Ingin Tahu Cara Lepas Locking


Idon 28 Sep 2016 7211
Kirim Pertanyaan Baru
Bagaimana melepas locking yang benar?
Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 1    

M Singgih
30 SEP 2016

@ Idon:
Pada dasarnya membuka locking (hedging) sama seperti kita masuk posisi baru. Kita harus bisa memprediksi arah pergerakan harga dengan benar, kalau salah maka jarak locking kita akan semakin lebar atau kerugian kita akan bertambah besar. Sebaliknya kalau benar maka jarak locking bisa semakin sempit atau bahkan bisa berbalik jadi profit.

Contoh:




Misal jarak buy dan sell = 120 pip, kita prediksikan harga akan naik hingga menyentuh level resistance kemudian retrace (koreksi).

Cara 1: kita buka posisi buy baru kalau equity masih mencukupi (buy 2) dan tunggu hingga harga menyentuh level resistance dan ketika ada sinyal retrace kita tutup posisi buy 2 tersebut, misal kita profit 100 pip. Kemudian harga retrace hingga level A. Ketika ada sinyal harga akan naik lagi maka kita tutup posisi sell awal (misal kita loss 80 pip), dan kita buka posisi sell baru (sell 2) pada level A tersebut sehingga locking kita tinggal 20 pip (100 pip - 80 pip).
Profit/loss: loss sebelum membuka locking = -120 pip (jarak buy awal dan sell awal), setelah locking dibuka = +100 pip (dari buy 2) - 80 pip (dari sell awal) = +20 pip. Kemudian kita prediksi lagi arah harga selanjutnya.

Cara 2: Kita tunggu hingga harga menyentuh level resistance dan ketika ada sinyal retrace kita tutup posisi buy awal. Ketika harga retrace hingga level A dan ada sinyal harga akan naik lagi maka kita buka posisi buy baru (buy 2) pada level A tersebut sehingga locking menjadi lebih sempit (buy 2 - sell awal). Kemudian kita prediksi lagi arah harga selanjutnya.

Cara sebaliknya jika kita prediksikan harga akan turun hingga menyentuh level support.
Semoga bisa membantu.

Elisabeth Prisca 10 1 Balasan

Selamat siang,

Saya mau bertanya mengenai open hedging apa bisa dibantu? Sebelumnya saya ucapkan terima kasih.  

Regards, Elisabeth

M Singgih 17 Nov 2021 04:02

@ Elisabeth Prisca:

Mungkin maksud Anda adalah membuka (open) posisi yang bersifat hedging. Posisi hedging terdiri dari 2 posisi pada pair yang sama, yang satu buy dan yang lain sell. Jadi dalam hal ini Anda membuka 2 posisi yang berlawanan pada pair yang sama dengan ukuran lot bisa sama besar atau berbeda. Waktu pembukaan masing-masing posisi tidak ditentukan.

Tujuan dari membuka 2 posisi secara hedging adalah untuk meminimalisir kerugian. Untuk penjelasan mengenai hal ini, silahkan baca: Apa Itu Hedging?

 

Advertisement
Irwansyah 361 5 Balasan

Apakah menggunakan strategi hedging pada trading kripto khususnya Bitcoin dengan pair lainnya, sangat disarankan?

Dan apa saja yang perlu diperhatikan ketika mau menggunakan strategi ini. Makasih

M Singgih 03 Apr 2021 16:28

@ Irwansyah:

Setahu kami semua mata uang kripto dikurs terhadap USD, seperti Bitcoin (BTC/USD), Litecoin (LTC/USD), Ethereum (ETH/USD). Jika satu mata uang kripto harganya naik, maka yang lain akan cenderung naik juga, dan sebaliknya jika harganya turun. Jadi pergerakan harganya cenderung searah.

Dengan demikian menurut kami tidak bisa menggunakan strategi hedging pada mata uang kripto seperti halnya di forex. Di forex ada pair yangkorelasi pergerakannya negatif, misal korelasi pergerakan antara USD/CHF dan EUR/USD negatif, tetapi di mata uang kripto korelasinya selalu positif.

 

Irwansyah 09 Apr 2021 16:48

Mungkin bisa dipermudah lagi pak istilah negatif dan positifnya...saya kurang menangkap masud bapak. Makasih

M Singgih 11 Apr 2021 09:43

@ Irwansyah:

Pada 2 pair, jika korelasi pergerakan harganya positif, maka jika harga pair pertama naik, maka harga pair kedua juga akan naik, dan sebaliknya jika harga pair pertama turun, maka harga pair kedua juga akan turun.
Jika korelasi pergerakan harganya negatif, maka jika harga pair pertama naik, maka harga pair kedua akan turun, dan sebaliknya jika harga pair pertama turun, maka harga pair kedua akan naik.

Aji Pangestu 14 Apr 2021 15:58

BNB sama Doge lagi naik-naiknya, kira-kira di pasar kripto lagi ada apa ya?

M Singgih 15 Apr 2021 18:42

@ Aji Pangestu:

Harga Binance (BNB) dan Dogecoin melambung karena mengikuti trend bullish dari BTC (Bitcoin). BTC sebagai pelopor mata uang kripto telah dianggap sebagai alternatif save haven selain emas dan US Dollar. Dalam 6 bulan terakhir harga BTC/USD memang terus-menerus menembus rekor tertingginya (break high) sehingga memicu harga mata uang kripto lainnya untuk terus naik.

Sebagai referensi lebih lanjut, strategi hedging kripto bisa dipelajari di sini.

