Trik Trading Menggunakan Fibonacci Retracement Versi Finex

Evan 25 Jan 2023
Dibaca Normal 7 Menit
forex > broker > belajar >   #fibonacci   #finex   #trik
Hampir semua instrumen trading berpatokan pada Support dan Resistance, maka indikator Fibonacci Retracement bisa menjadi andalan. Untuk itu broker Finex telah membagikan trik penggunaannya untuk trading forex.
DI

Melihat dari tingginya volatilitas dan fluktuasi harga di pasar keuangan, maka trading forex menawarkan potensi profit yang besar. Di berbagai forum, baik website atau grup telegram, banyak trader pro menyarankan penggunaan Fibonacci Retracement ketika trading forex. Alasannya, pergerakan harga di pasar keuangan cenderung menghormati batasan Support dan Resistance. Ini merupakan salah satu karakter pergerakan harga di pasar forex yang paling konsisten. Dengan menghormati Support dan Resistance tersebut, para trader dimungkinkan untuk bisa trading secara akurat dan konsisten. Anda bisa menggunakan indikator seperti Pivot, Trendline, ataupun Fibonacci Retracement, ketika hendak entry dan exit market berdasarkan Support dan Resistance.

Oleh karena itu, sebagai salah satu broker lokal andalan yang peduli dengan para trader, Finex telah membagikan aturan dan trik trading menggunakan Fibonacci Retracement. Seperti apa aturan penting dan seluk beluk indikator Fibonacci Retracement menurut Finex? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Fibonacci Ala Finex

 

Dasar-dasar Indikator Fibonacci Retracement

Seperti yang sudah dituliskan di atas, penentuan Support dan Resistance dapat dilakukan dengan menggunakan indikator Fibonacci Retracement. Lalu bagaimana pengetahuan dasar, serta aturan penting dalam penggunaan indikator Fibonacci Retracement? Berikut adalah materi mengenai indikator Fibonacci Retracement yang dibagikan oleh broker Finex.

 

Rasio Fibonacci Retracement dan Penggunaannya Dalam Trading

Pada abad ke-13, ada seorang ahli matematika bernama Leonardo Fibonacci yang memperkenalkan deretan angka penting (0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, dst). Ternyata rasio dari deretan angka tersebut sesuai dengan ukuran alami dari hal-hal yang ada di alam, tidak terkecuali dengan pasar keuangan. Gagasan ini kemudian banyak digunakan oleh para trader forex hingga saat ini dalam bentuk indikator bernama Fibonacci Retracement.

Level-level Fibonacci Retracement merupakan garis horizontal yang menunjukkan kemungkinan keberadaan level Support dan Resistance. Pada level-level tersebut, kemungkinan harga akan berbalik arah menjadi besar.

Baca Juga: Support Resistance Forex Harian

Hal utama yang harus Anda ketahui mengenai indikator Fibonacci Retracement adalah tingkat keakurasiannya yang tinggi saat pasar sedang trending. Ketika pasar sedang dalam tren naik, maka kemungkinan besar harga akan memantul atau melanjutkan tren naik saat menyentuh level support Fibonacci. Begitupun sebaliknya, bila pasar sedang dalam tren turun, sebaiknya Anda entry di level resistance Fibonacci.

Fibonacci Retracement dibuat dengan menarik dua titik harga tertinggi dan harga terendah, sehingga nanti akan muncul level-level berdasarkan rasio deretan angka tersebut. Setelah level-level tersebut muncul, Anda baru bisa menggunakannya untuk mengidentifikasi kemungkinan level Support dan Resistance yang kuat.

 

Cara Menambahkan Indikator Fibonacci Retracement di Platform MetaTrader

Untuk mengaplikasikan indikator Fibonacci Retracement di platform MetaTrader, klik tombol "Insert" melalui menu utama di atas, kemudian pilih "Fibonacci". Di menu tersebut, Anda akan menemukan beberapa indikator Fibonacci, seperti Retracement, Expansion, Fan, Arcs dan Time Zones. Semua indikator tersebut didasarkan pada golden ratio Fibonacci, namun pada artikel ini, kita hanya akan membahas Fibonacci Retracement.

Memasang Fibonacci di Metatrader

Setelah klik "Fibonacci Retracement", Anda harus sudah mengidentifikasi high dan low, serta tren yang ada di grafik harga. Selain itu, pastikan tidak ada high yang lebih tinggi atau low yang lebih rendah di sebelah kanan high dan low yang sudah Anda pilih.

Tarik garis dan hubungkan titik high dan low yang telah Anda pilih. Untuk tren naik, Anda perlu menarik garis tersebut dari titik low ke titik high. Begitupun dengan tren turun, Anda harus menarik garis dari titik high ke titik low.

