Trading Meme Coin, Pilih Shiba Inu atau Dogecoin?

Nadila D 5 Aug 2022
Dibaca Normal 5 Menit
kripto > koin >   #meme   #trading
Meski sering dianggap sebagai lelucon belaka, meme coin seperti Shiba Inu dan Dogecoin dianggap memiliki potensi keuntungan yang cukup besar.

Dalam beberapa tahun terakhir, industri mata uang kripto telah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Meskipun sebagian besar perhatian tertuju pada nama-nama besar seperti Bitcoin dan Ethereum, sejumlah koin alternatif lain seperti Shiba Inu dan Dogecoin juga mulai banyak dilirik di bursa kripto.

Trading Meme Coin

Meme Coin memang seringkali dipandang sebagai lelucon. Namun, sejumlah investor percaya bahwa koin-koin ini dapat menjadi tambang emas bagi mereka. Istilah ini umumnya digunakan untuk koin-koin yang berasal dari sebuah meme atau tren viral di internet.

Pada dasarnya, Meme Coin bekerja seperti mata kripto yang lain, namun terdapat perbedaan mencolok pada kegunaannya. Kebanyakan mata uang kripto memiliki tujuan yang jelas, misalnya Bitcoin diciptakan sebagai mata uang digital yang terdesentralisasi, dan Ethereum yang terkenal dengan smart contract-nya.

Sementara itu, kebanyakan Meme Coin hanya dibuat untuk hype. Beberapa Meme Coin menjadi populer karena mengangkat hal yang sedang viral atau dipromosikan oleh artis ternama. Inilah mengapa nilai koin-koin ini bisa melambung tinggi dengan cepat meski dasar fundamentalnya terbilang cukup rapuh.

Baca juga: Investasi Meme Coin, Layakkah Dicoba?

Dari ratusan Meme Coin yang beredar di dunia kripto saat ini, Shiba Inu dan Dogecoin adalah dua koin yang paling terkenal di antara para investor. Meski keduanya sering dianggap remeh, koin-koin satir ini telah menarik cukup banyak penggemar dengan popularitasnya.

Bersamaan dengan itu, harga Shiba Inu (SHIB) dan Dogecoin (DOGE) telah mengalami sejumlah lonjakan yang tidak terduga. Nah, jika harus memilih, koin mana yang sebaiknya Anda investasikan? Mari kita telusuri lebih jauh.

 

Dogecoin: Token Anjing Shiba Pertama di Dunia

Dogecoin (DOGE) dirilis pertama kali pada tahun 2013 oleh seorang insinyur bernama Billy Markus, bersama dengan Jackson Palmer dari Adobe. Secara umum, Dogecoin menggunakan teknologi yang sama dengan Bitcoin, salah satunya adalah penggunaan konsensus Proof-of-Work yang berfungsi untuk memverifikasi transaksi. Namun berbeda dengan Bitcoin, koin ini beroperasi di jaringannya sendiri, yakni blockchain Dogecoin.

Pada awalnya, Dogecoin diciptakan sebagai lelucon untuk mengejek Bitcoin dan para investor yang rela menukar uang nyata mereka dengan uang digital yang tidak jelas masa depannya. Inilah mengapa maskot Dogecoin adalah seekor anjing Shiba Inu dari meme Doge yang sedang viral saat itu.

Dogecoin

Ironisnya, mata uang lelucon ini justru menjadi populer dan harganya meningkat drastis di tahun 2021. Dilansir dari CoinMarketCap, Dogecoin saat ini masih merupakan mata uang kripto terbesar ke-10 di dunia.

Baca juga: Daftar Koin Kripto Terbaik Menurut Market Cap

Tidak perlu diragukan lagi bahwa Dogecoin adalah mata uang kripto yang sedang naik daun dan banyak diperbincangkan di kalangan para investor dari berbagai penjuru dunia. Selain karena tampang lucu si anjing Shiba yang mudah diingat, Dogecoin juga terkenal karena dukungan sejumlah figur publik ternama seperti Elon Musk, Snoop Dogg, Gene Simmons, dan Kevin Jonas.

