Tweezer: Pola Candlestick Akurat Untuk Membaca Reversal

Linlindua 4 Feb 2021
Dibaca Normal 6 Menit
forex > candlestick >   #pola-candle   #pola-candlestick   #reversal
Pembalikan trend atau reversal sering dianggap sebagai peluang menggiurkan dalam trading. Pola candlestick Tweezer merupakan salah satu senjata ampuh untuk mengenali reversal.

Bagi sebagian traders, sinyal yang ditunggu-tunggu untuk trading adalah reversal. Dalam kondisi tersebut, trader yang cepat tanggap akan segera membuka posisi untuk sell atau buy. Ada banyak cara untuk mendeteksi reversal, salah satunya adalah Tweezer Top dan Bottom yang dikenal sebagai pola candlestick akurat. Seperti apakah keakuratan dan reliabilitas pola ini? Yuk, kita kupas bersama-sama...

Pola Candlestick Akurat untuk Reversal

 

Cara Membaca Pola Candlestick Tweezer Top Dan Bottom

Masyarakat Jepang sudah memanfaatkan candlestick untuk trading sejak abad ke-17 lalu. Jenis grafik ini dikenal sebagai cara yang populer untuk memantau harga. Bagian badan candle menunjukkan perbedaan antara open dan close, sementara bagian bayangan tipis di kedua ujung candle menandakan harga tertinggi dan terendah selama periode tertentu.

Khusus untuk Tweezer, pola candlestick ini diperkenalkan pertama kali oleh Steve Nison dalam bukunya "Japanese Candlestick Charting Techniques". Seringkali, pola ini muncul di titik balik pasar dan bisa digunakan untuk tujuan analisis atau kemungkinan terjadinya reversal. Selain itu, pola Tweezer juga digunakan untuk analisis pasar secara lebih luas guna memberikan sinyal trading bagi trader.

Pola candlestick Tweezer terbagi menjadi dua yaitu Tweezer Top dan Tweezer Bottom. Kedua jenis Tweezer tersebut memiliki dua candle bar atau lebih dengan High atau Low berada pada level yang sama atau tidak terpaut jauh. Badan candle pertama harus relatif besar atau terlihat jelas, sementara candle yang kedua bisa lebih kecil atau berbentuk seperti doji saja.

Mengenal pola candle tweezer

 

Pola Tweezer Top

Tweezer Top terbentuk ketika bar pertama menunjukkan adanya bullish candle, di mana harga Close berada di atas harga Open. Sementara, bagian bar kedua memiliki High yang sama atau mendekati High dari bar sebelumnya.

Tweezer Tops

 

Pola Tweezer Bottom

Bagaimana dengan pola Tweezer Bottom? Pola tersebut terbentuk ketika bar pertama menampilkan bearish candle atau harga Close di bawah harga Open. Kemudian, diikuti bar dengan Low yang sama atau mendekati Low dari bar sebelumnya.

Tweezer Bottoms

Biasanya, kedua pola Tweezer akan muncul cukup sering ketika trader menggunakan time frame rendah (di bawah H4). Oleh karena itu, setiap trader disarankan untuk menggunakan time frame di atas H4 supaya terhindar dari adanya fake signal.

 

Mengapa Tweezer Menjadi Pola Candlestick Akurat Penanda Reversal?

Tweezer diterjemahkan menjadi jepitan dalam bahasa Indonesia. Artinya, Tweezer menunjukkan pergerakan bar kedua terhadap bar sebelumnya sebagai berkas transisi perpindahan kekuatan buyer atau seller. Pada momen berikutnya, bisa saja sentimen trader berubah 180 derajat, terutama saat harga mulai mendekati garis resistance atau support. Inilah alasan mengapa pola Tweezer sering dijadikan detektor terjadinya reversal.

Baca juga: Pola 3 Candle Terbaik Penanda Reversal

Berdasarkan grafik di bawah ini, dapat dilihat bahwa reli bullish terindikasi kuat pada bar pertama. Namun, terjadi perubahan sentimen pasar yang kemudian mendorong harga berbalik arah ketika mendekati garis resistance. Perubahan sentimen itu diawali dengan formasi bar kedua dalam pola Tweezer Top yang mencerminkan peralihan dari bullish ke bearish.

Trading dengan Tweezer Tops

Sedangkan pada Tweezer Bottom, bar pertama menunjukkan usaha market untuk menjatuhkan harga, namun berhenti sebelum mencapai garis support. Momen yang mengawali bullish reversal ini juga diidentifikasi oleh formasi bar kedua yang menunjukkan tarik-menarik seimbang antara buyer dan seller. Tetapi karena ujung candle tidak mampu melampaui Low dari bar sebelumnya, ini menandakan bahwa buyer telah meraih momentum di area support.

Trading dengan Tweezer Bottom

 

Tips Trading Dengan Tweezer Top Dan Bottom

Penerapan trading dengan pola Tweezer ini sangat cocok bagi trader yang bereaksi cepat terhadap pergerakan harga. Sebab, pada dasarnya pola ini hanya menitikberatkan respon cepat trader. Dengan kata lain, apabila Anda sebagai trader pemula masih belajar tentang trading, sebaiknya ikuti saja trend yang sudah ada sebelum open posisi dengan pola Tweezer.

Lain halnya jika Anda sudah terbiasa dengan open posisi menggunakan proteksi SL dan TP, serta pengetahuan memadai terkait letak support dan resistance, maka trading dengan pola ini akan memberikan peluang ketika arah trend belum teridentifikasi.

Perhatikan pula pergerakan High dan Low pada Tweezer di sekitar support resistance. Semakin dekat High atau Low pola-pola Tweezer dengan support resistance, maka semakin tinggi pula akurasi sinyal pembalikannya. Begitupula dengan panjang badannya. Apabila tweezer memiliki bentuk badan tegas dan mendominasi harga, maka reliabilitasnya jauh lebih tinggi. Dominasi harga yang dimaksud tersebut adalah tanpa lower shadow pada Tweezer Bottom atau upper shadow pada Tweezer Top.

Tips trading dengan Tweezer

Meskipun pola Tweezer dianggap akurat, namun pada dasarnya tidak ada pola candlestick yang sempurna. Pada suatu kondisi, Tweezer tidak selalu diikuti dengan reversal. Untuk itu, gunakan candle yang muncul setelah pola sebagai konfirmasi sinyal reversal jangka pendek. Jangan hanya terpaku pada pola candlestick akurat ini, melainkan pertimbangan faktor lain seperti trend dan momentum sebagai konfirmasi. Trading dengan sinyal yang terkonfirmasi adalah tips yang perlu ditanamkan dengan baik jika Anda ingin mulai mencari keuntungan di pasar forex.