Selain itu, garis harus selalu ditarik dari kiri ke kanan. Usahakan untuk selalu selaras dalam menghubungkan titik-titik tersebut; badan candle ke badan candle; sumbu candle ke sumbu candle.

Setelah itu, 6 garis horizontal (yang memotong garis tren di level Fibonacci, yaitu 0%, 23.6%, 38.2%, 50%, 61.8%, dan 100%) akan muncul secara otomatis. Sebagai informasi tambahan, Anda juga bisa menambahkan level lain secara manual, seperti 123.6%, 138.2%, 1.50%, dan seterusnya sesuai golden rasio melalui pengaturan indikator ini.

Fibonacci Retracement

Level-level pada Fibonacci Retracement inilah yang nantinya akan bertindak sebagai Support dan Resistance. Harga cenderung berkonsolidasi di dekat level-level ini sebelum memutuskan arah pergerakan selanjutnya.

Jika harga terkoreksi lebih dari 61.8% dari pergerakan sebelumnya (pada harga penutupan), kemungkinan besar ia akan mencapai harga awal tren. Level retracement 50% adalah level yang paling banyak diamati, karena merupakan area umum untuk entry posisi sesuai tren.

 

Tips dan Trik Trading Fibonacci Retracement Ala Finex

Pada umumnya, indikator Fibonacci Retracement digunakan dengan 2 cara, yaitu agresif dan konservatif. Cara trading agresif adalah cara trading yang akan membuka posisi di setiap level Fibonacci dan membuka posisi melawan tren dengan target Take Profit di level Fibonacci selanjutnya.

Sedangkan cara konservatif, para trader cenderung akan menunggu sampai harga memantul balik dari level Fibonacci tertentu ke arah tren utamanya. Sebelum Anda membuka posisi di level tertentu Fibonacci, tunggulah sampai harga benar-benar mengonfirmasi kelanjutan tren utamanya. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan Fibonacci pada timeframe yang berbeda. Bila level Fibonacci pada timeframe yang berbeda bertemu, maka level tersebut bisa dianggap sebagai level sangat penting.

Baca Juga: 3 Cara Sederhana Untuk Menentukan Support Dan Resistance

Meski demikian, perlu diingat bahwa harga tidak akan selalu berhenti tepat di level Fibonacci. Pada umumnya, indikator ini hanya untuk menunjukkan area-area Support atau Resistance yang dapat mempermudah keputusan entry. Lalu, bagaimana strategi yang bisa diterapkan saat menggunakan Fibonacci Retracement?

 

Fibonacci Retracement dan Garis Tren

Anda bisa mengkombinasikan indikator Fibonacci dengan garis tren. Sebelum menggunakan indikator Fibonacci, tariklah garis tren terlebih dulu seperti contoh di bawah. Pada titik perpotongan kedua tools ini, Anda bisa menemukan titik entry yang paling optimal.

Fibonacci dan Garis Tren

 

Fibonacci Retracement dan Moving Average

Untuk strategi ini, gunakan Moving Average berperiode 200. Apabila Moving Average 200 berdekatan dengan level-level Fibonacci, maka kemungkinan besar area tersebut merupakan area retracement kuat. Anda bisa menjadikan area ini untuk entry dan exit market sesuai arah tren utama.

Fibonacci dan Moving Average

 

Fibonacci Retracement dan Pola Candlestick

Selain kedua strategi di atas, Anda juga bisa menggabungkan indikator Fibonacci Retracement dengan Pola Candlestick. Setiap Pola Reversal Candlestick yang berada di samping level Fibonacci dapat diartikan bahwa pergerakan harga akan menargetkan arah yang baru.

Fibonacci dan Pola Candlestick

 

Fibonacci Extension

Fibonacci Retracement tidak hanya menyajikan level koreksi kepada Anda, tetapi juga beberapa target dari tren lanjutan atau breakout trading. Jika harga breakout level 100%, Anda bisa menggunakan level 161,8% sebagai target berikutnya. Level tersebut disebut level Fibonacci Extension. Harap diingat, jika faktor yang menegaskan kesamaan persepsi semakin banyak, sinyalnya akan semakin kuat.

 

Kesimpulan

Pada dasarnya level-level Fibonacci Retracement bisa menjadi acuan area Support dan Resistance suatu aset. Dan karena seluruh pergerakan harga aset di pasar bisa diprediksi menggunakan kedua area tersebut, maka indikator Fibonacci Retracement bisa diterapkan di seluruh instrument yang disediakan oleh broker Finex.