Gumelar 207 3 Balasan

Mohon dikoreksi kalau saya salah. 

Yang saya tangkap dari penjelasan hedging adalah memasang dua posisi order secara bersamaan. 

Nah namun yang menjadi pertanyaan saya, apakah hal ini hanya akan membuat spread/komisi yang dikenakan semakin banyak? Dan saya dibilangi orang di forum, kalau mau hedging harus modal besar, kalau tidak begitu cepat kena MC.

Apakah memang strategi hedging ini tidak disarankan untuk trader pemula atau trader dengan modal kere hore?

 

M Singgih 06 Jan 2021 03:38

@ Gumelar:

- Yang saya tangkap dari penjelasan hedging adalah memasang dua posisi order secara bersamaan.

Benar, tetapi dengan posisi yang berlawanan, yang satu buy yang lainnya sell. Pair yang ditradingkan bisa sama bisa berbeda.

- … apakah hal ini hanya akan membuat spread/komisi yang dikenakan semakin banyak?

Kalau pair-nya sama maka spread-nya sama. Mengenai komisi (jika ada), biasanya untuk hedging broker tidak mengenakan komisi, asalkan besarnya lot sama.

- … kalau mau hedging harus modal besar, kalau tidak begitu cepat kena MC.

Tidak harus. Besarnya modal tergantung dari lot yang Anda tradingkan. Hedging hanya salah satu strategi untuk meminimalisir kerugian. Trader yang kena MC karena hedging biasanya melakukan kesalahan dalam membuka heding (locking) tersebut.

- … Apakah memang strategi hedging ini tidak disarankan untuk trader pemula atau trader dengan modal kere hore?

Benar, hedging memang tidak disarankan bagi trader pemula maupun yang telah berpengalaman, baik dengan modal kecil maupun besar. Jika trader tidak menggunakan stop loss dan mengalami kerugian, kemudian mengunci (locking atau hedging) posisinya dengan membuka posisi baru yang berlawanan, yang sering terjadi adalah sulit untuk membuka atau melepas kuncian tersebut, dan malah mengalami kerugian yang lebih besar.

Hedging sebenarnya sama saja dengan menunda realisasi kerugian yang telah dialami. Membuka hedging sebenarnya sama saja dengan membuka posisi baru, kalau salah memperkirakan arah trend maka akan tetap mengalami kerugian.

Baca juga: Kupas Tuntas Hedging Dalam Trading Forex

 

Gumelar 12 Jan 2021 13:52

Apakah semua broker mengizinkan trading dengan strategi hedging pak?

M Singgih 13 Jan 2021 15:40

@ Gumelar:

Setahu kami hampir semua broker memperbolehkan hedging, baik broker luar negeri maupun broker lokal, kecuali broker luar yang berasal dari Amerika Serikat, yaitu yang teregulasi CFTC dan NFA.

 

Indra 382 1 Balasan

Mau tanya terkait penjelasan bapak mengenai teknik lock/hangging tersebut, bagaimana cara nya untuk melakukan take profit ( TP) agar tidak rugi atau draw?

Erik T 07 Jul 2019 22:36

Untuk Indra,

Mohon maaf sebelumnya pak, bisa disebutkan artikel mengenai lock/hedging mana yang bapak maksud?

Umumnya, teknik lock atau hedge sering digunakan untuk mengantisipasi atau menunda kerugian. Berbeda dengan Stop Loss yang langsung merealisasikan kerugian yang ada, teknik lock/hedge memungkinkan Anda untuk menunda kerugian dengan cara mengunci posisi yang merugi. Caranya bagaimana? Yakni dengan cara mengambil posisi yang berlawanan dengan jumlah ukuran yang sama.

Misalnya, Anda mengambil posisi Buy EUR/USD sebesar 1 lot pada harga 1.1250. Lalu ketika harga turun ke level 1.1240 (10 pips) maka Anda mengalami kerugian sebesar USD 100. Mengantisipasi akan adanya kerugian yang lebih besar, Anda berencana menggunakan teknik hedging dengan mengambil posisi Sell pada harga 1.1240 sebesar 1 lot. Dengan begitu, kerugian Anda akan tetap terjaga (tidak bertambah dan tidak pula berkurang) atau terkunci sebesar 10 pips atau sebesar USD 100 meskipun harga bergerak turun sejauh apapun.

Sedangkan untuk membuka posisi yang terkunci sebenarnya sama dengan membuka posisi yang baru. Yakni ketika Anda memperkirakan harga akan naik, posisi Buy lah yang tetap dipertahankan (posisi Sell harus ditutup). Sebaliknya, ketika Anda memperkirakan harga akan turun, maka posisi Sell lah yang harus dipertahankan (posisi Buy yang harus ditutup).

Meskipun terdengar sederhana, nyatanya membuka posisi yang terkunci menyimpan resiko yang jauh lebih besar. Ketika Anda salah dalam menganalisa pasar, dan salah membuka arah kuncian, maka yang ada adalah kerugian yang makin membesar. Oleh karena itu, teknik lock atau hedge ini sangat tidak disarankan untuk digunakan (kecuali jika Anda telah terbiasa). Jika belum terbiasa, alangkah baiknya menggunakan metode Stop Loss atau Cut Loss saja.

Semoga bisa membantu.

