Teknik Price Action, Metode Trading Sederhana Yang Dapat Diandalkan


Wiji Purnama 6 Mar 2017 31195Dibaca Normal 6 Menit

Teknik price action merupakan metode analisa teknikal yang berfokus langsung pada formasi harga di chart, dan tidak bergantung pada indikator.

Demi mengoptimalkan potensi keuntungan dalam trading forex, banyak trader rela mempelajari dan mencoba beragam strategi. Semakin jauh mereka terjebak dalam pencarian strategi forex terbaik, semakin banyak dan rumit pula teknik yang mereka cari. Padahal, untuk bisa mengidentifikasi pergerakan berikutnya, ada metode sederhana yang dapat diandalkan, yakni teknik price action.

Pada dasarnya, teknik price action adalah cara analisa sederhana yang dilakukan dengan mengamati pola pergerakan harga apa adanya di chart. Jadi, strategi ini tak bergantung pada indikator apapun, paling jauh hanya mengandalkan garis-garis suuport resistance atau Moving Average untuk keperluan konfirmasi sinyal.

Teknik Price Action Dalam Forex

Melalui teknik price action, Anda bisa belajar menginterpretasi arah pergerakan harga selanjutnya dari formasi candlestick yang ada. Artikel ini akan membahas hal-hal penting yang bisa Anda pelajari sebagai dasar-dasar strategi forex trading dengan teknik price action.

 

Dasar Teknik Price Action: Candlestick Bullish, Bearish, Up Bar, Down Bar

Mengenali candlestick bullish dan bearish adalah strategi forex paling dasar dalam teknik price action. Anda bisa dengan mudah mengidentifikasi suatu candlestick hanya dengan melihat warnanya saja. Namun karena setting warna di setiap chart trader bisa berbeda-beda, maka ada baiknya Anda mempelajari teori pembentukan candle bull dan bear.

Dalam pemahaman teknik price action, suatu candlestick dikatakan bullish apabila ia ditutup (close) pada level yang lebih tinggi dari harga pembukaannya (open). Sebaliknya, formasi candlestick bearish terkonfirmasi jika harga penutupan berakhir di level yang lebih rendah dari harga pembukaan.

Grafik di bawah ini menampilkan contoh candlestick bullish dan bearish:

Mengenali Formasi Dasar Candlestick

Secara umum, candlestick bullish menandakan kuatnya sentimen buyer, begitu juga sebaliknya dengan candlestick bearish yang berpihak pada sentimen seller. Selain melihat formasi candle satu per satu, teknik price action juga memperhatikan pola rentetan candlestick. Dalam metode ini, up bar mewakili rentetan candlestick bullish, sedangkan down bar menggambarkan rangkaian candlestick bearish.



Yang menarik di sini, suatu up bar bisa mengandung candlestick bearish, begitupun down bar juga dapat dihuni oleh candlestick bullish. Hal ini bisa terjadi karena dalam mengartikan up bar dan down bar, prinsip teknik price action lebih melihat bagaimana posisi suatu candestick terhadap harga sebelumnya.

Teknik Price Action Dengan Up Bar Dan Down Bar

Jadi, candles bearish tetap tergolong sebagai bagian dari rangkaian up bar selama high (level tertinggi) dan low (level terendah)-nya lebih tinggi dari high low candle sebelumnya. Pemahaman teknik price action serupa juga bisa diaplikasikan untuk memahami posisi candles bullish dalam rentetan down bar.

 

Formasi Candlestick Utama Dalam Teknik Price Action

Lebih dari sekedar pola bullish dan bearish, teknik price action juga menganalisa formasi candlestick dengan beragam bentuk unik yang masing-masing dapat diinterpretasikan sebagai sinyal penting, baik itu pembalikan (reversal) atau penerusan.

Namun secara garis besar, teknik price action menggunakan 3 formasi candlestick utama yang terdiri dari:

1. Pin Bar

Pin bar merupakan salah satu pola candle utama dalam teknik price action, karena paling mudah dikenali dan sering dijumpai di chart. Kemunculannya ditandai dengan body candle yang kecil dan salah satu sumbu memanjang melebihi besar body-nya. Terdapat dua jenis pin bar, di mana bearish pin bar yang terbentuk di puncak (top) harga teridentifikasi sebagai penanda bearish reversal, sementara bullish pin bar di dasar (bottom) harga seringkali diartikan sebagai sinyal pembalikan bullish.

