Trader Sukses Indonesia, Hary Suwanda: Forex Bukan Untuk Pemula


SAM 11 Aug 2017 4105Dibaca Normal 8 Menit

Hary Suwanda adalah satu trader sukses Indonesia yang bertrading saham, options, dan forex. Namun, ia menekankan bahwa forex berbahaya untuk pemula. Mengapa?

Hary Suwanda mulai dikenal publik sejak ia menjadi pembicara dalam seminar-seminar trading di berbagai wilayah di Indonesia, serta menulis dua judul buku tentang pasar modal. Menurut para peserta yang pernah menghadiri seminarnya, Hary Suwanda merupakan salah seorang trader sukses Indonesia. Berangkat dari US Options, kini CEO Lumen Capital Resource tersebut lebih menggeluti trading saham.

hary-suwanda

 

Profil Hary Suwanda: Mengenal Trading Setelah Di-PHK

Sudah tak sesering dulu dalam menjadi pembicara seminar trader sukses Indonesia di berbagai kota, Hary Suwanda kini dapat lebih fokus menjalankan trading-nya dari rumah. Fokus trading Hary adalah trading saham, meski terkadang ia masih bertrading US options dan forex.

Apakah Hary sudah memilih trading sebagai profesinya sejak muda? Ternyata tidak. Sebelum menjadi salah seorang trader sukses Indonesia, alumni ITS Surabaya angkatan 1989 dan IEU Surabaya angkatan 1994 ini justru mengenal trading setelah dirinya terkena PHK dari sebuah perusahaan pada masa krisis moneter tahun 1998. Dengan jabatan terakhir sebagai Asisten GM, Hary yang terpaksa kehilangan pekerjaan saat tengah mempersiapkan pernikahannya itu, akhirnya harus berjuang keras.

Berbagai macam pekerjaan pernah ia lakoni seperti bekerja di Oil&Gas di proyek Caltex Riau, Land Clearing di Hutan Kiliranjao di perbatasan Sumbar dan Riau, hingga menggeluti bisnis Multi Level Marketing alias MLM. Tak sepraktis bisnis MLM sekarang yang sudah memanfaatkan ponsel pintar, kala itu Hary masih harus memprospek orang dari rumah ke rumah, yang tak jarang berakhir dengan usiran dan penolakan. Meski demikian, pria asal Singaraja, Bali, yang kini berdomisili di Surabaya ini, mengaku tak menyesal. Dari MLM, dia mendapatkan kemampuan berbicara di hadapan publik.

hary-suwanda-dan-keluarga

Hary Suwanda dan Keluarga

Ia berhenti dari bisnis MLM karena terkena "racun" Pasar Modal di tahun 2004. Mengawali karirnya sebagai trader sukses Indonesia, ia mempelajari trading Pasar Modal secara otodidak dari buku-buku di perpustakaan UBAYA. Tak hanya membacanya, Hary juga berusaha memahami isi buku-buku pasar modal tersebut secara mendetail dan mengikuti workshop-workshop trading. Sampai akhirnya, ia berhasil menjadikan trading for living seperti sekarang. Pengalaman pahit di-PHK dari perusahaan pun telah bisa dipandangnya sebagai berkah.

 

Trading Itu Menarik Karena Independen

Mengapa tertarik pada trading? Hal itu karena sifat trading yang tidak tergantung pada orang lain. Trading hanyalah urusan antara trader dengan layar monitor saja, kata Hary. Selain itu, instrumen trading yang menjadi konsentrasi Hary adalah saham. Options lebih ia fungsikan sebagai proteksi, dan trading forex hanya untuk selingan saja. Dalam hal ini, Hary menekankan bahwa options yang ia maksud bukanlah binary options, melainkan US Options.




Options Bukan Binary Options

Apa itu US Options?

"US Options adalah Options yang diperdagangkan secara resmi di bursa-bursa Options Amerika, spt CBOE, CME, CBOT, NYMEX, dll. Sementara Binary Options hanyalah produk bikinan perusahan-perusahaan broker forex, yang tidak ada bursa resmi dan tidak ada lembaga otoritas atau badan pengawas yang kredibel. Karena itu saya selalu wanti-wanti ke pemula, selain hindari forex, lebih penting lagi hindari binary options. Binary options itu bukan options." tulis Hary Suwanda.

