Trader Pemula

7 Kesalahan Trader Pemula Paling Fatal, Apa Sajakah Itu?
Wiji Purnama     2 May 2017
Apa saja kesalahan trader pemula yang bisa membawa kehancuran? Artikel ini akan membahas 7 hal yang perlu diwaspadai jika Anda ingin sukses trading.
3 Strategi Naked Trading Simpel Untuk Trader Pemula
SAM     23 Nov 2017
Tak perlu ragu mencoba strategi Naked Trading. Dengan pemanfaatan Doji, pola Flag, atau candle rejection, Anda bisa menerapkan strategi yang simpel dan menguntungkan.
Ilmu Trading Dari George Soros Untuk Trader Pemula
Febrian Surya     22 Jul 2020
Sebagai trader tersohor di dunia, tentunya George Soros memiliki begitu banyak pengalaman dan ilmu trading yang bisa dibagikan kepada para trader pemula. Apa sajakah itu?
Kamus

Kamus Trading

Trader

Seseorang yang melakukan transaksi di pasar finansial untuk mendapatkan keuntungan dari selisih nilai beli dan jual (atau sebaliknya). Karena itu, trader seringkali dikaitkan dengan aktivitas transaksi jangka pendek, berbeda dengan investor yang memiliki orientasi jangka panjang karena bertujuan memperoleh keuntungan dari penambahan nilai suatu aset.

Forum

Kumpulan Forum @inbizia #trader #pemula

thomashandoko   22 Jan 2016

Apa yg dimaksud dengan swing trader dan swing trading,makasih pak.

m singgih   26 Jan 2016

@ thomashandoko:
Swing trading adalah cara trading dengan menahan posisi lebih dari sehari, bisa beberapa hari, beberapa minggu atau kadang-kadang sampai lebih dari sebulan. Tujuannya adalah trading sesuai dengan arah trend untuk memperoleh profit yang maksimal.

Time frame trading yang biasa digunakan adalah daily, atau paling kecil H4. Swing trading sering disebut sebagai trading jangka menengah, disamping yang jangka pendek atau trading harian (day trading), scalping dan trading jangka panjang (long term position trading). Mereka yang trading dengan cara swing disebut dengan swing trader.

m singgih   25 May 2016

@ Musliaty Mmahmud:
Keuntungan day trader: profit bisa direalisasikan setiap hari karena setiap hari pasti ada order yang di-closed, baik profit maupun loss. Kelemahan: kalau mental tradingnya belum benar-benar kuat maka akan mudah untuk tidak disiplin misalnya entry atau exit yang tidak berdasarkan sinyal karena targetnya dalam sehari harus ada sekian trade yang clear.

Keuntungan swing trader: target profit biasanya tinggi (misal diatas 200 pip), dan tidak harus sering-sering memonitor pergerakan harga karena cara tradingnya bersifat jangka menengah - panjang sehingga bisa melakukan pekerjaan lainnya. Kelemahan: diperlukan modal yang lebih besar dari day trader untuk bisa menahan loss jika kebetulan harga bergerak melawan posisi. Selain itu dibutuhkan pengetahuan fundamental yang melebihi seorang day trader karena prediksinya bersifat jangka panjang.

Dalam perkembangannya banyak day trader yang berubah menjadi seorang swinger.

M Singgih   9 Dec 2020

@ Oziek:

Untuk swing trading atau trading jangka menengah panjang, spread tidak begitu berpengaruh asalkan masih wajar (tidak terlalu besar). Mengenai leverage bisa dipilih yang sedang misal 1:200 atau 1:500.
Jika tidak ingin ada swap, bisa memilih broker yang menawarkan swap free. Perlu diketahui bahwa swap tidak selalu negatif tetapi bisa positif, tergantung dari posisi yang dibuka (buy atau sell). Untuk penjelasan lebih lengkapnya, silahkan Anda simak ulasan Swap Free, Fitur Broker Forex Penuh Manfaat Untuk Trader.

Puguh   29 Jan 2021

Kan swing trading bisa berhari-hari kan pak posisi yang dibuka? kalau akun swap free, apakah selama posisi belum ditutup, seterusnya tidak akan kena bunga?

M Singgih   31 Jan 2021

@ Puguh:

Kalau memang broker menawarkan swap free dan Anda memilih swap free, maka tidak akan dikenakan bunga ataupun mendapatkan bunga meskipun posisi trading Anda masih belum closing selama berhari-hari.

