Perusahaan telekomunikasi berplat merah, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) kembali menorehkan peningkatan pendapatan. Pada 2019, TLKM mengantongi pendapatan sebesar 102.6 T/9 bulan, sedangkan pada 2018 sebesar 99.2 T/9bulan.

Kenaikan pendapatan ini semakin memastikan TLKM sebagai salah satu perusahaan terbaik milik pemerintah. Hal ini tentu menarik perhatian investor untuk lebih yakin berinvestasi pada saham sektor telekomunikasi khususnya TLKM.

analisa teknikal Telkom

Berita Emiten

Telkom akan bekerja sama dengan PT Cisco System Indonesia untuk mengembangkan National Digital Platform, yakni sebuah platform digital berkapasitas besar yang merupakan layanan cloud. Kerjasama tersebut telah ditandai dengan penandatanganan Non Disclosure Agreement antara Senior Vice President Media & Digital Business Telkom, Joddy Hernady dan Director Operation - Service Provider Cisco Indonesia, Meygin Agustina pada Senin (25/11).

Telkom yakin layanan cloud akan mengubah teknologi industri informasi dan komunikasi dalam beberapa tahun kemudian. Oleh karena itu, TLKM berambisi untuk segera mewujudkan National Digital Platform. Baca juga Alasan Saham Blue Chip Direbutkan Para Investor.

 

Analisa Teknikal

Berdasarkan sinyal pergerakan harga terhadap Pivot Point, TLKM bergerak di antara S1 dan Pivot. Dengan penembusan harga di bawah indikator Bollinger Bands dan sinyal Stochastic yang menunjukkan posisi Oversold, harga diproyeksi akan berbalik menguat. Jikapun nantinya ada penurunan, maka hal itu sekedar dikarenakan koreksi yang wajar.

grafik saham TLKM

Rekomendasi: Buy (3800-3900)