Kesehatan sudah menjadi kebutuhan pokok yang tak bisa ditunda-tunda dan digantikan. Bagi banyak orang, kesehatan adalah investasi terbaik. Begitu pula dengan saham sektor kesehatan, Anda bisa meliriknya untuk jadi koleksi portofolio Anda.

Salah satu yang bisa Anda pertimbangkan adalah PT Indofarma Tbk (Persero). Perusahaan dengan kode emiten INAF tersebut merupakan produsen bahan baku farmasi dan alat kesehatan. INAF mencatatkan pendapatan sebesar Rp 583,5 milliar sehingga berhasil menarik minat investor.

Ilustrasi saham di bursa

Pada awal tahun 2020 nanti, PT Indofarma Tbk (INAF) merencanakan sejumlah pengembangan bisnis alat kesehatan. INAF siap mengalokasikan dana untuk melakukan renovasi fasilitas produksi dan meningkatkan impor produk jadi. Anggaran itu juga akan dibagi untuk bisnis ekstrak alami atau natural extract.

Salah satu alat kesehatan yang dimiliki INAF adalah bioelectrical impedance analysis (BIA) atau analisis komposisi tubuh. Alat itu merupakan hasil kerjasama dengan PT InBody Corp Indonesia.

Alat tersebut rencananya akan dipasarkan di rumah sakit, institusi militer, kepolisian, tempat diklat olah raga, perusahaan transportasi, BUMN dan pusat kebugaran. Hal ini diharapkan membuka lebar peluang bisnis alat kesehatan bagi INAF.

Grafik saham INAF
Dilihat dari analisa Pivot Point, harga sedang bergerak dalam area Support 1 dan Resistance 1. Terbentuknya pola candlestick reversal mengindikasikan adanya indikasi titik balik trend. Hal ini didukung dengan sinyal Bollinger Bands, dimana harga diproyeksikan mengarah ke garis bawah (Lower Band) Bollinger Bands dan mengupayakan pemulihan dari area tersebut.

BUY (940-1020)