Trading Dengan Memanfaatkan Doji


SAM 18 Jul 2012 12590Dibaca Normal 7 Menit

Candlestick Doji mencerminkan keseimbangan antara pembeli dan penjual di pasar, yang bisa dijadikan acuan oleh trader untuk mengidentifikasi trend reversal.

Pembahasan kali ini akan mengulas mengenai cara trading dengan Doji untuk mengetahui tren jangka panjang. Doji merupakan bentuk Candlestick yang mencerminkan keseimbangan antara pembeli dan penjual di pasar. Coba perhatikan gambar di bawah ini:

trading dengan memanfaatkan doji

Gambar di atas menjelaskan kondisi harga yang sedang dipantau oleh para pelaku pasar. Tubuh atau Body Candlestick Doji sangat pendek sehingga hampir tidak terlihat. Sedangkan sumbu atau lidi terbentuk memanjang melebihi besar Body-nya.

Tubuh Candlestick Doji yang sangat pendek ini mengindikasikan bahwa meskipun harga sempat naik turun secara ekstrim, pasar lebih memilih menutupnya di level yang hampir sama dengan harga pembukaan. Apakah bentuk Doji ini hanya satu saja? Jangan salah, ada 4 jenis bentuk Candlestick yang populer digunakan dalam metode trading dengan Doji.

 

4 Bentuk Candlestick Doji Yang Populer

Dalam pasar forex, ada banyak jenis bentuk Candlestick Doji yang akan Anda temukan, antara lain Doji Star, Long Legged Doji, Gravestone Doji, dan Dragonfly Doji. Perbedaan tiap-tiap pola Doji bisa diamati dari arah dan ukuran ekornya. Deskripsi selengkapnya mengenai masing-masing bentuk Candlestick Doji antara lain sebagai berikut:

 

1. Doji Star

Bentuk Candlestick Doji ini menandakan keseimbangan antara kekuatan Buyer dan Seller. Hal ini ditandai dengan terbentuknya panjang sumbu tertinggi dan terendah yang hampir sama. Lalu bagaimana cara mengidentifikasi arah tren melalui Doji Star ini? Caranya bisa dilihat dari trend yang terbentuk pada chart sebelumnya. 

doji star

Apabila kemunculan Doji Star ini muncul di area Overbought dari pergerakan Uptrend, maka ini bisa mengidentifikasikan tren reversal atau pembalikan arah. Harga yang awalnya bergerak Uptrend akan menjadi Downtrend.



Begitu juga sebaliknya, jika kemunculan Doji Star tampak di area Oversold dari pergerakan Downtrend, maka ini bisa menjadi pertanda bahwa tak lama lagi harga akan berbalik arah menjadi Uptrend.

 

2. Long Legged Doji (Doji Berekor Panjang)

Long Legged Doji terbentuk ketika harga bergerak hingga menyentuh titik terendahnya, tapi tak lama kemudian harga dengan cepat berbalik arah. Ekor yang terbentuk pada Candlestick Doji ini lebih panjang dari sumbu atasnya, dan menunjukan sentimen kuat dari salah kubu Seller yang ditarik cepat oleh kubu Buyer.

long legged doji

Sama dengan Doji Star yang memungkinkan terjadinya sinyal reversal, jika kemunculan dari Long Legged Doji ini berawal dari Downtrend, maka kemungkinan besar, pergerakan harga selanjutnya akan menjadi Uptrend. Sebaliknya, kalau muncul dari Uptrend, maka pergerakan harga selanjutnya kemungkinan akan Downtrend.

 

3. Gravestone Doji

Gravestone Doji melambangkan kekuatan Buyer lebih dominan di awal, tapi tak lama kemudian dihempaskan oleh kekuatan Seller yang begitu besar. Harga yang awalnya telah mencapai level tertingginya, tiba-tiba dengan cepat berbalik arah menuju level terendah dan ditutup di area tersebut.

gravestone doji

Jika pola Candlestick Doji ini terbentuk dari pergerakan Uptrend, maka ini bisa menjadi sinyal bahwa harga akan berbalik arah menuju Downtrend. Perlu digarisbawahi, pola yang menunjukan perubahan sentimen tiba-tiba semacam ini biasanya menunjukan hasil yang cukup valid. Menariknya, bentuk Doji ini sering dianggap serupa dengan formasi Shooting Star.



