Penjualan Alat Berat Komatsu PT United Tractors Tbk (UNTR) mengalami penurunan 8.4% secara year-on-year (yoy). , 2 jam lalu, #Saham Indonesia   |   IHSG turun di awal perdagangan hari ini sebesar 0.24% ke 7,263, 2 jam lalu, #Saham Indonesia   |   PT Carsurin Tbk. (CRSN) dan National Battery Research Institute (NBRI) mengumumkan penandatanganan Strategic Alliance Agreement (SAA) untuk pendirian dan operasional fasilitas pengujian baterai kendaraan listrik (EV) di Indonesia, 2 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Bursa Efek Indonesia (BEI) menyetop perdagangan emiten kelapa sawit PT Pulau Subur Tbk. (PTSP) pada perdagangan hari ini, usai harga sahamnya melonjak hingga ratusan persen, 2 jam lalu, #Saham Indonesia
Selengkapnya

Tips Entry Trading Akurat Versi Broker HSB

Intan 18 Apr 2023
Dibaca Normal 5 Menit
forex > broker > panduan >   #broker-hsb   #entry   #hsb   #tips   #trading
Sebagai broker forex teregulasi, HSB memiliki tips entry akurat untuk meningkatkan potensi keuntungan trading. Tips ini sangat mudah diikuti, bahkan oleh pemula sekalipun.

DI

Strategi entry trading merupakan rencana yang digunakan para trader untuk menentukan kapan dan bagaimana membuka posisi di pasar. Tujuan dari mempelajari strategi entry trading adalah untuk mencari titik masuk yang tepat dan mengurangi risiko trading.

Sebagai salah satu broker forex teregulasi, HSB memberikan bocoran mengenai tipe entry akurat untuk memaksimalkan keuntungan. Caranya cukup mudah dan bisa dipraktekkan oleh pemula. Simak ulasannya di bawah ini.

tips entry akurat hsb

 

Strategi Entry Trading yang Umum Digunakan

Strategi entry trading penting dalam keberhasilan trading. Ada banyak strategi umum yang digunakan, contohnya Breakout, Bounce, dan Price Action.

Berikut penjelasan dan cara pengimplementasiannya yang bisa kalian coba pilih sesuai dengan preferensi pribadi.

 

Trading Breakout

Strategi ini berfokus pada penentuan level Support atau Resistance dan menunggu harga untuk melewatinya sebelum masuk ke pasar. Untuk trading dengan breakout, bisa memanfaatkan Trendline dan Awesome Oscillator.

 

Trading Bounce

Sedikit mirip dengan Breakout, Bounce juga mencari level Support atau Resistance yang kuat dan melakukan aksi Buy/Sell saat harga telah mencapai level tersebut. Indikator yang efektif untuk strategi trading Bounce adalah Exponential Moving Average dan Bar Chart.

Baca Juga:

Bounces and Breakouts in Forex Trading

 

Trading Price Action

Berbeda dengan kedua strategi entry di atas yang memanfaatkan indikator, Price Action mengamati pola harga yang terbentuk di pasar dan mencari peluang Entry sesuai dengan pola tersebut.

Strategi entry trading yang tepat tergantung pada gaya trading kalian, pasangan mata uang yang diperdagangkan, dan kondisi pasar saat itu. Penting untuk menguji dan menyesuaikan strategi entry trading kalian agar sesuai dengan kebutuhan.

Baca Juga:

How to Master Price Action Trading with Candlesticks

 

6 Tips Entry Akurat Ala HSB

Dari ketiga strategi di atas, ada beberapa tips yang bisa kalian coba perhatikan dan terapkan, yaitu:

 

Bidik Posisi Entry dan Exit yang Tepat

Ketepatan momen entry dan exit posisi trading sangatlah penting dalam trading. Kalian harus mengamati tanda-tanda perubahan arah pasar, menentukan level stop-loss dan take-profit yang tepat, serta memilih strategi entry trading sesuai dengan kondisi pasar saat itu.

Baca Juga: Teknik Memasang Stop Loss Terbaik Dalam Trading Forex

 

Pasang Limit Order

Limit order adalah jenis pesanan trading untuk masuk pasar pada harga yang telah ditentukan sebelumnya.

Saat memasang limit order, harga entry dan harga exit harus ditentukan sesuai dengan strategi trading kalian.Setelah harga pasar mencapai harga entri yang telah ditentukan, limit order akan secara otomatis terisi dan membuka posisi trading.

Limit order memungkinkan kalian untuk memasuki pasar sesuai harga yang diinginkan, bahkan ketika pasar sedang volatile. Dengan demikian, kalian bisa mengurangi risiko kerugian dan mengambil keuntungan lebih mudah.

Baca Juga: Kiat Sukses Trading Dengan Volatilitas

 

Ketahui Waktu Pasar yang Paling Aktif

Saat volume pasar meningkat, peluang untuk mendapatkan profit trading menjadi lebih tinggi. Kalian dapat memanfaatkan indikator volume dan pergerakan harga untuk mengidentifikasi kapan volume pasar sedang tinggi.

Selain itu, kalian juga dapat memperhatikan jam trading dan event ekonomi penting yang dapat mempengaruhi volume pasar. Dengan memanfaatkan volume pasar saat aktif, peluang kalian mencapai hasil trading yang sukses akan meninggkat.

Baca Juga: 3 Cara Menentukan Waktu Trading Forex Terbaik

 

Ikuti Arah Tren

Mengikuti arah tren pasar adalah strategi trading yang dilakukan dengan membeli atau menjual aset sesuai arah pergerakan pasar.

Strategi ini membantu kalian untuk mengambil keuntungan dari pergerakan harga yang kuat dan konsisten. Namun, kalian juga harus memperhatikan tanda-tanda pembalikan tren, agar dapat keluar dari pasar di saat yang tepat.

Baca Juga: Prinsip Trading Ed Seykota Untuk Trend Following

 

Manfaatkan Konfluensi Trend, Level, Signal (TLS)

Ketika trend pasar sejalan dengan level-level penting seperti Support atau Resistance, dan sinyal trading mendukung trend tersebut, maka ada kemungkinan besar trading akan berhasil. Hal ini disebut dengan konfluensi atau kecocokan antara tiga faktor tersebut.

Konfluensi akan memberikan probabilitas keberhasilan yang cukup tinggi dalam trading. Sebaliknya, jika terjadi ketidakcocokan antara ketiga faktor tersebut, maka kemungkinan gagal akan lebih besar. Oleh karena itu, penting bagi kalian untuk memperhatikan faktor-faktor tersebut sebelum memasuki pasar.

Baca Juga: 4 Tips Untuk Entry Trading Yang Akurat

 

Analisa Market

Ada beberapa hal yang perlu kalian lakukan saat menganalisa market forex, antara lain:

  • Memperhatikan faktor fundamental seperti data ekonomi dan kebijakan moneter dari negara-negara terkait.
  • Memperhatikan faktor teknikal seperti pola harga dan indikator untuk mengetahui arah trend dan Support-Resistance level.
  • Menggabungkan faktor fundamental dan teknikal untuk insight yang lebih luas.
  • Mengamati sentimen pasar yang dapat mempengaruhi pergerakan harga.
  • Menentukan level stop-loss dan take-profit yang sesuai untuk mengelola risiko trading.
  • Memilih strategi trading yang sesuai dengan kondisi pasar saat itu.
  • Uji coba di akun demo terlebih dahulu.
Baca Juga:

Panduan Lengkap Akun Demo dan Cara Daftarnya

 

Kesimpulan

Dengan melakukan analisa market forex secara cermat dan sistematis, kalian dapat meningkatkan peluang untuk mencapai hasil trading yang sukses. Tips entry akurat dari broker HSB di atas bisa kalian coba terapkan pada akun demo terlebih dahulu, agar tidak meresikokan modal asli.

 

Setelah tahu cara entry trading, jangan lupa juga pelajari cara mengambil keuntungan atau take profit agar trading makin produktif. Kalian bisa mempelajari cara-cara lengkapnya di artikel berjudul, "5 Cara Mengambil Keuntungan Trading Ala HSB".

Terkait Lainnya
 
Penjualan Alat Berat Komatsu PT United Tractors Tbk (UNTR) mengalami penurunan 8.4% secara year-on-year (yoy). , 2 jam lalu, #Saham Indonesia

IHSG turun di awal perdagangan hari ini sebesar 0.24% ke 7,263, 2 jam lalu, #Saham Indonesia

PT Carsurin Tbk. (CRSN) dan National Battery Research Institute (NBRI) mengumumkan penandatanganan Strategic Alliance Agreement (SAA) untuk pendirian dan operasional fasilitas pengujian baterai kendaraan listrik (EV) di Indonesia, 2 jam lalu, #Saham Indonesia

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyetop perdagangan emiten kelapa sawit PT Pulau Subur Tbk. (PTSP) pada perdagangan hari ini, usai harga sahamnya melonjak hingga ratusan persen, 2 jam lalu, #Saham Indonesia

Menurut analis ING, GBP/USD berpotensi menguji level terendah 14 Februari di kisaran harga 1.2530, 20 jam lalu, #Forex Teknikal

Harga emas turun dari Level tertinggi lebih dari dua pekan di tengah kenaikan dolar AS, 22 jam lalu, #Emas Teknikal

EUR/GBP menguat mendekati level 0.8540 menjelang pidato ECB Lagarde, 22 jam lalu, #Forex Teknikal

USD/CAD mencoba memantul dari level 1.3500 karena penguatan dolar As dan penurunan harga minyak, 22 jam lalu, #Forex Teknikal

Setelah ditutup di bawah harga pembukaan minggu lalu, Indeks Dolar membentuk Pin Bar bullish, 1 hari, #Forex Teknikal

Momentum bullish Dolar masih bertahan dalam jangka pendek karena turunnya ekspektasi pasar terhadap prospek pemotongan suku bunga The Fed, 1 hari, #Forex Fundamental

Resistance AUD/USD berada di sekitar 0.6590. Penolakan dari level tersebut akan memicu pergerakan bearish, 1 hari, #Forex Teknikal

USD/JPY membentuk support di harga 149.70, dan berpotensi menguat lagi karena Yen masih relatif melemah, 1 hari, #Forex Teknikal

Sejumlah rilis data penting AS yang akan mempengaruhi EUR/USD akan dirilis pada hari Selasa-Kamis pekan ini, 1 hari, #Forex Fundamental

Laporan Consumer Confidence dijadwalkan terbit pada hari Selasa, GDP AS pada hari Rabu, dan Inflasi PCE pada hari Kamis, 1 hari, #Forex Fundamental

Para pelaku pasar meyakini jika koreksi bearish EUR/USD tidak akan melampaui level 1.08000, 1 hari, #Forex Teknikal

Reli Bitcoin tertahan dalam kisaran sideways setelah menembus level kunci $50,000, 1 hari, #Kripto Teknikal

BTC/USD masih berusaha menembus resistance $52,000 untuk mengkonfirmasi kenaikan lebih lanjut, 1 hari, #Kripto Teknikal

Kapitalisasi pasar Bitcoin kembali melesat di atas $1 triliun, namun dominasinya terhadap Altcoin turun ke 48.6%, 1 hari, #Kripto Fundamental

Ethereum sukses menembus $3000, level yang terakhir kali tercapai pada April 2022 lalu, 1 hari, #Kripto Teknikal

Solana menjadi salah satu Altcoin yang berbias positif setelah berhasil mempertahankan posisi di atas $100, 1 hari, #Kripto Teknikal

Saham emiten produsen beras, PT Wahana Inti Makmur Tbk. (NASI) dan PT Buyung Poetra Sembada Tbk. (HOKI) terpantau tengah melejit seiring dengan kenaikan harga beras, 1 hari, #Saham Indonesia

Top losers LQ45 terdiri dari: PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) -3.23%, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) -2.27%, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) -1.86%, 1 hari, #Saham Indonesia

IHSG turun di awal perdagangan hari ini, sebesar 0,47% ke 7,261, 1 hari, #Saham Indonesia

Industri semen tanah air mencatat kinerja positif di awal tahun 2024. Volume penjualan semen nasional sepanjang Januari 2024 mencapai 5.06 juta ton, 1 hari, #Saham Indonesia


Forum Terkait

 Vande |  26 Jun 2015

bagaimana cara entry market dengan indikator adx, moving average, bollinger?

