Analisa Kripto

Masih Menanjak, Litecoin Berpotensi Sell Di Zona Supply
Kiki R     28 Mar 2022
Sell Litcoin bisa memanfaatkan potensi harga melemah saat menguji area supply 135.1-143.8. Konfirmasi dari rejection Daily yang valid dan konfirmasi H4.
Peluang Sell BTC/USD Di Pengujian Supply
Kiki R     21 Mar 2022
Peluang sell BTC/USD memanfaatkan potensi harga melemah saat menguji area supply 43,350-45,332. Posisi sell menunggu terbentuknya rejection Daily yang valid dan konfirmasi H4.
Peluang Sell Dalam Channel Turun FTM/USD
Kiki R     18 Mar 2022
Struktur harga FTM/USD masih dalam channel turun. Peluang sell akan memanfaatkan potensi pelemahan harga saat menguji garis trendline.
Kamus

Kamus Trading

Analisa Fundamental, Analisis Fundamental

Cara menganalisa pergerakan harga aset di pasar finansial berdasarkan data dan berita ekonomi tertentu. Dalam forex, analisa fundamental berkaitan dengan berita yang mempengaruhi nilai tukar mata uang.

Analisa Teknikal, Analisis Teknikal

Cara menganalisa pergerakan harga suatu aset di pasar finansial menggunakan perangkat statistik, seperti grafik (bar, line, atau candlestick) dan rumus matematis.

Forum

Kumpulan Forum @inbizia #analisa #kripto

Ardhian   23 Aug 2022

Saya tanya beberapa master trader, jika ingin sukses trading harus belajar analisa fundemental. Sebenarnya, apa sih analisa fundamental itu? Dan mengapa analisa ini sangat penting?

Aisha   31 Aug 2022

Analisa fundamental adalah upaya untuk menganalisis hal-hal yang menggerakkan harga di pasar, seperti permintaan, penawaran, kondisi ekonomi makro, dll.

Kalau berkaitan dengan forex, analisa fundamental berkaitan juga dengan inflasi, perdagangan luar negeri, neraca transaksi berjalan, cadangan devisa, dll. 

Kalau berkaitan dengan saham, analisa fundamental juga membahas soal laporan keuangan tahunan, struktur bisnis, struktur kepemilikan saham, dll.

Kenapa analisa fundamental itu penting? Yaaa semua itu kan berhubungan dengan hal-hal riil yang mengakibatkan perubahan harga valas atau aset investasi.

Analisa fundamental akan membuatmu mengenal sebab dari perubahan harga yang sudah terjadi, sekaligus mengantisipasi perubahan harga di masa depan. Sedangkan kalau kamu nggak tahu sama sekali soal fundamental, maka kamu nggak akan tahu kenapa harga naik atau turun.

Analisa fundamental khususnya paling penting buat investor jangka panjang. Bagaimana mungkin kamu akan tahu soal dolar akan naik atau turun kelak, kalau kamu nggak paham faktor apa saja yang mempengaruhinya?

Aldiansyah   1 Sep 2022

Bedanya analisa fundamental dan sentimen pasar itu apa kak? Lebih direkomendasikan belajar mana dulu untuk pemula? Terima kasih

Aisha   6 Sep 2022

Pemula sebaiknya belajar fundamental dulu. Simpelnya gini: Jika tidak tahu faktor apa saja yang mempengaruhi pasar, bagaimana mungkin kamu akan bisa memprediksi sentimen pasar!?

Aisha   6 Sep 2022

Perbedaan analisa fundamental dan analisa sentimen itu sederhana saja. Lihat definisinya.

Analisa fundamental adalah upaya untuk menganalisis hal-hal yang menggerakkan harga di pasar, seperti permintaan, penawaran, kondisi ekonomi makro, dll.

Analisa sentimen adalah upaya untuk menganalisis bagaimana sentimen dan perilaku para pemain pasar mempengaruhi harga di pasar.

Gambaran simpelnya gini: Pada satu waktu, ada rilis data NFP yang bagus. Data NFP yang bagus biasanya membuat kurs dolar AS menguat. Tapi, realitanya, data NFP yang bagus tidak selalu membuat dolar AS menguat --karena sentimen para trader pada satu waktu itu tidak hanya dipengaruhi oleh NFP.

Umpama tidak ada faktor lain yang lebih mencolok pada saat itu, maka dolar AS akan menguat. Tapi bagaimana jika (seandainya) pada saat yang sama, muncul laporan dari hedge fund top dunia bahwa dolar AS sudah sangat overvalued dan sudah sampai waktunya ambil untung? Pada saat itu, dolar AS mungkin mengalami aksi jual, walaupun laporan NFP bulan lalu itu ciamik.

Jadi, perhatikan: Analisis fundamental hanya mencermati faktor apa saja yang memengaruhi pasar. Sedangkan reaksi pasar aktual tidak selalu sama dengan hasil analisis fundamental yang berbasis teoretis.

Fadhil   13 Sep 2022

Apakah analisa fundamental di forex itu berbeda dengan news trading? Ada sedikit kebingungan dari diri saya, karena beberapa poin yang dipelajari koq sepertinya sama. 