 

4. Dragonfly Doji

Jika pola Gravestone Doji terbentuk dari pergerakan Uptrend, maka Dragonfly Doji adalah sebaliknya, yakni terbentuk dari pergerakan Downtrend. Dalam pedoman trading dengan Doji, bentuk Candlestick ini adalah pertanda bahwa pergerakan harga akan berbalik arah dari yang awalnya Downtrend menjadi Uptrend.

dragonfly doji

Bentuk Dragonfly Doji menunjukan adanya sentimen Seller yang dominan di awal, tetapi ketika harga mencapai level terendahnya, harga tiba-tiba berbalik ke level tertinggi dengan cepat. Ini menandakan sentimen Buyer yang datang mendominasi pergerakan harga. 

 

Tips Trading Dengan Doji

Secara psikologis, bentuk Candlestick Doji menggambarkan keraguan pihak Seller dan Buyer. Pihak Seller meragukan kemungkinan menguatnya harga, sebaliknya pihak Buyer tak yakin pada prospek melemahnya harga. Inilah yang menciptakan keseimbangan harga. Meskipun demikian, pada akhirnya baik Buyer maupun Seller akan melihat adanya potensi market yang akan mengubah arah pergerakan harga menjadi trend selanjutnya.

Ketika trader melihat kemunculan Candlestick Doji, mereka akan menentukan arah trading berdasarkan arah harga sebelumnya. Jika arah pergerakan harga sebelumnya naik, maka setelah kemunculan Doji, trader berasumsi bahwa akan terjadi pembalikan sehingga mereka melakukan jual. Tetapi, jika arah pergerakan sebelumnya turun, maka setelah Doji terlihat, trader berasumsi bahwa akan ada pembalikan sehingga mereka melakukan beli. Pertanyaanya, apakah harga akan selalu bergerak sesuai asumsi ini? Tentu saja tidak.

Pasar-lah yang menggerakan harga, bukan Anda. Oleh karena itu, supaya tetap aman dalam menerapkan cara trading dengan Doji, berikut adalah beberapa hal yang sebaiknya Anda lakukan:

 

1. Perhatikan Candle Setelah Doji

Karena mencerminkan ketidakpastian pasar, tidak jarang Doji memberikan sinyal palsu yang menyesatkan trader; bukannya reversal, harga malah terkonsolidasi atau justru meneruskan tren sebelumnya, setelah Doji terbentuk. Untuk menghindari hal ini, banyak ahli Price Action menyarankan agar trader juga memvalidasi sinyal Doji terlebih dulu. Cara paling sederhana adalah dengan menunggu hingga terbentuk Candle setelah Doji.

Apabila Doji yang terbentuk adalah sinyal bullish reversal (didahului oleh Downtrend dan memiliki ekor yang lebih panjang), maka tunggu sampai Candle setelah Doji terkonfirmasi berbentuk bullish. Contohnya berikut ini:

Trading Dengan Doji

Jika Anda tak ingin menunggu lama sampai Candle setelah Doji tertutup, Anda bisa mengantisipasi peluangnya dengan memasang Pending Order Buy Stop di level Close atau High dari Candle sebelum Doji.

 

2. Manfaatkan Kondisi Overbought Dan Oversold

Cara trading dengan Doji bisa diaplikasikan dalam berbagai kondisi, salah satunya ketika pasar sedang dalam kondisi Overbought dan Oversold. Jika Candle Doji muncul di momentum tersebut, maka jangan ragu untuk segera mengambil tindakan.

