Trading Dengan Pola Engulfing Candle

SAM 31 Oct 2014 Dibaca Normal 3 Menit
forex > candlestick >   #engulfing   #candle
Pola engulfing candle sering dijumpai baik pada time frame daily atau pada time frame yang lebih rendah. Selain mudah diamati, probabilitas trading dengan pola ini cukup tinggi.

Pola engulfing candle sering dijumpai saat kita ber-trading forex, baik pada time frame daily atau pada time frame yang lebih rendah. Trader harian sering kali mengambil keuntungan dari pola ini sebagai sinyal untuk entry. Selain mudah diamati, probabilitas trading dengan pola engulfing candle cukup tinggi terutama pada keadaan pasar yang sedang trending. Ada 2 jenis pola engulfing candle yaitu pola bullish engulfing dan pola bearish engulfing.

Pola Bullish Engulfing

Pola Bearish Engulfing

 

Bentuk Pola Engulfing Candle

Pola engulfing candle terdiri dari 2 bar candlestick dimana bar terakhir ‘menelan’ (engulf) bar sebelumnya dengan body candle yang lebih panjang. Pola engulfing ini akan makin valid jika memiliki ekor pendek atau tanpa ekor, karena ekor yang panjang mencerminkan ketidak pastian arah pergerakan harga atau kecenderungan untuk konsolidasi. Biasanya trader menentukan validitas pola ini dengan panjang ekor bar yang ‘menelan’ tidak lebih dari 20%-25% keseluruhan panjang body candle-nya.

Trading Dengan Pola Engulfing

Pada pasar yang sedang trending, pola ini mengisyaratkan terjadinya pembalikan arah trend (trend reversal), karena menunjukkan pergeseran momentum yang kuat dari sell ke buy pada keadaan downtrend, atau dari buy ke sell pada kondisi uptrend. Semakin kuat trend, semakin tinggi probabilitasnya. Selain itu, pola ini akan lebih akurat pada time frame yang lebih tinggi. 

Trading Dengan Pola Engulfing
A: pola bearish engulfing pada uptrend
B: pola bearish engulfing pada downtrend
C: pola bullish engulfing pada downtrend
D: pola bullish engulfing pada uptrend

 

Pola Bullish Engulfing

Pola ini adalah sinyal untuk membuka posisi buy. Untuk memperoleh hasil yang akurat, hendaknya dipastikan pergerakan pasar benar-benar dalam keadaan trending, bukan bergerak sideways atau konsolidasi.

Candle pertama harus bearish candle (warna merah pada gambar di atas) atau doji, dan candle berikutnya (engulfing candle) harus bullish candle (warna hijau) dengan body yang lebih panjang. Jika engulfing candle "menelan" 2 atau 3 candle sebelumnya maka probabilitasnya akan lebih tinggi.

 

Pola Bearish Engulfing

Pola ini adalah sinyal untuk membuka posisi sell. Sama dengan bullish engulfing, untuk memperoleh hasil yang akurat hendaknya dipastikan pasar benar-benar trending. Candle pertama harus bullish candle (warna hijau pada gambar di atas) atau doji, dan engulfing candle harus bearish candle (warna merah) dengan body yang lebih panjang. Jika engulfing candle "menelan" 2 atau 3 candle sebelumnya maka probabilitasnya akan lebih tinggi.

Contoh trading dengan pola engulfing:

Trading Dengan Pola Engulfing
Sebaiknya entry dilakukan setelah engulfing bar terbentuk. Pada contoh pola bearish engulfing diatas, level entry bisa pada sekitar level terendah bar pertama, dengan stop loss beberapa pip di atas bearish engulfing candle. Target ditentukan dengan level support atau dengan menggunakan fibonacci retracement atau expansion, sesuai dengan money management dan risk/reward ratio yang telah direncanakan.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Alam |  7 Mar 2018

Bagaimana cara mudah membaca candlestick yang akan terbentuk selanjutnya?

Lihat Reply [10]

 Yoski Yoshihara ... |  20 Jan 2013

masta saya mw tanya,sebelum kita masuk market dan menentukan OP point penting yg dilihat para trader kan ada 3:

1.membaca grafik
2.indikator
3.candlestick

yg jdi pertanyaan bgaimana kita menentukan OP dg cndlestick ?? Berapa TF yg ideal digunakan untk menganalisa harga ke depannya dg cndle? Buy/sell.
mungkin masterbisa share/mungkin ebooknya
tetapi lbih detail jgn hanya polacndlesticknya saja mgkin dg dilihat dri VSA mgkin sbgai cntoh :apabila cndle body bullish memanjang tetapi cndle slanjutnya body cndle kecil dg ekor panjang artinya harga akan turun/kekuatan seller lbih besar.

mhon dijelaskan master.mgkin bila ada ebooknya dishare spya para nubie pada tau.tpi tolong jgn polacndle nya saja...... Thanks

Lihat Reply [2]

 Arwidya N |  24 Oct 2014

Cara2 apa saja yang bisa digunakan untuk naked trading selain dari pengamatan pola candlestick?