Kiki R   4 Apr 2022

@Giring Murjana: Persiapannya antara lain:

1. Menggunakan money management dengan ketat

2. Sedikit memahami analisa fundamental. Perhatikan berita-berita ekonomi berdampak tinggi yang menentukan arah trend.

3. Bisa memahami analisa multi time frame dan mengidentifikasi ciri-ciri trend berawal dan trend berakhir.

Nur Salim   22 Apr 2022

@Eko Trisnawan:

Sebenarnya ada banyak sekali strategi Swing Trading yang bisa bapak aplikasikan dan gunakan. Salah satunya adalah contoh yang bapak berikan tadi berupa strategi Trend Following dengan menggunakan Moving Average Period 100. Mengenai hasil yang belum nampak sendiri ini bergantung dari berapa lama bapak telah menjalankan strategi ini dengan disiplin? Jika baru digunakan dalam kurun waktu kurang dari 1 bulan, maka bisa jadi memang kondisi pasar saat ini sedang tidak baik untuk strategi Trend Following.  Selain itu, ada baiknya jika bapak melakukan pengujian statistik mendalam terlebih dahulu pada strategi yang akan digunakan dengan Backtest. Hasil dari Backtest inilah nanti yang akan menjadi patokan, berapa perkiraan Return, Drawdown akan didapatkan.

Selain itu ada pula beberapa metode lain yang bapak bisa gunakan sebagai dasar dari strategi Swing trading, diantaranya:

1. Menggunakan Bollinger Bands, Intraday Intensity, dan Pola Candlestick pada TF Daily

Bapak bisa mempelajari strategi ini secara lengkap pada artikel berikut. Singkatnya, strategi ini memanfaatkan keadaan harga Extrem yang ditutup diluar garis Top/Low Bollinger Bands, dan menunjukkan kondisi Overbought/Oversold pada Oscillator Intraday Intensity. Posisi dibuka jika harga penutupan selanjutnya membentuk pola Candlestick Reversal seperti Engulfing, Piercing, dll.

swing-bb

2. Chart Pattern pada time frame H4 atau Daily

Strategi lain yang cukup terkenal dalam Swing adalah memanfaatkan Chart Pattern dalam membuka posisi. Jenis Chart Patternnya beragam dari yang simpel seperti Head And Shoulders ataupun Chart Pattern yang cukup rumit seperti Harmonic Pattern. Keunggulan utama dari strategi Chart Pattern ini biasanya ada pada Win Rate yang ditawarkan cukup besar jika pola berhasil terbentuk dengan sempurna. Kekurangannya, tentu saja dibutuhkan kesabaran yang sangat ekstra dalam menunggu harga membentuk pola yang sempurna. Contoh HnS pada time frame H4 berikut:

hns-h4

Tyan   25 May 2022

Apa yang menjadi kelemahan strategi Swing trading?

Musliaty Mmahmud   23 May 2016

Apa kelebihan dan kekurangan antara Trader Harian (day trader),
dengan Swing Trader ? Terima kasih.

Oziek   8 Dec 2020

Saya masih bingung menentukan kriteria spesifikasi akun trading untuk swing trader. Nah pertanyaan saya, bagian apa yang perlu diperhatikan min, apakah swap, spread, leverage, dll?

giring murjana   1 Apr 2022

Persiapan apa saja yang diperlukan untuk menjadi seorang swing trader?

Eko Trisnawan   21 Apr 2022

Bisa diberikan contoh untuk strategi swing trading yang profitable? saat ini saya menggunakan strategi breakout ma period 100 di eurusd H4 namun belum nampak hasilnya. Mungkin bisa dibantu pencerahannya, terima kasih

Iota hadar   3 Jun 2022

Untuk Countertrend, apakah bisa dilakukan dengan swing trading pak di tf h4 atau daily?

Kiki R   4 Jun 2022

@Iota Hadar: Bisa. Anda bisa memanfaatkan koreksi trend yang terjadi di time frame Weekly atau Monthly dengan masuk pada time frame H4 atau Daily.

Kiki R   15 Jun 2022

@Tyan: Kelemahannya waktu menunggu entry, nahan posisi dan close posisi lebih lama dibandingkan intraday trading.

Lati   12 Jul 2022

Berapa lama rata-rata posisi trading akan menyentuh TP untuk trader swing?

Kiki R   13 Jul 2022

@Lati: Rata-rata selama 1-3 hari. Posisi entry swing trading bisa bertahan sampai lebih dari seminggu.

Jamil   19 Jul 2022

Bagaimana cara melakukan analisa dengan multi time frame?