 

Shiba Inu: Koin Pembunuh Dogecoin?

Seperti Dogecoin, Shiba Inu (SHIB) juga merupakan sebuah Meme Coin yang menggunakan maskot anjing Shiba Inu. Kabarnya, SHIB memang sengaja diciptakan oleh seorang misterius bernama Ryoshi untuk menjadi "pembunuh Dogecoin".

Shiba Inu sendiri pertama kali dirilis pada tahun 2020 sebagai token ERC-20. Artinya, koin ini beroperasi di jaringan Ethereum dan dapat dikaitkan dengan smart contract untuk menciptakan produk-produk DeFi (Decentralized Finance).

Baca juga: Kripto Berbasis DeFi, Tren Blockchain Baru Sarat Manfaat

Tak lama setelah dirilis, Shiba Inu mulai mendapat banyak perhatian. Menurut CoinMarketCap, Shiba Inu adalah mata uang kripto terbesar ke-15 di tahun 2022, hanya beberapa tingkat di bawah Dogecoin.

Salah satu peran Shiba Inu adalah sebagai koin native dari Shiba Swap, sebuah DEX (Decentralized Exchange) yang memfasilitasi pertukaran token digital secara daring. Para pengguna ShibaSwap dapat dengan mudah menaruh deposit dalam bentuk token Shiba Inu agar mendapat berbagai bentuk keuntungan.

Shiba Inu

Selain itu, Shiba Inu juga mulai memasuki dunia NFT (Non-Fungible Token) dengan meluncurkan Shiboshi yang terdiri dari 10,000 NFT bertemakan anjing Shiba Inu.

 

Mana Yang Lebih Baik?

Apabila sudah memastikan keduanya, Anda bisa mempertimbangkan Shiba Inu atau Dogecoin dari sisi kredibilitas dan fungsi masing-masing. Jika dilihat dari popularitas, Dogecoin saat ini lebih unggul karena merupakan Meme Coin pertama di dunia dan pernah mendapat dukungan dari sosok sekrusial Elon Musk. Namun apabila mempertimbangkan fungsinya di masa depan, Shiba Inu boleh jadi lebih dipertimbangkan karena merupakan token berbasis Ethereum.

 

Tips Trading Meme Coin

Pada umumnya, Meme Coin diciptakan untuk mengambil keuntungan dari tren yang sedang viral di dunia maya. Koin-koin ini menggunakan komentar, dukungan, bahkan cuitan dari para figur publik untuk menaikkan nilainya. Hingga saat ini, Shiba Inu dan Dogecoin masih menjadi pilihan yang banyak digemari di dunia kripto.

Jika dibandingkan, Shiba Inu dan Dogecoin mungkin terdengar sama-sama menarik di mata investor. Keduanya memiliki potensi yang cukup bagus, setidaknya untuk beberapa waktu ke depan. Akan tetapi, di balik ketenarannya, terdapat beberapa kekhawatiran terkait masa depan kedua koin tersebut.

Selain spekulasi harga, nilai Meme Coin juga bergantung kepada antusiasme pengguna. Sebagai contoh, harga Dogecoin melesat cukup tinggi sesaat setelah Elon Musk membuat cuitan terkait dukungannya terhadap Dogecoin. Sebaliknya, Jika tren yang mendasari popularitas sebuah Meme Coin memudar, maka harganya juga tentu akan mengikuti.

Baca juga: Kiat Trading Kripto dengan Berita Elon Musk

Terlebih, Meme Coin juga tidak memiliki fungsi atau tujuan yang jelas seperti mata uang kripto pada umumnya. Hal-hal tersebut tentu merupakan risiko yang cukup besar bagi para pemegang Meme Coin. Jadi jika Anda ingin berinvestasi dengan Meme Coin, hal utama yang perlu diperhatikan adalah pentingnya memiliki strategi dan manajemen risiko kripto yang kuat.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Sapto |  17 Mar 2017
Apa cukup trading dengan hanya mengandalkan ilmu teknikal saja?
Terimakasih untuk jawabanya.