Samsul 758 1 Balasan

Siang pak. Kalau kita hedging mana yg di close dulu... profit ato floatingnya ? trimakasih

M Singgih 02 Nov 2018 05:08

@ Samsul:

Tergantung dari arah trend saat itu (saat Anda mulai membuka).
Misal saat ini sedang uptrend dan Anda ingin membuka hedging / locking, maka closed semua (atau salah satu) posisi sell Anda, dan biarkan yang buy. Tetapi ketika nanti harga kembali turun hingga melebihi posisi saat Anda membuka locking, maka Anda harus lock lagi di harga tersebut karena kalau tidak kerugian Anda akan bertambah atau lebih besar dari sebelum membuka posisi locking.
Kalau harga berlanjut naik biarkan hingga setidaknya kerugian Anda yang di posisi sell (yang telah direalisasikan) tertutupi atau impas dengan profit yang didapat dari posisi buy.

Contoh cara membuka locking silahkan Anda baca di rubrik tanya jawab ini.

Perlu Anda ketahui bahwa pada dasarnya membuka hedging / locking sama saja dengan membuka posisi baru, yang mana Anda harus bisa memperkirakan arah trend. Kalau meleset atau salah buka maka jarak kuncian akan bertambah lebar yang berarti kerugiannya akan tambah besar. Jadi lebih baik tutup semua posisi dan cari momentum untuk membuka posisi baru.

Baca juga:
Hedging Sebagai Pengganti Stop Loss
Strategi Hedging Dalam Trading Forex
Beberapa Catatan Untuk Trik Hedging

Pola Candlestick
Evening Star
Evening Star
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bullish panjang, diikuti oleh candlestick kedua yang membentuk gap naik dan ber-body kecil (harga pembukaan dan penutupan nyaris sama). Candlestick ketiga merupakan konfirmator karena bersifat bearish. Semakin besar body candle ketiga, semakin tinggi akurasi sinyal bearish reversal-nya.
Dadang 2089 1 Balasan

Assalamualaikum Bu, saya masih baru belajar forex nih mau tanya apakah efek penggunaan hedging , dan seperti apa cara menerapkan hedging yang benar ? 


 


terimakasih.

M Singgih 24 Sep 2018 01:56

@ Dadang:

Hedging adalah membuka posisi yang berlawanan dari posisi yang telah Anda buka sebelumnya ketika mengalami kerugian, dengan ukuran lot yang sama. Tujuannya untuk menahan agar kerugian tidak semakin besar.
Dengan di-hedge atau di-lock, berarti kerugian Anda tetap sebesar jarak pip dari kedua posisi yang di-hedge tersebut.

Untuk keterangan lebih lengkap, silahkan baca:
Apa Itu Hedging?
Strategi Hedging Dalam Trading Forex

Bram Motorianno 2000 1 Balasan
permisi master, ini saya mau tanya? saya kan terkena fullock 2 pairs, 2 buy dan 2 sell.. dan effective margin mengalami minus dan harus yg namanya penambahan dana, apabila untuk melepas posisi sell saja dan menunggu buy nya lepas.. apakah akan bertambah effective margin nya? dan dr mana berkurang uang jika terkena posisi inap? terimakasih master.. kirim ke email saya jg ya master

M Singgih 23 Aug 2018 01:30

@ Bram Motorianno:

- … apabila untuk melepas posisi sell saja dan menunggu buy nya lepas.. apakah akan bertambah effective margin nya?

Tidak, total kerugian Anda sudah dihitung dari selisih lockingan tsb. Walaupun Anda buka salah satunya (sell atau buy), besarnya kerugian akan tetap sama.
Misal: Anda ada posisi buy di harga 150 dan sell di harga 100. Kerugian = 50 pip atau -50 pip. Katakan harga sekarang ada di 25 dan bergerak bearish. Anda tutup posisi sell sehingga profit (100-25) = +75 pip, tetapi yang posisi buy masih rugi (25-150) = -125. Sehingga totalnya = +75-125 = tetap -50 pip.

Misal harga di 200 dan bergerak bullish. Yang posisi buy profit (200-150) = +50 pip, dan Anda tutup posisi sell sehingga rugi (100-200) = -100 pip. Totalnya = +50-100 = tetap -50 pip.
Jadi harga naik atau turun, total kerugian akan tetap sama, posisi manapun yang ditutup duluan.

Free Margin = Equity - Margin total
Dalam hal ini equity sudah berkurang sebesar kerugian lockingan tsb, sementara margin total tetap. Jadi kalau free margin tidak mencukupi untuk membuka posisi, maka Anda harus menambah dana untuk memenuhi margin minimal untuk membuka posisi lagi.

Margin Call (MC) level = (Equity / Margin total) x 100%
Kalau broker Anda menerapkan MC level = 100%, maka ketika equity = margin total, maka Anda akan terkena MC, atau diminta untuk menambah dana agar bisa meneruskan trading.

- … dr mana berkurang uang jika terkena posisi inap?

Besarnya bunga untuk posisi inap, atau swap, tergantung dari posisi yang Anda buka, bisa plus bisa minus. Tiap broker besarnya swap berbeda. Untuk melihat swap rate: klik kanan pada pair di market watch, masuk ke Specification.
Contohnya untuk XAU/USD:

                         

- … kirim ke email saya jg ya master
Tergantung dari moderator..

Polan 417 1 Balasan
saat ini account saya masih floating buy di 1232, 1230, 1239 dan sell di 1160, 1166, 1167, 1168 sebaiknya senin saya close yg mana? 

