lapis pertama atau saham-saham blue chips seperti TLKM, BBCA, UNVR, dsb.
Penjelasan mengenai saham-saham blue chips, silahkan baca:

M Singgih   13 Apr 2021

Kalau dengan saham yang di reksadana itu pak, apakah sama? Dan bagus mana dengan membeli saham perusahaan dengan beli saham di reksadana?

Nur Salim   13 Apr 2021

@ Nur Salim: Saham-saham yang ada pada portofolio produk reksadana saham adalah saham-saham pilihan hasil analisa dari manager investasi perusahaan yang menerbitkan reksadana tersebut, jadi tentu merupakan saham-saham pilihan yang prospeknya bagus.

Kalau Anda belum berpengalaman di saham, menurut kami lebih aman membeli produk reksadana, dalam hal ini reksadana saham. Mengenai reksadana, silahkan baca:

M Singgih   14 Apr 2021
 Chis Leon |  6 Oct 2021

Aku punya dana beberapa, rencananya tak investasikan di saham. target investasiku sekitar 5 tahun. Pertanyaannya, apakah saham bagus untuk investasi selama 5 tahun mendatang? Makasih. 

Lihat Reply [15]

@ Chis Leon:

Untuk investasi saham jangka panjang, disarankan untuk membeli saham-saham kategori blue chip seperti misalnya TLKM, BBRI, ASII dll. Dalam jangka panjang, saham-saham blue chip dianggap lebih aman.
Baca juga: Ciri-Ciri Saham Paling Menguntungkan Untuk Jangka Panjang

 

M Singgih   7 Oct 2021

Apakah saham red chip aman kalau buat main pendek pak? Setahun sampe 2 tahun aja durasinya

Iqbal   13 Oct 2021

@ Iqbal:

Maaf, saya tidak tahu prospek saham-saham yang Anda maksud. Red chip adalah saham-saham perusahaan China yang listing di Hong Kong Stock Exchange. Saya tidak ada informasi mengenai prospeknya, baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang.

 

M Singgih   13 Oct 2021

@ Ragil:

Saham Facebook (FB) yang akan berubah kode jadi MVRS mulai Desember nanti adalah termasuk dalam saham blue chip, jadi menurut kami prospeknya bagus.
Silahkan baca juga: Ganti Nama Jadi Meta, Saham Facebook Langsung Rebound

M Singgih   8 Nov 2021

Untuk Ristanto,

Tergantung dari harga saham yang hendak Anda beli. Selain itu, pertimbangkan juga beberapa biaya yang diterapkan oleh sekuritas yang Anda ikuti. Misalnya saja harga saham dari PT.A perlembarnya adalah Rp.500,-.

Maka ketika Anda hendak membeli saham tersebut sebanyak 1 lot (100 lembar) dana yang perlu Anda persiapkan adalah sebesar Rp.50000,- . Namun kebutuhan dana minimum tersebut mungkin akan bertambah mengingat beberapa perusahaan sekuritas tentu menerapkan biaya-biaya tambahan lainnya.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   13 Dec 2021

Ada banyak cara untuk menghindari investasi saham bodong. Tiga yang paling utama:

  • Bukalah rekening investasi saham pada perusahaan sekuritas (broker) yang terdaftar sebagai anggota IDX (Bursa Efek Indonesia) dan sudah berizin OJK (Otoritas Jasa Keuangan).
  • Rekening investasi saham seharusnya dikendalikan oleh kita sendiri. Pihak sekuritas (broker) hanya dapat membeli/menjual saham atas perintah langsung dari kita. Jadi, jangan percaya pada pada pihak-pihak yang meminta akses rekening (ID dan password) agar mereka bisa trading/membelikan saham sesuai strategi mereka sendiri.
  • Tidak ada seorang pun yang dapat menjamin untung/rugi dalam investasi saham. Jadi, jangan percaya pada iming-iming "titip modal saja nanti pasti untung", karena mereka pasti penipu.

Daftar perusahaan sekuritas yang termasuk anggota bursa dapat diakses pada halaman berikut ini.

Aisha   22 Feb 2022

Bagaimana sih kak, ciri-ciri mereka paling menonjol yang menyediakan investasi saham bodong? Agar saya lebih mudah mendeteksinya meski baru lihat pertama kali.

Lynka   23 Feb 2022

Ciri-ciri singkatnya investasi saham bodong ada 3:

  • Mengaku perusahaan sekuritas atau broker, tapi tidak punya izin OJK dan bukan anggota IDX.
  • Menjanjikan keuntungan tetap.
  • Menawarkan skema investasi titip modal.

Itu saja. Pokoknya jika dapat tawaran investasi yang kelihatannya bakal gampang sukses tanpa perlu berusaha dan belajar apa-apa, berarti itu tipu-tipu. Siapa pun hanya bisa sukses dalam investasi saham jika sudah memahami dan mampu menganalisis dengan baik.

Aisha   25 Feb 2022

Ada beberapa alasan.

Pertama, perkembangan bisnis inti (core business) media sosial sepertinya sudah mencapai puncak. Khususnya kunjungan ke Facebook, secara global telah mengalami penurunan.

Kedua, kendala dalam monetisasi. Koleksi media sosial META (Facebook, Instagram, Whatsapp) tidak mampu menghadirkan terobosan baru dalam hal monetisasi. Bahkan, wacana pengetatan regulasi di sejumlah wilayah (seperti Eropa) berpotensi makin mencekik pendapatannya.

Ketiga, pelaku pasar masih pesimistis dengan prospek Metaverse yang digadang-gadang Mark Zuckerberg.

Metaverse memang merupakan kemajuan teknologi yang mengasyikkan. Namun, proyek Metaverse masih dalam proses pengembangan yang pastinya bakal "bakar duit". Ini terbukti dengan kerugian Metaverse sebanyak lebih dari USD10 miliar pada tahun 2021 saja. Kita juga masih kesulitan mengukur jangkauan pasarnya dan prospek monetisasinya kelak.

