US OIL (WTI): Waspadai Reversal Di Area Swing Dan Low Harian

Ardi99 12 Nov 2018 499
Dibaca Normal 4 Menit

Meskipun harga minyak WTI terus terjun dalam beberapa minggu terakhir, Area Swing Dan Low yang terpetakan di timeframe harian memunculkan potensi bullish reversal.



Halo pembaca, saya melihat adanya suatu peluang entry di komoditas US OIL. Harga membentuk pola dan reaksi yang menarik untuk peluang hari ini sampai 16 November 2018.

Simak US OIL (WTI) dalam Daily Chart berikut:

US OIL Daily - 12 November 2018

Dalam gambar chart di atas, harga terlihat masih bergerak dalam arus Downtrend yang cukup kuat sejak beberapa minggu lalu. Harga yang tidak mengalami perlawanan beli kuat di sekitar garis EMA-200 menggambarkan betapa kuatnya arus Downtrend yang berasal dari animo jual para trader.

Pada analisa minggu ini, saya coba memetakan adanya Area Swing yang berasal dari indikasi pertama pada arus Bullish sebelumnya. Selain itu, ada pula Area Low yang berasal dari titik terendah pada arus kenaikan di chart Daily. Keduanya saya coba asumsikan mampu menjadi tempat perlawanan beli yang lebih baik (koreksi), sehingga harga kemungkinan bisa mengalami reversal (menjadi Uptrend) dari area-area tersebut.

Untuk ulasan entry minggu ini, mari kita simak US OIL dalam 4-hour chart berikut:

US OIL H4 - 12 November 2018

Mari kita analisa gambar diatas untuk entry terbaik kita. Saya sudah menentukan Level Support dan Resistance berikut:

  • Resistance2 (R2) : 65.26
  • Resistance1 (R1): 62.39
  • Support1 (S1): 59.09
  • Support2 (S2): 56.55

Berdasarkan gambar di atas, harga masih dibentuk dalam tekanan penurunan yang didalamnya terdapat beberapa peningkatan transaksi beli, disusul dengan peningkatan transaksi jual. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa struktur penurunan cenderung tercipta setelah percobaan beli yang mulai meningkat.



Dalam pandangan analisa minggu ini, hal tersebut menggambarkan adanya peluang masuknya transaksi beli yang lebih baik (Kuat) di minggu ini, karena penurunan minggu lalu dibentuk hanya untuk merusak struktur percobaan beli, bukan dari sentimen fundamental yang biasanya membentuk candle marubozu yang benar-benar menekan. Waspadai adanya peluang kenaikan ini dari reaksi harga terhadap sekitaran level-level Support dan kedua area pada time frame Daily di atas.

Meskipun demikian, secara teknikal, harga masih cenderung berada dalam arus Downtrend di bawah garis EMA-200. Hal ini membuat kenaikan yang kita proyeksikan bisa saja menjadi sebuah koreksi atau pullback saja.

Very interesting, right?

Dalam pergerakan pada gambar di atas, peluang Beli dan Jual masih sama kuat, memungkinkan Persentase yang menurut analisa teknikal saya adalah (Buy: 50%, Sell: 50%).

Nah, dalam pandangan atau prediksi saya, berdasarkan pergerakan harga yang kita analisa di atas, kita akan mencoba melihat peluang entry yang tersedia. Tetapi, teknikal tidak mengijinkan asumsi bermain, maka entry terbaik yang dapat dilakukan ialah, kita akan terus melihat pergerakan CLOSE PRICE pada Candle 4 hours.

 

Setup saya untuk Breakout opportunity,

  • Buy : Bila harga close candle 4 Hour menembus level R1 dengan sempurna (body candle yang jauh dari batas atas R1), maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, Anda pun dapat membiarkan posisi Anda mencapai level R2 (level Resistance terkuat saat ini) untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk naik kembali atau tidak.
  • Sell : Bila harga close candle 4 Hour menembus level S1, maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, Anda pun dapat membiarkan posisi Anda mencapai level S2 (level Support terkuat saat ini) untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk turun kembali atau tidak.

Setup saya untuk Pullback opportunity,



  • Sell : Bila harga close candle 4 Hour tidak menembus level R1 (seperti membentuk bear pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, tapi bila harga mencapai dan menembus level ini, maka bersiap untuk Cut Loss. Dapat diterapkan di level R2 juga.
  • Buy : Bila harga close candle 4 Hour tidak menembus level S1 (seperti membentuk bull pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, tapi bila harga mencapai dan menembus level ini, maka bersiap untuk Cut Loss. Dapat diterapkan di level S2 juga.