Dari ketiga instrumen tersebut, Hary Suwanda pun mengakui bahwa saham adalah yang paling nyaman ditradingkan dan lebih profitable daripada options dan forex.

"Saya pertama kali mengenal dunia trading investasi Saham di tahun 2004. Saya memulai profesi sebagai Trader melalui bursa Amerika, saya pakai broker OptionsXpress, juga Refco Singapura, yang kemudian berganti menjadi Man Financial, dan terakhir saya menggunakan Interactive Brokers (salah satu dari 10 broker top AS yang digunakan trader harian) hingga sekarang. Saya baru mulai aktif trading saham di Bursa Efek Indonesia sejak akhir 2006. Sungguh timing yang sangat buruk untuk mulai masuk BEI, sempat mengalami keuntungan di tahun 2007, namun keuntungan tersebut lenyap di tahun 2008. Baru masuk BEI lagi sekitar pertengahan 2010..." papar Hary Suwanda di laman Facebook-nya.

 

Pengguna Strategi Quantitative Trading 

Dalam bertrading saham, Hary memilih menggunakan metode Quantitative Trading. Quantitative Trading ini merupakan pengembangan dari analisa teknikal, yang berusaha menambal kelemahan analisa teknikal. Jadi dapat dikatakan, analisa kuantitatif adalah analisa teknikal yang lebih modern. Sedangkan untuk bertrading forex, Hary menggunakan strategi momentum untuk swing trading.

Quantitative Trading yang digunakan oleh Hary Suwanda terinspirasi dari idolanya yang ahli Matematika sekaligus investor asal Amerika, James Harris Simons, atau yang lebih dikenal sebagai Jim Simons. The Quant adalah julukan Jim Simons berkat kejeniusannya dalam bidang Matematika Kuantum.



Keahliannya itu membuat ia dan tim-nya --yang seluruhnya merupakan ahli matematika, tanpa ahli ekonomi sama sekali-- sukses mendobrak Wall Street dan memperoleh keuntungan besar. Meski demikian, cara trading Hary tidak sama dengan Simons, karena strategi trading Simons lebih tertutup.

 

Cut Loss, Tantangan Terberat Dalam Trading

Cut Loss, merupakan tantangan yang diakui Hary sebagai momen terberat dalam trading. Cut loss adalah menjual saham pada harga yang lebih rendah daripada harga belinya. Intinya, Cut Loss adalah tindakan untuk mencegah agar trader yang sudah rugi, agar tidak mengalami kerugian yang lebih banyak lagi.

wawancara-dengan-el-shintaHary Suwanda Dalam Sebuah Wawancara Di El-Shinta

Walaupun akan selalu ada risiko dalam trading, yang salah satunya adalah cut loss tersebut, Hary mengatakan bahwa kunci dari semuanya adalah kelihaian dalam manajemen risiko. Kebanyakan trader mengalami kerugian besar adalah karena ketidakmampuan mereka dalam menangani risiko. Oleh karena itu, teknik atau strategi sebaik apapun, jika tidak dibarengi dengan manajemen risiko yang baik, maka hasilnya juga tidak akan baik.

 

Mulailah Dari Yang Aman

Anda trader pemula dengan modal minim yang ingin berinvestasi ke pasar derivatif? Hary Suwanda menyarankan jangan. Pemula sebaiknya tidak menyentuh ranah pasar derivatif, karena di sana ada leverage.

Artinya, risiko yang akan ditanggung pun akan ter-leverage, dan itu tidak bagus bagi ketahanan modal trading seorang pemula. Dan bahaya itu terkandung dalam pasar derivatif, termasuk forex. Oleh karenanya, seseorang yang berminat terjun ke dunia trading, seharusnya memulai dari instrumen yang aman dulu seperti saham. Jika sudah terbiasa dengan trading saham, barulah trader boleh merambah ke instrumen lain yang lebih berisiko seperti forex dan options.

 

Lumen Capital Resource Masih Aktif

Banyak yang penasaran mengenai Lumen Capital Resource (LCR), perusahaan yang didirikan oleh Hary Suwanda ini. Sebagian orang juga menanyakan, mengapa LCR yang di Jakarta sekarang sudah tidak aktif lagi. Kami mengonfirmasikan hal ini langsung dengan CEO-nya, Hary Suwanda.