Lihat Reply [3]

Untuk Sapto..

Trading adalah ilmu dan seni mengatur uang untuk mendapatkan uang, hal ini terkait dengan slogan bahwa trading ini High Risk. Dalam dunia trading terdapat dua aliran, yaitu : fundamentalis dan tekhnikalist. Sementara yang ketiganya adalah gabungan dari dua analisa tersebut.

Tidak salah jika anda menggunakan analisa tekhnikal. Yang paling utama adalah anda bisa mengukur dan mengatur emosi dan keuangan anda.

Thanks.

Basir   20 Mar 2017

memang tidak salah masta, tapi pertanyaannya gimana kalo benar2 teknikal saja, tanpa fundamental sama sekali?

Adri   30 Mar 2017

Untuk Adri..

Murni atau campuran bisa dilakukan. Dan hal itu tidak salah. Karena ujungnya adalah target keuntungan bisa di dicapai. Technical Analysis adalah teknik analisa yang menganalisa fluktuasi harga dalam rentang waktu tertentu. Dari pergerakan harga tersebut trader mengamati pola-pola tertentu yang dapat dipakai sebagai dasar untuk melakukan pembelian atau penjualan.

Maka hal ini yang paling penting adalah ditunjang dengan kontrol emosi dan keuangan.

Thanks

Basir   30 Mar 2017
 Rudy Sejahtera |  18 May 2018
Pernah dengar sistem trading Dinapoli pak? minta tolong buatkan artikelnya donk. saya liat di grup fb lagi terkenal sistemnya

Lihat Reply [1]

Untuk Rudy Sejahtera,

Terkait pertanyaan Anda, bisa menyimak ulasannya di: Indikator Dinapoli Target

Sistem trading ini adalah untuk mengetahui level Support dan Resitance. Tidak jauh berbeda dengan penggunaan Pivot Point dan Fibo. Jika memang sedang banyak dibahas, maka ke depan akan kami usahakan untuk menambah ulasan mengenai sistem trading Dinapoli.

Terima kasih.

Basir   18 May 2018
 Abdul Munawari |  11 Jan 2019

Mohon penjelasannya mengenai pola rectangle berikut:

Pola


Pola

Lihat Reply [1]

Untuk Abdul Munawari,

Pola rectangle biasanya mencerminkan keadaan pasar yang sedang berkonsolidasi (sideways). Pola rectangle biasanya sebagai pertanda akan berlanjutnya suatu tren atau justru terjadi reversal. Trading dengan pola ini biasanya menggunakan konsep breakout, yakni Anda harus menunggu dulu agar harga berhasil menembus batas atas (resisten) atau batas bawah (support) pola rectangle.

Tembusnya batas atas (resisten) pola rectangle pada sebuah uptrend dapat dijadikan pertanda bahwa tren naik akan kembali berlanjut. Namun sebaliknya, pergerakan reversal akan terjadi jika batas bawah (support) dari pola rectangle pada sebuah uptrend berhasil ditembus.

Untuk downtrend, harga harus berhasil menembus batas bawah pola rectangle agar bisa melanjutkan tren turun. Namun jika batas atas pola rectangle yang berhasil ditembus, maka harga akan berbalik menguat.

Berikut contoh pola rectangle pada sebuah downtrend yang kemudian berakhir menjadi pergerakan reversal. Perhatikan chart XAU/USD Daily berikut ini!