Lihat Reply [16]

@ vande:
Saya asumsikan Anda trading dengan time frame 1 jam (H1), dengan parameter indikator yang standard, yaitu ADX (14), simple moving average (sma) 50 dan Bollinger Band (20,2):

strategi trading


Entry buy jika :
1. Harga bergerak diatas kurva simple moving average (sma) 50 dan diatas kurva middle band Bollinger Bands (kurva yang tengah).
2. Kurva +DI pada indikator ADX (warna biru) memotong kurva -DI (warna merah) dari arah bawah keatas, dan nilai ADX minimal 20 (dalam contoh tsb dibuat 25).
3.Exit jika harga telah bergerak dibawah kurva middle band Bollinger Bands.

Entry sell jika :
1. Harga bergerak dibawah kurva simple moving average (sma) 50 dan dibawah kurva middle band Bollinger Bands (kurva yang tengah).
2. Kurva -DI pada indikator ADX (warna merah) memotong kurva +DI (warna biru) dari arah bawah keatas, dan nilai ADX minimal 20 (dalam contoh tsb dibuat 25).
3.Exit jika harga telah bergerak diatas kurva middle band Bollinger Bands.

- Untuk time frame yang lebih tinggi atau lebih rendah caranya sama saja. Semoga bisa membantu.

M Singgih   30 Jun 2015

Pada gambar no 1 exit buy itu jika harga telah bergerak di bawah kurva bollinger bands.
-pertanyaan saya Harga yang melewati kurva bollinger bands itu harga penutupan candle apa harga terendah candle?
-Bagaimana penentuan nilai STOPLOSS & TAKEPROFIT (metatrader4) jika saya menggunakan sistem entry market seperti di atas agar profit saya berkembang?

Vande   30 Jun 2015

berapa penentuan nilai STOPLOSS/TAKEPROFIT (metatrader4 ) jika saya menggunakan sistem entry market diatas agar profit saya berkembang?

Vande   2 Jul 2015

@ vande:
- Harga yang melewati kurva bollinger bands itu harga penutupan candle apa harga terendah candle? : harga penutupan.
- Untuk level stop (stop loss) bisa ditentukan pada level dibawah kurva middle band (untuk posisi buy) atau diatas kurva middle band (untuk posisi sell). Take profit (target) bisa ditentukan ketika harga telah kembali bergerak dibawah middle band (untuk posisi buy) atau diatas kurva middle band (untuk posisi sell):


trailing stop

- Untuk memaksimalkan profit Anda bisa menggunakan teknik trailing stop, tetapi komputer Anda harus terus on, atau Anda menyewa VPS (Virtual  Private  Server).

M Singgih   6 Jul 2015

@Bayu:

1. Periode dalam indikator adalah batasan candlestick/waktu yang digunakan untuk nilai indikator. Setiap indikator mempunyai rumus/hitungannya masing-masing, contohnya moving average (MA) dihitung berdasarkan nilai rata-rata setiap periodenya. Jika Anda memasukkan periode 5 dalam indikator MA pada time frame H1 (1 jam) artinya candlestick MA yang dihitung adalah 5 candlestick ke belakang (5 jam terakhir).

Semakin besar periode maka semakin jauh perhitungannya. Sebagai contoh, jika Anda memasukkan periode 14 pada indikator MA di time frame H1 (1 jam) artinya nilai MA akan dihitung sebanyak 14 candlestick terakhir (14 jam terakhir, dihitung dari yang paling akhir).

2. Periode 1 =  1 candlestick terakhir. Jika Anda memasukkan angka 10 pada periode maka perhitungan rumus indikatornya akan mencakup 10 candlestick terakhir.

3. Periode 14 artinya perhitungan indikator ADX mencakup 14 candle terakhir pada time frame yang digunakan. Jika time frame yang digunakan H1 dengan periode 14 maka nilai ADX yang tercantum mencakup 14 candlestick terakhir atau 14 jam terkahir.

Jika periode yang digunakan adalah 50 pada time frame H1 maka nilai ADX yang tercantum meliputi 50 candlestick terakhir atau 50 jam terakhir.

Kiki R   13 Apr 2020

@Bayu
Seperti yg dijelaskan master Kiki diatas periode batasan candlestick/waktu. fungsi periode di indikator seperti yg dijelaskan master Kiki di atas Jika periode yang digunakan adalah 50 pada time frame H1 maka nilai ADX yang tercantum meliputi 50 candlestick terakhir atau 50 jam terakhir. Penggunaannya semakin kecil time frame yg digunakan maka settingan periode juga sebaiknya semakin kecil. contoh Time Frame M5, M15 cocok digunakan periode rendah 10,20,30 tapi time frame tinggi H4, W1 kurang cocok gunakan periode rendah karena terlalu kecil.

Kenapa master Kiki buat periode 50? karena master Kiki trader jangka menengah dan panjang. jika trading hanya target 10-50 pips maka gunakan time frame rendah M5,M15 gunakan juga periode rendah 5,10,14 supaya lebih detail. sedangkan buat trader yg menahan posisi berhari-hari kadang berminggu-minggu maka gunakan time frame tinggi H4,W1 dengan periode tinggi juga 50,100,200,300. logika gampangnya kalau kita mau cari teman maka kita gak perlu tau masa lalu teman tersebut cukup baik saja terlihat ya sudah bagus, sedangkan kalau kita mau cari isteri pasangan maka kita harus tau seluk beluk masa lalunya dan mantan-mantannya karena pasangan hidup itu untuk jangka panjang.

Periode itu juga seperti itu, kalau kita mau entry di time frame rendah hanya untuk ngejar beberapa pips cukup kita melihat chart beberapa jam sebelumnya, tapi kalau mau entry di time frame tinggi H4,W1 maka kita perlu melihat chart berhari-hari ataupun berminggu-minggu sebelumnya. coba tes aja di akun demo, pengaturan angka periode sesuaikan dengan gaya trading scalping, trader harian, trader menengah atau trader jangka panjang.

Malik Fazal Gafi   16 Apr 2020

Maaf sebelumnya pak, saya baru belajar tentang forex ini. Banyak yg belum saya ketahui. Yang mau saya tanyakan
1. apa maksud periode dalam trading?
2. Berapa lama waktu yg dibutuhkan dalam 1 periode?
3. Dalam indikator ADX ada yg membuat periode di angka 14. Dan anda membuat angka 50 di periode ADX. Maksudnya bagaimana ya pak?
Terima kasih

Bayu   11 Apr 2020

Apakah bila volatilitas trading rendah, Indikator ADX tidak efektif digunakan? Minta rekomendasi indikator lain pada saat volatilitas rendah bang. Makasih

Syafrudin   22 Aug 2022

@Syafrudin: Bukan tidak efektif, tapi lebih ke pembacaan ADX akan menunjukkan angka yang rendah (dibawah 20).

Market dengan volatilitas rendah artinya pergerakan harga tidak terlalu besar sehingga profit yang Anda dapatkan pun kurang maksimal.

Jadi, pendekatan yang benar bukanlah menghindari ADX saat volatilitas rendah, namun menunggu sampai pair tersebut mempunyai volatilitas yang tinggi baru Anda masuk lagi ke pasar.

Trading pada market dengan volatilitas rendah cenderung kurang bagus karena market belum bergerak penuh dan tingkat random (acak) lebih tinggi.

Namun, jika Anda tetap ingin trading pada volatilitas rendah, indikator yang Anda perlukan sama seperti pada volatilitas tinggi, yaitu:

1. Indikator untuk melihat arah harga, contohnya MA, Bollinger bands, MACD, dst.

2. Indikator untuk melihat level, contohnya RSI, Fibonacci retracement, pivot points, dst.

3. Indikator untuk trigger entry, contohnya stochastic.

Kiki R   23 Aug 2022

pak dari indikator adx sendiri sebenarnya line mana yang perlu dapat perhatian lebih? Line ADX, DI- atau DI+ nya? Membingungkan sekali soalnya kalau ketiganya sedang bertumpukan satu sama lain

Tirta Guna   31 Aug 2022

@Tirta Guna: Yang paling penting adalah line ADX-nya karena tujuan menggunakan ADX adalah mengukur kekuatan tren yang terjadi saat ini.

Kiki R   1 Sep 2022

@ Tirta Guna:

Tidak ada perhatian lebih atau perhatian kurang. Harus diamati secara bersamaan baik ADX, +DI dan juga -DI. Kurva ADX untuk mengetahui kekuatan trend yang sedang terjadi berdasarkan nilai ADX-nya. Sedangkan posisi kurva +DI dan -DI untuk konfirmasi trend yang sedang terjadi. Jika terjadi perpotongan (crossing) antara +DI dan -DI, maka akan terjadi pergantian trend.

M Singgih   15 Dec 2022

@ Syafrudin:

Kegunaan indikator ADX adalah untuk mengetahui apakah pergerakan harga sedang trending dengan kuat, atau bergerak sideways (tidak trending). Jadi kurva indikator ADX menunjukkan seberapa besar kekuatan trend. Semakin tinggi nilai ADX semakin kuat trend yang sedang terjadi.

Adapun volatilitas tidak berhubungan langsung dengan kekuatan trend. Volatilitas rendah belum tentu tred lemah atau tidak trending, tetapi range tradingnya bisa saja rendah. Untuk mengukur tinggi rendahnya volatilitas, digunakan indikator Bollinger Bands. Untuk penjelasan silahkan baca: Cara Menggunakan Indikator Bollinger Bands

Kalau volatilitas rendah dan pergerakan harga sedang sideways, Anda bisa menggunakan indikator oscillator seperti RSI atau stochastic. Amati level overbought dan oversold-nya. Untuk mengetahui pergerakan harga sedang trending atau sideways bisa dengan indikator ADX, jika ADX di bawah level 20, maka diasumsikan pergerakan harga sedang sideways.

M Singgih   16 Dec 2022

Selain ADX, indikator alternatifnya apa pak yang bisa digunakan untuk deteksi meomentum tren?

Opung Gaul   19 Dec 2022

@Opung Gaul: Selain ADX, Anda juga bisa mendeteksi perubahan momentum dengan indikator bollinger bands.

Saat momentum lemah atau sideways, indikator bolliger bands akan mengecil dan harga akan bolak-balik di dalam upper band dan lower band.

Namun, saat terjadi momentum yang sangat kuat, maka indikator BB akan mengembang.

Kiki R   22 Dec 2022

@Opung Gaul

Ada banyak sekali indikator yang bisa merepresentasikan momentum atau kekuatan market saat itu. Selain ADX, indikator jenis Oscillator seperti MACD, RSI, bahkan Stoch juga bisa dibuat sebagai indikasi untuk melihat momentum pasar. Dalam kasus Oscillator, momentum dapat diketahui saat terjadi Crossover antara nilai indikator pada suatu value tertentu. Misalkan pada MACD, saat nilai histogram Crossover ke bawah nilai 0 maka momentum dinyatakan Bearish. 

Nur Salim   29 Dec 2022
 Zamzami |  5 Mar 2016

Bagaiman cara menyusun rencana trading yang baik? Dan membentuk karakter trading yang proposional?

Lihat Reply [35]

Untuk Zamzami...

Merencanakan sukses akan sukses, merencanakan gagal, akan gagal. Mempunyai rencana trading adalah untuk mencegah keterlibatan emosi dalam trading. Seperti telah kita ketahui, cara trading forex dengan melibatkan emosi bisa berakibat fatal.