Aisha   1 Mar 2022

Dilihat dari istilahnya saja, kita semestinya sudah paham bahwa saham syariah merupakan saham-saham yang lebih sesuai dengan aturan syariat Islam daripada saham konvensional. Contoh perbandingannya:

  • Saham konvensional mencakup pula saham-saham perbankan, padahal mereka memperoleh pendapatan berupa bunga yang dianggap riba dalam syariat Islam. Maka, saham syariah tidak mencakup saham perbankan konvensional (hanya mencakup bank syariah).
  • Saham konvensional mencakup pula pabrik rokok seperti Gudang Garam (GGRM) dan dan Sampoerna (HMSP). Padahal, status kehalalan rokok itu diragukan. Maka, saham syariah tidak mencakup saham rokok.
  • Saham konvensional mencakup pula perusahaan miras seperti Multi Bintang Indonesia (MLBI). Padahal, MUI telah mengharamkan miras. Dengan demikian, saham syariah tidak mencakup saham miras.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Daftar Efek Syariah (DES) yang mencakup semua saham syariah di Bursa Efek Indonesia, sehingga investor cukup menengok daftar itu saja jika ingin memfokuskan investasi pada saham syariah.

Aisha   13 Apr 2022

Apakah penyebab utama saham META turun banyak?

Renjani   25 Feb 2022

Bagaimana perbandingan investasi saham konvensioanal vs saham syariah?

Whendy Tandi   11 Apr 2022

Cara menghindari investasi saham bodong gimana kak?

Lynka   22 Feb 2022

Saya ingin main investasi saham. Kira-kira berapa modal yang diperlukan ya pak?

Ristanto   8 Dec 2021

Baru-baru ini Facebook telah ganti nama jadi Meta, bagaimana dengan sahamnya? Apakah bagus untuk investasi jangka panjang?

Ragil   8 Nov 2021
 Jemmy |  15 Dec 2021

Apakah investasi emas di situasi pandemi seperti saat ini masih cocok?

Lihat Reply [29]

Untuk Jemmy,

Investasi emas batangan masih menjadi pilihan instrument investasi favorit sepanjang masa, termasuk disaat pandemi saat ini. Sebagai tambahan referensi, silahkan Anda simak ulasan Empat Cara Investasi Emas Saat Ini.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   17 Dec 2021

Emas dan deposito sama-sama cocok untuk investasi jangka panjang. Ada dua alasan utama:

  • Nilai emas dan deposito akan terus meningkat dalam jangka panjang. Emas meningkat seiring dengan inflasi, sementara deposito terus memperoleh bunga yang selaras dengan inflasi.
  • Emas dan deposito sama-sama dapat digadaikan sewaktu-waktu agar kita bisa memperoleh dana segar saat terjadi situasi darurat.

Jadi, mana yang lebih baik untuk berinvestasi jangka panjang? Kita bisa mempertimbangkan pula beberapa hal ini:

  • Apabila berinvestasi emas, kita harus memikirkan sendiri tempat penyimpanan dan pengamanannya. Sedangkan pengamanan deposito sudah diatur oleh pihak bank.
  • Investasi emas hanya berlaku untuk logam mulia berbentuk batangan asli, sehingga kita harus mampu memastikan orisinalitasnya sebelum membeli. Sedangkan investasi deposito sangat rentang penipuan oleh oknum karyawan bank, sehingga kita perlu memastikan dokumentasi yang komplit saat membuka rekening deposito di bank. 
  • Keamanan emas terjamin oleh sifat fisiknya yang dapat digadaikan ataupun dijual sewaktu-waktu, sedangkan keamanan deposito terjamin oleh undang-undang perbankan dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
  • Investasi emas dapat dimulai dari 0,1 gram saja. Sedangkan deposito bank saat ini umumnya hanya dapat dibuka dengan setoran modal awal sebesar Rp10 juta.

Dengan mempertimbangkan poin-poin di atas, kita bisa memilih emas atau deposito yang lebih sesuai dengan kondisi kita sendiri.

Aisha   17 Mar 2022

Apakah semua perbankan di indonesia sudah di jamin LPS ya min? dan apakah ada aturan besaran nilai yang dijamin oleh LPS? Mohon infonya. Tq

Suci Irawati   18 Mar 2022

Semua bank di Indonesia wajib mengikuti penjaminan LPS. Jadi, jawabannya ya, semua perbankan sudah dijamin LPS.

Penjaminan LPS memiliki empat syarat sebagai berikut:

  • Simpanan atau deposito nasabah harus tercatat dalam pembukuan bank.
  • Nasabah tidak memperoleh bunga simpanan yang melebihi tingkat bunga wajar yang ditetapkan oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS saat ini untuk bank umum adalah 3,50% dan untuk BPR adalah 6.00%, tetapi LPS dapat mengubahnya sewaktu-waktu.
  • Nasabah tidak melakukan tindakan yang merugikan bank, seperti kredit macet.
  • Saldo yang dijamin untuk setiap nasabah pada satu bank adalah paling banyak sebesar Rp 2 Milyar.
Aisha   19 Mar 2022

Harga emas minggu lalu baru turun dari rekor tertinggi. Karenanya, apabila tak ada kejutan besar, harga emas pekan ini kemungkinan melanjutkan penurunan atau berkonsolidasi (bergerak naik-turun dalam rentang terbatas) dengan kisaran antara Rp960 ribu-Rp1 juta.

Perlu diperhatikan: Ini hanya prediksi yang berlaku mulai 21 Maret 2022 sampai seminggu ke depan. Ini bukan rekomendasi untuk menjual ataupun membeli emas. Anda bebas menentukan sendiri keputusan investasi Anda dengan memahami segala potensi keuntungan dan risikonya.