Teknik Price Action Dengan Pin Bar

 

Nial Fuller, seorang master teknik price action mengungkapkan bahwa pin bar bisa sangat akurat jika terbentuk pada support resistance harga yang mengalami penguatan trend. Dalam penerapan teknik price action, pin bar seringkali dimanfaatkan untuk mengkonfirmasi pembalikan trend dalam strategi forex reversal, atau memvalidasi gelombang pullback dalam metode trading sesuai trend.

Pin Bar Dalam Strategi Forex ReversalPin Bar Dalam Strategi Forex Reversal


Pin Bar Dalam Strategi Forex TrendPin Bar Dalam Strategi Forex Trend

 

2. Inside Bar

Menandakan konsolidasi pasar yang sedang berada dalam ketidakpastian, inside bar teridentifikasi sebagai formasi candle yang level high dan low-nya berada dalam range candle sebelumnya. Itulah mengapa, teknik price action dengan pola ini memerlukan pengamatan pada 2 candlestick sekaligus, di mana candle pertama disebut sebagai mother bar, dan candle kedua adalah inside bar.

Teknik Price Action Dengan Inside Bar

Grafik inside bar menjadi pertanda keraguan buyer dan seller yang saling menunggu. Dengan demikian, Anda sebaiknya menunggu hingga candle ke-3 (konfirmator) tertutup untuk mengartikan sinyal inside bar. Teknik price action yang direkomendasikan adalah: jika candlestick konfirmator close di atas level high mother bar, maka artinya buyer telah mengambil inisiatif untuk mendorong harga ke atas. Sebaliknya, Anda bisa mengambil langkah bearish jika candle ke-3 tertutup di bawah level low mother bar. Kondisi tersebut mencerminkan kemenangan seller dalam menekan harga ke arah downside.

Cara Trading Dengan Inside Bar

3. Fakey Bar (Inside Bar + Pin Bar)

Sinyal palsu (false signal) merupakan kemungkinan yang bisa selalu terjadi dan oleh karena itu harus diwaspadai oleh setiap trader. Dalam teknik price action, terdapat formasi candlestick khusus yang dapat dikenali sebagai penanda false signal (fakey).



Pola ini terdiri dari 3 candle. Dua candle pertama adalah formasi mother bar dan inside bar, sementara candle ke-3 adalah konfirmator yang sebenarnya menunjukkan false break. Masih bingung? Untul lebih mudahnya, coba pahami kembali teknik price action dari sinyal inside bar di bagian sebelumnya.

Formasi Fakey Bar

Dalam kondisi normal, candle konfirmator yang tertutup di bawah low mother bar seharusnya menjadi awal downtrend. Namun teknik price action ini terbukti tidak selalu benar. Faktanya, harga berikutnya justru bisa membentuk uptrend. Untuk menghindari risiko tersebut, sebaiknya perhatikan bagaimana bentuk candle konfirmator setelah inside bar. Jika formasinya tampak seperti candlestick biasa, maka ia bukanlah penanda false signal. Namun apabila bentuknya menyerupai pin bar, maka berhati-hatilah karena itu bisa menjadi tanda penolakan harga untuk berlanjut meneruskan sentimen sebelumnya.

 

Menentukan Exit Level Dengan Teknik Price Action

Selain untuk memperkirakan arah pergerakan harga selanjutnya, teknik price action juga bisa dimanfaatkan dalam strategi forex untuk menentukan level exit. Sebagai contoh, apabila Anda entry order berdasarkan sinyal inside bar, maka gunakanlah level high atau low mother bar sebagai patokan stop loss. Sementara jika mengandalkan peluang dari pin bar atau fakey bar, sebaiknya perhatikan panduan teknik price action ini:

Teknik Exit Price Action

 

Akhir Kata

Metode pengamatan langsung pada grafik harga di chart menjadikan teknik price action sebagai strategi forex sederhana yang dapat diandalkan. Untuk menguasai dasar strategi forex ini, Anda cukup mempelajari kaidah candlestick bullish, bearish, up bar, down bar, pin bar, dan inside bar. Di samping itu, Anda juga perlu mewaspadai fakey bar dengan cara menunggu hingga candle ke-4 terbentuk.