Hal semacam itu tidak akan terjadi jika kita disiplin mengikuti langkah-langkah dalam rencana trading, kita biarkan pasar merespon posisi trading kita tanpa harus risau apa yang bakal terjadi. Anda bisa bisa mengikuti ulasan lebih lanjut di menyusun rencana trading.

Sementara untuk membentuk karakter trading, anda bisa melakukan semacam evaluasi/psikotes, yang mana setelah menjalaninya diharapkan bisa mengetahui karakter trading yang cocok anda miliki.

Thanks.

Basir   8 Mar 2016

Malam Pak, saya(zamzami),

mau tanya kalau trading dengan satu mata uang misal: EUR/USD

1. apakah kita harus menunggu pasar Eropah atau America?
Sedangkan dalam 24jam ada 3 pasar. mulai dari ASI,Eropah,dan Amerika.atau mata uang masing-masing pasar?

2.Kenapa Rupiah(Rp) tidak ada dalam Trading? Sedangkan saya pernah dengar,Rp ikut diperdagangkan.Gimana jelasnya Pak? terimakasih berat.

Zamzami   9 Jan 2023

Untuk Zamzam..

Anda bisa trading di sesi asia juga, hanya memang sesi Eropa dan Amerika merupakan sesi fluktuatif, dimana pergerakan mata uang tersebut cukup tinggi karena ditunjang oleh rilis data dari kedua negara tersebut. Untuk sesi Asia bianya digunakan oleh para scalper untuk meraih keuntungan.

Pada broker tertentu mata uang IDR ikut diperdagangkan, seperti IG misalnya. Ada juga broker yang menggunakan IDR sebagai base currencynya. Hanya memang IDR ini tampaknya kurang dominan. IDR di perdagangkan dengan mata uang lain  terdapat di agen pertukaran/changer dan perbankan.

Thanks.

Basir   11 Jan 2023

Boleh dikasih tau bagaimana rencana trading para master di sini? Mungkin dikasih tau juga contoh entry dan hasilnya juga,...terima kasih

Sambodo   1 Sep 2022

@Sambodo: Kebetulan saya juga penulis analisa, berikut adalah salah satu contoh rencana trading yang sudah saya tulis dari sebelum entry sampai entry dan exit.

Kiki R   1 Sep 2022

Jawaban untuk Zamzami:

1. apakah kita harus menunggu pasar Eropah atau America?
Sedangkan dalam 24jam ada 3 pasar. mulai dari ASI,Eropah,dan Amerika.atau mata uang masing-masing pasar?

Pasar Eropa (London) dan Amerika (New York) ditunggu karena satu hal, volatilitas.

Pada sesi Eropa dan AS pergerakan harga mata uang naik karena para trader besar sedang aktif bertransaksi di market.

Volatilitas tinggi dan pergerakan harga yang besar menyebabkan Anda lebih cepat take profit daripada di sesi Asia (Tokyo).

Kalau strategi trading Anda tidak memerlukan volatilitas tinggi, Anda tidak perlu menunggu sesi Eropa atau AS, cukup di sesi Asia saja.

Sedangkan bagi trader yang membutuhkan volatilitas tinggi, mereka akan menunggu sesi Eropa dan Amerika.

2.Kenapa Rupiah(Rp) tidak ada dalam Trading? Sedangkan saya pernah dengar,Rp ikut diperdagangkan.Gimana jelasnya Pak? terimakasih berat.

Rupiah (USD/IDR) tidak ada dalam trading online karena tidak likuid (tidak banyak diperdagangkan).

Di money exchanger (tempat tukar uang) tentu rupiah diperdangangkan, tapi di broker online tidak disediakan instrumen USD/IDR.

Akibat dari volume transaksi rupiah yang kecil menyebabkan pergerakan harganya yang kurang rapi dan spread yang besar.

Yang disediakan di broker online adalah mata uang dengan volume transaksi besar, seperti USD, EUR, GBP, AUD, JPY, dst.

Kiki R   14 Jan 2023

Karakter trading? Apa ya karakter trading itu? Kayaknya udah lama trading forex, kripto, saham, tapi baru sekali ini lihat istilah aneh ini.

Sofiyan   20 Jan 2023

Sofiyan: Karakter trading adalah kombinasi dari sifat, kebiasaan, dan gaya hidup yang mempengaruhi bagaimana seseorang membuat keputusan trading.

Ibaratkan saja kita membuat karakter di game, berikut adalah beberapa karakteristik harus kita miliki sebagai trader:

  • Disiplin, artinya mengikuti rencana trading dan menghindari emosi yang tidak produktif seperti panik atau serakah.
  • Fleksibel, artinya menyesuaikan diri dengan situasi pasar yang berubah dan membuat keputusan yang sesuai.
  • Objektif, mampu membuat keputusan trading berdasarkan fakta dan analisis pasar, bukan emosi atau perkiraan.
  • Konsisten, artinya kemampuan untuk menjaga gaya trading dan tidak mudah dipengaruhi oleh hasil trading yang buruk atau baik.

Karakter trading ini sangat berpengaruh pada kesuksesan seseorang dalam trading. Oleh karena itu, trader harus memahami karakter trading mereka. 

Untuk tambahan, bisa juga membaca di sini:

Ananta   13 Feb 2023

Sofiyan:

Kalau untuk saya pribadi karakter trading itu berbeda dengan karakter trader. Karakter trader seperti yang dijelaskan oleh Pak Ananta di atas sangat diperlukan agar seorang trader dapat menjadi trader yang bisa konsisten profit. Karakter trading sendiri merupakan hal-hal yang berhubungan dengan bagaimana cara seorang trader mengamati dan menganalisa suatu harga.

Misalkan, ada beberapa trader yang lebih nyaman membuka posisi Sell ketika harga sedang terlihat sedang sangat tinggi, dan membuka posisi Buy ketika harga sedang sangat rendah. Beberapa trader juga ada yang tidak peduli seberapa tinggi harga akan tetap melakukan posisi Buy. Karakter trading inilah nanti yang baik dijadikan dasar ataupun standar dalam membentuk sistem trading yang cocok untuk trader yang bersangkutan. Seperti misalnya karakter trading seseorang yang lebih suka menjual saat harga sedang tinggi lebih cocok jika membuat atau menggunakan sistem trading dengan basis Countertrend. Bukan berarti trader ini tidak boleh ataupun bisa menggunakan sistem trading dengan basis Trend Following, hanya saja agar lebih mudah menjalankan dan disiplin dengan sistem tersebut, disarankan untuk membuat dan menggunakan sistem trading yang sesuai dengan karakter trading seseorang.

Karakter ini sendiri biasanya dibentuk dari kepercayaan-kepercayaan yang telah tertanam di dalam pikiran semenjak kita kecil. 

Nur Salim   17 Feb 2023

@ Sambodo:

Mengenai rencana trading, silahkan baca: Panduan Menyusun Rencana Trading Forex

 

M Singgih   19 Feb 2023

Halo semua, saya sudah mempunyai rencana entry. Lantas, bagaimana cara menyusun rencana exit plan ideal?

Bimo Seno   20 Feb 2023

Bimo Seno:

Lha, rencana entry-nya itu berdasarkan apa?

Exit dan entry itu selaras. Umpama entry berdasar bollinger bands, exit juga pakai acuan bollinger bands. Ngga logis lah kalau entry dari bollinger bands, trus exit pakai elliott wave.

Sofiyan   20 Feb 2023

Bimo Seno:

Menyusun Exit Plan sendiri biasanya dimulai seperti yang disampaikan pak Sofiyan di atas yaitu berdasarkan sinyal yang digunakan dari Entry. Contoh kasus lain jika menggunakan Support dan Resistance, maka Exit juga biasanya dilakukan dengan menunggu harga sampai di level SnR lainnya.

Tingkat keutungan yang dihasilkan akan beragam baik dari tidak profitable, cukup profitable, hingga sangat profitable. Dalam kasus hasil Backtest nanti anda mendapati bahwa hasilnya tidak profitable ataupun anda kurang puas, maka bapak bisa mencoba pendekatan lain. Pendekatan dasar yang bisa digunakan:

1. Menggunakan basis exit Risk:Reward Ratio.

2. Menggunakan basis exit time. Exit dilakukan berdasarkan waktu tertentu pada market. Misalkan Exit semua posisi sebelum penutupan Candlestick Harian atau Exit saat sesi perdagangan Asia telah berakhir.

3. Menggunakan basis exit Candle. Exit dilakukan setelah harga berjalan beberapa Candlestick dari posisi yang telah dibuka.

4. Menggunakan basis exit indikator atau teknikal tools lainnya. Anda membuka posisi dengan indikator MA bukan berarti Anda juga harus menutupnya dengan MA. Anda diperbolehkan menggunakan teknikal lain seperti SnR untuk exit posisi.

Nur Salim   22 Feb 2023

Jika dari 100x hasil trading hasilnya 40 win dan 60x loss, namun hasil akhirnya tetap profit. Apakah rencana trading saya dapat dikatakan sudah bagus?

Kalistian   22 Feb 2023

Jawaban untuk Kalistian:

Bagus. Artinya Anda bisa profitable meskipun total transaksi Anda lebih banyak loss.

Coba kita simulasikan sedikit. 40 kali win dan 60 kali loss.

Winrate = (40/100) x100 = 40%

Anda cukup atur rasio risk/reward jadi 1/2, maka hasilnya:

Nilai ekspektasi = (winrate x average profit) - (lossrate x average loss)

Nilai ekspektasi = (40% x 2) - (60% x 1) = 0.8-0.6 = 0.2 (+)

Nilai ekspektasi yang bernilai positif artinya bisa profitable dalam jangka panjang.

Fokus saja ke nilai ekspektasinya. Mau winrate sebesar apapun kalau nilai ekspektasinya minus artinya tidak profitable.

Kiki R   23 Feb 2023

Perrmisi ijin minta saran. Apa sebaiknya yang dilakukan ketika hasil dari pengujian saya di demo hasilnya tidak sama dengan backtest? di backtest dari 100 posisi saya bisa dapat hingga 45% winrate dengan rr 1:2, saat mencoba di demo winrate saat ini hanya ada di sekitar 30% dari 20 posisi. Apa yang kira-kira harus saya lakukan?

Apriliyadi   24 Feb 2023

Jawaban untuk Apriliyadi: Yang perlu Anda lakukan Anda terus melanjutkan pengujian sampai mencapai 100 posisi.

Cek apakah winrate setelah 100 posisi hasilnya sama dengan hasil backtest. Kalau tidak sama, coba bedah lagi seperti apa penyebab utama perbedaan tersebut.

  • Apakah karena Anda yang tidak disiplin dalam mengeksekusi?
  • Atau memang sistem tradingnya yang sebenarnya butuh sample lebih banyak lagi.
Kiki R   26 Feb 2023

@ Apriliyadi:

Menurut saya sebaiknya mengacu pada hasil pengujian di akun demo karena pada saat pengujian di akun demo Anda telah melakukan forward test. Antara hasil backtest dan forward test bisa saja berbeda karena karakteristik pergerakan suatu pair bisa berubah sejalan dengan waktu.

 

M Singgih   28 Feb 2023

Kiki R:

Mohon maaf pak, apakah terpengaruh juga dengan adanya sinyal-sinyal yang tidak sempat terambil karena terjadi saat kita sedang tidur? Dari 30 posisi yang telah saya coba jalankan hingga saat ini ada sekitar 5 sinyal yang muncul saat saya sedang tidur sehingga tidak bisa membuka posisi. Mohon sarannya untuk menghadapi hal ini.

Apriliyadi   28 Feb 2023

M Singgih:

Untuk proses forward test di akun demo ini kira-kira sampai berapa lama pak bisa saya lakukan hingga hasilnya bisa digunakan sebagai patokan apakah stretegi saya ini profitable atau tidak?

