Teknik Trading Morning Star Candle dengan Indikator


Cahyaning 3 Nov 2021 91Dibaca Normal 8 Menit

Morning Star candle tidak hanya menjadi penanda reversal, tapi juga bisa dikombinasikan dengan indikator untuk mendapatkan sinyal yang lebih terkonfirmasi.



Tak sedikit trader yang memanfaatkan perubahan harga atau reversal untuk mendulang cuan di pasar forex. Menentukan titik reversal memang gampang-gampang susah, namun hal ini bisa diantisipasi dengan mempelajari pola-pola candlestick reversal. Nah, Morning Star candle adalah salah satu jenis pola yang umum digunakan untuk mendeteksi reversal. Pola candlestick ini akan lebih akurat jika didukung dengan penggunaan indikator yang tepat.

 

Mengenal Morning Star Candle

Pola Morning Star adalah jenis pola candlestick yang terdiri dari tiga candle. Kemunculan pola ini menandakanreversal bullish pada pasar dan seringkali dianggap sebagai lampu hijau untuk mencari peluang dari indikasi kenaikan harga. Untuk menjalankan strategi trading dari kemunculan Morning Star candle, trader harus bisa mengidentifikasi pola ini terlebih dahulu. Bentuk pola Morning Star bisa dilihat pada gambar berikut ini.

Morning Star Candle

Pada dasarnya, pola ini diawali dengan kemunculan candlestick bearish yang merupakan bagian dari sebuah downtrend. Candlestick kedua adalah candlestick dengan bentuk doji atau candle kecil, bisa merupakan candle bullish atau bearish. Lalu, candlestick ketiga adalah candle bullish yang lebih panjang dari candle kedua. Candle ketiga ini juga berfungsi sebagai konfirmasi bahwa pergerakan harga telah benar-benar berubah bullish.

Selain memperhatikan pembentukan pola candlestick, trader juga harus memastikan pergerakan harga secara garis besar. Umumnya, Morning Star muncul setelah downtrend terjadi selama beberapa waktu. Setelah pembentukan pola ini, harga akan beralih menjadi uptrend. Jadi apabila terdapat pola menyerupai Morning Star candle yang tidak terbentuk di ujung downtrend, maka sinyalnya tidak bisa dikatakan valid menandakan bullish reversal.

Pola Morning Star terbaik adalah yang muncul pada level support. Kemunculannya di area tersebut menjadi sinyal konfirmasi tambahan untuk mendukung akurasi saat trading reversal. Alasannya karena support biasanya merupakan area yang sudah beberapa kali diuji secara historis, sehingga ada kecenderungan harga kembali berbalik naik setelah mengujinya.

 

Mengapa Indikator Diperlukan?

Meski Morning Star candle cukup mudah dimengerti, namun masih ada risiko yang perlu diwaspadai dari pembentukannya. Salah satu risiko paling utama adalah retracement yang justru menjadi penanda bahwa harga akan meneruskan downtrend dan bukannya naik. Selain itu, karena pola ini tak bisa memberikan petunjuk kekuatan sinyal, trader akan kesulitan mencari level untuk membuka posisi. Jika salah langkah, trader bisa entry di level yang kurang menguntungkan.



Oleh karena itu, strategi Morning Star candle biasanya membutuhkan bantuan indikator untuk mengkonfirmasi sinyal pembalikan. Dengan demikian, trader bisa memperkirakan seberapa kuat perubahan harga yang akan terjadi; apakah perubahan harga adalah reversal atau hanya retracement saja? Penggunaan indikator juga bisa membantu trader mencari posisi agar tak salah langkah saat trading dengan memanfaatkan pola ini.

Baca juga: 3 Cara Menghindari Kesalahan Entry Trading

Ada dua indikator yang sering digunakan dalam strategi Morning Star. Yang pertama adalah indikator Stochastic sebagai penunjuk momentum atau kekuatan trend. Indikator ini sangat umum digabung dengan strategi trading lainnya karena bisa menunjukkan beberapa sinyal sekaligus, termasuk mengenali tanda-tanda trend akan berbalik ke arah yang berlawanan.

Indikator yang kedua adalah Bollinger Bands. Indikator ini terdiri dari tiga pita dan bisa menjadi pengenal arah trend sekaligus volatilitas harga. Biasanya, pembalikan trend terjadi di level-level ekstrem yaitu pita atas dan bawah Bollinger Bands.

