5 Dasar Money Management Forex Yang Perlu Anda Tahu

Wiji Purnama 10 Apr 2017
Dibaca Normal 5 Menit
forex > belajar >   #money-management
Menetapkan money management forex tak bisa dilakukan sembarangan. Berikut ini 5 hal yang perlu Anda tahu untuk mendapatkan cara investasi forex yang aman.

Dalam perjalanan meraih sukses trading forex yang terwujud dari profit konsisten, mempunyai money management forex adalah tindakan wajib untuk memastikan kelangsungan akun. Arti penting money management forex sendiri telah dijelaskan dalam artikel ini. Namun demikian, ada 5 dasar aplikasi money management forex yang belum dijelaskan dalam wacana tersebut.

5 Dasar Money Management Forex

Prinsip-prinsip penggunaan money management forex bisa menjadi fondasi yang sangat bermanfaat untuk perkembangan trading forex Anda. Paling tidak, hal itu sudah dikonfirmasikan oleh Nial Fuller. Ia adalah seorang master price action dan trader profesional yang secara personal menyortir 5 dasar money management forex di bawah ini, sebagai cara investasi forex yang dapat membantu keberhasilan Anda.

 

Dasar Money Management Forex 1: Terima Risiko Loss

Langkah pertama dan mungkin yang paling penting dalam money management forex adalah menerima potensi kekalahan. Hampir di setiap open posisi, banyak trader merasa yakin jika trading mereka akan berhasil hanya karena melihat setup-nya. Padahal, dalam trading forex apapun bisa terjadi, termasuk pergerakan harga di luar ekspektasi yang membuat posisi trader merugi.

Pemahaman dan sikap antisipasi akan mempersiapkan mental trader untuk mewaspadai potensi kerugian. Dengan demikian, sedari awal ia akan mempersiapkan money management forex yang proporsional untuk kondisi loss. Selain itu, pemahaman ini sangat efektif untuk mencegah trader sembarangan membuka posisi besar, sehingga cara investasi forex akan selalu dilakukan dengan meminimalisir risiko sesuai batas toleransi.

 

Dasar Money Management Forex 2: Prioritaskan Risiko

Percaya atau tidak, para trader profesional mengelola akun dengan tujuan bisa mengatur risiko. Berapa kali posisi mereka akan menang, atau berapa besar keuntungan yang bisa didapat bukanlah prioritas utama mereka.

Mereka percaya bahwa setelah berhasil menguasai teknik money management forex dan menghalau kerugian besar secara konsisten, keuntungan akan mengikuti dengan sedirinya. Dalam cara investasi forex ala trader sukses, logikanya adalah melindungi kapital trading dulu, karena hal itu nantinya akan digunakan sebagai amunisi untuk mendapatkan profit.

Dasar Money Management Forex Dengan Memprioritaskan Risiko

Mengutamakan risiko dapat menjadi dasar money management forex yang baik, karena bisa mematangkan persepsi trader untuk berpikir jauh ke depan. Bagaimanapun juga, beragam cara investasi forex yang diupayakan trader bertujuan untuk meraih profit berkelanjutan, bukan untung sekali lalu menyerahkan hasil berikutnya pada nasib.

 

Dasar Money Management Forex 3: Hindari Overtrading

Overtrading biasanya dilakukan oleh mereka yang tidak memiliki rencana trading forex. Namun demikian, trader yang sudah dibekali rencana pun bisa melakukannya, terutama apabila ia tidak memiliki rencana trading forex yang solid atau masih sering terpengaruh emosi trading. Hal ini tentu bertentangan dengan fungsi utama money management forex yang berkaitan dengan proteksi kapital di akun trading.

Mengapa bisa demikian? Dalam pengaruh overtrading, seorang trader tak akan mempertimbangkan money management forex apapun kecuali terus membuka posisi demi mengejar profit. Ia tidak memperhitungkan peluang dengan matang, begitu pula dengan risikonya. Kalau sudah begitu, maka ia tak akan sadar jika kapitalnya sedang terancam bahaya kerugian besar.

Untuk menghidupkan kesadaran tersebut, langkah menghindari overtrading sangat perlu dilakukan. Jika trader sudah paham bahaya overtrading dan menerapkan upaya menghindarinya, maka hal itu akan lebih menjamin terlaksananya money management forex dengan konsistensi yang bagus.

