Tips Agar Deposito Bisa Jadi Investasi Masa Depan

Wahyudi 23 Dec 2020 660
Dibaca Normal 15 Menit

Deposito merupakan salah satu jenis produk perbankan yang lebih banyak diminati dibandingkan produk simpanan berjangka lainnya. Simak cara memaksimalkan investasi deposito Anda di sini.



Berbeda dengan bentuk tabungan biasa, deposito tidak dapat diambil sewaktu-waktu, dan juga proses penarikan hanya dapat dilakukan sesuai waktu atau tenor yang ditawarkan bank. Tenor biasanya mulai dari 1, 2, 3, 6 hingga 12 bulan.

Keuntungan tabungan berbentuk deposito dibanding tabungan biasa adalah bunga yang relatif tinggi. Karena tingginya bunga, produk perbankan ini menjadi jenis investasi yang banyak dipilih. Namun demikian untuk menjadikan deposito menjadi investasi yang menguntungkan perlu komitmen dari diri sendiri.

Mengapa demikian? Karena banyak pilihan tenor mulai 1 bulan hingga 12 bulan, tentunya godaan untuk mencairkan deposito juga tinggi. Disinilah kita butuh komitmen untuk disiplin mengalokasikan dana sesuai dengan tujuan keuangan yang sudah kita rencanakan.

Tips agar deposito bisa jadi investasi masa depan

 

Mengapa Deposito Lebih Tepat Untuk Persiapan Masa Tua Dibanding Tabungan?

Sebelum memutuskan untuk memilih salah satu produk investasi ini alangkah lebih baik jika para calon investor mengenali terlebih dahulu produk ini. Terutama untuk Anda para pemula dalam bidang investasi akan lebih baik jika mengerti terlebih dahulu apa itu deposito. Berikut ini adalah beberapa ulasan singkatnya.

 

Pengertian Deposito

Deposito adalah salah satu bentuk tabungan di bank yang prosedur penyetoran dan pengambilan dananya hanya bisa dilakukan pada waktu tertentu. Waktu tersebut ditentukan pada saat awal pembukaan rekening deposito. Jika belum jatuh tempo maka nasabah tidak bisa menambah maupun menarik dana dari rekening tersebut.

 

Apa Beda Tabungan Dan Deposito

Perbedaan tabungan biasa dan tabungan deposito lebih kepada masalah teknikal. Pada tabungan biasa nasabah bisa menyetorkan maupun menarik dana dari rekening kapan saja. Sedangkan pada tabungan deposito penyetoran dan pengambilan dana hanya bisa dilakukan pada saat tanggal jatuh tempo saja.



Dari segi bunga tentu saja ini sangat berbeda jauh. Bunga dari tabungan deposito jauh lebih besar daripada bunga tabungan biasa. Inilah mengapa tabungan deposito dijadikan salah satu instrumen investasi karena profit dananya jauh lebih besar dari tabungan biasa dan keamanannya sangat terjamin.

 

Keuntungan Dan Kerugian Menabung Deposito

Keuntungan menabung deposito tentu saja bunganya yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan tabungan biasa. Dan tabungan deposito bisa dijadikan jaminan aset pada saat pengajuan kredit. Jadi dengan memiliki deposito selain bisa menggandakan uang Anda juga akan lebih mudah melakukan pengajuan kredit.

Kerugian deposito adalah kurang fleksibelnya pencairan dana. Anda harus menunggu tanggal waktu jatuh tempo sebelum bisa mengambil uang Anda. Jika Anda mengambil uang sebelum tanggal jatuh tempo maka Anda sebagai pemilik tabungan deposito bisa dikenai denda administrasi.

menabung deposito (Baca Juga: Strategi Investasi Deposito Yang Mudah Diaplikasikan)

 

Bagaimana Agar Deposito Semakin Menguntungkan?

Untuk memudahkan, berikut tips agar tabungan deposito bisa jadi investasi menguntungkan di masa depan:

 

Disiplin Menyisihkan Gaji bulanan

Deposito memiliki nilai minimum yang lebih tinggi dari tabungan biasa. Agar bisa memulai deposito Anda harus menyisikan gaji sebagai simpanan. Mungkin tidak mudah karena pastinya ada banyak kebutuhan yang harus dipenuhi.



Berapa idealnya gaji yang kita sisihkan untuk disimpan ke dalam deposito?