Cara mengetahui kondisi pasar sedang jenuh beli atau jenuh jual bisa dilakukan dengan memanfaatkan beberapa Indikator Momentum, yaitu Commodity Channel Index (CCI), Relative Strength Index (RSI), William Percentage Range (W%R), atau Stochastics. Contoh pola Candle Doji yang terbentuk dalam area jenuh adalah sebagai berikut: 

Trading Dengan Memanfaatkan Doji

Dari gambar di atas, apabila ada Candlestick Doji yang didahului Downtrend terbentuk, lalu diikuti dengan sinyal Oversold dari Indikator Stochastic, maka Entry yang bisa Anda lakukan adalah Buy. Demikian juga sebaliknya. Metode ini bisa menjadi konfirmator yang lebih ampuh untuk melengkapi cara validasi sinyal Doji di poin sebelumnya.

 

3. Tempatkan Stop Loss Di Atas Sumbu

Stop Loss bisa menjadi penyelamat terbaik saat harga bergerak melawan arah atau prediksi yang sudah Anda tentukan. Bagaimana cara menentukan Stop Loss-nya? Anda bisa meletakkan SL dengan menggunakan sumbu pola Candlestick Doji sebagai acuan.

Sumbu (Shadow Candle) merupakan garis panjang yang dihasilkan dari pergerakan harga pada Candlestick. Dari sini, Doji Trader bisa menempatkan Stop Loss sesuai dengan level teratas atau terbawah pada ujung sumbu Candlestick. Contoh memasang SL di bagian sumbu Candlestick Doji bisa Anda lihat melalui gambar di bawah ini:

Trading Dengan Memanfaatkan Doji

 

 

Penutup

Dari ulasan di atas, bisa dilihat manfaat yang dapat Anda peroleh dari trading dengan Doji, yakni peluang untuk mendapatkan keuntungan yang besar dan risiko sekecil mungkin dari formasi harga secara langsung. Perlu tetap diingat bahwa semua hal dalam trading tidak dapat memberikan jaminan keuntungan 100%. Secara singkat, cara trading dengan Doji dapat dilihat dalam infografis ini.

Trading dengan memanfaatkan Doji

 

Semua trading yang menggunakan Candlestick Doji tidak akan berhasil tanpa disertai pengelolaan risiko yang baik. Gunakanlah manajemen risiko dengan bijaksana, sehingga Anda dapat mencapai profit secara konsisten.

Advertisement


Ari Nugroho (18 Apr 2012)

br belajar trading,.. mau bertanya ttg heiken ashi,.. seberapa pentingkah heiken ashi diperlukan dalam mengamati pergerakan market,.. kegunaannya sebagai apa?apakah dengan heiken ashi kita dapat menyimpulkan kekuatan arah kemana market dgn melihat TF yg lbh besar,dan heiken ashi itu ada berapa macam,...

Selengkapnya...