Aisha   21 Mar 2022

Emas digital adalah investasi emas online yang jual-belinya dapat dilakukan melalui aplikasi mobile. Biasanya tidak langsung dikirim dalam bentuk fisik kepada investor, melainkan "disimpankan" oleh operator aplikasi.

Dengan teknis seperti ini, jelas sekali keuntungan emas digital antara lain:

  • Kita dapat membeli dan menjual emas di mana saja, kapan saja. Umpama kita menyaksikan harga emas naik dan kebetulan sedang berada di luar kota, kita bisa langsung menjual koleksi emas digital pada saat itu juga.
  • Kita terbebas dari biaya penyimpanan dan pengamanan emas fisik, karena semuanya disediakan oleh aplikasi secara gratis. Tak perlu khawatir perampokan atau pencurian emas dari lemari atau brankas di rumah.
  • Kita dapat membeli emas digital dengan modal yang sangat kecil. Aplikasi seperti Tamasia dan Tanamduit memperbolehkan pembelian emas mulai dari Rp10 ribu saja.

Kendati demikian, perlu dipahami bahwa segala hal yang bersifat digital itu rentan peretasan (hacking) sehingga kita perlu menjaga gadget dan password dengan hati-hati saat membeli/menjual emas digital. Selain itu, ada dua kekurangan emas digital lainnya yang patut diperhatikan:

  • Harga emas digital tidak mencakup ketersediaannya secara fisik. Kita harus menambah biaya pencetakan dan ongkos kirim berasuransi untuk mendapatkan emas batangan yang diinginkan secara fisik.
  • Emas digital tidak dapat digadaikan, karena pegadaian hingga saat ini hanya menerima emas fisik dalam bentuk perhiasan atau batangan.
Aisha   22 Mar 2022

Waktu terbaik investasi emas adalah kapan saja kita punya dana yang dapat disisihkan untuk jangka panjang (lebih dari 5 tahun)

Mengapa demikian? Karena jual-beli emas mengandung "spread" atau selisih harga jual dan harga beli yang sangat besar, sedangkan harga emas sangat fluktuatif dalam jangka pendek. 

Investasi emas hanya akan menguntungkan dalam jangka panjang. Agar kita tidak sampai terkena harga yang mahal, maka sebaiknya berinvestasi secara bertahap (mencicil) secara rutin daripada sekaligus banyak (lump sum) dalam satu waktu tertentu.

Aisha   24 Mar 2022

Sejak era kerajaan-kerajaan kuno, emas dikenal sebagai harta berharga dan penyimpan nilai kekayaan. Tak sedikit pula peradaban yang memanfaatkan emas sebagai mata uang logam.

Memasuki era modern, perjanjian Bretton Woods meresmikan emas sebagai acuan bagi nilai tukar mata uang USD. Meskipun nilai tukar USD dan mata uang lain saat ini sudah tak mengacu pada emas sepenuhnya lagi, perjanjian ini mematenkan pamor emas sebagai pelindung nilai kekayaan dalam sejarah umat manusia. 

Bank-bank sentral dunia masih hobi mengoleksi emas tiap tahun guna memperkaya dan menjaga stabilitas nilai tukar mata uang dan cadangan devisanya. Langkah para pemain pasar raksasa ini tentu menjadi kiblat bagi para investor dan pebisnis, sehingga emas dianggap sebagai "safe haven".

Aisha   11 Apr 2022

Apabila kamu membeli emas melalui aplikasi jual-beli emas digital, maka emas tersebut pasti dapat dicetak. Prosedur cara mencetak emas digital berbeda-beda untuk setiap aplikasi. Hubungilah Customer Service aplikasi yang kamu gunakan untuk mengetahui prosedur selengkapnya.

Aisha   13 Apr 2022

Tidak ada yang lebih baik antara investasi emas digital dan emas batangan fisik. Pilihan kita sebagai investor itu sebaiknya ditentukan oleh kebutuhan dan tujuan investasi.

Pertama-tama, pahami dulu perbedaan karakteristik antara keduanya.

Investasi emas digital itu berarti kita menyetorkan uang untuk membeli emas kepada platform digital tertentu. Platform akan "menyimpankan" emas kita hingga suatu saat kelak kita memutuskan untuk menjual atau mencetaknya. Dari sini dapat disimpulkan bahwa investasi emas digital itu:

  • Bebas biaya penyimpanan.
  • Bebas risiko pencurian.
  • Harga beli lebih murah, karena tak mencakup biaya cetak. Kita perlu membayar biaya cetak secara terpisah jika ingin memiliki emas batangannya saja.
  • Berbasis kepercayaan antara investor dan platform, sehingga kita harus memilih platform yang berizin dan transparan.
  • Tidak dapat digadaikan.
  • Apabila tidak dicetak, emas digital hanya dapat dijual kepada platform asalnya saja.

Investasi emas batangan fisik itu berarti kita membeli emas batangan dari toko emas, gerai Antam, toko online, dan lain sebagainya. Emasnya akan kita simpan sendiri, sehingga:

  • Ada biaya penyimpanan.
  • Ada risiko pencurian.
  • Harga beli lebih mahal, karena mencakup biaya cetak.
  • Ada risiko emas palsu, sehingga kita harus pintar memilih tempat membeli yang terpercaya dan dapat membedakan emas asli/palsu.
  • Dapat digadaikan.
  • Dapat dijual lagi kepada banyak pihak, bukan pada penjual asalnya saja.

Nah, dari hal-hal itu, mana yang kira-kira paling cocok bagimu? Pilihannya ada di tanganmu. Apa yang baik bagi orang lain, boleh jadi kurang baik bagimu. Apa yang baik bagimu juga belum tentu baik bagi orang lain.

Aisha   19 Apr 2022

Prediksi harga emas menjelang lebaran tahun ini kemungkinan naik di pasar internasional, tetapi stagnan atau bahkan turun di pasar lokal Indonesia.