Apriliyadi   28 Feb 2023

@ Kalistian:

Itu bukan rencana trading tetapi sistem trading yang Anda gunakan. Sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management. Dalam hal ini Anda menerapkan risk/reward ratio yang lebih besar dari 1:1 setiap kali entry. Menurut saya kalau sudah profitable bisa diteruskan, dan bisa ditingkatkan lagi win rate-nya.

 

M Singgih   1 Mar 2023

@ Apriliyadi:

Jika Anda menggunakan time frame daily (D1) bisa dilakukan sekitar 2 bulan atau sekitar 50 kali trade. Kalau bisa dicoba pada beberapa pair (tidak hanya pada satu pair). Amati pair mana yang persentase profitnya paling tinggi.

Jika menggunakan time frame 1 jam (H1) bisa dilakukan sekitar 100 kali trade, juga pada berbagai pair dan amati pair mana yang paling profitable.

M Singgih   2 Mar 2023

Izin meminta saran pak. Jika saya menggunakan 2-3 jenis strategi sekaligus, apakah lebih baik menggunakannya dalam satu akun yang sama atau masing-masing digunakan di akun yang berbeda?

Dika Hadi   5 Mar 2023

Jawaban untuk Dika Hadi:

Lebih baik menggunakannya di akun yang berbeda-beda. Alasannya cuma 1, agar Anda bisa mengukur performa masing-masing strategi yang Anda gunakan dengan jelas.

Kiki R   12 Mar 2023

@ Dika Hadi:

Bisa digunakan pada akun yang sama tetapi pada pair yang berbeda.

 

M Singgih   14 Mar 2023

Dika Hadi: Mengenai penggunaan beberapa strategi apakah lbh baik di akun yg sama atau berbeda, mnrt pendapat saya, saya stuju dngn pak Kiki. Krna akun di broker bisa dibuka lebih dari 1 dan tanpa ada verfikasi KYC sehingga gampang buka akun baru. Trus lbh jelas aja jalan tradingnya. Misalkan akun A menggunakan strategi A dan di B menggunakan strategi B. Shngga hasil antara kedua strategi lebh jelas dibandingkan dicampur jdi satu. Tpi ini balik lgi ke preferensi masing masing. Krna ada jga yg ga mau ribet buka akun baru lgi

Hamid   15 Mar 2023

Dika Hadi: Saya setuju dngn pendapat kakak2 diatas. Keputusan apakah anda ingin menggunakan beberapa strategi trading dalam satu akun atau memisahkannya ke beberapa akun tergantung pada preferensi pribadi dan risiko pribadi.

Preferensi pribadi saya sendiri dalam menjalankan strategi trading berbeda apakah di akun yang sama atau tidak tergantung dari strategi yang dijalankan. Dengan kata lain, jika anda memilih utk menggunakan beberapa strategi trading dalam satu akun, pastikan bahwa strategi tersebut tidak bertentangan satu sama lain. Misalkan anda biasa melakukan swing trading dan dicampur dengan scalping, maka bisa terjadi resiko salah trading dan sebaiknya memisakan akun saja.

Disisi lain, menggunakan beberapa strategi dalam satu akun dapat menghemat waktu usaha, dan modal. Dengan 1 akun, misalkan minimal deposit $100, maka dengan $100 bisa melakukan beberapa strategi trading. Tetapi resiko ya tadi, salah pengambilan keputusan itu kemungkinan lebih sering terjadi.

SEdangkan resiko pemisahan akun, adalah modal yg disiapkan. BIla menjalankan 2 jnis akun dengan strategi yang berbeda mka diperukan $200 utk memulai.

Sandy   6 Apr 2023

Zamzami:

1. Untuk trading pada pasangan mata uang EUR/USD, kita tidak harus menunggu pasar Eropa atau Amerika koq pak. Pasar forex adalah pasar global yang beroperasi selama 24 jam, kecuali pada hari Sabtu dan Minggu. Namun, ada periode waktu tertentu ketika aktivitas trading pada pasangan mata uang tertentu lebih aktif dan likuid daripada waktu lainnya. Untuk pasangan mata uang EUR/USD, aktivitas trading yang paling aktif terjadi selama sesi London dan sesi New York, tetapi trading dapat dilakukan pada pasangan mata uang ini sepanjang hari.

2. Rupiah (IDR) tidak ditransaksikan di pasar forex internasional karena dianggap kurang menarik dibandingkan mata uang utama seperti USD, EUR, JPY, GBP, CHF, CAD, dan AUD. Selain itu, nilai tukar rupiah terhadap mata uang utama cenderung stabil dan relatif tidak volatil dibandingkan dengan beberapa mata uang lainnya. 

Mungkin ada broker-broker yang menawarkan mata uang eksotik, tapi untuk spreadnya biasanya sangat besar jadi keuntungannya agak susah dibaca. 

Ananta   27 Apr 2023

Sofiyan: Karakter trading itu sebenernya merujuk ke sifat dan kebiasaan seseorang dalam melakukan trading, yang bisa berbeda-beda antara satu trader dengan yang lainnya. Misalnya, ada trader yang suka ambil risiko besar dalam trading, ada yang lebih konservatif, ada yang suka trading jangka pendek atau jangka panjang, dan sebagainya.

Karakter trading ini penting buat diketahui karena bisa mempengaruhi keputusan dan strategi trading yang kita pilih. Misalnya, kalo kita tahu kalo diri kita cenderung suka ambil risiko besar, kita bisa lebih hati-hati dan pertimbangkan matang-matang sebelum ambil keputusan trading yang terlalu berani.

Selain itu, karakter trading ini juga bisa berubah-ubah tergantung pengalaman dan kondisi pasar. Misalnya, seorang trader yang tadinya suka ambil risiko besar, bisa jadi jadi lebih konservatif setelah mengalami kerugian besar dalam trading. Jadi, penting banget buat selalu introspeksi diri dan coba kenali karakter trading kita, biar kita bisa pilih strategi trading yang paling sesuai dan menguntungkan bagi kita.

Retno   28 Apr 2023

Bagaimana membuat rencana trading yang baik untuk trading di pair EUR/USD?

Lingga   3 May 2023

Lingga: Mnurut saya sendiri, utk memulai trading apapun itu, bisa mengikuti link artikel yang udah dibagikan di komentar sebelumnya. Mengapa? Karena pada dsarnya rencana trading itu langkah awal untuk trading sehingga membuat rencana trading yang bagus untuk pair apapun termasuk EUR/USD itu penting banget. Setelah itu, kamu harus memahami situasi pasar saat ini, terutama faktor-faktor yang bisa mempengaruhi pergerakan EUR/USD. (all termasuk riks management, money management, aturan trading dll)

Dan kamu bisa menentukan level-level support dan resistance untuk menentukan kapan harga akan bergerak naik atau turun. Jangan lupa untuk menentukan level stop loss dan take profit untuk meminimalkan risiko dan mengoptimalkan keuntungan. (pelajari analisis teknikal)

Selain itu, kamu juga bisa mengikuti berita dan analisis pasar dari sumber-sumber terpercaya untuk mendapatkan informasi terbaru dan mengetahui perkembangan yang bisa mempengaruhi pergerakan pair EUR/USD. (pelajari analisa fundamental)

Terakhir, jangan lupa untuk mencatat hasil tradingmu dan melakukan evaluasi secara berkala untuk memperbaiki rencana tradingmu dan mengoptimalkan keuntunganmu. Semoga berhasil, bro!

Theo   3 May 2023

@ Lingga:

Pada dasarnya rencana trading berlaku umum, bisa diterapkan pada pair manapun. Hanya saja untuk pair-pair tertentu sebaiknya memang tahu harga historis tertinggi dan terendah, level-level support dan resistance psikologis (key level), dan juga jadwal rilis data fundamental berdampak tinggi.

Secara umum dalam rencana trading ada kriteria untuk entry berdasarkan sinyal dari price action yang dikonfirmasi oleh indikator teknikal, penentuan level stop loss (SL) dan target profit (TP) berdasarkan besarnya risiko yang ditetapkan dan risk/reward ratio yang lebih besar dari 1:1, mengikuti prinsip money management.

Jadi pada dasarnya rencana trading dibuat berdasarkan sistem trading yang Anda gunakan. Sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management.

M Singgih   11 May 2023

Halo master, saya mau bertanya. Saya ini kan lagi berencana untuk masuk ke dunia investasi dan trading. Dan di trading berjangka ini, saya menemukan banyak sekali aset yang bisa dipilih. Nah, aset terbaik untuk trading bagi saya yang part time dan hanya memiliki waktu sedikit saat pagi hari itu ada tidak?

Dan apakah pertimbangan mempersiapkan waktu untuk trading itu termasuk dalam perencanaan trading serta apakah penting bagi trader untuk mempersiapkan waktu lebih banyak untuk menganilisa trading?

Dan bila waktu yang saya miliki benar-benar terbatas gitu, ada tidak investasi lain yang mungkin bisa saya manfaatkan selain trading dngn aset berjangka?

Mohon bantuannya master, terima kasih banyak!

Dicky   11 May 2023

Dicky:

--> aset terbaik untuk trading bagi saya yang part time dan hanya memiliki waktu sedikit saat pagi hari itu ada tidak?

Hal ini tergantung pada seberapa "pagi" yang dimaksud.

Apabila "pagi" itu sebelum berangkat kerja biasa, maka sayang sekali, tidak ada aset yang cocok untuk trading pada jam-jam tersebut.

Apabila "pagi" itu sebelum jam 12 siang, maka bisa coba trading saham ataupun forex (AUD/USD, USD/JPY, NZD/USD).

-->Dan apakah pertimbangan mempersiapkan waktu untuk trading itu termasuk dalam perencanaan trading serta apakah penting bagi trader untuk mempersiapkan waktu lebih banyak untuk menganilisa trading?

Analisis trading itu bisa memakan waktu lebih lama daripada tradingnya sendiri. Kita trading cukup dua-tiga klik, lalu ditinggal. Tapi analisisnya bisa sampai berjam-jam.

Orang yang lebih mahir, tentu akan membutuhkan waktu analisis yang lebih singkat daripada orang yang belum mahir. Jadi kalau masih dalam tahap belajar, maka yaaa sebaiknya coba simulasi trading atau demo (bisa kapan saja dan tidak terbatas waktu).

-->Dan bila waktu yang saya miliki benar-benar terbatas gitu, ada tidak investasi lain yang mungkin bisa saya manfaatkan selain trading dngn aset berjangka?

Kalau benar-benar tidak punya waktu, maka sebaiknya tidak usah terjun ke dalam dunia trading. Trading itu pasti memakan waktu. Waktu untuk belajar, waktu untuk latihan, waktu untuk analisis, dan seterusnya.

Investasi yang cocok untuk orang yang tidak punya waktu adalah reksa dana dan Surat Berharga Negara. Silakan simak beberapa artikel berikut ini untuk mengetahui lebih jelasnya:

 

 

Aisha   4 Jun 2023

@ Dicky:

Saya sarankan sebaiknya Anda trading forex dengan jangka menengah panjang, yaitu gunakan time frame daily (D1), karena waktu Anda terbatas. Dalam hal ini Anda tidak harus sering-sering memantau pergerakan harga, cukup sekali waktu saja.

- … Dan apakah pertimbangan mempersiapkan waktu untuk trading itu termasuk dalam perencanaan trading serta apakah penting bagi trader untuk mempersiapkan waktu lebih banyak untuk menganilisa trading?

Kalau untuk belajar analisa, Anda harus menyediakan waktu untuk mempelajarinya hingga mahir. Kalau sudah mahir Anda cukup mengamati pergerakan harga dan indikator teknikal atau data ekonomi apa yang akan dirilis hari itu, tidak membutuhkan banyak waktu.

- …. Dan bila waktu yang saya miliki benar-benar terbatas gitu, ada tidak investasi lain yang mungkin bisa saya manfaatkan selain trading dngn aset berjangka?