 

FAQ Pola Candlestick Tweezer

Baru mendengar tentang pola candlestick Tweezer? Agar lebih mudah memahami pola candlestick ini, trader perlu menyimak juga rangkuman di bawah ini yang disajikan dalam pertanyaan dan jawaban singkat. 

 

Apa itu Pola Candlestick Tweezer?

Pada dasarnya, pola candle Tweezer merupakan jenis candlestick yang bisa digunakan untuk meraih profit saat terjadi pembalikan arah trend. Pola Tweezer ini, dibedakan menjadi dua yaitu Tweezer Top dan Tweezer Buttom. Secara anatomi, pola Tweezer tersusun dari dua candle bar atau lebih dengan High atau Low berada pada level yang sama atau tidak terpaut jauh. Badan candle pertama harus relatif besar atau terlihat jelas, sementara candle yang kedua bisa lebih kecil atau berbentuk seperti doji saja.

 

Apa Perbedaan Pola Tweezer Top dan Tweezer Buttom?

Yang menjadi pembeda antara Tweezer Top dan Tweezer Buttom adalah dimana kedua pola ini muncul. Pada pola Tweezer Top lazimnya akan kerap muncul pada kondisi market sedang uptrend. Sebaliknya, Tweezer Bottom akan muncul pada kondisi market downtrend.

 

Apa Fungsi Pola Candlestick Tweezer?

Fungsi utama dari pola candlestick Tweezer Top dan Tweezer Buttom adalah untuk mengindikasi akan terjadinya pembalikan arah trend (Reversal). Tweezer Top akan mensinyalkan bearish reversal (Bullish ke Bearish), sedangkan Tweezer Buttom mendakan bullish reversal (Bearish ke Bullish).

 

Bagaimana Cara Membaca Pola Candlestick Tweezer?

Cara mudah mengenali atau membaca pola candlestick Tweezer ini adalah dengan melihat anatomi dari kedua candlestick Tweezer yang tersusun dari dua candle bar atau lebih dengan High atau Low berada pada level sama atau tidak terpaut jauh. Badan candle pertama harus lebih besar dan terlihat jelas, sementara candle kedua bisa lebih kecil atau berbentuk doji saja.

 

Bagaimana Cara Trading Menggunakan Pola Candlestick Tweezer?

Jika pola candlestick Tweezer Top dan Bottom digunakan dengan benar tentu akan menghasilkan sinyal trading yang cukup akurat. Untuk bisa menggunakan pola ini dengan benar, sangat disarankan agara trader perlu belajar trading mengikuti arah trend, pemasangan stop loss, serta penentuan level support dan resistance yang benar.

Terkait Lainnya
Kategori Terkait
 

Forum Terkait

 Leo |  18 Aug 2016

Bagaimana cara membedakan konsolidasi yang akan meneruskan trend dan yang akan reversal?

Lihat Reply [21]

@ Leo:
Dengan melihat kecenderungan arah sentimen yang bisa dipantau dari indikator teknikal. Biasanya dengan indikator MACD, Bollinger Bands, parabolic SAR, RSI dan ADX.
Konsolidasi bisa terjadi untuk waktu yang lama yaitu berupa pergerakan sideways, atau dalam waktu yang relatif singkat yaitu berupa inside bar.
Pergerakan sideways bisa break pada level resistance untuk selanjutnya bergerak uptrend atau break pada level support untuk selanjutnya bergerak downtrend. Inside bar bisa break pada level tertinggi mother bar untuk selanjutnya bergerak uptrend atau break pada level terendah mother bar untuk selanjutnya bergerak downtrend.

Berikut contoh keadaan konsolidasi yang berupa pergerakan sideways dan inside bar:


EUR/USD daily: sebelumnya downtrend, kemudian sideways. Namun sentimennya akan uptrend, tampak dari titik indikator parabolic SAR yang berada dibawah bar candlestick dan indikator ADX yang berwarna hijau (dominan bullish). Ketika harga break level resistance dan kurva indikator MACD berada diatas kurva sinyal (warna merah), dan harga bergerak pada kurva upper band indikator Bollinger Bands, maka pergerakan uptrend terkonfirmasi (dalam hal ini reversal).

Demikian juga AUD/USD daily, sebelumnya downtrend hingga terbentuk inside bar. Sentimen sedang uptrend, tampak dari harga yang bergerak diatas kurva middle band indikator Bollinger Bands, kurva indikator MACD yang berada diatas kurva sinyal (warna merah) dan kurva indikator RSI yang berada diatas level 50.0. Ketika harga break level tertinggi mother bar dan titik indikator parabolic SAR berpindah kebawah bar candlestick, maka pergerakan uptrend terkonfirmasi (dalam hal ini reversal).
Semoga bisa membantu.

M Singgih   23 Aug 2016

@ Udin FX:

Maknanya sama, yaitu pembalikan arah trend. Jadi semula pergerakan harga bergerak uptrend atau bullish, kemudian berbalik menjadi bearish. Yang membedakan adalah dianggap reversal atau pergerakan akan berbalik menjadi downtrend jika harga telah menembus level 100% Fibo retracement. Sementara pergerakan masih dianggap retrace atau koreksi jika harga masih belum menembus level 50% Fibo retracement.

Jika harga bergerak di antara level 50% hingga 100% Fibo retracement, maka amati sinyal dari price action dan juga penunjukan indikator teknikal. Jika ada sinyal bearish dari price action dan dikonfirmasi oleh indikator teknikal, maka kemungkinan untuk terjadi trend reversal tinggi. Jadi dalam hal ini Fibonacci retracement penting untuk digunakan.

M Singgih   6 May 2021

Kalau untuk non pengguna Fibonacci, apakah ada metode lain yang bisa bisa dilakukan untuk mengkonfirmasi terjadinya reversal? 

Mandala   19 May 2021

@ Mandala:

Untuk memperkirakan terjadinya reversal atau tidak memang berdasarkan sampai sejauh mana retracement atau koreksi terjadi. Kalau sudah melebihi setengah atau 50% dari range retrace-nya, maka bisa disumsikan akan terjadi pembalikan arah trend.

Jika Anda tidak menerapkan analisa dengan Fibonacci retracement, maka bisa dengan menarik garis antara swing low an swing high, kemudian hitung level 50%-nya atau level tengah (median) dari jarak swing high ke swing low. Kemudian amati apakah harga bergeak di bawah level median tsb, atau masih di atas level tsb.

