Harga Pasar Data Tools

Trend Harga Emas Secara Historis
Sistem     18 Sep 2020
Bagaimana trend harga emas dalam beberapa bulan terakhir? Seperti apa historis harga emas secara tahunan? Simak grafik trend harga emas dan historisnya di sini.
Harga Komoditas Dunia
Sistem     5 Aug 2020
Bagaimana naik turun harga komoditas dunia hari ini? Mulai dari harga emas, minyak, gas, hingga komoditas lain seperti jagung dan karet tersedia update-nya di sini.
Harga Minyak Hari Ini
sistem     11 Jun 2020
Bagaimana pergerakan harga minyak dunia hari ini? Data berikut menunjukkan perbandingan serta grafik pergerakan harga minyak WTI dan Brent.
Kamus

Kamus Trading

Sentimen Pasar

Sikap para pelaku pasar yang merupakan kesepakatan bersama (konsensus) untuk mengantisipasi pergerakan harga dalam suatu kondisi tertentu. Sentimen pasar bisa bersifat bullish, bearish, atau netral.

Forum

Kumpulan Forum @inbizia #harga #pasar #data #tools

choki   17 May 2012

Master, aku newbie mau bertanya mohon bantuannya ya, yang dimaksud dengan break itu apa ya master, seperti contohnya begini Break di atas area 1.2730 bisa memicu bullish lebih lanjut untuk pengujian 1.2750 - 1.2800.

Disisi lain pergerakan yang kuat di bawah area 1.2698 akan menjaga skenario bearish tetap kuat untuk menguji 1.2670 mohon penjelasannya master, terima kasih semoga master terus selalu sukses. :)

basir   17 May 2012

Arti break adalah diam / istirahat.

mereka yaang menanalisa ini adalah mereka yang biasanya menggunakan sistem pivot point, Caramilla atau fibonnans

Break di atas area 1.2730 bisa memicu bullish lebih lanjut untuk pengujian 1.2750 - 1.2800.

harga 1.2730 dianggap sebagai level psikologi yang dianggap sebagai area support / area beli

Disisi lain pergerakan yang kuat di bawah area 1.2698 akan menjaga skenario bearish tetap kuat untuk menguji 1.2670

area 1.2698 dianggap sebagai area Resistance / area Jual

Caramilla

/

Pivot Point
Trading With Pivot Point

width=558

Fibonacci Retracement
/
ada juga sistem lainnya yang diprediksi untuk memposiskan level psikologis. diantara woodie, demaker dan yang lainnya

Thanks

kiki r   13 Sep 2019

@choki:

Break adalah kondisi dimana ada minimal 1 candlestick (sesuai time frame) yang berhasil tutup di atas harga Resisten atau di bawah harga Support. Contoh terdapat Resisten di 1.2730, maka dikatakan telah break apabila ada minimal 1 candlestick yang berhasil tutup di atas harga 1.2730. Begitu pula apabila ada Support di 1.2698, maka Support dinyatakan break apabila ada minimal 1 candlestick yang tutup di bawah harga 1.2698.

basir   2 Jun 2012

Kalau diartikan Break Out itu = Diam dan keluar
Tringale = Segitiga

width=235

width=204

Symetrical Triangle

Sebuah segitiga simetris adalah formasi grafik dimana kemiringan harga tertinggi dan kemiringan harga terendah berkumpul bersama-sama ke titik di mana terlihat seperti segitiga.

Apa yang terjadi selama pembentukan ini adalah bahwa pasar sedang membuat Lower high dan higher low . Ini berarti bahwa baik pembeli maupun penjual mendorong harga cukup jauh untuk membuat tren yang jelas.

Jika ini pertempuran antara pembeli dan penjual, maka ini akan menjadi seri.

Ini juga merupakan jenis konsolidasi.

width=418

Dalam chart di atas, kita dapat melihat bahwa baik pembeli maupun penjual bisa mendorong harga ke arah mereka. Ketika ini terjadi, kita mendapatkan lower high dan higher low.

ketika semakin runcing, itu berarti bahwa breakout semakin dekat. Kita tidak tahu kemana harga akan berlari, tetapi kita tahu bahwa pasar sebentar lagi akan breakout. Akhirnya, satu sisi pasar akan menyerah

Jadi bagaimana kita bisa mengambil keuntungan dari hal ini?

Sederhana.

Kita dapat melakukan order diatas atau dibawah kemiringan dengan buy stop atau sell stop. Karena kita sudah tahu bahwa harga akan breakout, kita bisa mencari tumpangan kemanapun harga akan bergerak.

width=406

Dalam contoh ini, jika kita menempatkan entry order di atas kemiringan.

Jika Anda telah menempatkan pending sell order di bawah kemiringan maka kita bisa menutupnya.


Ascending Triangle

Jenis pembentukan terjadi ketika ada tingkat resistensi dan kemiringan lebih rendah.

Apa yang terjadi selama ini adalah bahwa ada suatu tingkat tertentu yang pembeli tidak bisa melebihinya. Namun, mereka secara bertahap mulai untuk mendorong harga ke atas dengan membentuk higher low.

width=395

Dalam tabel di atas, Anda dapat melihat bahwa pembeli mulai mendapatkan kekuatan karena mereka membuat higher low. Mereka terus memberi tekanan pada tingkat resistensi dan sebagai hasilnya, breakout pasti terjadi.

Sekarang pertanyaannya adalah, “Kemana harga akan pergi? Apakah pembeli dapat memecahkannya atau resistensi terlalu kuat?”

Banyak buku charting akan memberitahu Anda bahwa dalam banyak kasus, pembeli akan memenangkan pertempuran ini dan harga akan keluar melewati resistance.

Namun, dari pengalaman kami bahwa hal ini tidak selalu terjadi. Kadang-kadang level resistance terlalu kuat, dan daya beli tidak cukup untuk menembus resistance.