 

Strategi Morning Star Dengan Stochastics

Indikator Stochastic diciptakan oleh George Lane dan memliki dua level ekstrem yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan menunjukkan titik jenuh jual atau jenuh beli suatu aset. Kondisi jenuh beli pada Stochastic ditunjukkan ketika grafik berada di atas level 80. Sebaliknya, ketika grafik berada di bawah level 20, berarti pasar sedang jenuh jual.

Stochastic juga memiliki dua garis sinyal, yaitu %K dan %D. Garis %D memperlihatkan nilai rata-rata (Moving Average) dari %K. Ketika sinyal %D dan %K mengalami bullish crossing di area jenuh jual, maka harga berpotensi memantul naik karena pasar diasumsikan sudah mendorong harga ke level terendahnya. Jika digabungkan dengan pola Morning Star, indikator ini bisa membantu trader mendapatkan sinyal pembalikan yang berkonfluensi dengan kondisi jenuh jual di pasar.

Sebagai contoh, perhatikan grafik pada pair berikut ini.

Strategi morning star stochastic

Pada contoh di atas, terlihat bahwa terjadi downtrend yang cukup kuat pada pergerakan harga emas terhadap Dolar AS. Ketika pola Morning Star candle terbentuk, garis-garis Stochastic mengalami persilangan bullish dari area jenuh jual menuju ke atas. Usai kemunculan dua sinyal tersebut, terlihat harga langsung berubah menjadi uptrend sesuai dengan analisa.

Baca juga: Cara Membaca Indikator Stochastic Menurut 3 Macam Fungsinya

 

Strategi Morning Star Dengan Bollinger Band

Indikator Bollinger Bands memungkinkan trader untuk melihat pergerakan harga yang memetakan dua deviasi standar di titik positif dan negatif. Deviasi standar adalah formula matematika yang digunakan untuk menghitung volatilitas suatu aset dengan menunjukkan bagaimana aset tersebut bisa bervariasi dari nilai awalnya. Jadi, dengan kata lain, indikator ini membantu trader untuk melihat volatilitas harga suatu aset.

Aplikasi Bollinger Bands dalam strategi Morning Star candle bisa membantu trader mencari posisi terbaik saat trading. Ada syarat yang harus dipenuhi untuk membuka posisi menggunakan teknik ini:

  1. Pola Morning Star harus sudah terbentuk pada grafik harga dan menyentuh garis bawah Bollinger Bands.
  2. Pembentukan Morning Star candle wajib didahului dengan downtrend.
  3. Trader juga harus memasang Stop Loss di level Low dari Morning Star candle.
  4. Exit posisi bisa dilakukan dengan jarak kurang lebih 10 candle dari posisi entry jika kondisi pola Morning Star tidak menyentuh garis tengah Bollinger Bands.
  5. Apabila Morning Star candle terbentuk hingga menggapai pita tengah Bollinger, maka lebih baik segera exit saat ada candle yang menyentuh garis atas Bollinger Bands.

Contohnya bisa dilihat dalam gambar berikut.

Strategi morning star

Pada contoh di atas terlihat bahwa pola Morning Star selalu diawali dengan downtrend sebelum kemunculannya. Jika pola ini sudah berhasil diidentifikasi, langkah berikutnya tinggal fokus mencari posisi entry (dalam kasus ini posisi long atau beli). Trader bisa membuka posisi long pada candle bullish pertama setelah pembentukan Morning Star candle.

Stop Loss bisa dipasang dibawah Low dari pola Morning Star candle yang muncul, atau seperti yang ditunjukkan pada garis putus-putus pada gambar contoh. Setelah ini, trader tinggal menunggu setidaknya 10 candle untuk menargetkan exit posisi. Apabila harga belum mencapai garis atas Bollinger, maka target bisa disesuaikan dengan kondisi harga hingga mencapai level tersebut.

Baca juga: Strategi Trading Double Bollinger Bands Untuk Raih Profit Maksimal

 

Kiat Sukses Strategi Morning Star

Morning Star candle sebetulnya tidak susah untuk dipahami. Pada intinya, strategi trading dengan pola ini mengandalkan momentum reversal dengan memanfaatkan price action dan indikator sebagai konfirmasi sinyal. Cara ini akan terasa lebih mudah jika dilakukan oleh trader yang sudah memiliki pengalaman dan paham betul seluk-beluk pergerakan harga pada pasar. Namun, tak menutup kemungkinan bahwa trader pemula juga bisa sukses menggunakan strategi Morning Star asalkan mengikuti beberapa tips berikut ini.