Harga emas di pasar internasional saat ini cenderung meningkat karena perang Rusia-Ukraina yang berlarut-larut. Selain itu, banyak investor yang memilih untuk berinvestasi dalam emas guna menanggulangi risiko dampak lonjakan inflasi global yang sangat tajam.

Harga emas di pasar lokal kemungkinan cenderung stagnan atau bahkan menurun, karena kebiasaan masyarakat kita menjual atau menggadaikan simpanan emas menjelang lebaran guna mendanai mudik dan kebutuhan musiman lainnya. Meskipun harga emas Indonesia masih mengacu pada harga emas internasional, tetapi kelebihan penawaran (excess offer) dapat menekan harga.

Aisha   20 Apr 2022

apakah ada kemungkinan setelah lebaran harga akan kembali naik ya kak?

Herlian Disha   20 Apr 2022

Pergerakan harga apa saja itu selalu punya kemungkinan naik dan kemungkinan turun. Jadi ya, ada kemungkinan untuk naik lagi. Ada juga kemungkinan untuk turun makin jauh. Tergantung bagaimana situasi pada saat itu.

Aisha   20 Apr 2022

@ Sigit Pria:

Tanggal 25 April masih cenderung bearish. Untuk analisa pergerakan harga emas, silahkan baca kumpulan artikel analisa ini.

M Singgih   25 Apr 2022

Untuk meninjau history harga emas, mari kita lihat grafik dalam rentang bulanan.

History Harga Emas

Terlihat bahwa harga emas mulai mengalami peningkatan sejak awal merebaknya kabar tentang COVID pada kuartal pertama tahun 2020. Hal ini terjadi karena status emas sebagai "pelindung kekayaan" yang banyak dicari di tengah ketidakpastian dan gejolak dunia.

Harga emas mencapai puncaknya pada Agustus 2020, kemudian mulai mengalami penurunan. Namun, penurunan ini tidak membuat logam mulia kembali ke harga pra-pandemi.

Harga emas sekarang tetap cenderung lebih mahal daripada masa-masa sebelum pandemi. Mungkin karena virus Corona masih terus mengkhawatirkan, ditambah dengan situasi perang di Ukraina dan berbagai kekhawatiran ekonomi global lainnya.

Aisha   28 Apr 2022

kak, apakah kenaikan harga emas ini juga dialami oleh logam mulia lainnya, seperti perak dll?

Riki Ardiansyah   29 Apr 2022

Ya, jika kita meninjau grafik harga komoditas hampir semuanya meningkat seusai pecahnya pandemi COVID-19 --termasuk logam mulia perak dll-. Alasannya agak berbeda dengan kenaikan harga emas yang berfungsi sebagai "pelindung kekayaan (safe haven)". Melainkan karena gangguan rantai pasokan global, kendala produksi, dan peningkatan permintaan telah memicu kenaikan harga-harga komoditas secara umum.

Aisha   29 Apr 2022

Bagaimana prospek harga emas setelah lebaran? Yaaa bisa naik ataupun turun. Jawabannya sih tergantung Anda ingin tahu untuk jangka waktu berapa lama, serta Anda ingin tahu untuk tujuan apa?

Dilihat dari kondisi grafik harga emas spot hari ini (10 Mei 2022), emas berpotensi menurun lagi dalam rentang waktu bulanan dan mingguan. Namun, ada kemungkinan menguat dalam rentang waktu harian.

Ini berarti, pasca lebaran 2022 bukanlah waktu yang tepat kalau Anda ingin memborong emas batangan dengan target investasi jangka pendek. Namun, investor jangka panjang (target lebih dari 10 tahun) dapat membeli emas batangan kapan saja dengan cara mencicil tanpa perlu mempedulikan naik-turun harga jangka pendek.

Aisha   10 May 2022

Kapan waktu terbaik untuk melakukan investasi emas?

Sangat Sabar   23 Mar 2022

Di era saat ini semua serba digital, Apa Kelebihan dan Kekurangan Emas Digital?

Eddhy_sabar   22 Mar 2022

Bagaimana prediksi harga emas untuk pekan ini kak?

Putra Adhi   21 Mar 2022

Antara emas vs deposito, mana yang cocok untuk investasi jangka panjang?

Suci Irawati   16 Mar 2022

Kenapa emas disebut sebagai aset safe haven?

Rena Miradi   8 Apr 2022

Apakah emas digital bisa dicetak? bagaimana caranya?

Sasongko San   11 Apr 2022

Baiknya investasi emas digital atau emas batangan (emas real)?

Neni Wahyuni   12 Apr 2022

bagaimana prediksi harga emas menjelang lebaran?

Zaidan Aki   19 Apr 2022

mohon info analisa harga emas hari ini (25 april 2022)? Trims

Sigit Pria   25 Apr 2022

Bagaimana history harga emas dari saat munculnya covid sampai dengan saat ini?

Fikri Bobi   27 Apr 2022

Bagaimana prospek dan proyeksi harga emas usai lebaran ya kak?

Sukri Bambang   9 May 2022
 Nia Fitriani |  25 Jan 2021

mas, untuk trading dan bisa profit di kripto apakah jg bisa pake indikator seperti di valas? indikator apa yang bagus? thx b4

Lihat Reply [17]

@ Alexis:

Semua pergerakan harga yang direpresentasikan dalam chart, baik dalam bentuk bar ataupun candlestick bisa menerapkan teori Fibonacci.

Level-level Fibonacci, baik yang retracement ataupun yang expansion adalah alat bantu untuk menentukan level-level support dan resistance, jadi berlaku untuk semua pair dalam pasar keuangan termasuk mata uang kripto.

 

M Singgih   30 Nov 2021

Ada rekomendasi indikatroe terbaik untuk trading kripto pak?

