Trading Dengan Strategi Inside Bar

SAM 16 May 2013 Dibaca Normal 7 Menit
forex > candlestick >   #inside-bar   #strategi-trading
Pola Inside Bar sebenarnya sering muncul di Chart, tetapi seringkali trader melewatkannya. Supaya dapat peluang trading, mari kita belajar cara trading Inside Bar dengan tepat.

Banyak trader chartist yang menggunakan strategi Inside Bar karena mempunyai probabilitas tinggi dengan risk/reward ratio yang memadai. Hal ini diakui oleh salah satu pakar Price Action, Nial Fuller, yang menganggap bahwa Inside Bar mengusung salah satu sinyal trading dengan Setup terbaik. Pola candlestick sederhana tersebut mampu menghasilkan profit konsisten, karena peluang trading sering muncul saat harga menembus High atau Low candle sebelumnya.

Cara trading Inside Bar juga cukup mudah dan fleksibel karena dapat dikombinasikan dengan beragam indikator pendukung, sehingga dapat digunakan oleh semua kalangan trader, baik pemula maupun veteran.

Dalam artikel ini, Anda akan belajar beragam strategi Inside Bar, mulai dari cara dasar sampai teknik tingkat lanjut.

 

Cara Trading Inside Bar Dasar, Kuasai Ini Dulu Sebelum Bereksperimen

Sebelum belajar strategi Inside Bar tingkat lanjut, ada baiknya bagi pemula untuk memahami dasar-dasar cara trading terlebih dulu. Kalau Anda sudah menguasai langkah dasar ini, Anda dapat mengeksplorasi strategi Inside Bar sesuai sistem trading masing-masing.

 

1. Kenali Posisi Dan Ciri Khas Pola Candle Inside Bar

Inside Bar adalah sebatang candle atau lebih dengan nilai High dan Low sepenuhnya berada dalam Range bar sebelumnya. Maksudnya, candle Inside Bar selalu lebih kecil karena nilai tertingginya lebih rendah, serta nilai terendahnya lebih tinggi dari candle sebelumnya. Dalam pembacaan Inside Bar, candle terbesar (dengan nilai High tertinggi dan Low terendah) disebut sebagai candle induk (Mother Bar). Secara visual, beginilah penampakan candle Inside Bar pada chart:

pola dasar inside bar

Perhatikan, bagaimana candle-candle Inside Bar terbentuk di dalam range Mother Bar. Umumnya, trader pemula mengganggap jumlah Inside Bar hanya terbatas pada satu candle saja, tapi kenyataannya, satu candle induk dapat diikuti oleh lebih dari satu Inside Bar.

Garis besarnya, semakin banyak candle kecil yang berada di dalam range Mother Bar, berarti harga bergerak dalam kondisi Sideways. Dalam kondisi tersebut, akurasi sinyal menurun karena harga memiliki potensi sama besar untuk bergerak naik atau turun.

 

2. Perhatikan Kapan Breakout Terjadi

Sinyal trading pada strategi Inside Bar muncul ketika harga menembus batas nilai tertinggi atau terendah Mother Bar. Secara spesifik, sinyal Buy dihasilkan ketika harga menembus batas High candle induk, sedangkan sinyal Sell terbaca saat harga menerobos batas Low Mother Bar.

sinyal inside bar

Semakin cepat Breakout terjadi, semakin kuat potensi harga untuk bergerak ke salah satu arah. Sebaliknya, jika Breakout tertunda lama atau semakin banyak jumlah Inside Bar yang mengikuti candle induk, akurasi candle semakin menurun.

 

3. Persiapkan Rencana Eksekusi Order

Setelah yakin dengan akurasi sinyal Inside Bar, selanjutnya Anda harus menentukan peraturan pembukaan dan penutupan posisi (Entry & Exit Rules). Umumnya, posisi dibuka setelah harga ditutup di atas High atau di bawah Low candle induk. Berikutnya, Exit Rules ditentukan dari target profit atau batas kerugian.

Entry & Exit Rules dapat diatur dengan bantuan rasio Risk dan Reward, atau menggunakan petunjuk dari Price Action candlestick. Sebagai tambahan, kedua peraturan tersebut tidak bersifat absolut, karena setiap trader dapat memodifikasinya sesuai dengan prosedur sistem trading masing-masing.

Tiga langkah tersebut adalah dasar-dasar dari cara trading Inside Bar. Bila dipraktekkan dalam kondisi trading nyata, berikut adalah contohnya:

inside bar

Dari chart USD/JPY (D1) di atas, sinyal beli muncul ketika harga menembus harga tertinggi (High) dari candle induk. Posisi trading dapat dibuka begitu sinyal beli terkonfirmasi dengan penutupan harga lebih tinggi dari High candle induk pada Timeframe lebih kecil (misalnya H4).

Target profit diletakkan beberapa pip di atas harga tertinggi beberapa candlestick sebelumnya sebagai titik akhir tren. Sedangkan batas kerugian (Stop Loss) dipasang beberapa pip dari level Low candle induk.

 

Anda dapat mempraktekkan sendiri strategi Inside Bar dasar sesuai dengan langkah-langkah yang disebutkan di akun demo. Cobalah untuk bereksperimen di akun demo tersebut sampai mendapat hasil meyakinkan (Gross Profit > Gross Loss).

 

Upgrade Cara Trading Inside Bar

Seiring dengan pengalaman trading, seorang trader dapat memodifikasi strategi Inside Bar dasar untuk meningkatkan akurasi sinyal trading. Berikut adalah beberapa metode populer yang patut Anda coba:

 

A. Target Level Kunci Dengan Support Dan Resistance

Mengetahui letak Support dan Resistance dapat meningkatkan akurasi dan kualitas strategi trading Inside Bar secara signifikan. Alasannya, pada kedua titik tersebut, harga berpotensi besar untuk berbalik arah atau meneruskan tren dengan kuat.

target profit stop loss

Dengan bantuan garis Support, Anda dapat membidik sinyal Inside Bar dengan akurasi tinggi. Terbukti, setelah harga menembus High candle Induk, harga terus mendaki hingga mencapai target profit 2 kali lipat dari batas kerugiannya (rasio Risk/Reward 1:2).

Garis tersebut ditarik dari level Resistance yang telah berhasil ditembus, tapi kemudian menjadi level Support penting karena harga turun dari puncaknya, lalu mengetes level tersebut kembali.

 

b. Strategi Candlestick Lovers

Bagi para trader Price Action, pola-pola candlestick sudah jadi makanan sehari-hari. Kalau Inside Bar saja belum memuaskan, kenapa tidak dikombinasikan dengan pola-pola candlestick lainnya pula? Misalnya, Pola Candlestick Inside Bar seringkali diawali atau diikuti dengan Pin Bar. Bila keduanya diramu dengan tepat, sinyal akurasinya juga sudah pasti meningkat.

cara trading inside bar plus pin bar

Lingkaran abu-abu memperlihatkan upaya harga untuk menguji level tinggi yang sejajar dengan nilai Low Bullish Pin Bar dari beberapa candle sebelumnya. Namun setelah gagal menembusnya, harga kembali terjun. Kenapa harga tampak memantul dari level tersebut?