XAUUSD Daily

  1. Harga sedang bergerak dalam tren bearish / downtrend. Indikator teknikal seperti RSI, OsMA dan Bollinger band juga tampak mengkonfirmasi pergerakan downtrend tersebut.
  2. Tren turun tampak mulai melemah seiiring dengan terbentuknya pola rectangle. Tampak harga sedang berkonsolidasi didalam range batas atas 1215.50 dan batas bawah 1180.24. Pada fase ini, pasar berkemungkinan akan kembali melanjutkan tren bearish, atau justru akan terjadi reversal setelah menembus salah satu batas dari pola rectangle ini. Skenaro yang bisa dipersiapkan adalah memasang posisi Sell setelah batas bawah mampu ditembus atau posisi buy jika batas atas yang justru ditembus. 
  3. Tampak pada zona biru, terdapat candle bullish engulfing yang langsung mempenetrasi batas atas pola rectangle. Breakout tersebut terlihat makin valid dan terkonfirmasi karena harga mampu ditutup diatas level atas dari pola rectangle dan indikator teknikal RSI dan OsMA juga menunjukkan pembacaan sinyal beli. Oleh karena itu skenario Buy akan diambil.
  4. Pemasangan skenario setelah breakout pola rectangle dapat menggunakan pending order. Pending order buy dapat diletakkan pada batas atas pola rectangle yang telah ditembus (1215.50) dengan Stop Loss pada batas bawah (1180.24) pola rectangle tersebut. Take profit yang disarankan adalah sebesar jarak range rectangle yang terbentuk, dalam hal ini Take Profit diletakkan pada level 1250.76 dengan penggunaan risk:reward 1:1.

Kurang lebih seperti itu gambarannya jika hendak bertrading dengan pola rectangle tersebut.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   11 Jan 2019
 Sodya |  29 Mar 2021

Siang pak, mohon izin bertanya bagaimana cara menentukan open posisi pada gold hari ini?

Lihat Reply [3]

@ Sodya:



Setelah pola falling wedge tidak terkonfirmasi, dari penunjukan indikator moving average, parabolic SAR, Bollinger Bands, ADX, MACD dan RSI, maka untuk jangka menengah panjang masih cenderung bearish, atau masih sell.

M Singgih   31 Mar 2021

Pak titik-titik itu indikator apa ya? Dan fungsinya buat apa?

Sitompul   9 Apr 2021

@ Sitompul:

Itu indikator parabolic SAR, yang menunjukkan arah trend pergerakan harga. Jika titik indikator parabolic SAR berada di bawah candlestick maka arah trend pergerakan harga sedang naik, dan jika titik indikator parabolic SAR berada di atas candlestick maka arah trend pergerakan harga sedang turun.

M Singgih   11 Apr 2021
 Ronda |  30 Nov 2020

Apakah leverege pada akun trading tidak bisa diubah lagi? Saya berencana mau menurunkan leverage akun trading saya. Ada yang tau bagaimana caranya? Makasih

Lihat Reply [20]

@ Ronda:

Setahu kami besaran leverage tidak bisa dirubah. Besarnya leverage ditentukan saat membuka akun. Jika ingin merubah leverage harus menghubungi broker. Jika disetujui, pihak broker akan merubah sesuai dengan permintaan.

M Singgih   2 Dec 2020

@ Angki:

Dalam trading, tidak ada aturan baku untuk besarnya leverage yang ideal. Biasanya trader menggunakan leverage yang sedang, tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar. Dalam hal ini menurut saya pilih leverage yang sedang, yaitu 1:500.

 

M Singgih   7 Apr 2021

Dengan modal dan leverage yang sudah diketahui, berapa keuntungan setiap kali trading pak?

Hengki   27 Apr 2021

@ Hengki:

Besarnya keuntungan (profit) tidak tergantung dari leverage, tetapi tergantung dari ukuran lot saat membuka posisi. Misal Anda trading 1 lot EUR/USD dan bisa profit 50 pip, maka profitnya adalah 50 x USD 10 = USD 500, sedangkan jika Anda trading 0.1 lot EUR/USD dan bisa profit 50 pip, maka profitnya adalah 50 x USD 1 = USD 50.

Besarnya ukuran lot saat Anda membuka posisi tentu saja tergantung dari besarnya modal. Semakin besar modal Anda maka semakin besar juga ukuran lot yang bisa Anda buka.

Dalam hal ini kami sarankan agar Anda mempelajari dasar-dasar perhitungan dalam trading forex.