M Singgih   20 May 2021

Kalo pakai indikator Moving Average bisa gak pak? Soalnya saya ga pakai fibonacci...Kelemahan saya, sering entri tapi harganya kemudian berbalik arah

Niam   6 Oct 2021

@ Niam:

Dalam hal bearish reversal / korekstif (sesuai dengan tema pertanyaan ini), indikator moving average hanya mengkonfirmasi apakah pergerakan harga memang sedang bearish, yaitu jika harga berada di bawah kurva moving average. Untuk mengetahui apakah memang bersifat bearish reversal atau tidak seharusnya diamati dari level retracement antara tituik swing high dan swing low.

M Singgih   7 Oct 2021

Dalam pergerakan harga di pasar forex atau saham, koreksi dan reversal sama-sama menandakan pembalikan harga. Bedanya terletak pada berapa lama pembalikan harga itu terjadi.

Sebuah koreksi biasanya hanya terjadi dalam waktu singkat, maksimal beberapa hari saja dan tidak ada perubahan pada tren besarnya. Ketika terjadi koreksi, pergerakan harga hanya akan mundur sampai satu atau dua support/resistance terakhir, kemudian kembali berbalik ke arah tren besarnya.

Sebuah reversal biasanya terjadi dalam kurun waktu lebih lama, mungkin sepuluh hari atau bahkan lebih. Ketika terjadi reversal, tren harga benar-benar berubah. 

Dinamika pergerakan harga saat terjadi koreksi biasanya begini:

  • Jika koreksi berlanjut sampai tembus support/resistance kedua, berarti itu berubah menjadi reversal.
  • Jika harga yang terkoreksi itu mantul (bounce) pada support/resistance pertama atau kedua, berarti itu cuma koreksi.
Aisha   8 Feb 2022

Jadi begitu, lantas apakah saat terjadi koreksi sebaiknya menunggu trennya kembali atau langsung entry kak?

Gilang   8 Feb 2022

"Saat koreksi, sebaiknya menunggu tren kembali atau langsung entry?"

Jawabannya tergantung strategi trading yang kita terapkan. Berikut ini dua contohnya:

Trader yang suka pakai strategi breakout biasanya akan menunggu dulu sampai koreksi terkonfirmasi sudah tembus support/resistance, kemudian langsung open posisi. Kalau ternyata pergerakan harga setelah koreksi itu justru mantul (kembali ke tren awal), maka dia akan open posisi dengan strategi bounce.

Trader yang suka scalping mungkin tidak peduli sedang koreksi atau reversal. Ketika lihat pergerakan harga sedang menuju suatu support/resistance, ia akan langsung open posisi dengan target profit sedikit di atas support/resistance tersebut.

Aisha   9 Feb 2022

Jika muncul candle Doji, itu pertanda Reversal atau Koreksi kak?

Alif Hakim   17 Feb 2022

Candle doji tidak menandakan reversal maupun koreksi. Perlu diketahui, doji bukan sinyal trading yang bagus.

Bentuk candle doji tipis seperti garis saja, menandakan pasar sedang bimbang. Kebimbangan ini terjadi pada seller sekaligus buyer, sehingga arah tren belum jelas.

Jika bertemu candle doji, sebaiknya abaikan. Kecuali jika candle doji itu merupakan bagian dari formasi candlestick lain yang terdiri atas dua atau tiga candle.

Aisha   18 Feb 2022

@ Puja Puji:

Silahkan mengamati price action yang tebentuk, apakah mengisyaratkan keadaan reversal. Setelah itu, konfirmasikan dengan indikator teknikal terutama indikator trend (moving average, parabolic SAR, Bollinger Bands, MACD, ADX).

Selain itu, amati apakah pergerakan harga telah menembus level 50% Fibo retracement. Jika harga telah menembus level 50% Fibo retracement, maka bisa diasumsikan kemungkinan pergerakan harga sedang bergerak reversal.

M Singgih   3 Apr 2022

Saya terkadang membaca analisa atau postingan di forum ada istilah ini, apakah ke-duanya memiliki makna dan situasi yang sama?

Udin FX   4 May 2021

Cara melihat trend reversal akurat gimana?

Puja Puji   1 Apr 2022

Saya masih bingung dengan istilah ini min, apa perbedaan mendasar antara koreksi dan reversal?

Gilang   4 Feb 2022

Sepertinya saya masih agak bingung untuk memahami reversal, retracement, pullback? Aoa bedanya ya min. Atur nuhun...

Gwen Chan   9 Jun 2022

@Gwen Chan: 

Revesal: pembalikan arah trend

Retracement=pullback=koreksi: harga melawan arah tapi cuma sementara, bukan pembalikan arah trend

Kiki R   9 Jun 2022

jika trend naik tapi harga berhasil buat lower low, apakah ini tanda sudah fix terjadinya reversal pak? lalu jika reversal ini terjadi apakah trend juga bisa dikatakan telah berubah? mohon pencerahannya

Tyas Marheni   29 Aug 2022

@Tyas Marheni: Benar, terjadinya lower low atau harga yang berhasil break higher low terakhir menjadi tanda valid perubahan arah dari tren naik menjadi turun.

Kiki R   31 Aug 2022

Kak kalau di area higher low muncul pola doji, pertanda sinyal apa kak?

Kelvin   10 Oct 2022

Adanya doji bisa jadi menandakan akan adanya koreksi/pullback sebelum melanjutkan penurunan.

Kiki R   10 Oct 2022
 Muhammad Yusuf |  12 Nov 2017

Salam pagi master......Saat ini saya sedang mendalami price action. saya ingin bertanya apakah sebuah price pattern reversal atau continu dibentuk dari garis horizontal dan garis trend yang di break? lalu apakah hammer dan shoting star tergantung dari arah sumbunya menghadap keatas/kebawah atau warnanya (bearish atau bullish)? formasi pin bar apa yang paling profitable? Terima kasih.

Lihat Reply [21]

Untuk Asmi,

Pergerakan reversal sebenarnya dapat diidentifikasi sedari awal, yaitu dengan membaca formasi candlestick/price action. Formasi candlestick yang biasa digunakan sebagai pendeteksi akan adanya pergerakan reversal adalah candle doji, tweezer top/bottom, dan formasi inside bar.

Berikut contoh reversal jika dideteksi dengan candle doji.

doji

Pola tweezer top/bottom juga dapat digunakan sebagai pendeteksi pergerakan reversal.

tweezer

Fungsi dari formasi inside bar sebenarnya dua, yaitu selain sebagai pendeteksi dini dari suatu reversal, akan tetapi juga sebagai sinyal penerusan trend (trend continuation).

inside bar


inside bar

Selain mengamati pola candlestick, pergerakan reversal dapat diketahui dari divergensi indikator teknikal. Berikut contoh pergerakan reversal yang dideteksi dari bullish divergence dan pola tweezer bottom.

divergence

Kurang lebih itulah beberapa cara untuk dapat mendeteksi pergerakan reversal dengan menggunakan metode price action dan bentuk/pola candle. Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   14 Mar 2019

@Dani: Konsep dasar pola candlestick digunakan dalam trading adalah sebagai petunjuk/tanda kondisi harga. Petunjuk/tanda tersebut selalu dihubungkan dengan peluang karena tidak ada kepastian 100% dalam market. Semua berdasarkan peluang.