Bila diperhatikan, harga mengalami Breakout setelah muncul pola Inside Bar dengan candle Bearish Pin Bar sebagai candle induknya. Dari titik Breakout tersebut, bias arah harga dikuasai oleh tekanan jual.

Sumbu atas lebih panjang dari badan pada Pin Bar Bearish, mengindikasikan tekanan jual kuat. Berikutnya, candle Bullish kecil yang mengikuti Pin Bar tadi menandakan bahwa upaya pembeli untuk mendorong harga naik ternyata masih lebih lemah daripada kekuatan penjual (range Inside Bar < Range candle induk Pinbar).

 

c. Tune-Up Indikator

Setiap trader teknikal biasanya memiliki indikator-indikator pilihan sebagai andalan untuk mendapatkan sinyal trading. Indikator-indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat pendukung untuk meningkatkan akurasi sinyal Inside Bar.

tune up indikator

Pada contoh chart di atas (USD/JPY, D1), indikator Bollinger Bands dan MACD digunakan sebagai konfirmator sinyal. Lower Band dari BB menunjukkan level Support dinamis, dengan asumsi bahwa harga berpotensi berbalik naik setelah menyentuh titik terendahnya. Sedangkan histogram pada indikator MACD menunjukkan momentum tren terkini; semakin tinggi posisi histogram MACD, semakin kuat tren mendaki.

Inside Bar #1 akurasi sinyalnya lebih baik daripada #2. karena histogram MACD pada #1 tampak jelas mendaki daripada histogram #2 yang terlihat meragukan. Dari pengamatan tersebut, menurut Anda, bagaimanakah strategi trading Inside Bar #3?

Tiga modifikasi cara trading Inside Bar di atas hanyalah sebagai pengantar saja. Seiring jam terbang dan pengalaman trading, Anda akan menghasilkan sistem trading unik yang benar-benar cocok dengan kebutuhan dan gaya trading pribadi.

Secara singkat, cara trading inside bar dapat dilihat dalam infografis ini.

Trading dengan inside bar

 

Masih Butuh Materi Belajar Strategi Inside Bar Tambahan?

Belum puas dengan teori saja? Ingin langsung belajar dari Masternya? Berikut adalah beberapa alternatif media belajar yang mungkin lebih cocok dengan kebutuhan Anda:

a. Video: unggahan video melalui Youtube ini menjelaskan dasar-dasar strategi trading Inside Bar, seperti bagaimana cara mengenal pembentukan formasi ini dan bagaimana teknik mengatur pembukaan posisi.

 

b. E-book: Japanese Candlestick Charting Techniques oleh Steve Nison. Disusun oleh Master dan pelopor analisa Price Action menggunakan beragam pola Candlestick, e-book ini menjelaskan secara rinci cara trading Inside bar.

ebook candlestick jepang

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Farid Dwiyo |  10 Feb 2016
masta sy lagi belajar candlestick. sy ingin tanya bagaimana y cara membedakan candle inside bar sm harami? krn sy lihat kok keduanya mirip sekali. apa yg membedakan & mana yg lebih sering muncul di chart juga sinyalnya lbh oke? thks

Lihat Reply [8]

Formasi atau pola harami menggambarkan sentimen real time harga yang ada di pasar. Setelah anda melihat pola yang ada dengan menutupi candle, anda dapat melihat ke candle berikutnya untuk mengidentifikasi bias dan titik resiko yang jelas.

Thanks

Basir   10 Nov 2014

Untuk Farid Dwiyo

Inside bar adalah sebuah bar dengan level-level high dan low sepenuhnya berada dalam range bar sebelumnya. Sementara Harami bisa juga dikatakan sebagai turunan dari inside bar.

Harami merupakan salah satu pola pembalikan yang bermanfaat ketika sentimen pasar yang menggerakkan tren berpotensi berhenti sebelum akhirnya berbalik arah.

Konfirmasi harami umumya juga dibantu oleh pola candle ketiga yang semakin memperkuat sinyal pembalikan. Sebagai contoh, bila di akhir downtrend terbentuk bullish harami, maka tanda-tanda reversal uptrend akan semakin terkonfirmasi. Sebaliknya, jika candle ketiga dalam bearish harami adalah candle bearish, maka sinyal pembalikan downtrend akan semakin tervalidasi.

Dalam kondisi ini, tampaknya harus banyak berlatih dan mengasah keterampilan untuk memahami pola candlestick.

Anda bisa menyimak mengenai ulasan harami dan inside bar.

Thanks.

Basir   11 Feb 2016
makasih masta. dari jawaban diatas sy pahamnya kl harami ada konfirmasi candle ke3 sdngkan inside bar tdk ada candle ke3nya?
Farid Dwiyo   11 Feb 2016

Untuk Farid Dwiyo

Itulah yang membedakan antara Harami dan Inside Bar. Dua alasan Inside bar terbentuk adalah:

1. Inside bar terbentuk karena adanya konsolidasi yang terjadi pada pasar saat itu. Secara kasarnya pasar sedang menimbang-nimbang apakah harga sudah oversold apa belum dan sebaliknya.

2. harga tidak bergerak semestinya. yang umumnya cenderung terjadi adalah setelah harga bergerak bervolume besar naik atau turun, pasar mulai konsolidasi dan membentuk inside bar.

Inside bar bisanya terbentuk di sekitar:
1. Zona support & resistance.
2. Pivots.
3. Daily high atau low  candlestick jika Anda trade dalam 1 jam atau jangka waktu 4 jam.
4. Tingkat level  fibonaccie.

Ketika sebuah inside bar terbentuk di sekitar lokasi tersebut, itu dianggap signifikan. Dalam arti signitifikan adalah harus memberikan perhatian lebih untuk menganalisa area tersebut.

Thanks

Basir   12 Feb 2016

@ Muhammad Yusuf:

- …. bagaimana melihat sifat inside bar apa harus menunggu candle selanjutnya….

Jawaban:

Sebaiknya memang begitu karena inside bar menunjukkan keadaan konsolidasi. Bar setelah inside bar pun kadang bisa salah (false) yang biasanya disebut dengan sinyal palsu (fakey).

Oleh karena itu untuk menghindari jebakan sinyal palsu, price action termasuk inside bar harus selalu dikonfirmasikan dengan level-level support atau resistance, dan juga indikator teknikal.

-…. atau melihat sifat inside bar yang berada di range sebelumnya saja (bullish/bearish?

