Valas

Hati-Hati, Tiga Penipuan Valas Paling Populer Di Dunia Menghantui
Anna     10 Feb 2015
Banyak orang kelewat percaya diri meski tidak paham seluk-beluk ekonomi; menyepelekan dengan anggapan bahwa bisnis valas cukup jual dan beli lalu untung. Padahal, kenyataannya tidaklah demikian.
Apa Yang Dimaksud Volatilitas Harga Valas
SAM     7 Apr 2013
Apa sih sebenarnya volatilitas itu? Dan bagaimana pengaruhnya terhadap pasar forex jika volatilitas harga valas meningkat atau melemah?
Konversi Kurs Indonesian Rupiah
Sistem     5 Aug 2020
Perbandingan kurs Rupiah hari ini dengan berbagai mata uang sekaligus bisa Anda dapatkan di sini. Tak perlu gunakan kalkulator unruk menghitung nilainya.
Forum
Komentar

Kumpulan Komentar @inbizia #valas

  Anna   |   12 Mar 2015   |   Artikel

Tidak ada money changer yang akan mau menerima uang 100,000 USD tersebut, baik di Indonesia maupun di negara lain, karena itu kemungkinan palsu. Pemerintah AS menerbitkan uang 100,000 hanya sekali pada tahun 1934 sebagai gold certificate khusus bagi bank-bank. Kepemilikan uang ini terlarang bagi masyarakat umum, dan apabila ada orang biasa memilikinya, maka ada ancaman 25 tahun penjara oleh pemerintah federal AS. Semua uang pecahan 100,000 Dolar AS tahun 1934 yang pernah diterbitkan telah dicatat oleh Pemerintah AS, kecuali satu set un-cut sheet yang diduga dicuri. Saat ini semua uang pecahan 100,000 Dolar AS Tahun 1934 yang pernah diterbitkan telah dimusnahkan, kecuali yang dipamerkan di Smithsonian Museum dan diarsipkan oleh bank sentral AS, serta set curian tadi. Sedangkan terkait dengan banyaknya yang mengklaim memiliki dolar AS 100,000 tahun 1934 di Asia Tenggara, banyak yang menduga kalau itu palsu, termasuk scam/penipuan. Selengkapnya mengenai ini dapat Anda baca di artikel kami yang lain: https://www.inbizia.com/hatihati-tiga-penipuan-valas-paling-populer-di-dunia-menghantui-222237

  Andi   |   22 Jun 2015   |   Artikel
Pemerintah Amerika Serikat maupun bank sentralnya TIDAK PERNAH mengeluarkan uang dengan pecahan satu juta dolar. Apabila Anda memiliki lembaran uang satu juta Dolar, maka uang itu sama sekali tak ada harganya dan tidak bisa ditukarkan dimana-mana. Uang satu juta Dolar termasuk salah satu skema penipuan valas yang banyak marak, khususnya di Asia, jadi itu bisa dipastikan uang palsu atau uang-uangan saja.
  Made Taufik Hidayat   |   22 Jul 2015   |   Artikel
Kalau mau tukar valas Uang Mesir dimana ???? Money Changer tidak terima di bank Juga tidak terima
  Anna   |   27 Jul 2015
Sebagaimana telah disampaikan di artikel, alternatif nomor satu apabila money changer atau bank di Indonesia tidak mau menerima adalah: membawanya ke negara asal. Coba Anda titipkan ke orang yang akan ke Mesir, atau berada di Mesir, untuk menukarkannya disana dengan mata uang yang banyak diterima seperti Dolar AS, Euro, atau Pounds, lalu baru dibawa lagi ke Indonesia untuk ditukar dengan Rupiah.
  Fahjrin   |   12 Jul 2017   |   Artikel
Min rupiah dlm daftar valas ad d urutan keberapa?
  Nadhira   |   17 Jan 2023   |   Artikel

Investasi valas memang sangat diminati oleh sebagian besar investor di Indonesia, terutama USD. Pasalnya nilai mata uang IDR lebih sering melemah daripada menguat. Sehingga para investor bisa mendapatkan keuntungan lebih banyak.