18 Pola Candle Terbaik
Shooting Star
Shooting Star
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick dan terjadi di pucuk uptrend. Harga pembukaan candlestick ini menciptakan gap naik dari candlestick sebelumnya, tapi kemudian ditutup dekat harga terendahnya. Sinyal bearish terkonfirmasi apabila candlestick berikutnya dibuka di bawah body Shooting Star.
18 Pola Candle Terbaik
Three Outside Up
Three Outside Up
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Dua candlestick pertama adalah pola Bullish Engulfing, kemudian diikuti oleh pola candlestick ketiga yang mengkonfirmasi bullish reversal.
18 Pola Candle Terbaik
Harami Bearish
Harami Bearish
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 2 candlestick. Candlestick pertama bersifat bullish dan lebih besar sehingga menelan candlestick kedua yang bersifat bearish. Pola ini menandakan uptrend mulai kehilangan momentum. Sumbu-sumbu candlestick kedua tidak harus berada dalam range candlestick pertama, meski kondisi ini bisa menambah akurasi sinyal.
18 Pola Candle Terbaik
Evening Star
Evening Star
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bullish panjang, diikuti oleh candlestick kedua yang membentuk gap naik dan ber-body kecil (harga pembukaan dan penutupan nyaris sama). Candlestick ketiga merupakan konfirmator karena bersifat bearish. Semakin besar body candle ketiga, semakin tinggi akurasi sinyal bearish reversal-nya.
18 Pola Candle Terbaik
Three Outside Down
Three Outside Down
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Dua candlestick pertama adalah pola Bearish Engulfing, kemudian diikuti oleh pola candlestick ketiga yang mengkonfirmasi bearish reversal.
18 Pola Candle Terbaik
Bullish Doji Star
Bullish Doji Star
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bearish panjang, diikuti candlestick kedua berupa doji yang membentuk gap turun dan tidak memiliki body (harga dibuka dan ditutup di level yang nyaris sama). Candlestick ketiga mengkonfirmasi pembalikan dengan membentuk bullish panjang dan gap naik dari doji.
18 Pola Candle Terbaik
Harami Bullish
Harami Bullish
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 2 candlestick. Candlestick pertama bersifat bearish dan lebih besar sehingga menelan candlestick kedua yang bersifat bullish. Pola ini menandakan downtrend mulai kehilangan momentum. Meski bisa menambah akurasi sinyal, sumbu-sumbu candlestick kedua tidak harus berada dalam range candlestick pertama.
18 Pola Candle Terbaik
Hanging Man
Hanging Man
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick yang membentuk gap naik dari candlestick sebelumnya. Terjadi di akhir uptrend, Hanging Man memiliki sumbu bawah yang lebih panjang dari body-nya. Sinyal bearish reversal dari pola ini terkonfirmasi apabila candlestick selanjutnya bersifat bearish atau membentuk gap turun, dan ditutup melemah dari harga pembukaannya.
18 Pola Candle Terbaik
Inverted Hammer
Inverted Hammer
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick yang dibuka lebih rendah dari candlestick sebelumnya. Setelah bergerak menguat, candlestick kemudian ditutup di dekat atau pada harga pembukaannya (Open). Semakin panjang sumbu atas dan semakin kecil body candlestick, maka semakin signifikan pula sinyal bullish-nya.
18 Pola Candle Terbaik
Morning Star
Morning Star
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama merupakan candlestick bearish panjang, diikuti oleh candlestick kedua yang membentuk gap turun dan ber-body kecil (harga pembukaan dan penutupan nyaris sejajar). Candlestick ketiga merupakan konfirmator karena bersifat bullish. Semakin besar body candle ketiga, semakin tinggi akurasi sinyal bullish reversal Morning Star.
18 Pola Candle Terbaik
Harami Cross
Harami Cross
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 2 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bearish panjang di penghujung downtrend, sedangkan pola kedua adalah candlestick doji ber-body kecil dengan harga pembukaan yang nyaris sama dengan harga penutupannya. Pola ini lebih signifikan ketimbang Harami biasa. Semakin kecil body candlestick kedua, semakin tinggi akurasi sinyal bullish reversal-nya.
18 Pola Candle Terbaik
Bullish Hammer
Bullish Hammer
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick yang ditutup di dekat atau pada harga tertingginya (High), sehingga menandakan pelemahan momentum downtrend. Semakin panjang sumbu bawah dan semakin kecil body candlestick, maka semakin signifikan pula sinyal bullish-nya.
18 Pola Candle Terbaik
Falling Three Methods
Falling Three Methods
Akurasi :