Dalam hal ini, kami akan menetapkan pending buy stop order di atas garis resistensi dan pending sell stop order di bawah kemiringan.

width=396

Dalam skenario ini, para pembeli kalah dan harga mulai menyelam! Anda dapat melihat bahwa harga drop sekitar jarak yang sama dengan ketinggian formasi segitiga.

Descending Triangle

Seperti yang Anda duga, Descending triangle adalah kebalikan dari ascending triangle (kami tahu anda pintar!).

width=312

Dalam chart di atas, Anda dapat melihat bahwa harga secara bertahap membuat higher low.

MUNGKIN, harga akhirnya akan menembus support dan terus turun.

Namun, dalam beberapa kasus support yang terlalu kuat, dan harga akan memantul dan membuat gerakan kuat keatas.

Kabar baiknya adalah bahwa kita tidak peduli kemana harga akan pergi. Kita hanya tahu bahwa itu akan pergi ke suatu tempat. Dalam hal ini, kita akan menempatkan pending order di atas garis atas dan di bawah garis support.

width=345

Dalam hal ini, harga akhirnya breakout ke atas puncak segitiga.

 

kiki r   21 Sep 2019

@Gunawan: Breakout adalah suatu kondisi dimana harga berhasil menutup diatas/dibawah suatu batasan harga. Sebagai contoh terdapat resisten Daily di harga 1.2000. Maka kondisi breakout resisten adalah ketika harga berhasil menembus 1.2000 dan ada minimal 1 candlestick Daily yang tutup diatas harga 1.2000.

Sedangkan triangle adalah pola grafik (chart pattern) yang terjadi di market. Ada 3 jenis pola triangle yaitu symmetrical triangle, ascending triangle, dan descending triangle.

1. Symmetrical Triangle

Pola segitiga simetris terjadi di pasar yang arah harganya tidak jelas. Karenanya, garis tren atas dan bawah kelihatan sama saja, tidak ada yang flat.

pola

2. Ascending Triangle

Ascending triangle yang terjadi saat harga meniti uptrend (bergerak naik) merupakan pola chart yang bullish yang sangat mudah diidentifikasi dan bisa dipakai sebagai sinyal entri ataupun exit. Namun, perlu diperhatikan disini bahwa pola ascending triangle hanya bisa dianggap sebagai sinyal kelanjutan tren lama, jika ada suatu trend yang sedang berlangsung.

pola

3. Descending Triangle

Descending Triangle biasanya terjadi saat tren menurun (downtrend) dan sering dianggap sebagai sinyal bearish. Sebagaimana bisa Anda lihat di gambar dibawah ini, pola Descending Triangle persis kebalikan dari Ascending Triangle.

pola

m singgih   15 Dec 2017

@ Ahmad:

Ya, harus menunggu candle berikutnya. Dalam trading, istilah valid bukan berarti benar 100% atau pasti, tetapi yang kemungkinan benarnya paling besar. Untuk memastikan validitasnya Anda harus mengkonfirmasikan dengan price action yang terbentuk pada bar berikutnya, dan juga dikonfirmasi oleh minimal 2 indikator teknikal.

Berikut contohnya pada USD/JPY daily:



Pada A:
Candle sebelumnya telah break resistance kuat 110.66. Candle di A sempat menembus 110.66 dan bergerak diatas kurva middle band indikator Bollinger Bands, tetapi tidak didukung oleh indikator MACD dan ADX, dan akhirnya ditutup dibawah middle band dan juga dibawah resistance 110.66, berupa bearish bar. Candle tsb adalah fakey bar (sinyal break yang palsu).

Pada B:
Candle sebelumnya telah break resistance kuat 110.66. Candle di B menembus 110.66 dan bergerak pada kurva upper band indikator Bollinger Bands, dan juga didukung oleh indikator MACD dan ADX, dan akhirnya ditutup diatas resistance 110.66, dan membentuk bullish engulfing bar. Candle di B tsb adalah sinyal breakout yang valid.

Jadi konfirmasi price action dan indikator teknikal dalam hal ini sangat penting.

- … terkadang sdh closed diatas R /bwh S tapi candle berikutnya closing dibwh R/diatas S lagi…

Komentar:

Candle yang berikutnya itu disebut dengan fakey bar atau sinyal palsu yang menyebabkan false break.

m zainul   26 Jun 2018

bounce dan breakout itu kadang terjadi secara bergantian dalam satu waktu. mana yang lebih baik ditunggu pak?

m singgih   27 Jun 2018

@m zainul:

Mungkin maksudnya sebuah candle bergantian break dan bounce level tertentu. Kalau memang demikian Anda harus menunggu sampai candle tersebut selesai dibentuk, dan lihat harga penutupan (closing price)-nya.

Untuk kondisi uptrend: kalau harga penutupannya (closing price) di atas level yang dimaksud berarti terjadi breakout, dan kalau closing price di bawah level yang dimaksud berarti terjadi rejection (yang berarti bouncing). Sebaliknya untuk kondisi downtrend.

edi ismanto   3 Aug 2018

Kalau Time Frame dgn hasil yang terbaik untuk memprediksi terjadinya BreakOut dengan mencari Convergen dan ievergen pada chart candle dan RSI gimana pak?

Jenal   3 Aug 2018

Bagaimana mengetahui kalau suatu harga akan breakout ke atas atau ke bawah?

m singgih   6 Aug 2018

@ Jenal:

Kalau pergerakan harga sedang uptrend tentunya akan break keatas (menembus resistance), dan kalau sedang downtrend akan break ke bawah (menembus support). Untuk mengetahui sedang uptrend atau downtrend bisa dengan indikator moving average, MACD, ADX dan atau parabolic SAR.

Tetapi untuk entry sebaiknya dikonfirmasi juga dengan price action dan indikator teknikal untuk menghindari terjadinya false break (gagal break ke atas / ke bawah), seperti pada contoh di atas.

m singgih   6 Aug 2018

@ edi ismanto:

Sebelumnya perlu diketahui bahwa istilah konvergensi pada indikator RSI sebenarnya sama dengan divergensi bullish indikator RSI, sedangkan divergensi pada indikator RSI sama dengan divergensi bearish indikator RSI.