Mungkin Anda bisa investasi di produk reksadana. Baca juga: Investasi Reksa Dana Paling Menguntungkan dan Aman

M Singgih   7 Jun 2023
 Kurniawan |  20 Feb 2019

Apakah kita trader kecil dengan modal ratusan dolar saat ini bertrading melawan bank-bank besar dengan modal jutaan dolar?

Lihat Reply [6]

@ Kurniawan:

Kalau Anda tidak tahu posisi yang dibuka oleh bank-bank besar tsb, tidak bisa dikatakan Anda melawan. Dikatakan melawan kalau misalnya bank-bank besar tsb membuka posisi buy dan Anda sebagai trader kecil membuka posisi sell.

Setahu kami, selama ini tidak ada yang tahu pasti besarnya lot yang dibuka oleh pemain-pemain besar seperti bank-bank besar dan institusi keuangan atau perusahaan hedge fund kelas kakap, karena untuk pasar forex dan futures tidak ada bursanya seperti halnya pasar saham. Kalau trader tahu dengan pasti posisi yang dibuka oleh pemain-pemain besar, maka tinggal ngikut saja, kemungkinan besar akan profit.

Jadi kesimpulannya belum tentu Anda melawan, kecuali kalau posisi Anda berlawanan. Sedangkan kita tidak tahu pasti apa posisi mereka. Mungkin kita tahu dari salah satu broker besar, tetapi kita tidak akan tahu pasti semua broker-broker besar yang meng-handle order bank-bank besar ataupun institusi keuangan di seluruh dunia.

Disamping itu, beberapa bank besar juga ada yang menawarkan layanan trading forex secara ritel. Jadi, apabila mereka trading melawan pemain-pemain kecil, maka hal itu juga akan merugikan kliennya dan membuat bisnis mereka jadi kurang diminati.

Selain itu, ada beberapa cara mudah mengetahui aksi yang dilakukan smart money (bank-bank besar dan institusi keuangan lainnya) melalui pengamatan harga di chart. Salah satunya adalah dengan memahami teori Accumulation, Manipulation, dan Distribution. Prinsip tersebut cukup dikenal di kalangan trader ritel sebagai strategi trading bank yang tercermin dalam pergerakan harga.

M Singgih   21 Feb 2019

Bisa dikatakan apabila melawan arah pergerakan pasar maka kita bukan hanya melawan bank saja tapi hampir semua orang. Dan kita trader harus memperhatikan detail setiap.pergerakan harga dan mencari celah untuk taking profit karena memang pasarnya fluktuatif daan tentunya menggunakan analisa dan strategi yang tepat.

Cancelo   20 Nov 2022

Partisipan pasar di forex itu buanyaaaaak sekali. Bukan hanya trader kecil yang berjumlah banyak, melainkan juga trader besar

Yang disebut "bank-bank besar" itu pun bukan satu lembaga tunggal, melainkan banyak sekali lembaga dengan latar belakang dan misi yang berbeda-beda.

Kalau km menyimak berita di media tentang analisis bank-bank seperti JP Morgan, Deutshce Bank, Citibank, dll, km juga akan melihat bahwa MEREKA PUNYA ANALISIS YANG BERBEDA-BEDA!

Ada masanya JP Morgan dan Citibank itu sama-sama sell dolar. Tapi ada juga masanya salah satu sell dolar, satunya lagi buy dolar. TIDAK SELALU KOMPAK.

So, apakah kita trading melawan bank besar di pasar forex? Nah, jawabannya akan tergantung pada:

  • Bank besar yang dimaksud itu bank besar mana?
  • Kamu sedang trading apa?

Faktanya: Setiap saat, trader kecil bisa jadi sedang trading searah maupun berlawanan arah dengan suatu bank besar.

Umpamanya: Sekarang sy sedang open buy EURUSD. Teman saya sedang sell EURUSD. Kebetulan JP Morgan sedang sell EURUSD. Itu berarti saya berbeda arah dengan JP Morgan, tetapi teman saya searah dengan JP Morgan.

Aisha   6 Oct 2023

Jawaban untuk Kurniawan: Lebih tepatnya, Anda trading melawan semua pelaku pasar.

Dalam mekanismenya, pada market over-the-counter (OTC) posisi Anda akan "dipasangkan" dengan posisi yang Anda tidak tahu identitas aslinya. Bisa jadi bank, individu, perusahaan investasi, dst.

Saat ini, ada beberapa broker mencantumkan siapa liquidity provider yang mereka miliki. Contoh liqudity provider adalah Deutsche Bank, UBS, Barclays, Citi Bank, dan Royal Bank of Scotland (RBS).

Kiki R   16 Oct 2023

@Kurniawan:

Tergantung sih, trading di broker mana.

Kalau brokernya bandar, maka yang km lawan itu broker km sendiri, bukan bank mana pun.

Kalau brokernya ECN/STP, broker bakal ngoper order km ke pasar interbank. Nah, order km di situ bisa ketemu sama order trader kecil lainnya, bisa juga ketemu order bank besar.

Jadi, apakah kita trader kecil dengan modal ratusan dolar saat ini bertrading melawan bank-bank besar dengan modal jutaan dolar? Bisa ya, bisa enggak.

Sofiyan   24 Oct 2023

Bank besar ini siapa saja ya kak maksutnya?

Ragil Pangestu   25 Oct 2023
 Syamsul Irwin |  14 Mar 2019

1) Apakah  arah saat  candle CSAK ( memotong MA5/10 dan mid BB)   harus searah / sama dengan arah candle reversal ?  Apakah tetap valid sekalipun arahnya berlawanan ataukah harus searah ? 

2) Saat terjadi candle CSAK , tetapi trend  market berlawanan , posisi re-entry apa yang harus diambil apakah mengikuti arah trend ataukah tetap mengikuti arah candle CSAK ?

3) Setelah terjadi CASK Apakah benar kita melakukan re-entry saat harga menyentuh MA5/10 upper untuk SELL dan harga sentuh MA5/10 Lower untuk BUY

Lihat Reply [1]

@syamsul
1. CSAK atau candlestick arah kukuh memang terjadi saat penembusan Mid BB, MA-5/10, secara bersamaan. Pasca terjadinya CSAK, yang harus ditunggu adalah Reentry-nya. Bukan Candle Reversal. Kecuali Anda mengacu pada time frame di bawahnya. Saat menunggu Validnya Extrem, maka Candle Reversalnnya akan searah dengan CSAK di time frame atas.


2. Pilihan Counter maupun Follow Trend adalah pilihan Anda masing-masing. Jadi Anda tetap bisa mengikuti CSAK yang terjadi saat awal pembentukan Trend, atau Anda bisa menunggu validnya trend tersebut terlebih dahulu. Yang terpenting selalu jaga MM, dan pasang Stop Loss maupun SL+.


3. Betul. Entry pada BBMA OA lebih baik dilakukan pada MA-5 berlawanan seperti yang Anda sebutkan.


 


Terima kasih

M Zainul   25 Mar 2019
 Sodya |  29 Mar 2021

Siang pak, mohon izin bertanya bagaimana cara menentukan open posisi pada gold hari ini?

Lihat Reply [3]

@ Sodya:



Setelah pola falling wedge tidak terkonfirmasi, dari penunjukan indikator moving average, parabolic SAR, Bollinger Bands, ADX, MACD dan RSI, maka untuk jangka menengah panjang masih cenderung bearish, atau masih sell.

M Singgih   31 Mar 2021

Pak titik-titik itu indikator apa ya? Dan fungsinya buat apa?

Sitompul   9 Apr 2021

@ Sitompul:

Itu indikator parabolic SAR, yang menunjukkan arah trend pergerakan harga. Jika titik indikator parabolic SAR berada di bawah candlestick maka arah trend pergerakan harga sedang naik, dan jika titik indikator parabolic SAR berada di atas candlestick maka arah trend pergerakan harga sedang turun.

M Singgih   11 Apr 2021
 

Komentar @inbizia

Sekedar bertanya aja nih. Ini kan artikel yg direkomendasikan ama HSB ya. Jd gini, utk ngenalin pola pola candlestick terutama 3 white soldier yg dibahas disini kan kita memerlukan visual chart yg seharusnya jelas. Bagaimana dngn di HSB, apakah platform trading yg ditawarkan ama si broker HSB ini memiliki kualitas chart yg jelas? Kemudian apakah HSB jga menawarkan trading di mobile phone? Bila ada, apakah platform mobile mereka jga menawarkan kualitas chart yg bagus dan jelas? Krna gue ngerasa klo pola2 candlestick ini pastinya memerlukan visual chart yg harus jelas sngga kita bsa mengidentifikasi pola candllestick yg terbentuk. Dari pemaparan di artikel jg sangat jelas sekali bahwa kita harus melihat pola2 yg terjadi dngn mata kita sndiri
 Sayaka |  4 Jul 2023
Halaman: Cara Mengenali Pola Three White Soldiers Ala Broker Hsb
Mau tnya aja, sebearap penting sih fundamental itu? Soalnya kuliat, terutama broker HSB dan Finex, itu ada fitur yg emang buat analisi fundamental yakni kalender eknomi dan berita2 pasar. Maksudnya gini, gue kan berencana day trading dmana tradingannya itu berlaku 1 hari aja gitu. Jad seberapa penting sih fundamental buat day trading krna kan ini strategi jangka pendek, lagian ga gitu bnyk materi yg bsa dipelajari di analisis fundamental. Sedangakn di kedua broker itu fokusnya bukan hnya sisi analisis teknikal aja tetapi jga dari sisi analisis fundamental juga. So, kira2 aja, apakah sisi fundamental di day trading itu harus diperhatikan jg? Mohon bntuanya, terima kasih ya
 Alex |  1 Aug 2023
Halaman: Aplikasi Trading Maxco Vs Hsb Manakah Yang Lebih Baik
Mohon nmaaf aku ingin sekedar mengkonfirmasi aja mengenai cara mengenali pola three white soldier dimana di gambar itu ngejelasin bahwa kita memperhatikan 3 candle bullish kmudian tnggu koreksi di candle ke empat terus lanjut bulliss di candle ke 5. Ini berandai-andai aja, apakah memungkinkan bahwa ketika terjadi syarat2 yg udah dijelaskan di artikel itu, tba2 candle tersebut mengalami pembalikan harga ato ga jadi bullish? Pdhl syarat2 pola tsb udah terpenuhi? Dan misalkan ada terjadi hal seperti itu, ada ga cara2 ato tanda2 dalam mencegah ato paling ga kita batasin kerugian ga? Misanya dah entry di posisi Long gitu... Mohon bantuannyaa, terima kasih bnyk
 Emma |  29 Aug 2023
Halaman: Cara Mengenali Pola Three White Soldiers Ala Broker Hsb
Dari apa yg gue simpulkan ya dari artikel2 di Inbizia mengenai broker2 yg legal di Indonesia. Salah satu yg jadi indikator itu adalah terdaftar di BAPPEBTI dan memiliki nomor legalitas. Dan di DCFX maupun HSB kan sama2 memiliki nomor BAPPEBTI dan terdaftar nih di BAPPEBTI. Brrti dari segi legal dan keamanan bisa dikatakan kita klu trading dngn broker DCFX dan HSB, maka dana kita akan dijamin aman oleh BAPPEBTI. Penasaran aja nih, misalkan nomor registrasi BAPPEBTI antara DCFX dan jga HSB itu trnyata expired, kira2 kita bsa mengetahui nya ga ya ato bisa kita cek dimana ya utk nomor registrasi resmi dari kedua broker ini. Bukan beermaksud diskredit artikel ini, cma kan kita cari aman gitu, apakah bisa ngecek nomor registrasi BAPPEBTI di Internet gitu. Mohon bntuannya yaa, terima kasih!
 Andre Taufan |  17 Oct 2023
Halaman: Kupas Tuntas Perbandingan Aplikasi Dcfx Vs Hsb
Mengingat USD itu makin hri makin naik, ada ga tips buat trader yg lagi ngumpulin modal utk trading? Klu gue ngeliat artikel ini terbitnya kan tgl 12 januari 2023 which is wktu itu dollar msh di harga 15 rb bahkan cenderung 14 rbuan gitu. Skrng mah dah gila2 an, dah nyentuh 15 rbuan. Sedangkan utk trading itu sndiri digunakan dlm mata uang USD. Jd, utk yg misalkan hrsnya 1,5 juta rupiah dah bisa traidng, skrng hrs nyiapin 1.6 jutaan utk trading. Sedangkan utk yg pro, misalkan siapin 70 jjuta malah bsa ampe 80 jutaan utk trading Nah klu tips dari suhu2 sndiri, ada ga tips dlm nngumpulin modal? ato sbaiknya ngurungin diri utk trading dan tggu smpe dollar stabil dlu?? Makasihhhh!! Ditggu jawaban pra suhu2 Inbizia!
 Reynald |  18 Oct 2023
Halaman: Akun Terbaik Untuk Trader Pro Platinum Mrg Atau Premium Hfx
Andre: Sepengalaman ane ya, utk HSB itu klo ga sala, broker itu sndiri yg ngembangin aplikasinya dan diawasi ama ICDX dehh. So, aplikasi tersebut pstinya terbukti aman. Dan mnrt ane, aplikasi HSB sndiri ga kalah lho ama Metatrader, terutama dri segi keringanan aplikasi tsb. Jujurly ga ngelag sama skli dan ekskusi yg dihasilkan jga cepat. Pokoknya puas deh, cma utk tools2 yg didalamnya itu emang ga sbnyk metatrader tpi utk tools secara umum digunakan para trader itu ada kok. Klo fitur promosi ya. Pastinya diawasi ama BAPPEBTI. Krna segala aktivitas broker, termasuk promosi itu hrs patuh terhadap aturan yg ditetapkan BAPPEBTI. JD selama promosi itu terbit dan dilakukan ama broker, maka itu termasuk wajar dan aman utk diikuti. BTW pastiin syarat dan ketentuan promosi yaa krna biasanya all ga ada yg gmpang meski itu promo
 Jason |  18 Oct 2023
Halaman: Review Broker Hsb