LCR adalah perusahaan yang bergerak di bidang edukasi investasi pasar modal. Hary menampik bahwa Lumen Capital yang di Jakarta sudah tidak aktif. LCR masih aktif di Jakarta dan Surabaya. Meski demikian, Hary Suwanda mengaku memang sudah pensiun dari kesibukan sebagai pembicara seminar trading sejak tahun 2015, dan kini menetap di Surabaya.

 

Hindari Forex, Terlalu Berbahaya Untuk Pemula

Hary Suwanda bertrading di dua bursa, BEI pada pagi hari, dan bursa Amerika malam harinya. Sebelum bertrading, ia akan selalu melakukan relaksasi sekitar 10-15 menit, baru kemudian menyiapkan trading plan-nya untuk hari itu. Hary Suwanda kini telah menjadi salah satu trader sukses indonesia. Cita-cita sebagai trader profesional dengan profit konsisten berhasil dicapainya. Masa-masa mencicipi asam garam dunia trading sudah lewat bagi Hary.

rahasia-bebas-finansial

Di awal masa trading, Hary memasang target untuk mengumpulkan profit sampai 1 juta dolar. Target itupun sudah ia lewati pada akhirnya. Dan kini, penulis buku "Rahasia Bebas Finansial dengan Berinvestasi Pasar Modal" dan "Tetap Untung Ketika Saham Turun" tersebut tinggal melanjutkan usaha tradingnya saja.

Ingin jadi trader sukses Indonesia seperti Hary Suwanda? Syaratnya jangan pernah tergesa-gesa memburu profit. Banyak-banyak belajar saja di awal.

Hary Suwanda berpesan, untuk menjadi trader sukses Indonesia, pemula jangan terburu-buru untuk masuk pasar derivatif, dan hindari forex. Mengapa? karena forex menurutnya, bukan untuk pemula.

Leverage forex sangat tinggi, sehingga kerugian yang mungkin didapat juga sangat besar. Ibaratnya seperti belajar berkendara. Seseorang akan belajar mengemudikan mobil biasa terlebih dahulu, baru mengemudikan F1. Tidak bisa dibalik. Begitu pula dalam trading, mulailah bertrading di instrumen yang berleverage 1:1 yang pelan dahulu, seperti saham. Itupun, pilihlah saham yang bluechip dan tetap memperhatikan likuiditasnya.

 

Trader sukses Indonesia memang didominasi oleh kaum pria. Namun, tahukah Anda bahwa ada juga trader sukses wanita Indonesia yang sangat diperhitungkan? Selengkapnya bisa Anda simak kisah sukses Ellen May, yang menganggap trading forex lebih menarik daripada saham.

Advertisement


Kode SahamLastChange(%) 
GPSO17534.62%
PKPK25424.51%
CASS42014.75%
JECC6,4509.32%
MPPA28010.24%
CASH2269.71%
TOBA1,50514.45%
LUCY689.68%
MSIN2,7309.64%
BANK25013.64%
Advertisement

Tak ada satupun aturan trading yang bisa 100% profit sepanjang waktu.

Jesse Livermore

Trading bukanlah hanya soal melindungi modal dari kerugian, melainkan juga melindungi diri dari diri sendiri.

Kim Krompass

Saya tak banyak melihat korelasi antara trading yang bagus dan kecerdasan. Beberapa trader terkemuka cukup cerdas, tetapi beberapa diantaranya tidak.

William Eckhardt

Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya.

Carolyn Boroden

Ketika Anda benar-benar percaya bahwa trading hanyalah sebuah permainan probabilitas yang sederhana, konsep seperti benar dan salah atau menang dan kalah tidak lagi memiliki makna yang sama.

Michael Covel

Saat Anda mengalami kerugian beruntun, segala keraguan dan ketidakpastian akan menyeruak dan membuat Anda sangat ragu untuk menarik pelatuk (entry). Rasanya tak ada satupun yang berjalan dengan benar. Itu adalah sesuatu yang harus Anda kontrol.

Bill Lipschutz

Orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk.