Teknik Price Action Dengan Fakey Bar

Dalam contoh grafik di atas, tampak bahwa open order dengan teknik price action sebaiknya dilakukan setelah candle ke-4 terbentuk. Apabila candle tersebut ditutup lebih tinggi dari bearish pin bar, maka besar kemungkinan harga akan berlanjut dalam uptrend.

Advertisement


Musliaty Mahmud (02 Aug 2015)

Scalper Singkat, gunakan TF 1 , TF5. Open pada menit pertama, closed dalam hitungan 1-5 menit.Apakah mutlak harus closed dalam hitungan 1-5 menit ? Bagaimana kalau masih loss ? apa harus closed juga meski loss ?

Selengkapnya...

18 Pola Candle Terbaik
Morning Star
Morning Star
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama merupakan candlestick bearish panjang, diikuti oleh candlestick kedua yang membentuk gap turun dan ber-body kecil (harga pembukaan dan penutupan nyaris sejajar). Candlestick ketiga merupakan konfirmator karena bersifat bullish. Semakin besar body candle ketiga, semakin tinggi akurasi sinyal bullish reversal Morning Star.
18 Pola Candle Terbaik
Bearish Doji Star
Bearish Doji Star
Indikasi : Bearish Reversal

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bullish panjang, diikuti candlestick kedua berupa doji yang membentuk gap naik dan tidak memiliki body karena harga dibuka dan ditutup di level yang nyaris sama. Candlestick ketiga mengkonfirmasi pembalikan dengan membentuk bearish panjang dan gap turun dari doji.
18 Pola Candle Terbaik
Falling Three Methods
Falling Three Methods
Akurasi :

Terdiri dari beberapa candlestick. Diawali dengan candlestick bearish panjang yang kemudian diikuti oleh beberapa candlestick pendek membentuk koreksi bullish. Pola terkonfirmasi apabila terbentuk lagi candlestick bearish panjang yang menyentuh harga terendah baru.
18 Pola Candle Terbaik
Three Black Crows
Three Black Crows
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick dan semuanya berbentuk bearish panjang. Harga penutupan candlestick pertama, kedua, dan ketiga harus membentuk penurunan secara berturut-turut.
18 Pola Candle Terbaik
Harami Bullish
Harami Bullish
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 2 candlestick. Candlestick pertama bersifat bearish dan lebih besar sehingga menelan candlestick kedua yang bersifat bullish. Pola ini menandakan downtrend mulai kehilangan momentum. Meski bisa menambah akurasi sinyal, sumbu-sumbu candlestick kedua tidak harus berada dalam range candlestick pertama.
18 Pola Candle Terbaik
Harami Cross
Harami Cross
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 2 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bearish panjang di penghujung downtrend, sedangkan pola kedua adalah candlestick doji ber-body kecil dengan harga pembukaan yang nyaris sama dengan harga penutupannya. Pola ini lebih signifikan ketimbang Harami biasa. Semakin kecil body candlestick kedua, semakin tinggi akurasi sinyal bullish reversal-nya.
18 Pola Candle Terbaik
Three White Soldiers
Three White Soldiers
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick dan semuanya berbentuk bullish panjang. Harga penutupan candlestick kedua harus lebih tinggi dari candlestick pertama, begitu pula dengan harga penutupan candlestick ketiga dan kedua. Ini menandakan momentum uptrend yang masih kuat untuk membawa harga melanjutkan kenaikan.
18 Pola Candle Terbaik
Bullish Hammer
Bullish Hammer
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick yang ditutup di dekat atau pada harga tertingginya (High), sehingga menandakan pelemahan momentum downtrend. Semakin panjang sumbu bawah dan semakin kecil body candlestick, maka semakin signifikan pula sinyal bullish-nya.
18 Pola Candle Terbaik
Three Outside Up
Three Outside Up
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Dua candlestick pertama adalah pola Bullish Engulfing, kemudian diikuti oleh pola candlestick ketiga yang mengkonfirmasi bullish reversal.
18 Pola Candle Terbaik
Inverted Hammer
Inverted Hammer
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick yang dibuka lebih rendah dari candlestick sebelumnya. Setelah bergerak menguat, candlestick kemudian ditutup di dekat atau pada harga pembukaannya (Open). Semakin panjang sumbu atas dan semakin kecil body candlestick, maka semakin signifikan pula sinyal bullish-nya.
18 Pola Candle Terbaik
Hanging Man
Hanging Man
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick yang membentuk gap naik dari candlestick sebelumnya. Terjadi di akhir uptrend, Hanging Man memiliki sumbu bawah yang lebih panjang dari body-nya. Sinyal bearish reversal dari pola ini terkonfirmasi apabila candlestick selanjutnya bersifat bearish atau membentuk gap turun, dan ditutup melemah dari harga pembukaannya.
18 Pola Candle Terbaik
Harami Bearish
Harami Bearish
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 2 candlestick. Candlestick pertama bersifat bullish dan lebih besar sehingga menelan candlestick kedua yang bersifat bearish. Pola ini menandakan uptrend mulai kehilangan momentum. Sumbu-sumbu candlestick kedua tidak harus berada dalam range candlestick pertama, meski kondisi ini bisa menambah akurasi sinyal.
18 Pola Candle Terbaik
Dragonfly Doji
Dragonfly Doji
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick di akhir downtrend. Sell-off dalam skala besar terjadi setelah candlestick dibuka, sehingga harga membentuk sumbu bawah yang sangat panjang. Akan tetapi, harga kemudian justru ditutup dekat harga pembukaan atau bahkan harga tertingginya. Ini menandakan pelemahan dalam sentimen bearish dan beralihnya kendali pasar ke sisi buyer. Semakin kecil body dan semakin panjang sumbu bawahnya, maka semakin kuat pula sinyal pembalikan bullish-nya.
18 Pola Candle Terbaik
Three Line Strike
Three Line Strike
Akurasi :