Ambil simpel saja: contoh untuk zakat yang 2.5 %, anggap saja untuk sedekah diluar zakat 2.5 % lagi total 5 %, maka untuk simpanan deposito minimal harus 2x nya atau minimal 10%. Jadi, uang dari gaji Anda tiap bulan nanti akan kepotong 15%. Masih sangat ideal untuk menikmati kehidupan sehari-hari, berapapun penghasilan yang kita miliki.

 

Susun Strategi Agar Deposito Tidak Terusik

Sebagaimana investasi, agar memperoleh keuntungan perlu strategi. Apalagi banyak godaan yang datang seperti diskon belanja yang membuat tergoda mengusik deposito. Untuk itu strategi tersebut dapat dilakukan berupa mengatur setoran deposito sesuai dengan kemampuan, menyediakan uang cukup untuk kebutuhan lain.

Deposito sendiri sebenarnya sudah cukup "aman" melindungi kita dari godaan diskon atau yang lainnya. Jika godaan masih saja kuat, maka solusi tambahan yang bisa kita buat untuk dobel proteksi adalah dengan menyimpan bilyet deposito kedalam brangkas atau lemari minimal sekelas filling cabinet.

menabung gaji umr(Baca Juga: Bagaimana Cara Menabung Dengan Gaji UMR?)

 

Sesuaikan Setoran Deposito Dengan Kemampuan Penghasilan

Meskipun ingin banyak memperoleh keuntungan, sesuaikan nominal setoran deposito sesuai dengan kemampuan kita. Jangan terlalu ambisius karena kebutuhan lain juga perlu Anda penuhi. Langkah bijak bisa dilakukan dengan menyisikan investasi dari penghasilan setelah dikurangi kebutuhan sehari-hari. Namun pastikan kebutuhan benar-benar kebutuhan prioritas bukan berdasarkan keinginan.



 

Jangan Tunggu Dari Sisa Penghasilan

Ketika sudah berkomitmen investasi, konsistensi dan disiplin dibutuhkan. Sisihkan bagian investasi dari penghasilan setelah melalui pertimbangan. Kebutuhan prioritas memang tidak boleh dikorbankan namun terkadang malah tergoda belanja yang sebenarnya tidak begitu penting. Anda bisa menggunakan auto debet dari rekening ke deposito dapat membantu.

 

Jadikan Tujuan Keuangan Jangka Panjang Sebagai Motivasi

Semangat untuk menabung dan berinvestasi biasanya lebih besar saat ada tujuan sebagai motivasinya. Misalnya saja tujuan keuangan yang bisa dijadikan beragam motivasi seperti membeli rumah, biaya pendidikan anak, tabungan hari tua dan sebagainya. Dengan demikian ada dorongan untuk secara konsisten menjaga nilai deposito.

Penghasilan rata-rata pekerja Indonesia tidaklah besar, sedangkan jumlah penduduk yang besar membuat kita dijadikan pasar bagi produk dalam maupun luar negeri. Mulai bangun tidur hingga tidur lagi seolah kita tak bisa lepas dari godaan iklan yang terus menggoda.

Bisa dibayangkan jika gaji sudah kecil, godaan beli (bahkan bisa "ngutang"), kira-kira, masih sempat berfikir untuk menyimpan uang di deposito nggak? Disitulah pentingnya tujuan keuangan dan disiplin dalam menjalankannya.

keuntungan investasi deposito(Baca Juga: Apa Saja Keuntungan Menjadi Investor?)

 

Cara Menabung Deposito Di Bank

Setelah Anda mengenal apa itu deposito mungkin saja Anda akan tertarik mulai berinvestasi menggunakan instrumen ini. Cara menabung deposito di bank sebenarnya sangatlah mudah siapa saja bisa melakukannya. Sebelum Anda menabung deposito di bank pastikan Anda memperhatikan beberapa faktor berikut ini:



 

Pilih Bank Dengan Reputasi Baik

Tabungan deposito merupakan salah satu instrumen investasi yang sangat penting. Jadi Anda jangan sampai memilih bank kecil untuk menabung deposito meskipun bunganya lebih besar. Selalu pilih bank besar dan terpercaya agar dana investasi Anda bisa aman dan memberikan profit.