Terdiri dari beberapa candlestick. Diawali dengan candlestick bearish panjang yang kemudian diikuti oleh beberapa candlestick pendek membentuk koreksi bullish. Pola terkonfirmasi apabila terbentuk lagi candlestick bearish panjang yang menyentuh harga terendah baru.
18 Pola Candle Terbaik
Dragonfly Doji
Dragonfly Doji
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick di akhir downtrend. Sell-off dalam skala besar terjadi setelah candlestick dibuka, sehingga harga membentuk sumbu bawah yang sangat panjang. Akan tetapi, harga kemudian justru ditutup dekat harga pembukaan atau bahkan harga tertingginya. Ini menandakan pelemahan dalam sentimen bearish dan beralihnya kendali pasar ke sisi buyer. Semakin kecil body dan semakin panjang sumbu bawahnya, maka semakin kuat pula sinyal pembalikan bullish-nya.
18 Pola Candle Terbaik
Three Black Crows
Three Black Crows
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick dan semuanya berbentuk bearish panjang. Harga penutupan candlestick pertama, kedua, dan ketiga harus membentuk penurunan secara berturut-turut.
18 Pola Candle Terbaik
Three White Soldiers
Three White Soldiers
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick dan semuanya berbentuk bullish panjang. Harga penutupan candlestick kedua harus lebih tinggi dari candlestick pertama, begitu pula dengan harga penutupan candlestick ketiga dan kedua. Ini menandakan momentum uptrend yang masih kuat untuk membawa harga melanjutkan kenaikan.
18 Pola Candle Terbaik
Three Line Strike
Three Line Strike
Akurasi :

Terdiri dari 4 candlestick. Tiga candlestick pertama adalah candle bullish yang ditutup menguat secara berturut-turut, sementara candlestick keempat adalah candlestick bearish panjang yang dibuka di harga lebih tinggi, tapi ditutup jauh di bawah harga penutupan tiga candlestick sebelumnya.
18 Pola Candle Terbaik
Bearish Doji Star
Bearish Doji Star
Indikasi : Bearish Reversal

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bullish panjang, diikuti candlestick kedua berupa doji yang membentuk gap naik dan tidak memiliki body karena harga dibuka dan ditutup di level yang nyaris sama. Candlestick ketiga mengkonfirmasi pembalikan dengan membentuk bearish panjang dan gap turun dari doji.
Advertisement

Dalam berinvestasi Anda harus tahu betul apa-apa yang tidak Anda ketahui, dan berpeganglah hanya pada apa yang Anda ketahui.

Warren Buffett

Trader yang benar-benar (ingin) sukses haruslah berkomitmen untuk mendalami dunia trading, dan menganggap uang sebagai bonus sampingan.

Bill Lipschutz

Saya akan selalu mengurangi posisi ketika loss. Dengan begitu, saya hanya akan memiliki posisi kecil saat trading berakhir buruk.

Paul Tudor Jones

Saat Anda mengalami kerugian beruntun, segala keraguan dan ketidakpastian akan menyeruak dan membuat Anda sangat ragu untuk menarik pelatuk (entry). Rasanya tak ada satupun yang berjalan dengan benar. Itu adalah sesuatu yang harus Anda kontrol.

Bill Lipschutz

Trading bukanlah hanya soal melindungi modal dari kerugian, melainkan juga melindungi diri dari diri sendiri.

Kim Krompass

Charting itu agak mirip dengan berselancar. Anda tak perlu banyak tahu tentang fisik gelombang untuk menangkap sebuah ombak yang bagus. Anda hanya perlu mampu merasakannya ketika (ombak) itu terjadi dan memiliki keberanian untuk beraksi di saat yang tepat.

Ed Seykota

Tak ada satupun aturan trading yang bisa 100% profit sepanjang waktu.

Jesse Livermore

Saya tahu kemana saya akan keluar bahkan sebelum saya masuk (pasar).

Bruce Kovner

Ketika Anda benar-benar percaya bahwa trading hanyalah sebuah permainan probabilitas yang sederhana, konsep seperti benar dan salah atau menang dan kalah tidak lagi memiliki makna yang sama.

Michael Covel

Tekunilah proses dari setiap proses, kerjakan, rencanakan, investasikan waktu Anda dengan bijak, jadilah produktif, dan jangan buang-buang waktu.

Chris Lori

Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas,

Desmond Wira

Yang penting bukan masalah benar atau salah, tapi seberapa besar profit Anda ketika benar, dan seberapa banyak loss Anda ketika salah.

George Soros

Cara membangun return jangka panjang adalah dengan melindungi modal dan memaksimalkan profit.