M Singgih 21 Aug 2018 05:03

@ Polan:

Anda sudah mengalami kerugian tetapi belum direalisasikan.
Kalau menurut saya tutup semua posisi yang saling mengunci (locking / hedging) atau realisasikan saja kerugian Anda. Dan sisa satu posisi yang sell, sebaiknya segera dipasangin stop loss (SL).

Lockingan memang bisa dibuka, tetapi tidak semudah dan se-simple yang dibayangkan. Pada dasarnya membuka locking sama saja dengan membuka posisi baru, yang mana Anda harus bisa memperkirakan arah trend. Kalau meleset atau salah buka maka jarak kuncian akan bertambah lebar yang berarti kerugiannya akan tambah besar. Jadi lebih baik tutup semua posisi dan cari momentum untuk membuka posisi baru.

Menurut saya, semua posisi buy di-close, dan 3 posisi sell juga di-close, kecuali 1168 (karena tidak ada pasangan lockingan dan posisi sell tertinggi). Untuk yang sell 1168, segera pasang stop loss. Kalau Anda di time frame daily, dari analisa kami SL bisa di level antara 1204 hingga 1212.

Tetapi kalau Anda tetap ingin membuka locking, amati trend harga saat ini. Misal saat ini sedang uptrend, maka closed semua (atau salah satu) posisi sell Anda, dan biarkan yang buy. Tetapi ketika nanti harga kembali turun hingga melebihi posisi saat Anda membuka locking, maka Anda harus lock lagi di harga tersebut karena kalau tidak kerugian Anda akan bertambah atau lebih besar dari sebelum membuka posisi locking.
Kalau harga berlanjut naik biarkan hingga setidaknya kerugian Anda yang di posisi sell (yang telah direalisasikan) tertutupi atau impas dengan profit yang didapat dari posisi buy.

Contoh cara membuka locking bisa Anda baca disini.

Saran kami: kalau bisa setiap membuka posisi oasanglah SL untuk membatasi risiko. Hindari main locking / hedging.
Baca juga:
Hedging Sebagai Pengganti Stop Loss
Strategi Hedging Dalam Trading Forex
Beberapa Catatan Untuk Trik Hedging

Achmad 2301 6 Balasan
Posisi saya hedging mau closing tapi nggak bisa karena dana tidak cukup,
bagaimana cara menyelesaikannya?

M Singgih 27 Jun 2018 04:47

@ achmad:

Selama tidak terkena margin call, maka Anda tidak harus menambah dana.
Saya asumsikan Anda punya posisi hedging yang minus / loss (karena ada juga hedging yang plus / profit), dan Anda trading dengan swap free (tidak dikenakan swap / bunga ketika posisi Anda menginap).

Dengan melakukan hedging (locking), maka nilai kerugian Anda sudah terkunci. Dalam hal ini Anda punya floating loss yang nilainya tetap. Harga bergerak kemanapun besarnya kerugian akan tetap.

Kalau Anda close kedua posisi hedging tersebut secara bersamaan maka besarnya kerugian (floating loss) Anda realisasikan, sehingga balance (saldo) Anda akan berkurang sebesar nilai kerugian (floating loss) tersebut.

Equity = balance - floating loss
Margin Call level = (equity / margin total) x 100%
Misal broker Anda menerapkan aturan Margin Call level = 100% (tiap broker bisa berbeda), maka selama Margin Call level di atas 100%, Anda masih bisa lanjut.

Jadi selama tidak kena margin call, Anda masih bisa closing kedua posisi hedging tersebut. Tetapi belum tentu Anda bisa posisi baru kalau Free Margin Anda tidak mencukupi.
Free Margin = equity - margin total.

Achmad 27 Jun 2018 13:17

Selamat siang Bos
Terima kasih pencerahannya.
Tapi bos, tadi saya coba tutup salah satu posisi, ada komentar dari mt4, dana tidak mencukupi, kenapa ya bos, apa ada yg kurang/salah???

Achmad 27 Jun 2018 13:31

Bagaimana cara menutup posisi buy dan sell untuk EURJPY secara bersamaan

M Singgih 28 Jun 2018 04:03

@ achmad:

Kalau equity masih cukup seharusnya bisa di-close. Anda bisa tanyakan ke customer support broker Anda.
Menutup posisi hedging bisa dilakukan secara manual dan bergantian. Close yang posisi buy dulu, kemudian segera setelah itu tutup yang sell, atau sebaliknya tutup yang sell dulu baru yang buy.

Caranya, kalau Anda menggunakan platform Metatrader 4,  bisa dengan klik kanan pada kolom Order di terminal Metatrader Anda, pilih order yang akan di-close, kemudian klik Close Order.

Edwin 08 Oct 2021 23:03

Bos, kenapa saya ingin OP di buy dana tidak mencukupi di metatrader 5? Dana saya 1218, Lot 1,21 tpi tidak bisa buy dengan keterangan dana tidak mencukupi

M Singgih 12 Oct 2021 11:43

@ Edwin:

Anda trading pada pair apa?
Dengan menggunakan leverage berapa?

Diasumsikan Anda trading pada pair EUR/USD degan leverage 1:500 atau 0.2% dari nilai kontrak. Nilai kontrak dalam forex adalah USD 100,000.
Jika Anda buy atau sell 1.21 lot EUR/USD pada harga 1.1550, maka margin atau jaminan uang diperlukan adalah:
Margin = (USD 100,000)  x (jumlah lot atau volume) x (persentase leverage) x harga pasar saat itu = (USD 100,000)  x 1.21 x 0.2% x 1.1550 = USD 279.51.
Dana Anda USD 1,218. Jadi masih mencukupi untuk marginnya.

