Trading Forex Vs Kripto: Lebih Baik Mana?

Cahyaning 30 Jun 2022
Dibaca Normal 9 Menit
forex > belajar >   #forex   #kripto   #trading   #trading-forex   #trading-kripto
Tujuan dan analisa pasar trading forex dengan kripto pada dasarnya tidak jauh berbeda. Namun dari aset yang diperdagangkan, mana yang sebaiknya Anda pilih?
DI

Trading forex menjadi pilihan populer bagi banyak trader di seluruh penjuru dunia. Namun, kepopuleran kripto beberapa tahun terakhir membuat banyak trader meliriknya. Apalagi, belakangan ini banyak teknologi baru yang terintegrasi dengan cryptocurrency. Meskipun begitu, popularitas forex tak sepenuhnya tergantikan oleh kripto. Beberapa trader bahkan memilih trading forex dan kripto secara bersamaan untuk diversifikasi portofolio.

Baca juga: Apakah Trading Forex Dengan Bitcoin Menguntungkan?

Sekalipun begitu, trading di lebih dari satu aset mungkin bukan pilihan semua trader karena berpotensi membuat biaya trading membengkak. Bagi pemula atau trader bermodal cekak, pilihan trading forex atau kripto bisa menjadi dilema tersendiri.

 

Pahami Dulu Dasarnya

Untuk memecahkan masalah tersebut, pertama-tama trader harus memahami dasar dari kedua aset tersebut. Setelah mengenalinya, trader akan lebih mudah mengetahui mana aset yang lebih cocok.

 

Forex

Forex terkadang disebut juga sebagai Foreign Exchange atau proses pertukaran mata uang asing. Karena melibatkan kegiatan jual beli antar dua mata uang, analisa pasar forex hampir sama seperti membandingkan ekonomi suatu negara terhadap negara lain. Tujuannya tentu untuk bisa memanfaatkan perubahan nilai mata uang agar mendapat keuntungan. Kegiatan ini sudah berlangsung selama beberapa dekade, memiliki pelaku pasar dari segala lapisan, serta mempunyai nilai transaksi hingga triliunan Dolar setiap harinya.

Trading Forex vs Kripto

Trader forex memanfaatkan analisa teknikal dan fundamental untuk menganalisis pergerakan harga. Trader akan memanfaatkan jasa broker untuk bisa membuka posisi di pasangan mata uang yang mereka inginkan. Sebagian besar broker yang menyediakan trading forex telah mengantongi regulasi. Di Indonesia sendiri, perdagangan forex diatur dan diawasi oleh Bappebti. Namun sayangnya, broker terkadang memiliki beragam biaya tambahan yang bisa menyebabkan modal trading terkikis, misalnya spread dan komisi trading.

 

Kripto

Cryptocurrency merupakan aset digital yang berjalan di jaringan blockchain. Tidak hanya untuk bertransaksi, uang kripto bisa memiliki berbagai macam kegunaan. Trading kripto sendiri merupakan kegiatan menjual dan membeli aset digital seperti cryptocurrency, token, serta NFT (Non-Fungible Token). Tak jauh berbeda dengan forex, nilai kripto juga naik turun sesuai dengan supply dan demand. Tetapi faktor penggerak harganya jauh berbeda dengan forex. Misalnya, ketika suatu proyek kripto mendapatkan suntikan dana, harga koinnya bisa melesat tinggi.

Trading Kripto vs Forex

Saat ini tak terhitung banyaknya koin dan token kripto yang ada di pasar, tetapi tak semuanya bertahan lama. Beberapa proyek kripto bahkan menjadi modus penipuan skema pump and dump. Bahkan, tak sedikit proyek kripto yang ternyata penipuan berkedok MLM. Masih kurangnya regulasi aset kripto menyebabkan trader harus sangat berhati-hati ketika hendak berinvestasi di koin baru.

 

Beda Trading Forex dengan Kripto

Secara garis besar, baik forex maupun kripto sama-sama melibatkan perdagangan 'mata uang'. Tetapi bedanya, forex memperjual-belikan mata uang fiat yang diterima sebagai alat tukar utama di negaranya, sementara kripto hanya diterima sebagai alat tukar resmi di sejumlah negara tertentu. Selain hal tersebut, apa saja perbedaan antara forex dan kripto?

 

1. DEX vs CEX

Perbedaan mendasar dari trading forex dengan kripto adalah desentralisasi dan sentralisasi. Kripto memiliki konsep DEX atau decentralized exchange. Maksudnya, trader memiliki lebih banyak kontrol terhadap aset kripto mereka karena tidak ada entitas yang mengatur perdagangannya. DEX juga memiliki biaya transaksi yang lebih murah dibandingkan CEX.

Baca juga: Menelisik Decentralized Exchange (DEX) dan Cara Kerjanya

Sebaliknya, CEX atau centralized exchange yang digunakan oleh pasar forex memiliki konsep sebaliknya. Meskipun demikian, jenis transaksi ini memiliki likuiditas lebih tinggi. Selain itu, centralized exchange bisa didukung dengan regulasi yang lebih kuat.

 

2. Pelaku Pasar

Pada awal kemunculannya, kebanyakan pelaku pasar kripto adalah penambang (miner) atau trader retail. Mereka umumnya membeli aset ini dalam jumlah kecil. Seiring berkembangnya pasar kripto, semakin banyak trader besar dan perusahaan yang membeli kripto dalam jumlah banyak.

Sebaliknya, di dalam perdagangan forex, ada banyak bank dan perusahaan multinasional yang mendominasi pasar ini. Pemerintah dan bank sentral pun termasuk dalam pemain besar di pasar forex. Walaupun tersedia teknologi yang memungkinkan trader kecil untuk ikut berpartisipasi, para trader intitusional dan hedge fund tetap menjadi yang paling berpengaruh.