Petunjuk/tanda candlestick yang saya riset sebagai pola reversal yang memiliki tingkat akurasi paling bagus adalah engulfing, pin bar dan inside bar. Namun bukan berarti ketika candlestick ini muncul akan 100% harga akan reversal. Semua kembali pada teori peluang.

Dalam trading ada istilah winrate (singkatan dari winning rate) sebagai peluang berhasil suatu kejadian. Sebagai contoh winrate pola engulfing berkisar 50-60% di time frame H4 ke atas.

 

Apa syarat candlestick tersebut valid reversal?

Bergantung ke pola candlestick tersebut seperti apa. Misalnya pola bearish/bullish engulfing valid apabila candlestick terakhir berhasil menutup di bawah/di atas harga open sebelumnya. 

Valid engulfing tentu berbeda dengan valid pada pin bar karena di pin bar terdapat shadow panjang.

Silakan diperinci pola candlestick reversal apa yang dimaksud agar pembahasan lebih detail.

Kiki R   7 Feb 2020

@ Muhammad Yusuf:

- ….. apakah sebuah price pattern reversal atau continu dibentuk dari garis horizontal dan garis trend yang di break?

Jawaban:
Ya, salah satunya begitu, tetapi sebaiknya dikonfirmasikan dengan indikator. Kalau pattern yang Anda maksud adalah formasi price action seperti pin bar, maka kemungkinan terjadi reversal akan tinggi jika kepala pin bar (bukan ekor) ditembus, tetapi kalau ekornya yang ditembus pergerakan reversal tidak valid dan kemungkinannya akan terjadi penerusan trend (trend continuing).

Berikut contoh pada USD/JPY H1 kemarin (13 November 2017):


Dari indikator MACD dan RSI, pin bar A terkonfirmasi sedang pin bar B tidak terkonfirmasi. Juga bar setelah pin bar A menembus kurva resistance ema 34 dan kurva middle band indikator Bollinger Bands, sedang pin bar B tidak.

Dari chart H1 diatas tampak jelas peran indikator dalam mengkonfirmasi arah pergerakan harga disamping garis level resistance dan support.

- …. apakah hammer dan shoting star tergantung dari arah sumbunya menghadap keatas/kebawah atau warnanya (bearish atau bullish)?

Jawaban:

Hammer dan shooting star adalah 2 formasi candle yang berlawanan. Dalam bahasa price action keduanya termasuk pin bar. Arah sumbu hammer selalu dibawah sedangkan arah sumbu shooting star selalu diatas.
Formasi hammer mengisyaratkan kemungkinan pergerakan bullish sedang shooting star mengisyaratkan kemungkinan pergerakan bearish.

Warna candle tidak berpengaruh. Warna hanya menunjukkan harga pembukaan dan harga penutupan, yang penting diperhatikan adalah valid atau tidaknya formasi candle tersebut.

Berikut contoh formasi shooting star dan hammer yang terjadi paga GBP/USD H4 dan USD/JPY H1 kemarin, keduanya berwarna hitam tetapi sama-sama valid:


- Formasi pin bar apa yang paling profitable?

Jawaban:

Semua formasi candle yang berbentuk pin bar kemungkinan untuk validnya tinggi asalkan terkonfirmasi, baik oleh candle yang terbentuk sesudahnya maupun oleh indikator teknikal. Formasi candle yang berbentuk pin bar misalnya doji, hammer, shooting star.

Untuk keterangan lebih lanjut silakan baca:
Kupas Tuntas Strategi Trading Reversal Dengan Pin Bar

M Singgih   14 Nov 2017

Terimakasih banyak master, satu lagi yg saya bingung nih master2 kami, jika setelah pinbar bullish terjadi di bias bearish lalu setelah pinbar tsb terjadi inside bar apakah inside bar tersebut menunjukan continu pin bar(bullish) atau continu bias awalnya (bearish), lalu jika setelah fakey setup terbentuk ada inside bar(kasusnya sama seperti yg diatas) sinyal apa yg terbentuk? bullish/bearish? apakah nial fuller menggunakan 3 formasi inti ini saja master? karena saya ingin sekali mnjadi seperti beliau

Muhammad Yusuf   14 Nov 2017

@ Muhammad Yusuf:

Inside bar menunjukkan keadaan konsolidasi, tidak mengisyaratkan kemungkinan bullish atau bearish. Anda harus menunggu inside bar tersebut selesai terbentuk apapun bentuk mother bar-nya (bisa berbentuk pin bar, engulfing dsb).

Setelah tampak jelas mother bar dan inside bar, kemudian Anda tunggu bar setelah inside bar, bar tersebut menembus level tertinggi atau terendah dari mother bar. Kalau break level tertinggi maka bisa open buy dan sebaliknya kalau break level terendah bisa open sell.

Berikut contoh untuk yang break level tertinggi mother bar:


Selain itu sebaiknya dikonfirmasi juga dengan level-level resistance / support, dan juga indikator seperti moving avererage, RSI, parabolic SAR, MACD atau Bollinger Bands untuk memastikan validitas sinyalnya. Ini penting karena bisa terjadi sinyal palsu (fakey) setelah inside bar, yaitu seolah-olah break tetapi balik lagi.

Baca: Strategi Trading Ketika Terjadi False Break

M Singgih   20 Nov 2017

@ Harry Ismawa:

Untuk single candle ada pin bar dan doji. Untuk double candle ada double top/bottom, tweezer top/bottom dan juga bullish/bearish engulfing. Untuk triple candle ada morning star dan evening star.

M Singgih   20 Mar 2019

Untuk Rozak,

Ya. Pinbar selalu menjadi sinyal atau indikasi awal akan adanya pembalikan sebuah trend (reversal). Selengkapnya, silakan baca : Kupas Tuntas Strategi Trading Reversal Dengan Pin Bar

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   27 Dec 2021

Untuk Bong Iwan,

Ada banyak pola candle yang mengindikasikan akan adanya pergerakan reversal seperti doji, evening star, inside bar, dsb.

Argo Gold Spotter   30 Dec 2021

Untuk timeframnya berapa pak? Yang bisa menghasilkan pola-pola tersebut dengan akurat?

