Apa Itu Trading?

Secara harfiah, Trading adalah melakukan pertukaran barang atau jasa dari satu pihak ke pihak lain. Di era modern, istilah Trading lebih dikaitkan dengan cara perdagangan online untuk mendapatkan keuntungan dari selisih pergerakan harga, baik di pasar saham, komoditas, bahkan forex.

Trading bisa menawarkan keuntungan maksimal baik saat harga naik ataupun turun. Untuk berpartisipasi pun caranya sangat mudah, dan semua orang bisa menjadi Trader. Namun, risiko Trading yang besar bisa menjerumuskan pemula dengan mudah pula. Untuk itu, belajar Trading penting dilakukan agar pemula bisa mewaspadai risiko kerugian dan tahu cara Trading yang benar dan aman.

Secara umum, tahapan Trading dibagi menjadi:

  • Belajar trading dengan akun demo.
  • Siapkan modal trading.
  • Buka akun trading live.
  • Trading di pasar forex.
  • Tarik profit trading.

Baca selengkapnya di sini

1.4%

Analisa dalam Trading Forex

Analisa dalam trading forex merupakan salah satu langkah penting yang harus dilakukan trader sebelum membuka posisi. Hal ini merujuk pada proses pengamatan terhadap pergerakan pasar baik melalui metode fundamental atau teknikal. Tak jarang kedua metode tersebut digabungkan supaya trader bisa mendapatkan hasil analisa yang lebih akurat.

Pasar forex penuh dengan risiko, karena itulah sangat penting agar trader mempersiapkan diri sebelum memasuki pasar. Dengan memahami cara menganalisa pasar, trader akan lebih mudah menyusun strategi untuk mengurangi risiko loss. Selain itu, analisa pasar juga dapat membantu trader untuk mengenali kapan saatnya buy dan kapan waktunya sell supaya profit trading bisa lebih maksimal. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan indikator seperti Moving Average yang memiliki bentuk seperti berikut ini.

Moving Average

Baca selengkapnya di sini

5.6%

Cara Menentukan Support dan Resistance

Dalam menentukan level Support Resistance ada beberapa metode yang bisa ditempuh oleh trader, antara lain:

  • Berdasar level psikologis
  • Berdasarkan Swing High - Swing Low
  • Berdasarkan Pivot Point

Dalam hal ini, trader bebas memilih metode yang diinginkan sesuai preferensi masing-masing. Menentukan area Support dan Resistance merupakan perkara krusial bagi setiap trader forex, karena keduanya menandai lokasi-lokasi dimana harga paling mungkin untuk mengalami pergerakan signifikan.

Support Resistance dengan Level Psikologis

Dengan mengetahui cara menentukan level support dan resistance yang benar, trader akan sangat terbantu dalam menemukan sinyal trading yang lebih akurat. 

Baca selengkapnya di sini

19.6%

Trend Following

Trend following ialah salah satu teknik trading forex termudah, lantaran pada dasarnya memang dilakukan dengan hanya menempatkan order sesuai arah trend harga. Menurut trend follower, peluang buy akan muncul saat trend harga naik, dan order sell dapat ditempatkan ketika harga berada dalam trend bearish. Namun Anda perlu hati-hati, karena jika tak paham dengan benar, trend following bisa-bisa justru mengakibatkan kerugian besar.

Selain karena kemudahan penggunaannya, memahami trend following akan membantu Anda menempatkan order sesuai arah trend harga. Anda bisa menemukan titik entry sesuai trend dengan cara: 

  • Menganalisa Arah Trend
  • Mengamati Sinyal Penerusan
  • Mencari Peluang Dari Pullback

Baca Selengkapnya Di Sini

61.6%

Bahaya Overtrading

Overtrading adalah membuka posisi terlalu sering atau menggunakan lot terlalu banyak di luar rencana trading. Biasanya, trader secara tidak sadar melakukan overtrading untuk membalas kerugian yang sebelumnya dialami, atau mengejar keuntungan "aji mumpung" karena sedang winning streak.

Ini merupakan salah satu penyakit paling berbahaya yang perlu diwaspadai dan dihindari. Trading di luar rencana artinya ada risiko yang lebih banyak dari batas toleransi maksimal. Jadi apabila situasi harga ternyata tidak menguntungkan, trader akan mengalami kerugian yang lebih besar dan berpotensi menghancurkan mental trading.

Untuk memastikan apakah Anda masih aman dari overtrading atau tidak, kenali gejala-gejalanya di bawah ini:

  • Sering merasa terlalu percaya diri setelah beberapa kali menang.
  • Selalu merasa wajib untuk mengganti kerugian setelah loss.
  • Sering khawatir ketinggalan peluang dan menyesali kesempatan yang terlewat.
  • Saat loss, Anda menganggap hal itu sebagai akibat dari terlewatnya peluang trading.
  • Sering atau bahkan selalu merasa tidak tenang ketika tidak melihat chart (ketagihan trading)
  • Mudah merasa bosan dengan strategi yang digunakan.

Baca selengkapnya di sini

84%