 

Bandingkan Dulu Bunga Deposito Antar Bank

Setelah Anda memilih beberapa bank besar kemudian bandingkan jumlah bunga yang diberikan dari setiap bank tersebut. Pilih bank besar yang memberikan bunga paling tinggi. Jangan pernah menggunakan bank kecil meskipun bunganya tinggi karena keamanannya belum tentu terjamin.

Bunga Deposito Antar Bank

 

Pilih Jangka Waktu Yang Sesuai Kemampuan

Dalam setiap pembuatan tabungan deposito seorang nasabah memiliki hak untuk memilih tenor sesuai dengan yang disediakan pihak bank. Tenor bisa mulai dari satu bulan hingga tahunan. Pastikan Anda memilih tenor yang tepat tergantung dari kebutuhan dana Anda.

investasi deposito new normal(Baca Juga: Pilihan Investasi Menguntungkan Saat New Normal)

 

Siapkan Syarat-Syarat Pembukaan Deposito

Meskipun setiap bank memiliki kebijakan berbeda namun secara umum syarat pembukaan deposito meliputi, fotokopi identitas, NPWP, rekening pada bank bersangkutan, mengisi formulir, dan mempersiapkan sejumlah dana setoran awal untuk membuka rekening deposito.

 

Cara Membuka Deposito Di Bank

Cara pembukaan deposito sangatlah mudah. Anda cukup datang ke kantor cabang dari bank pilihan Anda. Kemudian ambil nomor antrian Costumer Service. Setelah Anda dipanggil maka pihak Costumer Service akan memandu Anda dalam pembuatan rekening deposito bank.

Kemudahan dan kenyamanan dalam berinvestasi menggunakan instrumen deposito menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi investor pemula. Anda hanya perlu menyetorkan uang ke bank dan menunggu deposito itu bertambah sedikit demi sedikit. Segera investasikan dana Anda dengan deposito agar hari tua lebih mulia.

 

Risiko Deposito Yang Dicairkan Sebelum Jatuh Tempo

Deposito di desain untuk menyimpan dana berjangka sesuai dengan jatuh temponya. Jadi, deposito idealnya tidak diambil sebelum jatuh tempo. Namun karena suatu hal, bisa saja deposito dicairkan sebelum waktunya, misal kebutuhan mendadak karena sakit atau yang lainnya.

Apakah ini bisa dilakukan? Secara prinsip, pencairan deposito sebelum jatuh tempo bisa dilakukan hanya saja ada resikonya. Apa sajakah itu? 3 resiko ini bisa saja terjadi, tergatung kebijakan bank masing-masing:

 

Kena Penalti

Penalti deposito umum dikenakan oleh hampir semua bank bagi nasabah yang mengambil deposito sebelum jatuh tempo. Nominalnya bervariasi. Ada bank yang mengenakan 0.5% x nominal deposito, ada yang 25% x bunga yang sudah didapatkan dan mungkin juga ada kebijakan lain.

 

Bunga Berjangka Bulan Berjalan Tidak Dicairkan

Resiko lain adalah bunga berjangka bulan berjalan tidak dicairkan, misalnya saja Anda mengambil jangka waktu deposito selama 12 bulan. Pemilik deposito sudah mendapatkan bunga bulanan selama 9 bulan. Karena suatu hal, deposito dicairkan di bulan 10, maka bunga di bulan 10 tersebut tidak bisa dicairkan. Hal ini tidak semua bank berlaku, tergantung kebijakan masing-masing bank.

 

Tergoda Menggunakan Dana Untuk Keperluan Yang Tidak Direncanakan

Resiko paling terasa dari mencairkan deposito adalah menggunakan dana untuk keperluan yang tidak direncanakan. Ingat, deposito di desain untuk simpanan berjangka demi menunjang perencanaan keuangan deposan. Oleh karena itu, pencairan deposito yang tidak sesuai jadwal jatuh tempo beresiko pemakaian dana yang tidak sesuai rencana keuangan yang sudah dibuat.

persiapan dana darurat deposito(Baca Juga: Pentingnya Siapkan Dana Darurat, Kamu Sudah Mulai?)

 

Buka Rekening Deposito Untuk Berbagai Tujuan Keuangan

Tujuan keuangan untuk jangka pendek, 1-5 tahun, atau jangka menengah 5-10 maupun panjang, diatas 10 tahun semuanya bisa kita siapkan dengan deposito. Anda tinggal sesuaikan saja, jatuh tempo tahunan bisa diperpanjang otomatis. Jika sudah terpenuhi "time horizonnya" atau jangka waktu investasi, maka bisa dicairkan. Berikut ini beberapa contoh penggunaan deposito untuk berbagai tujuan keuangan yang bisa dijadikan alternative.