Jadi bisa dibilang, pada awalnya kripto dibuat untuk para trader retail, sedangkan trading forex dikhususkan untuk pemain besar. Seiring berjalannya waktu, perusahaan besar mulai tertarik ke dunia kripto, sedangkan para pemain kecil 'dipersilahkan' membuka posisi di pasar forex.

 

3. Profit

Menurut beberapa penelitian, sekitar 65% trader forex mengalami kerugian. Penyebab kerugian saat trading forex bisa menjadi lebih besar karena sistem leverage dan margin yang ditawarkanbroker forex untuk trader ritel. Karena risikonya itu, penggunaan leverage tinggi untuk para trader pemula kurang disarankan.

Baca juga: Berapa Leverage yang Cocok untuk Trader Pemula?

Di sisi lain, trading kripto memungkinkan trader untuk mendapatkan banyak keuntungan dengan modal kecil. Mereka yang sukses sering kali disebut sebagai Bitcoin Billionaires. Penyebabnya adalah karena pergerakan harga yang relatif cepat sehingga memungkinkan trader untuk meraup profit cepat. Namun yang perlu diperhatikan, itu juga berarti harga bisa langsung anjlok dalam waktu singkat dan menyebabkan kerugian besar.

 

4. Likuiditas dan Volatilitas

Meskipun pasar kripto dan forex sama-sama memiliki likuiditas tinggi, forex diketahui memiliki likuiditas 12 hingga 60 kali lebih tinggi dari pada pasar kripto. Itu berarti, eksekusi order di pasar forex lebih lancar dibandingkan di pasar kripto. Seller tidak harus menunggu lama untuk mendapatkan buyer, sementara buyer tidak harus mencari aset dengan harga yang cocok.

Tetapi, cryptocurrency memiliki volatilitas yang lebih kencang daripada forex. Kondisi ini sangat cocok untuk trader yang gemar memanfaatkan perubahan harga saat mencari profit.

 

6. Jam Operasi

Baik forex maupun kripto menyediakan waktu perdagangan sepanjang hari untuk memenuhi kebutuhan trader di seluruh dunia. Tetapi, keduanya memiliki waktu dagang yang sedikit berbeda satu sama lain. Perdagangan forex dilakukan selama 24 jam sehari, 5 hari seminggu. Dari Senin pagi di Wellington, Selandia Baru, hingga Jumat sore di Kota New York.

Baca juga: 3 Cara Menentukan Waktu Trading Forex Terbaik

Sebaliknya, pasar digital seperti kripto tidak pernah tidur. Perdagangan cryptocurrency memungkinkan trader untuk melakukan jual beli aset selama 24 jam per hari dan 7 hari penuh per minggu. Itu berarti, trader bisa membeli dan menjual aset kripto kapan saja, bahkan di akhir pekan sekali pun.

 

7. Kapitalisasi Pasar dan Volume Trading

Total kapitalisasi pasar untuk mata uang kripto di tahun 2022 telah mencapai sekitar $3 triliun. Jumlah ini memang mencengangkan, namun untuk bisa mencapai angka $1 triliun pertama, pasar kripto membutuhkan waktu selama 12 tahun. Sedangkan untuk mencapai $2 triliun berikutnya cuma dibutuhkan waktu 11 bulan saja. Dari sini, bisa disimpulkan bahwa nilai pasar kripto meningkat lebih cepat. Namun karena sifat terdesentralisasi yang dimiliki kripto, cukup susah melihat berapa volume trading yang sesungguhnya. Untuk saat ini, volume transaksi kripto diperkirakan berkisar antara $100 miliar hingga $500 miliar sehari.

Berbeda dengan kripto, forex lebih susah untuk dilihat berapa kapitalisasi pasarnya. Namun, Bank for International Settlements (BIS) melakukan penelitian terkait volume trading dan menyimpulkan bahwa forex diperdagangkan sebanyak $6.6 triliun per hari.

 

Apakah Forex Lebih Cocok Untuk Pemula?

Di antara kedua aset tersebut, manakah yang lebih cocok untuk pemula? Pertanyaan ini sebetulnya cukup sulit untuk dijawab. Trading forex mungkin bisa memberikan beban kepada para trader pemula karena risiko dari leverage yang digunakan. Tetapi, pasar kripto memiliki volatilitas tinggi yang bisa berbahaya untuk mereka yang masih awam dengan pergerakan harga.

Keduanya juga memiliki banyak istilah-istilah sulit yang mungkin sedikit membingungkan untuk pemula. Dari segi platform trading, exchange kripto cenderung menyediakan user-interface yang ramah pengguna. Terkadang trader bahkan tidak perlu harus menguasai seluruh istilah yang ada di dunia kripto untuk bisa memulai aktivitas trading.

Umumnya, trader pemula akan mencari sarana trading yang tidak memiliki biaya besar. Kripto lebih unggul dalam hal ini karena sifat terdesentralisasinya. Tetapi, perlu diingat bahwa exchange kripto juga memerlukan biaya transaksi.

 

Mana yang Lebih Aman?

Dari segi regulasi, forex lebih unggul dibandingkan kripto. Pasalnya, aset yang diperdagangkan masih berada di bawah bank sentral. Jika terjadi perubahan secara ekstrem, bank sentral akan melakukan intervensi untuk mengembalikan kondisi supaya menjadi lebih stabil. Hal ini menjamin bahwa nilai suatu mata uang tidak akan jatuh terlalu rendah atau naik terlalu tinggi.

Di sisi lain, sifat kripto yang terdesentralisasi bisa menjadi pedang bermata dua. Tidak ada regulasi yang bisa melindungi nilai koin, sehingga peristiwa seperti yang terjadi pada Terra Luna mungkin saja akan terjadi lagi. Belum lagi, koin-koin baru yang bermunculan belakangan ini tidak semuanya bisa dipercaya karena belum ada upaya perlindungan yang jelas. Beberapa developer malah terang-terangan membawa dana hasil ICO.