M Singgih   28 Apr 2021

@ Nuel:

Dalam hal ini ketahanan modal Anda adalah: (USD 200 / USD 1) = 200 pip, belum termasuk margin. Jika Anda trading di pair forex, ketahanan 200 pip relatif kecil, apalagi trading emas. Untuk forex kami sarankan ketahanan minimal 500 pip.

Saran kami jika ingin pip value USD 1 / pip, Anda bisa tambah modal, atau jika ingin modal tetap USD 200, Anda bisa trading di akun micro dengan pip value USD 0.1 / pip, dengan demikian ketahanan modal Anda bisa jauh lebih besar.

Mengenai pertanyaan Anda:
1. Gunakan leverage yang tinggi supaya margin atau jaminan yang diperlukan saat membuka possi nilainya kecil. Anda bisa menggunakan leverage 1:500 atau 1:1000.
2. Maaf, kami kurang mengerti pertanyaannya. Mungkin bisa lebih diperjelas.

M Singgih   10 Nov 2021

@ Udin:

Dalam hal ini Anda harus menentukan ketahanan modal (dalam satuan pip).

Jika trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD) dan ketahanan ditentukan 1000 pip, maka Anda harus trading dengan mini lot yaitu 0.2 lot, yang mana nilai per pip 0.2 lot pair XXX/USD adalah USD 2, sehingga ketahanan Anda adalah USD 2000 / USD 2 = 1000 pip.
Ketahanan 1000 pip untuk pair XXX/USD adalah reasonable.

Jika trading pada pair XAU/USD dan ketahanan ditentukan 10000 pip, maka Anda harus trading dengan 0.2 lot, yang mana nilai per pip 0.2 lot pair XAU/USD adalah USD 0.2, sehingga ketahanan Anda adalah USD 2000 / USD 0.2 = 10000 pip.
Ketahanan 10000 pip untuk pair XXX/USD adalah reasonable.

M Singgih   1 Feb 2022

Kalo saya punya modal 1.000$ dengan leverage 1:500 dengan resiko saya per trade adalah 30% di pair XAU/USD maka berapa lot yang optimal? Berapa pips ketahanan modal untuk 1.000$ jika saya ambil 0.01 lot per trade? Jika harga saat ini 1.807 maka berapa pips ke atas dan berapa pips ke bawah ketahanan modal saya untuk 0.01 lot dan o.1 lot? terima kasih

Aries FR   6 Feb 2022

@ Aries Fr:

Modal = USD 1,000.
Risiko = 30% x USD 1,000 = USD 300. Stop loss (SL) berapa pip ??
Leverage = 1:500 atau 0.2% dari nilai kontrak.

Jika Anda buy atau sell 0.1 lot XAU/USD pada harga 1807.00, maka:
Margin = (harga XAU/USD) x besarnya lot x % leverage x 100. (Keterangan: 100 adalah nilai kontrak untuk 1 lot XAU/USD, yaitu 100 troy ounce).
Margin yang diperlukan = 1807.00 x 1 x 0.2% x 100 = USD 361.4.
Ketahanan Anda adalah = (USD 1,000) - (USD 361.4) / USD 0.1 = 6386 pip.

Jika risiko = USD 300 dan diasumsikan SL = 10000 pip, maka Anda harus trading dengan USD 300 / 10000 pip = USD 0.03 / pip, atau trading dengan 0.03 lot, yang mana USD 0.03 adalah nilai per pip untuk 0.03 lot pair XAU/USD.

 

M Singgih   9 Feb 2022

Tentu saja lebih bagus broker forex dengan akun 5 digit. Dua alasan utamanya:

  • Spread bisa lebih kecil, sampai kurang dari 1. Misalnya spread hanya 0,1 untuk EUR/USD. Ini tentunya lebih hemat untuk kita.
  • Perhitungan profit dan loss lebih teliti. Umpama EUR/USD naik dari 1.09721 sampai 1.09756, berarti kita cuan 3 pips plus ekstra 5 pippettes pada akun 5 digit. Namun, pada akun 4 digit hanya akan terhitung 3 pips saja.

