Analisa

Terkonfirmasi CCI, GBP/NZD Isyaratkan Buy
Jujun Kurniawan     26 Jan 2023
Pasangan GBP/BZD sempat bergerak bearish, namun kini Poundsterling berpotensi rebound menuju Resisten 1 setelah terkonfirmasi CCI.
#buy  #gbp  #nzd  
USD/CHF Berpeluang Buy Menuju 0.934
Jujun Kurniawan     24 Jan 2023
Pasangan USD/CHF sempat bergerak bearish, namun kini Dolar AS berpeluang rebound menuju 0.934.
Berpotensi Rebound, AUD/NZD Sinyalkan Buy
Jujun Kurniawan     20 Jan 2023
Pasangan AUD/NZD sempat bergerak bullish. Namun kini Dolar Australia terkoreksi menuju Support 1.
#aud  #buy  
Kamus

Kamus Trading

Analisa Teknikal, Analisis Teknikal

Cara menganalisa pergerakan harga suatu aset di pasar finansial menggunakan perangkat statistik, seperti grafik (bar, line, atau candlestick) dan rumus matematis.

Analisa Fundamental, Analisis Fundamental

Cara menganalisa pergerakan harga aset di pasar finansial berdasarkan data dan berita ekonomi tertentu. Dalam forex, analisa fundamental berkaitan dengan berita yang mempengaruhi nilai tukar mata uang.

Forum

Kumpulan Forum @inbizia #analisa

lalu dadank   13 Jun 2012

salam master mau tanya timeframe berapa yang paling bagus dalam menganalisa satu candlestick dan grafik candlestick. mohon pencerahannya.thanks

m singgih   26 May 2013

@ nur hidayat:

Arah pergerakan harga atau trend tidak dilihat dari formasi candlestick, tetapi dari indikator teknikal. Contoh indikator untuk melihat arah pergerakan harga (trend) adalah simple moving average (sma).  Pada time frame berapapun Anda trading, untuk menentukan arah trend Anda harus melihat ke time frame yang lebih tinggi.

Misal Anda trading pada tf H1 (1jam), maka untuk menentukan entry buy atau sell Anda harus melihat arah trend di tf daily atau H4. Kalau di tf daily uptrend (bullish) maka Anda bisa open buy dan kalau downtrend (bearish) Anda bisa open sell. Berikut ini contoh melihat arah trend dengan indikator sma 200 pada time frame daily:


Ketika harga berada diatas kurva sma 200 maka trend cenderung bullish (Anda bisa open buy) dan ketika berada dibawah kurva sma 200 trend cenderung bearish (Anda bisa open sell).

Formasi candlestick menunjukkan sentimen pasar. Anda bisa gunakan formasi candlestick untuk menentukan momentum entry yang tepat setelah Anda tahu ingin open buy atau open sell. Berbagai formasi candlestick disebut dengan price action. 

Saya kira Anda harus punya metode trading yang terdiri dari minimal 2 indikator yaitu indikator untuk melihat arah trend dan indikator untuk menentukan momentum entry. Indikator arah trend bisa dengan sma (bisa dikombinasi dengan MACD), dan indikator untuk momentum entry bisa dengan RSI atau stochastics. Semoga bisa membantu.

basir   13 Jun 2012

Yang perlu di ketahui 1 candle mewakili TF yang di gunakan. Jika Menggunakan H1 bearti 1 candle adalah mewakili pergerakan selama 1 jam.  berrarti selama 24 jam ada 24 candle. TF manapun bisa di gunakan. dan hal ini tergantung dari sistem yang digunakan. perhatikan saat open. gunakan awal awal awal time.  Salah satu sistem candle yang disajikan oleh seputar forea adalah Trade With Pin Bar.