Aisha   13 Sep 2022

Analisa fundamental forex itu sangat berbeda dengan news trading.

News trading adalah aktivitas trading menjelang atau segera setelah publikasi suatu berita berdampak besar. Umpamanya, rilis data Nonfarm Payroll Amerika Serikat dapat mengakibatkan pergerakan 100-300 pips dalam waktu singkat. Maka trader akan bersiap untuk trading pada jadwal rilis Nonfarm Payroll, dengan target memperoleh keuntungan besar dalam waktu singkat.

Analisis fundamental adalah aktivitas trading/investasi dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang mempengaruhi pergerakan harga. Dalam hal ini, perlu diperhatikan bahwa yang mempengaruhi pergerakan harga di pasar forex itu bukan hanya Nonfarm Payroll. Ada juga inflasi, pengangguran, GDP, neraca perdagangan, penjualan ritel, neraca transaksi berjalan, perang bersenjata, perang dagang, sengketa geopolitik, dan lain sebagainya. 

Analisa fundamental berarti menelaah segala yang mempengaruhi pasar dalam jangka pendek hingga panjang, baik berdampak besar maupun berdampak kecil. Jadi, beda banget dengan news trading yang cuma mengincar keuntungan instan.

Reply > Lihat[6]
lalu dadank   13 Jun 2012

salam master mau tanya timeframe berapa yang paling bagus dalam menganalisa satu candlestick dan grafik candlestick. mohon pencerahannya.thanks

m singgih   26 May 2013

@ nur hidayat:

Arah pergerakan harga atau trend tidak dilihat dari formasi candlestick, tetapi dari indikator teknikal. Contoh indikator untuk melihat arah pergerakan harga (trend) adalah simple moving average (sma).  Pada time frame berapapun Anda trading, untuk menentukan arah trend Anda harus melihat ke time frame yang lebih tinggi.

Misal Anda trading pada tf H1 (1jam), maka untuk menentukan entry buy atau sell Anda harus melihat arah trend di tf daily atau H4. Kalau di tf daily uptrend (bullish) maka Anda bisa open buy dan kalau downtrend (bearish) Anda bisa open sell. Berikut ini contoh melihat arah trend dengan indikator sma 200 pada time frame daily:


Ketika harga berada diatas kurva sma 200 maka trend cenderung bullish (Anda bisa open buy) dan ketika berada dibawah kurva sma 200 trend cenderung bearish (Anda bisa open sell).

Formasi candlestick menunjukkan sentimen pasar. Anda bisa gunakan formasi candlestick untuk menentukan momentum entry yang tepat setelah Anda tahu ingin open buy atau open sell. Berbagai formasi candlestick disebut dengan price action. 

Saya kira Anda harus punya metode trading yang terdiri dari minimal 2 indikator yaitu indikator untuk melihat arah trend dan indikator untuk menentukan momentum entry. Indikator arah trend bisa dengan sma (bisa dikombinasi dengan MACD), dan indikator untuk momentum entry bisa dengan RSI atau stochastics. Semoga bisa membantu.

basir   13 Jun 2012

Yang perlu di ketahui 1 candle mewakili TF yang di gunakan. Jika Menggunakan H1 bearti 1 candle adalah mewakili pergerakan selama 1 jam.  berrarti selama 24 jam ada 24 candle. TF manapun bisa di gunakan. dan hal ini tergantung dari sistem yang digunakan. perhatikan saat open. gunakan awal awal awal time.  Salah satu sistem candle yang disajikan oleh seputar forea adalah Trade With Pin Bar.

Anda bisa mempelajari pola-pola lainnya di Grafik Candlestick dan Pola Candlestick.

width=546

width=542

Thanks

kiki r   25 Sep 2019

@lalu dadank: Perlu diketahui bahwa dalam buku tentang analisa pola candlestick time frame Daily digunakan sebagai time frame utamanya. Namun dalam penggunaanya, kita tentu bisa gunakan di time frame lainnya. Semakin besar time framenya, semakin bagus akurasi pola candlesticknya, sedangkan semakin kecil time frame maka semakin berkurang akurasi pola candlestick.

Saya menyarankan memakai pola candlestick paling minimal di time frame H4, karena penggunaan pola candlestick dibawah H4 mempunyai akurasi yang kecil karena banyak fake signal.

Terima Kasih.

basir   7 Nov 2014

Bisa, hanya saja tingkat keakuratannya bisa berbeda beda. pada Umumnya sebagain besar trader menggunakan di H1-D1.

Namun demikian yang perlu di perhatikan time server dari tiap broker bisa berbeda. Hal ini bisa disebut wajar, karena pembukaan dan penutupan tiap broker berbeda. Seperti halnya perbedaan waktu Indonesia dengan negara tetangga.

Anda bisa melakukan pengamatan dengan beberapa broker, dengan TF yang sama namun dengan time server yang berbeda.

Thanks.

m singgih   8 Dec 2016

@ Fadli:

Formasi candle hammer yang mengisyaratkan pergerakan bullish setelah downtrend, dan shooting star (kebalikan dari hammer) yang mengisyaratkan pergerakan bearish setelah uptrend bisa berlaku untuk semua time frame karena formasi tersebut menunjukkan sentimen pelaku pasar pada saat tertentu, bisa dalam jangka pendek (time frame rendah) maupun jangka menengah panjang (pada time frame tinggi).