Lihat Reply [8]

 Roni |  29 Oct 2015
Bos..pair apa ya? yang candle hariannya jarang berbentuk bullish/bearish?karena saya suka pair yang ada ekor2nya,biar kalo loss tidak terlalu banyak,soalnya saya gak suka pakai SL.

Lihat Reply [1]

 Muhammad Yusuf |  12 Nov 2017
saya ingin bertanya master, apakah ada formasi candlestick dan price pattern yang lain selain formasi populer seperti harami, engulfing, dll? lalu bisa tidak kita menghitung jumlah candle stick bullish dan bearish dalam suatu trend, jika candle bullish lbh banyak dri candle bearish maka trend akan up trend

Lihat Reply [1]

 

Komentar @inbizia

dilihat dari pengamatanku, mungkin bisa juga diliat di pola engulfing bahwa candle ke-2 dibuka di range candle sebelumnya, hanya saja dia bentuknya lebih besar. sedangkan yang seperti evening star itu candle kedua opennya di luar range candle pertama (diatas close level). tapi dgn bentuk engulfing yg seperti itu, tampaknya lbh mudah mengenali evening star untuk reversal.
 Arda Firmanto |  10 Aug 2015
Halaman: Trading Dengan Pola Engulfing Candle
@ Surodjo:

Berakhirnya trend bisa diketahui setelah koreksi atau retracement mencapai lebih dari 100%. Perkiraan kemungkinan akan terjadi trend reversal jika Fibo Retracement telah melewati 61.8%.

Keadaan reversal tidak menunjukkan berakhirnya trend, tetapi menunjukkan terjadinya koreksi. Keadaan koreksi sendiri bisa berakhir ketika telah mencapai level tertentu misalnya 38.2% Fibo atau 50% Fibo, dan kemudian berbalik meneruskan arah trend. Jika koreksi melebihi Fibo retracement 100%, baru bisa diasumsikan terjadi trend reversal.

Keadaan reversal bisa diamati dari bar candlestick yang membentuk formasi price action tertentu, seperti pin bar, doji, engulfing, morning star atau evening star. Baca juga: Dasar-Dasar Strategi Trading Dengan Price Action
Meski demikian, untuk validitasnya price action tsb harus dikonfirmasi oleh indikator trend misalnya ADX, parabolic SAR, MACD, atau Bollinger Bands.

Konfirmasi dengan Bollinger Bands untuk keadaan reversal adalah jika penutupan bar candlestick berada di bawah middle band (untuk yang sebelumnya uptrend), atau di atas middle band (untuk yang sebelumnya downtrend). Untuk akurasi, sebaiknya dikonfirmasi lagi dengan indikator trend yang lain.

Mengenai tanda bahwa trend masih akan berlanjut adalah jika koreksi atau retracement telah berakhir, dan harga mulai bergerak searah dengan trend semula. Dalam hal penunjukan indikator Bollinger Bands, bar candlestick tidak menembus middle band.

Sebagai masukan, untuk analisa trend jangka menengah panjang biasanya trader menggunakan analisa dengan gelombang Elliot (Elliot wave).
 M Singgih ... |  29 May 2020
Halaman: Cara Sederhana Untuk Menentukan Support Dan Resistance
Halo Agung. Entry Sell/Buy dapat dilakukan bila ada konfirmasi pada indikator Stochasitic. - Entry Buy, dapat dilakukan jika candle bergerak di atas garis EMA, dan terjadi oversold di indikator Stochastic. - Entry Sell, dapat dilakukan jika candle bergerak di bawah garis EMA, dan terjadi Overbought pada indikator Stochastic. Disarankan sebelum menggunakan strategi ini, pastikan trader sudah menguji di akun demo terlebih dahulu. Terima kasih.
 Damar Putra |  21 Mar 2022
Halaman: Cara Scalping Menit Dengan Ema Dan Stochastic
seperti yang sudah diinfokan dalam artikel, candlestick marubozu bisa di kombinasikan dengan indikator Fibonaci Retracement, Stochastic Oscillator, pola chart, dan lain sebagainya
 Michelle Fox |  13 Apr 2022
Halaman: Strategi Trading Kripto Dengan Marubozu Candlestick
Masih noobs bgt di forex, belajar candle2 begini lumayan pusing tapi menantang juga. Sejauh ini sih paling susah ngelawan emosi sendiri, seringkali gak sabar nunggu candlenya nutup dan memaksakan diri buat buka posisi. Apa ada tipsnya ya biar gak emosional, hehe
 Mirzaa |  14 Apr 2022
Halaman: Apa Yang Dimaksud Shadow Candle Forex
Jujur masih agak bingung dengan cara naked trading, saya sich ngerasa pusing kalau menghapal terlalu banyak candlestick. Apa ada bocoran, apa saja candlestick yang efektif? Makasi master
 Rully |  19 Apr 2022
Halaman: Cara Trading Tanpa Indikator Untuk Profit Maksimal