 

1. Tunggu Konfirmasi

Meski pola candlestick Morning Star bisa menjadi alat deteksi reversal, tak ada yang benar-benar menjamin bahwa harga akan berbalik arah melawan posisi trading. Untuk mengantisipasi kerugian yang ditimbulkan, sebaiknya trader memastikan konfirmasi sinyal sebelum memasang posisi entry. Usahakan candle ketiga pada pola Morning Star telah benar-benar tertutup dan diikuti dengan candle bullish. Jika perlu, gunakan juga indikator-indikator reversal lain supaya sinyal konfirmasi semakin kuat.

Kunjungi juga: Update Pola Candlestick Terkini

 

2. Awasi Berita Fundamental

Sebagai salah satu instrumen teknikal, tidak ada salahnya untuk menggabungkan Morning Star candle dengan analisa berita. Umumnya, reversal yang terjadi setelah rilis berita fundamental memiliki kekuatan yang lebih besar karena dorongan sentimen pasar. Sebaliknya, berhati-hatilah jika berita yang muncul bersamaan dengan Morning Star candle tidak menudukung skenario pembalikan.

 

3. Bedakan Reversal dengan Retracement

Baik reversal maupun retracement sama-sama bentuk perubahan harga yang terjadi pada pasar. Bedanya, pada retracement, trend perubahan harga tidak akan bertahan lama. Sedangkan reversal mengacu pada perubahan trend dalam waktu yang lama, dimana harga betul-betul memantul ke arah sebaliknya.

Seringkali, trader pemula terjebak bujuk rayu retracement. Jika entry posisi dengan strategi reversal pada kondisi ini, maka risiko kerugian yang menanti bisa sangat besar. Untuk itu, selalu gunakan Stop Loss untuk mengantisipasi pergerakan yang tak terduga.

 

Kesimpulan

Strategi Morning Star bisa mempermudah trader untuk mengenali kapan reversal akan terjadi. Pada dasarnya, pola ini terdiri dari tiga candle, di mana candle pertama merupakan kelanjutan dari downtrend, candle kedua berbentuk doji atau candle kecil yang menjadi tanda akan terjadinya perubahan, sedangka candle ketiga berfungsi sebagai konfirmasi reversal.

Agar tidak terjebak sinyal palsu, trader bisa menggunakan bantuan indikator teknikal seperti Stochastic atau Bollinger Bands. Jangan lupa untuk memperhatikan faktor penggerak harga lainnya seperti berita fundamental yang berdampak tinggi.

 

Kebalikan dari Morning Star candle adalah pola Evening Star. Bagaimana cara memanfaatkannya untuk entry sell pada pergerakan bearish reversal? Simak info lengkapnya di sini.

Advertisement


Forum

Prima S. (17 Jan 2019)

gmn cara identifikasi false breakout? apakah tunggu sampai candle nya jadi utuh? lalu time frame berapa yg paling akurat untuk validasi false breakout?

Selengkapnya...

Pola Candlestick
Evening Star
Evening Star
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bullish panjang, diikuti oleh candlestick kedua yang membentuk gap naik dan ber-body kecil (harga pembukaan dan penutupan nyaris sama). Candlestick ketiga merupakan konfirmator karena bersifat bearish. Semakin besar body candle ketiga, semakin tinggi akurasi sinyal bearish reversal-nya.
Advertisement

Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya.

Carolyn Boroden

Masuklah pasar hanya saat pasar trending; jika bullish Anda harus buy, jika bearish masuk posisi sell. Cuma cara itu yang bisa menghasilkan keuntungan sebenarnya.

Jesse Livermore

Saya tak banyak melihat korelasi antara trading yang bagus dan kecerdasan. Beberapa trader terkemuka cukup cerdas, tetapi beberapa diantaranya tidak.

William Eckhardt

Yang penting bukan masalah benar atau salah, tapi seberapa besar profit Anda ketika benar, dan seberapa banyak loss Anda ketika salah.

George Soros

Saya hanya kaya karena saya tahu kapan saya salah. Pada dasarnya saya bisa bertahan dengan mengakui kesalahan-kesalahan saya.

George Soros

Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan.

Jean Folger

Trader yang benar-benar (ingin) sukses haruslah berkomitmen untuk mendalami dunia trading, dan menganggap uang sebagai bonus sampingan.