Gunakan Risk Reward selalu minimal 1:1.5 dan trailing stop (manual maupun otomatis) bila diperlukan. Bisa menggunakan level-level support dan resistance untuk referensi analisa Anda menentukan Stop Loss dan melakukan Cut Loss, tetap waspada terjadinya konsolidasi harga.

Tetap gunakan money management yang baik dalam setiap entry untuk keberlangsungan trading yang sehat, semoga artikel ini dapat menjadi referensi Anda dalam melakukan analisa pada market.

harga minyak hari ini

Forum

Bembi Hidayat (25 Sep 2013)

pertama saya ingin mengucapkan terima kasih buat bung Rahmat atas analisa teknikal hariannya dimana analisa tersebut adalah sangat bermanfaat dalam cara trading saya dan menjadi acuan saya masuk market dengan strategy pending order buy stop dan sell stop pada mata uang tertentu (GBPUSD/EURUSD)hanya perhitungannya saya melakukan perhitungan sendiri utk menentukan...

Selengkapnya...


Kirim Komentar/Reply Baru


Harga Minyak Hari Ini
Harga Minyak Hari Ini
Sistem   11 Jun 2020   2319  
Hedging Satu Pair Atau Dua Pair?

Strategi hedging lebih efektif dilakukan dengan pair yang sama atau pair yang berbeda dengan mengandalkan korelasi antar pair?

Wahyu Setiyono 11 Sep 2014

Reply:

Basir (11 Sep 2014 16:01)

Hedging artinya pengamanan atau melindungi nilai, dalam istilah Trading Forex Hedging adalah berarti kita membuka dua posisi yang berlawanan sehingga meskipun harga naik atau turun nilai floating nya tetap sama.

Hedging biasanya dilakukan ketika posisi yang kita buka mengalami kerugian. Supaya kerugian tidak menjadi lebih besar, kita kunci dengan teknik hedging ini. Sehingga selanjutnya Hedging ini dikenal juga dengan istilah Locking (mengunci) karena saat kita menggunakan teknik hedging ini posisi kita terkunci yang membuat nilai keuntungan dan kerugian selalu bergerak beriringan.

Hedging bisa dilakukan dengan pair yang sama atau bisa mengandalkan korelasi pair.

Bisa BUY EUR/USD dan SELL EUR/USD
bisa BUY EUR/USD dan SELL EUR/JPY, EUR/GBP, EUR/AUD
Bisa BUY EUR/USD dan SELL USD/CHF

Untuk EUR/USD dan USD/CHF bisa di pantau di H1, arahnya bertolak belakang dan sangat cocok untuk hedging dengan sistem korelasi.

Kami pernah membuat catatan tentang Metodologi Hedging, silahkan kunjungi :

Metodologi Hedging

Thanks.

Kiki R (29 Sep 2019 06:35)

@wahyu setiono: Strategi hedging lebih efektif jika dilakukan dengan korelasi pair-nya daripada pair yang sama. Alasannya adalah jika kita melakukan hedging pada pair yang sama, maka akan susah membuka posisi hedging/locking karena posisi sell dan buy berkorelasi 100%. Namun dengan korelasi pair, posisi hedging lebih mudah dibuka karena posisi sell dan buy tidak setiap saat berkorelasi 100%, dan pada saat tidak berkorelasi besar inilah yang cocok digunakan untuk membuka hedging dengan berpatokan trend besar pada masing-masing pair.

Perlu diketahui bahwa perusahaan hedge fund melakukan hedging antar kelas aset untuk melindungi nilai portofolio-nya, oleh karena inilah mereka disebut hedge-fund. Tujuan mereka adalah meminimalisasi resiko ketika harga sedang tidak sesuai harapan. Namun, perbedaan strategi hedging mereka dengan trader retail terletak pada pemakaian trend besar untuk arah hedging. Perusahaan hedge fund melakukan hedging dengan patokan trend besar, sehingga tidak akan reaktif ketika harga market bergerak intraday. Sedangkan trader retail melakukan hedging dan berpatokan pada time frame kecil, sehingga rentan reaktif pada pergerakan harga intraday.

Terima Kasih.

US OIL (WTI): Breakout Memperkuat Tren Bearish
US OIL (WTI): Breakout Memperkuat Tren Bearish
Ardi99   29 Oct 2018   539