Desmond Wira

Charting itu agak mirip dengan berselancar. Anda tak perlu banyak tahu tentang fisik gelombang untuk menangkap sebuah ombak yang bagus. Anda hanya perlu mampu merasakannya ketika (ombak) itu terjadi dan memiliki keberanian untuk beraksi di saat yang tepat.

Ed Seykota

Masuklah pasar hanya saat pasar trending; jika bullish Anda harus buy, jika bearish masuk posisi sell. Cuma cara itu yang bisa menghasilkan keuntungan sebenarnya.

Jesse Livermore

Saya akan selalu mengurangi posisi ketika loss. Dengan begitu, saya hanya akan memiliki posisi kecil saat trading berakhir buruk.

Paul Tudor Jones

Tekunilah proses dari setiap proses, kerjakan, rencanakan, investasikan waktu Anda dengan bijak, jadilah produktif, dan jangan buang-buang waktu.

Chris Lori

Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah dosa.

Barbara Rockefeller

Saya tahu kemana saya akan keluar bahkan sebelum saya masuk (pasar).

Bruce Kovner

Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas,

Desmond Wira

Trader yang benar-benar (ingin) sukses haruslah berkomitmen untuk mendalami dunia trading, dan menganggap uang sebagai bonus sampingan.

Bill Lipschutz

Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal

Kathy Lien

Ketika mendapat profit, kita jadi lebih berhati-hati. Sedangkan ketika mengalami kerugian, kita justru mulai mengambil risiko lebih banyak dan rugi lebih banyak lagi.... Jadi, trader perlu memutuskan apakah mereka bisa menanggung risiko dan apakah mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat sebelum trading.

Paul Rotter

Cara membangun return jangka panjang adalah dengan melindungi modal dan memaksimalkan profit.

Stanley Druckenmiller

Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.

Buge Satrio

Pada dasarnya, forex dan saham tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah risikonya.

Ellen May

Kehancuran emosional hampir sama buruknya dengan kehancuran finansial.

Kim Krompass

Yang penting bukan masalah benar atau salah, tapi seberapa besar profit Anda ketika benar, dan seberapa banyak loss Anda ketika salah.

George Soros

Dalam berinvestasi Anda harus tahu betul apa-apa yang tidak Anda ketahui, dan berpeganglah hanya pada apa yang Anda ketahui.

Warren Buffett

Saya hanya kaya karena saya tahu kapan saya salah. Pada dasarnya saya bisa bertahan dengan mengakui kesalahan-kesalahan saya.

George Soros

Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan.

Jean Folger
Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 15    

Mesdi
13 AUG 2017
Menarik Sekali.
Hari ini saya mengenal trader dari internet. Saya sangat tertarik dan ingin serius belajar trader.
Kondrad D Galal
3 JUN 2018
Belum kenal atau belum baca halaman Pak Hary Suwanda, atau belum kenal dan baca halaman Hendra Martono? Kalau saran saya, sebaiknya baca atau kenal dulu halaman tersebut, baru dagang saham..
Liya
5 DEC 2018

Jadi klo buat pemula, baiknya yg mana dlu? trading saham atau forex? Trading forex bisa dimulai dg modal minim, tp saham tidak. Dilihat dr kerugian, trading forex lebih beresiko. Jd bingung..

Alex
14 MAY 2019

kabar terbaru nya

Blacky
15 MAY 2019

apanya mas @Alex?

Alex
21 MAY 2019

Coba ketik di google aja deh...

Budi
29 MAY 2019

Apa iya dia udh sukses ? buktinya skr terkena kasus penipuan investasi bodong, menipu korbanya 1.3 milyar lho, publik seolah2 percaya dia jago, menurutku dia cuma bnyk tau aja , trus cari duitnya dg jual seminar kok , kl hary suwanda jago , knp perusahaan reksadana ga berebut merekrutnya ? org ini menurut sy , dia itu licik , testimoni soal dia sering pujian , jarang kritik, dia jg ga pernah liat transaksi 2 dia secara real ke hadapan publik, cm omongan/tulisan aja, gmn mo percaya ?

Alex
6 JUN 2019

Rupanya Pak Budi sudah googling ya....

Saya setuju dengan pendapat anda.