Bill Lipschutz

Saya akan selalu mengurangi posisi ketika loss. Dengan begitu, saya hanya akan memiliki posisi kecil saat trading berakhir buruk.

Paul Tudor Jones

Cara membangun return jangka panjang adalah dengan melindungi modal dan memaksimalkan profit.

Stanley Druckenmiller

Saat Anda mengalami kerugian beruntun, segala keraguan dan ketidakpastian akan menyeruak dan membuat Anda sangat ragu untuk menarik pelatuk (entry). Rasanya tak ada satupun yang berjalan dengan benar. Itu adalah sesuatu yang harus Anda kontrol.

Bill Lipschutz

Tekunilah proses dari setiap proses, kerjakan, rencanakan, investasikan waktu Anda dengan bijak, jadilah produktif, dan jangan buang-buang waktu.

Chris Lori

Pada dasarnya, forex dan saham tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah risikonya.

Ellen May

Orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk.

Desmond Wira

Ketika mendapat profit, kita jadi lebih berhati-hati. Sedangkan ketika mengalami kerugian, kita justru mulai mengambil risiko lebih banyak dan rugi lebih banyak lagi.... Jadi, trader perlu memutuskan apakah mereka bisa menanggung risiko dan apakah mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat sebelum trading.

Paul Rotter

Tak ada satupun aturan trading yang bisa 100% profit sepanjang waktu.

Jesse Livermore

Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal

Kathy Lien

Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas,

Desmond Wira

Dalam berinvestasi Anda harus tahu betul apa-apa yang tidak Anda ketahui, dan berpeganglah hanya pada apa yang Anda ketahui.

Warren Buffett

Ketika Anda benar-benar percaya bahwa trading hanyalah sebuah permainan probabilitas yang sederhana, konsep seperti benar dan salah atau menang dan kalah tidak lagi memiliki makna yang sama.

Michael Covel

Charting itu agak mirip dengan berselancar. Anda tak perlu banyak tahu tentang fisik gelombang untuk menangkap sebuah ombak yang bagus. Anda hanya perlu mampu merasakannya ketika (ombak) itu terjadi dan memiliki keberanian untuk beraksi di saat yang tepat.

Ed Seykota

Saya tahu kemana saya akan keluar bahkan sebelum saya masuk (pasar).

Bruce Kovner

Trading bukanlah hanya soal melindungi modal dari kerugian, melainkan juga melindungi diri dari diri sendiri.

Kim Krompass

Kehancuran emosional hampir sama buruknya dengan kehancuran finansial.

Kim Krompass

Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah dosa.

Barbara Rockefeller

Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.

Buge Satrio
Kirim Komentar/Reply Baru
4 Cara Mengenali Pola Inside Bar Yang Menguntungkan
4 Cara Mengenali Pola Inside Bar Yang Menguntungkan
Fatma Adriana   15 Nov 2021   111  
Hammer vs Doji Candlestick, Mana Lebih Akurat?
Hammer vs Doji Candlestick, Mana Lebih Akurat?
Cahyaning   5 Nov 2021   177  
5 Pola Candle Bullish Terbaik untuk Trading Bitcoin
5 Pola Candle Bullish Terbaik untuk Trading Bitcoin
Fatma Adriana   19 Oct 2021   170  
Cara Trading Inside Bar dan MACD, Layakkah Dicoba?
Cara Trading Inside Bar dan MACD, Layakkah Dicoba?
Fatma Adriana   16 Sep 2021   347  
Teknik Day Trading Dengan Kombinasi Inside Bar
Teknik Day Trading Dengan Kombinasi Inside Bar
Damar Putra   25 Aug 2021   420  
Cara Trading Candlestick Jitu dengan RSI
Cara Trading Candlestick Jitu dengan RSI
Fatma Adriana   11 Aug 2021   737  
4 Pola Candlestick Yang Jarang Diketahui Trader
4 Pola Candlestick Yang Jarang Diketahui Trader
InvestBro   13 Jul 2021   1083  
3 Cara Trading Inside Bar Ini Wajib Dihindari
3 Cara Trading Inside Bar Ini Wajib Dihindari
Nandini   25 Jun 2021   526  
Teknik Trading Candlestick Dengan Trendline
Teknik Trading Candlestick Dengan Trendline
Novita   23 Jun 2021   941  
Pola Candle Abandoned Baby Dan Cara Tradingnya
Pola Candle Abandoned Baby Dan Cara Tradingnya
Nandini   19 Jun 2021   485