Untuk trader swing yang berbasis fundamental, selisih perhitungan akun 4 digit dan 5 digit mungkin sangat kecil. Namun, selisih yang kecil itu akan sangat signifikan untuk trader scalping.

Aisha   16 Mar 2022

@ Darsono:

Untuk jenis akun tentu akan mempengaruhi hasil profit dalam satuan uang. Misal jika Anda menggunakan akun standard dan trading 1 lot EUR/USD kemudian mendapatkan profit 10 pip, maka nilai profit dalam satuan uang adalah USD 100 karena nilai per pip untuk 1 lot EUR/USD adalah USD 10. Sementara jika Anda menggunakan akun mini dan trading 0.01 lot EUR/USD kemudian mendapatkan profit 10 pip, maka nilai profit dalam satuan uang adalah USD 1 karena nilai per pip untuk 0.01 lot EUR/USD adalah USD 0.1.

Leverage tidak mempengaruhi hasil profit. Besarnya leverage hanya akan mempengaruhi besarnya margin atau jaminan saat membuka posisi. Semakin tinggi leverage yang digunakan maka akan semakin kecil nilai jaminannya.

M Singgih   31 Mar 2022

@Sry Wahyuni: Leverage adalah besaran daya ungkit yang membantu seorang trader untuk bertransaksi di pasar keuangan.

Semakin besar leverage, maka semakin kecil margin yang digunakan.

Sebagai contoh, jika Anda trading tanpa leverage (leverage 1:1) maka untuk membuka 1 lot EUR/USD setidaknya Anda harus menyiapkan dana sebesar $100,000.

Hampir seluruh trader retail tidak akan bisa trading tanpa leverage karena minimal deposit dananya terlalu besar.

Nah, dengan adanya leverage, membuka posisi 1 lot tidak perlu membutuhkan dana $100,000.

Sebagai contoh, dengan leverage 1:100, Anda cukup menggunakan margin $1000 untuk membuka 1 lot. Semakin besar angka pembaginya, semakin kecil margin yang diperlukan untuk membuka posisi.

Cara menghitung Margin dengan Leverage, contoh:

  • Leverage 1:100, maka berarti Margin (1/100)x100% = 1%
  • Leverage 1:200, maka berarti Margin (1/200)x100% = 0.5%
  • Leverage 1:500, maka berarti Margin (1/500)x100% = 0.2%
Kiki R   27 Apr 2022

Bagaimana hubungan leverage dan margin dalam trading forex?

Sry Wahyuni   27 Apr 2022

Adakah hubungan jenis Akun dan leverage terhadap profit trading?

Darsono   25 Mar 2022

Mohon pencerahannya teman-teman sekalian,

Jadi saya berkenan ingin mulai trading di forex. Kalau saya deposit $200. Dengan target saya yaitu setiap kenaikan/penurunan 1 pips = 1 dollar. Maka pertanyaan:

1. Berapa leverage yang cocok untuk akun saya?
2. Apakah semua market memenuhi syarat target saya, atau hanya market2 tertentu. mohon informasinya.

Terima kasih 

Nuel   9 Nov 2021

Kalau trading modal $2.500, lebih ideal leverage 1:500 atau 1:1000? Terima kasih

Angki   7 Apr 2021

klo saya punya modalnya $2000 dalam akun lalu leverage nya 1:500 berapa Lot yang aman buat trading nya mohon penjelasan

Udin   31 Jan 2022

Seingat saya ada beberapa broker yang bisa mengubah leverage pada akun kak, tapi koq menurut saya daripada ubah leverage, lebih baik membuat akun baru yaaa

Afrita   6 Jun 2022

bagus mana ya min antara akun 4 digit dengan akun 5 digit?

Lucky_happy   14 Mar 2022

Berapa leverage maksimal yang disediakan oleh broker Indonesia? Saya biasanya menggunakan broker impor, baru kali ini mau pindah. 

