Trading Saham Dengan Teknik Supply And Demand


Satrya Heli Oriza 26 Aug 2019 2715Dibaca Normal 5 Menit

Teknik Supply And Demand (SnD) umumnya digunakan trader price action dalam menentukan kapan harus melakukan transaksi dalam sebuah instrumen keuangan. Apa sajakah rule trading saham dengan menggunakan teknik SnD?



Halo sobat trader di seluruh Indonesia, apa kabar? Pada artikel kali ini, kami ingin berbagi kepada sobat semua tentang rule atau aturan dalam melakukan trading saham dengan menggunakan teknik Supply dan Demand. Pada artikel sebelumnya kami sudah membahas tentang Supply dan Demand secara garis besar. Sebenarnya ada banyak hal yang harus dipelajari jika sobat ingin mendalami teknik ini, oleh karena itu penulis hanya akan memberikan poin-poin terpenting terkait rule dan teknik yang biasa digunakan.

Teknik ini mungkin terlihat sulit bagi sobat yang baru memulai trading saham, karena SnD merupakan teknik dasar yang sering diterapkan bagi trader konservatif. Karakteristiknya yang membutuhkan kesabaran mungkin tidak cocok bagi trader agresif, namun teknik ini memberikan perbandingan risiko yang lebih kecil dengan potensi profit yang lebih besar. Penasaran? Yuk kita bahas bersama-sama!

trading snd

 

Rule Dalam Menggunakan Teknik Supply dan Demand

1. Beli di Area Demand, Jual di Area Supply

Dalam menggunakan teknik Supply dan Demand ada aturan baku yang umumnya digunakan. Aturan yang pertama adalah kita hanya melakukan pembelian pada saat harga sebuah saham memasuki area Demand. Kemudian kita hanya akan melakukan penjualan ketika harga mencapai area Supply. Terdengar gampang? Perhatikan ilustrasi berikut ini:

teknik snd dalam trading saham
Ilustrasi 1 Penggunaan Teknik SnD Pada Saham ACES

Berikut penjelasan ilustrasi di atas, pada level harga 1490-1534 merupakan area Demand (Rally Base Rally) yang terbentuk pada tanggal 28 Desember 2018 dan belum pernah sama sekali tersentuh (Fresh Demand). Area Demand yang masih belum pernah tersentuh sama sekali merupakan area terbaik untuk melakukan pembelian.

Lihat yang terjadi saat harga kembali menyentuh level 1534 harga langsung bergerak dengan sangat kencang menuju level 1648 sobat tentunya sudah memperoleh cuan lebih dari 6.5% dalam waktu sehari saja pada saham ACES bukan? Atau jika sobat ingin memperoleh cuan yang lebih besar, sobat bisa menahan untuk tidak menjual saham tersebut sebelum mencapai area Supply karena rule dari teknik ini adalah membeli di area Demand dan menjual di area Supply.



Hal berikutnya yang perlu diingat adalah, jika sebuah zona Demand berhasil dijebol harga (Engulfed Demand), maka harga akan menuju area Demand berikutnya. Begitu juga sebaliknya, ketika harga berhasil menjebol area Supply (Engulfed Supply) maka harga akan menuju ke area Supply berikutnya. Atau pada skenario yang lain, setelah harga berhasil menjebol area Demand atau Supply, harga akan melakukan retrace ke area Supply atau Demand sebelumnya, kemudian melanjutkan kenaikan atau penurunan harga.

Untuk stop-loss, kita dapat meletakkannya beberapa poin di batas bawah area Demand. Sebagai contoh jika area Demand berada pada level harga 1490-1534, maka kita melakukan stop-loss (cut-loss) pada level harga 1485.