Kamus Forex

Platform Trading

Fasilitas trading yang memungkinkan trader mengatur dan mengeksekusi order secara real-time di pasar forex. Platform trading biasanya dipasang sebagai aplikasi di PC atau Smartphone, bisa pula dibuka sebagai halaman web di browser. Fasilitas ini wajib disediakan broker forex untuk para tradernya. Selain memiliki fitur untuk mengatur dan memasang order, platform juga umum dilengkapi dengan chart harga real-time dan berbagai tool analisa.

Contoh platform yang umum ditawarkan adalah MetaTrader (dari MetaQuotes), cTrader (dari SpotWare), dan jenis platform yang dikembangkan sendiri oleh broker (proprietary).

Day Trading

Strategi yang dilakukan trader dengan membuka dan menutup posisi trading dalam hari yang sama, sehingga kepastian Loss/Profit dapat diketahui segera.

Quantitative Trading

Strategi trading yang bergantung pada perhitungan matematis untuk mendeteksi peluang trading. Fokus Quantitative Trading biasnaya tertuju pada Harga dan Volume. Termasuk dalam jenis strategi ini adalah High-Frequency Trading dan Algorithmic Trading yang sering diaplikasikan oleh institusi finansial dan lembaga Hedge Fund.

Sinyal Trading

Update analisa trading yang memberikan saran untuk membuka posisi trading (buy/sell) pada harga dan jangka waktu tertentu. Sinyal trading biasanya ditawarkan oleh broker atau analis forex, baik secara berbayar maupun gratis.

Carry Trade, Carry Trading

Strategi trading yang lebih memanfaatkan selisih suku bunga antara dua mata uang yang diperdagangkan, daripada perubahan nilai tukar.

Overtrading, Over Trading, Overtrade

Melakukan trading secara berlebihan, baik dengan membuka satu posisi trading dalam jumlah lot besar, atau membuka terlalu banyak posisi dalam satu waktu. Disebabkan oleh emosi trading yang kurang stabil, overtrading disebabkan oleh salah satu atau kedua skenario berikut:

  1. Serakah mengejar profit.
  2. Bernafsu mengganti kerugian dari posisi loss.
Accomodation Trading

Termasuk aktivitas trading ilegal karena satu pedagang mengakomodasi yang lain dengan memasukkan order pada harga yang tidak kompetitif.

Swing Trading

Strategi trading yang menargetkan keuntungan semaksimal mungkin, dan dilakukan dengan menempatkan posisi Buy atau Sell pada titik pembalikan harga.

Limit Order, Limit-Entry Order

Jenis order dalam trading forex dimana trader melakukan entry Buy di bawah harga pasar sekarang, atau Sell di atas harga pasar sekarang.

Broker Forex


Komentar[31]    
  Bambang   |   19 Apr 2023

Min, mau tnya. Misalkan dlama menganalisa sbuah chart dmana kan kita harus tau entrynya kapan dan salah satunya dikatakan diartikel dngn menganalisa stiuasi pasar dngn ,emperhatikan faktor fundamental seperti data ekonomi dan kebijakan moneter dari negara-negara terkait. Nah, dalam hal data ekonomi dll setau saya kan kita harus mengakses berita ekonomi negara terkait. Dan saya tau betul kalo mau akses berita kyk gini susah sekali dicari apalagi yg kredibel.

Untuk HSB sndiri ada ga portal berita ekonomi yang akurat ato ada rekomendasi portal berita ekonomui yang direkomendasi kan ama HSB? Ditggu jawabannya ya, makasih!

  Setha   |   20 Apr 2023

Bntu jawab ya. HSB sndiri menyediakan kok berita ekonomi dan juga analisis yg bsa diakses dimana aja dan free! Selain itu jga kredibel dan jga menrut ane terperinci. BIsa ngakses langsung di halaman website mereka dan pilih menu edukasi dan submenu research, setekah itu pilih berita dan analisis. Dmana isinya udah termasuk analisis terperinci termasuk peluang buy/sell serta entry di level berapa ditambah SL dan TP jga ada.

Klo rekomendasi portal berita eknomi lainnya sih, menurut aku sndiri bs coba buka FXstreet dan marketwatch dimana emang isi beritanya berkaitan dngn market forex dan ekonomi dunia.

  Rieto   |   21 Apr 2023

BTW, tbhan info aja. FXStreet bisa diakses di MetaTrader 5 dibgian News, krna kbutlan jga HSB menyediakan platform trading MT5 sbgai tamabahn platform tradingnya. FXstreet sndiri dikenal emang portal berita khsuss forex, dan ini termasuk didalamnya berita, analisis, bahkan kalender ekonomi jga. Untuk mengakses cukup ikutin langkah berikut :

  • Buka platform MT5 dan masuk ke akun trading kamu.

  • Pilih tab "Terminal" di bagian bawah platform MT5.

  • Klik pada tab "News" di bagian bawah terminal.

  • Setelah itu, akan muncul jendela baru dengan daftar berita terbaru dari FXStreet dan sumber berita lainnya.

  • Untuk membaca berita lebih lanjut, cukup klik pada judul berita yang ingin kamu baca, dan informasi selengkapnya akan muncul di jendela baru.

Overall, bsa dibilang HSB sndiri pnya 2 sumber berita dimana berita 1 dari HSB itu sndiri yg tentunya ambil dri sumber terpercaya dan kedua dari FXStreet.

  Sandy   |   19 Apr 2023

Min aku mau tanya ini penjelasannya ada jenis order yg berbeda ya? kok bsa ya bnyk kali jenis order yg ada di Forex. Soalnya klu ga salah aku, ada yang disebut order instant skrng nambah 1 istilah lagi yg disebut limit order. Dari yang dipaparkan kyknya agak sulit dilakukan sama pemula ya? Krna limit order brrti kita harus bsa tentuin perkiraan harga akan masuk di pasaran dong? Misalkan klu saya ga bsa memakai limit order apkaah saya bisa menetukan entry trading dngn akurat? Dan apakah pemula seperti saya bisa melakukan limit order ato lebih rekomendasi untuk instant order aja? mohon bantuannya min, makash ya!

  Heru   |   21 Apr 2023

Bntu jawab ya, memang ada dua jenis order paling umum di pasar Forex adalah "instant order" dan "limit order". Instant order adalah order di mana trader memasuki pasar pada harga saat ini, yang biasanya disebut harga pasar saat ini. Dalam kasus ini, kita bsa membeli atau menjual pasangan mata uang pada harga pasar saat ini tanpa menentukan harga spesifik yang diinginkan!

Sementara itu, limit order memungkinkan kita untuk memasuki pasar pada harga yang udah ditentukan. Ada dua jenis limit order: buy limit order dan sell limit order. Buy limit order ditempatkan di bawah harga pasar saat ini dan sell limit order ditempatkan di atas harga pasar saat ini. Bagi seorang pemula, limit order mungkin terlihat sulit untuk dilakukan, karena membutuhkan pengetahuan yang baik tentang pasar untuk memilih harga yang tepat tetapi klu memang tertarik, bisa test strategi dan order yg digunakan di akun demo terlebih dahulu!

  Helga   |   24 Apr 2023

Kak, mau tanya aja mengenai entry trading yang tepat. Okay sbnrnya kan di artikel udah dijelaskan secara rinci bagaimana untuk entry trading serta strategi yang digunakan dan apa aja yang harus diperhatiin. Dan artikel jga secara jelas nyebutin faktor-faktor yang harus diperhatikan ama si trader. Supprot dan Resistance jga memgang peranan penting disana kata artikel ditambah dengan strategi trading tools lain juga agar nambah keakuratan entry. Cuma yg aku bingung, misalkan tradinig dengan Stochastic aja misalnya, itu klu di timeframe H1 dan D1 itu dah berbeda2 hasilnya. Trus saya mencoba lagi di timefrme yang lain dan hasilnya juga berbeda-beda. Pertanyaan saya cukup sederhana, entry perlu ga memperhatikan timeframe? Makash!

  Fernando   |   24 Apr 2023

Bantu jawab ya! Timeframe yang lebih tinggi, seperti H1 dan D1, cenderung memberikan sinyal yang lebih kuat dan lebih dapat diandalkan dibandingkan dengan timeframe yang lebih rendah seperti M5 atau M15. Namun, trader yang menggunakan timeframe yang lebih tinggi biasanya memiliki risiko stop loss yang lebih besar dan potensi keuntungan yang lebih rendah.

Sementara itu, trader yang menggunakan timeframe yang lebih rendah mungkin lebih sering memperoleh sinyal entry dan keluar yang lebih cepat, tetapi perlu menerapkan manajemen risiko yang lebih ketat dan lebih berhati-hati dalam memilih level stop loss dan take profit.

Dalam hal ini, sebaiknya trader memilih timeframe yang sesuai dengan strategi dan indikator teknikal yang mereka gunakan, serta manajemen risiko mereka sendiri. Pemilihan timeframe juga dapat disesuaikan dengan jangka waktu trading dan preferensi pribadi trader. Sebagai contoh, trader jangka pendek mungkin lebih memilih timeframe yang lebih rendah seperti M5 atau M15, sementara trader jangka panjang cenderung menggunakan timeframe yang lebih tinggi seperti H4 atau D1.

  Kenny   |   26 Apr 2023

Pemilihan timeframe yang tepat sangat tergantung pada trading style yang digunakan. Swing trading, misalnya, biasanya dilakukan dengan menggunakan timeframe yang lebih tinggi seperti H4 atau D1, karena swing trader biasanya mencari peluang trading dalam jangka waktu yang lebih panjang. Dalam hal ini, trader menggunakan grafik harga yang lebih tinggi untuk mengidentifikasi tren yang lebih besar dan menentukan level support dan resistance yang penting.