 

Dasar Money Management Forex 4: Time Frame Tak Menentukan Ukuran Trading

Cara investasi forex di time frame besar tidak sama dengan kebebasan mengambil risiko lebih banyak. Hanya karena mampu mengakomodasi ukuran stop loss yang lebih banyak, trading di time frame besar tak berarti lebih berisiko dari cara investasi forex di time frame kecil.

Dasar Money Management Forex Pada Pemilihan Time Frame

Kunci money management forex di sini adalah penentuan ukuran trading. Katakanlah Anda trading forex dengan ukuran 0.01 lot di time frame besar, maka risikonya tidak akan lebih banyak dari trading 1 lot di time frame kecil. Itupun belum mempertimbangkan faktor noise harga dan serangkaian kekurangan trading jangka pendek lainnya.

Jadi apabila Anda sudah merasa cocok menggunakan strategi trading jangka menengah-panjang di time frame besar, tak perlu berkecil hati jika modal yang disiapkan berukuran kecil. Anda bisa menggunakan dasar money management forex ini untuk memperkecil ukuran trading dan menekan risiko.

 

Dasar Money Management Forex 5: Jangan Serakah

Dasar money management forex yang satu ini bisa berlaku untuk banyak aspek dalam trading. Namun dalam pembahasan kali ini, kaidahnya berlaku untuk penentuan target profit.

Adalah sah-sah saja bagi seorang trader untuk menetapkan target keuntungan dua kali lipat lebih besar dari risiko, seperti dalam perhitungan rasio risk/reward 1:2. Namun demikian, yang menjadi masalah selanjutnya adalah ketidaksabaran trader untuk melebarkan target keuntungan setelah mengalami sedikit kemenangan.

Salah satu dorongan utama untuk melakukan 'tindakan terlarang' di atas adalah keserakahan. Keinginan mendapat profit besar dalam waktu singkat sangat efektif memotivasi trader untuk melonggarkan take profit meski belum waktunya. Jika masih dalam level pemula, sebaiknya konsistenlah dengan rasio risk/reward Anda dalam jangka waktu tertentu. Perhatikan apakah Anda sudah mengalami perkembangan skill dan berhasil menjaga konsistensi perolehan trading secara keseluruhan.

Dilarang Serakah Adalah Dasar Money Management Forex

Menambah target profit tanpa pertimbangan matang hanya akan berujung pada lebih banyak kerugian. Contoh mudahnya, Anda mengubah rasio risk/reward dari 1:2 menjadi 1:3, tanpa benar-benar mengukur potensinya. Katakanlah saat itu harga cenderung bergerak sideways, maka sangat besar kemungkinan harga lebih cepat menyentuh stop loss daripada take profit.

Maka dari itu, hindari sifat serakah jika Anda ingin mengaplikasikan money management forex yang ideal dan realistis. Memperbesar target keuntungan tak perlu dilakukan terburu-buru. Jika Anda memprioritaskan perlindungan akun dari risiko kerugian, maka Anda akan tahu kapan saat yang tepat untuk menambah target profit secara aman.