Veliza   14 Jan 2022

@ Veliza:

Indikator teknikal yang digunakan untuk pair kripto, forex, komoditi, futures dll sama saja. Biasanya trader menggunakan kombinasi indikator trend dan indikator momentum. Indikator trend digunakan untuk mengetahui arah pergerakan harga yaitu sedang bullish atau sedang bearish. Sementara indikator momentum digunakan untuk mengetahui waktu yang tepat untuk entry (buy atau sell).

Indikator trend yang sering digunakan adalah moving average (MA), MACD, parabolic SAR, ADX dan juga Bollinger Bands. Untuk indikator momentum biasanya menggunakan oscillator yaitu RSI, stochastic atau CCI.

 

M Singgih   17 Jan 2022

@M. Sidiq:

Dua-duanya bisa digunakan baik sendiri-sendiri maupun bersamaan kok pak untuk trading di kripto. Tapi penggunaannya mohon di sesuaikan dengan kondisi pasarnya. Terlebih lagi kalau tujuannya untuk mendapatkan untung dengan jual/beli aset kriptonya secara langsung. Jadi sebenarnya agak susah prakteknya karena susah sekali untuk membeli/menjual di harga yang diinginkan.

Sepengetahuan saya sendiri untuk trading kripto dengan Price Action, metode yang paling sering digunakan adalah pola Candlestick. Dalam penggunaannya, pola Candlestick pada aset kripto ini biasanya digabungkan dengan level Support And Resistance, Trend Channel ataupun Chart Pattern.

Indikator yang bisa digunakan dalam trading kripto sendiri ada banyak sekali. Beberapa di antaranya ada Moving Average, MACD, RSI, dsb. Berikut contoh pengaplikasian MACD pada BTC/USD:

macd-btc

Atau bapak juga bisa coba mengaplikasikan kedua unsur di atas menjadi satu kesatuan. Metode yang paling sering digunakan biasanya menggunakan Moving Average dengan pola Candlestick Pinbar dalam trading kripto. Pola ini biasanya digunakan sebagai konfirmasi jika terjadi Rejection pada Moving Average.

pin-barPenjelasan lebih lengkap mengenai metode ini bisa bapak baca pada jawaban saya di pertanyaan mengenai validitas Pin Bar di kripto.

Nur Salim   28 Jan 2022

@Nia:

Tentu saja bisa bu. Sama seperti market lain seperti Stock, Forex, indikator juga bisa digunakan pada kripto. Hanya saja untuk kripto saya rasa lebih baik jika indikator tersebut tidak digunakan sendiri. Baiknya indikator tersebut dipadukan dengan suatu konfirmasi atau validasi sinyal seperti pola candlestick yang sudah teruji.

Mengenai indikatornya, hampir semua indikator yang tersedia tentu bisa digunakan. Berikut beberapa contoh penerapan perpaduan antara indikator dan pola candlestick:

Berikut ada pula beberapa referensi dari pertanyaan lain yang juga menanyakan cara trading di kripto:

Konfirmasi ini juga tidak harus menggunakan pola Candlestick seperti beberapa contoh di atas. Ibu juga bisa menggunakan indikator lain sebagai salah satu bentuk konfirmasi. Contohnya dengan menggunakan Bollinger Bands dan salah satu indikator Oscillator seperti Stochastics. Bollinger Bands akan berfungsi sebagai indikator utama sinyal, dan Stochastics sebagai konfirmasinya. Contoh grafiknya sebagai berikut:

1

Banyak pula perpaduan lain seperti Double/Triple Moving Average, Moving Average dan Bollinger Bands, Bollinger Bands dan Adx, dan lain sebagainya.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   26 Feb 2021

@Franky Chandra:

Sebelumnya SnR dan RSI-nya penerapannya bagaimana pak? Kalau dipakai untuk mendeteksi sinyal reversal memang agak sulit setahu saya kalau menggunakan time frame m5. Selain karena level SnR-nya tidak sekuat time frame yang lebih besar, range pergerakan kripto per-Candle biasanya cukup ekstrim sehingga level SnR sering tertembus serta banyak Fake Out yang terjadi.

fakeout

Sebenarnya bapak juga bisa menambahkan pola Candlestick Reversal dengan perpaduan RSI sebagai tambahan konfirmasi. Hanya saja seperti yang saya katakan sebelumnya, karena Candlestick yang dihasilkan biasanya cukup lebar, sehingga sinyal valid sekalipun tidak akan mampu mendatangkan Risk:Reward Ratio yang baik.

Strategi trading dengan RSI dan Rejection di level SnR ini sebenarnya sangat baik dan memang banyak digunakan sebagai salah satu metode untuk mendapatkan keuntungan singkat atau Scalping pada time frame kecil. Solusi utama saya sebenarnya bapak bisa mencoba pindah ke Instrumen lain yang range pergerakannya tidak seekstrim kripto seperti EUR/USD, AUD/USD, NZD/USD bahkan intrumen minor seperti AUD/NZD di forex. Atau jika bapak masih ingin tetap melanjutkan di BTC/USD, maka sebaiknya coba pindah ke time frame yang lebih besar seperti M15 atau M30.

Nur Salim   28 Feb 2022

@Nur Binti:

Selamat malam, untuk trading kripto sendiri saat ini terbagi menjadi 2 jenis yaitu Spot trading yang bisa dilakukan langsung pada Exchange Kripto (jangan lupa untuk selalu bertransaksi hanya pada Exchange yang telah teregulasi), serta margin trading melalui broker-broker umum penyedia trading Forex. Perbedaan beserta panduan antara keduanya bisa di baca pada artikel Berapa Investasi Minimal Untuk Trading Bitcoin berikut.

Jika sudah menentukan dimana trading akan dilakukan, langkah selanjutnya adalah mempelajar dan mencoba mengenal terlebih dahulu mata uang kripto yang terkenal dan aktif diperdagangkan saat ini. Kalau sudah mengenal barang apa saja yang bisa diperjual belikan, bapak bisa mulai mencoba masuk sedikit lebih dalam dan belajar mengapa sebuah koin bisa naik dan turun nilainya.