 

Deposito Untuk Biaya Pendidikan Anak

Jika Anda saat ini sudah memiliki anak, maka acapkali muncul pertanyaan berapa banyak yang harus ditabung untuk persiapan biaya kuliah kelak?

Biaya kuliah terus meningkat, tetapi Anda mungkin tidak perlu menabung hingga terpenuhi seluruhnya. Agar tidak memberatkan, beberapa ahli menyarankan setidaknya untuk mempersiapkan 2/3 dari biaya yang diprediksi. sepertiga sisanya dapat dibayar kelak saat anak benar-benar sudah kulai sambil jalan.

Jenis tabungan seperti apa yang cocok untuk persiapan biaya pendidikan anak?

dana pendidikan anak(Baca Juga: Menyiapkan Dana Pendidikan, Sebaiknya Mulai Kapan?)

Berikut adalah beberapa jenis tabungan yang bisa digunakan untuk persiapan biaya pendidikan anak.

 

Rekening Tabungan Tradisional

Rekening tabungan biasa normalnya punya bunga rendah. Saking rendahnya bahkan tidak cukup untuk melawan inflasi. Hanya saja jenis tabungan ini paling popular di masyarakat, karena praktis, mudah ditarik kembali.

Semua bank punya produk ini. Namun demikian, jika tujuannya untuk persiapan pendidikan anak, sebaiknya tidak digunakan, karena bunganya kecil bahkan tidak bisa melawan kenaikan inflasi.

 

Rekening Deposito

Deposito bisa jadi alternatif yang menarik. Katakanlah, inflasi rata-rata per tahun 3%, untuk deposito bank bisa mengimbangi inflasi. Deposito bank umum bisa sampai  5%, bahkan untuk BPR bisa hingga 9% jika suku bunga yang dijamin LPS sedang bagus.

Dengan melakukan simpanan deposito secara rutin dan bunga deposito tidak diambil, maka deposan akan mendapatkan sistem bunga berbunga (compound interest) yang membuat simpanan deposito menjadi jauh melebihi inflasi dan bisa menjadi alternatif menarik untuk persiapan biaya kuliah anak kelak.

 

Deposito Untuk Tabungan Hari Tua

Memprediksi biaya hidup masa tua tidaklah gampang. Jika itu terlalu sulit diprediksi, satu hal yang terpenting adalah melakukan persiapan. Parameter yang digunakan adalah kapan rencana usia pensiun, proyeksi inflasi sehingga bisa menemukan nominal yang harus disimpan.

Misalnya asumsi inflasi tahunan 3 tahun, masa pensiun masih 20 tahun lagi (usia 55 tahun), masa harapan hidup sampai usia 80 tahun, maka dana yang dibutuhkan adalah nilai uang 20 tahun lagi untuk masa hidup 25 tahun (80-55 tahun). Dengan perhitungan seperti ini, maka deposito bisa jadi alternatif menarik, mengingat tingkat suku bunga di atas inflasi (bisa 5-9 %) jika suku bunga LPS pas tinggi.

Anda tinggal menghitung kebutuhan hidup saat usia pensun (bisa digunakan acuan sekarang dan di konversi dengan tingkat inflasi). Makin awal persiapan dilakukan maka hasil deposito juga akan semakin besar.

 

Deposito Untuk Beli Rumah, Apakah Cocok?

Tujuan lain membuka rekening deposito adalah untuk tujuan membeli rumah. Saat ini yang popular dilakukan untuk membeli rumah adalah dengan sistem KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Bagaimana jika sistemnya kita ubah, bukan ambil kredit tapi mempersiapkan dana melalui deposito? Apakah itu lebih baik?

 

Jika Rumah Yang Diincar Sudah Ada, Deposito Tidak Cocok

Harga rumah naik sangat cepat. Banyak faktor yang berpengaruh terhadap kenaikan harga rumah. Jadi, kalau Anda mengincar rumah yang sudah ada atau minimal lokasi yang sudah ditarget, maka membeli dengan KPR lebih tepat dibandingkan dengan deposito, karena jika harus menunggu deposito kita mencukupi harga rumah, hampir pasti rumah tersebut sudah laku lebih dulu.