Berikut contoh formasi hammer pada AUD/USD daily dan 15 menit (M15) :


Baik di time frame daily maupun time frame M15 formasi hammer menunjukkan perubahan arah (reversal ataupun koreksi) dari downtrend ke uptrend.

m singgih   17 Sep 2019

@ Edwin widianto:

- Pada time frame berapa yah pak untuk menentukan titik entri yg ideal?

Semua time frame bisa untuk entry, asalkan ada sinyal dari price action yang dikonfirmasi oleh indikator teknikal.


- Dan jenis candlestick apa yg harus di cari untuk kita entry??

Mengenai hal ini Anda bisa mempelajari price action. Single candle bisa pin bar atau doji, double candle bisa engulfing, tweezer, double top / bottom dsb, lebih dari 2 candle akan membentuk pola seperti morning star, evening star dsb.

Edwin widianto   17 Sep 2019

Baik pak. Terima kasih atas jawabanya...

Edwin widianto   17 Sep 2019

Baik pak. Terima kasih yah pak atas kebaikan bapak yang selama ini sudah membantu saya. 

Wahyu Chris   2 Jun 2022

Mau tanya, apakah time frame besar akan menghasilkan candlestick yang lebih besar-besar (Bukan doji)?

Kiki R   3 Jun 2022

@Wahyu Chris: Kalau Anda membandingkan antara time frame M1 dengan time frame H4 ke atas maka jawabannya ya.

Time frame M1 biasanya candlenya terlihat kecil dan kurang padat (berisi) terutama pada sesi yang sepi seperti Asia. Pada sesi yang padat/ramai seperti Eropa dan Amerika, candlenya mulai padat (berisi).

Ganapatih   6 Jun 2022

Jika menggunakan strategi swing trading, candlestick pada timeframe berapa yang perlu digunakan?

Edwin widianto   13 Sep 2019

Permisi pak. Pada time frame berapa yah pak untuk menentukan titik entri yg ideal? Dan jenis candlestick apa yg harus di cari untuk kita entry?? Terimakasih.

Monika   7 Nov 2014

Apa semua jenis-jenis formasi candlestick dan hubungannya dengan pergerakan harga dapat diaplikasikan pada semua time frame?

Fadli   5 Dec 2016

apakah candle hammer berlaku buat time frame H4 keatas atau berlaku juga buat time frame H4 kebawah?

nur hidayat   21 May 2013

master, sudah 2imggu ini aku semakin bingung dan rugi, tolong ajari saya tentang candlestick saya selalu salah arah master, trs untuk candlestick ini biar aku gak salah arah harus lihat TF brapa ya????tolong ya master

Kiki R   8 Jun 2022

@Ganapatih: Weeky-Daily-H4.

Time frame Weekly-Daily untuk melihat struktur harga dan level penting. Sedangkan H4 sebagai time frame entry.

Yahya Bin Slamet   8 Jun 2022

Pada timeframe dan pair apa trader dapat dengan mudah menemukan pola pin bar dan engulfing?

Kiki R   8 Jun 2022

@Yahya Bin Slamet: Pola engulfing ada pada semua pair, dari major, cross sampai exotic pairs.

Untuk time frame, semakin rendah time frame, semakin banyak pola candlestick yang akan Anda temui namun kualitas akurasinya juga kecil.

Jadi, cara terbaik menggunakan pola candlestick adalah menguji akurasinya terlebih dahulu agar mengetahui ekspektasi yang benar apabila trading menggunakan pola candlestick.

Nino Araf   6 Jul 2022

adakah hubungan tertentu suatu pola candlestick dengan instrumen atau pair yang digunakan pak? atau memang setiap pola akan selalu memiliki tingkat keuntungan yang sama dimanapun pola tersebut digunakan? trims pencerahannya.

Mandra   6 Jul 2022

Adakah trader forex yang menggunakan timeframe weekly hingga monthly? Kalau ada, mengapa menggunakan timeframe sebesar itu?

Kiki R   6 Jul 2022

@Nino Araf: adakah hubungan tertentu suatu pola candlestick dengan instrumen atau pair yang digunakan pak?

Ada hubungan, karena masing-masing pair memiliki karakter tertentu. 

atau memang setiap pola akan selalu memiliki tingkat keuntungan yang sama dimanapun pola tersebut digunakan?

Tidak, suatu pola candlestick mempunyai akurasi yang bervariasi jika diuji pada beberapa pair. Oleh karena itu, kita sebaiknya menguji akurasinya terlebih dahulu.

Kiki R   6 Jul 2022

@Mandra: Adakah trader forex yang menggunakan timeframe weekly hingga monthly?

Ada, trader ini biasa disebut position trader dan lama posisinya bisa ditahan berminggu-mingu hingga beberapa bulan.

Kalau ada, mengapa menggunakan timeframe sebesar itu?

Alasannya, karena mereka trading dengan dana yang sangat besar sehingga memanfaatkan pergerakan harga di time frame besar.

Diatasnya position trader adalah investing yang menahan posisi hingga bertahun-tahun.