Baca juga: Mengapa Sebagian Besar ICO Gagal?

 

Kesimpulan: Persiapkan Diri Sebelum Trading

Baik trading forex atau kripto sama-sama memiliki risiko dan keuntungan masing-masing. Keduanya bisa menjadi investasi yang menguntungkan apabila trader memahami seluk-beluknya terlebih dahulu. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memastikan kegiatan trading berjalan dengan lancar. Pertama-tama trader harus melakukan penelitian terlebih dahulu, baik terhadap koin dan exchange kripto, ataupun terhadap pair dan broker forex yang diinginkan. Kedua, trader wajib menyusun strategi trading dan belajar manajemen risiko yang baik untuk mengatasi kerugian yang mungkin terjadi.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Supriono |  6 Apr 2012

trading yang bagai mana yang master gunakan hingga dapat menghasilkan profit secara kontinu dalam jangka panjang. trimkasih atas jawabannya akan sangat berguna bagi saya yang telah 3x MC

Lihat Reply [14]

Loss atau MC bisa mengincar siapa saja jika tidak hati hati. Letak dan Kunci trading sebetulnya bukan dari kehebatan menganalisa dengan menggunakan indikator tertentu. Tetapi kunci trading adalah pada kemampuan dalam mengatur keuangan. maka mulailah untuk terampil dalam mengatur modal anda. yang perlu jadi catatan, ketika anda melakukan BUY / SELL sebetulnya anda telah melakukan pinjaman kepada broker. uang yang masuk pasar adalah uang broker. Sedang dana anda adalah menjadi jaminannya dari setiap Open BUY/SELL anda.

Maka disanalah anda akan melihat berapa margin yang di kunci oleh beroker. Ketika ketika margin anda tidak mencukupi,  free margin dan margin level anda berkurang dan menipis dan floating minus sangat besar, maka anda akan terkena margin call. jadikalh pengalaman dari MC yang pernah anda alami. Mulailah pandai pandai mengatur dana anda. Ingat lah, Trading adalah ilmu dan seni mengatur uang untuk mendapatkan uang. Thanks

Basir   6 Apr 2012

Cara mengatur dana yg bagaimana yg bapak sarankan? Seingat saya cara mengatur dana di forex trading ada banyak. Nah yang bisa memungkinkan profit berkelanjutan dalam jangka panjang yang bagaimana pak?

Eris   2 Oct 2015

Untuk Eris

Trading forex termasuk trading margin, dimana saat seorang trader melakukan BUY/ SELL ia menggunakan uang pinjaman dari broker dan dana yang ia depositkan menjadi margin atas transaksi yang dilakukan, dimana besarnya tergantung dari contract size (jenis account).

Ada banyak cara mengelola keuangan / money managment dalam mempertahankan atau meningkatkan balance. Tiap trader mempunyai cara tersendiri dalam hal ini, diantarannya:

1. Memakai persentase

Trader yang menggunakan cara ini,  membuat resiko sebesar yang direncanakan. Jika ia membuat resiko sebesar 5% dari modal $100 yang ia miliki, artinya ia menyisihkan resiko sebesar $5 dari open trade yang ia buka.

2. Resiko berdasarkan margin

Dalam hal ini seorang trader akan membuat resiko atau memasang stop loss berdasarkan margin. Jika ia membuka posisi BUY/ SELL dan marginnya sebesar $ 5, maka ia akan menempatkan stop loss berdasarkan besarnya margin dari kenaikan dan penurunan harga (hitungan pips/point)

3 Resiko berdasarkan satuan lot

Ada trader yang menggunakan resko berdasarkan satuan lot yang ia buka. Misalkan ia trade dengan lot 1 yang nilainya sebesar 10.000 kontak size,  atau lot 0.10 yang nilainya sebesar 1.000 kontrak size ataulot 0.01 yang nilainya sebesar 100 kontak size

Maka saat ia membuka open trade dengan lot 0.01, ia floating sebesar 100 pips, atau hanya minus sebesar $1.

Dari resiko tersebut cara mengambil keuntungnya pun berbeda-beda. Ada yang:

  • 1 : 1 ( keuntungan sebanding dengan resiko)
  • 2 : 1 ( keuntungan lebih besar dari resiko )

Namun demikian, cara pengelolan resiko tersebut bisa berbeda hal berdasarkan cara trade yang di gunakan.

Mungkin cara trade diatas berlaku bagi trader Daily atau Long-term namun tidak berlaku bagi para scalper dan para m singgihgale yang trading di hari tersebut.

Berdasarkan pengalaman secara pribadi saya menggunakan no 3,  karena disamping daily saya menggunakan pola long-term/swinger yang kadang menerapkan juga pola averaging. Saya menggunakan satuan lot yang terukur sekalipun harus floating dalam beberapa hari.

Thanks.

Basir   2 Oct 2015

Kalau menggunakan Risiko berdasarkan prosentase modal yang dibuka bagaimana dengan akun yang sedang dalam fase drawdown pak? Bukankah akan semakin susah mengembalikan modal yang sudah hilang? Mohon pencerahannya.

Zulkifli Hasan   1 Aug 2018

Betul sekali, dengan menggunakan risiko berdasarkan %modal, maka saat strategi trading sedang tidak manjur maka untuk mencapai nilai modal yang telah hilang juga dibutuhkan waktu yang sedikit lama. Namun, coba pertimbangkan kembali. Meski membutuhkan waktu lama untuk mengembalikan modal, namun dengan metode money management seperti ini, maka tingkat drawdown pun atau terkurasnya akun hingga habis juga menjadi lebih lama.

Mari mencoba menghitung. Misalkan modal awal dengan 1,000 USD, dengan 5% modal sebagai risiko. Coba kita hitung jika sistem trading mengalami loss sebanyak 5x secara beruntun.