Istilah konvergensi dan divergensi mengacu pada arah trend pergerakan harga dan kurva RSI.

Divergensi sebenarnya valid pada semua time frame, artinya pada time frame berapapun kemungkinan keberhasilannya besar. Tetapi semakin tinggi time frame akan semakin tinggi juga validitasnya, karena pada time frame yang rendah (terutama di bawah H1) akan ada noise. Semakin rendah time frame akan semakin banyak noise yang menyebabkan kesalahan sinyal.

Argo Gold Spotter   19 Mar 2019

Untuk Elias Mangading,

Ketika harga sedang berada di sekitar zona support atau resisten, maka kemungkinannya hanya ada dua. Yaitu apakah harga akan menembus level tersebut (breakout) atau justru harga akan mengalami rejection (bounce). Ketika harga sedang berada di sekitar level support atau resistance, maka yang perlu kita lakukan adalah menunggu apakah harga akan menembus (break) atau terpantul (bounce) dari level tersebut. Sembari menunggu, kita juga bisa amati perilaku pasar (price action) ketika harga sedang berada disekitar level penting seperti support atau resisten. Karena dengan mengamati price action, kita dapat mengambil kesimpulan apakah harga benar-benar menembus atau hanya sekedar re-test yang berujung pada rejection.

Jika memang benar harga telah menembus level support atau resisten (breakout), dan telah terkonfirmasi oleh setidaknya satu indikator teknikal, maka posisi trading dapat dibuka. Posisi buy dapat dibuka jika breakout level resisten telah terkonfirmasi. Dan sebaliknya, posisi sell dapat dibuka jika breakout level support dapat terkonfirmasi.

Lalu bagaimana caranya mengkonfirmasi breakout? Cara termudahnya adalah dengan menunggu. Tunggu hingga harga menembus level resisten/support dan membentuk candle initial break terlebih dahulu. Initial break adalah kondisi dimana candle harga berhasil ditutup dibawah level support atau ditutup diatas resisten.

Setelah itu, tunggu setidaknya satu candle lagi atau menunggu konfirmator candle terbentuk. Konfirmator candle yang valid adalah candle yang masih ditutup dibawah level support atau diatas level resisten setelah initial break candle terbentuk. Penerapan price action juga dapat mempengaruhi tingkat keakuratan candle konfirmator terhadap valid atau tidaknya suatu breakout. Selain itu, amati juga keselarasan dari indikator teknikal. Indikator teknikal harus bersentimen bearish disaat harga sedang berusaha mempenetrasi support, dan indikator teknikal harus bersentimen bullish saat harga mencoba menembus resisten.

Jika aturan-aturan tersebut terpenuhi, maka eksekusi pembukaan posisi dapat dilakukan setelah candle konfirmator yang valid terbentuk. Namun jika candle konfirmator belum mengkonfirmasi breakout (false breakout atau fakeout), maka tahapan selanjutnya adalah menunggu candle konfirmator selanjutnya atau bahkan tunggu hingga candle initial break yang baru kembali terbentuk.

Berikut contoh breakout yang gagal (fake out) dan breakout yang terkonfirmasi.

Break and FakeoutKeterangan:

  1. Bar pada candlestick ini berpotensi untuk menjadi initial break karena telah melewati support line. Namun terdapat rejection yang kuat sehingga harga kembali terhempas ke atas support line dan ditutup diatasnya sehingga membentuk long-legged doji dan menggagalkan terbentuknya initial break candle.
  2. Karena harga gagal mempenetrasi support sehingga harga kembali keatas untuk menguji resisten level. Pada bar ini harga berhasil menembus resisten line dan berhasil ditutup diatasnya, sehingga initial break pada candlestick ini dinyatakan valid.
  3. Namun setelah initial break terbentuk, kekuatan seller kembali muncul untuk menekan harga pada candle konfirmator. Pada candle ini terlihat reversal yang kuat pada resisten line, sehingga harga terhempas kembali dibawah resisten line. Pada candle ini dinyatakan sebagai breakout yang gagal (fake out), karena buyer tidak dapat mempertahankan harga supaya tetap berada diatas resisten line sehingga candle konfirmator ini tidak valid. Dengan demikian, breakout dinyatakan gagal. Gagalnya breakout membuat harga selanjutnya bergerak melemah mendekati level support kembali.
  4. Pada percobaan berikutnya, terbentuk candle initial break yang baru. Candlestick berhasil ditutup diatas resisten line.
  5. Candle konfirmator ini dinyatakan valid. Karena pada candle ini buyer masih dapat mempertahankan agar harga tetap berada diatas resisten line dan berhasil ditutup diatasnya. Dari segi price action, tampak bahwa terdapat shadow (pinbar) yang panjang dibagian bawah candle yang menunjukkan bahwa kekuatan buyer masih kuat. Dengan demikian, breakout resisten dinyatakan valid.
  6. Anda dapat langsung membuka posisi buy pada pembukaan candle ini atau meletakkan pending order di puncak tertinggi candle sebelumnya (candle no 5) dengan Stop Loss pada swing low terdekat (atau low pada initial break candle) atau maximal pada support dibawahnya. Take Profit menyesuaikan dengan risk:reward yang direncanakan atau berada pada resisten selanjutnya.

Kurang lebih seperti itu cara mudah untuk mengetahui dan mengkonfirmasi breakout dan rejcection. Semoga bisa membantu

nikma   18 Sep 2020

berapa candle sebuah saham baru dinyatakan Breakout Impulsif di atas level resistance?

Martin S   21 Sep 2020

Satu candle cukup, asalkan harga penutupannya di atas level resistance yang dimaksud.