Kiki R   20 Jul 2022

@Jamil: Analisa dengan multi time frame artinya analisa menggunakan time frame lebih dari satu, bisa dua atau tiga time frame.

Misalnya trader harian (daytrader) yang menggunakan dua time frame yaitu Daily dan H1.

Cara melakukan analisa dengan multi time frame cukup sederhana.

Poin pentingnya adalah memanfaatkan pergerakan harga di time frame yang lebih besar (higher time frame) dengan masuk pada time frame yang lebih kecil (lower time frame).

Sebagai contoh, kita ingin memanfaatkan potensi penurunan harga yang masih berlanjut di time frame Daily.

Maka kita masuk ke time frame di bawah Daily, misalnya H4 untuk melihat level/area entry dan konfirmasi untuk entry.

Jadi, untuk melakukan analisa multi time frame Anda harus menentukan terlebih dahulu time frame patokan utama. Time frame inilah yang arah utama.

Setelah time frame utama jelas, baru Anda masuk ke time frame yang lebih kecil untuk melihat level entry dan konfirmasi. 

Irul Hidayat   31 Jul 2022

Selamat pagi coach, di antara swing trader dan intraday, mana yang kira-kira lebih cocok dipraktekkan untuk pemula ya? saya ingin belajar lebih dalam tetapi bingung menentukan strategi yang cocok untuk saya

Kiki R   2 Aug 2022

@Irul Hidayat: Untuk pemula, saya akan menyarankan menggunakan 2 pertimbangan.

1. Karakter orangnya

Untuk tipe orang yang agresif dan ingin cepat, saya lebih menyarankan intraday. Alasannya?

Tipe orang seperti ini biasanya akan susah diajak menunggu entry lama dan menahan posisi lama-lama. Akibatnya, kalau saya menyarankan swing trading, orang ini akan cepat bosan dan akhirnya jadi suka gatal tangan entry tanpa alasan di market.

Untuk mereka yang trading intraday pun tidak serta merta asal entry tiap hari. Harus disertai alasan yang sesuai dengan sistem trading yang digunakan.

Performa trading ditentukan oleh hasil uji sistem trading dan kedisiplinan si trader. Tanpa disiplin, hasil trading tidak akan konsisten.

Apabila orangnya cukup sabaran, saya bisa menyarankan swing trading.

2. Waktu luang untuk trading

Mereka yang trading intraday setidaknya harus punya waktu lebih lama depan grafik terutama pada waktu open sesi London dan New York.

Alasannya, karena pada waktu-waktu inilah pergerakan harga kencang.

Bagi mereka yang kantoran, pukul 09.00-17.00 kerja maka opsi intraday hanya bisa dilakukan pada malam hari. Sesi London tidak bisa mereka ikuti karena mereka tentu harus fokus dalam kerjaannya.

Alternatif lainnya, mereka bisa swing trading dengan melihat chart dalam 2-4 jam sekali saja. Jadi, tidak perlu harus selalu depan chart.

Dengan menggunakan cara ini, si trader tidak akan merasa harus selalu dituntut entry pada saat memang tidak ada peluang.

Setiap entry harus obyektif dan tidak boleh melibatkan emosi. Melibatkan emosi dalam trading sama halnya membunuh akun Anda.

Reply > Lihat[21]
muhammad husni thamrin   27 Jan 2015

Sorry master, ganggu, baru pemula ni,, ane mau tanya masalah trader scalper,, itu maksutnya gimana yaa, apa ane bertrading dg cara saat sudah profit dan di rasa cukup lalu ane tutup, seperti apa itu, mohon pencerahanya,, terima kasih .

basir   28 Jan 2015

Ya, seperti itulah. Anda BUY/ SELL, setelah mendapat keuntungan anda closed. Umumnya para Scalper bermain di TF1 - TF30. Perhatikan juga pantangan-pantangan jika anda ingin ber-scalping.