Jawaban:

Inside bar memang selalu berada dalam range dari bar sebelumnya. Dalam istilah price action, bar atau candle yang berada tepat sebelum inside bar disebut dengan outside bar, tetapi istilah ini tidak lazim digunakan. Yang harus Anda perhatikan bukan bar sebelumnya tetapi bar sesudahnya, break atau tidak.

Saat terbentuk inside bar, pasar sedang konsolidasi, kalau break level tertinggi bar (candle) sebelumnya maka akan cenderung bullish, dan sebaliknya jika break level terendah bar sebelumnya maka akan cenderung bearish.

- …. lalu jika kita melakukan price action cocokkah jika dibarengi dengan stochastic 5,3,3 sebagai konfirmasi?

Jawaban:

Untuk time frame H1 (1 jam) dan dibawahnya (M30, M15 dsb) bisa, tetapi untuk time frame diatas H1 (H4, daily) gunakan stochastic 14,3,3. Semakin rendah time frrame trading biasanya digunakan parameter yang lebih rendah agar responnya lebih cepat.

M Singgih   16 Nov 2017

Tambahan penjelasan yg sgt baik. thanks

Rindu   20 Oct 2021
Izin bertanya coach, bagaimana melihat sifat inside bar apa harus menunggu candle selanjutnya atau melihat sifat inside bar yang berada di range sebelumnya saja (bullish/bearish? lalu jika kita melakukan price action cocokkah jika dibarengi dengan stochastic 5,3,3 sebagai konfirmasi?
Muhammad Yusuf   12 Nov 2017

Pola harami pada candle yang tepat itu sebenarnya seperti apa?

Anjar Lukito   10 Nov 2014
 Abdul Munawari |  11 Jan 2019

Mohon penjelasannya mengenai pola rectangle berikut:

Pola


Pola

Lihat Reply [1]

Untuk Abdul Munawari,

Pola rectangle biasanya mencerminkan keadaan pasar yang sedang berkonsolidasi (sideways). Pola rectangle biasanya sebagai pertanda akan berlanjutnya suatu tren atau justru terjadi reversal. Trading dengan pola ini biasanya menggunakan konsep breakout, yakni Anda harus menunggu dulu agar harga berhasil menembus batas atas (resisten) atau batas bawah (support) pola rectangle.

Tembusnya batas atas (resisten) pola rectangle pada sebuah uptrend dapat dijadikan pertanda bahwa tren naik akan kembali berlanjut. Namun sebaliknya, pergerakan reversal akan terjadi jika batas bawah (support) dari pola rectangle pada sebuah uptrend berhasil ditembus.

Untuk downtrend, harga harus berhasil menembus batas bawah pola rectangle agar bisa melanjutkan tren turun. Namun jika batas atas pola rectangle yang berhasil ditembus, maka harga akan berbalik menguat.

Berikut contoh pola rectangle pada sebuah downtrend yang kemudian berakhir menjadi pergerakan reversal. Perhatikan chart XAU/USD Daily berikut ini!

XAUUSD Daily

  1. Harga sedang bergerak dalam tren bearish / downtrend. Indikator teknikal seperti RSI, OsMA dan Bollinger band juga tampak mengkonfirmasi pergerakan downtrend tersebut.
  2. Tren turun tampak mulai melemah seiiring dengan terbentuknya pola rectangle. Tampak harga sedang berkonsolidasi didalam range batas atas 1215.50 dan batas bawah 1180.24. Pada fase ini, pasar berkemungkinan akan kembali melanjutkan tren bearish, atau justru akan terjadi reversal setelah menembus salah satu batas dari pola rectangle ini. Skenaro yang bisa dipersiapkan adalah memasang posisi Sell setelah batas bawah mampu ditembus atau posisi buy jika batas atas yang justru ditembus. 
  3. Tampak pada zona biru, terdapat candle bullish engulfing yang langsung mempenetrasi batas atas pola rectangle. Breakout tersebut terlihat makin valid dan terkonfirmasi karena harga mampu ditutup diatas level atas dari pola rectangle dan indikator teknikal RSI dan OsMA juga menunjukkan pembacaan sinyal beli. Oleh karena itu skenario Buy akan diambil.
  4. Pemasangan skenario setelah breakout pola rectangle dapat menggunakan pending order. Pending order buy dapat diletakkan pada batas atas pola rectangle yang telah ditembus (1215.50) dengan Stop Loss pada batas bawah (1180.24) pola rectangle tersebut. Take profit yang disarankan adalah sebesar jarak range rectangle yang terbentuk, dalam hal ini Take Profit diletakkan pada level 1250.76 dengan penggunaan risk:reward 1:1.

Kurang lebih seperti itu gambarannya jika hendak bertrading dengan pola rectangle tersebut.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   11 Jan 2019
 Asmila |  20 Feb 2019

Saya sudah menemukan strategi trading dengan MA dan Oscilator. Sudah saya coba di Demo Account dan berkali-kali profit. Adakah hal lain yang harus saya persiapkan untuk menyempurnakan strategi trading saya?

Lihat Reply [30]

Untuk Asmila,

Kalau Anda sudah yakin dengan akurasi dari strategi dan analisa yang digunakan, dan bisa menghasilkan profit yang konsisten dari strategi trading dan money management tersebut, maka Anda boleh mencoba bertrading dengan akun real.

Namun perlu diingat bahwa terdapat perbedaan suasana dan aura psikologis antara trading di akun demo dengan akun real. Jika Anda belum mampu menguasai emosi dan psikologis dengan baik, bukan berarti Anda tidak boleh membuka akun real. Hanya saja, demi melatih emosi dan psikologi terlebih dahulu, sebaiknya Anda menggunakan dana yang kecil sebagai permulaan Anda bertrading dengan uang sungguhan. Jika Anda mampu mengatasi emosi & psikologis dan tetap bisa menghasilkan profit yang konsisten seperti bertrading pada akun demo, maka barulah Anda boleh menambah jumlah deposit menjadi lebih besar.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   20 Feb 2019

Untuk Hani,

Strategi hedging atau locking adalah strategi yang biasanya digunakan untuk mengantisipasi kerugian. Mengenai strategi apa yang efektif digunakan pada pasar forex, itu tergantung dengan tipe dan gaya Anda bertrading. Apakah Anda condong ke seorang scalper? Atau ada lebih nyaman bertrading dengan santai ala intraday? Atau justru Anda cenderung ke sosok long-term investor? Semua itu mempunyai cara dan strateginya masing-masing.

Baik scalper, intraday ataupun long-term, hal utama yang perlu diperhatikan oleh mereka semua adalah menentukan tren yang sedang berlangsung sebelum memutuskan untuk memasuki pasar. Teknik yang umumnya digunakan adalah teknik buy on dips dan sell on rallies. Namun pada saat kondisi trending, entry dengan mencari momentum breakout dinilai lebih agresif dan profitable.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   12 Mar 2019

Untuk Khobiburahman,

Saya sejujurnya hanya menggunakan indikator teknikal moving average dan Stochastic sebagai momentum entry atau exit. Selain itu, saya juga mengkombinasikan indikator tersebut dengan penerapan zona support dan resisten. Strategi setup yang saya gunakan adalah breakout dan bounce.