Anda bisa mempelajari pola-pola lainnya di Grafik Candlestick dan Pola Candlestick.

width=546

width=542

Thanks

kiki r   25 Sep 2019

@lalu dadank: Perlu diketahui bahwa dalam buku tentang analisa pola candlestick time frame Daily digunakan sebagai time frame utamanya. Namun dalam penggunaanya, kita tentu bisa gunakan di time frame lainnya. Semakin besar time framenya, semakin bagus akurasi pola candlesticknya, sedangkan semakin kecil time frame maka semakin berkurang akurasi pola candlestick.

Saya menyarankan memakai pola candlestick paling minimal di time frame H4, karena penggunaan pola candlestick dibawah H4 mempunyai akurasi yang kecil karena banyak fake signal.

Terima Kasih.

basir   7 Nov 2014

Bisa, hanya saja tingkat keakuratannya bisa berbeda beda. pada Umumnya sebagain besar trader menggunakan di H1-D1.

Namun demikian yang perlu di perhatikan time server dari tiap broker bisa berbeda. Hal ini bisa disebut wajar, karena pembukaan dan penutupan tiap broker berbeda. Seperti halnya perbedaan waktu Indonesia dengan negara tetangga.

Anda bisa melakukan pengamatan dengan beberapa broker, dengan TF yang sama namun dengan time server yang berbeda.

Thanks.

m singgih   8 Dec 2016

@ Fadli:

Formasi candle hammer yang mengisyaratkan pergerakan bullish setelah downtrend, dan shooting star (kebalikan dari hammer) yang mengisyaratkan pergerakan bearish setelah uptrend bisa berlaku untuk semua time frame karena formasi tersebut menunjukkan sentimen pelaku pasar pada saat tertentu, bisa dalam jangka pendek (time frame rendah) maupun jangka menengah panjang (pada time frame tinggi).

Berikut contoh formasi hammer pada AUD/USD daily dan 15 menit (M15) :


Baik di time frame daily maupun time frame M15 formasi hammer menunjukkan perubahan arah (reversal ataupun koreksi) dari downtrend ke uptrend.

m singgih   17 Sep 2019

@ Edwin widianto:

- Pada time frame berapa yah pak untuk menentukan titik entri yg ideal?

Semua time frame bisa untuk entry, asalkan ada sinyal dari price action yang dikonfirmasi oleh indikator teknikal.


- Dan jenis candlestick apa yg harus di cari untuk kita entry??

Mengenai hal ini Anda bisa mempelajari price action. Single candle bisa pin bar atau doji, double candle bisa engulfing, tweezer, double top / bottom dsb, lebih dari 2 candle akan membentuk pola seperti morning star, evening star dsb.

Edwin widianto   17 Sep 2019

Baik pak. Terima kasih atas jawabanya...

Edwin widianto   17 Sep 2019

Baik pak. Terima kasih yah pak atas kebaikan bapak yang selama ini sudah membantu saya. 

Wahyu Chris   2 Jun 2022

Mau tanya, apakah time frame besar akan menghasilkan candlestick yang lebih besar-besar (Bukan doji)?

Kiki R   3 Jun 2022

@Wahyu Chris: Kalau Anda membandingkan antara time frame M1 dengan time frame H4 ke atas maka jawabannya ya.

Time frame M1 biasanya candlenya terlihat kecil dan kurang padat (berisi) terutama pada sesi yang sepi seperti Asia. Pada sesi yang padat/ramai seperti Eropa dan Amerika, candlenya mulai padat (berisi).

Ganapatih   6 Jun 2022

Jika menggunakan strategi swing trading, candlestick pada timeframe berapa yang perlu digunakan?

Edwin widianto   13 Sep 2019

Permisi pak. Pada time frame berapa yah pak untuk menentukan titik entri yg ideal? Dan jenis candlestick apa yg harus di cari untuk kita entry?? Terimakasih.

Monika   7 Nov 2014

Apa semua jenis-jenis formasi candlestick dan hubungannya dengan pergerakan harga dapat diaplikasikan pada semua time frame?