Argo Gold Spotter   30 Mar 2021

Untuk Sutaji,

Strategi breakout atau bounce dapat digunakan untuk bertrading setiap hari. Karena pada dasarnya, teknik ini mengandalkan level-level support/resisten atau zona supply/demand sebagai titik acuan entry/exit posisinya. Mengenai bagaimana dasar dan penggunaan teknik ini, sudah saya jelaskan secara detail pada halaman ini.

Semoga bisa membantu.

Kiki R   21 Mar 2022

@Ferriyanto: Strategi fading breakout atau yang biasa disebut fake breakout adalah strategi yang memanfaatkan harga yang berbalik setelah gagal melanjutkan breakout.

Strategi ini bertumpu pada kejelian melihat gagalnya breakout pada level harga tertentu.

Anda bisa membaca lebih detail mengenai strategi ini pada halaman dibawah ini:
- Strategi false breakout peluang dari sebuah kepalsuan

Gunawan   2 Jun 2012

Salam master..mo numpang tanya baru belajar ni master, yang di maksud kondisi breakout yg gimana master sama ada kata2 sudah terbentuk triangle apa maksudnya.? beri contoh ya master..terima kasih master..

ahmad   12 Dec 2017

malam coach SF.....
bagaimana breakout yang dikatakan valid, misalnya dg menggunakan pivot point dan candle sdh closed diatas R/dibwh S, apakah harus menunggu candle berikutnya yg closing diatas R/dbwh S lagi? terkadang sdh closed diatas R /bwh S tapi candle berikutnya closing dibwh R/diatas S lagi.mohon penjelasannya coach.mks

Elias mangading   18 Mar 2019

Salam kenal Bang..

Sy elias, treder pemula

Sy setiap hari mengikuti analisa yg dibuat Bang Erik, namun kadang sy masih bingung tentang istilah breakout terkonfirmasi

Pertanyaan saya adalah bagaimana menentukan CANDLE BREAKOUT TERKONFIRMASI?

Sutaji   29 Mar 2021

Bang, saya mau tanya,tolong dibalas lewat email saya. Apakah strategi breakout ini bisa saya terapkan setiap hari? Atau kah ada dasar khusus untuk penerapan nya? terimakasih bang Erik saya tunggu jawabannya di email saya..

ferriyanto   21 Mar 2022

Mohon penjelasan yang dimaksud dengan strategi fading breakout dalam trading? Trm ksh

Wina Aristya   6 Jul 2022

selamat pagi pak, apakah metode breakout ini bisa dimanfaatkan untuk trading di tf kecil seperti m5 dan m15? thanks

Kiki R   6 Jul 2022

@Wina Aristya: Bisa, Anda bisa trading di TF M5 atau M15 dengan memanfaatkan arah trend dari H1 atau H4.

Gamma Nur Kholis   31 Jul 2022

mohon petunjuk pak, bagaimana cara meningkatkan akurasi jika menggunakan strategi breakout level support dan resistance seperti yang dijelaskan di atas?

Kiki R   2 Aug 2022

@Gamma Nur Kholis: Cara untuk meningkatkan akurasi strategi breakout level support dan resisten (S&R) adalah menggunakan breakout yang kuat menembus level S&R

Tidak semua kekuatan breakout itu sama. Darimana kita melihat kekuatan breakout levelnya?

Dari 3 hal yaitu shadow candlestick, harga close dan pullback.

1. Perhatikan shadow candlestick saat menembus breakout. Seperti apa bentuknya? Apakah ada shadow panjang atau malah tidak ada shadow.

Shadow menandakan adanya tekanan perlawanan dari arah breakout. Semakin panjang shadow yang berlawanan dengan arah breakout maka semakin lemah breakout tersebut.

Breakout yang kuat biasanya candle yang break memiliki shadow yang pendek bahkan tanpa shadow. Hal ini menunjukkan dominasi salah satu pihak (seller/buy) dan  

2. Perhatikan harga close candle yang break level S&R

Poin nonor 2 ini berkaitan dengan poin 1 di atas. Close candle yang bagus sebagai sinyal breakout kuat adalah yang close candlenya penuh.

Penuh artinya tanpa shadow seperti candlestick marubozu atau shadow pendek.

3. Entry saat harga pullback, bukan pada saat break

Hal terakhir setelah 2 poin di atas adalah entry pada saat pullback, bukan pada saat breakout sedang berlangsung.

Hal ini bukan akan menaikkan rasio risk/reward Anda dengan lebih baik. Alasannya, Anda menunggu koreksi dan tidak terburu-buru mengejar harga yang sedang berjalan.

Reply > Lihat[25]
adjie   6 May 2016
om martin. kenapa ya saat saya mendalami metode scalping tapi jika sudah yakin harga up open buy malah balik arah jadi down, open sell malah naik, sering gitu terus. kalau stop loss terus, kerugian makin banyak. kandang harga tidak balik berhari2 sampai margin menipis, sehingga saya tetap bertahan. saya pakai indi MAE 21-7 TF15 dan Stochastic.
Saya jadi heran lihat master2 yang posting analisa harga akan up/down di level sekian dan ternyata benar.
Lalu apa yang salah dengan trading saya ini om.....?
m singgih   10 May 2016

@ adjie:
Mungkin yang Anda maksud memakai indikator exponential moving average (ema) 21 dan ema 7, bukan indikator MAE.
Kombinasi indikator tersebut bisa digunakan dimana stochastics untuk acuan entry (mencari momentum entry yang tepat).
Saya kira Anda harus melakukan test dulu di akun demo pada metode dan strategi trading yang Anda gunakan sebelum diterapkan pada akun riil, bisa dengan backtest atau forward test. Kalau backtest agak ribet bisa dengan forward test atau ditest pada kondisi pasar sekarang. Yang ditest adalah metode trading dan money management yang Anda gunakan. Forward test bisa dilakukan dengan cara trading pada akun demo sebanyak kira-kira 50 hingga 100 trade pada satu pasangan mata uang tertentu.