Ketika harga sedang berada disekitar zona support atau resisten, saya mengamati price action untuk mencari petunjuk apakah harga akan menembus level tersebut (break) atau hanya sekedar re-test yang berujung pada rejection (bounce). Kemudian saya padukan dengan indikator moving average dan Stochastic sebagai indikator konfirmator dan untuk mencari momentum entry dan exit.

Berikut tampilan chart pada Meta Trader yang saya gunakan.

chart

Indikator yang saya gunakan adalah:

  • Simple Moving Averages. Periode 20, close.
  • Stochastic. Periode %K14, %D3 dan slowing 3.
  • Preferred time frame H1 dan H4.


Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   20 Mar 2019

@ Fregian:

- …. sudah 2 th belajar forex, tetapi loss terus mungkin saya depositnya terlalu rendah kali ya?

Profit atau loss dalam trading forex tidak ditentukan oleh besar kecilnya dana untuk trading, tetapi ditentukan oleh sistem trading yang Anda gunakan.

Sistem trading terdiri dari metode, strategi entry dan exit dan strategi money management. Metode meliputi indikator teknikal yang digunakan, dan biasanya disesuaikan dengan type trading Anda, apakah ingin trading dalam jangka pendek (scalping atau trading harian), jangka menengah atau jangka panjang. Money management meliputi besarnya resiko per trade dan risk/reward ratio. Agar dalam jangka panjang bisa profitable sebaiknya risk/reward ratio lebih besar dari 1:1.

Sebelum digunakan, sistem harus dijui dengan backtest (ditest pada kondisi pasar yang telah lewat) dan forward test (ditest pada kondisi pasar sekarang dalam account demo), dan lihat persentase profitnya. Kalau persentase profit kurang dari 50% benahi lagi sistem tersebut.

- … supaya bisa menahan floating bila saya memasang di 0.01 x 5 x entry ( saya pakai teknik m singgihgale )

Ketahanan modal tergantung dari margin (leverage yang Anda gunakan), dan pair yang Anda tradingkan. Untuk contoh cara menghitung ketahanan modal, silahkan baca pada rubrik tanya jawab ini.

Sebagai catatan, dalam menggunakan teknik m singgihgale, modal yang diperlukan bisa relatif besar kalau salah posisi, karena kita tidak tahu pasti kapan pergerakan harga akan berbalik arah. Jadi risikonya cukup besar.

- …. yang saya pakai fibonacci retracement, level support n resistance,…

Fibonacci retracement sebenarnya juga menentukan level-level support dan resistance, kalau tidak bisa diamati dengan jelas mana support / resistance yang dominan. Kalau support dan resistance sudah jelas dari pengamatan, tidak harus dengan Fibo retracement, kecuali Anda ingin tahu batas-batas level koreksi yang sedang terjadi.

- ….. TF 4H , dan tidak lupa saya menerapkan money management juga, dan cenderung saya lebih tertarik menjadi scalper ….

Scalper biasanya tidak trading pada time frame H4, tetapi pada time frame H1 kebawah (M30, M15 atau M5), karena dalam scalping yang diharapkan adalah kecepatan pergerakan harga, untuk mendapatkan profit kecil (dalam pip) tetapi sering.

M Singgih   30 Jun 2019

terjawab sudah, trimakasih banyak Master, ilmunya sangat bermanfaat bagi kami trader yang baru ingin memulai investasi. saya senang dengan jawaban yang di berikan master, sudah lengkap semua . trimakasih. semoga tuhan membalas kebaikan anda semua. :)

Fregian   9 Jul 2019

@ Adi Santoso:

Agar pede dan tidak dipermainkan emosi, Anda harus trading berdasarkan sistem trading yang telah dipersiapkan dan telah diuji, serta terbukti menghasilkan keuntungan dalam periode waktu tertentu.

Sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management. Metode entry dan exit menggunakan analisa teknikal, strategi entry bisa berdasarkan analisa teknikal atau analisa fundamental, sementara money management terdiri dari risk management dan risk/reward ratio setiap kali entry. Metode entry dan exit yang umum adalah sinyal yang dihasilkan dari price action yang telah terkonfirmasi oleh indikator teknikal.

Strategi entry adalah cara yang Anda gunakan untuk entry, bisa berdasarkan analisa teknikal (misalnya entry ketika pasar trending / strategi breakout, atau ketika terjadi bouncing / strategi buy the dip / sell the rally. Strategi entry yang berdasarkan analisa fundamental adalah entry beberapa saat setelah rilis news data berdampak tinggi.

Yang perlu diketahui agar sistem trading bisa digunakan dengan baik:

1. Uji sistem tersebut dengan backtest (ditest pada kondisi pasar yang telah lewat) dan atau forward test (ditest pada kondisi pasar sekarang dalam akun demo), dan lihat persentase profitnya. Kalau persentase profit kurang dari 50% benahi lagi sistem tersebut.
2. Buat rencana trading yang jelas, lengkap dengan kriteria untuk entry dan exit, resiko per trade dan risk/reward ratio.
3. Jalankan rencana trading tersebut dengan disiplin, dan kendalikan emosi sewaktu trading. Rencana dan proses dalam trading seharusnya tidak dipengaruhi oleh emosi.
4. Buat jurnal trading untuk evaluasi. Benahi mana yang kurang dan tingkatkan persentase keuntungannya.

Dalam hal money management, agar dalam jangka panjang hasil trading profitable, Anda harus menentukan risk/reward ratio pada setiap trade lebih tinggi dari 1:1.
Jika sistem trading Anda profitable, maka angka harapan profitnya tinggi, yaitu kemungkinan besar hasil trading Anda secara keseluruhan akan profit.

M Singgih   28 Nov 2020

@ Yudhayana:

Setahu saya broker tidak melarang trader menjual program (EA) yang berisi sistem trading ataupun strategi trading.

 

M Singgih   14 Dec 2020

Mungkin yang dimaksud itu risikonya untuk tradernya pak setelah menjual sistem trading. Saya juga kepikiran seperti itu, misalnya sudah punya strategi ya ciamik, nah dibuatin ebooknya..terus dijual di forum, atau komunitas..

Apakah yang saya lakukan ini berpotensi melanggar hukum? Kan forex di Indo kek dipandang negatif gitu. makasih

Agus   14 Dec 2020

@ Agus:

Menurut kami tidak melanggar hukum selama tidak melakukan penipuan, atau ebook yang Anda jual bukan merupakan contekan. Di komunitas trading setahu kami banyak yang menjual EA, indikator dan juga jasa pembuatan EA.
Mungkin ada yang menganggap trading forex negatif, tetapi banyak broker lokal (yang dianggap legal) yang juga banyak tradernya. Mereka juga ada yang butuh EA, indikator atau mungkin juga buku pengetahuan tentang trading.