Stanley Druckenmiller

Saya hanya kaya karena saya tahu kapan saya salah. Pada dasarnya saya bisa bertahan dengan mengakui kesalahan-kesalahan saya.

George Soros

Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal

Kathy Lien

Kehancuran emosional hampir sama buruknya dengan kehancuran finansial.

Kim Krompass

Saya tak banyak melihat korelasi antara trading yang bagus dan kecerdasan. Beberapa trader terkemuka cukup cerdas, tetapi beberapa diantaranya tidak.

William Eckhardt

Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah dosa.

Barbara Rockefeller

Masuklah pasar hanya saat pasar trending; jika bullish Anda harus buy, jika bearish masuk posisi sell. Cuma cara itu yang bisa menghasilkan keuntungan sebenarnya.

Jesse Livermore

Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya.

Carolyn Boroden

Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.

Buge Satrio

Orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk.

Desmond Wira

Ketika mendapat profit, kita jadi lebih berhati-hati. Sedangkan ketika mengalami kerugian, kita justru mulai mengambil risiko lebih banyak dan rugi lebih banyak lagi.... Jadi, trader perlu memutuskan apakah mereka bisa menanggung risiko dan apakah mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat sebelum trading.

Paul Rotter

Pada dasarnya, forex dan saham tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah risikonya.

Ellen May

Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan.

Jean Folger
Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 12    

Sebastian Arie
8 NOV 2012
pas ada doji mng g bs lngsung ngarep bkl ada reversal, makax plg aman tunggu smp pmbntukn candle brkt stlh doji selesai, br open posisi,
Abidin
2 NOV 2014
memang doji ini bukan cuma sinyal pembalikan, tapi bisa juga sebagai sinyal penerusan. kalau trading dengan doji sebenarnya tdk cukup mengandalkan doji semata dan bagaimana arah harga sebelumnya

perlu konfirmasi juga dari candle berikutnya, sinyal dari indikator lain, dan bahkan kalau perlu konfirmasi ke timeframe lain. intinya kalau menurut sya doji ini cukup sebagai sinyal yang patut dianggap penting kemunculannya, tapi untuk masuk cuma dgn doji dan harga sebelumnya, masih kurang valid itu posisinya
Fuad
19 DEC 2012
Menurut sy stop loss nya itu masih terlalu jauh lah kalau uptren akan sangat menguat seperti itu, mending balik ke penggunaan sr dg fibo atau pp aja supaya lebih yakin
Eko Jarwadi
20 MAR 2015
trlalu jauh gimana bro?? klo khawatir lost banyak mending pake trailing stop aja. pas tuh buat pasar yg lagi trending kuat, jadi klopun ke close sm sl g bakal2 banyak lostnya. masih ada profit yg kesimpen gitulah
Hari Santoso
8 JAN 2013
Jika tidak ingin posisi stop loss terlalu jauh dari level harga sekarang, ada baiknya menggunakan fasilitas trailing stop supaya level sop loss bisa lebih dinamis mengikuti pergerakan harga sekaligus mengunci profit. Dalam hal ini trailing stop bisa diatur secara otomatis atau manual, tergantung pada kepercayaan trader akan hasil analisanya.
Fuad
11 JAN 2013
Sy setuju dengan @Hari, untuk mencari level-level sr memang kalau bukan fibo atau pp ya trailing stop itu. Oleh karena nya fungsi doji lebih pantas difungsikan untuk mengenali pembalikan tren saja. Mungkin jika pengenalan doji lebih diperluas dengan variasi bentuk doji itu sendiri atau kombinasi dengan candle2 sebelum dan sesudah nya akan lebih meyakinkan untuk menggunakan nya sebagai penanda reversal, daripada harus menunggu tren doji selesai.
Hj
1 MAR 2015
Cara pengambilan sl tiap trader bisa beda-beda mas. Mungkin mas gak suka ambil dari doji, lebih percaya sma fibo. its fine. Tapi maksudnya di sini stop loss dari doji kan sebagai rekomendasi aja. Barangkali ada trader yg udah berhasil pake cara ini. Trailing stop cuma fasilitas platform aja, cara mencari level2nya yg tepat juga butuh perkiraan, entah asal ambil selisih berapa pips, ato diamati scr manual dari potensi penguatan tren.
Rijalkalang
5 FEB 2015
mana tabelnya?
Admin
6 FEB 2015
@rijalkalang: mohon maaf Gan, ada kekeliruan penerjemahan di artikel itu. Yang dimaksud bukan "tabel", melainkan "grafik", yaitu grafik diatas paragraf tersebut. Bisa dilihat disana bagaimana stop loss disarankan ditempatkan tepat dibawah doji.
Admin
6 FEB 2015
@Aan Tri, @sebastian arie, @Fuad, @Hari Santoso:
Maksud gambar grafik dalam artikel tersebut itu begini: setelah muncul doji, kita lihat apakah candle berikutnya lebih tinggi atau lebih rendah dibanding candle sebelum doji muncul. Bisa dilihat bahwa candle setelah doji di grafik ternyata lebih tinggi daripada candle sebelum doji. Oleh karena itu, disarankan ambil posisi buy saat itu juga, dengan stop loss ditempatkan dibawah doji. Dengan cara ini, jika terjadi loss gara-gara reversal batal terjadi, maka kerugian yang ditanggung akan sedikit. Sedangkan potensi profitnya jauh lebih besar karena doji seringkali menjadi awal reversal. Memasang stop loss tepat dibawah doji dalam hal ini jauh lebih "hemat" ketimbang stop loss dengan PP, fibo, atau trailing stop yang biasanya ditempatkan beberapa puluh pip dari harga saat membuka posisi. Dengan PP, Fibo, atau trailing stop, kita mungkin akan rugi lebih besar karena terlambat mengetahui kalau reversal batal terjadi.
Fibonacci Sederhana
24 MAR 2015
Terima kasih informasinya ya gan
Admin
28 FEB 2019