Regen Pohan
10 JUN 2019

Wah, ini artikel 2017 ya, beliau kena kasus penipuan di tahun 2019. Jadi, kita ambil hikmahnya saja, tiru semangatnya utk sukses sblm kasus tersebut. Tapi dgn jalan yg halal.. Hehe..

John
16 JUN 2019

Note from a friend

1. 2004 hary suwanda, abraham lembang, peter sufandri ikut seminar options oleh Kishore (Singapore), abis itu jualan seminar juga. dr 2004 smp 2019 skr dmn ya Prestasinya? Udh 18 tahun lho! ngapain aja? Kok bisa2nya klaim trader sukses ?

2. dia klaim udh $1 million dollar , kok sekarang kena kasus pennipuan investasi bodong Rp 1,3 Milyar sejak tahun 2011, calon klien dia mungkin pikir dia trader sukses jadinya percaya. lucu ya , udh terbitin buku, jual seminar. Ga ada Integritas. Uang haram, ga berkah utk menhidupi keluargamu.

bagi peserta seminar hary suwanda, Abraham lembang, peter sufandri, dll sejak 2004, brp dr kalian yg skr sukses? TUNJUKAN !! I DARE U!

Show me your MONEY, ASSETS, Real track record

3. if it were so easy to trade , everybody would be doing it right ? how come there are so many poor people ? because its damn harder than you guys thought ! this is tough business, the market is heartless, merciless. i guess its only for the brave !! banyak kasus bunuh diri kok

4. The blind leading the blind

banyak seminar yg memberikan testimoni palsu, karangan / abal2. Kata Om Bob Sadino (almarhum) mereka hanya dari kuadran TAU bukan dari kuadran BISA!! dibutuhkan pengorbanan dan perjuangan utk sukses di bidang apapun ! Msh mau ikut seminar mahal yg useless ? do they care about your life ? they only care about taking your hard-earned money!!

5. Give back



Jika anda udah sukses trading , jgn lupa utk berbagi kpd sesamamu yg membutuhkan. Memberi tanda bersyukur lho !!

Ghostrider
22 JUN 2019

Speak with data please!

Yang selama ini saya amati, bnyk trader yg mengaku2 udh sukses tanpa berani mengungkapkan isi dapurnya, mrk jg menerbitkan buku dan sering tebar pesona di medsos, anehnya kl merasa udh sukses kok ujung2nya JUAL SEMINAR (forex , saham, options, properti, financial revolution, software robot trading)? gurunya aja blm berhasil , gmn nasib peserta seminarnya ya?

Bagi sy pribadi, mrk rugi terus di pasar, cr paling mudah utk balik modal dan dapetin easy capital adl jual seminar kok, most of them dont care about you, ga ada integritas. di mata mrk, masyarkat adl arena memancing dg berbagai macem umpan dan modus, sgt jarang punya niat to help you get rich. kl mrk terbitin buku, dari isinya saja udh bs ketebak arahnya kmn. Berputar2/mempromisikan seminarnya. isinya kebanyakan sampah ga berguna sama sekali.

taukah mrk bhw utk beli buku berseri 2 yg mahal dan seminar yg bnyk episodenya sgt menguras kantong peserta seminarnya? dmn hati nuranimu ? ada yg smp skr utang, jatuh bangkrut.Ga wort it dg harganya yg over priced, cr uang boleh, tp caranya mesti beretika.

John Doe
9 AUG 2019

Terbongkar Kelicikan Hary Suwanda

kalian bisa google : Hary suwanda, baru2 ini dia terjerat kasus Penipuan/penggelapan investasi. korbannya 2 orang. Sri ditipu senilai 1.3 Milyar, invest sejak 2011 smp skr ga balikin, yg terbaru Sendy Perico (pengusaha) rugi senilai 11 Milyar !! Sekarang kasusnya di pengadilan jakarta barat, Namun sayangnya tuntutannya cuma 2 tahun ? pantas aja dia msh bs tertawa tawa, betapa ringannya hukuman di indonesia

Pelajaran berharga bagi Masyarakat

1. dont judge a book by its cover ! dia itu tampangnya orang alim kok, perbuatannya , kalian nilai sendiri ya

2. banyak orang yang bingung menilai seseorang, dia emang banyak TAU soal trading , tapi apakah dia BISA ? dia sering mengklaim dirinya trader sukses di medsos, klaim mampu menhasilkan Us$1 million , faktanya skr menipu.