Fadli   5 Dec 2016

apakah candle hammer berlaku buat time frame H4 keatas atau berlaku juga buat time frame H4 kebawah?

nur hidayat   21 May 2013

master, sudah 2imggu ini aku semakin bingung dan rugi, tolong ajari saya tentang candlestick saya selalu salah arah master, trs untuk candlestick ini biar aku gak salah arah harus lihat TF brapa ya????tolong ya master

Kiki R   8 Jun 2022

@Ganapatih: Weeky-Daily-H4.

Time frame Weekly-Daily untuk melihat struktur harga dan level penting. Sedangkan H4 sebagai time frame entry.

Yahya Bin Slamet   8 Jun 2022

Pada timeframe dan pair apa trader dapat dengan mudah menemukan pola pin bar dan engulfing?

Kiki R   8 Jun 2022

@Yahya Bin Slamet: Pola engulfing ada pada semua pair, dari major, cross sampai exotic pairs.

Untuk time frame, semakin rendah time frame, semakin banyak pola candlestick yang akan Anda temui namun kualitas akurasinya juga kecil.

Jadi, cara terbaik menggunakan pola candlestick adalah menguji akurasinya terlebih dahulu agar mengetahui ekspektasi yang benar apabila trading menggunakan pola candlestick.

Nino Araf   6 Jul 2022

adakah hubungan tertentu suatu pola candlestick dengan instrumen atau pair yang digunakan pak? atau memang setiap pola akan selalu memiliki tingkat keuntungan yang sama dimanapun pola tersebut digunakan? trims pencerahannya.

Mandra   6 Jul 2022

Adakah trader forex yang menggunakan timeframe weekly hingga monthly? Kalau ada, mengapa menggunakan timeframe sebesar itu?

Kiki R   6 Jul 2022

@Nino Araf: adakah hubungan tertentu suatu pola candlestick dengan instrumen atau pair yang digunakan pak?

Ada hubungan, karena masing-masing pair memiliki karakter tertentu. 

atau memang setiap pola akan selalu memiliki tingkat keuntungan yang sama dimanapun pola tersebut digunakan?

Tidak, suatu pola candlestick mempunyai akurasi yang bervariasi jika diuji pada beberapa pair. Oleh karena itu, kita sebaiknya menguji akurasinya terlebih dahulu.

Kiki R   6 Jul 2022

@Mandra: Adakah trader forex yang menggunakan timeframe weekly hingga monthly?

Ada, trader ini biasa disebut position trader dan lama posisinya bisa ditahan berminggu-mingu hingga beberapa bulan.

Kalau ada, mengapa menggunakan timeframe sebesar itu?

Alasannya, karena mereka trading dengan dana yang sangat besar sehingga memanfaatkan pergerakan harga di time frame besar.

Diatasnya position trader adalah investing yang menahan posisi hingga bertahun-tahun.

Romli   12 Jul 2022

Jika trader dengan modal minim, apakah perlu menggunakan timeframe besar weekly untuk menganalisa trend?

Kiki R   13 Jul 2022

@Romli: Menggunakan time frame Weekly atau tidak kembali ke tipe si trader, bukan modalnya.

Kalau dia adalah swing trader, tentu bisa menggunakan time frame Weekly. Sedangkan kalau intraday trader tidak perlu melihat trend di time frame Weekly.

Lalu bagaimana dengan modal?

Gunakan saja akun cent. Deposit $10 yang terlihat di akun $1,000 (dikali 100).

Nanti tinggal sesuaikan jarak pips SL-nya dengan money management.

Jadi, tidak ada alasan trader modal minim tidak bisa trading jangka panjang. Sudah ada akun cent, bisa untuk modal kecil bagi yang ingin trading jangka panjang dengan modal kecil.

Yang paling susah buat trader jangka panjang atau menengah bukan modalnya, tapi psikologinya.

Bisa enggak berhari-hari sampai seminggu tidak entry dan pas sudah entry nahan sampai lebih seminggu?

Yang seperti ini susah bagi trader kebanyakan yang mau langsung profit dalam waktu cepat.