Sebagai contoh, pada tahun 1995 nilai 1 USD setara dengan Rp2.500,00. Tapi ketika terjadi krisis moneter pada tahun 1998, nilai rupiah langsung jatuh, bahkan sampai mencapai nilai Rp20 ribu per 1 USD.

Saat itu banyak investor valas yang menyimpan USD langsung melakukan penukaran valas, dan beberapa orang bisa kaya mendadak akibat kondisi tersebut. Jadi tidak salah apabila kita memilih investasi valas, tapi memang perlu perhitungan yang tepat dan harus berhati-hati karena banyaknya risiko yang bisa dihadapi.

Seperti yang sudah disebutkan dalam artikel di atas, rawan penipuan, dan negara manapun bisa mengganti, meredenominasi bahkan mendevaluasi mata uangnya kapan saja.

Jadi sekali lagi jika ingin berinvestasi valas harus benar-benar penuh perhitungan dan hati-hati.

  Rizkia   |   2 Feb 2023   |   Artikel

Kelihatannya seru juga melihat volatilitas untuk valas, karena volatilitas merefleksikan besarnya risiko yang ada ketika kita bertrading pada suatu pasangan mata uang. Lumayan menambah pengetahuan dari artikel di atas.

Tapi yang ingin saya tanyakan sebenarnya apa sih kegunaan mengetahui volatilitas bagi trader? Apakah sangat penting bagi trader valas untuk mengetahui volatilitas tersebut? Mohon bimbingannya, thanks before.

  Zamroni   |   2 Feb 2023

Rizkia:

Siang kak, saya mau mencoba untuk menjawab seberapa penting kita harus mengetahui volatilitas, terutama untuk para trader valas. Sebenarnya volatilitas ini sangat penting untuk diketahui oleh para trader valas.

Karena jika kakak lebih menyukai trading daripada investasi, kakak bisa menggunakan indikator untuk mengukur volatilitas grafik, walaupun hanya untuk waktu atau periode yang pendek. Misal dua atau tiga jam saja.

Bagi sebagian trader, volatilitas bisa menjadi acuan. Karena ketika volatilitas tinggi bisa menjadi peluang untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Tapi hal itu hanya berlaku bagi trader yang berani mengambil risiko besar.

Tapi jika kakak ingin “main” aman mungkin lebih baik memilih waktu trader saat volatilitas rendah. Jadi volatilitas cukup berguna dan bermanfaat untuk para trader, baik itu yang berani mengambil risiko atau yang hanya ingin bermain aman.

Mungkin itu saja penjelasan dari saya, mungkin ada yang bisa menjelaskannya dengan lebih detail, thanks.

  Aryawan   |   2 Feb 2023

Rizkia:

Saya hanya ingin menambahkan saja. Mungkin untuk mengamati atau menggunakan indikator untuk mengukur volatilitas grafik saham dengan valas cukup berbeda. Volatilitas saham mungkin bisa diukur dalam jangka atau hitungan jam saja.

Tapi untuk valas biasanya perubahannya perhari, seperti contoh yang ditunjukan dalam artikel di atas. Seperti penulis menyebutkan: perubahannya 200 poin perhari. Jadi untuk valas kakak bisa mengamati perubahan setiap harinya, bukan dalam hitungan jam.

Jika kakak berhasil mengamati perubahan volatilitas dalam satu minggu misalnya, maka biasanya pada hari-hari tertentu di minggu berikutnya pola volatilitasnya akan sama. Tapi jangan digunakan sebagai acuan lho, saya hanya bilang biasanya.

Mungkin itu saja tambahan dari saya, mudah-mudahan bermanfaat, makasih.

Kirim Komentar Baru