3. Kalau dia atau orang lain yg sering koar2 di media klaim udah sukses, tolong buktikan aja isi dapurmu ! atau jadi fund manager di reksadana, lets see how good you are ! liatlah skr, artinya dia tidak mampu cari uang dari trading

4. sepak terjang hary suwanda

2004 ikut seminar option oleh kishore (singapore) kemudia dia, abraham lembang, peter sufandri juga jual seminar smp 2011.

2011, 2014 kasus penipuan. 2019 sidang di pengadilan jakarta barat

Analisa : 2004 - 2011 = 7 tahun bisnisnya jualan seminar

2011 menipu Sri 1.3 Milyar , 2014 bawa kabur 11 Milyar uang pengusaha sendy periko

kesimpulan : kalo dia jago trading , kenapa mesti menipu orang lain ? knp jual seminar ? artiya dia masih belum punya kemampuan trading, namun masyarakat banyak yg terkecoh oleh penampilannya, knowledge nya. mrk tidak bisa menilai KEMAMPUANNYA !! serta INTEGRITAS nya.

Dewa Moniawan
15 OCT 2019
@John Doe benar selain menipu, Hary Swanda juga diduga menyuap jaksa, sekarang lagi diselidiki KPK. Perusahaannya jenis perusahaan investasi, tapi uang nasabahnya gak dikembalikan. Ternyata banyak juga orang yg menipu di trading forex ini, kasihan kan orang yg berharap dapat untung dari trading forex ternyata masuk ke jebakan penipu. Jangan mudah percaya dengan janji orang bisa gandakan uang di trading forex ini, jangan mudah dirayu profit tinggi jika investasi di trading forex ini, orang sekarang pintar-pintar menipu. Seperti saran master-master di Seputar Forex ini trading forex sendiri, belajar caranya sendiri, jangan lewat investasi-investasi yg gak jelas apalagi robot EA dengan iming-iming gak masuk akal.

Seminar itu rata-rata hanya mau cari untung, lihat aja ketika orang yg ngaku ahli itu peragakan keahliannya di youtube pasti pakai akun demo, kalau memang jago harusnya pakai akun sebenarnya. Pokoknya jangan mau tertipu sama orang yg iming-imingi profit di seputar forex ini, apalagi yg jual sinyal berbayar, semua itu bohong penipuan. Kalau mau sukses, coba sendiri, belajar sendiri dan analisa sendiri. Anehnya kita lagi susah mau cari uang di negara yg sangat sulit mencari sesuap nasi, ehh ditipu pula. kadang sulit menemukan orang yg punya hati nurani. Orang susah harusnya dibantu tapi ada aja orang-orang yg mau menipu orang susah.

Buat teman-teman di trading forex ini ada niat belajar pasti profit, percaya pada diri sendiri, rajin,sabar dan tekun itu kuncinya. Salam profit.
Anton
28 OCT 2021

kesimpulannya utuk pemula lebih baik trding saham atau forex? masing2 ada plus minusnya

Gama
28 OCT 2021

lain orang lain pemikian, untuk saham leverage kecil tapi modal besar, untuk forex modal bisa kecil tapi beresiko, saran saya terus belajar dan kenali kemampuan diri sendiri lebih cocok di trading apa

Kirim Komentar/Reply Baru
Apa yang Membedakan Trader Profesional dari Pemula?
Apa yang Membedakan Trader Profesional dari Pemula?
Cahyaning   10 Dec 2021   44  
Kiat Trading Sukses Ala Yukiko Ikebe
Kiat Trading Sukses Ala Yukiko Ikebe
Jujun Kurniawan   24 Mar 2021   804  
Profil Trader Dian Kemala Dan Cerita Kesuksesannya
Profil Trader Dian Kemala Dan Cerita Kesuksesannya
Wahyudi   9 Jul 2020   2476  
Mengenal Trading Rules Ala Ellen May
Mengenal Trading Rules Ala Ellen May
Satrya Heli Oriza   20 Nov 2019   1874  
Ellen May: Forex Lebih Menarik Daripada Saham
Ellen May: Forex Lebih Menarik Daripada Saham
SAM   6 Mar 2017   9125