Trade 1: 5% x 1000 USD = 50 USD. Modal berkurang 50 USD menjadi 950 USD.

Trade 2: 5% x 950 USD = 47.5 USD. Modal berkurang 47.5 USD menjadi 902.5 USD.

Trade 3: 5% x 902.5 USD = 45.1 USD. Modal berkurang 45.1 USD menjadi 857.375 USD.

Trade 4: 5% x 857.375 USD = 42.8 USD. Modal berkurang 42.8 USD menjadi 814.575 USD.

Trade 5: 5% x 814.575 USD = 40.7 USD. Modal berkurang 40.7 USD menjadi 773.8 USD.

Total kerugian = 1000-773.8 = 226.2 USD atau hanya sekitar 22.6% dari total modal Anda.

Hasilnya akan sangat berbeda jika Anda menggunakan Fixed Equity sebagai jenis management modal Anda. Kerugian 5x secara beruntun dapat menyebabkan kerugian total sebesar 250 USD atau 25% dari modal.

Jauh lebih enak menggunakan prosentase bukan? Apalagi jika saat Anda memasuki periode keuntungan yang beruntun. Keuntungan yang Anda dapatkan juga akan berlipat dengan sendirinya.

Admin   2 Aug 2018

Jadi dengan menggunakan metode ini jauh lebih baik pak ya intinya? Terima kasih pak.

Lalu bagaimana dengan perhitungan lotnya pak? apakah lebih baik dibagikan dengan Stop Loss yang fixed atau dengan Stop Loss yang berubah-ubah sesuai sistem tradingnya?

Zulkifli Hasan   3 Aug 2018

Betul sekali pak. Metode managament dengan %modal ini lebih baik karena sifatnya yang dapat berfungsi sebagai boost saat dalam fase keuntungan beruntun, dan menjadi rem saat fase kekalahan beruntun.

Menengai perhitungan Lot dengan menggunakan SL fixed maupun berubah-ubah itu tergantung sistem tradingnya pak. Beberapa sistem trading bekerja dengan Fixed SL, beberapa lagi memang mengamati perubahan dan struktur market untuk menentukan SL-nya. Keduanya juga memiliki kelenihan dan kekurangan masing-masing. Lebih baik Anda mencoba untuk backtest terlebih dahulu dengan akun demo selama satu bulan untuk melihat mana yang lebih baik.

Admin   5 Aug 2018

@Supriono
berlatih lagi mas di akun demo, kalau kena MC artinya tidak pakai stop loss? wajib pakai stop loss karena sekalipun Don Juan disamping kita tetap aja harus ada stop loss untuk jaga-jaga. Mau profit? kuncinya ikuti trend, pintar baca berita fundamental, pintar baca indikator. Belajar juga gunakan multi time frame minimal 3 time frame. gunanya itu untuk melihat trend. buat pemula hindari pair XAUUSD terlalu ganas. berlatih adalah kuncinya, sabar dan terus belajar. Salam profit.

Abu Al-Maida   8 Nov 2019

@Eman_eman: Berikut beberapa cara penerapan manajemen risiko dengan benar.

  • Selalu menggunakan stoploss dalam setiap entry posisi
  • Menetapkan risiko per transaksi tidak lebih dari 2% dalam setiap posisi
  • Jika terjadi 3 kali loss berturut-turut, stop trading pada hari tersebut dan lakukan evaluasi.
  • Tidak boleh ada lebih dari 3 transaksi yang berjalan bersamaan dalam satu waktu.
  • Jangan entry sekaligus 2 pair yang memiliki korelasi tinggi
Kiki R   31 Mar 2022

@ I Nyoman Miasa:

Maksud Anda kalkulator untuk position sizing (menghitung besarnya lot)?
Sretahu saya untuk akun Cent tidak ada, tetapi Anda bisa coba menghubungi broker Anda barang kali menyediakan kalkulator tsb untuk akun Cent.

Selain itu, Anda bisa coba menggunakan kalkulator MM ini, masuk ke akun micro, dan mengkonversi perhitungan nilai per pip-nya ke Cent lot dengan membaginya dengan 100, karena jika Anda trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD), maka 1 micro lot (0.01 lot) nilai per pip-nya adalah USD 0.1, sedang untuk 1 Cent lot pair XXX/USD nilai per pip-nya adalah USD ¢ 0.1 atau 0.1 sen USD atau USD 0.001.

M Singgih   14 Apr 2022

Cara management resiko yang benar dalam trading?

Eman_eman   31 Mar 2022

Apakah ada kalkulator MM utk menghitung akun cent?

I Nyoman Miasa   13 Apr 2022

Apakah money management dan risk:reward ratio itu sama saja?

Agustian   4 Aug 2022

@Agustian: Beda, risk/reward ratio adalah perbandingan antara jarak SL terhadap TP.

Sedangkan money management sangat luas dan mencakup seluruh aturan menggunakan risiko dan uang dalam trading Anda.

Money management mencakup banyak hal, termasuk berapa batas maximum drawdown yang Anda inginkan, berapa risiko per transaksi yang Anda gunakan, dst.

Kiki R   5 Aug 2022
 Sunar |  11 May 2012

apa kelemahan sistem range pada transaksi forex trading master?

Lihat Reply [3]

sistem range gimana? apa sistem rata-rata?
kalau sistem range adalah rata rata kalau tidak sesuai avarage pastinya false/meleset

Thanks

Basir   11 May 2012

@ sunar:
Mungkin yang Anda maksud trading dengan range atau sideways apa kelemahannya.
Kalau yang Anda maksudkan itu maka tergantung dari gaya trading Anda, ada yang suka dengan kondisi pasar trending ada yang suka ranging (sideways). Metode dan strategi untuk masing-masing kondisi berbeda. Ranging atau trending adalah kondisi pasar, jadi tidak bisa disebutkan keunggulan atau kelemahannya, tergantung dari cara trading Anda.