Jika Anda trading pada pair EUR/USD degan leverage 1:100 atau 1% dari nilai kontrak. Dan Anda buy atau sell 1.21 lot EUR/USD pada harga 1.1550, maka margin atau jaminan uang diperlukan adalah:
Margin = (USD 100,000)  x (jumlah lot atau volume) x (persentase leverage) x harga pasar saat itu = (USD 100,000)  x 1.2 x 0.2% x 1.1550 = USD 1,397.55.
Dana Anda USD 1,218. Jadi untuk margin tidak mencukupi.

Anda trading pada pair XAU/USD degan leverage 1:100 atau 1% dari nilai kontrak. Nilai kontrak dalam XAU/USD adalah 100 troy ons.
Jika Anda buy atau sell 1.21 lot XAU/USD pada harga 1755.00, maka margin atau jaminan uang diperlukan adalah: (1755.00) x 1.21 x 1% x 100 = USD 2,123.55.
Dana Anda USD 1,218. Jadi untuk margin tidak mencukupi.

Dengan demikian hara[ dicek lagi leverage yang digunakan. Mungkin leveragenya terlalu rendah sehingga untuk keperluan margin tidak mencukupi.

Mengenai hubungan antara leverage dan margin, silahkan baca: Leverage Dan Margin Dalam Trading Forex

Endy Susiyanto 860 1 Balasan
Posisi account saya buy 1333.10 2 lot, 1329.20 1lo,t sel masing-masing 1lot  di 1288.90, 1289.10, dan 1290.40. Mohon solusinyaa

M Singgih 05 Jun 2018 05:09

@ Endy susiyanto:

Menurut saya di-close semua. Usahakan sebisa mungkin jangan main locking. Dengan locking seperti itu berarti Anda sudah mengalami kerugian tetapi belum direalisasikan.

Membuka locking tidak mudah, apa lagi yang jaraknya sudah ribuan pip seperti posisi trading Anda. Pada dasarnya membuka locking sama saja dengan membuka posisi baru, yang mana Anda harus bisa memperkirakan arah trend. Kalau meleset atau salah buka maka jarak kuncian akan bertambah lebar yang berarti kerugiannya akan tambah besar. Jadi lebih baik tutup semua posisi dan cari momentum untuk membuka posisi baru.

Saran kami selalu gunakan money management, yaitu tentukan stop loss sesuai dengan resiko yang Anda sepakati, dan tentukan target profit dengan risk/reward ratio minimal 1:1.

Tetapi kalau tetap ingin membuka locking, amati trend harga saat ini. Misal saat ini sedang uptrend, maka closed semua (atau salah satu) posisi sell Anda, dan biarkan yang buy. Tetapi ketika nanti harga kembali turun hingga melebihi posisi saat Anda membuka locking, maka Anda harus lock lagi di harga tersebut karena kalau tidak kerugian Anda akan bertambah atau lebih besar dari sebelum membuka posisi locking.
Kalau harga berlanjut naik biarkan hingga setidaknya kerugian Anda yang di posisi sell (yang telah direalisasikan) tertutupi atau impas dengan profit yang didapat dari posisi buy.

Contoh cara membuka locking bisa Anda baca di sini.
Baca juga:
Strategi Hedging Dalam Trading Forex
Beberapa Catatan Untuk Trik Hedging

Meilany 1175 1 Balasan
Bagaimana jika locking dengan jarak harga buy dan sell yang sangat jauh. Dan belum ada tanda balik arah trend.

M Singgih 30 Jan 2018 03:38

@ Meilany:

Saya asumsikan Anda locking dalam keadaan loss, yaitu harga buy lebih tinggi dari harga sell. Karena ada juga yang locking dalam keadaan profit dimana harga sell lebih tinggi dari harga buy.

Kalau terjadi locking dalam keadaan loss kemungkinan besar Anda tidak menentukan stop loss saat membuka posisi sell tersebut. Tidak menentukan stop loss berarti tidak membatasi resiko, atau Anda tidak menggunakan money management. Locking sama saja dengan cut loss hanya belum terealisasi.

Solusi yang paling mudah adalah tutup (close) kedua posisi tersebut, atau realisasikan kerugian Anda, dan selanjutnya cari momentum untuk masuk posisi lagi, tetapi gunakan money management yaitu tentukan besarnya resiko dengan memasang stop loss dan take profit dengan risk/reward ratio minimal 1:1.
Untuk keterangan lebih lengkap silahkan baca: Belajar Memahami Money Management

Locking memang bisa dibuka, tetapi tidak semudah yang dibayangkan karena harga tidak selalu bergerak seperti yang kita rencanakan. Selain itu kita harus selalu memonitor pergerakan harga jangan sampai terlambat action.
Untuk membuka lockin silahkan baca caranya di sini.

Sitjuaripin 4729 1 Balasan
Selamat malamSaya pak aripin dri sbySaya punya akun kuncian di buy 1335 dan 1325(sept 2017)Posisi sell di 1262 dan 1271(des 2017)Ekuity di $4990Sya pake akun regular ( bukan MT4)Apa akun saya masih bisa diselamatkan?Bagaimana cara buka hedging yg benar?Mohon penjelasan sejelasjelasnya dan pencerahannyaTerimakasih

M Singgih 03 Jan 2018 03:47

@ sitjuaripin:

Anda sudah mengalami kerugian tetapi belum direalisasikan. Untuk menyelamatkan akun, menurut saya tutup semua posisi atau realisasikan saja kerugian Anda.
Lockingan sudah ribuan pip, kalau salah buka akan bisa menambah kerugian. Setelah semua posisi ditutup atau clear position, untuk selanjutnya bisa entry lagi, tetapi saran kami selalu gunakan money management, yaitu tentukan stop loss sesuai dengan resiko yang Anda sepakati, dan tentukan target profit dengan risk/reward ratio minimal 1:1.