Romli   12 Jul 2022

Jika trader dengan modal minim, apakah perlu menggunakan timeframe besar weekly untuk menganalisa trend?

Kiki R   13 Jul 2022

@Romli: Menggunakan time frame Weekly atau tidak kembali ke tipe si trader, bukan modalnya.

Kalau dia adalah swing trader, tentu bisa menggunakan time frame Weekly. Sedangkan kalau intraday trader tidak perlu melihat trend di time frame Weekly.

Lalu bagaimana dengan modal?

Gunakan saja akun cent. Deposit $10 yang terlihat di akun $1,000 (dikali 100).

Nanti tinggal sesuaikan jarak pips SL-nya dengan money management.

Jadi, tidak ada alasan trader modal minim tidak bisa trading jangka panjang. Sudah ada akun cent, bisa untuk modal kecil bagi yang ingin trading jangka panjang dengan modal kecil.

Yang paling susah buat trader jangka panjang atau menengah bukan modalnya, tapi psikologinya.

Bisa enggak berhari-hari sampai seminggu tidak entry dan pas sudah entry nahan sampai lebih seminggu?

Yang seperti ini susah bagi trader kebanyakan yang mau langsung profit dalam waktu cepat.

Felicia   11 Aug 2022

Bagaimana cara melakukan analisa multi timeframe untuk mendapatkan sinyal entry? Konsepnya seperti apa?

Kiki R   12 Aug 2022

@Felicia: Konsep analisa multi timeframe pada dasarnya menggunakan 3 poin penting, yaitu:

  • Struktur >> arah harga
  • Level >> level entry
  • Signal >> trigger entry

Struktur harga adalah proses menentukan apakah harga sedang trending atau sideways. Trading pada kondisi market sideways tentu berbeda dengan trading pada kondisi market trending.

Proses ini bisa menggunakan price action dengan melihat harga tertinggi dan harga terendah atau bisa juga menggunakan indikator berjenis tren seperti moving average, MACD, dst.

Setelah menentukan struktur harga yang sedang terjadi, selanjutnya menentukan di level mana area entry yang akan Anda gunakan.

Proses menentukan level bisa menggunakan banyak tools seperti fibonacci retracement, pivot point, support/resisten, supply/demand, atau indikator overbought/oversold seperti RSI.

Terakhir, barulah Anda masuk ke sinyal entry.

Jadi, mencari sinyal entry adalah langkah paling akhir, bukan langsung mencari sinyal entry di market tanpa melihat arah dan levelnya terlebih dahulu.

Banyak cara yang bisa Anda gunakan untuk melihat sinyal entry, bisa menggunakan pola candlestick, indikator stochastic, persilangan garis MA, divergence, dst.

Reply > Lihat[26]
Hizkia   5 Sep 2019

1. Saya mau nanya bagaimana caranya atau analisa yang digunakan dalam menentukan posisi supply and demand pada saat trading?

2. Apakah posisi supply and demand akan terus sama dari waktu ke waktu atau ada kemungkinan posisi tersebut berubah-ubah?

basir   12 Nov 2019

Untuk Alif,

Jika harga belum mencapai area yang Supply / Demand, anda bisa memasang Order pending Sell Limit  dan Buy Limit.

Trading Supply Demand

Contoh trading Supply Demand

Contoh trading Supply Demand 2

Jika harga sudah mencapai area Supply / Demand anda bisa langsung Sell / Buy.

Resiko 1. dari semuanya harga berbalik arah/ atau melanjutkan menguat/melemah. Anda bisa mesang Stop Loss.

Resiko 2. harga berbalik arah/ atau melanjutkan menguat/melemah namun kemudian berbalik arah kembali (pullback)

Terima kasih.

Argo Gold Spotter   8 Sep 2019

Untuk Hizkia,

1. Silahkan baca :

2. Zona supply atau demand akan tetap sama dari waktu ke waktu selama zona tersebut masih fresh atau masih belum pernah diuji/retest. Sebuah zona tentu akan berubah range-nya jika harga telah menguji zona tersebut. Dan sebuah zona akan menjadi tidak valid atau sudah tidak berlaku hanya jika harga mampu mempenetrasinya.

Semoga bisa membantu.

kiki r   21 Feb 2020

@KangEwok: Sore kang Ewok, salam kenal. Pengukuran area supply and demand memakai analisis supply and demand mas. Materi supply and demand juga banyak referensinya, silahkan semuanya temukan di situs ini.

kiki r   26 Feb 2020

@Fadhal Ahmad: Tidak ada patokan khusus atau aturan terperinci dalam menggambar area SnD. Menggambar zona SnD bersifat relatif bagi setiap trader, tergantung dari sisi pengamatan dan pengalaman yang dimiliki. Semakin tinggi jam terbang seorang trader, maka semakin bijak dirinya dalam menentukan zona SnD tersebut. Satu-satunya aturan yang perlu diingat dan ditanamkan dalam menggambar zona SnD adalah:

Zona SnD adalah saat OHLC (open, high, low, close) saling berhimpitan hingga candle terlihat seperti sedang berbaris sejajar dan rapi.

kiki r   7 Apr 2020

@aldi wakid: Cara menggambar area supply and demand ada 2. Pertama menggunakan OHLC candle saling berhimpitan hingga candle terlihat seperti sedang berbaris dengan sejajar dan rapi. Kedua, menggunakan candlestick seperti pin bar dan engulfing.