Thanks.

didin rosyidin   28 Jan 2015

Yg jls scalper juga srng disebut sebagai short term trader. Artinya trader jenis ini nggak pernah menahan posisinya terlalu lama. Biasanya nggak ada yang lebih dari 1 hari. Bahkan dalam 1 hari bisa buka posisi beberapa kali, karna tiap posisinya udah profit biasanya langsung diclose tanpa mempertimbangkan potensi profit maksimalnya. Scalping memang umumnya nggak memerlukan ukuran trading yg besar, jadi profit yg dikumpulkan pun nggak terlalu banyak. Bisa banyak kalo posisi trading yg dibuka juga makin banyak. Makanya ini juga beresiko. Tapi kalau dilakukan dengan manajemen resiko mungkin bisa mengurangi potensi kerugiannya.

bg darwin   26 Feb 2015

strategi exit posisi yg benar untuk scalping?
karena dibilang kita tutup posisi waktu dirasa profit sudah cukup, darimana kita tau kalau profit yg bisa didapat sudah maksimal?

basir   26 Feb 2015

Untuk para scalper BUY / SELL , profit close. Ukuran maksimal bisa di rencanakan. Misal 10 dollar perhari. Jika sudah mendapat 10 dollar, keluar pasar. Tutup PC/ Komputer. Dan scalping dilakukan kembali di hari esok. Mendapat 10 dollar bisa dengan beberapa kali BUY / SELL. Yang jelas jika sudah mendapat 10 dollar. trading berhenti. Thanks.

m singgih   1 Mar 2015

@ muhammad husni thamrin :
Trading dengan cara scalping berarti Anda membuka dan menutup posisi dalam waktu singkat, tidak menahan posisi terlalu lama. Begitu ada kesempatan langsung masuk (entry). Anda bisa menggunakan indikator oscilator (RSI, stochastic atau MACD) untuk momentum entry, dan menggunakan moving average untuk mengetahui arah trend.

@ bg darwin :
Itu tergantung dari money management Anda, yaitu berapa Dollar resiko yang Anda rencanakan per trade, dan berapa perbandingan profit yang Anda harapkan dengan resikonya, atau yang lazim disebut dengan risk/reward ratio.

Anda tidak bisa menjadi trade chaser (pemburu trade), bisa hancur account Anda karena tidak ada yang tahu dengan pasti kapan harga akan berbalik arah atau sampai sejauh mana harga akan bergerak sesuai dengan yang Anda harapkan. Yang bisa Anda lakukan adalah membatasi resiko dan mengharapkan profit yang wajar dengan menerapkan risk/reward ratio.

basir   24 Apr 2015

Scalper bisa saja dilakukan oleh siapa saja. Disamping penggunaan teknik yang lain. Tahun 2003, suatu broker di London mencatat bahwa salah satu customer nya telah membukukan volume trading yang paling tinggi selama 8 tahun berturut-turut. Dia adalah Paul Rotter seorang trader sukses dengan jumlah lot trading rata-rata 3 juta setiap bulan dan berhasil membukukan 65 – 78 juta dollar dalam setiap tahunnya.

Paul Rotter termasuk salah satu seorang scalping trader sukses di muka bumi ini. Sukses trading Paul Rotter dimulai ketika ia bersama Kinski (salah satu teman dekatnya) membuka Greenhouse, suatu firma finansial. Dari modal awal sebesar $526,000, dalam tiga bulan kemudian Greenhouse telah membukukan profit $6,5 juta.

Semua trader dapat mencoba untuk menapaki kesuksesan Paul Rotter. (Klik)

Thanks

m singgih   1 May 2015

@ joana:
Dari informasi yang saya dapatkan mereka yang bekerja untuk bank atau institusi keuangan besar biasanya trading untuk jangka menengah panjang, bukan scalping. Selain itu portofolio mereka tidak hanya di pasar forex, tetapi di semua instrumen pasar keuangan termasuk pasar saham dan obligasi. Namun demikian biasanya mereka masuk pasar atas keinginan pimpinan atau pemilik perusahaan hedge fund tersebut. Seharian duduk didepan komputer bukan berarti melakukan scalping, bisa saja mereka sedang memonitor berita atau menganalisa pergerakan harga.

joana   22 Apr 2015

Apakah trader yang bekerja di institusi keuangan besar dunia selalu menggunakan sistem scalper (mengingat seharian mereka hanya duduk di depan layar monitor)?

Rabian   3 Aug 2022

Mengapa scalper hanya mengambil profit tipis? Apakah hal tersebut tidak rugi dengan biaya spread disetiap posisi? Belum juga kalau ada potensi loss...

Kiki R   4 Aug 2022

@Rabian: Scalper yang tutup posisi dengan jarak yang tipis tentu sudah mempertimbangkan biaya spread dan komisi (apabila ada) setiap posisi.

Sebagai contoh, apabila setiap entry spread sebesar 2 pips dan tanpa komisi, maka dengan close posisi 7 pips, profit sudah menutupi biaya spread.

Kelebihan trading scalping seperti ini adalah winrate yang tinggi, biasanya di atas 70%.