Gua sendiri menggunakan gaya swing trading, entry trading dapat dilakukan pada saat harga mendekati level support atau resistance atau ketika terjadi pembalikan trend di level yang penting. Trader biasanya memasang stop loss pada level yang telah ditentukan dan menentukan target profit yang lebih besar dibandingkan dengan scalping atau day trading. So, ini tergantung style terus timeframe yang cocok itu juga preferensi trader dan harus diiuji di akun demo

  Revan   |   25 Apr 2023

Halo kak, mau tanya aja apa keuntungan yang bisa didapatkan bila trading dengna broker yang teregulasi ama BAPPEBTI bila dibandingkan broker luar negeri yg ga teregulasi. Soalnya di artikel pada paragraf awal udah ditekankan klo HSB ini udah teregulasi dan permasalahnnya aku jga sering disarankan untuk memakai broker yang udah tergulasi ama BAPPEBTI.

Kmudian selain itu kan banyak juga izin yang harus didapatkan oleh broker dan bukan hanya BAPPEBTI. Dan aku dengar juga biasanya izin klu ga KBI dan ICH itu juga wajib didapatkan oleh broker. Jadi keamanan dari broker BAPPEBTI itu sndiri dikategorikan aman ya?

  Sandy   |   26 Apr 2023

Halo kak! Keuntungan yang lebih baik dibandingkan dengan trading dengan broker luar negeri yang tidak teregulasi. Beberapa keuntungan yang bisa didapatkan adalah:

  • Perlindungan Konsumen: Salah satu peran regulator adalah melindungi kepentingan konsumen, termasuk dalam hal perlindungan dana nasabah dan menjaga transparansi dalam operasi bisnis broker. Dengan broker yang teregulasi oleh BAPPEBTI, Anda memiliki perlindungan hukum dan regulasi yang jelas.

  • Keamanan Dana Nasabah: Broker yang teregulasi oleh BAPPEBTI biasanya diwajibkan untuk menyimpan dana nasabah pada rekening terpisah dari rekening operasional perusahaan, sehingga dana nasabah lebih aman dan terlindungi dari risiko kebangkrutan broker.

  • Transparansi: Broker yang teregulasi biasanya harus mengikuti prosedur dan aturan yang ketat dalam operasi bisnisnya, termasuk dalam hal transparansi dan pelaporan kepada regulator. Ini dapat memberikan kepercayaan dan keamanan bagi trader dalam melakukan transaksi.

  • Penyelesaian Sengketa: Jika terjadi sengketa antara trader dan broker, regulator dapat membantu menyelesaikan sengketa tersebut dengan adil dan objektif.

Sedangkan ICH dan KBI adalah lembaga penyelesaian kliring sehingga transaksi bakal jelas di perketat dan diawasi oleh mereka sehingga broker ga akan macam2 dengan dana trader. Dan izin lain speerti JFX itu agar aset yang ditawarkan oleh broker dapat diawasi oleh mereka dan juga bisa menawarkan aset yang ada di JFX kepada trader dengan pengawasan tentunya. Overall sangat disarankan trading dengan broker BAPPEBTI ya, khusus trader Indonesia

  Wahyu   |   28 Apr 2023

Izin bertanya ya! Sbagai pemula, aku agak dilema memilih trading di PC dan di HP. Kbutlan dalam hal ini, artikel ngejelasin tentang entry di HSB, aku ingiin bertanya, dalam hal teknikal tools dalam menentukan entry trading itu sndiri, apkaah candlestick lbh bsa diandalkan dibandingakn chart lain seperti garis dan batang? Trus apakah kita hars mempertimbangkan menggunakan chart yg jelas dalam emlakukan entry?

KLu emang iya, brrti trading di HP itu sndiri sbnrnya membatasi kita dalam hal menganilisa chart apalagi kita perlu mengetahui history dari gerakan chart sblmnya dan di HP itu ga diperlihatkan secara jelas dong ?

  Perdana   |   30 Apr 2023

Halo! Ane jawab secara singkat aja yee! Jadi, agan bertanya apakah lebih baik menggunakan candlestick daripada chart lain seperti garis dan batang ketika memilih titik masuk untuk trading. Jawabannya adalah tergantung preferensi masing-masing trader, namun banyak trader n pada umumnya emang memilih menggunakan candlestick karena lebih mudah dipahami dan memberikan gambaran yang lebih jelas tentang pergerakan harga.

Namun, penting untuk menggunakan chart yang jelas dan mudah dianalisis ketika memilih titik masuk untuk trading. Ini bisa menjadi kendala ketika trading di HP karena layar yang lebih kecil dan keterbatasan dalam melihat riwayat pergerakan harga. Jadi, lebih baik menggunakan perangkat yang lebih besar seperti PC atau laptop jika memungkinkan.

  Adam   |   28 Apr 2023

Gw kan pemula nih gan. Mau nnya aja, emang waktu trading itu penting ya? Soalnya gw sndiri kan pemula dan emang kyknya ke arah part time trader karna waktu terbatas. Dan klu di kaitkan dngn waktu gw yang cuma bsa trading di jam sore ato malam, enakan gw trading dngn aset apa aja ya? selain itu utk trading misalkan emas gitu, diperlukan jam trading tidak?

Dan mengapa kita jga harus memperhatiakn jam trading jga ya? dan manfaatnya apa buat trading itu sndiri?

  Shinto   |   29 Apr 2023

Bantu jawab ya gan! Waktu trading itu penting karena ada beberapa sesi pasar yang aktif di seluruh dunia dan ini mempengaruhi volatilitas dan likuiditas pasar. Seperti yang kamu katakan, kamu hanya bisa trading di jam sore atau malam, jadi penting untuk mengetahui aset mana yang aktif dan likuid selama jam-jam tersebut. Beberapa contoh aset yang cukup likuid dan dapat diperdagangkan sepanjang hari adalah pasangan mata uang mayor seperti EUR/USD, GBP/USD, USD/JPY, AUD/USD dan lain-lain. Selain itu, trading emas juga bisa dilakukan sepanjang hari, tapi kamu perlu tahu jam perdagangannya agar bisa menghindari volatilitas yang tidak diinginkan.

Mengapa kita perlu memperhatikan jam trading? Karena pada saat-saat tertentu, volume perdagangan bisa berfluktuasi drastis dan bisa mempengaruhi pergerakan harga. Misalnya, saat sesi Eropa dan Amerika Serikat overlap, biasanya terjadi peningkatan aktivitas perdagangan dan volatilitas pasar. Jadi, jika kamu ingin trading selama jam sibuk ini, kamu harus lebih berhati-hati dan memperhatikan pergerakan harga dengan lebih cermat. Sebaliknya, jika kamu trading di jam-jam yang sepi, maka kamu mungkin akan mengalami spread yang lebih besar karena kurangnya likuiditas.

  Ellie   |   30 Apr 2023

Perlu dicatat, waktu trading yang sibuk selalu memberikan peluang yang lebih tinggi untuk mengambil keuntungan dikarenakan pergerakan yang tinggi dan rendah terjadi agak cepat juga. Profit juga bisa diambil lebih cepat, tetapi tentu saja hal itu juga disertai dengan risiko yang lebih besar. Sprti yg udah di kasih tau ama komentar sblmnya klu jam sibuk, volume perdagangan cenderung lebih tinggi dan harga bisa bergerak dengan cepat dan tidak terduga, dan ini bisa jadi memperbesar risiko kehilangan uang. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan risiko dan keuntungan saat memilih waktu trading dan menyesuaikannya dengan strategi trading yg kita miliki. Dan misalnkan elo cuma bsa trading di malam hari, EUR/USD mngkn bsa jadi patokan krna jam overlap nya ampe jam 11 malam.

  David   |   23 May 2023

Halo min , dituliskan klu dalam entry itu kita harus ngeperhatiin yg namanya Kloefuensi Trend, signal, dan level (TSL). Jadi dijelaskan Ketika trend pasar sejalan dengan level-level penting seperti Support atau Resistance, dan sinyal trading mendukung trend tersebut, maka ada kemungkinan besar trading akan berhasil. Hal ini disebut dengan konfluensi atau kecocokan antara tiga faktor tersebut.

Permaslahannya, bagimana kita bsa ngeidentifikasi hal tsb? Dan apakah dlm mennetukan 3 hal tsb itu kita hanya menggunakan anlisa teknikal ato ada digabungkan dngn fundamental? Kmudian apakah ada cara menentukan trend dan sinyal yg dimaksudkan? Dan apa solusinya bagi pemula seperti saya dlm menentukan hal2 TSL tsb terutama dalam perihal sisi sinyal itu sndiri?

  Elvi   |   27 May 2023

David: Halo! Identifikasi konfluensi antara tren pasar, level penting, dan sinyal trading bisa dilakukan dengan kombinasi analisis teknikal dan fundamental. Berikut adalah beberapa cara untuk mengidentifikasi faktor-faktor tersebut (menurut gue ya) :

  • Tren: Lihat arah gerakan harga menggunakan tools analisis teknikal seperti moving average atau garis tren. Kalau naik terus atau turun terus, itu menandakan ada tren.
  • Level Penting: Perhatikan level support (harga turun) dan resistance (harga naik). Mereka adalah tingkat harga yang penting karena bisa menghentikan pergerakan harga. Lihat dari sejarah pergerakan harga untuk mengenali level-level tersebut.
  • Sinyal Trading: Gunakan pola chart, indikator, atau osilator untuk mendapatkan sinyal trading. Mereka memberi petunjuk kapan waktu yang tepat untuk masuk atau keluar dari pasar.

Ketika kita menemukan tren yang sejalan dengan level penting dan mendapatkan sinyal trading yang mendukung, itu disebut konfluensi. Itu adalah peluang trading yang bagus.

  Leonard   |   29 May 2023

Halo gan, ane mau nnya mengenai trader ktika mendapatkan momen entry dan exit dari suatu posisi trading. Jdi dikatkan bahwa momen dalam entry dan exiut itu hars tepat shngga klu tepat itu bsa menentukan jalannya suatu trading apakah berhasil ato tidak. Nah mslhnya itu ane pemula banget dan kyknya dalam nentuin momen itu pasti ada keraguan gitu. Jdinya ane ingiin bertanya :

Bagaimana tingkat kesulitan dalam mencapai ketepatan dalam menentukan momen entry dan exit posisi trading? Apakah sulit untuk mengamati tanda-tanda perubahan arah pasar, menentukan level stop-loss dan take-profit yang tepat, serta memilih strategi entry trading yang sesuai dengan kondisi pasar saat itu?

mohon bantuannya, terima ksh bnyk!

  Teguh   |   31 May 2023

Leonard: Wah apakah sulit ya nentuin momen entry ato ga ya? Klu mnrt ane sndiri sih lumayan sulit ya. Dlm arti kita sbagai pemula pstinya kan bru belajar2. Shngga psti ada momen dan malah sering trjdi momen ktika kita salah menempatkan SL ato ga kita terlalu ambil resiko dngn menempatkan SL kejauhan ato kita ga mau ambil resiko shngga nempatin SL kedekatan, Bgitu jga dengan TP. Jdi mnert ane, momen kapan entry, pemasanagan SL dan TP itu hal yg lbh sulit dibandingkan mennetukan arah pasar.

Dalam arti, kita kan tau bngt arah pasar, tau tombol buy dan sell itu digunakan kapan tpi utk momen entry dan menghadapi pembalikan harga itu yg sulit. Jdi overall, emang sulit bngt ya nentuin mmoen entry!

  Heri   |   5 Jun 2023

Gan, numpang nnya nih. Jd kan di trading emas gitu kan kita bsa memasang limit order agar kita bsa mendapatkan entry level yg lbh baik dngn harga yg bsa ditentukan gitu. Tpi kan dlm nentuin limit order, kok, rasanya agak2 sulit ya? Soalnya gini, klu kita nentuin level entry itu sepertinya mirip bgnt dngn nentuin level2 SL dan jga TP gitu. Shngga gue rasa kyknya buat pemula gitu, sprtinya limit order ga bakalan cocok dngn pemula deh. Tpi ini hanya spekulasi gue aja siih.