Terdiri dari 4 candlestick. Tiga candlestick pertama adalah candle bullish yang ditutup menguat secara berturut-turut, sementara candlestick keempat adalah candlestick bearish panjang yang dibuka di harga lebih tinggi, tapi ditutup jauh di bawah harga penutupan tiga candlestick sebelumnya.
18 Pola Candle Terbaik
Shooting Star
Shooting Star
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 1 candlestick dan terjadi di pucuk uptrend. Harga pembukaan candlestick ini menciptakan gap naik dari candlestick sebelumnya, tapi kemudian ditutup dekat harga terendahnya. Sinyal bearish terkonfirmasi apabila candlestick berikutnya dibuka di bawah body Shooting Star.
18 Pola Candle Terbaik
Bullish Doji Star
Bullish Doji Star
Indikasi : Bullish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bearish panjang, diikuti candlestick kedua berupa doji yang membentuk gap turun dan tidak memiliki body (harga dibuka dan ditutup di level yang nyaris sama). Candlestick ketiga mengkonfirmasi pembalikan dengan membentuk bullish panjang dan gap naik dari doji.
18 Pola Candle Terbaik
Three Outside Down
Three Outside Down
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Dua candlestick pertama adalah pola Bearish Engulfing, kemudian diikuti oleh pola candlestick ketiga yang mengkonfirmasi bearish reversal.
18 Pola Candle Terbaik
Evening Star
Evening Star
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick. Pola pertama adalah candlestick bullish panjang, diikuti oleh candlestick kedua yang membentuk gap naik dan ber-body kecil (harga pembukaan dan penutupan nyaris sama). Candlestick ketiga merupakan konfirmator karena bersifat bearish. Semakin besar body candle ketiga, semakin tinggi akurasi sinyal bearish reversal-nya.
Advertisement

Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan.

Jean Folger

Saya tahu kemana saya akan keluar bahkan sebelum saya masuk (pasar).

Bruce Kovner

Saya tak banyak melihat korelasi antara trading yang bagus dan kecerdasan. Beberapa trader terkemuka cukup cerdas, tetapi beberapa diantaranya tidak.

William Eckhardt

Pada dasarnya, forex dan saham tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah risikonya.

Ellen May

Ketika Anda benar-benar percaya bahwa trading hanyalah sebuah permainan probabilitas yang sederhana, konsep seperti benar dan salah atau menang dan kalah tidak lagi memiliki makna yang sama.