M Singgih   4 Oct 2015

Kelemahan sistem trading range atau sideways terletak pada banyaknya sinyal false apabila harga sudah memasuki trending. Salah satu indikator akurat dalam keadaan sideways adalah oscillator yang menunjukkan oversold dan overbought. Ketika harga sedang trending naik, maka oscillator akan selalu menunjukkan sinyal overbought. Sebaliknya ketika harga sedang trending turun, maka oscillator akan selalu menunjukkan sinyal oversold. Sinyal tersebut adalah false sinyal dalam keadaan trending.

Dengan memahami hal ini, kita bisa mengatisipasi dengan cara mengabaikan sinyal overbought ketika trend naik dan mengabaikan sinyal oversold ketika trend turun.

Kiki R   10 Sep 2019
 Ferdinand |  1 Dec 2021

Kalau untuk strategi scalping, enaknya main di pasar forex apa ya kak?

Lihat Reply [5]

@ Ferdinand:

Semua pair di pasar forex bisa untuk scalping. Hanya saja pilih waktu trading ketika ada pergrakan harga, maksudnya ketika volatilitas pergerakan sedang lumayan. Untuk pair yang ada EUR dan GBP, Anda bisa trading di sesi Eropa dan Amerika. Setahu saya yang sering ditradingkan untuk scalping antara lain EUR/USD, GBP/USD, GBP/JPY, EUR/JPY. Di sesi Asia biasanya yang sering ditradingkan adalah AUD/USD, AUD/JPY dan juga USD/JPY.

 

M Singgih   2 Dec 2021

Strategi scalping forex paling tepat dipakai pada sesi London (sesi Eropa). Sebab aktivitas pasar paling ramai dalam sesi ini, likuiditas dan volatilitas pasar paling tinggi, serta sering terjadi breakout.

Sesi Asia kurang cocok untuk scalping, karena pasar relatif lebih sepi sehingga pergerakan harga cenderung lambat. Sedangkan sesi New York (Amerika) sering menghadapi rilis berita beruntun, sehingga pergerakan harga relatif lebih tak menentu dan sering terjadi pembalikan tak terduga.

Aisha   28 Apr 2022

kalau pemula apakah juga di sesi eropa ya kak? karena untuk pemula biasanya memilih resiko kecil

Heri Purnomo   29 Apr 2022

Apabila seorang pemula ingin menerapkan scalping, maka ia harus membiasakan diri dengan fluktuasi sesi Eropa walaupun memang risikonya lebih tinggi.

Jika seorang pemula tidak mau menanggung risiko yang besar dan ingin risiko yang kecil saja, maka sebaiknya jangan menerapkan strategi scalping. Rekomendasi terbaik bagi pemula yang ingin trading forex adalah menggunakan strategi day-trading, bukan scalping. 

Aisha   29 Apr 2022

untuk scalping baiknya trading di sesi pasar mana?

Liana Wati   27 Apr 2022
 Samsul Muafi |  9 May 2022

Mana yang lebih bagus antara Luno, Zipmex, dan Bitocto?

Lihat Reply [11]

Soal mana yang lebih bagus antara Luno,Zipmex, dan Bitocto, kembali ke kebutuhan Anda. Apakah ingin menabung? Investasi multi aset? Atau sekalian jualan NFT?

Saya jabarkan sedikit di sini ya...

Luno: dikenal dengan keamanannya yang berlapis, biaya awal trading kripto yang sangat terjangkau (mulai dari 15 ribu), serta fasilitas Luno Savings yang memudahkan Anda untuk menabung.

Zipmex: memiliki fitur investasi sekaligus (saham dan kripto), menyediakan 2 jenis wallet, serta tawaran menarik untuk join di proyek token yang dirilis oleh Zlauch.

Bitocto: Dipercaya bisa membantu penguatan nilai IDR pada USD, dilengkapi sistem Cold Storage Encrypted, menyediakan akses jual NFT di Opensea.

Ananta   17 May 2022

mohon info tentang tokocrypto dan PINTU kak? dari kemudahan pendaftaran dan penggunaannya? Trims

Arief Ansori   23 May 2022

ZIPMEX, Bitocto dll ini merupakan exchange kripto ya kak, exchange kripto yang bagus menurut kakak apa saja ya? mohon infonya. Terima kasih

Yama Kaliki   23 May 2022

kalau untuk tujuan menabung yang bagus apa ya kak?

Gupita Byanis   23 May 2022

Dari segi pendaftaran, baik tokocrypto maupun Pintu Tokocrypto memiliki mekanisme yang sama.Mengisi identitas, nomor handphone, lalu menunggu verifikasi. Selain itu, ada proses KYC yang meminta Anda untuk mengirimkan foto KTP dan selfie.

Dari segi penggunaan, Tokocrypto menawarkan keamanan dan pelayanan yang cukup terpercaya dengan membawa nama besar Binance. Fitur-fitur untuk tradingnya juga lengkap mulai dari chart, Stop Limit, Limit Order, hingga jual beli NFT. Kekurangannya ada pada opsi deposit yang belum bisa memakai kartu kredit dan angka minimal withdrawal cukup tinggi. Untuk info lebih lengkap bisa cek di halaman review TokoCrypto. 

 

Sementara itu, Pintu memiliki keterbatasan dalam hal asetnya masih kurang variatif dibanding exchanger lokal sepantarannya. Tapi yang menarik, transaksi tradingnya tidak dikenakan biaya tambahan alias gratis. Minimal transaksinya juga dipatok terjangkau, mulai IDR 11,000. Untuk withdrawalnya bisa mulai IDR 50,000. Kalau tidak membutuhkan fitur-fitur terlalu banyak dan masih pemula, Pintu ini newbie friendly. Anda bisa cek juga review Pintu di sini.

