USD/IDR Di Tengah Upaya BI Mempertahankan Nilai Rupiah

Joe Poe 28 Sep 2018 627
Dibaca Normal 2 Menit

Sesuai perkiraan, BI merespon kenaikan suku bunga The Fed dengan meningkatkan B! 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 bps. Bagaimana reaksi USD/IDR atas keputusan ini?



Indonesia kembali menaikan suku bunga pada Kamis kemarin (27 September), menyusul Federal Reserve AS yang memperketat kebijakan dengan menaikkan suku bunga untuk ketiga kalinya di tahun ini. Bank Indonesia (BI) menilai bahwa pengetatan ini sangat dipengaruhi oleh tekanan terhadap Rupiah yang berkelanjutan dan meluas.

Bank Indonesia memperkirakan inflasi masih sangat terkendali dan tetap berada di dalam kisaran yang ditargetkan, yaitu antara 2.5% hingga 4.5% pada 2018. Sementara itu, defisit neraca berjalan diperkirakan akan menyusut menjadi sekitar 2.5% persen dari PDB pada 2019. Hal ini diproyeksi bisa terjadi berkat langkah pemerintah dalam merangsang ekspor dan mengurangi impor, sehingga lebih memperkuat ketahanan eksternal Indonesia di tengah ketidakpastian global.

Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 26-27 September 2018 memutuskan untuk menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI 7DRR) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5.75%. Di samping itu, BI juga merevisi kebijakan suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 5.00%, dan suku bunga Lending Facility menjadi 6.50%.

Dengan merilis langkah kebijakan terbaru di bulan ini, bank sentral telah menaikkan suku bunga utama mereka secara kumulatif dengan besaran 125 bps sejak Januari 2018. Meski sudah berulang kali menaikkan suku bunga, BI masih berencana menerapkan kebijakan serupa untuk beberapa waktu mendatang, karena Rupiah diperkirakan masih tetap berada di bawah tekanan dalam beberapa bulan ke depan. Para ekonom juga mengharapkan dua kenaikan suku bunga lagi dari Bank Indonesia sebelum akhir tahun ini.

 

Outlook Teknikal USD/IDR

USD/IDR H1 - 28 September 2018

Seperti tampak pada chart di atas, USD/IDR cenderung tak menunjukkan banyak reaksi terhadap kebijakan Bank Indonesia. Rupiah masih aman selama USD/IDR bisa bertahan untuk selalu berada di bawah garis Resistance merah. Akan lebih baik lagi jika harga bergerak turun menembus garis Support biru, sehingga bisa menjauh dari angka keramat 15,000. Karena harga terlihat masih ranging di antara Resistance dan Support, pergerakan penentu kemungkinan baru akan terjadi setelah harga berhasil menembus salah satu batas tersebut.

Kurs rupiah hari ini





Forum

Gonam (13 Jan 2021)

Untuk trader harian, idealnya trading di berapa pair? Dan persentase win rationya berapa pak?

Selengkapnya...


Kirim Komentar/Reply Baru
Terjun Dari S2, Dolar AS Kini Berpeluang Pulih
Terjun Dari S2, Dolar AS Kini Berpeluang Pulih
Jujun Kurniawan   27 Apr 2021   118  
Apa Maksud Konsisten Terhadap Sistem?
konsisten terhadap sistem apakah harus tidak mengganti sistem tapi digunakan secara terus menerus, atau harus mangganti-ganti mencari sistem atau indikator yang sesuai dengan karakter kita sampai ketemu.....

Azwir 9 Mar 2015

Reply:

M Singgih (10 Mar 2015 15:35)

@ azwir :
Sistem trading biasanya terdiri dari metode trading dan strategi trading. Metode menyangkut cara entry dan exit, indikator yang digunakan dsb, sedang strategi biasanya dikaitkan dengan money management termasuk management resiko. Sistem trading ada yang mechanical dan discretionary.  Sistem mechanical bila Anda menggunakan software, EA atau robot, sedang discretionary berarti manual, dari analisa Anda sendiri.
Kalau Anda menggunakan software atau robot maka harus di-backtest terlebih dahulu untuk mengetahui kualitasnya, jika tidak sesuai Anda bisa merubah parameter2nya atau ganti software yang lain. Tetapi kalau Anda dengan sistem discretionary atau analisa sendiri, maka harus dicoba pada account demo terlebih dahulu sampai sesuai dengan yang diharapkan yaitu untuk keadaan pasar trending dan sideways. Setelah Anda yakin dan puas dengan hasilnya maka baru digunakan pada account riil, dan setelah digunakan sebaiknya jangan dirubah atau cepat diganti, tunggu kinerjanya hingga periode waktu tertentu, kalau ternyata performa trading Anda terus yurun (drawdownnya makin tinggi), baru dipertimbangkan untuk mencoba sistem trading yang baru.
Semoga bisa membantu.

USD/JPY Belum Keluar Dari Pusaran Bearish
USD/JPY Belum Keluar Dari Pusaran Bearish
Kazuki   26 Apr 2021   100  
Poundsterling Sinyalkan Sell Menuju S1
Poundsterling Sinyalkan Sell Menuju S1
Jujun Kurniawan   22 Apr 2021   107  
USD/CAD Bearish Di Area S1, Inikah Saatnya Sell?
USD/CAD Bearish Di Area S1, Inikah Saatnya Sell?
Kazuki   19 Apr 2021   118  
EUR/USD Berpotensi Melemah Setelah Rebound
EUR/USD Berpotensi Melemah Setelah Rebound
Jujun Kurniawan   8 Apr 2021   180  
GBP/USD Sinyalkan Sell Menuju S2
GBP/USD Sinyalkan Sell Menuju S2
Jujun Kurniawan   6 Apr 2021   147  
Sempat Terjun Menuju S2, AUD/USD Kini Berpeluang Buy
Sempat Terjun Menuju S2, AUD/USD Kini Berpeluang Buy
Jujun Kurniawan   26 Mar 2021   226  
EUR/USD Rebound Dan Berpeluang Buy
EUR/USD Rebound Dan Berpeluang Buy
Jujun Kurniawan   22 Mar 2021   199  
Melanjutkan Bullish, USD/CHF Sinyalkan Buy
Melanjutkan Bullish, USD/CHF Sinyalkan Buy
Jujun Kurniawan   18 Mar 2021   206