Setelah itu baru bapak bisa mencoba belajar lebih dalam tentang hal-hal yang berhubungan dengan teknik trading kripto. Ada banyak sekali teknik ataupun indikator yang bisa bapak gunakan, namun untuk awal atau permulaaan saya sarankan belajar tentang cara membaca Candlestick pada mata uang kripto. Baru kemudian bisa dilanjutkan dengan belajar indikator-indikator trading lain yang juga bisa menambah akurasi hasil analisa.

Tidak lupa yang terakhir, jangan lupa juga perhatikan faktor-faktor penting lain seperti Money Management dan psikologis yang digunakan dalam trading.

Semoga bermanfaat dan terima kasih atas pertanyaannya.

Nur Salim   6 Apr 2022

@Hikmal Malik:

Pendekatan yang paling baik sebagai langkah antisipasi sebenarnya bisa dilakukan bukan dari sisi keamanan akunnya pak, tapi aset yang kita miliki di dalamnya. Cara yang terkenal paling aman saat ini adalah penggunaan Cold Wallet/Storage atau dengan tidak menyimpan seluruh aset secara bersamaan pada satu akun/Wallet. Soalnya tidak peduli seberapa aman akun tersebut, biasanya Hacker selalu akan memiliki jalan untuk menembusnya.

Upaya pengamanan akun sendiri hanya merupakan tindakan tambahan yang dapat berfungsi setidaknya untuk mengurangi atau menghambat upaya Hacker tersebut. Beberapa cara yang bisa bapak lakukan adalah:

1. Gunakan fitur Multi-Signature sebagai validasi transaksi.

2. Terapkan keamanan ganda 2FA atau Two Factor Authentication selain Password sebagai kunci akun.

3. Gunakan kombinasi password yang sulit (gabungan huruf kapital, angka, dll).

4. Selalu update secara rutin Software yang digunakan.

5. Pilih dompet digital yang sudah terbukti aman dan terpercaya. Lebih lengkapnya, bapak bisa baca pada Panduan Pemilihan Dompet Digital kami.

Demikian sedikit dari saya, semoga bisa sedikit mencerahkan.

Nur Salim   12 May 2022

saat ini dunia digital rawan sekali peretasan, mohon info tips untuk pengamanan akun kripto? terima kasih

Hikmal Malik   11 May 2022

@Dedy Ananta: Indikator yang sering digunakan oleh trader kripto ada 4:

  • Moving average (indikator berjenis trend). Indikator ini berfungsi untuk menunjukkan kondisi trend yang sedang terjadi di market.
  • MACD. Indikator ini berfungsi menunjukkan trend dan timing entry market berdasarkan persilangan garis signal dan garis MACD.
  • RSI. Indikator ini berfungsi menunjukkan momentum harga yang mendekati jenuh beli (overbought) dan jenuh jual (oversold).
  • Bollinger Bands. Indikator ini berfungsi mengukur volatilitas kripto menggunakan 2 garis batas (bands).
Kiki R   13 May 2022

apakah bisa mengkombinasikan bberapa indikator?

Annisya Syahrani   20 May 2022

fitur Multi-Signature itu yang seperti apa ya pak? Mohon penjelasannya. trims

Firdha Fauziah   20 May 2022

biar bisa profit di kripto, pakai indikator atau cukup price action saja bos? Mohon bantuannya

M. Sidiq   27 Jan 2022

mohon info indikator yang sering digunakan untuk trading kripto?

Dedy Ananta   12 May 2022

Halo min, apakah indikator Fibonacci bisa digunakan untuk trading di pair kripto seperti BTC/ETH, LTC/USDT, ETH/DOGE, dll?

Alexis   29 Nov 2021

Mohon info panduan trading kripto untuk pemula. trm ksh

Nur Binti   6 Apr 2022

cara yang paling baik trading ditf kecil btc gimana ya pak? saya gunakan paduan RSI dan SnR tapi ruginya saya hitung-hitung lebih banyak daripada untungnya. mohon bantuannya

Franky Candra   25 Feb 2022
 Kurniawan |  9 Mar 2022

Sekarang ini marak sekali investasi bodong, mohon info dan tips agar terhindar dari investasi bodong min?

Lihat Reply [7]

@Kurniawan: Berikut ini tips agar terhindar dari investasi bodong.

  • Jangan pernah langsung percaya 100% apapun yang Anda dapatkan di internet ataupun medsos.
  • Jangan pernah tergiur oleh investasi apapun walaupun ada keluarga/artis/influencer atau siapapun. Masuklah karena Anda melihat potensi profit didalamnya secara jelas, bukan karena si A, B, atau C.
  • DYOR (Do Your Own Research), lakukan riset sebelum mengambil keputusan. Pelajari dengan detail investasi apa yang ditawarkan, apa produknya, bagaimana cara menghasilkan keuntungan dan apakah realistis terhadap janji yang diberikan.
  • Hindari grup-grup yang terlalu "vulgar" memberikan janji-janji surga. Sesuatu yang kelihatannya terlalu "bagus" (too good to be true) biasanya tidak bagus.
  • Selalu berfikir logis dan kritis.
Kiki R   10 Mar 2022

Skema Ponzi adalah modus penipuan berkedok investasi yang seolah-olah menawarkan profit besar, tetapi sesungguhnya profit yang diberikan kepada investor awal bersumber dari dana setoran investor yang mendaftar belakangan. Di Indonesia, skema ponzi terkenal dengan istilah "money game" dan "member get member". 