Bong Iwan   30 Dec 2021

Untuk Bong Iwan,

Pola-pola candle tersebut dapat terbentuk di timeframe manapun. Hanya saja, jika pola tersebut muncul pada timeframe besar seperti H4 atau lebih, maka akan menjanjikan validitas dan akurasi yang besar pula. Oleh karena itu, kami menyarankan untuk menggunakan timeframe besar seperti H4, Daily, bahkan hingga Monthly agar menghasilkan sinyal trading yang akurat.

Argo Gold Spotter   1 Jan 2022

Terus untuk indikator trading yang biasanya diguanakan apa pak, lalo untuk mendeteksi reversal?

Yanu   4 Jan 2022

Untuk Yanu,

Indikator teknikal biasanya jarang sekali bisa mendeteksi pergerakan reversal. Karena pada dasarnya semua indikator teknikal (indikator yang mengandalkan perhitungan/formula matematis) bersifat lagging. Sedangkan untuk mendeteksi pergerakan reversal membutuhkan metode pendekatan leading seperti penggunaan price action ataupun price pattern.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   4 Jan 2022

Salam profit, saya seorang trader price action. Mau tanya, selain Pin Bar, Candle Apa saja yang menandakan reversal?

Harry Ismawa   19 Mar 2019

Ketika terbentuk sebuah pola candlestick reversal apa aja sih syarat syarat klo si candlestick tersebut valid akan reversal ?

Dani   5 Feb 2020

Halo master,...

Pada stratei price action yang menjadi pembeda pola candle menandakan reversal / pembalik arah? Makasih pak

Asmi   14 Mar 2019

Apakah pin bar selalu digunakan untuk konfirmasi/penanda reversal?

Rozak   24 Dec 2021

Candlestick jenis apa ya yang paling bagus untuk mendeteksi market akan reversal?

Bong Iwan   29 Dec 2021

Dari sisi winrate dan RR untuk kesehatan akun trading, trading yang mana yg paling enak pak? Pakai pola reversal atau continuation?

Ahmad Sukri   15 Jun 2022

@Ahmad Sukri:

Untuk ini sebenarnya bukan dilihat dari sisi WR ataupun RR-nya pak. Tapi dilihat dari sisi psikologis trader yang menjalani sistem tersebut. Jika bapak suka melihat jumlah profit yang besar dalam satu posisi serta tidak takut terlalu banyak salah maka pola-pola Continuation atau sering kita kenal dengan jenis Trend Following cocok untuk bapak.

Tapi jika bapak lebih suka melihat banyak posisi yang profit tidak peduli besaran profit itu, maka pola Reversal atau sering kita sebut dengan Countertrend lah yang cocok untuk bapak.

Kesehatan akun trading sendiri bergantung pada Risk serta Money Management yang bapak terapkan dalam trading.

Terima kasih, semoga bisa sedikit membantu.

Nur Salim   23 Jun 2022

Apakah sinyal reversal seperti ini sudah valid? Mohon masukannya bang...

pola reversal

Wildan   4 Aug 2022

@Wildan: Valid, pola reversal yang terbentuk adalah outside bar. Candle bullish yang naik berhasil menutup di atas range harga sebelumnya menandakan akhir dari penurunan harga.

Kiki R   5 Aug 2022
 Oji |  10 Jan 2018

Malem coach....mau nanya nih kalau misalnya ada pola candle three black crows/three white soldiers, untuk konfirmasi valid tidaknya pola tersebut apakah hanya dengan melihat closing 1 candle bar berikutnya? Apakah closing dibwh atau diatas  candle ke 3 dr pola tersebut? Mohon penjelasannya. Makasih

Lihat Reply [2]

@ Oji:

- … untuk konfirmasi valid tdknya pola tersebut apakah hanya dgn melihat closing 1 candle bar berikutnya?

Jawaban:

Tidak, harus dikonfirmasi juga dengan minimal 2 indikator, bisa MACD dan RSI. Agak berbeda dengan pin bar yang hanya 1 candle, pola three white soldiers dan three black crows terdiri dari 3 candle yang mencerminkan arah trend, jadi harus dikonfirmasi dengan indikator trend seperti MACD. Candle setelahnya bisa dilihat setelah terkonfirmasi oleh indikator.
Berikut contoh pada EUR/USD H4:



Pada A terbentuk pola three white soldiers. Candle berikutnya terkonfirmasi oleh indikator MACD (kurva MACD bergerak diatas kurva sinyal dan OSMA diatas level 0.00) dan kurva indikator RSI diatas level 50.0, jadi masih bullish.

Pada B terbentuk pola three white soldiers. Candle berikutnya tidak terkonfirmasi oleh indikator MACD (kurva MACD gagal menembus kurva sinyal dan OSMA masih dibawah level 0.00), jadi bullish tidak berlanjut.

Pada C terbentuk pola three black crows. Candle berikutnya terkonfirmasi oleh indikator MACD (kurva MACD bergerak dibawah kurva sinyal dan OSMA dibawah level 0.00) dan kurva indikator RSI dibawah level 50.0, jadi masih bearish.

- … apakah closing dibwh atau diatas  candle ke 3 dr pola tersebut?

Jawaban:
Mengenai closing candle berikutnya tidak harus ditunggu karena akan terlambat entry. Yang perlu dilihat adalah tertembusnya level tertinggi dari candle terakhir untuk pola three white soldiers, atau tertembusnya level terendah dari candle terakhir untuk pola three black crows. Tetapi candle berikutnya tidak menjamin validitasnya jika tidak terkonfirmasi oleh indikator.

M Singgih   12 Jan 2018
ok terimakasih atas penjelasannya coach....
Oji   12 Jan 2018
 Rinto |  19 Jan 2021

Halo pak, apakah candle merah yang paling belakang (kanan), sudah bisa dibilang sebagai tanda reversal valid? Terima kasih

Lihat Reply [17]

Stochastics menjadi indikator yang mencerminkan perubahan momentum atas maupun bawah. Indikator ini tidak menunjukkan harga tertentu tetapi hanya memberi petunjuk arah harga. Dengan demikian, indikator stochastics memiliki perhitungan yang lebih kompleks dan menjadi perangkat lunak analitis terbaik.

Thanks

Basir   11 Nov 2021

@ Rinto:

Dari bentukan price action, candle tersebut tidak menunjukkan sinyal pergerakan reversal. Untuk single candle, isyarat reversal untuk uptrend adalah pin bar, doji atau shooting star.

Mengenai validitasnya, harus dikonfirmasi dengan penunjukan indikator teknikal, terutama indikator trend (moving average, MACD, ADX, parabolic SAR, Bollinger Bands), atau penunjukan divergensi dari indikator oscillator (RSI atau stochastic).