2. Beli Hanya Ketika Harga Berada Pada Area Demand Yang Masih Fresh

Pada level harga 1490-1534 merupakan area Demand yang masih fresh. Artinya, area tersebut tidak pernah tersentuh oleh harga sejak pertama kali terbentuk. Lihat yang terjadi pada level harga tersebut, harga langsung terpantul ke atas menuju level harga 1648 hanya dalam waktu 1 hari saja. Namun etika zona Demand sudah beberapa kali tersentuh (retest), sobat bisa mengabaikan area tersebut. Karena semakin sering area Demand atau Supply di retest oleh harga, maka akan semakin besar peluangnya untuk menjebol area yang bersangkutan.

 

3. Lakukan Analisa Melalui Timeframe Terbesar Menuju Timeframe Terkecil

Jika sobat perhatikan ilustrasi di atas lebih seksama (chart Daily) terdapat area demand pada level harga 1675-1720 yang berhasil ditembus harga menuju level 1614. Kenapa demikian?

Inilah yang harus sobat pahami, jika sobat melakukan analisa, gunakanlah analisa dengan menggunakan chart pada timeframe yang lebih besar terlebih dahulu. Temukan ada apa disana? Barulah kemudian sobat mulai menggunakan timeframe yang lebih kecil. Mungkin jika sobat perhatikan pada chart Daily, level harga 1675-1720 merupakan area Demand, tapi mari kita perhatikan ada apa di timeframe yang lebih tinggi.

snd acesIlustrasi 2 Saham ACES Weekly Chart

Jika kita menggunakan timeframe Weekly, pada level harga 1675-1720 merupakan area Supply (Drop Base Drop) jadi sobat tidak perlu bingung kenapa pada saat melakukan pembelian pada level harga 1675-1720 menggunakan chart Daily yang terlihat adalah zona Demand, tetapi kok harga tiba-tiba jebol.

Itu karena sobat sebenarnya melakukan pembelian di area Supply, bukan di area Demand. Dari rule yang telah kita sepakati bersama di atas, sudah tidak sesuai bukan? Yang seharusnya kita melakukan pembelian di area Demand dan melakukan penjualan di area Supply.

Oleh sebab itu, perhatikan terlebih dahulu time frame yang lebih tinggi baru ke time frame yang lebih rendah untuk melakukan eksekusi pembelian atau penjualan. Karena pada prinsipnya, gelombang kecil (dalam hal ini timeframe Daily) tentunya akan kalah dengan gelombang yang lebih besar (dalam hal ini timeframe Weekly).

 

Nah sobat semua, itulah rule dan teknik dasar Supply And Demand yang biasa penulis gunakan tidak hanya dalam saham namun pada instrumen keuangan lainnya. Selain itu, ada juga teknik trading Price Action yang menarik untuk dipelajari. Teknik trading apapun jika semakin sering diasah akan semakin bagus.  Sukses selalu untuk semua dan salam profit!

Forum

Bilqis (11 May 2021)

Apakah saham dengan reksadana saham memiliki cara kerja yang sama? Dan juga ada istilah trading saham, kalau di reksadana saham apakah juga ada trading reksadana saham?

Selengkapnya...


Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.

Buge Satrio

Trading bukanlah hanya soal melindungi modal dari kerugian, melainkan juga melindungi diri dari diri sendiri.

Kim Krompass

Cara membangun return jangka panjang adalah dengan melindungi modal dan memaksimalkan profit.

Stanley Druckenmiller

Dalam berinvestasi Anda harus tahu betul apa-apa yang tidak Anda ketahui, dan berpeganglah hanya pada apa yang Anda ketahui.

Warren Buffett

Ketika Anda benar-benar percaya bahwa trading hanyalah sebuah permainan probabilitas yang sederhana, konsep seperti benar dan salah atau menang dan kalah tidak lagi memiliki makna yang sama.

Michael Covel

Saya tahu kemana saya akan keluar bahkan sebelum saya masuk (pasar).

Bruce Kovner

Pada dasarnya, forex dan saham tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah risikonya.

Ellen May

Saya akan selalu mengurangi posisi ketika loss. Dengan begitu, saya hanya akan memiliki posisi kecil saat trading berakhir buruk.

Paul Tudor Jones

Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas,

Desmond Wira

Tak ada satupun aturan trading yang bisa 100% profit sepanjang waktu.