Membuka locking tidak mudah, apa lagi yang jaraknya sudah ribuan pip seperti posisi trading Anda. Pada dasarnya membuka locking sama saja dengan membuka posisi baru, dimana Anda harus bisa memperkirakan arah trend. Kalau meleset atau salah buka maka jarak kuncian akan bertambah lebar yang berarti kerugiannya akan tambah besar. Jadi lebih baik tutup semua posisi dan cari momentum untuk membuka posisi baru.

Namun jika tetap ingin membuka locking, amati trend harga saat ini. Misal saat ini sedang uptrend, maka closed semua (atau salah satu) posisi sell Anda, dan biarkan yang buy. Tetapi ketika nanti harga kembali turun hingga melebihi posisi saat Anda membuka locking, maka Anda harus lock lagi di harga tersebut karena kalau tidak kerugian Anda akan bertambah atau lebih besar dari sebelum membuka posisi locking.
Kalau harga berlanjut naik biarkan hingga setidaknya kerugian Anda yang di posisi sell (yang telah direalisasikan) tertutupi atau impas dengan profit yang didapat dari posisi buy.

Contoh cara membuka locking bisa Anda baca di sini.

Baca juga:
Hedging Sebagai Pengganti Stop Loss
Strategi Hedging Dalam Trading Forex
Beberapa Catatan Untuk Trik Hedging

Edward 1183 1 Balasan
selamat pagi pak. saya sering menggunakan 2 posisi kalu posisi ke 1 rugi. saya ambil posisi sebaliknya. alhamdulillah masih bisa untung. mohon koreksi cara saya. Terima kasih

M Singgih 11 Sep 2017 20:48

@ Edward:

Karena keterangan Anda kurang jelas, saya asumsikan sebelum masuk ke posisi yang sebaliknya, Anda lakukan cut loss terlebih dahulu pada posisi sebelumnya yang merugi. Kalau memang demikian strategi yang Anda gunakan biasa disebut dengan switching, atau cut switch. Baca juga: Tips Memakai Metode Switching

Kalau posisi yang sebelumnya tidak di cut loss, berarti Anda menggunakan strategi hedging, dimana Anda punya 2 posisi yang berlawanan pada pair yang sama. Baca juga: Strategi Hedging Dalam Trading Forex
Dalam hal strategi hedging, bagi yang belum berpengalaman atau sering melakukan, kami tidak menganjurkan karena kebanyakan berakhir dengan kerugian.

Untuk strategi switching bisa diterapkan dan kemungkinan besar bisa profit jika pergerakan harga sedang trending, dan ketika terjadi pergantian arah trend. Jadi Anda harus memastikan pasar sedang dalam keadaan trending, bisa dari price action dan indikator (MACD, ADX dsb). Dan ketika terjadi pergantian arah trend, Anda juga harus memastikan dengan sinyal dari price action, misal ketika terjadi engulfing candle, pin bar berekor panjang, doji dsb.

Ketika harga bergerak sideways tidak perlu dilakukan switching. Anda bisa masuk sell ketika indikator oscillator (RSI, stochastic, CCI) berada pada area overbought, dan masuk buy ketika indikator oscillator berada pada area oversold. Baca juga: Tips Trading Pada Kondisi Sideways

Doni 1636 1 Balasan
Misi saya mau Tanya, apakah boleh open posisi di dua akun dengan broker yg berbeda secara bersmaan, tpi disin saya hanya hedging, tidak mengandalkan swap Karena semuanya saya buat 0% Bunga, saya cuman mengandalkan SL dan TP buat profit, ?  Ada kemngkinan dua2nya bisa loss juga terima kasih 

Ahmed Sar 15 Aug 2017 09:59

Selamat pagi trader Doni,

Boleh saja open posisi di dua akun & dua broker, saran sy coba dulu sistem trading anda dalam jumlah kecil atau di akun demo. Setelah cocok & profit konsisten, bisa di aplikasikan ke akun riil untuk mendapatkan profit.

Semoga membantu..

Toni 1559 2 Balasan
apakah dengan teknik hedging perlu pasang stop loss?

Basir 24 May 2017 10:13

Untuk Toni...

Tujuan utama hedging adalah melindungi nilai. Dalam forex trading , aksi hedging berarti membuka dua posisi yang berlawanan sehingga meskipun harga naik atau turun nilai floating nya tetap sama.

Hedging biasanya dilakukan ketika posisi yang dibuka mengalami kerugian. Supaya kerugian tidak menjadi lebih besar, dikunci dengan teknik hedging ini. Untuk SL bisa saja dipasang, Jika hal itu bisa mengurangi kerugian. Namun hal itu justru bisa menambah kerugian, jika tidak mahir dalam sistem hedging ini.

Thanks.

