US OIL (WTI): Breakout Memperkuat Tren Bearish

Ardi99 29 Oct 2018 538
Dibaca Normal 4 Menit

Harga minyak WTI akan kembali turun setelah menembus area penolakan di time frame Daily. Namun apabila berhasil tertolak dari S1 chart H4, maka harga akan reversal.



Halo pembaca, saya melihat adanya suatu peluang entry di komoditas US OIL. Harga sedang membentuk pola dan reaksi yang menarik untuk peluang hari ini sampai 2 November 2018.

Simak US OIL (WTI) dalam Daily Chart berikut:

US Oil (WTI) Daily - 29 Oktober 2018

Dalam gambar chart di atas, harga kini bergerak di sekitar EMA-200 setelah menembus Area Penolakan dengan tekanan yang cukup kuat. Arus Downtrend yang terbentuk sejak beberapa minggu lalu masih terlihat potensial untuk berlanjut, jika harga gagal masuk kembali ke Area Penolakan. Waspadai adanya tekanan beli kuat yang bisa menjadi salah satu indikasi penguatan kembali, sehingga harga nantinya bisa membentuk level Lower High baru (menembus Area Penolakan).

Untuk ulasan entry minggu ini, mari kita simak US OIL (WTI) dalam 4-hour chart berikut:

US Oil (WTI) H4 - 29 Oktober 2018

Mari kita analisa gambar di atas untuk entry terbaik kita. Saya sudah menentukan Level Support dan Resistance berikut:

  • Resistance2 (R2) : 71.16
  • Resistance1 (R1): 68.92
  • Support1 (S1): 66.64
  • Support2 (S2): 64.55

Berdasarkan gambar di atas, harga cenderung bergerak dalam tekanan penurunan yang diawali dan ditutup dengan pola pergerakan ranging. Ini membuat harga semakin menjauh dari garis EMA-200 yang menggambarkan kuatnya pengaruh arus Downtrend bagi keputusan transaksi besar.

Minggu ini, selama harga masih bergerak di bawah garis EMA-200 atau Arus Penurunan, maka harga masih berpeluang turun lagi, selama belum ada tekanan beli kuat untuk menembus salah satu garis tersebut. Dalam pandangan analisa pekan ini, potensi reversal salah satunya bisa diindikasi jika harga mengalami false breakout dari level S1. Jika sebaliknya, maka pergerakan harga akan menjadi pola penerusan Bearish yang patut dianalisa lebih lanjut.



Very interesting, right?

Dalam pergerakan pada gambar di atas, peluang Beli dan Jual masih sama kuat, memungkinkan Persentase yang menurut analisa teknikal saya adalah (Buy: 50%, Sell: 50%).

Nah, dalam pandangan atau prediksi saya, berdasarkan pergerakan harga yang kita analisa di atas, kita akan mencoba melihat peluang entry yang tersedia. Tetapi, teknikal tidak mengijinkan asumsi bermain, maka entry terbaik yang dapat dilakukan ialah, kita akan terus melihat pergerakan CLOSE PRICE pada Candle 4 hours.

 

Setup saya untuk Breakout opportunity,

  • Buy : Bila harga close candle 4 Hour menembus level R1 dengan sempurna (body candle yang jauh dari batas atas R1), maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, Anda pun dapat membiarkan posisi Anda mencapai level R2 (level Resistance terkuat saat ini) untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk naik kembali atau tidak.
  • Sell : Bila harga close candle 4 Hour menembus level S1, maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, Anda pun dapat membiarkan posisi Anda mencapai level S2 (level Support terkuat saat ini) untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk turun kembali atau tidak.

Setup saya untuk Pullback opportunity,

  • Sell : Bila harga close candle 4 Hour tidak menembus level R1 (seperti membentuk bear pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, tapi bila harga mencapai dan menembus level ini, maka bersiap untuk Cut Loss. Dapat diterapkan di level R2 juga.
  • Buy : Bila harga close candle 4 Hour tidak menembus level S1 (seperti membentuk bull pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, tapi bila harga mencapai dan menembus level ini, maka bersiap untuk Cut Loss. Dapat diterapkan di level S2 juga.

Gunakan Risk Reward selalu minimal 1:1.5 dan trailing stop (manual maupun otomatis) bila diperlukan. Bisa menggunakan level-level Support dan Resistance untuk referensi analisa Anda menentukan Stop Loss dan melakukan Cut Loss, tetap waspada terjadinya konsolidasi harga.

Tetap gunakan money management yang baik dalam setiap entry untuk keberlangsungan trading yang sehat, semoga artikel ini dapat menjadi referensi Anda dalam melakukan analisa pada market.

harga minyak hari ini



Forum

Donny Andriawan (20 Mar 2019)

Saat stochastic sudah mencapai batas oversold, saya heran kenapa harga malah anjlok dan semakin anjlok. Padahal di kalender economy tidak ada rilis berita penting. Harusnya kan harga tak lama lagi akan naik. Tapi kenapa harga malah semakin anjlok hingga membentuk candle yang sangat panjang.

Selengkapnya...


Kirim Komentar/Reply Baru


Harga Minyak Hari Ini
Harga Minyak Hari Ini
Sistem   11 Jun 2020   2319  
Lepas Hedging Di Posisi Berapa?
Saya lagi ke kunci di posisi sell 1111.00 dan buy di 1130.. sampai tgl 3 - 2 - 2016, moho n bantuan utk melepasnya di posisi brp ? Terima kasih pakm;

Ricky Martin 3 Feb 2016

Reply:

M Singgih (04 Feb 2016 01:22)

@ ricky m singgih:
Hingga jam 00:45 hari ini (4-2-2016) masih bergerak bullish (lihat keterangan chart daily dibawah), jadi biarkan dulu hingga ada sinyal dari price action dan perubahan dari indikator MACD dan ADX, Anda bisa tutup yang posisi buy (ambil profitnya yang dari posisi buy).
Kemudian tunggu sampai seberapa jauh harga akan turun.
- Jika mendekati 1111.00 tampak akan naik, Anda bisa open buy lagi, tetapi sekarang locking areanya menjadi lebih sempit (locking pip-nya lebih kecil).
- Jika terus turun dibawah 1111.00, Anda bisa tutup yang posisi sell (ambil profitnya yang dari posisi sell).



Pergerakan harga sekarang sedang bullish:
1. Harga telah menembus kurva resistance simple moving average (sma) 200 day dan bergerak diatasnya.
2. Harga bergerak pada kurva upper band indikator Bollinger Bands, dan titik indikator Parabolic SAR (parabolic Stop And Reverse) berada di bawah bar candlestick.
3. Kurva indikator MACD bergerak diatas kurva sinyal (warna merah) dan garis histogram OSMA juga bergerak diatas level 0.00.
4. Garis histogram indikator ADX berwarna hijau dan diatas level 25, menunjukkan sentimen bullish yang cukup kuat.
Semoga bisa membantu.