Silakan baca baik-baik dan perbanyak latihan karena area supply and demand ini memang bersifat relatif bagi setiap trader, tergantung dari sisi pengamatan dan pengalaman yang dimiliki. Semakin tinggi jam terbang seorang trader, maka semakin bijak dirinya dalam menentukan area supply and demand tersebut.

Argo Gold Spotter   4 Jan 2022

Salam kenal, dan salam profit untuk Anda bung Yulius.

Pertama-tama saya ucapkan terima kasih terlebih dahulu atas apresiasi Anda selama ini terhadap media kami. Selain disini (Inbizia), Anda juga bisa mengunjungi media Seputar Forex untuk mempelajari materi-materi lain yang berkaitan dengan trading forex.

Semoga bisa membantu.

Fugari   5 Jan 2022

Apakah Supply And Demand dan Support And Reistance itu memiliki cara kerja yang sama?

Argo Gold Spotter   6 Jan 2022

Untuk Fugari,

Prinsip penerapan antara level support/resisten dan zona supply/demand pada dasarnya hampir sama. Keduanya digunakan untuk mencari pentujuk apakah terdapat reaksi harga yang mengindikasikan akan adanya breakout ataupun reversal.

Semoga bisa membantu.

Nur Salim   22 Jan 2022

@Alfanura:

Betul pak. Memang banyak sekali versi Supply And Demand yang beredar di Internet sekarang. Baik itu artikel gratisan ataupun Course berbayar. Kalau ditanya yang benar, semua sebenarnya benar kok pak. Perbedaan nama itu biasanya muncul karena perbedaan preferensi dari pembuatnya saja. Tapi yang penting sebenarnya bapak paham sama konsep dari masing-masing SND. Konsepnya secara umum ada 3.

Pertama, ada Supply And Demand yang memanfaatkan Equillibrium atau zona keseimbangan. SND ini umumnya memanfaatkan prinsip Breakout yang terjadi pada zona keseimbangan yang terbentuk saat harga Sideway. Ada juga beberapa yang menggunakan konsep Retest, dll. Untuk lebih lengkapnya, bapak bisa baca pada artikel tentang zona Supply And Demand untuk pemula berikut.

Kedua, ada Supply And Demand yang memanfaatkan zona Imbalance atau zona ketidakseimbangan. Beda dengan zona keseimbangan, SND yang satu ini memanfaatkan zona-zona yang terbentuk saat harga dalam keadaan extreme atau tidak normal. Umumnya ada pada Swing High Swing Low harga. Prosedur tradingnya sendiri lebih ke arah Retest ke zona Imbalance tersebut untuk mencari sisa-sisa order yang masih ada di sana. Untuk lengkapnya bisa bapak coba baca di artikel Supply And Demand untuk trader pro ini.

Ketiga dan yang paling banyak dibahas di internet saat ini adalah Supply And Demand yang memanfaatkan zona manupulasi. Berbeda dari kedua pendahulunya di atas, kalau zona manipulasi ini memanfaatkan konsep harga yang sering dimanipulasi untuk menipu trader-trader Breakout ataupun Retest. Pola dan prosedurnya secara singkat merupakan gabungan dari kedua SND di atas. Pola-pola ini sekarang sering dikenal dengan nama Quasimodo Level, Diamond Level, dll. Contohnya sebagai berikut:

snd1

Jadi mengenai mana yang benar, semua yang bapak baca dan pelajari tersebut sudah benar. Mengenai mana yang paling menguntungkan, jika digunakan dengan disiplin dan konsisten semuanya akan menguntungkan kok pak. Secara pribadi sendiri, zona keseimbangan biasanya menawarkan cara yang paling aman, zona imbalance menawarkan ringkat Risk:Reward Ratio yang stabil, sedangkan zona manipulasi menawarkan tingkat Win Rate yang paling tinggi.

Terima kasih, semoga bisa membantu.

Nur Salim   13 Apr 2022

Betul sekali pak, memang metode yang paling mudah dalam menentukan zona SnD adalah dengan melihat pola Candlestick reversal yang terbentuk sebelumnya. Hanya saja metode ini hanya bisa digunakan jika bapak berpatokan pada zona-zona Imbalance tempat dimana harga berpotensi membentuk Reversal. Oleh karena itu pola-pola Candlestick yang digunakan juga biasanya berpatokan dengan pola candlestick Reversal. Mengenai pola mana yang lebih baik, menurut pengalaman saya pribadi ada 2 pola, yaitu:

a. Bullish/Bearish Engulfing

Yang pertama dan utama adalah pola Engulfing baik itu Bullish ataupun Bearish Engulfing. Selain bisa digunakan untuk melihat titik-titik pembalikan trend, pola ini juga bisa menjadi patokan Retrace sebagai titik-titik penerusan trend. Kelebihan utama pola ini karena akan banyak order-order yang muncul di sekitaran pola tersebut muncul sebagai upaya untuk menunggu Retest. Namun perlu diingat, pola ini jauh lebih efektif semakin cepat harga melakukan Retest atau Retrace ke sekitaran pola/zona.