Felicia   11 Aug 2022

Bagaimana cara melakukan analisa multi timeframe untuk mendapatkan sinyal entry? Konsepnya seperti apa?

Kiki R   12 Aug 2022

@Felicia: Konsep analisa multi timeframe pada dasarnya menggunakan 3 poin penting, yaitu:

  • Struktur >> arah harga
  • Level >> level entry
  • Signal >> trigger entry

Struktur harga adalah proses menentukan apakah harga sedang trending atau sideways. Trading pada kondisi market sideways tentu berbeda dengan trading pada kondisi market trending.

Proses ini bisa menggunakan price action dengan melihat harga tertinggi dan harga terendah atau bisa juga menggunakan indikator berjenis tren seperti moving average, MACD, dst.

Setelah menentukan struktur harga yang sedang terjadi, selanjutnya menentukan di level mana area entry yang akan Anda gunakan.

Proses menentukan level bisa menggunakan banyak tools seperti fibonacci retracement, pivot point, support/resisten, supply/demand, atau indikator overbought/oversold seperti RSI.

Terakhir, barulah Anda masuk ke sinyal entry.

Jadi, mencari sinyal entry adalah langkah paling akhir, bukan langsung mencari sinyal entry di market tanpa melihat arah dan levelnya terlebih dahulu.

Banyak cara yang bisa Anda gunakan untuk melihat sinyal entry, bisa menggunakan pola candlestick, indikator stochastic, persilangan garis MA, divergence, dst.

Aisha   9 Dec 2022

Time frame lebih besar akan menghasilkan candlestick yang berukuran lebih besar. Namun, candle yang kecil seperti doji itu bisa muncul pada time frame berapa saja, baik time frame menitan, jam, ataupun harian. Hanya saja, frekuensi kemunculan doji pada timeframe lebih tinggi itu tentu akan lebih jarang daripada timeframe lebih rendah.

rudiyan   9 Dec 2022

cek aja di chart lah ya, bisa dicek sendiri kok

males banget udah jadi trader tapi nanya ginian

tinggal buka mt4, eurusd misalnya, trus ganti chart jadi candlestick, trus ganti ganti TF nya, ntar juga keliatan

M Singgih   15 Dec 2022

@ Felicia:

- Sinyal untuk entry diamati dari time frame utama yang Anda gunakan. Jadi tentukan dulu time frame utamanya, misal H1 (1 jam), dan amati apakah ada sinyal dari price action.

- Untuk konfirmasi arah trend, amati time frame yang lebih tinggi, misal time frame daily (D1).

- Untuk mendapatkan monentum atau saat entry yang tepat, amati time frame yang lebih rendah, misal time rame M15 (15 menit)

Reply > Lihat[29]
okky   10 Apr 2012

malam master .. saya ingin menanyakan tentang analisa tehnikal by barchart ...apakah yang dimaksudkan short mid long average terimakasih

basir   10 Apr 2012

hal itu adalah sentimen / teknikal  atau survei yang dilakukan oleh barchart

short  artinya jangka pendek kurang lebih-2 hari perdagangan
midel  jangka menengah kurang lebih selama sepekan
long  adalah jangka panjang, kurang lebih selama satu bulan
average artinya rata rata.

thanks

Argo Gold Spotter   11 Jul 2019

Untuk Okky,

Short, Mid, Long tersebut merepresentasikan sentimen dalam jangka waktu tertentu. Short adalah sentimen untuk jangka waktu yang pendek (biasanya berlaku untuk timeframe H4 kebawah). Mid adalah sentimen dalam jangka waktu menengah (berlaku untuk timeframe H4 hingga Weekly) dan Long adalah sentimen untuk jangka panjang (timeframe Weekly hingga Monthly).

Semoga bisa membantu.

basir   9 May 2012

walau tidak 100% anda bisa melihat hasil dari persentase analisa tersebut. dan tetap gunakan analisa anda juga.