Michael Covel

Tekunilah proses dari setiap proses, kerjakan, rencanakan, investasikan waktu Anda dengan bijak, jadilah produktif, dan jangan buang-buang waktu.

Chris Lori

Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah dosa.

Barbara Rockefeller

Yang penting bukan masalah benar atau salah, tapi seberapa besar profit Anda ketika benar, dan seberapa banyak loss Anda ketika salah.

George Soros

Cara membangun return jangka panjang adalah dengan melindungi modal dan memaksimalkan profit.

Stanley Druckenmiller

Charting itu agak mirip dengan berselancar. Anda tak perlu banyak tahu tentang fisik gelombang untuk menangkap sebuah ombak yang bagus. Anda hanya perlu mampu merasakannya ketika (ombak) itu terjadi dan memiliki keberanian untuk beraksi di saat yang tepat.

Ed Seykota

Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas,

Desmond Wira

Saat Anda mengalami kerugian beruntun, segala keraguan dan ketidakpastian akan menyeruak dan membuat Anda sangat ragu untuk menarik pelatuk (entry). Rasanya tak ada satupun yang berjalan dengan benar. Itu adalah sesuatu yang harus Anda kontrol.

Bill Lipschutz

Masuklah pasar hanya saat pasar trending; jika bullish Anda harus buy, jika bearish masuk posisi sell. Cuma cara itu yang bisa menghasilkan keuntungan sebenarnya.

Jesse Livermore

Ketika mendapat profit, kita jadi lebih berhati-hati. Sedangkan ketika mengalami kerugian, kita justru mulai mengambil risiko lebih banyak dan rugi lebih banyak lagi.... Jadi, trader perlu memutuskan apakah mereka bisa menanggung risiko dan apakah mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat sebelum trading.

Paul Rotter

Saya hanya kaya karena saya tahu kapan saya salah. Pada dasarnya saya bisa bertahan dengan mengakui kesalahan-kesalahan saya.

George Soros

Tak ada satupun aturan trading yang bisa 100% profit sepanjang waktu.

Jesse Livermore

Trading bukanlah hanya soal melindungi modal dari kerugian, melainkan juga melindungi diri dari diri sendiri.

Kim Krompass

Orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk.

Desmond Wira

Trader yang benar-benar (ingin) sukses haruslah berkomitmen untuk mendalami dunia trading, dan menganggap uang sebagai bonus sampingan.

Bill Lipschutz

Kehancuran emosional hampir sama buruknya dengan kehancuran finansial.

Kim Krompass

Saya akan selalu mengurangi posisi ketika loss. Dengan begitu, saya hanya akan memiliki posisi kecil saat trading berakhir buruk.

Paul Tudor Jones

Dalam berinvestasi Anda harus tahu betul apa-apa yang tidak Anda ketahui, dan berpeganglah hanya pada apa yang Anda ketahui.

Warren Buffett

Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya.

Carolyn Boroden

Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.

Buge Satrio

Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal

Kathy Lien
Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 2    

Mira K
19 AUG 2021

Terima kasih atas penjelasannya, saya newbie.. mungkin ada info artikel lain yang membahas teknik ini sebagai tambahan info dan pembelajaran.. Terima kasih

Lintang
19 AUG 2021

Bisa ke link ini dan ini kak untuk tambahan infonya.
semoga membantu

10 Pertanyaan Paling Umum Tentang Price Action
10 Pertanyaan Paling Umum Tentang Price Action
Nandini   24 Sep 2021   139  
10 Buku Trading Price Action Terbaik Untuk Pemula
10 Buku Trading Price Action Terbaik Untuk Pemula
Cahyaning   20 Aug 2021   320  
Cara Trading Support Resistance Dengan Price Action
Cara Trading Support Resistance Dengan Price Action
Nandini   19 Jul 2021   439  
3 Strategi Naked Trading Simpel Untuk Pemula
3 Strategi Naked Trading Simpel Untuk Pemula
SAM   23 Nov 2017   9923  
Cara Trading Aman Bebas Stres Dengan Price Action
Cara Trading Aman Bebas Stres Dengan Price Action
Wiji Purnama   17 Nov 2017   4608  
Apa Itu Teori Dow?
Apa Itu Teori Dow?
SAM   28 Mar 2013   9106