Bagaimana cara mengenalinya? Ada beberapa ciri-ciri umum dari skema ponzi, antara lain:

  • Penipu menawarkan profit tetap dalam jumlah fantastis. Hal ini tidak mungkin terjadi pada skema investasi sungguhan, karena selalu ada risiko kerugian yang setara dengan peluang keuntungan. Lembaga regulator sah seperti OJK dan Bappebti juga melarang promosi investasi yang menjanjikan profit tetap.
  • Penipu menawarkan iming-iming "profit tanpa kerja keras" hanya dengan setor dana saja. Padahal, semua skema investasi perlu proses pembelajaran agar investor bisa sukses.
  • Penipu mengharuskan dana setoran pokok "terkunci" atau tidak boleh ditarik selama periode yang panjang. Investor hanya boleh menarik profit saja secara berkala, tetapi tak boleh mengambil dana pokoknya dalam waktu lama. Hal ini karena sebenarnya penipu akan mengoper dana pokok yang tersimpan itu untuk menjadi "profit" bagi investor lain.
  • Penipu biasanya menggunakan istilah-istilah asing yang terkesan elite untuk mendapatkan kepercayaan orang awam, tetapi kesulitan untuk menjelaskan skema investasinya kepada orang yang sudah berpengalaman. Umpamanya penipu punya skema ponzi yang berkedok robot trading, maka para pakar trader dan programmer robot sesungguhnya dapat membongkar kedok tersebut.
Aisha   24 Mar 2022

mohon info tips nya kak agar terhindar dari skema ponzi?
apakah skema ponzi mencangkup semua jenis investasi atau hanya investasi tertentu saja ya kak? Terima kasih

Nana_banana   24 Mar 2022

Skema ponzi bisa menggunakan kedok investasi apa saja, mulai dari forex (robot trading), emas, properti, bahkan tambak udang ataupun kebun kurma. Sudah banyak sekali contoh kasusnya di Indonesia.

Tips agar terhindar dari skema ponzi? Ya, mudah saja. Kenali ciri-ciri yang sudah disebutkan di atas, kemudian jangan setor dana ada tawaran semacam itu.

Aisha   27 Mar 2022

Tidak ada satu pun diantara ketiganya yang aman untuk pemula. Pemula sebaiknya mengawali dengan belajar berinvestasi, bukan langsung trading. Jika ingin setor modal tanpa belajar dan mau cari aman, maka berinvestasilah pada reksa dana.

Jika sudah belajar dan mau mulai trading, maka sebaiknya berlatihlah pada saham. Lebih baik lagi, cobalah simulasi trading saham dulu. Apabila sudah mahir dalam dunia saham, barulah menjajal forex atau kripto.

Pasar saham lebih mudah diamati dan dipelajari bagi pemula, daripada pasar forex atau kripto yang berskala internasional. Namun, perlu diperhatikan bahwa semuanya sama-sama tidak aman.

Semua aktivitas trading itu mengandung risiko yang sebanding dengan potensi keuntungannya, sehingga kita sendiri yang perlu mengelola risiko (risk management) agar tidak mengalami kerugian di luar batas toleransi kita. Semua calon trader/investor harus memahami ini sebelum mulai trading/berinvestasi apa saja.

Aisha   25 Apr 2022

Apa yang dimaksud dengan skema ponzi dalam investasi dan bagaimana cara mengenalinya?

Nana_banana   22 Mar 2022

antara trading forex, saham dan kripto, manakah yang aman digunakan untuk pemula?

Hairi Nuh   22 Apr 2022
 

Komentar @inbizia

Iya sih, karena Dolar yang paling likuid dan sering terpengaruh rilis data. Atau bisa coba GBP/JPY. Itu juga lumayan likuid.
 Untung |  15 Feb 2021
Halaman: Memahami Strategi News Trading Dan Penggunaan Berita Forex
Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, neraca perdagangan pada Januari 2021 kembali mengalami surplus yang cukup tinggi yakni sebesar 1,96 miliar Dolar AS. Ini merupakan surplus Januari tertinggi sejak Januari 2014. Surplus perdagangan Januari 2021 disumbang oleh surplus neraca nonmigas sebesar 2,6 miliar Dolar AS dan defisit neraca migas sebesar 668,1 juta Dolar AS.
 Yanto |  7 Jul 2021
Halaman: Dampak Neraca Perdagangan Pada Nilai Mata Uang
Sy punya uang dolar pecahan 100 ribu tahun 1934, kira2 bisa di cairkan atau gak yah..? Atau adakah kolektor yg berminat
 Sugiyono |  31 Mar 2022
Halaman: Macam Macam Kurs Uang Rupiah Yang Perlu Anda Ketahui
ad gan, coba cari aja di mql5. di situ ada banyak robot, mulai dari yang gratis sampe puluhan ribu dolar
 Fery |  3 Jun 2022
Halaman: Keunggulan Dan Kelemahan Robot Trading Forex Ea
Bisa. Untuk minimal modal tergantung dari aplikasi dan manajer investasinya, tapi paling rendah yang pernah saya temukan itu Rp10,000 di aplikasi OVO Invest
 Samuel Fritz |  10 Jun 2022
Halaman: Apa Pengaruh Ihsg Pada Reksadana
Untuk emas online seperti di E-commerce, ada untung dan ruginya juga. keuntungannya: - Transaksinya mudah (Anda bisa manfaatkan promo harian, koin-koin cashback, misi emas, kado emas, bahkan ada reminder untuk nabung secara berkala) - Informasi soal harga mudah diakses - Alternatif pembayarannya banyak - Pencairan dananya cepat dan hampir instan - Tidak perlu menyimpan emas fisiknya Kerugian: - Selisih harga jual dan beli cukup besar. - Tidak bisa dicetak dalam bentuk fisik Jika ditanya apakah worth it atau tidak, emas merupakan aset lindung nilai dan lebih baik digunakan untuk investasi jangka panjang di atas 1 tahun, karena untuk jangka pendek justru akan rugi kena selisih nilai jual dan belinya.
 Evan |  10 Jun 2022
Halaman: Pintu Dan Koinworks Bagikan Koin Gratis Hingga Emas Digital
Komentar[26]    
  Linda   |   2 Jun 2022

Artikel yang bagus dan informatif.