Namun kekurangannya adalah rasio risk/rewardnya (RR) kurang bagus. Jarak SL lebih besar daripada jarak TP.

Namun secara matematis, strategi ini masih bisa menutup profit kalau kombinasi antara winrate dan rasio RR-nya masih bernilai positif.

Reply > Lihat[10]
aang abdul   7 Feb 2015

mw tanya masta, apakah ada trader sukses yang hanya memakai tehnikal saja? trimakasih..

basir   10 Feb 2015

Dalam dunia trading pergerakan harga bisa di analisa dengan fundament dan tekhnikal, ada trader yang menggunakan salah satunya, atau bahkan menggunakan keduanya. Keterampilan menggunakan tekhnikal bisa menghantarkan menjadi Trader sukses, demikianpun dengan fundament. Menurut hemat kami, adakalanya menggunakan tekhnikal, adakalanya menggunakan fundamental, bahkan ada saatnya menggunakan keduanya.

Thanks.

ujo   10 Feb 2015

Contoh trader propesional yng trading pake teknikal aja?

basir   10 Feb 2015

Secara perorangan kami belum mengetahui siapa Trader tekhnikal yang sukses.

m singgih   11 Feb 2015

Ada banyak trader sukses yang hanya mengandalkan analisa teknikal, seperti misalnya:
1. Trader terkenal Richard Donchian - bapak ‘trend following’ dan pencipta indikator Donchian Bands,
2. Dr.Alexander Elder - pencipta sistem trading triple screen,
3. Richard Dennis - pendiri kursus trading on-line Turtle Trader,
4. Trader legendaris Michael Marcus,
5. Gary Wagner - pakar analisa dengan candlestick,
6. Jake Bernstein - analis, pengajar dan penulis buku,
7. Cynthia Kase (konsultan trading dan pencipta indikator teknikal)
dan masih banyak yang lain....
Tetapi dalam prakteknya pada taraf tertentu ketika trader sudah mahir analisa teknikal, ia juga akan menggabungkannya dengan analisa fundamental, meski titik beratnya tetap pada analisa teknikal.

Desy Rianti   17 Aug 2018

Minta contoh yang saat ini masih aktif donk pak. Dari indonesia juga kalau bisa.

admin   18 Aug 2018

ada banyak sekali juga pak. Contohnya beberapa analis di kami, seperti:

1. Pak Ahmed Sar, dengan gara trading Price Action dan Pola Harmonicnya.

trader-sukses-3

2. Bu V3. dengan trading menggunakan Indikator ZigZag dan pola harganya.

trader-sukses

3. Pak Rico, dengan gaya trading melawan arusnya.

trader-sukses-2

Masih banyak lainnya juga. Anda bisa membaca beberapa yang saat ini aktif pada 5 Trader Indonesia Yang Meraih Profit Luar Biasa berikut.

Achmad Yunus   19 Aug 2018

Apakah analis-analis itu bisa dibilang trader sukses? padahal saya pernah ikut analisa salah satu, lebih sering salahnya.

admin   20 Aug 2018

@Achmad Yunus

Mohon maaf pak jika terjadi kesalahan-kesalahan analisa pada analis kami. Namun, itulah trading pak. Kita tidak akan pernah bisa benar setiap saat. Kita hanya bisa disiplin mengikuti rule-rule dan strategi trading yang kita tetapkan. Tentu saja ini juga berlaku bagi Follower-follower analis kami. Jadi tidak bisa seenaknya juga menilai bahwa ini banyak salah dan benarnya. Setidaknya ikuti dulu penuh selama 1-2 bulan untuk melihat performa dan konsistensinya. Jika baru ikut 2-3 sinyal saja dan sudah mampu bilang banyak salahnya, tentu masih terlalu dini bukan buat menilai.

Terima kasih dan semoga membantu.

Achmad Yunus   21 Aug 2018

iya sih masuk akal juga. Saya memang baru-baru saja mengikuti analis tersebut karena penjelasannya yang mudah saya pahami dan masuk akal. Tapi baru-baru saja itu loss terus.

baiklah klo menurut admin begitu. akan saya coba ikuti selama 1-2 bulan.