 

M Singgih   14 Dec 2020

@ Bimbim:

Anda bisa saja mengcopy strategi trader lain dalam jangka panjang, tetapi pastikan bahwa master yang strateginya Anda copy kinerja (performance)-nya bagus. Artinya master tersebut bisa menghasilkan profit yang konsisten dalam periode waktu tertentu, misal bisa profit sekian persen dalam sebulan.

 

M Singgih   11 Jan 2021

Berarti untuk melakukan semua proses tersebut membutuhkan waktu yang lama ya pak?

Dan untuk menguji tahap 1-4, itu lebih baik diuji menggunakan akun rill dengan modal kecil atau cukup dengan akun demo saja pak?

Adi Santoso   12 Jan 2021

@ Adi Santoso:

- Mengenai waktu yang dibutuhkan untuk proses pengujian ituy relatif, untuk proses backtest tidak membutuhkan waktu lama karena hasilnya bisa langsung diketahui, tetapi untuk forward test memang lebih lama.
- Untuk menguji secara forward test, biasanya dengan akun demo, tetapi jika ingin dengan akun riil juga tidak masalah.

 

M Singgih   13 Jan 2021

Apakah strategi trading itu, terus relevan untuk jangka panjang, maksud saya untuk jangka waktu 10 tahun misalnya. Apakah startegi tsb masih bisa dipakai pak?

Jabrix   19 Feb 2021

@ Jabrix:

Tidak. Sistem trading yang terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management seharusnya dievaluasi dari waktu ke waktu. Jika persentase profitnya sudah kurang dari 50%, maka harus dibenahi lagi sistem tersebut.

Caranya adalah dengan menguji sistem tersebut dengan backtest (ditest pada kondisi pasar yang telah lewat) dan atau forward test (ditest pada kondisi pasar sekarang dalam account demo), dan lihat persentase profitnya.

 

M Singgih   20 Feb 2021

Waow...mantul banget responnya....

Tapi saya mau tanya untuk yg nomer 4, apakah bapak bisa membagikan format jurnal tradingya dan gimana cara evaluasinya pak? 

William   11 Aug 2021

@ William:

Silahkan Anda baca di thread ini. Ada contoh jurnal dari para trader.

 

M Singgih   11 Aug 2021

@Lydia Dewi:

Pertama, untuk pernyataan kakak mengenai banyak trader yang loss karena strategi yang dipakai itu-itu saja bisa dibilang benar. Namun untuk sedikit meluruskan, bahwa jika ada dua orang trader sama-sama menggunakan strategi yang sudah teruji Profitable maka belum tentu dua-duanya juga akan mendapatkan keuntungan. Banyak sekali faktor yang berpengaruh di sana seperti, tingkat disiplin orang tersebut, Money Management yang digunakan, serta faktor-faktor teknis ataupun non-teknis lainnya. Jadi tidak bisa benar-benar disalahkan strategi yang digunakan.

Mengenai proses pembuatan sebuah strategi baru sebenarnya prosesnya simple. Kakak tinggal mengamati pergerakan market hingga menemukan sebuah pola yang terus menerus berulang dari waktu ke waktu. Pola-pola ini sendiri bisa muncul dari baik dari sisi visual harga, perhitungan matematis, bahkan hal-hal diluar market seperti kondisi market, gejala alam, dan lain sebagainya. Beberapa contoh di luar market itu bisa coba kakak baca di artikel kami tentang strategi paling aneh berikut.

Jika sudah menemukan pola berulang tersebut, kakak tinggal melakukan pengujian secara bertahap untuk melihat performa yang dihasilkan strategi pada market masa lampau dan masa kini. Contoh yang paling Simple yang sering digunakan saat ini adalah Breakout harga baik itu dari Ranging Price ataupun Moving Average.

breakout-1

Namun untuk bisa sampai ke tahap tersebut, tentu kakak harus belajar dari dasar terlebih dahulu mengenai pola pergerakan market itu. Ini juga termasuk belajar strategi-strategi yang sudah ada saat ini dari yang paling Simple hingga Advance. Sambil belajar dan mencari ini, kakak juga bisa coba menggunakan dan mempraktekkan hal yang sudah dipelajari tersebut. Seringnya, strategi-strategi yang kakak temukan saat ini bisa tercipta dari interaksi dan pengembangan strategi-strategi yang sudah ada sejak dulu. Jadi mungkin kakak bisa coba menemukan pola atau interaksi baru antara indikator-indikator yang bisa menghasilkan keuntungan daripada harus mencoba menemukan cara baru. Contohnya pada strategi yang memanfaatkan MA dan ADX berikut.

Nur Salim   23 Jan 2022

@Berry Putra: Ada beberapa strategi trading yang akuran dan menguntungkan yang bisa Anda gunakan dalam trading.

1. Price action trading

2. BBMA

3. Divergence trading

Untuk lebih detail mengenai ketiga strategi di atas, Anda bisa search pada website ini atau pada mesin pencarian. Sudah banyak artikel yang membahas ketiga strategi tersebut.

Kiki R   13 May 2022

strategi trading apa saja yang memiliki akurasi tinggi dan menguntungkan?

Berry Putra   12 May 2022

Saya pekerja kantoran full time, baru pulang ke rumah sekitar jam 6 sore. Ingin trading forex untuk pemasukan tambahan. Kira2 gaya trading yang paling sesuai buat saya bagaimana ya? Mohon tipsnya tq.

Anwar Badrus   6 May 2022

Jika anda cuma punya waktu saat pulang kerja, maka bisa mencoba swing trading. Metode ini tidak menuntut Anda untuk terus terpaku di depan layar.

Swing trading bisa dilakukan untuk trader jangka menengah. Kunci dari swing trading terletak pada analisa trend, agar Anda tahu kapan masuk dan keluar pasar yang tepat.

Untuk menjadi swing trader, bisa memanfaatkan indikator Fibonacci retracement, garis trend, dan pivot point.

Jika tidak suka memakai indikator, bisa menentukan titik entry dan exit dengan melihat level Support dan Resistance. Silakan baca artikel berikut untuk referensi:

Swing Trading, Strategi Forex Ideal Untuk Profit Maksimal

Ananta   1 Jun 2022

Halo para master, saya masih pemula, dan sudah 2 th belajar forex, tetapi loss terus mungkin saya depositnya terlalu rendah kali ya? hanya 10$ , kira kira berapa dana yang dibutuhkan untuk bermain forex dan supaya bisa menahan floating bila saya memasang di 0.01 x 5 x entry ( saya pakai teknik martingale ).

Saya sekarang sedang menguji teknik gabungan yang saya pakai di akun demo, yang saya pakai fibonacci retracement, level support n resistance, dan martingale, TF 4H , dan tidak lupa saya menerapkan money management juga, dan cenderung saya lebih tertarik menjadi scalper, mohon saran dari para master , salam sukses.