 

M Singgih   19 Jan 2021

Untuk candle pin bar, doji atau shooting starnya itu berapa biji pak? Baru bisa ddiartikan sebagai tanda reversal?

Iya pak, saya menggunakan indikator MACD.

Rinto   20 Jan 2021

@ Rinto:

Seperti disebutkan di atas, pin bar, doji atau shooting star adalah single candle. Single candle artinya banyaknya candle hanya satu.

Untuk keterangan silahkan baca:
Kupas Tuntas Strategi Trading Reversal Dengan Pin Bar
Formasi Doji Candlestick: Pengertian Dan Cara Menggunakan Dalam Trading
Pola Candlestick Shooting Star, Cara Ampuh Penanda Reversal

Agar valid, price action tsb (pin bar, doji atau shooting star) harus dikonfirmasi dengan indikator teknikal. Indikator MACD adalah salah satunya untuk konfirmasi.

 

M Singgih   21 Jan 2021

Halo pak Singgih, 

Kalau seperti ini, apa bisa dibilang sudah reversal kah pak?

Mulyono   2 Feb 2021

@ Mulyono:

Belum reversal. Trend pergerakan harga diasumsikan akan terjadi reversal jika menembus level 50% Fibonacci retracement. Saat ini masih di sekitar level 23.6% Fibo retracement, belum menembus level 50%, jadi masih koreksi (retrace).

 

M Singgih   3 Feb 2021

Halo pak, tanda candle doji atau pin bar, kapan biasanya akan muncul pada trend apa? Bagaimana tandanya candle tersebut akan muncul? Makasih

Haikal Alwi   11 Feb 2021

@ Haikal Alwi:

Doji dan pin bar bisa terjadi pada pergerakan harga yang sedang uptrend maupun yang sedang downtrend. Kedua formasi candle tsb mengisyaratkan pergerakan reversal.

- Bagaimana tandanya candle tersebut akan muncul?

Tidak ada tandanya. Justru doji dan pin bar itu merupakan tanda akan terjadinya pergerakan reversal. Setelah muncul candlenya baru tahu apakah itu doji atau pin bar.

 

M Singgih   15 Feb 2021

@ Zidane:

Dilihat dari apakah harga telah menembus kurva middle band. Meski demikian, untuk menentukan apakah trend telah benar-benar berbalik arah (trend reversal), harus dilihat dari apakah harga telah menembus level 50% Fibonacci retracement. Selain itu, validitasnya harus dikonfirmasi dengan indikator trend yang lain seperti parabolic SAR, moving average, ADX dan juga MACD.

Berikut contoh trend reversal dari bullish ke bearish, yang telah dikonfirmasi oleh indikator trend dan indikator momentum yaitu RSI:

Bollinger Band Untuk Mendeteksi Reversal

M Singgih   9 Jul 2021

Ini bapak main di time frame berapa ya pak?

Zidane   12 Jul 2021

@ Zidane:

Dari gambar di atas kan ada keterangannya: EUR/USD H4.
H4 artinya adalah time frame 4 jam.

 

M Singgih   13 Jul 2021

@ Ongky Putra:

Untuk mengetahui validitasnya sesuai dengan sentimen pasar pada saat itu, sebaiknya dikonfirmasi dengan indikator teknikal, terutama indikator trend seperti moving average, ADX, parabolic SAR dan juga MACD.

 

M Singgih   30 Sep 2021

Dari indikator yang disebutkan, apakah cukup pilih salah satu saja apa gimana?

lalu time framenya settingannya berapa pak?

Matur Suwun

Ongky Putra   1 Oct 2021

@ Ongky Putra:

Biasanya trader menggunakan beberapa indikator trend. Untuk konfirmasi, minimal harus ada 2 indikator trend yang mengkonfirmasi dengan benar.
Mengenai time frame, bisa diterapkan pada semua time frame. Hanya saja semakin tinggi time frame hasilnya akan semakin akurat.

 

M Singgih   2 Oct 2021

Untuk mengetahui akan terjadinya reversal, apakah analisa candlestick saja sudah cukup?

Ongky Putra   30 Sep 2021

Bagaimana menggunakan indikator Bollinger Band untuk mendeteksi reversal?

Zidane   8 Jul 2021

Kenapa saat melihat sinyal trading dari pola candlestick, oscillator lebih sering diajukan sebagai indikator yg dapat mengkonfirmasi sinyal tsb?

Nur Cahyo   11 Nov 2021
 Riyadi |  10 Jan 2022

Suka bingung dengan banyaknya pola candlestick, mohon info pola candlestick yang umum digunakan oleh trader? Trims

Lihat Reply [25]

Jika kita menggunakan TF 15 maka setiap 15 menit candle berubah.
jika kita menggunakan TF 30 maka setiap 30 menit candle berubah.
dan seterusnya.

Thanks

Basir   13 May 2022

Memang sebaiknya jgn membandingkan candle di setiap TF karena pasti bingung. Yg perlu dimengerti semakin besar TF semakin minim noisenya. Lebih baik kalau analisa candle di satu TF saja. Memang ada teknik candle yang loncat2 dari 1 TF ke TF lain?

Sumirat   20 Apr 2022

Untuk Sumirat..

Hal ini memang tergantung dari strategi dan sistem trading yang digunakan. Beda sistem, beda pula TF yang digunakan.

Thanks

Basir   22 Apr 2022

@ Ahmad Fauzi:

Pola pergerakan harga pada setiap time frame jelas akan berbeda karena waktu untuk mengukur perubahan harga pada setiap time frame berbeda, sedangkan pergerakan harga yang diukur sama.

Pola candlestick yang tidak berubah jika dilihat pada time frame yang lebih rendah adalah pola double top / triple top dan double bottom / triple bottom. Untuk pola-pola lainnya jelas tidak sama seperti hedge and shoulders, morning star dsb. Mungkin saja di time frame H1 terbentuk pola head and shoulders tetapi di time frame daily tidak.

@ Sumirat:


- …. Memang ada teknik candle yang loncat2 dari 1 TF ke TF lain?

Jawaban:
kalau Anda trading berdasarkan trend (trend follower), metode analisa pada berbagai time frame memang ada, seperti yang digunakan trader Alexander Elder dengan metode triple screen-nya.
Pada metode tersebut, disamping time frame utama dimana Anda trading, Anda harus menentukan arah trend berdasarkan trend pada time frame yang lebih tinggi, dan menentukan momentum untuk entry pada time frame yang lebih rendah.