Dalam trading Anda sebaiknya mengikuti aturan money management yaitu mengendalikan besarnya resiko dengan menggunakan stop loss. Tanpa stop loss berarti Anda tidak membatasi resiko.
Dari hasil test tersebut Anda akan mengetahui winning rate (W%) atau persentase profit dan losing rate (L%) atau persentase loss dari keseluruhan trade backtest tsb. Selain itu juga bisa diketahui besarnya profit rata-rata (Av W) dan besarnya loss rata-rata (Av L) (dalam satuan uang). Dari sini bisa dihitung angka harapan profit = (W% x Av W) - (L% x Av L) (dalam satuan uang).

Jika ternyata dari hasil test W% lebih kecil dari L%, atau angka harapan profitnya negatif maka Anda bisa memperbaiki metode trading atau money management-nya. Memang hasil test yang bagus tidak menjamin akan selalu profit, tetapi kemungkinan profitnya akan lebih besar dari hasil backtest yang kurang bagus. Tanpa melakukan test Anda tidak akan mengetahui kualitas strategi trading yang Anda gunakan terhadap pasangan mata uang yang sedang Anda tradingkan. Mungkin kalau ditest pada pasangan mata uang lain hasilnya akan berbeda.
Semoga bisa membantu.

M Singgih   9 Mar 2021

@ Untung:

Closing order tidak tergantung dari banyaknya candle, Anda bisa close kapanpun Anda ingnkan selama belum terkena stop-out. Jka memang profit, tentunya Anda ingin profitnya sebanyak mungkin. Dalam hal ini Anda bisa close order hingga beberapa menit, jam atau bahkan beberapa hari kemudian. Kami sarankan Anda pelajari lagi dasar-dasar trading. Baca juga: Buku-Buku Terbaik Untuk Belajar Trading Forex Mulai Dari Nol

Terima kasih.

 

untung   8 Mar 2021

Misal kita pilih timeframe M5,pasang buy...kebetulan posisi harga naik sampe lewat waktu 5 menit,otomatis ganti candlestik. kebetulan harga masih naik juga. pada waktu di candle pertama entry order tdk saya cut/close, trus bersambung pada candle berikutnya baru saya close. Apakah itu jg dihitung profit ? Soalnya itu kan saya close di menit ke 10.sedang timeframenya kan M5(5 menit ganti candle). 

Reply > Lihat[3]
ayipasep   30 Apr 2014

Salam sukses.. bagaimana untuk menentukan titik jenuh suatu harga, hingga harga berbalik arah?
thanks

basir   25 Apr 2015

Secara teknikal mungkin bisa kita analisa. namun tetap aksi jual dan aksi beli dipasarlah  yang menggerakan harga. sekalipun teknikal menunjukan kondisi jenuh, jika para pelaku pasar masih terus terus melakukan jual / Beli harga akan terus bergerak.

Thanks

m singgih   4 Feb 2016

@ putra:
Jenuh beli atau overbought dan jenuh jual atau oversold adalah istilah dalam analisa teknikal yang digunakan untuk memprediksi kemungkinan terjadinya koreksi atau pembalikan arah. Biasanya digunakan indikator oscillator (yang populer adalah indikator RSI), tetapi harus dikonfirmasi oleh minimal satu indikator trend agar penunjukkannya akurat. Dalam keadaan pasar yang trending maka penunjukkan overbought dan oversold akan cenderung false atau salah.
Berikut contoh pada GBP/USD yang terjadi baru-baru ini:



Pada area A kondisi overbought yang ditunjukkan oleh indikator RSI terkonfirmasi oleh:
1. Indikator parabolic SAR berpindah ke atas bar candlestick yang menunjukkan pergerakan bearish.
2. Garis histogram indikator ADX memendek (menunjukkan pelemahan trend) dan berganti warna ke merah (menunjukkan dominan bearish).
3. Dari price action: terbentuk formasi evening star yang menunjukkan sentimen bearish.
Dengan demikian kondisi overbought tersebut valid.

Pada area B kondisi oversold yang ditunjukkan oleh indikator RSI tidak terkonfirmasi:
1. Indikator parabolic SAR tetap berada di atas bar candlestick yang menunjukkan pergerakan masih cenderung bearish.
2. Garis histogram indikator ADX memanjang yang menunjukkan trend bearish yang semakin kuat.
3. Dari price action: terbentuk formasi three crows, menunjukkan sentimen bearish yang masih kuat.
Karena tekanan bearish (sell) yang semakin kuat sehingga RSI akan terus turun meski telah melewati batas oversold (level 30), dan karena tidak ada sinyal yang mendukung akan terjadinya koreksi bullish maka kondisi oversold pada area B tersebut tidak valid atau false (salah).
Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   20 Mar 2019

Untuk Donny Andriawan,

Indikator Stochastic merupakan satu dari beberapa indikator oscillator yang terdapat pada platform trading. Indikator oscillator umumnya akan bekerja dengan baik disaat pasar sedang ranging / sideways. Dalam keadaan tersebut, umumnya pasar akan bergerak terbatas didalam range tertentu sehingga membuat sinyal overbought dan oversold yang muncul dari indikator oscillator menjadi sangat akurat.

Akan tetapi, jika pasar sedang dalam keadaan trending, umumnya pasar akan mengabaikan sinyal overbought atau oversold dari indikator oscillator. Dengan demikian, jika Anda menemui harga yang bergerak semakin meninggi padahal indikator oscillator menunjukkan pembacaan overbought, atau harga yang semakin merendah ketika sedang dalam keadaan oversold, Itu berarti pasar sedang dalam keadaan trending.

Sehingga saran dari kami, pergunakan juga indikator yang menunjukkan tren seperti moving average atau ADX. Hal ini berguna untuk memfilter sinyal yang muncul dari indikator oscillator, dalam kasus ini adalah Stochastic. Jika dalam keadaan sideways, Anda dapat entry berdasarkan sinyal overbought atau oversold. Namun jika dalam keadaan trending, maka abaikan keadaan overbought dan oversold yang muncul. Anda dapat entry menggunakan teknik divergence atau menggunakan teknik breakout. Perhatikan chart berikut!