Thanks

Argo Gold Spotter   27 Aug 2019

Untuk Adi Ms,

Keakuratan analisa dimana saja tentu sangat relatif. Dalam hal ini, Anda wajib menyelaraskannya dengan strategi trading Anda sendiri. Gunakanlah analisa dan rekomendasi yang tersaji sebagai bahan acuan dan bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan trading.

Semoga bisa membantu.

adi ms   9 May 2012

Klo blh tau master, analisa teknikal yg di terbitkan barchart.com tiap harinya, tingkat akurasinya berapa persen ya? trims

Karen   15 Jul 2022

Ada 3 jenis chart forex yang dikenali, namun yang sering digunakan yaitu jenis candlestick dan line chart. Kenpa bar chart jarang dipakai oleh trader, padahal daripada line chart, bar chart memuat lebih banyak informasi?

Kiki R   16 Jul 2022

@Karen: Kenpa bar chart jarang dipakai oleh trader, padahal daripada line chart, bar chart memuat lebih banyak informasi?

Ada 2 alasan, pertama adalah kenyamanan dan kebiasaan.

Secara tampilan, grafik candlestick lebih jelas dengan visualiasi bearish (merah) dan bullish (hijau). Selain itu, jenis grafik candlestick menjadi jenis grafik default di banyak platform charting dan trading seperti metatrader dan tradingview.

Bar chart adalah grafik paling populer di Amerika Serikat (AS) namun tidak populer di Eropa dan Asia. Bar chart lebih unggul dari segi informasi dibandingkan line chart yang hanya memuat harga penutupan atau harga pembukaan.

Adapun line chart tidak populer digunakan pada grafik harga melainkan pada data ekonomi seperti data inflasi, NFP, GDP, suku bunga, dst.

Reply > Lihat[7]
Antonius   3 Feb 2021

Apakah candlestick saham lebih sulit dianalisa secara teknikal?

M Singgih   28 Jun 2021

@ Afrizal:

Semua pergerakan harga yang direpresentasikan dengan candlestick analisanya sama, yaitu amati price action yang terbentuk dan konfirmasikan dengan indikator teknikal (indikator trend dan indikator momentum).

Jamal   1 Jul 2021

Kalau analisa fundamentalnya bagaimana pak untuk saham?

M Singgih   2 Jul 2021

@ Jamal:

Lihat kinerja perusahaan yang sahamnya akan Anda beli, melalui laporan keuangannya. Lihat indikator-indikator perusahaan yang tertera melalui laporan keuangannya terutama Price to Earning Ratio (P/E) dan juga ROE (Return On Equity).

Untuk penjelasan silahkan baca:

Selain itu perhatikan berita-berita mengenai perusahaan yang sahamnya akan Anda beli, seperti misalnya apakah perusahaan tsb akan melakukan ekspansi, atau akan melakukan akuisisi perusahaan lain, dsb.

M Singgih   5 Sep 2021

@ Cokie:

- Mengenai bagus atau tidaknya saham tsb untuk dibeli, silahkan Anda lihat laporan keuangan perusahaam dari saham itu, apakah profitable atau malah merugi. Kalau masih profitable, maka saham tsb layak untuk dibeli.

- Dari chart tsb, tampak bahwa harga saham tsb sedang bullish atau harganya sedang mengalami kenaikan.

Kumala   8 Nov 2021

Kalau analisa saham apakah bisa menggunakan teknik price action?

M Singgih   8 Nov 2021

@ Kumala:

Price action adalah analisa sentimen pasar yang bisa diterapkan pada semua pergerakan harga yang direprsentasikan dengan candlestick. Dengan demikian jika pergerakan saham direpresentasikan dengan candlestick, tentu saja bisa dilakukan analisa dengan price action.

Untuk selengkapnya pelajari di sini: Teknik Price Action, Metode Trading Sederhana Yang Dapat Diandalkan

Aisha   4 Feb 2021

Justru sebaliknya, candlestick saham lebih mudah dianalisis. Kenapa begitu? Karena bursa saham merupakan pasar terpusat, dikelola oleh satu otoritas bursa tertentu saja, sehingga kekuatan jual dan kekuatan beli yang tergambar pada candlestick itu sudah mencakup keseluruhan pasar. Beda halnya dengan candlestick forex yang mungkin kurang akurat karena jenis pasarnya OTC (Over-the-Counter) dan tidak terpusat.