Fregian   27 Jun 2019

Saya tahu strategi hedging dan locking. Adakah strategi yg lain yg efektif di pasar forex?

Hani   12 Mar 2019

Para suhu, mohon inspirasinya untuk menampilkan strategi trading yg dipakai suhu. Mungkin bisa di screen shoot tampilan layar MT4/MT5 yg suhu pakai. 


Saya mau lihat indikator dan tools apa saja yang anda pakai. Makasih banyak suhu sudah berbagi.

Khobiburahman   20 Mar 2019

gw baru belajar forex 3 bulan belakangan ini setelah habis dana di invest robot. Sekarang masih baca-baca artikel dan ikut analisa dari strategi orang. Untuk bisa buat strategi sendiri bagaimana caranya? Apa emang harus pake strategi-strategi yang sudah ada? Logika gw, kalau trader banyak yg loss karena strategi yg dipake itu2 aja, kenapa ga bikin strategi atau indikator baru aja?

Lydia Dewi   23 Jan 2022

Mencopy strategi orang apakah tidak baik untuk jangka panjang? Soalnya saya punya mastah, kalau trading ngikutin dia rata2 profit..tapi kalau saya buat sendiri strateginya, malah loss...

Bimbim   8 Jan 2021

Saya dihadapkan pada dilema, saya ingin menjadi full time trader namun di lain sisi saat ini saya masih sangat bergantung pada signal dari analis lain. Jujur jika sang analisa tidak memposting analisanya, saya merasa tidak pede. Sudah pernah membuat analisa sendiri, namun masih belum pede memakainya. Bagaimana cara meningkatkan kepercayaan terhadap analisa / strategi trading yang kita buat sendiri.

Adi Santoso   25 Nov 2020

Apakah menjual strategi trading buatan kita sendiri diperbolehkan oleh broker?

Yudhayana   11 Dec 2020

Bagaimana cara mengetahui strategi trading kita sudah siap pakai uang real?

Sekarang masih uji coba di akun demo selama seminggu profit2 aja sih, ngk tahu di akun real gimana nanti.

Efraim   22 Jun 2022

@Efraim: Bagaimana cara mengetahui strategi trading kita sudah siap pakai uang real?

Cara mengetahuinya adalah dengan menguji performa trading Anda selama 3 bulan pada akun demo. Gunakan cara yang sama selama ini ANda gunakan saat trading akun demo.

Kalau selama 3 bulan ini performa trading Anda profitable dan konsisten, maka silakan Anda masuk ke akun real.

Kuncinya trading Anda harus profitable dan konsisten.

Kiki R   23 Jun 2022
 Idha Kusbiyanto |  11 Apr 2022

Apakah strategi di trading forex bisa digunakan untuk trading kripto?

Lihat Reply [5]

@Idha Kusbiyanto:

Selamat pagi bu, untuk jawaban dari pertanyaan ibu sebenarnya bergantung pada jenis strategi trading forex yang digunakan. Jika menggunakan Fundamental analisis atau gabungan antara Fundamental dan Teknikal analisis, maka besar kemungkinan strategi tersebut tidak akan dapat digunakan pada kripto karena memang dasar fundamentalnya yang hanya memiliki sedikit kesamaan. Namun jika strategi yang digunakan murni menggunakan teknikal, maka besar kemungkinan bahwa strategi tersebut dapat digunakan juga pada pasar kripto. Contoh yang paling sederhana adalah dengan menggunakan indikator MACD pada trading forex. Indikator teknikal ini juga dapat digunakan dengan sangat baik pada mata uang kripto seperti BTC/USD.

btc-macd

Hanya saja perlu diingat, biasanya diperlukan sedikit optimasi atau penyesuaian agar strategi tersebut dapat berjalan dengan baik pada kripto. Selalu ingat untuk melakukan Backtest dan Forward Test terlebih dahulu sebelum menjalankannya dengan uang sungguhan.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   13 Apr 2022

Selamat malam, Money Management untuk trading kripto sendiri sebenarnya hampir sama dengan Money Management lainnya. Prinsipnya adalah segitiga risiko yang terdiri dari batas toleransi kerugian yang ditetapkan, besaran Stop Loss yang digunakan, serta Lot/Share/Jumlah koin yang akan digunakan. Contohnya sebagai berikut:

mm-kripto

Harga yang naik pasca terbentuknya pola Candlestick Bullish Engulfing, kembali turun ke sekitaran pola tersebut. Karena pola ini juga berfungsi sebagai batas zona Support pada harga, maka besaran Entry dilakukan saat proses Retest tersebut dengan ketentuan sebagai berikut:

Modal = 100,000 USD.

Risiko yang siap ditanggung = 10%.

Stop Loss = 35,000 point.

maka Lot yang yang akan digunakan adalah = (10/100 * 100,000) / 35,000 = 0.28 Lot.

Sehingga jika harga turun dan mengenai Stop Loss sebesar 35,000 point, maka total kerugian yang akan ditanggung hanya sebesar 10% dari modal atau 10,000 USD.

Selain membatasi jumlah kerugian per transaksi seperti di atas, masih banyak cara lain yang dapat digunakan. Namun sebelum itu mohon di sadari, tujuan dari Money/Risk Management sebenarnya adalah untuk membatasi tingkat risiko saat trading kripto. Keuntungan yang lebih itu hanyalah sebuah bonus.

Terima kasih, semoga membantu.

Nur Salim   15 Apr 2022

@Amelia Nuryanti:

Secara garis besar baik itu di kripto, saham ataupun instrumen lain semua cara yang digunakan untuk menentukan trend juga bisa digunakan kok bu. Ibu bisa menggunakan indikator Moving Average untuk menentukan trend.

ma-trend

Atau ibu juga bisa menarik trend line pada harga atau juga menentukan titik-titik Higher High, Lower Low, Higher Low, Lower High agar bisa menerapkan Dow Theory untuk menentukan trend juga bisa dilakukan.

trend-dow-kripto

Selain itu banyak juga cara lain ataupun indikator lain yang bisa ibu gunakan sebagai alat untuk membantu menentukan trend dalam kripto seperti Bollinger Bands, Trend Channel, Parabolic Sar, Dll. Semuanya bisa dan memiliki caranya masing-masing dalam menentukan trend. Tidak ada cara yang benar dan salah dalam penentuannya karena biasanya menentukan trend itu hanyalah langkah awal untuk menganalisa pergerakan market.

Terima kasih, semoga bisa sedikit membantu.

Nur Salim   28 Apr 2022

bagaimana cara menentukan trend pada mata uang kripto pak? apakah caranya sama seperti di forex? thanks

Amelia Nuryanti   28 Apr 2022

mohon bantuannya, bagaimana manajemen modal yang baik untuk memaksimalkan hasil trading kripto?