Kamus Candlestick

Hanging Man
Hanging Man
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick yang membentuk gap naik dari candlestick sebelumnya. Terjadi di akhir uptrend, Hanging Man memiliki sumbu bawah yang lebih panjang dari body-nya. Sinyal bearish reversal dari pola ini terkonfirmasi apabila candlestick selanjutnya bersifat bearish atau membentuk gap turun, dan ditutup melemah dari harga pembukaannya.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Bullish Hammer
Bullish Hammer
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick yang ditutup di dekat atau pada harga tertingginya (High), sehingga menandakan pelemahan momentum downtrend. Semakin panjang sumbu bawah dan semakin kecil body candlestick, maka semakin signifikan pula sinyal bullish-nya.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Dragonfly Doji
Dragonfly Doji
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick di akhir downtrend. Sell-off dalam skala besar terjadi setelah candlestick dibuka, sehingga harga membentuk sumbu bawah yang sangat panjang. Akan tetapi, harga kemudian justru ditutup dekat harga pembukaan atau bahkan harga tertingginya. Ini menandakan pelemahan dalam sentimen bearish dan beralihnya kendali pasar ke sisi buyer. Semakin kecil body dan semakin panjang sumbu bawahnya, maka semakin kuat pula sinyal pembalikan bullish-nya.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Evening Star
Evening Star
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bullish panjang, diikuti oleh candlestick kedua yang membentuk gap naik dan ber-body kecil (harga pembukaan dan penutupan nyaris sama). Candlestick ketiga merupakan konfirmator karena bersifat bearish. Semakin besar body candle ketiga, semakin tinggi akurasi sinyal bearish reversal-nya.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Ingin mengetahui pola-pola Candlestick lainnya yang memiliki akurasi tinggi. Lihat Daftarnya Disini.
Komentar[21]    
  Dewi   |   1 Nov 2014
Betul juga pola ini ya pak guru. Tapi kalo pola nya begini apa masuk dalam Engulfing?

terimakasih atas saran dan jawaban pak guru...
  M Singgih   |   12 Apr 2015
@ dewi :
Bukan, itu masuk ke Evening Star, perlu konfirmasi bar sesudahnya. Pola Evening Star adalah bersifat bearish sesudah bullish (jadi bearish reversal).