b. Morning/Evening Star

Pola selanjutnya yang juga memiliki tingkat Winrate yang tinggi sebagai tempat terbentuknya zona SnD adalah Morning/Evening Star. Berbeda dengan Engulfing, Pin Bar dan beberapa pola reversal lainnya, pola ini memiliki tingkat akurasi tinggi sebagai zona SnD karena memang jarang sekali terbentuk terutama pada time frame H4 ke atas. Sehingga tidak akan banyak False Signal atau zona yang bisa menipu terbentuk dari pola candlestick satu ini.

morning-snd

Selain pola-pola di atas, pola Candlestick reversal lainnya seperti Pin Bar, Doji juga tetap bisa digunakan sebagai patokan zona. Hanya saja seperti yang ibu ketahui memang, pola-pola ini bisa muncul dimana dan kapan saja sehingga bisa sedikit menipu.

Terima kasih atas pertanyaannya, semoga bisa sedikit membantu.

aldi wakid   4 Apr 2020

saya mau bertanya..
bagaimana cara menggambar garis suply dan demand yg benar??
Karena saya bingung sekali

bang yul   3 Jan 2022

Hallo Mas erik.. salam kenal.. saya Yulius dari Jambi..

Saya baru menemukan blog ini tadi malam, sy juga trader, masih pemula.. 1 tahun terakhir sy trading menggunakan S&D dan sy kira tulisan ini cukup menambahbah wawasan saya tentang itu.. sy inin menanyakan apakah forum di blog ini masih aktif,,,? atau barangkali ada media terbaru tentang forex yang mas erik kelola akhir2 ini... Terima kasih..

Alfanura   20 Jan 2022

Selamat malam, saya mulai mengenal Supply And Demand beberapa bulan belakangan dari ebooknya Samibegod dan mulai mendalami sejak saat itu. Tapi semakin belajar, kenapa banyak sekali versi SND ya? Dan berbeda-beda jatuhnya. Terlebih lagi ketika mulai masuk banyak jenis-jenis Setup. Ada yg namanya sama tapi berbeda, ada yg jenisnya sama tp justru namanya berbeda. Sebenarnya versi mana yang benar dan menguntungkan? thx

alif   9 Nov 2019

bagaimana menyikapi supply atau demand yang sudah di break / bahkan setelah di retest?

Pandu Wicaksono   13 Apr 2022

Mohon bantuan, di buku snd yang saya pelajari ada banyak sekali pola candlestik yg bisa dipake untuk zona snd. Dari semua pola candle itu, adakah pola-pola yang memang lebih tinggi akurasinya daripada yang lain? Terima kasih

Adi Permana   9 Jun 2022

Kak, untuk mengetahui supply atau demand itu kuat dr mna nya ya? Terkadang di dlm satu chart ada snd yg saling berdekatan. Nah untuk mngetahui kuat atau tidaknya itu gmn? 

Kiki R   9 Jun 2022

@Adi Permana: Ada 2 hal yang Anda gunakan untuk melihat kuat tidaknya S&D.

1. Panjang candle setelah S&D terbentuk.

Semakin penjang candle yang terbentuk setelah S&D maka semakin kuat S&D-nya begitupun sebaliknya.

2. Cepatnya harga berbalik (reject) setelah mengenai S&D tersebut.

Semakin cepat harga berbalik dari S&D maka semakin kuat S&D tersebut, begitupun sebaliknya.

Apabila terdapat 2 S&D kuat yang berdekatan, cari parameter baru yang menguatkan contohnya garis trendline atau bisa juga menggunakan fibonacci retracement.

Muhammad Hilmi   31 Jul 2022

Bagaimana sebenarnya orang tahu bahwa di satu zona terdapat pending order tersisa yang bisa membuat harga bereaksi hingga akhirnya menemukan strategi snd ini pak. mohon pencerahannya

Kiki R   2 Aug 2022

@Muhammad Hilmi: Jawaban pastinya tidak ada yang benar-benar tahu pada zona tersebut ada pending order tersisa sehingga harga bisa pantul pada level tersebut.

Pertama, ini dulu dipahami, karena banyak yang salah kaprah menganggap cara ini seperti holy grail. Setiap zona harus pantul, maka apabila beberapa kali loss mereka sudah mundur.

Padahal kalau dilihat secara keseluruhan winrate zona tersebut berkisar 55-60%. Sudah cukup baik tinggal dikombinasikan dengan rasio risk/reward yang diatas 1/2.

Kedua, jawaban dari yang bapak/mas inginkan butuh banyak latihan untuk menjawabnya.

Salah satu cara yang saya gunakan untuk melihat zona S&D yang bagus bukan hanya dari zona tapi strukturnya.

Untuk menjelaskannya hal ini cukup susah karena harus berhadapan chart dan menjelaskannya satu persatu.

Kalau mau lebih jelas, nanti bisa tanyakan di grup telegram Seputarforex Belajar sistem trading: https://t.me/belajarsistemtrading

Saya akan menjelaskan dengan rinci jawaban ini.