Lalu, kenapa ada yang merasa analisis candlestick saham itu lebih susah? Mungkin trader sudah terbiasa dengan candlestick forex yang bisa mendeteksi pergerakan harga sampai skala sangat kecil (tick chart, grafik 1 menit, dst), sedangkan candlestick saham lebih sesuai untuk dipantau pada skala 1 harian (Daily Chart) atau lebih besar lagi.

Antonius   4 Feb 2021

Hemm jadi begitu ya min...

Kalau untuk menganalisa fundamental saham dari perushaan tertentu gimana caranya? 

Aisha   8 Feb 2021

Ada banyak cara analisa fundamental perusahaan. Tiga yang paling populer:

  • Menelaah laporan keuangan perusahaan selama 3-5 tahun terakhir. Perusahaan yang bagus setidaknya punya ciri-ciri: dapat menghasilkan laba tiap tahun, jumlah laba terus meningkat, marjin laba bersih (NPM) terus meningkat, rasio utang (DER) di bawah 100% atau di bawah 1x, dan arus kas positif.
  • Harga saham murah atau "undervalue". Ini dapat ditilik dari rasio PBV dan PER yang lebih rendah daripada saham-saham lain dari sektor bisnis yang sama. Untuk info selengkapnya dapat menyimak artikel berikut ini.
  • Sejumlah investor legendaris juga menyarankan agar kita memeriksa model bisnis perusahaan. Sebaiknya hanya berinvestasi pada perusahaan yang model bisnisnya dapat kita pahami dan memiliki keunggulan pasar di bidangnya (market leader). Namun, faktor-faktor ini kurang penting untuk dipertimbangkan jika kita hanya berkeinginan untuk trading jangka pendek.
Antonius   8 Feb 2021

Untuk poin 1, jika kita bukan orang dari perusahaan terkait...bagaimana kita bisa mendapatkan laporan keuangan perusahaan terkait secara akurat? Terima kasih

Aisha   9 Feb 2021

Otoritas bursa mewajibkan laporan keuangan dari perusahaan-perusahaan yang sudah go public agar dipublikasikan secara luas, sehingga dapat dilihat oleh siapa saja (bukan cuma orang dalam perusahaan). Kita biasanya dapat melihat laporan keuangan pada situs web perusahaan terkait dan pada situs BEI. Buka saja tautan BEI berikut ini, kemudian cari kode saham yang ingin diteliti.

M Singgih   5 Apr 2022

@ Fasadillah:

Cara analisa pergerakan harga dalam bentuk candlestick pada chart sama untuk semua jenis instrument yang ditradingkan baik itu forex, komoditas, futures, saham, CFD, dan juga mata uang kripto. Hanya saja pada perdagangan saham ada sesi-sesi perdagangannya sehingga bisa terjadi gap antar sesi, tetapi cara analisa secara umum sama saja. Amati price action yang terbentuk pada candlesticknya.

Mengenai tips membaca pergerakan harga berupa candlestick secara umum, silahkan baca:
Tips Membaca Candlestick Simpel Dan Akurat, Tak Perlu Hafalan

Untuk contoh analisa candlestick pada pergerakan saham, silahkan baca:
Cara Membaca Candlestick Saham Secara Tepat dan Sederhana

Baca juga kumpulan artikel ini.

Afrizal   25 Jun 2021

Candlestick saham apakah cara menganalisa sama dengan candlestick forex?

fasadillah   31 Mar 2022

Cara mudah membaca chart candlestick saham untuk pemula?

Cokie   3 Sep 2021

Kalo contoh saham seperti ini apakah bagus ya? Dan dari chart di bawah ini, apa yang bisa kita pelajari? Thanks

Saham ELSA

Willson   22 Sep 2022

Candlestick apa saja yang patut diwaspadai saat trading saham?