Jesse Livermore

Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya.

Carolyn Boroden

Ketika mendapat profit, kita jadi lebih berhati-hati. Sedangkan ketika mengalami kerugian, kita justru mulai mengambil risiko lebih banyak dan rugi lebih banyak lagi.... Jadi, trader perlu memutuskan apakah mereka bisa menanggung risiko dan apakah mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat sebelum trading.

Paul Rotter

Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah dosa.

Barbara Rockefeller

Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal

Kathy Lien

Masuklah pasar hanya saat pasar trending; jika bullish Anda harus buy, jika bearish masuk posisi sell. Cuma cara itu yang bisa menghasilkan keuntungan sebenarnya.

Jesse Livermore

Saya tak banyak melihat korelasi antara trading yang bagus dan kecerdasan. Beberapa trader terkemuka cukup cerdas, tetapi beberapa diantaranya tidak.

William Eckhardt

Charting itu agak mirip dengan berselancar. Anda tak perlu banyak tahu tentang fisik gelombang untuk menangkap sebuah ombak yang bagus. Anda hanya perlu mampu merasakannya ketika (ombak) itu terjadi dan memiliki keberanian untuk beraksi di saat yang tepat.

Ed Seykota

Saat Anda mengalami kerugian beruntun, segala keraguan dan ketidakpastian akan menyeruak dan membuat Anda sangat ragu untuk menarik pelatuk (entry). Rasanya tak ada satupun yang berjalan dengan benar. Itu adalah sesuatu yang harus Anda kontrol.

Bill Lipschutz

Yang penting bukan masalah benar atau salah, tapi seberapa besar profit Anda ketika benar, dan seberapa banyak loss Anda ketika salah.

George Soros

Tekunilah proses dari setiap proses, kerjakan, rencanakan, investasikan waktu Anda dengan bijak, jadilah produktif, dan jangan buang-buang waktu.

Chris Lori

Kehancuran emosional hampir sama buruknya dengan kehancuran finansial.

Kim Krompass

Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan.

Jean Folger

Saya hanya kaya karena saya tahu kapan saya salah. Pada dasarnya saya bisa bertahan dengan mengakui kesalahan-kesalahan saya.

George Soros

Orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk.

Desmond Wira

Trader yang benar-benar (ingin) sukses haruslah berkomitmen untuk mendalami dunia trading, dan menganggap uang sebagai bonus sampingan.

Bill Lipschutz
Kirim Komentar/Reply Baru
Panduan Analisa Teknikal Saham Untuk Pemula
Panduan Analisa Teknikal Saham Untuk Pemula
Cahyaning   13 Aug 2021   90  
3 Saham Asing Terbaik Untuk Swing Trading
3 Saham Asing Terbaik Untuk Swing Trading
Tomy Zulfikar   16 Feb 2021   506  
Alasan Saham Blue Chip Direbutkan Para Investor
Alasan Saham Blue Chip Direbutkan Para Investor
Ryandy H   8 Nov 2019   1159  
Dogs Of The Dow, Strategi Unik Investasi Saham AS
Dogs Of The Dow, Strategi Unik Investasi Saham AS
Ryandy H   31 Oct 2019   813  
Untung Rugi Saham Gorengan
Untung Rugi Saham Gorengan
Satrya Heli Oriza   30 Oct 2019   1292  
Membeli Saham Yang Baru IPO, Apakah Aman?
Membeli Saham Yang Baru IPO, Apakah Aman?
Satrya Heli Oriza   23 Oct 2019   1188  
Cara Investasi Saham Dengan Volatilitas Rendah
Cara Investasi Saham Dengan Volatilitas Rendah
Ryandy H   21 Oct 2019   1335  
Investasi Saham Online Yang Menguntungkan
Investasi Saham Online Yang Menguntungkan
Tiffany   19 Oct 2019   175  
Cara Menghitung Zakat Dari Investasi Saham
Cara Menghitung Zakat Dari Investasi Saham
Ryandy H   18 Oct 2019   897