Indikator Stochastic akan bekerja sangat baik jika dalam keadaan sideways.

sideways

Dari chart diatas terlihat pasar sedang bergerak diantara support dan resisten. Sehingga Anda dapat membuka posisi buy ketika dalam keadaan oversold dan sell ketika dalam keadaan overbought.

Keadaan overbought atau oversold tidak akan berfungsi jika pasar dalam keadaan trending!

trending

Terlihat dari chart diatas bahwasanya EUR/USD sedang dalam keadaan downtrend. Keadaan downtrend tersebut dikonfirmasi oleh indikator moving average dan indikator ADX. Terlihat harga selalu bergerak dibawah indikator moving average. Selain itu indikator ADX juga menunjukkan tren yang menguat. Perhatikan indikator Stochastic ketika ADX menunjukkan tren (downtrend) yang sedang menguat, Anda akan selalu melihat Stochastic selalu bergerak didalam zona oversold. Dengan demikian, ketika sedang trending, maka sinyal oversold dan overbought dari indikator oscillator tidak dapat digunakan.

Semoga bisa membantu.

basir   30 Apr 2014

Jika memakai analisa tekhnikal, untuk Titik jenuh sebuah harga bisa menggunakan Doubel Top/Botom . Silahkan perhatikan

Sebuah Double Top adalah pola pembalikan yang terbentuk setelah ada perpanjangan gerakan. TOP atau  “puncak” adalah puncak yang terbentuk ketika harga menyentuh tingkat tertentu yang tidak dapat ditembus.

Setelah menyentuh tingkat ini, harga akan terpental sedikit, tapi kemudian kembali ke menguji tingkat puncak lagi. Jika harga memantul dari tingkat itu lagi, maka Anda memiliki DOUBLE TOP!

width=291

Dalam grafik di atas Anda dapat melihat bahwa dua puncak atau “puncak” terbentuk dua kali.

Perhatikan bagaimana puncak kedua tidak mampu menembus tinggi puncak sebelumnya. Ini adalah tanda yang kuat bahwa pembalikan akan terjadi yang mengatakan kepada kita bahwa tekanan beli sudah selesai selesai.

width=319

Melihat grafik diatas, Anda dapat melihat bahwa harga menembus neckline (leher) dan terjun  ke bawah. Ingat bahwa puncak ganda atau double top adalah formasi pembalikan tren sehingga Anda akan menemukan ini setelah ada uptrend kuat.

Anda juga akan melihat bahwa harga terjun kurang lebih sama tingginya dengan pembentukan double top. Hal itu perlu diingat karena itu akan berguna untuk menetapkan target keuntungan (Take Profit).

Double Bottom

Bagian bawah ganda (double bottom) juga merupakan formasi pembalikan tren, tapi kali ini kita mencari untuk pergi buy bukannya sell. Formasi tersebut terjadi setelah downtrend ketika dua bottom telah terbentuk.

width=256

Anda dapat melihat dari grafik di atas bahwa setelah trend sebelumnya, harga membentuk dua lembah karena tidak bisa pergi di bawah tingkat tertentu.

Perhatikan bagaimana bottom kedua tidak mampu secara signifikan memecahkan bottom yang pertama. Ini adalah tanda bahwa tekanan jual sudah selesai, dan bahwa pembalikan akan segera terjadi.

width=278

Harga mematahkan leher dan terbang tinggi.

Lihat bagaimana harga melonjak tinggi hampir sama panjangnya dengan pembentukan double bottom?

Ingat, seperti double top, double bottom  juga formasi pembalikan.

Thanks.

m singgih   22 Nov 2019

@ ayipasep:

Sebenarnya pergerakan suatu harga tidak ada jenuhnya. Titik jenuh hanyalah perkiraan berdasarkan pergerakan sentimen pasar, yaitu dengan mengamati terbentuknya price action.

Pada pergerakan harga yang sedang trending, kemungkinan pembalikan arah (Reversal) bisa ditandai dengan terbentuknya single candle yaitu pin bar atau doji, double candle yaitu double top atau double bottom, tweezer top atau tweezer bottom, dan triple candle seperti morning star atau evening star, triple top atau triple bottom.

Pada pergerakan harga yang sedang sideways, kemungkinan pembalikan arah bisa diamati dari sinyal indikator oscillator seperti RSI, stochastic atau CCI, yaitu dengan melihat apakah kurva indikator tsb telah berada pada area overbought atau area oversold.

Wahyono   2 Jun 2022

Jika menggunakan indikator teknikal, biasanya titik jenuh ini dapat dideteksi dengan indikator jenis apa?

Kiki R   3 Jun 2022

@Wahyono: Dengan indikator berjenis oscillator yang mempunyai batas atas dan batas bawah.

Batas atas disebut dengan jenuh beli (overbought) sedangkan batas bawah disebut dengan jenuh jual (oversold).

Contoh indikator oscillator adalah RSI, stochastic, CCI, DeMarker, dan Williams' Percent Range.

hernanda   6 Jun 2022

Sebenarnya apa yang terjadi di market ketika harga mulai jenuh? Dan mengapa harga bisa jenuh? Saya masih kurang paham. Mohon penjelasannya

Kiki R   8 Jun 2022

@Hernanda: Logikanya seperti ini.

Indikator oscillator ini mendeteksi jenuh beli dan jual berdasarkan harga rata-rata selama beberapa periode terakhir.

Dengan demikian, indikator adalah turunan dari harga.

Dalam market yang sesungguhnya, tidak ada namanya titik jenuh jual dan beli. Kenapa?

Karena sebenarnya tidak ada yang tahu dengan pasti sampai titik berapa para seller dan buyer jenuh. Walaupun harga sudah turun sekian banyak, kalau masih banyak seller daripada buyer maka harga akan tetap akan terus turun meskipun indikator sudah menunjukkan jenuh jual.