Ananta   25 May 2022

Saat ini di Indonesia sudah sangat banyak exchanger kripto lokal. Untuk mencari exchanger kripto yang bagus, pastikan exchangernya memenuhi kualifikasi berikut:
1. Terdaftar di Bappebti 

2. Menerima deposit dan withdrawal dengan rupiah

3. Customer servicenya fast response dan mudah dihubungi (bisa lewat media sosial, live chat, atau hotline whatsapp dan sebagainya)

4. Memiliki keamanan berlapis dan sistemnya transparan

Selanjutnya, Anda bisa cari yang sesuai dengan kebutuhan. Ada beberapa exchanger yang fitur untuk tradingnya canggih seperti Indodax dan TokoCrypto, ada juga yang lebih nyaman digunakan untuk menabung seperti Luno dan Pintu.

Jika Anda mencari exchanger kripto yang biayanya cukup ramah kantong, bisa cek ke artikel "Exchange Kripto Termurah yang Diregulasi Bappebti" 

Ananta   25 May 2022

Untuk menabung kripto akan lebih bagus jika memilih exchanger-exchanger yang menyediakan fitur crypto savings. Contohnya: Crypto.com, Gemini, Coinbase, YouHodler, Linus
dan BlockFi. Di Indonesia sendiri juga sudah mulai banyak exchanger dengan akun tabungan kripto. Contohnya:

Luno: Dompet tabungan kriptonya (Luno Savings) tersedia dalam Bitcoin, Ethereum, dan USDC. Bunganya hingga 7.6% per tahun.

Pintu: Dengan fitur Nabung Rutin, Anda bisa membuat simulasi menabung mata uang kripto tertentu beserta perkiraan keuntungan yang akan diperoleh dalam jangka waktu tertentu.

Selain menabung dengan cara biasa, Anda juga bisa menabung kripto dengan metode staking yang juga bisa menghasilkan keuntungan ekstra. Selamat mencoba!

 

Ananta   25 May 2022

Platform atau exchange lokal mana yang menyediakan fitur staking? Mohon infonya kak.

Septian Fikri   22 Jun 2022

Untuk exchanger lokal, yang menyediakan fitur Staking antara lain Triv, Tokocrypto, dan Zipmex.

Anda bisa membaca detail mengenai staking pada platform-platform tersebut di sini:

Ketika staking, jangan lupa perhatikan masa penawaran dan masa lockingnya. Exchanger Indodax juga sempat memberikan penawaran DEP Airdrop pada bulan Februari 2022 silam, dengan masa locking 1 bulan.

Jadi, tidak menutup kemungkinan di masa depan bakal ada momen staking lagi di exchanger ini dan exchanger-exchanger lain. 

Ananta   29 Jun 2022

Di Indonesia, aplikasi trading kripto mana yang menyediakan pair trading kripto paling lengkap? 

Marshall   8 Aug 2022

@Marshall:

Untuk saat ini setahu saya hanya Indodax dan Tokocrypto yang memiliki jumlah Supported Crypto terbanyak dari pada Exchange lainnya. Indodax dengan 68 Supported Crypto sedangkan Tokocrypto dengan 53 Supported Crypto. Namun, dalam hal jumlah market dan fitur yang lebih lengkap, Tokocrypto jauh lebih unggul dengan banyaknya pilihan-pilihan mata uang Fiat yang tergabung karena koneksinya dengan Binance. Sementara Indodax lebih unggul dengan BIDR-nya. 

Nur Salim   9 Aug 2022
 Abi Jubair |  11 May 2022

cara mengetahui strategi trading yang sesuai dengan kepribadian trader?

Lihat Reply [19]

@Yeni Anita:

Intraday trading dan swing trading bisa cocok untuk karyawan. Kalau intraday, artinya Anda trading setelah pulang dari kantor (malam hari) disaat sesi New York (Amerika). Sedangkan kalau swing trading artinya Anda trading di TF besar (H4 keatas) sehingga memantau grafik tidak terlalu intens seperti intraday.

Mengenai strategi trading, saya menyarankan strategi yang simple dan kalau bisa sudah Anda pelajari. Anda juga bisa menggunakan strategi price action.

Kiki R   25 Mar 2022

Cara mengetahui strategi trading yang paling cocok dengan kita adalah melalui proses belajar, kemudian berlatih simulasi trading (akun demo).

Mungkin ada banyak artikel di internet yang membahas cara trading ini dan itu, tetapi semua itu cuma terbukti berfungsi bagi orang lain dan belum tentu berfungsi untukmu. Jadi meskipun kamu sudah mempelajari banyak hal tentang trading, kamu tetap membutuhkan latihan pada akun demo agar dapat menyusun strategi atau sistem trading yang benar-benar dapat menghasilkan profit konsisten buat kamu sendiri.

Aisha   11 May 2022

berapa lama ya kak perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk latihan trading di akun demo?

Adif Samantha   12 May 2022

Apakah semua broker lokal yang sudah teregulasi BAPPEPTI menyediakan demo?

Sigit Purnomo   12 May 2022

tidak ada batasan waktu, namun apabila sudah bisa menghasilkan profit yg konsisten maka bisa beralih ke akun live

Samuel Christ   13 May 2022

sebagian besar sudah menyediakan akun demo, bisa baca2 reviewnya dulu

Fahrias Fahrezi   13 May 2022

Ya, semua broker bappebti menyediakan akun demo. Tapi cara menyediakannya berbeda-beda. Ada yang menyediakan akun demo secara bebas melalui formulir singkat saja. Ada pula yang mengharuskan kamu menjalani proses pendaftaran akun lengkap sampai setor modal agar bisa mengakses akun demo.

Kamu bisa memerika review broker yang ingin dipilih terlebih dahulu, jika ingin tahu bagaimana cara sang broker menyediakan akun demo.