Terima kasih min.

admin   22 Aug 2018

@Achmad Yunus:

Terima kasih juga atas saran dan masukannya pak. Semoga sukses terus

Habib Akbar   22 Apr 2020

@Aang Abdul
Saya hanya pakai teknikal aja, tapi baca berita ekonomi juga. trader yg pakai teknikal aja cenderung menghindari jam-jam news dan jam buka sesi market. misalnya hindari open posisi ketika sesi perdagangan baru buka asia, sydney, eropa amerika. hindari open posisi ketika ada berita misalnya jam 8.30 malam, jam 10 malam. trader teknikal juga wajib ikuti berita tapi tidak gunakan berita untuk OP. cukup tau berita fundamental. sejauh ini sukses dapat 20-50 pips sekali entry. trader yg utamakan teknikal lebih ke scalping dan trader harian, kalau trader jangka panjang wajib pakai fundamental. 

basir   18 Nov 2015

Analisa Tekhnikal dan Fundamental merupakan alat bantu untuk menganalisa harga. Seorang teknikalis akan menggap bahwa analisa tekhnikal merupakan yang terbaik. Demikianpun dengan pengguna analisa fundament. Keduanya bisa dipergunakan. Sebaik-baiknya indikator adalah diri sendiri, karena hal ini terkait dengan emosi dan psikolog trader itu sendiri. Thanks.

Mona   19 Nov 2015

Itu sih relatif, baik enggak nya tergantung yang pakai analisa. Trader yang suka teknikal mungkin anggap teknikal paling baik karena bisa nge-detect kapan mesti entry dan kapan bisa out dari pasar, juga bisa dipakai trading jangka pendek, padahal analisa fundamental nggak bisa begitu dan lebih cocok buat trader jangka panjang. Tapi realitanya, analisa teknikal saja nggak bisa membuat trader sukses. Biarpun sedikit, analisa fundamental tetap harus paham. Kalau enggak, nanti pas ada kejutan the Fed atau gimana, bisa bingung sendiri. Jadi dua-duanya sama-sama penting, walaupun terserah kita mau cenderung ke teknikal atau fundamental.

basir   13 Nov 2017

Untuk Rezza Lukman Hakim,

Analisa teknikal berawal dari pemikiran bahwa pergerakan harga dapat diprediksi dari masa lalu. Artinya, dengan sederet data pergerakan harga di masa lalu, trader dapat memprediksi pergerakannya di masa yang akan datang. Bagi para analis fundamental, ini adalah sesuatu yang tidak masuk akal, karena mereka percaya bahwa pergerakan harga disebabkan oleh faktor-faktor penggerak pasar, sehingga mempelajari dan menganalisa faktor tersebut adalah cara paling ampuh untuk memperkirakan pergerakan harga selanjutnya.

Namun demikian, para analis tehnikal percaya bahwa sejarah akan berulang. Pola pergerakan harga yang terjadi di masa lalu bisa terjadi lagi di masa depan. Mereka menggunakan metode untuk menganalisa data-data masa lalu dari pasar yaitu data harga, volume dan open interest untuk memprediksi kecenderungan harga pada masa mendatang. Data-data tersebut kemudian disajikan dalam bentuk Grafik, yang jika diperhatikan memang menyajikan siklus berulang dari pergerakan harga.

Dalam membaca chart, teknikalis juga memanfaatkan indikator yang sebetulnya menyesuaikan dengan kondisi pasar yang sedang terjadi. Sementara market tidak akan mengikuti indikator. Kalau saja market mengikuti indikator tentu para trader bisa profit semua. Indikator yang repaint ini sangat berbeda dengan indikator forex yang memberikan signal false.

Jika signal false ini terkadang memberikan signal yang berlawanan. itulah signal false. Sedangkan indikator repaint hanya bergeser artinya dia tidak melawan. yang tadinya sell dia tetep memberikan signal sell begitu pula sebaliknya. Namun bisa bertolak belakang dengan kondisi sesungguhnya.

Thanks.

Rezza Lukman Hakim   11 Nov 2017

Mengapa analisa teknikal belum pasti kebenarannya?

oni   18 Nov 2015

Mengapa analisa teknikal lebi baik dari fundamental?

Eric Hs   8 Jun 2022

Bagaimana penerapan analisa teknikal kemudian dikonfirmasi dengan analisa fundamental?

Aisha   10 Jun 2022

Sepertinya terbalik deh.

Lazimnya, analisa fundamental kemudian dikonfirmasi dengan analisa teknikal. Analisa fundamental itu memberikan gambaran makro untuk prediksi pergerakan harga dalam rentang waktu lebih panjang. Setelah tahu gambaran besarnya, baru kita mencari titik entry (buy/sell) dengan analisa teknikal.

Umpamanya: Federal Reserve menaikkan suku bunga, sedangkan bank sentral Jepang membiarkan suku bunganya tetap negatif. Ini berarti proyeksi jangka panjang USD lebih kuat daripada JPY.