Jadi, gunakanlah indikator oscillator tadi sebagai penunjuk arah harga bisa berbalik, bukan PASTI berbalik.

Ketika indikator oscillator menunjukkan jenuh beli, itu artinya harga mulai melambat dan terlihat sudah mulai banyak seller yang masuk.

Apakah pasti harga berbalik? Tidak. Apakah mungkin berbalik? Kemungkinan besar.

Dalam keadaan market yang kacau, harga bisa saja turun dengan sangat kuat atau sebaliknya. Pada keadaan ini, Anda tentu akan selalu melihat indikatornya jenuh jual atau jenuh beli. Jangan gunakan indikator tersebut karena situasinya tidak normal.

Jadi, gunakanlah pola pikir indikator osclillator ini seperti penunjuk arah mengenai dinamika seller dan buyer pada market.

Ikomang   16 Jun 2022

Setelah terjadi overbought atau oversold apakah harga akan segera kembali reversal? 

Pengalaman saya, setelah terjadi overbought, saya pasang Sell harga malah terus naik. Mohon pencerahan suhu. 

Kiki R   17 Jun 2022

@Ikomang: Gunakanlah indikator oscillator tadi sebagai penunjuk arah harga bisa berbalik, bukan PASTI berbalik.

Ketika indikator oscillator menunjukkan jenuh beli, itu artinya harga mulai melambat dan terlihat sudah mulai banyak seller yang masuk.

Apakah pasti harga berbalik? Tidak. Apakah mungkin berbalik? Kemungkinan besar.

Dalam keadaan market yang kacau, harga bisa saja turun dengan sangat kuat atau sebaliknya. Pada keadaan ini, Anda tentu akan selalu melihat indikatornya jenuh jual atau jenuh beli. Jangan gunakan indikator tersebut karena situasinya tidak normal.

Kembali ke pertanyaan Anda di atas, kenapa setelah terjadi overbought atau oversold pasang sell malah harga terus naik?

Karena harga tidak mengikuti indikator tapi indikatorlah yang mengikuti harga, jangan dibalik.

Kalau masih lebih banyak buyer daripada seller di market, mau indikator tunjukkan overbought-pun harga tetap akan naik. Jadi jangan telan mentah-mentah apa yang ditunjukkan oleh indikator.

Kalau indikator tidak bisa ditelan mentah-mentah, lalu bagaimana cara menggunakannya?

1. Perhatikan dulu struktur harga yang sedang terjadi, apakah sedang trending atau sideways?

Kalau trending, kita bisa masuk. Kalau sideways? Tunggu sampai trending.

Dalam trend naik, fokus entry buy sedangkan pada trend turun fokus entry sell.

2. Harga sedang trend naik, fokus buy di level penting seperti support atau demand atau menggunakan indikator overbought.

3. Terakhir tinggal tunggu konfirmasi di area level penting tersebut.

Jadi, arahnya jelas, levelnya jelas dan konfirmasinya pun jelas. Sebaiknya jangan masuk entry melawan arah trend.

Sandra   5 Aug 2022

Pada kondisi overbougt atau oversold, lebih rekomendasi pasar limit order atau stop order?

Kiki R   6 Aug 2022

@Sandra: Memilih antara limit order atau stop order adalah pilihan dari masing-masing trader. Dua-duanya memiliki kelebihan dan kekurangan.

Saya pribadi lebih menyukai menggunakan limit order sehingga kalau disuruh pilih, saya merekomendasikan limit order.

Randu   29 Aug 2022

Jenis-jenis indikator teknikal apa saja yang bisa digunakan untuk deteksi jenuh beli dan jenuh jual?

Kiki R   30 Aug 2022

@Randu: Indikator berjenis oscillator seperti stochastic oscillator, relative strength index (RSI), MACD, William percents range, dst.

Donny Andriawan   20 Mar 2019

Saat stochastic sudah mencapai batas oversold, saya heran kenapa harga malah anjlok dan semakin anjlok. Padahal di kalender economy tidak ada rilis berita penting. Harusnya kan harga tak lama lagi akan naik. Tapi kenapa harga malah semakin anjlok hingga membentuk candle yang sangat panjang.

putra   25 Apr 2015

mas mau nanya, bagaimana menentukan suatu pair, bahwa pair tersebut sudah dalam kondisi jenuh beli atau jenuh jual. trims....

Natasya Ulfa   8 Sep 2022

Kalau untuk memanfaatkan titik jenuh ini apakah sebaiknya kita juga tetap harus berpatokan dengan trend pak? atau kita tetap bisa open posisi tidak peduli berlawanan dengan trend atau tidak?

Kiki R   10 Sep 2022

Sebaiknya berpatokan dengan trend dan hanya memanfaatkan titik jenuh yang searah dengan trend.

Namun, Anda bisa melakukan counter trend (masuk posisi berlawanan arah trend) dengan catatan, Anda mengerti detail-detail cara trading tersebut.

Untuk pemula, saya pribadi lebih menyarankan mengikuti trend.