Nirwana   2 Aug 2022

Kriteria level Supply Demand yang kuat itu seperti apa kak?

Kiki R   3 Aug 2022

@Nirwana: Berikut beberapa kriteria level supply/demand yang kuat.

1. Candlestick memiliki body panjang dan shadow kecil (atau tanpa shadow) setelah membuat base supply/demand

Candlestick dengan body panjang dan shadow kecil ini menandakan adanya tekanan salah satu pihak (seller atau buyer) yang dominan dan akan menjadi level ini apabila tersentuh.

2. Candlestick body panjang tersebut berhasil menembus (break) level support/resisten

Jika candlestick body panjang (poin 1) ini berhasil menembus level support/resisten artinya salah satu pihak mengalami kerugian cukup besar karena biasanya stop loss trader diletakkan pada level support/resisten tersebut.

Akibatnya, jika hal ini terjadi maka peluang harga akan melanjutkan arah menjadi lebih besar dan peluang harga pantul pada saat datang kembali ke level supply/demand juga lebih besar.

3. Terjadi rejection yang kuat pada level supply/demand tersebut sebelumnya

Rejection yang kuat ini adalah berbentuk shadow panjang saat memasuk level supply/demand.

Hal ini menandakan adanya seller/buyer yang sangat kuat dan menjaga level tersebut. Oleh karena itu, level seperti ini patut kita tandai sebagai level supply/demand yang kuat.

KangEwok   19 Feb 2020

Halo selamat sore mas Rizki, Saya baru dalam dunia trading, dan pengetahuan saya masih minim. Bila berkenan berbagi ilmu nya, pengukuran demand zone dan supply zone dari analisis apa ya? Terimakasih. Wassalam.

Fadhal Ahmad   26 Feb 2020

Saya sudah mempelajari SND di artikel Supply And Demand Untuk Pemula tapi saya masih belum paham dalam menggambar garis SND ini, apakah dalam menggambar garis SND memiliki patokan khusus ?

Reply > Lihat[23]
Komentar

Kumpulan Komentar @inbizia #analisa #kripto

  Anis Peb.   |   14 Oct 2011   |   Artikel
setau ane sekarang yang paling populer dan banyak dipake dimana2 itu grafik yang pake candlestick. teori2 dari analisa teknikal juga prakteknya pake candlestick semua.
  Farid Asik   |   13 Mar 2015
betul. dah hampir nggak pernah nemu tuh ug pake bar apalagi line. nggak kebayang deh gimana susahnya pake analisa sama grafik yg simpel & minim info kayak begitu
  Bang Munip   |   1 Jul 2012   |   Artikel
kita disaranin buat hold posisi yg lagi profit selama mungkin, tapi apa gg ditekanin kalo kondisi kayak gitu itu juga mesti didasarin sama analisa?

lalu bagaimana kalo sebelumnya kita udah set sesuai rasio laba rugi dan posisi kita kena tp di tengah2 tren, apa kita mesi masuk pasar lagi buat ambil keuntungan dari situ, atau itu tandanya next time kita mesti pasangin tp yang levelnya lebih jauh lagi?

tolong dalam penjelasannya, disertai juga saran-saran close posisi dan alasan serta kapan waktu maksimal kita bisa mempertahankan floating. jangan asal kasih masukan untuk terus bertahan di posisi untung hanya karena ingin memaksimalkan profit, karena buat trader yang masih baru mereka tidak akan memiliki persiapan jika sewaktu-waktu harga mengalami reversal.
  Agus Gokiel   |   8 Jul 2012
Ane stuju2 aja seh sm artikelx. kn mang syg bgt kl posisi yg lg propit lngsung diclose. sering nyesel juga seh wkt hbs close trnyt trennx msh berlanjut. ..
  Bang Munip   |   9 Jul 2012
Ya dari itulah perlu penjelasan lebih lanjut lagi soal close posisi. karena aturan nggak cuma waktu di open aja, tapi juga waktu close itu ada strateginya.

trader selama ini nggak asal exit setelah dapet profit yang dikira layak, atau dengan entengnya nahan posisi terus karena profit lagi banyak-banyaknya.

yang paling banyak disaranin, ya close diset pake stop loss & take profit. pengaturannya diset dari rasio laba rugi, dimana trader udah merencakan sendiri target profit yang pengen didapet dan kerugian yang masih bisa ditanggung dari rasio itu. kemudian ada lagi yang untuk close manual, yaitu menunggu sinyak dari indikator.

ketika dilihat bahwa kira-kira tren yang menguntungkan disinyalkan akan berakhir, maka trdaer bisa mulai berpikir untuk menutup posisinya. atau ada lagi dengan trailing stop, ini masih tergolong otomatis close, tapi bisa berguna untuk membatasi kerugian dari posisi floating yang dibiarkan terbuka pada saat tren harga menguat.
  Rory Apriliano   |   1 May 2014   |   Artikel
Kalau dilihat dari sistem perhitungannya, semua indikator teknikal pasti diperoleh dari perhitungan pada pegerakan harga sebelumnya, karena analisa teknikal memang berdasarkan pencapaian harga di periode sebelumnya.