M Singgih   28 Apr 2022
selamat datang di dunia forex bro
Vins   10 May 2022

@ Dani:

Akan membentuk pin bar. Pin bar adalah salah satu bentuk price action pada candlestick tunggal, yang mengisyaratkan kemungkinan pembalikan arah pergerakan harga (reversal).

Meski demikian, untuk entry berdasarkan pin bar, sebaiknya dikonfirmasikan juga dengan penunjukan indikator teknikal, terutama indikator trend misalnya moving average, Bollinger Bands, MACD, parabolic SAR.

M Singgih   8 Mar 2022

Tp apakah selalu Pin Bar yg terbentuk gan utk tanda2 reversal saat pasar sdh jenuh?

Martin Hendra   7 Mar 2022

@ Martin Hendra:

Untuk single candle, bisa pin bar bisa juga doji.
Untuk lebih dari satu candle, bisa pola double top, double bottom, triple top, triple bottom, morning star, evening star, dan juga shooting star.

M Singgih   5 Mar 2022

@ Ilung:

Tidak harus persis sama, asal bentuknya sesuai, dan persyaratannya memenuhi. Misal pin bar yang valid adalah yang level tertinggi atau terendahnya ditembus. Kalau bentuknya sudah sesuai (mirip) tetapi masih salah, kemungkinan tidak terkonfirmasi oleh indikator teknikal. Misal pola morning star yang menunjukkan kemungkinan bullish, tetapi indikator trend tidak mengkonfirmasi keadaan bullish, maka pergerakan bullish bisa saja gagal.

 

M Singgih   11 Mar 2022

Maaf pak, ini saya masih belum "ngeh" dengan arti "level tertinggi dan terendah ditembus", itu maksutnya gimana ya pak?

Ilung   10 Mar 2022

@ Ilung:

Untuk pin bar yang mengisyaratkan sinyal reversal, jika bullish pin bar (letaknya di bawah pada keadaan downtrend), maka akan valid jika level tertingginya ditembus, dan untuk bearish pin bar (letaknya di atas pada keadaan uptrend), maka akan valid jika level terendahnya ditembus. Mudahnya, Anda bisa simak ulasan Strategi Trading Reversal Dengan Pin Bar

M Singgih   12 Mar 2022

@ Kirun:

Indikator independen untuk melihat pola atau pattern pergerakan harga pada chart tidak ada, tetapi Anda bisa menggunakan software yang namanya Autochartist. Software Autochartist bisa didapatkan dengan cara berlangganan atau gratis jika broker Anda menyediakan fasilitas software Autochartist.

Untuk penjelasan leboh detail mengenai software Autochartist, silahkan baca di thread ini.

 

M Singgih   8 Mar 2022

@Samudra: Pola candlestick yang perlu dipahami adalah pola candlestick yang punya potensi keberhasilan besar.

Atau dengan kata lain, apabila pola candlestick tersebut terbentuk di market, ada peluang besar harga berbalik arah (reversal) atau meneruskan arah (continue).

Contoh pola candlestick yang paling menguntungkan, contohnya seperti pin bar atau inside bar.

Tenang, Inbizia sudah menuliskan artikel dengan pembahasan lengkap disini:

Baca Juga: Pola Candlestick Yang Paling Menguntungkan

Semoga bermanfaat

Kiki R   30 Mar 2022

@Riyadi: Pola candlestick yang sering digunakan oleh para trader biasanya adalah pola candlestick pembalikan (reversal) yang mempunyai peluang berhasil yang tinggi saat terbentuk di level yang penting.

Contoh pola candlestick tersebut adalah pin bar, hammer, shooting star, engulfing, dan inside bar.

Kiki R   11 Jan 2022

pola candlestick hammer itu seperti apa ya?

Rizal Alwi   13 May 2022

pola candlestick hammer adalah pola pembalikan arah naik (bullish reversal) yang terbentuk dalam sebuah trend turun

Nizam Pratama   13 May 2022

Apa saja jenis pola Candlestick dalam trading yang wajib dipahami trader?

Samudra   30 Mar 2022

Apakah ada indikator untuk mendeteksi pola candlestick tertentu dalam chart? 

Kirun   7 Mar 2022

tanya pak, yang di maksud dalam kamus pola candlestick itu pada TF berapa ya? sebab setiap ganti TF selalu barubah bentuk.trims

Ahmad Fauzi   27 Apr 2022

Min, kalo melihat atau menganalisa pola candlestick apakah harus sama persis banget biar sinyalnya valid? Soalnya saya beberapa kali praktik, pake candlestick  dan bentuknya ga 100% mirip sinyalnya jadi salah. 

Ilung   13 Mar 2022

Apa yang terjadi dengan pergerakan candlestik ketika pasar sudah jenuh, dan akan terjadi reversal mohon penjelasannya. Terima kasih

Dani   4 Mar 2022

Apakah Pin Bar benar-benar akurat untuk memprediksi pergerakan candle berikutnya?

Najib   25 May 2022

@Najib: Sebelum saya jawab, terlebih dahulu definikasin apa yang dimaksud akurat.

Apakah akurat yang dimaksud minimal winrate 60%, 70% atau 80%, atau berapa?

Kedua, pola candlestick pin bar adalah signal entry.

Sebelum masuk ke signal entry, perhatikan terlebih dahulu struktur harga dan level penting.

Salah satu kesalahan banyak pemula yang menggunakan candlestick adalah langsung masuk ke pola candlestick tanpa melihat struktur harga dan level harga.

Pin bar yang terbentuk di level yang penting berbeda probabilitas dan RR yang ditawarkan dibandingkan dengan pin bar yang terbentuk di harga yang tidak ada level pentingnya.

Kalau dijawab apakah akurat? Jawabannya bisa ya atau tidak, bergantung bagaimana cara Anda menggunakan pin bar tersebut. Tidak semua pin bar langsung disamaratakan tanpa peduli struktur dan level harganya.

Kiki R   25 May 2022

Cara trading pakai pola candlestick ini bisa digunakan untuk scalping ngk?

Nepal   22 Jun 2022

@Nepal: Bisa, karena pada dasarnya pola candlestick bisa digunakan pada semua time frame.

Namun pola candlestick tidak disarankan untuk scalping karena akurasinya rendah disebabkan banyaknya pola palsu (false/noise).

Biasanya pola candlestick digunakan pada time frame yang lebih tinggi seperti H1, H4, Daily karena mempunyai akurasi yang lebih baik dan noise yang lebih sedikit.