Yuni Aulia   15 Apr 2022
 Abi Jubair |  11 May 2022

cara mengetahui strategi trading yang sesuai dengan kepribadian trader?

Lihat Reply [15]

@Yeni Anita:

Intraday trading dan swing trading bisa cocok untuk karyawan. Kalau intraday, artinya Anda trading setelah pulang dari kantor (malam hari) disaat sesi New York (Amerika). Sedangkan kalau swing trading artinya Anda trading di TF besar (H4 keatas) sehingga memantau grafik tidak terlalu intens seperti intraday.

Mengenai strategi trading, saya menyarankan strategi yang simple dan kalau bisa sudah Anda pelajari. Anda juga bisa menggunakan strategi price action.

Kiki R   25 Mar 2022

Cara mengetahui strategi trading yang paling cocok dengan kita adalah melalui proses belajar, kemudian berlatih simulasi trading (akun demo).

Mungkin ada banyak artikel di internet yang membahas cara trading ini dan itu, tetapi semua itu cuma terbukti berfungsi bagi orang lain dan belum tentu berfungsi untukmu. Jadi meskipun kamu sudah mempelajari banyak hal tentang trading, kamu tetap membutuhkan latihan pada akun demo agar dapat menyusun strategi atau sistem trading yang benar-benar dapat menghasilkan profit konsisten buat kamu sendiri.

Aisha   11 May 2022

berapa lama ya kak perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk latihan trading di akun demo?

Adif Samantha   12 May 2022

Apakah semua broker lokal yang sudah teregulasi BAPPEPTI menyediakan demo?

Sigit Purnomo   12 May 2022

tidak ada batasan waktu, namun apabila sudah bisa menghasilkan profit yg konsisten maka bisa beralih ke akun live

Samuel Christ   13 May 2022

sebagian besar sudah menyediakan akun demo, bisa baca2 reviewnya dulu

Fahrias Fahrezi   13 May 2022

Ya, semua broker bappebti menyediakan akun demo. Tapi cara menyediakannya berbeda-beda. Ada yang menyediakan akun demo secara bebas melalui formulir singkat saja. Ada pula yang mengharuskan kamu menjalani proses pendaftaran akun lengkap sampai setor modal agar bisa mengakses akun demo.

Kamu bisa memerika review broker yang ingin dipilih terlebih dahulu, jika ingin tahu bagaimana cara sang broker menyediakan akun demo.

Aisha   16 May 2022

setuju. kamu perlu berlatih pada akun demo sampai benar-benar mahir. waktu yang dibutuhkan mungkin berbeda-beda untuk tiap orang. ada yang sebulan, dua bulan, setahun...bahkan ada yang sampai 2 tahun masih demo terus. kita bisa berlatih selama yang kita suka.

Aisha   16 May 2022

Jenis dan strategi trading apa yang cocok untuk seorang karyawan modal minim?

Yeni Anita   23 Mar 2022

Min bisa kasih bocoran untuk membangun sistem trading menggunakan Bollinger Bands? 

Pamolango   26 May 2022

@Pamolango:

Bocoran seperti apa pak yang diinginkan? Saya kasih sedikit tips saja ya. 

Pertama, tentukan terlebih dahulu jenis sistem trading yang diinginkan. Apakah Trend Following, Countertrend, atau Pattern Recognition.

Kedua, tentukan juga jenis tradingnya, apakah itu Scalping di tf kecil, intraday, ataupun Swing dan Position trading di tf besar.

Ketiga, Bollinger Bands sendiri sebenarnya sudah cukup lengkap dan bisa mewakilkan komponen-komponen penting dalam analisa seperti Trend, Key Level dan Signal. Tapi jika tidak ingin berpatokan secara penuh di BB, bapak juga bisa menambahkan indikator-indikator lain yang dapat membantu kinerja Bollinger Bands. Contohnya dalam strategi BBMA OA, ditambahkan berbagai macam MA sebagai konfirmasi Trend, Sinyal, serta Key Level.

contoh-penambahan-indi-bb

Keempat, amati perilaku market terhadap Bollinger Bands dan indikator-indikator tambahan lain. Catat perilaku-perilaku spesial yang sejalan dengan basis sistem (poin 1) yang dapat menghasilkan keuntungan dan terjadi berulang-ulang. Contohnya jika berbasis Trend Following, maka Breakout harga pada Top/Low BB dapat menjadi perilaku spesial yang terjadi berulang-ulang dan dapat menghasilkan keuntungan.

Kelima, susun sebuah aturan yang detail dari hasil pengamatan di atas, menjadi aturan Entry, Stop, dan Exit di market.

Keenam, Backtest aturan-aturan tersebut pada market. Kalau hasilnya memuaskan bisa dilanjutkan percobaan ke akun Demo. Kalau tidak memuaskan bisa kembali ke poin nomor 4 untuk melakukan pengamatan dan penyusunan ulang aturan sistem trading.

Selamat mencoba, dan terima kasih.

Nur Salim   3 Jun 2022

Berapa lama mengetahui strategi trading cocok atau tidak cocok dengan saya?

Amir   21 Jun 2022

@Amir: 1-2 bulan cukup.

Bagaimana caranya? Sederhana, perhatikan 2 hal.

1. Nilai ekspektasi

Rumus nilai ekspektasi = (winrate x average profit) - (lossrate x average loss)

Tujuan nilai ekspektasi adalah mengetahui bahwa strategi trading ini profitable. Tidak ada gunanya Anda cocok dengan strategi trading yang tidak profitable karena hanya akan merugi dalam jangka panjang.

2. Keadaan psikologi Anda saat trading

Saat Anda trading dengan strategi trading tersebut, apa yang Anda rasakan dan pikirkan?

Kalau Anda merasa cemas berlebihan dan terlalu takut, bisa jadi Anda tidak cocok dengan strategi trading tersebut.

Usahakan saat trading Anda harus rileks dan tenang karena cara inilah yang paling optimal.

Kiki R   22 Jun 2022

Platform akun demo dari broker dengan MT4 yang didownload di situs resminya apakah sama kak?

Mamat   24 Jun 2022

@Mamat: Platform akun demo yang diunduh dari website Metatrader punya fungsional yang sama dengan akun demo dari broker. Akan tetapi, biasanya ada perbedaan dalam hal-hal seperti: jumlah dana virtual minimal, cara top up dana virtual, opsi leverage dan lot size, lama waktu diizinkannya penggunaan akun demo, dll.