Aisha   16 May 2022

setuju. kamu perlu berlatih pada akun demo sampai benar-benar mahir. waktu yang dibutuhkan mungkin berbeda-beda untuk tiap orang. ada yang sebulan, dua bulan, setahun...bahkan ada yang sampai 2 tahun masih demo terus. kita bisa berlatih selama yang kita suka.

Aisha   16 May 2022

Jenis dan strategi trading apa yang cocok untuk seorang karyawan modal minim?

Yeni Anita   23 Mar 2022

Min bisa kasih bocoran untuk membangun sistem trading menggunakan Bollinger Bands? 

Pamolango   26 May 2022

@Pamolango:

Bocoran seperti apa pak yang diinginkan? Saya kasih sedikit tips saja ya. 

Pertama, tentukan terlebih dahulu jenis sistem trading yang diinginkan. Apakah Trend Following, Countertrend, atau Pattern Recognition.

Kedua, tentukan juga jenis tradingnya, apakah itu Scalping di tf kecil, intraday, ataupun Swing dan Position trading di tf besar.

Ketiga, Bollinger Bands sendiri sebenarnya sudah cukup lengkap dan bisa mewakilkan komponen-komponen penting dalam analisa seperti Trend, Key Level dan Signal. Tapi jika tidak ingin berpatokan secara penuh di BB, bapak juga bisa menambahkan indikator-indikator lain yang dapat membantu kinerja Bollinger Bands. Contohnya dalam strategi BBMA OA, ditambahkan berbagai macam MA sebagai konfirmasi Trend, Sinyal, serta Key Level.

contoh-penambahan-indi-bb

Keempat, amati perilaku market terhadap Bollinger Bands dan indikator-indikator tambahan lain. Catat perilaku-perilaku spesial yang sejalan dengan basis sistem (poin 1) yang dapat menghasilkan keuntungan dan terjadi berulang-ulang. Contohnya jika berbasis Trend Following, maka Breakout harga pada Top/Low BB dapat menjadi perilaku spesial yang terjadi berulang-ulang dan dapat menghasilkan keuntungan.

Kelima, susun sebuah aturan yang detail dari hasil pengamatan di atas, menjadi aturan Entry, Stop, dan Exit di market.

Keenam, Backtest aturan-aturan tersebut pada market. Kalau hasilnya memuaskan bisa dilanjutkan percobaan ke akun Demo. Kalau tidak memuaskan bisa kembali ke poin nomor 4 untuk melakukan pengamatan dan penyusunan ulang aturan sistem trading.

Selamat mencoba, dan terima kasih.

Nur Salim   3 Jun 2022

Berapa lama mengetahui strategi trading cocok atau tidak cocok dengan saya?

Amir   21 Jun 2022

@Amir: 1-2 bulan cukup.

Bagaimana caranya? Sederhana, perhatikan 2 hal.

1. Nilai ekspektasi

Rumus nilai ekspektasi = (winrate x average profit) - (lossrate x average loss)

Tujuan nilai ekspektasi adalah mengetahui bahwa strategi trading ini profitable. Tidak ada gunanya Anda cocok dengan strategi trading yang tidak profitable karena hanya akan merugi dalam jangka panjang.

2. Keadaan psikologi Anda saat trading

Saat Anda trading dengan strategi trading tersebut, apa yang Anda rasakan dan pikirkan?

Kalau Anda merasa cemas berlebihan dan terlalu takut, bisa jadi Anda tidak cocok dengan strategi trading tersebut.

Usahakan saat trading Anda harus rileks dan tenang karena cara inilah yang paling optimal.

Kiki R   22 Jun 2022

Platform akun demo dari broker dengan MT4 yang didownload di situs resminya apakah sama kak?

Mamat   24 Jun 2022

@Mamat: Platform akun demo yang diunduh dari website Metatrader punya fungsional yang sama dengan akun demo dari broker. Akan tetapi, biasanya ada perbedaan dalam hal-hal seperti: jumlah dana virtual minimal, cara top up dana virtual, opsi leverage dan lot size, lama waktu diizinkannya penggunaan akun demo, dll.

Aisha   26 Jun 2022

Halo kak, jika kita berada di posisi pakai strategi trading tapi sebenrnya tidak yakin dengan strategi trading dtersebut. Namun, secara historis, startegi tersebut sering profit. Bagaimana cara menyikapi hal tersebut? Makasih

Ridwan   4 Jul 2022

@Ridwan: Caranya adalah dengan menguatkan keyakinan Anda terhadap strategi trading tersebut.

Bagaimana cara menguatkan keyakinan?

UJI strategi tersebut sampai Anda benar-benar yakin. Pengujian yang bisa Anda gunakan ada 2.

1. Backtest

Uji strategi trading tersebut pada pair tertentu di beberapa 1-3 tahun terakhir (2019-2022). 

2. Forward-test

 Uji strategi trading tersebut pada pair tertentu sampai 2-6 bulan kedepan.

Dengan melakukan pengujian, maka Anda akan melihat seberapa bagus hasilnya kalau Anda trading.

Tanpa pengujian, proses yakin Anda terhadap strategi trading akan memakan waktu lebih lama.

Kiki R   5 Jul 2022

Menggunakan akun demo itu lama,saya pernah lihat ytber melakukan backtest menggunakan tool software tapi berbayar. Adakah tool yang free untuk melakukan backtest agar lebih cepat dengan MT4/MT5? 

Supriadi   5 Jul 2022

@supriadi:

MT4/MT5 itu sendiri punya kapabilitas untuk backtest, nggak perlu nambah tool lain. 

Tapi backtesting dengan MT4/MT5 atau software lain (apapun itu), lebih sesuai untuk robot/expert advisor/sistem autotrade. Backtesting nggak bisa menggantikan akun demo untuk strategi trading manual.