Pada gambar diatas bar ke 3 adalah konfirmatornya. Level penutupan bar 3 minimal setengah dari bar pertama.
  Arda Firmanto   |   10 Aug 2015
dilihat dari pengamatanku, mungkin bisa juga diliat di pola engulfing bahwa candle ke-2 dibuka di range candle sebelumnya, hanya saja dia bentuknya lebih besar. sedangkan yang seperti evening star itu candle kedua opennya di luar range candle pertama (diatas close level). tapi dgn bentuk engulfing yg seperti itu, tampaknya lbh mudah mengenali evening star untuk reversal.
  Viki Adisty   |   15 Apr 2015
Sering sebel nih sama candle ini. Abisnya harga serasa sudah turun jauh pas abis muncul nih candle. Jadi kalo pas siap-siap open takut harga udah kerendahan.
  Rimba   |   16 Apr 2015
Oooo..justru malah ini sinyal candle yang ditunggu..say. Jangan buru-burulah kalo mo ambil posisi. Semua butuh konfirmasi. Jangan asal pasang. Dan yang jelas jangan takut untuk open di harga yang udah jatuh dengan posisi sell.
  Ranto Wardoyo   |   16 Apr 2015
Makanya dibanyakin main di akun demo. Semakin terbiasa kita dengan kejadian yang munncul di pasar dengan berbagai variasinya. Mau turun ratusan pip sekali candle pun gak bakal masalah. Asah mental dan teknik di akun demo. Nah..kalo sudah mahir, baru masuk ke akun riil. Itupun mulai lagi dengan akun micro. Biar gak keringat dingin...hehehhe
  Diki Anwar Asmad   |   18 Apr 2015
Ketakutan kan manusiawi..bang. Masing-masing trader punya rasa itu kan?
  Rangga   |   20 Apr 2015
Kalo mau menikmati ketakutan sebaiknya persis seperti yang dibilang bapak master di atas. Pakailah fasilitas demo sepuasnya untuk mengikis perasaan itu. Harapannya begitu sudah matang dan main duit beneran dah gak mikirin lagi. Semua sudah terrukur dan terbiasa.
  Geri Xx   |   21 Apr 2015
Pola engulfing ini sering juga nipu lho. Hati-hati sebelum open. Perhatikan juga resiko harga bergerak mantul kembali. Kadang kita lupa kalau ada potensi harga bisa bergerak tidak lagi nuruti sentimen pola engulfing ini.
  Fuad   |   21 Apr 2015
Betul..kang. Ane udah pastikan dengan konfirmasi tren line pun masih sering mentah nih sinyal. Jadi yaa..harus baek-baek pasang lot dan target biar gak cepet gulung tikar...hahaha
  Rina Wijayanti   |   22 Apr 2015
Kenapa gak ditambahin osilator..pak? Biar ketahuan kondisin sinyal udah over sold/bought ato belum. Mudah kan?
  Togar   |   22 Apr 2015
Jangan terpaku pada candle seperti itu. Pikirkan juga situasi fundamentalnya. Jangan-jangan ada news mo lewat. Langsung main hajar. Ketarik minus baru tau rasa..hiihihi.
  Koki   |   7 Jun 2015
kalau ndak salah, malah ada cara konfirmasi arah harga setelah news dg pola candle.

mungkin sebetulnya bukan di indikator mana yg diperhatiin, tpi bagaimana dn kapan sinyalny digunakan sewaktu ada rilis news.
  Handaya Pujo   |   25 Apr 2015
Jika berminat melihat candle sebagai sinyal, selalu gunakan timeframe berdurasi panjang. Minimal satu hari. Biar ketahuan secara keseluruhan sentimen pasar dunia dengan pair tersebut mau dibawa kemana. Dengan begitu kemungkinan ada riak-riak ditengah posisi yang sudah terbuka akan dengan mudah terantisipasi.
  Gita   |   25 Apr 2015
Mo nya sih gitu..om. Tapi suka kurang sabar kalau harus nungguin seharian gak ngapa-ngapain.
  Heni Asri   |   26 Apr 2015
Nah kenapa harus ditungguin..jeng. Tinggal shooping kan enak. Trading tuh gak kayak kita nungguin dagangan di toko. Dipantengin aja tuh barang. Banyak kegiatan lain yang bermanfaat. Makanya benar kata si..om di atas. Dengan pilihan D1 sebagai dasar analisa kita, waktu untuk trading praktis sangat singkat. Cukuplah sehari open satu posisi..dah cukup. Kalau lagi pasar bagus bisalah seminggu dapat peluang terus. Enak kan? Ngapain capek-capek di depan laptop buat nungguin candle muncul.
  Franky   |   10 Jan 2019

Terkadang saya sudah mengikuti pola diatas, tapi kenapa tebakan trading saya masih salah. Kelihatannya mau ke atas, saya pilih BUY, tapi gak taunya candle malah turun. huffth

  Totok   |   11 Jan 2019

Jangan cuman berpedoman sama pola bang. Pakelah indikator yang ada di platform. Guna banget tuh buat verifikasi sinyal.

  M Singgih S   |   5 Apr 2019

@Franky:
Sebelum entry, sebaiknya dikonfirmasikan dengan indikator teknikal untuk mengetahui validitas dari sinyal engulfing tsb. Konfirmasi bisa dengan indikator trend (MA, MACD atau ADX), atau indikator momentum (RSI atau stochastic).

  Refizma   |   3 Apr 2019

pak apakah semua pattern probabilitasnya tetap sama pada timeframes yang berbeda?

  M Singgih S   |   5 Apr 2019

@Refizma:
Tidak sama. Pada time frame yang lebih tinggi probabilitasnya akan semakin tinggi. Misal pattern yang muncul pada time frame daily probabilitasnya akan lebih tinggi dibandingkan pattern yang sama yang muncul pada time frame H1.

Info Karir
Kontak Kami
Tentang Kami
Peraturan
Terms Of Use
Privacy Policy
Arsip