 

Banyak trader profesional juga menggunakan Fibonacci Retracement sebagai indikator utama untuk trading apapun, termasuk saham dan forex. Bahkan karena tingkat akurasi indikator ini tinggi, maka sudah ada banyak indikator lain hasil pengembangan Fibonacci, salah satunya Pola Fibonacci Gartley.

Terkait Lainnya
 

Komentar @inbizia

"Untuk mengidentifikasi pola butterfly, Anda cukup memperhatikan tiga titik yaitu titik B, C, dan D. Tiga titik ini adalah patokan untuk mengkonfirmasi apakah pola butterfly valid atau tidak valid." Kok rodo ngganjel ya pernyataannya itu, apakah itu berarti titik X dan A tidak perlu diperhatikan ketika mengidentifikasi pola butterfly? Atau bagaimana maksudnya?
=====

"Pertama, ukur titik B menggunakan fibonacci retracement yang ditarik dari X ke A."

Bagaimana cara menentukan titik X dan A?
=====

"Nilai fibonacci retracement harus di 78.6% atau 0.786, karena jika hanya 38.2% sampai 61.8%, maka tidak memenuhi syarat sebagai pola butterfly."

Apakah itu ukurannya harus benar-benar segitu? Tidak boleh kurang ataupun lebih?
=====

Melihat penjelasan dari gambar ini, berarti harmonic pattern ini termasuk indikator leading ya?
======

Sorry kalau banyak tanya, soalnya beneran gak paham cara bikin dan pake harmonic pattern.
 Tian |  16 Nov 2022
Halaman: Kupas Tuntas Trading Dengan Butterfly Harmonic Pattern
1. Semuanya perlu diperhatikan tapi tiga titik ini yang paling penting. Pilihan kata yang saya gunakan kurang bagus, mungkin lebih tepat dengan kalimat "perhatikan tiga titik yang utama yaitu B, C, dan D". 2. Cara menentukan titik X dan A adalah pastikan X dan A adalah harga tertinggi dan harga terendah (high dan low). Dalam hal ini, kalau setupnya bullish butterfly, maka titik X adalah harga terendah (low) dan titik A adalah harga tertinggi (high). 3. Ukurannya sekitar 78.6%. Kalau ada sedikit perbedaan, seperti 79% atau 80% masih bisa ditolerir. Tapi kalau fibonacci retracement hanya 61.8% atau sampai 88.6% maka ini tidak masuk syarat.
 Kiki R |  18 Nov 2022
Halaman: Kupas Tuntas Trading Dengan Butterfly Harmonic Pattern
Dijawab satu-satu ya, sebetulnya dari dasarnya ketiganya cukup berbeda. -Chart pattern: merujuk pada bentuk-bentuk pola grafik yang terjadi secara berulang. Misalnya seperti pola pembalikan harga atau pola penerusan. -Key level: Ini adalah level-level harga yang penting dalam forex. Maksudnya seperti support dan resistance. -Analisa Volatilitas: Maksudnya adalah metode untuk mengukur fluktuasi harga yang terjadi dalam peridoe tertentu. - Fibonacci Retracement: Kalau ini adalah indikator yang bisa digunakan untuk mencari titik support dan resistance. Biasanya digunakan trader untuk menentukan posisi entry. Valbury sendiri memang punya beberapa keunggulan, salah satunya memiliki track record yang baik lebih dari 30 tahun. Broker ini juga memiliki fitur-fitur bermanfaat seperti Market Insight, Market News, High Impact Economic Event sampai beragam konten edukasi.
 Cahyaning |  15 Dec 2022
Halaman: Broker Lokal Yang Menyediakan Sinyal Autochartist
Halo kak Rani, Iya memang benar kak, pada akhirnya, analisa fundamental dan teknikal sering digabungkan untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. Cara menggabungkan kedua metode tersebut bisa dilihat di sini. Semoga membantu.
 Inbizia Support |  22 Jan 2023
Halaman: Cara Memanfaatkan Kalender Ekonomi Di Broker Monex
Salah satu instrumen CFD di atas ada S&P500 ya. Kira-kira tips dan trik buat trading S&P500 bagaimana ya? Tolong dong yang sudah pada berpengalaman bisa sharing.
 Yuan |  24 Jan 2023
Halaman: Keuntungan Trading Indeks Di Hfx Internasional Berjangka
Halo kak Yuan, Untuk trading instrumen S&P500, mimin punya tips dan triknya nih. Jadi, yang perlu kak Yuan perhatikan ada beberapa hal, seperti berikut: Pelajari karakteristik dan trend indeks S&P 500 secara detail sebelum memulai trading. Selalu pantau perkembangan ekonomi dan politik AS, karena keduanya dapat mempengaruhi pergerakan indeks S&P 500. Diversifikasi portofolio dengan menambahkan aset lain seperti saham individu atau indeks lain. Jangan terlalu banyak menitikberatkan investasi pada indeks S&P 500 saja, terutama jika kalian tidak memiliki cukup pengetahuan dan pengalaman trading. Selalu belajar dan berlatih dengan akun demo terlebih dahulu sebelum memulai trading dengan uang sungguhan. Nah, untuk penjelasan lebih lengkapnya, kak Yuan bisa coba cek di artikel kami berikut ini: Panduan Indeks Saham S&P 500 untuk Pemula
 Inbizia Support |  24 Jan 2023
Halaman: Keuntungan Trading Indeks Di Hfx Internasional Berjangka