Aisha   29 Sep 2022

Candlestick yang paling akurat adalah pola-pola yang terdiri atas tiga candle, antara lain Three White Soldiers dan Three Black Crows, Abandoned Baby, Morning Star dan Evening Star, Three Inside Up & Down, dll. Berikut ini daftar lengkapnya:

Pola Tiga Candle

Kalau hanya pola seperti Doji yang muncul, maka pergerakan harga kemungkinan tak mengalami perubahan signifikan. Tapi kalau salah satu dari pola tiga candle tadi itu muncul, maka sangat mungkin akan terjadi reversal.

Kalau ada candle yang perlu diwaspadai saat trading, maka ya, pola-pola tiga candle itu. Tapi, ada hal lain yang perlu diperhatikan juga:

Banyak trader salah paham dengan menyangka asalkan mewaspadai pola candlestick tertentu saja maka nantinya bisa trading dengan lancar. Padahal kunci trading dengan candlestick adalah memahami dan mampu membaca candlestick itu sendiri, walaupun tidak tahu persis apa nama polanya.

Reply > Lihat[17]
Komentar

Kumpulan Komentar @inbizia #analisa

  Hari Santoso   |   8 Jan 2013   |   Artikel
Jika tidak ingin posisi stop loss terlalu jauh dari level harga sekarang, ada baiknya menggunakan fasilitas trailing stop supaya level sop loss bisa lebih dinamis mengikuti pergerakan harga sekaligus mengunci profit. Dalam hal ini trailing stop bisa diatur secara otomatis atau manual, tergantung pada kepercayaan trader akan hasil analisanya.
  Hari Santoso   |   11 Jul 2013   |   Artikel
Belajar analisa tenikal tidak perlu semua indikator untuk dimengerti satu-satu. Cukup memahami tipe dasar indikator, dan memutuskan indikator tipe mana yang akan dipilih, disarankan yang umum dipakai dan probabilitas sinyal tradingnya tinggi.

Selanjutnya bisa fokus ke faktor lain yang juga berpengaruh pada pergerakan harga, serta sistem manajemen resiko untuk mengantisipasi kegagalan.
  Lintang   |   13 Nov 2017   |   Artikel
Mantap, bisa di coba lah. memanfaatkan news event dengan analisa teknikal, manajemen resikonya juga oke
  Devi   |   21 Oct 2022   |   Artikel

Beda pola chart; Chart Pattern, Key Level, Analisa Volatilitas, sama Fibonacci Retracement ini apa kak? Nah, terus membedakannya gimana? Lalu, apa broker lokal ini kasih informasi gimana cara membaca pola-pola yang ada?

Kedua, valbury kan katanya broker andalan di Indonesia. Apa yang membuat dia jadi broker andalan? apa biayanya murah? atau servisnya bagus, atau prediksinya yang selalu tepat?

  Cahyaning   |   15 Dec 2022

Dijawab satu-satu ya, sebetulnya dari dasarnya ketiganya cukup berbeda.

-Chart pattern: merujuk pada bentuk-bentuk pola grafik yang terjadi secara berulang. Misalnya seperti pola pembalikan harga atau pola penerusan.

-Key level: Ini adalah level-level harga yang penting dalam forex. Maksudnya seperti support dan resistance.

-Analisa Volatilitas: Maksudnya adalah metode untuk mengukur fluktuasi harga yang terjadi dalam peridoe tertentu.

- Fibonacci Retracement: Kalau ini adalah indikator yang bisa digunakan untuk mencari titik support dan resistance. Biasanya digunakan trader untuk menentukan posisi entry.

Valbury sendiri memang punya beberapa keunggulan, salah satunya memiliki track record yang baik lebih dari 30 tahun. Broker ini juga memiliki fitur-fitur bermanfaat seperti Market Insight, Market News, High Impact Economic Event sampai beragam konten edukasi.