Reply > Lihat[19]
Komentar

Kumpulan Komentar @inbizia #harga #pasar #data #tools

  Ayyash Faisal   |   14 Jun 2016   |   Artikel
Anda punya barang harga 3 juta. dijual 10 juta. .Selama ini lifting cost 30 dolar. minyak dijual 100 dolar. selama puluhan tahun keuntungan yang luar biasa tidak tahu siapa yang menikmati. akibat kezaliman ini wajar sektor minyak ditegur Allah..
  Anonym   |   11 Jul 2016
Maaf setahu saya, tidak semua lifting cost sebesar 30 dolar. Bahkan di rusia ada yang sampai 70 dolar. Harga itu sebagai standardisasi hasil dari permintaan dan penawaran di pasar.
  Yudi   |   22 Jul 2016
itu maksud nya lifting cost terendah (batas ambang nya),...kalau di bawah harga migas di bawah 30 (mungkin maksud nya begitu),... sektor migas tambah berantakan lagi,....
  Roida Br Hutagalung   |   3 Jul 2016   |   Artikel
waktu harga minyak bumi menggila USD 120 /Barrel ato setara dgn 180 trilyun /year hasil minyak mentah bumi kota Duri Riau orang2 pd sombong yg bekerja di oil company daerah tsb, nah kini tiba2 dtg tsunami di siang bolong minyak jatuh harga banyak jerit tangis ibu2 istri karyawan minyak trdengar dmn2. Bhkn ada ibu2 yg berubah profesi dari ibu rumah tangga jadi pelacur pinggiran jalan, krn suami yg dulu kerja d oil company kelas dunia kini jd pengangguran trkena PHK, oil company mengurangi jumlah karyawan besar2an krn tk sanggup lg menggaji akibat crude oil dunia jatuh harga. Ribuan KK di kota minyak Duri Riau brbondong2 k kantor camat ngurus surat pindah bwt pulang k kampung halaman, mknya jgn sombong lu yg krj d oil company, di waktu harga meroket pemda pd tidur gk ngisi lumbung n celengan bwt menangkis masa paceklik tiba. Anak2 byk yg putus sekolah di daerah tambang emas hitam, istri2 byk yg selingkuh bwt cari recehan di balik kandang ayam, oh sabana sadis, selamat tinggal kota bertuah Duri Riau, 
  Anasubekti   |   6 Sep 2017   |   Artikel
di forek itu knp ya kl OP sell harga naik...kl OP buy harga turun...benar2 menjengkelkan..hehehe
maunya apa sih...??
ada yg tahu gak caranya menangkap si forek ini...
  Reyhan S   |   7 Sep 2017
Trader biasanya memanfaatkan candlestick dengan sinyal reversal untuk mendapat peluang keuntungan paling besar. Maksudnya. jika Anda ingin untung melimpah maka logikanya adalah membeli saat harga masih sangat murah lalu menjualnya kembali saat harga berada pada puncak tertingginya. Itulah kenapa trader OP buy di harga terendah atau OP sell di harga tertinggi.

Namun sinyal trading reversal ini memiliki resiko yang lebih tinggi apabila ternyata harga malah masih menurun atau mendaki terus. Maka dari itu, sebagai pemula lebih baik belajar trend trading terlebih dahulu sebelum mencoba reversal trading.
  Budi   |   27 Sep 2017   |   Artikel
min bisa kasih tau harga biji plastik dunia ga ?
  Admin   |   27 Sep 2017
Data harga komoditas yang Anda maksud tidak ditampilkan di daftar ini, karena biji plastik tidak termasuk komoditas yang diperdagangkan di pasar berjangka.
  Surip   |   13 Feb 2021   |   Artikel

Bantuin nambahin gan. Marobuzu tingkat akurasinya tinggi. Salah satu candlestick dasar yang wajib dipahami trader. Marobuzu intinya gundul alias nggak ada jarumnya. Marobuzu bullish (tren akan naik) harga close lebih tinggi dari open. Marobuzu Bearish (tren turun) harga close lebih rendah dari open

  Anonim   |   8 Jun 2022   |   Artikel

Harga tanah metaverse malah sering lebih gak masuk akal. Masa tanah virtual bisa dijual sampe puluhan hingga milyaran rupiah? Sebenarnya, apa sih yang bikin tanah metaverse semahal itu? Selain untuk main game dan pasang iklan?

  Alia   |   9 Jun 2022

Harga tanah metaverse itu kayaknya mirip-mirip saham gorengan. nggak ada prospeknya, tapi dipom-pom terus hehe...

dibilang bisa buat main game dan pasang iklan pun yaaa belum jelas masa depannya, soalnya kita nggak tahu berapa banyak player dan berapa banyak yang mau pasang iklan...

fungsi beli tanah metaverse itu paling-paling flexing, buat mereka yang mau pamer status jutawan token...

  Rita   |   9 Jun 2022

iya tu, apalagi standar harganya ngaco dan cenderung spekulatif. kalo tanah asli kan udah jelas, per meter-nya berapa dinilai dari banyak aspek kayak jarak dengan fasilitas publik, tanah produktif atau tidak, bahkan kadang juga dari urgensi penggunaannya (kayak tanah kulon progo yang jadi bandara).

Harga Emas Antam

Harga Emas Antam

Minggu Lalu 799.000
1 Bulan Lalu 839.000
2 Bulan Lalu 842.000
3 Bulan Lalu 868.000
6 Bulan Lalu 889.000
Setahun Lalu 804.000
Harga Emas

Harga Emas

Minggu Lalu 1672.35
1 Bulan Lalu 1749.80
2 Bulan Lalu 1769.20
3 Bulan Lalu 1821.20
6 Bulan Lalu 1939.00
Setahun Lalu 1737.50
Harga Emas Dunia

Harga Emas Dunia

Harga Perak

Harga Perak Dunia

Minggu Lalu 19.13
1 Bulan Lalu 18.58
2 Bulan Lalu 19.87
3 Bulan Lalu 20.87
6 Bulan Lalu 25.18
Setahun Lalu 22.47
Kurs Rupiah Hari Ini
Sistem     11 Jun 2020
Tukar Rupiah ke Dollar atau sebaliknya tak bisa dilakukan sembarangan, karena Anda perlu memantau bagaimana kurs rupiah hari ini agar tidak rugi saat menukar uang.
Harga Perak Hari Ini
Sistem     11 Jun 2020
Harga perak internasional berikut bisa Anda manfaatkan untuk memperoleh info harga silver (XAG/USD) terkini, baik dalam format tabel ataupun grafik pergerakan harian.
Harga Emas Hari Ini
Sistem     7 Jun 2020
Berapa harga emas hari ini? Baik harga emas antam, harga emas pegadaian, ataupun harga emas internasional, ketahui update-nya di sini.
Kirim Komentar Baru