Vinnty Fatikasan   8 Jul 2022

@Vinnty Fatikasan: Leverage broker lokal yang disediakan ada yang sampai 1:400.

Kiki R   11 Jul 2022
 

Komentar @inbizia

STP biasanya tidak hanya menghubungkan ke satu broker ECN, tapi banyak broker, sehingga lebih baik dalam memenuhi order dari trader.
 Pertamax |  29 Dec 2020
Halaman: Mengenal Apa Itu Broker Stp Dan Keunggulannya
Menurut saya pemilihan produk keuangan harus disesuaikan dengan rencana keuangan
Tabungan :
- Bisa mulai menggunakan tabungan dari nominal kecil
- Penambahan dana juga umumnya tidak dibatasi
- Mudah dicairkan kapan saja, terutama jika memiliki kartu ATM
- Modal awal investasi umumnya tidak akan berkurang
- Investasi non-fisik, tidak memegang langsung uangnya, melainkan mendapatkan bukti berupa buku tabungan atau rekening koran
- Ada resiko jika bank terlikuidasi, maka jumlah dana simpanan yang aman hanyalah sesuai jumlah dan suku bunga yang dijamin oleh pemerintah melalui Lembaga Penjaminan Simpanan
Emas :
- Bisa membeli emas dalam bentuk perhiasan atau logam mulia
- Emas, apalagi logam mulia tergolong cukup likuid
- Terbatas pada hari operasinya toko emas
- Emas adalah investasi fisik
- Ada resiko kehilangan berupa kecurian. Akan tetapi juga bisa merasa nyaman karena emas dipegang sendiri
- Emas punya resiko modal awal investasi berkurang (bila terjadi penurunan harga emas)
Semoga membantu..
 Rosita |  21 Jul 2021
Halaman: Perbedaan Emas Batangan Dengan Dinar Emas
Kalau berdasarkan artikel, indikator Ichimoku sudah bagus tanpa perlu ada tambahan indi lainnya, pak. Karena selain sudah cukup lengkap, tampilan Ichimoku sendiri sudah cukup memenuhi layar Anda, sehingga kalau ada tambahan indikator, bisa-bisa Anda jadi susah dan pusing sendiri.
 Sandy Pratama |  26 Apr 2022
Halaman: Indikator Pilihan Untuk Analisa Cryptocurrency
Bisa dibilang ya, tapi perusahaan yang memegang etika bisnis harus menyatakan hal ini dengan terbuka. Soal "menjual data konsumen" ini biasanya sudah ada di Terms and Condition awal saat seseorang mengisi data. Jadi sebagai konsumen, kita sendiri yang harus jeli membaca. Jika asal klik, berarti Anda menyetujui pemberian data tersebut. Contohnya saja saat akan buka akun di sebuah aplikasi atau sosial media dsb, di awal menu sering menyatakan bahwa "data yang Anda masukkan akan dibagikan pada partner bisnis kami, meliputi: (misalnya saja) email, lokasi, dsb" Jika sebuah perusahaan membocorkan data konsumen di luar ijin yang tertulis pada syarat dan penggunaan, maka bisa dilaporkan ke lembaga perlindungan konsumen. Selain melalui perusahaan pengelola, data-data Anda bisa juga bocor melalui cookies yang biasanya terpasang di website-website, sehingga dapat membaca aktivitas browsing dan terus menawarkan topik yang mungkin relate dengan Anda. Karena itu, hindari klik link atau menerima cookies sembarangan.
 Maria |  21 Jun 2022
Halaman: Bisnis Big Data Bagaimana Potensinya Untuk Jangka Panjang
Kalo bank lokal biasanya gak nyediain pinjeman kripto sist. Harus lewat aplikasi exchanger khusus. Misalnya Triv Crypto Lending, di Binance juga ada. Sistemnya sama aja sih, semuanya pake kebijakan LTV. Cek di sini: Platform Crypto Lending Terbaik untuk Modal Trading Kalau di bank lokal mah adanya pinjeman dana konvensional, itu prosesnya panjang soalnya bakal dicek dulu Credit History dan administrasinya lebih berbelit.
 Sasha |  2 Aug 2022
Halaman: Pro Kontra Pinjaman Kripto Yang Perlu Anda Tahu
Definisi dari kripto winter adalah ketika harga kripto mengalami penurunan terus menerus dalam periode waktu yang cukup panjang. Fenomena kripto winter ini memang cukup mengkhawatirkan, bahkan membuat beberapa platform trading lokal menghentikan aktivitas penjualannya di bulan Juni 2022. Mata uang kripto adalah aset yang sangat bergantung dengan kepercayaan pasar. Semakin banyak yang mengalami panic selling dan FUD, maka harganya bakal makin ambruk. Baca juga: Apa Itu FUD di Pasar Kripto Untuk menghadapi crypto winter, kita perlu mempelajari analisa fundamental dari sebuah koin. Siapa pengembangnya? Bagaimana kapitalisasi pasarnya? Koin2 yang legit dan masih mendapat kepercayaan pasar cenderung bisa Rebound kembali dan penurunannya hanya koreksi. Jika banyak yang masih minat dengan sebuah koin, maka artinya ia layak untuk di HODL.
 Intan |  8 Aug 2022
Halaman: Pasar Kripto Bearish Hodl Atau Jual