  Winda   |   15 Nov 2022   |   Artikel

Menurutku strategi hedging agak kontroversi sih, bisa dikatakan bila membuka dua posisi dalam waktu yang sama berarti trader meragukan strategi trading yang dijalankan. Dan bisa aja nih ada faktor FOMO jadi takut bakalan bullish tapi juga takut bearish ataupun salah buka posisi. Itu menurutku ya soalnya banyak lho strategi yang merujuk pada pembukaan 1 posisi dengan arah yang sesuai analisa dan indikator trend atau reversal dan bukan malah open 2 posisi ini.

Bisa dimengerti sih kalau salah buka posisi jadi mau ga mau buka posisi sebaliknya agar tidak terjadi kerugian tapi kalau dpakai buat take profit bukannya jatuhnya jadi agak spekulatif?

  Yudha   |   13 Dec 2022

Lha, kan salah satu tujuan dari trading forex itu untuk spekulasi juga. Nah, untuk bisa meminimalisir itu, Anda harus punya analisa dan alasan kuat ketika membuka salah satu posisi hedging dengan take profit.

  Setiawan   |   17 Jan 2023   |   Artikel

Menurut gw, autochartist lebih baik dari trading signal bila digunakan untuk belajar. Jadi gini, autochartist seperti yang dijelaskan oleh artikel adalah fitur yang memperlihatkan pasar dengan beberapa indikator secara otomatis sehiingga membantu para trader untuk menganalisa pasar tanpa harus setting-setting indikator sendiri.

Sedangkan, trading signal bisa dikatakan adalah hasil dari kesimpulan yang didapatkan dari analisa autochartist. Jadi jangan heran kalau Trading Signal di MIFX juga ada sumber dari Autochartist : (baca: Trading signal MIFX).

Buat pemula manakah yang lebih baik? keduanya oke gan, tetapi alangkah baiknya pelajari dulu analisa teknikal secara dasar, sehingga membantu kita membaca grafik, indikator, dan chart yang ada di autochartist. Ya, ibaratnya belajar membaca huruf agar bisa membaca kalimat.

AUD/CAD Berpeluang Terjual Di Level 0.919
Jujun Kurniawan     19 Jan 2023
Pasangan AUD/CAD sempat bergerak bullish, namun kini Dolar Australia berpotensi melemah menuju 0.919.
#cad  
Berpotensi Terkoreksi, AUD/CHF Sinyalkan Sell
Jujun Kurniawan     18 Jan 2023
Pasangan AUD/CHF sempat bergerak bullish, namun kini Dolar Australia berpotensi melemah menuju 0.636.
#chf  #sell  
Sempat Bullish, GBP/USD Kini Isyaratkan Sell Di 0.885
Jujun Kurniawan     16 Jan 2023
Pasangan GBP/USD sempat bergerak bullish. Namun Euro kini berpotensi tekoreksi menuju Aupport 1 dan sinyalkan Sell.
GBP/USD Bangkit Dan Terkonfirmasi Sell
Jujun Kurniawan     11 Jan 2023
GBP/USD sempat bergerak bearish, namun kini Poundsterling rebound menuju resisten 1 setelah terkonfirmasi CCI.
AUD/JPY Berpeluang Sell Di Level Ini
Jujun Kurniawan     10 Jan 2023
Pasangan AUD/JPY sempat bearish, namun Dolar Australia kini rebound menuju Resisten 1.
#jpy  
Berpotensi Terkoreksi, AUD/CAD Sinyalkan Sell
Jujun Kurniawan     3 Jan 2023
Pasangan AUD/CAD sempat bergerak bullish, namun kini Dolar Australia berpotensi melemah menuju 0.898.
Didukung CCI Buy EUR/AUD Di Level 1.602
Jujun Kurniawan     29 Dec 2022
EUR/AUD sempat bergerak bullish, namun kini Euro sempat terkoreksi menuju Support 1 dan berpotensi kembali menguat menuju 1.602.
#cci  #eur  
Kategori Analisa
Kirim Komentar Baru