Sepertinya pergerakan atau respon yang bisa mengimbangi pergerakan harga itu sudah cukup bisa diandalkan untuk menempatkan poisisi trading secara lebih awal
  Dina   |   11 Feb 2015   |   Artikel
salam knal om @rijalkalang..aku coba bagi pengalaman aku nih. Misal sekarang om pake TF h1, misal juga om pake indi BB..
ok..trus si om ada sinyal open sell di no 1, nah si om bisa pake garis upper bb di no 2 sebagai R ato jg sebagai SL ny & garis lower BB di no 3 sebagai S ato sebagai TP nya. Simple kan? Nah kalo pending order.. simple jg ngartiin & gunainny. Kalao aku nih om..pake itu kalo lg pas sibuk aj..tapi kita dah lakuin analisa yg mateng sebelumny. Dah secuil itu aj ya om aku berbaginya..maklum lah masih belum banyak pengalaman..daaa om..

  Priyadi   |   20 Nov 2015   |   Artikel
bagaimana cara mengetahui trend akan kuat atau tidak? karena katanya kalau trend lemah maka harga akan sideways dan banyak salah sinyal. apa dengan melihat trend di chart saja sudah cukup? atau kita harus menggabungkan dengan analisa fundamental
  M Singgih   |   17 Mar 2016
@Priyadi: Kekuatan trend bisa dilihat dari indikator MACD dan ADX. Trend akan melemah jika kurva indikator MACD dan kurva sinyal mulai berimpit, dan garis histogram indikator ADX berada dibawah level 25.

Sebaliknya trend akan kuat jika jarak antara kurva MACD dan sinyal makin lebar, dan garis histogram indikator ADX berada diatas level 25. Berikut contoh pada EUR/USD daily:


Mengenai faktor fundamental, jika Anda trading pada time frame H1 (1 jam) atau H4 (4 jam) cukup hindari saat-saat rilis data berdampak tinggi atau peristiwa berdampak tinggi. Namun jika trading pada time frame daily analisa fundamental jangka panjang perlu dipertimbangkan.
  Johan_simra   |   23 Mar 2022   |   Artikel

selain analisa teknikal di perlukan analisa fundamental juga

Koin Untung
Koin Untung
Koin Harga/Change
Quant $119.87
(14.1%)
Shiba Inu $0.0000120
(11.8%)
Chainlink $7.74
(9.1%)
Solana $33.69
(6.2%)
Bitcoin Cash $120.55
(6%)
Konversi Bitcoin

Konversi Bitcoin

Koin Paling Ramai
Koin Paling Ramai
Koin Volume
Tether $36.8M
Bitcoin $28.5M
Ethereum $14M
Binance USD $8.6M
USD Coin $4.1M
XRP $3.9M
Dogecoin $1M
Solana $0.9M
BNB $771jt
Shiba Inu $632.7jt
Koin Rugi
Koin Rugi
Koin Harga/Change
Terra Luna Classic $0.0002430
(-5.3%)
Chiliz $0.26
(-1.1%)
Binance USD $1.00
(-0.7%)
Frax $1.00
(-0.4%)
Chain $0.08
(-0.4%)
Event Exchange
Event Exchange

LunoXperience Part 2

09 September 2022 - 08 Oktober 2022
Belajar Kripto

Luno


LunoXperience Part 3

14 Oktober 2022 - 12 November 2022
Belajar Kripto

Luno


Airdrop LUNA Tahap 3

01 November 2022
Airdrop

Pintu


Airdrop LUNA 2.0 Tahap 2

01 Desember 2022 - 01 Desember 2024
Airdrop

Indodax


Promo Exchange
Promo Exchange

TikTok Star Tokocrypto

01 September 2022 - 15 Desember 2022
Total hadiah ribuan Dolar

Tokocrypto


PINTU Review Challenge Season 2

01 September 2022 - 29 September 2022
Rp45 juta

Pintu


SCBD Indodax

07 September 2022 - 07 Oktober 2022
Cashback Bitcoin Rp50 ribu

Indodax


XRP/USD: Antisipasi Breakout dari Pola Segitiga
Kiki R     17 Mar 2022
Harga XRP/USD membentuk pola segitiga sejak Desember tahun lalu. Kita masih wait-and-see karena arah harga belum jelas dan menunggu break pola segitiga tersebut.
LUNA/USD: Buy Saat Channel Naik Menghimpit Demand
Kiki R     16 Mar 2022
Kondisi harga yang membentuk channel naik menunjukkan potensi penguatan harga bisa dimanfaatkan dengan mengambil skenario buy di area Demand 84.0 - 86.3.
#buy  #demand  
Bentuk Pola Segitiga Simetris, Buy ETH/USD Di Level Demand
Kiki R     15 Mar 2022
Posisi buy ETH/USD akan memanfaatkan pemantulan harga naik saat mengenai garis trendline bawah yang berhimpit dengan area Demand.
BTC/USD: Manfaatkan Peluang Buy Saat Uji Demand
Kiki R     14 Mar 2022
Sejak awal tahun Bitcoin masih sideways di range harga $35K-$44.4K. Peluang buy memanfaatkan potensi bullish ketika menguji batas bawah sekitar area Demand 35,071-36,167.
Kirim Komentar Baru