Kamus Forex

Overtrading, Over Trading, Overtrade

Melakukan trading secara berlebihan, baik dengan membuka satu posisi trading dalam jumlah lot besar, atau membuka terlalu banyak posisi dalam satu waktu. Disebabkan oleh emosi trading yang kurang stabil, overtrading disebabkan oleh salah satu atau kedua skenario berikut:

  1. Serakah mengejar profit.
  2. Bernafsu mengganti kerugian dari posisi loss.
Swing Trading

Strategi trading yang menargetkan keuntungan semaksimal mungkin, dan dilakukan dengan menempatkan posisi Buy atau Sell pada titik pembalikan harga.

Platform Trading

Fasilitas trading yang memungkinkan trader mengatur dan mengeksekusi order secara real-time di pasar forex. Platform trading biasanya dipasang sebagai aplikasi di PC atau Smartphone, bisa pula dibuka sebagai halaman web di browser. Fasilitas ini wajib disediakan broker forex untuk para tradernya. Selain memiliki fitur untuk mengatur dan memasang order, platform juga umum dilengkapi dengan chart harga real-time dan berbagai tool analisa.

Contoh platform yang umum ditawarkan adalah MetaTrader (dari MetaQuotes), cTrader (dari SpotWare), dan jenis platform yang dikembangkan sendiri oleh broker (proprietary).

Quantitative Trading

Strategi trading yang bergantung pada perhitungan matematis untuk mendeteksi peluang trading. Fokus Quantitative Trading biasnaya tertuju pada Harga dan Volume. Termasuk dalam jenis strategi ini adalah High-Frequency Trading dan Algorithmic Trading yang sering diaplikasikan oleh institusi finansial dan lembaga Hedge Fund.

Carry Trade, Carry Trading

Strategi trading yang lebih memanfaatkan selisih suku bunga antara dua mata uang yang diperdagangkan, daripada perubahan nilai tukar.

Accomodation Trading

Termasuk aktivitas trading ilegal karena satu pedagang mengakomodasi yang lain dengan memasukkan order pada harga yang tidak kompetitif.

Day Trading

Strategi yang dilakukan trader dengan membuka dan menutup posisi trading dalam hari yang sama, sehingga kepastian Loss/Profit dapat diketahui segera.

Sinyal Trading

Update analisa trading yang memberikan saran untuk membuka posisi trading (buy/sell) pada harga dan jangka waktu tertentu. Sinyal trading biasanya ditawarkan oleh broker atau analis forex, baik secara berbayar maupun gratis.


Komentar[1]    
  Hendrik   |   5 Aug 2022

Project-nya Shiba lebih jelas daripada dogecoin yang habis kena prank Elon.