 

Jika Rumah Belum Ada Yang Diincar, Deposito Lebih Hemat

Deposito bisa kita jadikan simpanan untuk membeli rumah dengan membuat target waktu. Misalnya saja, 10 tahun lagi kita ingin membeli rumah dengan anggaran 500 juta di kota atau lingkungan yang sudah kita dambakan.

Salah satu cara yang bisa kita lakukan adalah dengan membuat perhitungan berapa deposito yang harus kita simpan secara periodik dengan memperhitungkan tingkat suku bunga. Jadi, membeli rumah dengan deposito harus pintar menyesuaikan dengan rumah impian yang kita dambakan.

beli rumah dengan deposito(Baca Juga: Cara Beli Rumah Dalam 5 Tahun)

 

Waspadai Money Game Yang Menyamar Jadi Investasi Deposito

Money game adalah permainan gambling cenderung berjudi yang dikemas dalam bentuk investasi. Ciri yang paling mudah dikenali dari skema money game ini adalah imbal balik yang diluar kewajaran dan sering pamer kesuksesan yang diraih. Benarkah mereka sukses seperti yang dipamerkan? Dari mana hasil "sukses" yang mereka dapatkan itu? Apakah murni akibat bisnis atau dengan merugikan investor lain?

Dunia investasi bodong maupun money game mengenal istilah skema Ponzi. Skema ini seperti piramida dimana memberi keuntungan bagi anggota lebih awal dan merugikan investor di belakangnya jika gagal merekrut investor baru.

 

Agar Deposito Bisa Jadi Investasi, Hindari Juga Deposito Bodong

Sebelum memilih deposito untuk menginvestasikan uang, penting untuk diketahui agar terhindar dari kerugian karena deposito bodong. Deposito bodong adalah bentuk penipuan dengan menawarkan deposito ilegal yang cenderung merugikan. Berikut ciri-ciri investasi bodong dan tips untuk menghindari investasi bodong.

 

Ciri-Ciri Deposito Bodong:

Memalsukan sertifikat

Nasabah yang menyimpan uang dalam bentuk deposito di bank perlu belajar dan memahami tentang bukti kepemilikan dana di dalam deposito tersebut. Setelah membuka deposito, umumnya nasabah akan diberikan bilyet deposito, bukan sertifikat deposito. Mengapa demikian?

Hal ini demi keamanan dana nasabah. Sertifikat deposito bisa diperjual belikan karena tidak ada nama di dalam sertifikat tersebut sedangkan bilyet mencantumkan nama sehingga hanya pemilik dana saja yang bisa mencairkan dana deposito tersebut.

Sertifikat deposito yang palsu sekilas tampak mirip dengan aslinya. Untuk membedakannya, bagi yang awam cukup sulit. Yang terpenting adalah, deposan memastikan bahwa mereka membuka rekening di cabang terdekat dan mendapatkan sertifikat deposito dari petugas bank. Cek dan pastikan di dalam sertifikat ada tanda tangan pejabat berwenang, biasanya adalah direktur atau kepala cabang.

 

Memalsukan bilyet deposito

Kasus bilyet deposito palsu yang muncul di media biasanya terjadi akibat prosedur yag tidak tertib, misalnya saja terkait pembukaan rekening deposito. Pastikan hanya di lakukan di cabang terdekat, ada proses tatap muka langsung dan deposan mendapatkan bilyet deposito langsung dari petugas bank, di kantor cabang tersebut.

 

Iming-iming bunga deposito tinggi

Dari ciri-ciri deposito bodong di atas, pentingnya memeriksa legalitas produk simpanan tersebut. Jangan mudah tergoda dengan iming-iming keuntungan yang tinggi dan melupakan keamanannya.

Deposito punya suku bunga yang biasanya berubah secara periodik bulanan. Besarnya bunga deposito biasanya mengacu pada suku bunga yang dijamin LPS (Lembaga Penjamin Simpanan). Pastikan bunga deposito Anda dibawah tingkat suku bunga yang dijamin oleh LPS. Tingkat suku bunga LPS bisa di cek di website resmi lembaga penjamin simpanan tersebut.

investasi bodong deposito(Baca Juga: Stop Investasi Bodong! Ikuti 5 Langkah Ini)

 

Tips Menghindari Deposito Bodong

  1. Paham bahwa tidak ada investasi yang tidak rugi.
  2. Pastikan bunga deposito tidak terlalu fantastis.
  3. Pastikan dana deposito dijamin Lembaga Penjamin Simpanan(LPS).
  4. Lakukan pembukaan deposito hanya di bank terpercaya.