Nah, di sisi lain nihh, gue jga pernha mendengar istilah pending order. Klu ada yg mau jelasin nihh, apa perbedaan antara pending order dngn limit order ya?? Makasih bnyk

  Leon   |   7 Jun 2023

Heri: Oke, bro! Gue bakal jelasin nih. Jadi, di trading emas, kita bisa nih pasang limit order buat dapetin entry level yang lebih baik dengan harga yang kita tentuin. Tapi bener juga sih, pasang limit order agak sulit dikit ya. Soalnya, kayaknya kayak nentuin level stop loss (SL) dan take profit (TP) gitu. Jadi, buat pemula mungkin agak rumit.

Tapi gak masalah, bro! Gue bisa jelasin nih perbedaan antara limit order dan pending order. Jadi, limit order tuh kita pasang buat masukin posisi beli atau jual di level harga tertentu. Misalnya, harga emas lagi di $1500 dan kita mau beli kalo harga turun ke $1480. Nah, kita bisa pasang limit order di $1480. Kalo harga emas turun ke $1480, otomatis kita masuk posisi beli.

Sedangkan, pending order itu istilah umum yang meliputi beberapa jenis order, termasuk limit order. Jadi, pending order itu bisa limit order, stop order, atau juga stop limit order. (baca : Cara Memanfaatkan Tipe Order Sesuai Strategi0)

Bedanya sama limit order, pending order bisa dipasang buat eksekusi di masa depan. Contohnya, kita mau beli emas kalo harganya naik ke $1520. Nah, kita bisa pasang pending order beli di $1520. Kalo harga emas naik ke $1520, otomatis kita masuk ke posisi beli.

  Regita   |   27 Jun 2023

Mau bertanya ajaa mengenai tips yg dipaparkan oleh HSB. Dikatkan di artikel bahwa dalam analisa market, dibagian terakhir dikatkan bahwa kita harus memilih strategi trading yg sesuai dngn kondisi pasar saat itu.

Mohon maaf nnih, bukankah strategi trading itu udah diuji bekali2, dan gue ga tau klu strategi trading itu biasanya melibatkan 1 tipe pasangan mata uang aja kan? Nah, apakah dngn trading berbeda aset, kita harus mencari lagi strategi trading yg sesuai dngn keadaan saat itu ato kita bsa tetap menggunakan strategi yg sama dalm hal misalkan menghadapi situasi pasar yg berbeda?

  Erwin   |   28 Jun 2023

Tentu, gans! Dalam trading, memilih strategi yang sesuai dengan kondisi pasar saat itu sangat penting. Meskipun sebuah strategi trading telah diuji dan terbukti berhasil dalam satu pasangan mata uang atau instrumen tertentu, itu belum tentu berarti strategi tersebut akan berkinerja sama baiknya di semua situasi pasar dan aset yang berbeda.

Setiap aset atau pasangan mata uang memiliki karakteristik uniknya sendiri, termasuk volatilitas, likuiditas, dan pola pergerakan harga. Karena itu, penting untuk menyesuaikan strategi trading dengan kondisi pasar dan aset yang sedang agan tradingkan.

Meskipun agan dapat mempertahankan kerangka strategi trading yang sama, seringkali perlu dilakukan penyesuaian dan modifikasi tertentu untuk menghadapi situasi pasar yang berbeda. agan mungkin perlu memodifikasi parameter indikator teknikal, mengatur level stop loss atau take profit yang lebih sesuai, atau mengubah pendekatan manajemen risiko agan.

Selain itu, kondisi pasar bisa berubah seiring waktu, dan strategi yang sukses di masa lalu mungkin tidak efektif di masa depan. Oleh karena itu, penting untuk selalu melakukan evaluasi dan penyesuaian strategi agan sesuai dengan perubahan kondisi pasar.

  Hendy   |   29 Jun 2023

Setuju banget! Dalam trading, penting untuk memilih strategi yang cocok dengan kondisi pasar saat itu. Setiap aset dan pasangan mata uang memiliki karakteristik unik, seperti volatilitas, likuiditas, dan pola pergerakan harga yang berbeda-beda. Ini ibarat kita membli sabun tetapi bnyk macam rasa dan kegunaannya. Ada yg buat kulit berminyak, ada yg berbentuk padat, ada yg berbentuk cair dan bnyk kegunaan dan manfaat yg ditawarkan dna berbeda antara 1 dngn yg kainl Oleh karena itu, strategi trading juga perlu disesuaikan dengan kondisi pasar dan aset yang sedang diperdagangkan.

  Diah   |   27 Jun 2023

Oh iya mau tanya. Dari sekian tips trading akurat versi HSB, dikatkaan bahwa ada langkah2 dimana kita bsa melakukan trading secara akurat dan meliputi beberapa langkah seperti bidik posisi entry dan exit yg tepat hingga mengikuti arah tren, dan dari yg gampang hingga cara sulit. Dari sekian cara, saya mau tanya aoakah dalam trading itu, bisa digabungkan pending order dngn waktu trading yg paling aktif? Misalakan kita meletakkan pending order di kevek tertentu dan diaktifkan di jam tertentu, apakah bsa seperti itu? Krna saya rasa, dngn ada nya pengaturan waktu, spertinya kita bsa melakukan entry meskipun kita ga aktif saat pasar lagi aktif.

  Jorge   |   29 Jun 2023

Bisa banget! Kamu bisa menggabungkan pending order dengan waktu trading yang paling aktif. Dengan pending order, kamu bisa set level entry atau exit secara otomatis ketika harga mencapai tingkat yang ditentukan.

Jadi, kamu bisa pasang pending order di level yang kamu mau dan tentuin waktu aktivasi sesuai jam trading yang menurutmu paling oke. Misalnya, kamu mau masukin order pas sesi Eropa yang rame, bisa aja kamu set waktu aktivasi order sesuai dengan awal sesi itu. Begitu harga nyampe level yang kamu mau sesuai waktu yang udah kamu tentuin, pending order akan aktif otomatis dan membuka posisi trading sesuai dengan strategimu.

  Pandu Wijaya   |   30 Jun 2023

Aku pernah dengar bahwa kita bsa menghindari slippage ato requote dngn cara memasang limit order yaa. Dan kebtulan di artikel ini juga membahas tentang tips entry trading akurat dan salah stunya dngn cara memasang limit order. Dan jadi penasaran aja nih, mengapa dngn memasang limit order itu kita bisa menghindari potensi terjadinya requote dan juga slippage ya? Soalnya gini, yg sejauh ini yg aku rasakan adalah market execution ya klo ga salah, dmana ktika klik order langsung bsa kebuka posisi trading yg diinginkan. Nah, apakah limit order itu bsa dikatakan lebih cepat dibandigkan market execution? Dan apakah kita bsa menerapkan traidng dngn limit order juga?

  Jaya   |   4 Jul 2023

Pandu Wijaya: Pasang limit order itu bikin kita bisa hindarin requote dan slippage dalam trading, bro. Gini penjelasannya:

  • Requote: Pasang limit order berarti kita tentuin harga spesifik buat masuk pasar. Jadi kalo harga nggak tersedia, order kita nggak dieksekusi dan kita nggak dapet requote. Tapi kalo harga ada, order kita dieksekusi sesuai harga yang kita tentuin.
  • Slippage: Pasang limit order juga bisa bantu hindarin slippage. Kita tentuin harga limit yang kita mau, kalo pasarnya sampe harga itu, order kita dieksekusi dengan harga itu atau lebih bagus. Jadi kita punya kontrol atas harga eksekusi.

Limit order nggak selalu lebih cepat dari market execution, tergantung kondisi pasar. Tapi dengan limit order, kita bisa hindarin requote dan slippage. Jadi kita bisa masuk pasar dengan harga yang udah kita tetuin sebelumnya.

Kamu bisa terapin trading dengan limit order, tapi tetep perlu ngevaluasi kondisi pasar dan paham strategi trading. Limit order bukan solusi sempurna, tapi bisa membantu kita mengurangi risiko requote dan slippage dalam trading, bro!

  Dokja   |   23 Oct 2023

Jaya: Tambahan informasi saja ya! Ketika menggunakan limit order, Anda dapat mengontrol harga di mana Anda ingin bertransaksi, tetapi tidak ada jaminan bahwa pesanan akan terisi. Ini bisa bermanfaat dalam situasi di mana Anda ingin bertransaksi pada harga yang lebih baik daripada harga pasar saat ini.

Kedua jenis pesanan ini memiliki tempat dalam strategi trading. Penggunaan limit order dan market order tergantung pada tujuan, strategi, dan kondisi pasar Anda. Pahami cara kerja keduanya dan bagaimana mereka dapat memenuhi kebutuhan trading Anda.

Selain itu mengenai kecepatan order, sebenarnya yang paling harus diperhatikan adlaah ketika kita membuka order di waktu yang kita inginkan apakah bisa langsung terisi order atau tidak. Dan ini semua tergantung dari kecepatan ekskusi dari broker ya! Semoga jelas!

  Wilson   |   25 Aug 2023

Mohon maaf, ane newbie disini yaa. Mau tanya aja, utk tips2 entry yg dipaparkan ama HSB ini, ane mau menanyakan beberapa hal. Jadi, di artikel, terutama di langkah 1 dalam tips entry akurat ala HSB itu menyatakan klu kita harus bidik posisi entry dan exit dngn tepat. Klu ane dalamin baik2, ini kyknyaa seakan memberitahukan ke kita klu kita harus tau kapan kita masuk ke dlm trading dan kapan kita hrus keluar dri trading dngn tepat.

Misalkan aja nih, klu ane sndiri ga gitu tepat dalam entry trading tetapi saat keluar dri trading memiliki feeling yg cukup kuat dan selalu berhasil, apakah itu bsa jadi tanda bahwa kita udah siap trading secara live? Misalkan ane latihan terus di akun demo, soalnya utk entry kapan yg tepat itu jujur agak sulit dilakukan dan ane masih bingung2 gitu

  Brandon   |   29 Aug 2023

Wilson: Kalo eloo pnya kemampuan untuk tahu kapan waktunya memulai trading dan kapan waktu yg tepat untuk berhenti, itu artinya eloo udah paham gimana cara lihat situasi pasar dengan benar.

Tapi, soal perasaan yg kuat saat mau berhenti trading, itu bagus, tapi nggak seharusnya hanya mengandalkan perasaan. Biasanya, strategi trading yg berhasil tuh didasarkan pada analisis yg bagus dan rencana yg matang. Kalo eloo pnya feeling yg kuat, itu bonus, tapi lebih baik Kalo didukung sama rencana yg solid.

Nah, soal siap nggaknya buat trading beneran, ini sebaiknya eloo udah pnya pengalaman bagus di akun demo. Tapi, ingat ya, trading beneran itu beda sama demo. Pas trading pake uang beneran, eloo bakal merasakan tekanan dan emosi yg nggak ada di demo. Sebelum beralih ke trading beneran, pastikan eloo udah pnya rencana yg bagus, tahu cara atur risiko, dan siap menghadapi situasi yg bisa aja nggak seperti yg eloo harapkan.

Kalo soal masalah sulitnya nentuin kapan waktunya mulai trading yg pas, nggak perlu khawatir. Ini hal yg lumrah, khususnya buat pemula. Tetap berlatih di akun demo, pelajari lebih banyak tentang analisis pasar, dan mungkin belajar dari orang yg udah lebih berpengalaman.

Intinya, sukses dalam trading itu perlu kombinasi antara paham situasi pasar, tahu cara atur risiko, pnya rencana yg jelas, dan bisa kendalikan emosi. Kalo bingung, terus belajar dan cari nasihat dari yg udah pnya pengalaman.

And sebagai tambahan aja, bila record win rate serta trading plan dah berjalan lancar dan teruji selama berbulan2, maka bsa dibilang eloo dah siap utk trading gan.

Baca Juga: 3 Cara Menghindari Kesalahan Entry Trading