Sama2 Gan, selalu utamakan Money Management apapun cara trading yang agan gunakan.

Kirim Komentar/Reply Baru
Ilmu Dasar Candlestick untuk Strategi Trend Reversal
Ilmu Dasar Candlestick untuk Strategi Trend Reversal
Cahyaning   4 Jan 2022   121  
3 Pola Candlestick Untuk Open Posisi Buy
3 Pola Candlestick Untuk Open Posisi Buy
Fatma Adriana   15 Dec 2021   466  
Belajar Pola Candle Penerusan Untuk Pemula
Belajar Pola Candle Penerusan Untuk Pemula
Cahyaning   7 Dec 2021   382  
Candle Pembalikan Arah yang Wajib Diketahui Pemula
Candle Pembalikan Arah yang Wajib Diketahui Pemula
Cahyaning   3 Dec 2021   453  
4 Cara Mengenali Pola Inside Bar Yang Menguntungkan
4 Cara Mengenali Pola Inside Bar Yang Menguntungkan
Fatma Adriana   15 Nov 2021   298  
Hammer vs Doji Candlestick, Mana Lebih Akurat?
Hammer vs Doji Candlestick, Mana Lebih Akurat?
Cahyaning   5 Nov 2021   345  
Teknik Trading Morning Star Candle dengan Indikator
Teknik Trading Morning Star Candle dengan Indikator
Cahyaning   3 Nov 2021   204  
5 Pola Candle Bullish Terbaik untuk Trading Bitcoin
5 Pola Candle Bullish Terbaik untuk Trading Bitcoin
Fatma Adriana   19 Oct 2021   278  
Cara Trading Inside Bar dan MACD, Layakkah Dicoba?
Cara Trading Inside Bar dan MACD, Layakkah Dicoba?
Fatma Adriana   16 Sep 2021   459  
Teknik Day Trading Dengan Kombinasi Inside Bar
Teknik Day Trading Dengan Kombinasi Inside Bar
Damar Putra   25 Aug 2021   532