Agar terhindar dari deposito bodong, pastikan untuk selalu curiga hingga mendapat kepastian bahwa simpanan deposito yang Anda pilih aman. Produk deposito disediakan berbagai bank ternama sehingga lebih baik memilih bank ternama dan terpercaya. Setidaknya bank ternama sudah pasti dijamin LPS sehingga dipastikan lebih aman.

Demikian tips agar deposito bisa jadi investasi masa depan yang baik untuk masa depan. Dengan kehati-hatian, investasi deposito dapat menguntungkan. Selain deposito, cara memaksimalkan aset yang Anda punya juga bisa melalui investasi reksadana, trading saham, hingga terjun ke pasar forex

Forum

Musya (19 Nov 2017)

mau bertanya, untuk menarik garis trendline berapa periode ke belakang jika menggunakan TF h4?jika saya menggunakan separator di h4, apakah utk menarik trendline mis.uptrend dr ttk terendah periode sblmnya ke priode berikutnya? jd brp minggu kebelakang utk tf h4?

Selengkapnya...

Kalkulator KPR

Kirim Komentar/Reply Baru


Intip 5 Potret Peluang Usaha Minim Pesaing
Intip 5 Potret Peluang Usaha Minim Pesaing
Wahyudi   28 Feb 2021   329  
Cara Analisis Pergerakan Candle
Bagaimana cara menganalisis pergerakan candle?

Amir 22 Mar 2016

Reply:

Basir (24 Mar 2016 07:03)

Untuk Amir..

Ada banyak pola candle yang bisa menjadi sinyal BUY/ SELL. Anda perlu paham pola-pola tersebut untuk bisa menganalisis harga dengan menggunakan pola candle.

analisa candlestick

Untuk ulasan mengenai pola-pola ini, anda bisa menyimak ulasannya di Candlestick, Memahami Pola Grafik Candlestick,  atau di kumpulan artikel tentang Candlestick.

Thanks.

Restu (23 Aug 2016 08:40)

Untuk Amir..

Ada banyak pola candle yang bisa menjadi sinyal BUY/ SELL. Anda perlu paham pola-pola tersebut untuk bisa menganalisis harga dengan menggunakan pola candle.

analisa candlestick

Untuk ulasan mengenai pola-pola ini, anda bisa menyimak ulasannya di Candlestick, Memahami Pola Grafik Candlestick,  atau di kumpulan artikel tentang Candlestick.

Thanks.

Basir (24 Aug 2016 06:42)

Untuk Amir..

Ada banyak pola candle yang bisa menjadi sinyal BUY/ SELL. Anda perlu paham pola-pola tersebut untuk bisa menganalisis harga dengan menggunakan pola candle.

analisa candlestick

Untuk ulasan mengenai pola-pola ini, anda bisa menyimak ulasannya di Candlestick, Memahami Pola Grafik Candlestick,  atau di kumpulan artikel tentang Candlestick.

Thanks.

Pengaruh Pandemi Pada Bisnis Properti
Pengaruh Pandemi Pada Bisnis Properti
Febrian Surya   31 Dec 2020   332  
Kiat Bisnis Online Saat New Normal
Kiat Bisnis Online Saat New Normal
Wahyudi   22 Oct 2020   421  
Pilihan Investasi Menguntungkan Saat New Normal
Pilihan Investasi Menguntungkan Saat New Normal
Febrian Surya   25 Aug 2020   1216  
Investasi SBN: Aksi Bangun Negara Pasca Pandemi Corona
Investasi SBN: Aksi Bangun Negara Pasca Pandemi Corona
Aditya Perdana   1 Jul 2020   462  
Terbukti Cuan, Ini Cara Menghasilkan Uang Dari Rumah
Terbukti Cuan, Ini Cara Menghasilkan Uang Dari Rumah
Febrian Surya   25 May 2020   1017  
3 Cara Industri Kripto Melawan Coronavirus
3 Cara Industri Kripto Melawan Coronavirus
Febrian Surya   16 May 2020   571