Kalau kita ingin trading secara manual, maka satu-satunya cara membuat strategi trading adalah dengan praktek pada akun demo. Kenapa begitu? Ada 2 alasan utama:

  • Dalam trading, ada faktor psikologis seperti ketakutan dan keserakahan yang akan bermain. Backtesting nggak bisa mensimulasikan faktor psikologis ini. Akun demo bisa mensimulasikan, meskipun nggak 100%.
  • Trading merupakan proses panjang yang nggak semua orang punya cukup kesabaran untuk menjalaninya. Kalau buat akun demo aja tuh kamu nggak sabar, maka kamu bakal lebih nggak mampu lagi buat trading akun riil.
Aisha   11 Jul 2022
 

Komentar @inbizia

Bila tidak ada waktu, sebaiknya menggunakan stop loss otomatis.
Semakin berisiko instrumen tradingnya, disarankan menggunakan stop loss otomatis.
Sebagai contoh, umumnya risiko trading forex lebih besar daripada saham, sehingga umumnya lebih tepat menggunakan stop loss otomatis.
 Mokash |  12 Nov 2021
Halaman: Apa Itu Stop Out Broker Forex
Sekarang ini trading bnyk sekali macamnya, sampe2 susha dikenali mana yg trading mana yg penipuan. Temen2 ane bnyk banget yg diem2 ngakunya trading forex lah, bitcoin lah, gataunya cm nitip modal terus kena tipu. Disuruh baca ilmu kyk gini mana mau. Capek de.
 Adeeee |  11 Apr 2022
Halaman: Apa Itu Trading Ini Cara Main Dan Mengatasi Risikonya
Sejauh ini TokoCrypto yang mampu memberikan layanan trading kripto terbaik di Indonesia, dibndingkan dengan exchange sebelah, saya rasa TokoCrypto mampu menghadirkan fitur-fitur menarik. Selain itu, exchange ini juga memiliki Tokennya sendiri yaitu TKO yang bisa jadi pilihan investasi. Saya sendiri saat ini sudah hold beberapa token TKO. Harapannya nanti bisa mencapai new ATH...good job TokoCrypto
 Aliandra |  10 May 2022
Halaman: Review Exchange Kripto Tokocrypto
@Obed: Bukan susah karena akunnya tapi dari segi psikologinya. 1. Kebanyakan retail trading menganggap trading forex itu cara cepat kaya. Untuk cepat kaya, maka entry harus sering dan setiap hari. Oleh karena itu, mereka akan lebih pilih trading scalping dan intraday daripada swing trading yang nunggunya lama. 2. Mereka maunya hasil cepat (tidak mau nunggu lama) Sejalan dengan poin 1 di atas, karena mau hasil cepat, time frame yang digunakan juga yang kecil. Ada yang menggunakan M1 dan M5 saja, dan ada juga yang di M15 dan M5. Karena 2 alasan di atas, maka secara psikologis swing trading susah diterapkan oleh sebagian besar retail trader.
 Kiki R |  4 Jun 2022
Halaman: Swing Trading Strategi Forex Ideal Untuk Profit Maksimal
Orang awam tidak bisa membuat prediksi NFP sendiri. Kita biasanya melihat dari konsensus yang terlampir dalam kalender forex, atau menengok berita terbaru dari hasil survei Reuters/Bloomberg/instansi terkemuka lain. Kenapa kita tidak bisa bikin sendiri? Ada dua langkah untuk membuat prediksi NFP secara ilmiah: Cari data NFP lama, semakin banyak semakin baik. Bisa lihat pada situs Tradingeconomics atau penyedia data lain. Lakukan forecasting dengan model ekonometri. Rincian caranya cukup rumit karena melibatkan basis teori dan rumus matematis tingkat advanced, biasanya dapat dipelajari pada mata kuliah Statistik dan Ekonometrika di perguruan tinggi. Langkah pertama mungkin simpel saja. Tapi langkah kedua itu, bahkan Sarjana Ekonomi pun belum tentu bisa menerapkannya dengan tuntas.
 Aisha |  15 Jun 2022
Halaman: Strategi Trading Nfp Sederhana Ala Cory Mitchell
Di indodax ada slippage juga nggak ya? seperti di forex itu, kalau pending order kena slippage kan bisa dapat harga yang beda
 Arumi |  17 Jun 2022
Halaman: Cara Menggunakan Stop Order Indodax Untuk Trading Kripto

Kamus Forex

Deposit, Deposit Forex

Sejumlah dana yang harus diberikan kepada broker sebagai modal trading dan menikmati layanan yang diberikan (oleh broker tersebut).

Kalender Forex, Kalender Ekonomi

Kalender yang memuat jadwal rilis berbagai data ekonomi maupun peristiwa penting terkait kebijakan moneter dan fiskal dari negara-negara yang mata uangnya diperdagangkan dalam pasar forex.

Regulator Forex

Lembaga yang berperan memantau operasional usaha dan menjaga ketaatan hukum broker forex di bawah naungan regulasinya. Karena perannya, regulator dianggap menyediakan jaminan perlindungan bagi trader.

Regulator seringkali adalah lembaga pemerintah bersifat otonom atau bisa juga berupa asosiasi swadaya. Regulator forex yang memiliki dasar hukum sebagai bentukan pemerintah contohnya Bappebti (Indonesia), ASIC (Australia), dan FCA (Inggris). Regulator seperti ini memiliki legitimasi lebih kuat daripada asosiasi swadaya.

Forex

Adalah Foreign Exchange atau pertukaran mata uang asing (valas). Sementara trading forex merujuk pada aktivitas perdagangan valas secara online untuk mendapatkan keuntungan.

Broker Forex

Adalah perusahaan, institusi, agen, ataupun individu yang bertugas mempertemukan pihak penjual dan pembeli. Broker forex secara khusus artinya perusahaan yang menghubungkan trader dengan pasar interbank untuk bertrading forex.


Kirim Komentar Baru