  Intan   |   6 Jun 2022

Terima kasih untuk apresiasinya.

  Modal Kecil   |   3 Jun 2022

Berapa dana minimal untuk menabung kripto dengan metode DCA ini?

  Modal Pas   |   6 Jun 2022

Tergantung dari minimal transaksi tiap exchange, bro

  Ananta   |   6 Jun 2022

tidak ada standar nilai minimal yang ditentukan, bisa mengikuti minimal deposit dari masing-masing exchanger. Tapi akan lebih bagus lagi jika Anda menentukan berapa besar dana yang bisa dialokasikan tiap bulan.

Misalnya saja, Anda dalam satu tahun bisa menabung sebesar 1.2 juta, dibagi 12 bulan, maka 1 bulannya bisa menabung sebesar 100 ribu dulu, asalkan konsisten.

  Gema G.   |   3 Jun 2022

Apa bedanya dengan kalau kita beli tiap ada penurunan harga lalu di hodl?

  Nur Salim   |   10 Jun 2022

@Gema G:

Perbedaan utamanya ada pada yang satu merupakan metode yang terencana dan terhitung secara detail. Sedangkan membeli di setiap penurunan biasanya berlandaskan pada emosi dan rasa takut. Keduanya bisa sama-sama menghasilkan profit yang fantastis kok pak. Hanya saja yang tidak terencana biasanya juga akan memakan biaya yang tidak terencana pula.

  Gema G.   |   14 Jun 2022

Apakah teknik ini cocok buat market yang sedang merah terbakar seperti sekarang, pak?

  Evan   |   16 Jun 2022

Sebenarnya teknik DCA ini cocok buat kondisi market sideways ataupun bearish. Sebab selain pengalokasian dana sudah jelas, potensi profit saat market berubah bullish akan menjadi besar pak.

  Sawiyah Asri   |   5 Jun 2022

Apakah boleh jika kita sudah komitmen mau menabung misalnya 500 ribu per bulan, lalu bulan depannya bertambah jadi 750 ribu?

  Heni   |   6 Jun 2022

Tidak apa-apa. tapi lebih baik bertambahnya itu pas harga sedang turun, tapi kalau sedang naik, mending dibuat sama saja. itu menurutku sih.

  Ananta   |   6 Jun 2022

Jika memang ada uang dingin, boleh-boleh saja koq menambah porsi investasi. Tapi perlu diingat karena metode DCA ini lebih efektif digunakan untuk jangka panjang, sebaiknya Anda memprioritaskan angka tabungan yang cukup setiap bulannya.

  Gatot S   |   7 Jun 2022

mantap

  Sigmund   |   8 Jun 2022

Apakah teknik ini juga sudah memperhitungkan gas fee-nya?

  Evan   |   10 Jun 2022

Karena biaya transaksi umumnya sangat kecil (di bawah 1%), jadi saya rasa tidak perlu untuk terlalu diperhitungkan dalam strategi tersebut. Sebab potensi profit yang bisa didapatkan harusnya lebih besar atau di atas 1%.

  Nadirsyah   |   13 Jun 2022

Ilustrasi di atas adalah hitungan kasar, jadi belum termasuk gas fee. Tetapi melihat pergerakan mata uang kripto dibandingkan dengan gas fee, potensi keuntungan yang didapatkan bisa meng-cover gas fee yang dikenakan.

Agar lebih cuan lagi, bisa juga memilih bursa-bursa yang menerapkan bebas gas fee atau gas fee yang paling rendah. Untuk rekomendasi exchanger, bisa cek di halaman ini.

  Sigmund   |   14 Jun 2022

@Evan dan @Nadirsyah oh oke, mantappp

  Ernata Putra   |   9 Jun 2022

Dari tulisan di atas, dollar cost averaging bagusnya untuk di atas 1 tahun. Jika saya menaruh uang masih di bawah 1 tahun, apakah dananya bisa ditarik? Ada penaltinya tidak?

  Evan   |   9 Jun 2022

Bisa. Setahu saya dollar cost averaging ini tidak sama seperti deposito bank. Jadi bisa ditarik kapan saja dan tidak ada penalti apapun.

  Ananta   |   13 Jun 2022

Dananya bisa ditarik kapan saja, seperti menabung biasa. Tidak ada penalti yang dikenakan. Hanya saja, nilai returnnya kurang maksimal karena perhitungan keuntungan biasanya menggunakan standar p.a (per annum/ per tahun).

  Kurmala   |   12 Jun 2022

Apakah ada momen2 tepat kapan baiknya untuk memulai nabung kripto?

  Anonim   |   13 Jun 2022

ada. pas harga gak terlalu tinggi. atau gampangnya pake fear and greed index buat tau kapan pasar lagi fear, nah pas fear itu mulai nabung aja.

  Kurmala   |   14 Jun 2022

Bagaimana cara tahu lagi fear atau enggaknya?

  Evan   |   16 Jun 2022

Bisa pake indikator Crypto Fear and Greed Index. Lebih lengkapnya, baca artikel Pengertian Fear and Greed Index Serta Cara Membacanya

  Solehuddin   |   22 Jun 2022

Apa bedanya menabung dengan metode DCA ini dengan staking coin?

  Budi Setiawan   |   22 Jun 2022

Perbedaan paling mencolok adalah dari profitnya, profit dari teknik DCA itu berasal dari selisih total harga beli dengan harga jual. Sedangkan staking, profitnya berupa bunga persenan dan masih berupa koin yang sama seperti di-staking. Bener gak min?

Info Karir
Kontak Kami
Tentang Kami
Peraturan
Terms Of Use
Privacy Policy
Arsip