Komentar[5]    
  Cecep   |   26 Jan 2023

Makasiihh thor dan Finex udah ngebagiin cara ngeliat dan menggunakan Fibonnaci dengan bener. Cuman gw mau tanya, digambar pertama, titik 100 Fibonaccinya itu paling bawah sedangkan pada gambar selanjutnya itu titik 0 nya yang dibawah. Apakah ada pengaruh dengan trend ya dan apakah bila pemakaiannya titik 0 dan 100 terbalik memberikan garis support dan resistance yang berbeda? Soalnya hanya gambar pertama yang menunjukkan trend bullish dan untuk gambar selanjutnya itu cenderung menunjukkan trend bearish.

  Nathan   |   26 Jan 2023

Cecep: Maksudnya agan itu cara narik garisnya ya? Untuk narik garis Fibo memang ada aturannya. Fibonacci Retracement memang memiliki aturan cara menarik garis. Dabn diartikel diatas memang udah ada penjelasannya meski sebentar.

Untuk Uptrend maka titik 0 ditarik dari titik terendah ke titik tertinggi begitu juga sebaliknya dan tarik garis harus selalu dari kiri ke kanan. Saya ada mencoba tanpa mengikut aturan tersebut dan memang berbeda banget hasil garisnya.

Trik Trading Menggunakan Fibonacci Retracement Versi

Pada gambar pertama dimana saya tidak mengikuti aturan, jelas terlihat garis support dan resistance yang sangat jauh antara titik 61.8 dengan titik 100 padahal pada candlestick terlihat gerakan memantul cenderung keatas. Sedangkan pada titik 0 ke 21.8 terdapat garis SnR padahal tidak terjadi pemantulan harga dititik itu.

Trik Trading Menggunakan Fibonacci Retracement Versi

Pada gambar kedua, jelas terlihat garis support dan resistance dan paling jelas terlihat digaris 23.6 dan 0 tidak memiliki jarak yang cukup jauh. Sehingga jelas area support dan resistance. Sedangkan pada titik 61.8 ke titik 100 memiliki jarak yang lebar dan memang sesuai dengan pergerakan candlestick.

Jadi untuk penarikan Fibonacci memang ada aturan dan kalau tidak sesuai aturan maka Garis Support and resistance akan jadi sangat kacau.

  Adi S   |   26 Jan 2023

Maaf gan, baru di dunia Forex. Apa yang dimaksudkan dengan support dan resistance ya? dan mengapa dalam artikel disebutkan bahwa pergerakan pasar menghormati batasan support dan resistance ya? sekali lagi maaf banget ane benar-benar belum mengerti sama sekali apa yang dibicarakan.....Mohon penjelasannya ya gan. Terima kasih banyak

  Jonathan   |   26 Jan 2023

Support adalah level harga yang menahan atau mencegah harga untuk turun lebih jauh saat terjadi tren penurunan harga suatu aset. Nah "mencegah" atau "menghormati" inilah yang dimaksudkan dengan author. Jadi, saat harga menyentuh level support, diharapkan harga aset akan kembali naik dan tidak turun lebih jauh lagi. Dengan kata lain di grafik itu garis yang selalu berada dibawah

Sedangkan Resistance adalah level harga yang menahan harga untuk naik lebih lanjut lagi saat terjadi tren naik/bullish. Garis yang selalu diatas kalau dalam grafik harga.

Nah kan sering terjadi kasus misalkan harga tiba-tiba nembus ke atas atau kebawah. Nah itu garis yang tadinya resistance bisa menjadi garis support yang baru begitu juga sebaliknya.

Trik Trading Menggunakan Fibonacci Retracement Versi

  Jonathan   |   26 Jan 2023

Adi S: Oh iya gan, kalau memang masih bingung bisa dibaca beberapa artikel nih terkait support and resistance :

Dan bsa join di forum ini untuk penjelasan langsung dari ahlinya :

Forum: Cara menentukan support dan resistance