M Singgih 30 May 2017 12:25

@ Toni:

Tidak perlu. Justru dengan hedging Anda tidak ingin mengambil kerugian yang sudah terjadi. Kalau Anda pasang stop loss maka posisi tersebut tidak perlu di-hedge. Kalau stop loss kena maka Anda sudah pasti rugi.
Dengan melakukan hedging Anda belum tentu akan rugi asalkan bisa membuka kuncian (hedge) tersebut.

Baca Juga: Hedging Sebagai Pengganti Stop Loss

Binsar 3109 1 Balasan
Saya mau solusinya bapak/ibu
Saya punya posisi
1 buy di 1190
1 buy di 1148
1 sell di 1137
2 sell di 1133
Harga running di 1137
Kira2 dalam kondisi seperti apa yang harus aku buat.

M Singgih 29 Dec 2016 03:28

@ Binsar:
Dalam hal ini Anda punya 4 posisi terbuka yang saling mengunci (hedging atau locking). Saya kira Anda tidak memasang stop loss dan target profit. Dengan running price sekarang, kondisi profit / loss dalam pip adalah:
1137.00 - 1190.00 (buy) = -5300 pip
1137.00 - 1148.00 (buy) = -1100 pip
1137.00 (sell) - 1137.00 = 0
1133.00 (sell) - 1137.00 = -400 pip
total loss = -6800 pip.

Solusinya ada 2 pilihan:
1. Hedging / locking dibuka satu per satu sehingga loss bisa diperkecil atau mungkin malah bisa profit kalau membukanya benar, tetapi tidak mudah dilakukan.
2. Semua posisi di-closed sehingga marginnya bisa digunakan untuk membuka posisi baru atau menambah ketahanan pada posisi baru.

Kalau saya pilih alternatif ke 2, yaitu close semua posisi dan buka posisi baru tetapi dengan memasang stop loss dan target profit yang proporsional, yaitu menggunakan money management dengan risk/reward ratio yang lebih besar dari 1:1.


Jika sudah menentukan stop loss bersamaan dengan saat open posisi maka seharusnya tidak khawatir karena Anda telah menentukan besarnya resiko dari awal. Setiap kali membuka posisi biasakan untuk menentukan level stop loss dan target dan sebisa mungkin hindari hedging.

Kalau Anda pilih alternatif pertama (membuka hedging/locking), maka harus bisa memprediksi arah pergerakan harga dengan benar, kalau salah maka jarak locking akan semakin lebar atau kerugian Anda akan bertambah besar. Sebaliknya kalau benar maka jarak locking bisa semakin sempit atau bahkan bisa berbalik jadi profit.

Dari pengalaman saya, membuka locking tidak semudah yang dibayangkan karena harga tidak selalu bergerak seperti yang kita rencanakan. Selain itu kita harus selalu memonitor pergerakan harga jangan sampai terlambat action.

Hedging adalah cut loss yang belum direalisasikan atau cut loss yang ditunda. Mungkin Anda bisa mengurangi jarak hedge pip Anda sedikit demi sedikit bahkan lama-lama bisa berbalik jadi profit (hedging-nya jadi positif), tetapi itu sama saja dengan Anda membuka posisi baru setelah posisi hedging Anda tutup semua. Secara psikologis memang tampaknya hedging yang negatif bisa jadi positif kalau cara membukanya tepat, tetapi sebenarnya sama saja dengan Anda melakukan cut-loss dan membuka posisi baru.

Untuk contoh cara membuka hedging / locking Anda bisa baca disini.

Usman Mudhar 1690 1 Balasan
apa yang dimaksud tehnik hedging

M Singgih 25 Oct 2016 03:16

@ Usman Mudhar:
Hedging atau locking dalam trading adalah teknik untuk mencegah kerugian yang lebih besar dengan membuka posisi baru yang berlawanan dengan posisi yang sedang mengalami kerugian, dengan ukuran lot yang sama.

Misal Anda membuka posisi buy EUR/USD sebesar 2 lot pada harga 1.1000 dan tidak memasang stop loss. Kemudian harga turun hingga 1.0850. Karena khawatir akan turun lagi, maka Anda membuka posisi sell EUR/USD sebesar 2 lot pada harga 1.0850 tersebut, sehingga meski harga terus turun kerugian Anda tetap sebesar harga buy - harga sell atau sebesar 150 pip (1.1000 – 1.0850).

Dalam hal ini Anda tidak kena swap karena swap dari buy dan swap dari sell akan impas, namun perlu diketahui tidak semua broker memperbolehkan menggunakan teknik ini.
Untuk mengakhiri 2 posisi yang saling mengunci tersebut Anda harus membukanya, yaitu mengikuti arah pergerakan harga dan menutup salah satu dari 2 posisi tersebut yang menguntungkan, kemudian tutup posisi yang lainnya. Tetapi dalam prakteknya membuka hedging / locking tidak mudah karena prediksinya harus benar, kalau salah kerugiannya akan bertambah banyak, jadi sama saja dengan Anda masuk posisi baru.

Baca juga:
Apa Itu Hedging?

Usman Mudhar 2082 1 Balasan
Apa yang dimaksud dengan hedging

Basir 22 Sep 2016 05:04

Untuk Mudhar..

Hedging menurut arti katanya adalah melindungi nilai. Dalam forex trading , aksi hedging berarti kita membuka dua posisi yang berlawanan sehingga meskipun harga naik atau turun nilai floating nya tetap sama. Hedging biasanya dilakukan ketika posisi yang kita buka mengalami kerugian. Supaya kerugian tidak menjadi lebih besar, kita kunci dengan teknik hedging ini. Sehingga selanjutnya Hedging ini dikenal juga dengan istilah Locking (mengunci) karena saat kita menggunakan teknik hedging ini posisi kita terkunci yang membuat nilai keuntungan dan kerugian selalu bergerak beriringan.