Setelah mengetahui ini, kemudian kita buka chart USD/JPY. Bagaimana tren saat ini? Apakah sudah mulai bullish dan sedang terkoreksi? Jika ya, kita bisa memantau indikator/pola candlestick/fibonacci/dll untuk mencari titik entry yang tepat untuk pasang posisi buy.

Sari   22 Jun 2022

Ada ngk sih trader yang kelola dana besar (bisa prop firm, hedge fund atau capital management) yang tradingnya hanya mengandalkan analisa teknikal?

Kiki R   23 Jun 2022

@Sari: Market wizard ada yang trading hanya mengandalkan analisa teknikal, contohnya:

  • Richard Dennis
  • Paul Tudor Jones
  • Ed Seykota
  • Marty Schwartz

Anda bisa membaca lebih detail mengenai market wizard di atas pada buku Jack Scwager - Market Wizards.

Reply > Lihat[20]
Komentar

Kumpulan Komentar @inbizia #trader #pemula

  Zz Akbar   |   16 Sep 2014   |   Artikel
Trimakasih artikelny sangat membantu untuk trading saya. Smoga dapat membantu trader2 lainny..!
  Denis Alfiansyah   |   17 Sep 2014   |   Artikel
anggapan loss sebagai hal yang wajar dalam banyak kasus sering digunakan sebagai "penghiburan" bagi trader yang mengalami loss agar tidak terlalu terbebani atau kecewa berlebihan saat sistemnya tidak bekerja dengan maksimal.

sebenarnya ini sepaham dengan tidak adanya sistem trading yang sempurna. karena dengan adanya pemikiran seperti itu pasti trader juga tidak akan terlalu berharap bahwa sistemnya akan selalu memberi keuntungan, dan sisi positifnya bisa meningkatkan usaha untuk memperbaiki manajemen resiko yang diterapkan.

hanya saja dalam jangka panjang jika trader terus berpikir seperti ini bukannya membawa keuntungan justru akan menghambat potensi profit yang bisa diraih. maka dari itu di sini kesimpulannya adalah untuk menyingkirkan asumsi bahwa loss itu wajar.

namun hal ini baiknya juga ditekankan untuk trader yang sudah bukan pemula lagi. karena pemula biasanya mudah sekali untuk cenderung mencari holy grail sistem terbaik, sehingga menyadari tentang kewajaran loss sepertinya bukan hal yang buruk untuk mereka.
  Ajia71   |   24 Sep 2019   |   Artikel
Untuk setup Reentry yang valid misal reentry di H4 REE. Saya entry dengan rule extreem atau tunggu CSAK di TF 15mnt? Soalnya extreem di TF1H dan TF15mnt itu hanya signal awal perubahan trend. Jadi akan floating. Apa ini sebabnya BBMA trader rata rata Averaging? Dan penempatan SL berdasar TF H4 atau TF15mnt? BBMA kelihatannya sangat bagus tapi penempatan SL dan TPnya masih abu abu buat saya. RR penting nih.
  Dylan   |   28 Dec 2020   |   Artikel

Apakah stop out level muncul otomatis di MetaTrader?

  Putra   |   28 Dec 2020

Stop Out akan muncul otomatis untuk menutup posisi di MetaTrader. Untuk ukuran level, setahuku sih berbeda-beda tergantung broker.

  Chepy Setiawan   |   20 Apr 2022   |   Artikel

biasanya trader pemula memiliki sifat serakah?

  Helmi Helma   |   20 Apr 2022
ingin cepat profit jadi over trade dan malah loss banyak
  Sim Simi   |   26 Apr 2022

pakai akun demo untuk mengevaluasi sistem dan strategi trading yang digunakan

  Bang Kachi   |   21 Apr 2022

entry tanpa melihat analisa teknikal

  Reza Feryngko   |   21 Apr 2022

trading bukan tebak2an, namun membutuhkan analisa, baik analisa teknikal maupun analisa fundamental

  Asrha Fajri   |   26 Apr 2022

sifat serakah muncul karena ingin cepat profit namun tdk disertai dg money management yg baik

  Zaluna Yasashi   |   29 Apr 2022

dalam trading tdk hanya ada profit tpi jg ada resiko yg besarnya seimbang dg profit

  Zeni   |   20 Aug 2022   |   Artikel

Mas, kalau trader yang tadinya day trading tapi akhirnya jadi swing trading (kadang sampai position trading) karena floating loss ngk balik2 itu gimana ya?