Aisha   26 Jun 2022
 

Komentar @inbizia

ya emang mirip2 sama sih, kan harami sama engulfing emang turunan dari inside bar. Bedanya paling di karakteristik detail posisi shadow2nya aja. Basicnya sih sama, bar kedua menunjukkan pola harga sudah mulai berkonsolidasi dari trend yg sudah berjalan, jadi kalau mendekati batas-batas support atau resistance biasanya bisa jadi pertanda reversal tuh inside bar.
 Agus Bastian |  3 Jun 2016
Halaman: Mengenal Pola Candlestick Harami
apakah strategy inside bar ini ..syaratnya harus candle mother dibreakout H/L atau open close saja oleh candle setelahnya ... krn dari cth yg sy lihat ada jg yg ditandai dibreakout cuma body candlenya saja .. yg sy pahami ad breakout H/L ny, ini br akurat ..thanks ..!
 Zuberfx |  3 Feb 2018
Halaman: Trading Dengan Strategi Inside Bar
@ Zuberfx:
Harus breakout H/L mother bar. Di contoh gambar yang terakhir itu menunjukkan level resistance / support, bukan cara entry dengan inside bar.
 M Singgih |  7 Feb 2018
Halaman: Trading Dengan Strategi Inside Bar
Kesalahan yang dilakukan oleh trader pada umumnya tidak disiplin dalam eksekusi trading sesuai dengan risk dan reward yang telah direncanakan dan ditetapkan sebelumnya. Jika kita benar-benar menerapkan metode risk/reward ratio dengan disiplin pada setiap posisi yang kita buka, dan disertai dengan strategi trading yang memadai, maka penerapan risk/reward ratio ini adalah benar-benar faktor "holy grail" dalam trading.
 Meta |  7 Sep 2020
Halaman: Risk And Reward Ratio Dalam Trading Forex
Yang pasti sebelum ikut promo harus baca terms and conditions-nya terlebih dahulu. Pilih bonus yang sudah ada positif reviewnya. Bisa baca di testimonial broker banyak. Terus verifikasi akun. Terus belajar strategi trading.
 Rr. |  28 Dec 2020
Halaman: Tips Penting Seputar Penarikan Profit Bonus Broker
Menang kontes trading bukan berarti kamu langsung jadi pinter trading dan langsung percaya diri mengaplikasikannya di trading pada umumnya karena trading contest semacam simulasi... dan kebanyakan kita dikasih modal. Strategi trading contest pun beda dengan trading biasa. Jadi jangan dipraktikkan di luar kontes.
 Dwis |  11 Jan 2021
Halaman: Kiat Menjuarai Kontes Trading Forex
Komentar[13]    
  Rosid Andika   |   23 Oct 2013
Kenapa kok metode trading dengan inside bar ini kurang sesuai untuk timeframe yang lebih rendah? nanti kalau harus konfirmasi dengan menunggu beberapa candle yang terbentuk waktu tunggunya bisa lebih lama dong kalau timeframenya harus 4H ke atas?
  Mulyadi   |   29 Oct 2013
rosid: y tu gan, kayany ni memang plg cocok bwt trdr2 jngk pnjng. yg scalping2 g cocok sm trdng ni
  Sansan Mahardhika   |   5 Dec 2013
Bisa memasang garis pembatas untuk high dan low mother bar untuk myakini inside bar sebagai sinyal continuation atau reversal. Dilakukan dengan menunggu ada candle setelah inside bar yang ditutup pada harga yang lebih tinggi dari high mother bar atau ditutup di harga yang lebih rendah dari low mother bar. Kadang candle seperti ini tidak harus terbentuk beberapa lama setelah inside bar muncul. Jadi bisa juga muncul setelah inside bar. Kalau ada yang seperti ini mungkin bisa menghemat waktu untuk entri posisi, sekaligus juga mengkonfirmasi sinyal.
  Si Ucil   |   20 Jan 2014
kalo inside bar ini yg disaranin tf-nya kan H4 sm D1 yah?
kalo dengan pola ascending triangle tf yg disaranin apa?
apa bisa semua tf?
  Muchlis Prayuda   |   26 Apr 2014
gw denger inside bar ini sering ada false sinyal juga? dan katanya juga kurang cocok buat trader yg masih baru? berarti inside bar ini kurang efektif juga untuk dijadikan indikator penerusan atau pembalikan harga. karena susah digunakan sama yang belum kebiasaan mengenali inside bar ini. belum lagi resiko false sinyalnya.......
  M Singgih   |   8 Mar 2015
@ Rosid Andika ; @ mulyadi : @ si ucil :
Tidak juga, pada dasarnya trading dengan metode price action termasuk inside bar ini bisa diterapkan pada semua time frame, hanya saja semakin rendah time frame-nya akan semakin kurang akurat.
Sebagai contoh berikut ini inside bar yang terbentuk pada EUR/USD 15 menit:

Perhatikan ada inside bar yang direspons pasar dengan benar, ada juga yang salah (false) atau tidak direspons pasar dengan benar.
@ si ucil :untuk pola triangle juga bisa diterapkan pada semua time frame kecuali time frame 1 menit (sering meleset).
Semoga bisa membantu.
  M Singgih   |   8 Mar 2015
@ muchlis prayuda :
Kemungkinan resiko false tidak bisa dihindari Pak. Untuk memperkecil resiko tsb bisa dikonfirmasikan dengan indikator, misalnya indikator oscillator (RSI, Stochastic) atau indikator trend (moving average, ADX).
  Abraham   |   5 Nov 2017
yang namanya strategi apapun itu suatu saat pasti ada false signal gan gak mungkin bisa dihindari, cara menghindari ya cuman pembatasan resiko dengan Stop loss yang dapat diterima.
  Zuberfx   |   3 Feb 2018
apakah strategy inside bar ini ..syaratnya harus candle mother dibreakout H/L atau open close saja oleh candle setelahnya ... krn dari cth yg sy lihat ada jg yg ditandai dibreakout cuma body candlenya saja .. yg sy pahami ad breakout H/L ny, ini br akurat ..thanks ..!
  M Singgih   |   7 Feb 2018
@ Zuberfx:
Harus breakout H/L mother bar. Di contoh gambar yang terakhir itu menunjukkan level resistance / support, bukan cara entry dengan inside bar.
  Enias   |   27 Apr 2018
Sekedar info:trading menggunakan teknik ini cocok digunakan untuk tf rendah 1 hour untuk trader intraday dengan target 30 - 60 point atau s n r terdekat dipadukan dengan fundamental karena saya banyak mendapat pelajaran dari masta Buge satrio dan Bang Martin. Trims.
  Toni W   |   2 Jun 2022

bedanya inside bar sm harami apa ya kok gw liatnya kayak sm aja?

  Evan   |   2 Jun 2022

Bedanya, kalau Harami lebih fokus dengan badan candle kedua yang harus "termakan" oleh candle pertama, sedangkan inside bar, sumbu atas dan bawah candle kedua tidak boleh melebihi sumbu candle pertama. Penjelasan lebih lengkap mengenai Harami, bisa dicek di artikel ini, pak.

Info Karir
Kontak Kami
Tentang Kami
Peraturan
Terms Of Use
Privacy Policy
Arsip