Anda bisa membaca ulasan mengenai hedging di metodologi hedging (klik).

Thanks

Ricky Martin 1808 1 Balasan
Saya lagi ke kunci di posisi sell 1111.00 dan buy di 1130.. sampai tgl 3 - 2 - 2016, moho n bantuan utk melepasnya di posisi brp ? Terima kasih pakm;

M Singgih 04 Feb 2016 01:22

@ ricky m singgih:
Hingga jam 00:45 hari ini (4-2-2016) masih bergerak bullish (lihat keterangan chart daily dibawah), jadi biarkan dulu hingga ada sinyal dari price action dan perubahan dari indikator MACD dan ADX, Anda bisa tutup yang posisi buy (ambil profitnya yang dari posisi buy).
Kemudian tunggu sampai seberapa jauh harga akan turun.
- Jika mendekati 1111.00 tampak akan naik, Anda bisa open buy lagi, tetapi sekarang locking areanya menjadi lebih sempit (locking pip-nya lebih kecil).
- Jika terus turun dibawah 1111.00, Anda bisa tutup yang posisi sell (ambil profitnya yang dari posisi sell).



Pergerakan harga sekarang sedang bullish:
1. Harga telah menembus kurva resistance simple moving average (sma) 200 day dan bergerak diatasnya.
2. Harga bergerak pada kurva upper band indikator Bollinger Bands, dan titik indikator Parabolic SAR (parabolic Stop And Reverse) berada di bawah bar candlestick.
3. Kurva indikator MACD bergerak diatas kurva sinyal (warna merah) dan garis histogram OSMA juga bergerak diatas level 0.00.
4. Garis histogram indikator ADX berwarna hijau dan diatas level 25, menunjukkan sentimen bullish yang cukup kuat.
Semoga bisa membantu.

Jacob 4898 4 Balasan
Mohon bantuannya,bagaimana supaya po buy stop dan sell limit bisa tereksekusi secara bersamaan,misalnya di titik 1.09050, sudah saya coba menambah dan mengurangi spread tetap saja tidak berhasil. Saya pakai broker fbs dengan fix spread EURUSD 30 pips.

Basir 29 Jan 2016 08:50

Untuk Jacob...

Untuk Bisa tereksekusi Pending Order yang anda harapkan, hal yang paling utama harus ada tekanan Sell dan Buyer yang sangat kuat. Hal ini anda bisa saksikan dichart  yang mirip jarum pentul.

Namun demikian trader tak bisa memastikan tekanan ini. Trader bisa mengantisipasi dengan data-data high yang akan dirilis seperti data NFP AS, suku bunga dan yang lainnya. Atau adanya data yang di rilis secara bersamaan semisal dari kawasan Euro dan AS, yang selang waktunya tidak terlalu jauh.

Thanks.

Dede Mistar 30 Jan 2016 21:39

oh ya sudah

M Singgih 04 Feb 2016 10:43

@ Jacob:
Anda tentu bermaksud hedging pada waktu dan harga yang sama, atau open buy dan open sell pada harga yang sama dan diwaktu yang bersamaan. Setahu saya hedging pada harga yang sama masih bisa, tetapi kalau eksekusinya pada waktu yang bersamaan tidak diperkenankan karena order Anda akan ambiguous atau tidak jelas.
Misal pada jam 01:00:00 Anda buy EUR/USD pada harga 1.09050, tetapi pada jam 01:00:00 juga Anda sell EUR/USD pada harga 1.09050. Software dari broker akan me-reject order tsb meskipun broker FBS memperbolehkan hedging. Dalam hal ini spread tidak berpengaruh karena Anda menggunakan pending order, jadi kalau harga sudah persis seperti yang Anda inginkan order Anda akan tereksekusi.

Ada 3 alternatif agar supaya bisa menggunakan cara tersebut, yaitu:
1. Pending order dilakukan tidak dalam waktu yang bersamaan. Misal buy stop dahulu, setelah tereksekusi baru pasang sell limit pada harga yang sama. Kelemahan cara ini adalah Anda akan gagal jika harga tidak bergerak kembali ke level yang Anda inginkan.
2. Pakai akun yang berbeda tetapi masih di broker yang sama (kalau belum punya Anda bisa buka akun lagi) sehingga pergerakan harganya akan sama. Dalam hal ini di akun pertama Anda pasang order buy stop EUR/USD di harga 1.09050, dan di akun ke 2 Anda pasang order sell limit EUR/USD di harga 1.09050.
3. Sama seperti cara 2 tetapi pakai 2 broker yang berbeda (jika mungkin Anda kesulitan membuka 2 akun di broker yang sama). Kelemahan cara ini adalah pergerakan harga antara broker 1 dan broker 2 mungkin saja tidak persis sama sehingga mungkin tidak mendukung strategi yang akan Anda jalankan.
Jadi yang paling aman adalah pakai cara ke 2.

By the way saya jadi teringat cara yang mirip seperti ini yang diterapkan untuk strategi trading balance yang merupakan pengembangan dari carry trade..

Jacob 04 Feb 2016 14:49

Benar sekali pak m singgih,seringnya buystop yang kena duluan,padahal harga sudah melewati sell limit,dan sebelum kena sell limit harga sudah turun duluan,jadi saya harus eksekusi secara manual.