Kalkulator Money Management

Terkait Lainnya
 

Komentar @inbizia

Tetap semangat gan, banyak juga trader yang otodidak dan pastinya ga banyak juga lulusan yang disebutin diatas akan sukses di trading. Asalkan mau belajar pasti akan bisa lagian yang namanya ilmu yang dipraktekkan biasa akan sedikit berbeda dari teori. Tapi yang menguntungkan dari jurusan perkuliahan dari list diatas ya adanya dasar dasar manajemen yang kuat, tergantung ya jurusan apa. Gue sendiri malah ngerasa lulusan ekonomi manajemen cuma kuat di analisa fundamental forex saja. Gue lebih ngerti kesana dan sedikit ngerti perhitungan keuangan dan statistik tapi kalau jurusan finance beda lagi. Pasti money management nya lebih dapat. Lain hal sama matematika sains dan IT. Tapi belajar otodidak gue rasa ga kalah, asalkan disiplin dan mau belajar teruss.
 Brandon |  30 Oct 2022
Halaman: Daftar Jurusan Kuliah Terbaik Untuk Menjadi Day Trader
Artikel ini membuktikan kalau trading hanya bisa dilakukan oleh orang yang memiliki keinginan untuk terus belajar dan tidak mudah menyerah. Memang betul yang aku rasakan selama ini, dalam trading Forex kadang jatuh kadang bangun dan tentu sama seperti bisnis lainnya. Dan yang terpenting selain hal yang kusebutkan, yang penting juga money management. Tanpa hal itu kurasa akan sia sia aja perjuangan kita ibarat kerja kosong saja. Tentunya peluang Forex masih terbuka lebar karena dari artikel udah dijelaskan bahwa kaum milenial yang jadi trader itu setengah dari total trader. Berarti prospek forex ini sangat terbuka lebar dan didukung oleh teknologi internet, trading dapat dilakukan dimana saja secara live! Artikel ini secara tidak langsung mengajak kita, maukah jadi 13% yang tetap bertahan di forex. So, aku berterima kasih banget dah diingatin agar jangan nyerah.
 Layla |  30 Oct 2022
Halaman: Ingin Jadi Day Trader Simak Dulu Fakta Day Trading Ini
Tergantung kebutuhannya juga sih mas. Soalnya kalau trader yang pakai Expert Advisor tetap butuh MetaTrader 4 untuk pasang EA-nya. Kedua aplikasi ini mungkin juga bisa jadi kombinasi strategi trading yang mudah (EA pada MT4, trading manual pakai sinyal trading dari MIFX Mobile), tapi tetap gunakan perhitungan rasio money management yang baik ya mas.
 Inbizia Support |  8 Nov 2022
Halaman: Mifx Mobile Trading Anti Ribet Dalam Genggaman
Menurut saya ga ada masalah kalau Forex dijadikan sampingan karena anda masih ada pekerjaan tetap yang menghasilkan uang secara konsisten. Sedangkan kalau anda tinggalin pekerjaan tetap anda dan fokus ke Forex justru akan lebih beresiko. Forex itu memiliki resiko yang tinggi jadi bisa aja modal bakal habis dalam sekejap saja. Jadi untuk saya, forex jangan dijadikan beban harus untung karena namanya trading akan ada rugi maupun untung. Jadi mau full time atau ga selama money management, pengetahuan dan psikologi anda belum siap, lebih baik jadiin pekerjaan sampingan saja. Untuk waktu trading itu 24 jam, jadi bisa sisihkan waktu kosong untuk trading. Jadi mau jam berapapun boleh dan waktu trading juga bebas selama disiplin. Durasi juga bebas anda mau metode scalping yang cepat atau day trader dengan durasi pakai harian. Semua oke apalagi aksesnya juga bisa via HP jadi gampang dipantau tiap saat. Untuk prospek sebagai trader yang ga full time boleh nih simak ulasan Kiat Sukses Trading ala Yukiko Ikebe.
 Trianto R |  8 Nov 2022
Halaman: Tips Cepat Kaya Dengan Trading Forex
Saya kurang setuju ya kalau disebutkan ini merupakan bisnis online yang menjanjikan apalagi di tahun 2022 ini merupakan tahun yang sulit buat perekonomian di sebuah negara. Udah terhantam badai covid-19, perang rusia-ukraina yang menyebabkan krisis energi di benua eropa dimana ekspor tujuan Indonesia ada disitu, permintaan turun, pasar lesu, dan krisis geopolitik dan pangan dibeberapa negara. Hal ini menyebabkan market forex juga bergejolak. Mungkin buat para trader yang udah lama di dunia Forex masih menjanjikan tetapi bagaimana dengan yang baru saja terjun ke dunia Forex? Selain itu perlu mental dan latihan yang disiplin baru bisa terjun ke dunia Forex, udah ga rugi udah bersyukur. Menurut saya, Forex hanya dapat dikatakan menjanjikan bagi yang memiliki intuisi pasar yang kuat serta money management yang displin.
 Jordi |  13 Nov 2022
Halaman: Benarkah Forex Trading Adalah Bisnis Online Paling Menjanjikan
Yang jelas nih tulisan dari penulis yang patut diperhatiin. Banyak banget yang salah kaprah kalau biasa sekali memakai stop loss dibilang buat rugi kalau take profit dibilang batasin profit. I mean if your money management and your strategy are doing well ya lu pasti tau bahwa Stop Loss digunakan ketika strategi elo salah atau market bergerak tidak sesuai prediksi, dengan stop loss bisa mencegah floating loss lebih banyak bahkan sampai margin call. Sedangkan take profit digunakan untuk meraup profit sebelum market bergerak kearah sebaliknya. Bila tidak memasang take profit, harusnya elo untung, karena ga perhatiin grafik tiba-tiba udah boncos. Dengan take profit dan stop loss juga ga perlu tuh elo pantengin 24 jam market Forex Mungkin para novice mesti beri catatan ke pernyataan dari penulis : Stop loss dan take profit pada dasarnya adalah pilihan close order otomatis untuk membantu Anda mencegah kerugian lebih banyak dan mengamankan profit dari risiko perubahan arah harga.
 Yunita Sari |  13 Nov 2022
Halaman: Stop Loss Dan Take Profit Aspek Penting Dalam Trading Forex