Kiki R   22 Jun 2022
 

Komentar @inbizia

@Yohana: Dari kelimat pola candlestick doji di atas, ada 3 pola candlestick yang mengindikasikan keadaan pasar yang tidak pasti, yaitu doji star, long legged doji, dan 4 price doji. Tiga pola candlestick ini menggambarkan keadaan seller dan buyer yang sama-sama kuat. Ketika pola candlestick ini terjadi di market, kita belum bisa menentukan arah karena peluangnya sama besar antara buyer dan seller. Namun, untuk dua pola yaitu dragonfly doji dan gravestone doji mempunyai arti yang lebih spesifik. Kedua pola candlestick ini punya arti reversal jika terbentuk pada level yang penting seperti di support/resisten atau supply/demand. Pola dragonfly doji yang terbentuk di support atau demand menandakan adanya buyer yang menguat sehingga bisa menjadi sinyal untuk buy. Sedangkan pola gravestone doji yang terbentuk di resisten atau supply menandakan adanya seller yang menguat sehingga bisa menjadi sinyal sell.
 Kiki R |  9 Aug 2022
Halaman: Formasi Doji Candlestick Pengertian Dan Cara Menggunakan Dalam Trading
@Roland: Bukan trik, tapi lebih kepada pengetahuan dasar mengenai trading. Pola candlestick apapun baik doji, hammer, dst adalah sebagai trigger entry. Trigger entry adalah bagian terakhir dari proses trading. Sebelum masuk ke trigger, ada 2 langkah yang harus dilakukan terlebih dahulu yaitu arah dan level. 1. Arah >> struktur harga 2. Level >> area entry 3. Signal >> trigger entry Jadi, yang perlu Anda lakukan terlebih dahulu adalah melakukan identifikasi arah harga terlebih dahulu. Arah naik >> buy Arah turun >> sell Setelah arah, baru Anda masuk ke level. Tentukan level area yang penting sebagai area entry. Terakhir, baru Anda melihat pola candlestick (doji, hammer, dst) pada level area penting.
 Kiki R |  3 Sep 2022
Halaman: Formasi Doji Candlestick Pengertian Dan Cara Menggunakan Dalam Trading
Kecil, karena terlihat buyer masih dominan dari 4 candlestick terakhir. Selain itu, jika Anda menggunakan pola candlestick, perhatikan level atau area harga tempat terjadinya pola candlestick tersebut. Trading dengan pola candlestick mempunyai akurasi yang kurang bagus jika bukan berada di area/level penting.
 Kiki R |  13 Sep 2022
Halaman: Tips Membaca Candlestick Simpel Dan Akurat Tak Perlu Hafalan
Saya setuju dengan Anda, pola candlestick morning star cukup akurat untuk digunakan dalam trading. Namun, pada artikel ini menggunakan referensi tulisan dari Alan Farley, pengarang buku The Master Swing Trader sekaligus kontributor untuk CNBC dan Bloomberg TV. Beliau berpendapat 5 pola di atas lah yang terbaik.
 Kiki R |  20 Sep 2022
Halaman: Pola Candle Terbaik Penanda Reversal
Kelebihan Pola Harmonic Shark Tingkat Akurasi Tinggi: Pola harmonic Shark dapat memberi sinyal kuat dari level Support dan Resistance kunci. Ketika harga bergerak dan menyentuh level-level tersebut, terdapat potensi tinggi untuk reversal dan memberi peluang keuntungan pada trader. Kekurangan Pola Harmonic Shark Akurasi Sinyal Tidak Menentu: Penting untuk mengetahui bahwa akurasi sinyal yang dihasilkan pola harmonic Shark dapat berubah-ubah jika Anda tidak menaati aturan formasi untuk setiap titiknya dengan tepat. Hal ini biasa terjadi ketika trader memaksa untuk menggunakan pola Shark meski harga tidak bergerak sesuai aturan. Jadi yang bener mana? Akurasi tinggi atau tidak menentu? Hmm....
 Stallon S |  22 Sep 2022
Halaman: Strategi Trading Menggunakan Pola Harmonic Shark
Kalau saya akan mencoba dulu di akun demo. Bisa langsung dipraktekkan di metatrader. Belajar dulu konsep-konsep dasar forex, strategi dasar, analisis fundamental dan analisis teknikal juga harus dipelajari dengan benar. Trial dan error dulu disana, baru boleh maju ke dunia forex yang sebenarnya. Kalau tidak mengerti dasar-dasar forex dan berspekulasi pasti akan mengalami kerugian. Seperti artikel ini yang membahas shadow dari candlestick. Buat orang awam pasti ga akan ngerti sebenarnya shadow itu kayak gimana, tapi untuk trader wajib mengerti supaya trader bisa menentukan langkah selanjutnya apakah akan open posisi atau justru menunggu terlebih dahulu melihat ada signal buy dengan melihat pola candlestick terlebih dahulu serta mempertimbangkan berita berita yang akan mempengaruhi pergerakan pasar forex. Dari hal tersebut kita lebih aware dan bergerak hati-hati karena keputusan apapun dengan menggunakan emosi tidak akan berujung baik pada akhirnya.
 Anwar |  18 Oct 2022
Halaman: Apa Yang Dimaksud Shadow Candle Forex

Kamus Candlestick

Hanging Man
Hanging Man
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick yang membentuk gap naik dari candlestick sebelumnya. Terjadi di akhir uptrend, Hanging Man memiliki sumbu bawah yang lebih panjang dari body-nya. Sinyal bearish reversal dari pola ini terkonfirmasi apabila candlestick selanjutnya bersifat bearish atau membentuk gap turun, dan ditutup melemah dari harga pembukaannya.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Bullish Doji Star
Bullish Doji Star
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bearish panjang, diikuti candlestick kedua berupa doji yang membentuk gap turun dan tidak memiliki body (harga dibuka dan ditutup di level yang nyaris sama). Candlestick ketiga mengkonfirmasi pembalikan dengan membentuk bullish panjang dan gap naik dari doji.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Evening Star
Evening Star
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bullish panjang, diikuti oleh candlestick kedua yang membentuk gap naik dan ber-body kecil (harga pembukaan dan penutupan nyaris sama). Candlestick ketiga merupakan konfirmator karena bersifat bearish. Semakin besar body candle ketiga, semakin tinggi akurasi sinyal bearish reversal-nya.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Harami Bearish
Harami Bearish
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 2 candlestick. Candlestick pertama bersifat bullish dan lebih besar sehingga menelan candlestick kedua yang bersifat bearish. Pola ini menandakan uptrend mulai kehilangan momentum. Sumbu-sumbu candlestick kedua tidak harus berada dalam range candlestick pertama, meski kondisi ini bisa menambah akurasi sinyal.

Contoh di Chart
(klik untuk memperbesar gambar)
Ingin mengetahui pola-pola Candlestick lainnya yang memiliki akurasi tinggi. Lihat Daftarnya Disini.

Kirim Komentar Baru