Bingung ngelihatnya loss dibiarin lama-lama.

Download ebook Gratis

E-book ini menuturkan sejumlah strategi yang terbukti handal untuk trading saham-saham Amerika Serikat. Parameter dan setting strateginya dijelaskan secara ringkas.

  • Nama Penulis: Mel Raiman, Ph.D
  • Jumlah Halaman: 32 halaman
  • Ukuran File: 877 kb
  • Bahasa: Inggris
Disajikan dengan bahasa yang lugas, jelas, dan humoris, e-book ini merangkum prinsip-prinsip dasar investasi saham yang sukses. Ragam tips di dalamnya telah banyak dimanfaatkan oleh investor saham maupun trader forex untuk mengalahkan pemain-pemain besar di pasar selama puluhan tahun.
  • Nama Penulis: Joel Greenblatt
  • Jumlah Halaman: 179 halaman
  • Ukuran File: 2.2 mb
  • Bahasa: Inggris

E-book analisa teknikal klasik untuk membantu trader mengembangkan dan meningkatkan performa sistem trading forex yang banyak beredar saat ini.

  • Nama Penulis: Tushar S. Chande, PhD
  • Jumlah Halaman: 177 halaman
  • Ukuran File: 3.02 mb
  • Bahasa: Inggris

Nicolas Darvas dikenal sebagai salah satu investor saham paling sukses dan paling kontroversial di era 1950-an berkat Box Theory. Box Theory pada dasarnya merupakan gabungan antara manajemen risiko, manajemen dana, dan strategi trading saham yang terhitung canggih di masanya.

  • Nama Penulis: Nicolas Darvas
  • Jumlah Halaman: 127 halaman
  • Ukuran File: 3.8 mb
  • Bahasa: Inggris
E-book ini merangkum secara singkat dan gamblang mengenai dasar-dasar forex dan cara menjalankan sebuah metodologi trading sederhana.
  • Nama Penulis: Dirk Du Toit
  • Jumlah Halaman: 238 halaman
  • Ukuran File: 1.85 mb
  • Bahasa: Inggris

Tahukah Anda bahwa pergerakan harga di pasar saham, obligasi, komoditi, dan forex itu saling berhubungan? E-book ini memberikan pemahaman lengkap tentang korelasi intermarket tersebut dari perspektif analisa teknikal.

  • Nama Penulis: John J. Murphy
  • Jumlah Halamanm: 145 halaman
  • Ukuran File: 6.4 mb
  • Bahasa: Inggris
Kumpulan ebook lainnya
bisa dilihat disini.
Cara Menggunakan Harmonic Pattern untuk Trader Pemula
Rida     14 Apr 2022
Sering diandalkan oleh trader berpengalaman, apa sih sebenarnya teknik Harmonic Pattern itu? Bisakah pemula mempelajarinya dan menggunakannya untuk trading?
4 Strategi Swing Trading Crypto Bagi Trader Pemula
Evan     8 Apr 2022
Mulai dari penggunaan Bollinger Bands hingga berbagai Chart Pattern, berikut adalah 4 strategi swing trading crypto yang wajib diketahui bagi pemula.
6 Aplikasi Chart Kripto Terbaik untuk Trader Pemula
Nandini     25 Jan 2022
Untuk menganalisa pergerakan harga Bitcoin dan kripto lainnya, berikut rekomendasi 6 aplikasi chart kripto terbaik yang bisa Anda manfaatkan.
Panduan Tokenomics untuk Trader Pemula
Nandini     14 Dec 2021
Mata uang kripto menghadirkan banyak ilmu baru. Tak hanya belajar mengenai cara tradingnya, pemula juga perlu memahami apa itu tokenomics.
Belajar Pola Candle Penerusan Untuk Trader Pemula
Cahyaning     7 Dec 2021
Mempelajari pola candle penerusan tak kalah penting dari belajar candle reversal. Apa saja candle yang bisa digunakan untuk trading mengikuti trend?
Candle Pembalikan Arah yang Wajib Diketahui Trader Pemula
Cahyaning     3 Dec 2021
Candle pembalikan arah merupakan pola price action penting yang menandakan reversal. Pola ini bisa membantu trader mengenali titik strategis untuk entry ataupun exit.
4 Cara Trading Tim Draper untuk Trader Pemula
Cahyaning     24 Nov 2021
Cara trading Tim Draper melibatkan teknik HODL dan analisa potensi Bitcoin. Bagaimana penerapannya untuk pemula?
Kirim Komentar Baru