Komentar[21]    
  Galih   |   22 Jan 2021

Pakai stop loss atau lainnya termasuk money management juga kan ya?

  Achtarizka   |   22 Jan 2021

Iya, termasuk. Itu untuk mencegah supaya eksekusimu bisa terkontrol dan otomatis berhenti sebelum kamu loss. Tapi kalau kamu tetap serakah atau overtrading ya sama aja.

  Rangga   |   22 Jan 2021

Apa rasio risk/reward harus selalu 2:1?

  Dani   |   22 Jan 2021

Enggak selalu. Ada yang menggunakan 1:2. 1 profit, loss 2. Mereka harus memiliki win/loss rasio yang tinggi. Dari 10 transaksi, 7 harus profit.

  Ratna   |   22 Jan 2021

Money management ga cuma yang disebutkan di atas. Semua rencana untuk mencegahmu loss itu disebut money management. Coba akun demo, pakai trading software, dll juga termasuk money management.

  Budi   |   4 Nov 2021

Bagaimana cara mencegah overtrading?

  Wawan   |   4 Nov 2021

caranya dengan melatih kedisiplinan dan kesabaran, detail bisa ke artikel berikut ini

  Zulfiaty Hasibuan   |   12 Apr 2022
Apa yang membuat trader over trading?
  Anas Milan   |   12 Apr 2022

Biasanya seorang trader membuka posisi demi mengejar profit, sehingga tdk memperhitungkan peluang dan risikonya

  Naraya Putra   |   12 Apr 2022

Apakah spread masuk kedalam money management?

  Dedih Sutisna   |   12 Apr 2022

Tidak, parameter utama dalam money management adalah risiko dan rasio perolehan atau risk/reward ratio
Risiko adalah besarnya stop loss (SL) sedangkan risk/reward ratio adalah perbandingan antara SL dan target profit (TP)

  Chepy Setiawan   |   20 Apr 2022

biasanya trader pemula memiliki sifat serakah?

  Helmi Helma   |   20 Apr 2022
ingin cepat profit jadi over trade dan malah loss banyak
  Sim Simi   |   26 Apr 2022

pakai akun demo untuk mengevaluasi sistem dan strategi trading yang digunakan

  Bang Kachi   |   21 Apr 2022

entry tanpa melihat analisa teknikal

  Reza Feryngko   |   21 Apr 2022

trading bukan tebak2an, namun membutuhkan analisa, baik analisa teknikal maupun analisa fundamental

  Asrha Fajri   |   26 Apr 2022

sifat serakah muncul karena ingin cepat profit namun tdk disertai dg money management yg baik

  Zaluna Yasashi   |   29 Apr 2022

dalam trading tdk hanya ada profit tpi jg ada resiko yg besarnya seimbang dg profit

  Brantas Purwo Putro   |   27 Apr 2022
  Brantas Purwo Putro   |   27 Apr 2022

money management yang kurang baik perlu dilakukan evaluasi

  Ale Paremba   |   27 Apr 2022

betul, karena dg melakukan evaluasi hasil trading maka akan bisa mengetahui letak kesalahan tradingnya dimana, sehingga bisa diperbaiki