Manajemen Risiko

Hedging Bitcoin, Strategi Manajemen Risiko Kripto
Evan     31 Aug 2022
Tidak ada yang tahu naik dan turunnya harga kripto. Salah satu cara melindungi nilainya ketika harga bearish adalah dengan hedging Bitcoin. Seperti apa caranya?
Menilik Perbedaan Manajemen Risiko Investasi Syariah dan Non Syariah
Ryandy H     25 Nov 2019
Secara teori, risiko lembaga keuangan Islam lebih rendah dari pada yang dihadapi oleh lembaga keuangan konvensional. Mengapa begitu? Simak penjelasan berikut.
4 Metode Manajemen Risiko Dalam Trading Forex
Wiji Purnama     21 Nov 2016
Trading forex tanpa manajemen risiko sama bahayanya dengan berkendara tanpa rem. Mengapa manajemen risiko begitu penting dalam belajar trading forex?
Forum

Kumpulan Forum @inbizia #manajemen #risiko

joko winarno   17 Mar 2021

Bagaimana cara meminimalisir risiko investasi ya min, mengingat saat ini sedang marak berita investasi bodong?

Aisha   10 Mar 2022

Reksa dana adalah investasi yang bagus dan berisiko rendah untuk pemula. Beberapa keunggulannya:

  • Siapa saja bisa mulai berinvestasi reksa dana, hanya dengan mengunduh aplikasi investasi reksa dana seperti Tanamduit, Bibit, Bareksa, Ajaib, dll. Pendaftaran dan setor-tarik dana sudah online sepenuhnya.
  • Kita tidak perlu repot menganalisis sendiri, karena dana akan dikelola oleh Manajer Investasi yang sudah punya ijin OJK.
  • Kita bisa memantau portofolio Manajer Investasi sebagai bahan belajar, khususnya jika kelak ingin investasi saham sendiri.
  • Kita bisa mulai investasi reksa dana dengan modal mulai dari Rp10 ribu saja, sehingga sangat terjangkau.
  • Setor dan tarik dana bebas biaya.
  • Setor dan tarik dana hanya butuh waktu singkat. Setoran biasanya masuk dalam satu hari, sedangkan pencairan dana antara 2-12 hari.
Aisha   19 Mar 2021

Ada banyak cara meminimalisir risiko investasi terkait investasi bodong. Berikut ini tiga diantaranya yang paling penting:

  • Hanya berinvestasi pada hal yang kamu pahami. Jika kamu ingin sekali berinvestasi pada sesuatu, maka pelajarilah dulu hingga kamu benar-benar paham. Jika kamu tidak paham dan tidak mau belajar, ya janganlah berinvestasi di situ.
  • Hanya berinvestasi dengan menggunakan uang dingin. Uang dingin adalah dana sisa yang tidak akan dipergunakan untuk kebutuhan dalam waktu dekat, bukan dana pinjaman, dan bukan dana cadangan darurat. 
  • Memahami bahwa semua investasi dan bisnis itu pasti mengandung potensi untung dan risiko kerugian. Jangan percaya pada orang yang mengklaim bisa menghasilkan "investasi pasti untung" atau "investasi anti rugi" hanya dengan setor uang saja. Tidak ada yang seenak itu. Para investor sukses saat ini, semuanya pernah mengalami masa-masa susah payah belajar dan sewaktu-waktu tetap bisa mengalami rugi.
Aisha   20 Mar 2022

Semua jenis investasi bisa jadi bagus untuk karyawan. Yang perlu kamu perhatikan saat akan memilih investasi itu bukan profesi kamu, melainkan bagaimana toleransi risiko dan apa target investasi kamu.

Toleransi risiko itu berkaitan dengan pertanyaan: Apakah kamu siap menanggung kerugian atas seluruh dana investasi kamu?

  • Jika kamu siap menanggung rugi total, berarti kamu tergolong "risk-taker". Kamu bisa coba investasi saham atau bahkan forex dan kripto. Strategi trading/investasi dapat dirancang dengan target investasi jangka pendek maupun panjang.
  • Jika kamu merasa tidak siap menanggung kerugian dalam jumlah banyak, berarti kamu tergolong "safe-seeker". Kamu lebih cocok dengan investasi riil seperti properti dan emas, atau investasi keuangan berisiko rendah seperti Surat Berharga Negara dan reksa dana. Produk reksa dana pasar uang cocok untuk jangka pendek; Surat Berharga Negara cocok untuk untuk jangka menengah; sedangkan properti dan emas cocok untuk jangka panjang.

Investasi mana pun yang kelak jadi pilihanmu, kamu harus paham bahwa tidak ada kesuksesan instan. Butuh proses pembelajaran agar kamu benar-benar memahami pilihan investasimu, baru kemudian kamu bisa mulai menyetorkan modal untuk investasi. Sisihkan waktu di luar jam kerja karyawan biasa untuk belajar dan berlatih hingga mahir, serta jangan ragu untuk bertanya pada ahlinya jika ada yang tidak dipahami.

Aisha   29 Mar 2022

Setiap penasihat keuangan mungkin memiliki pendapat berbeda tentang berapa persen penghasilan yang perlu disisihkan untuk investasi. Bisa jadi 10%, 20%, 30%, dan seterusnya. Namun, pada dasarnya semua itu tergantung juga pada berapa besar pendapatan dan pengeluaran kamu.

Umpama kamu punya pemasukan Rp10 juta per bulan dan pengeluaran Rp8 juta per bulan, maka cukup masuk akal untuk menyisihkan Rp2 juta untuk berinvestasi (20%).

Tapi seandainya kamu punya pemasukan Rp100 juta per bulan dan pengeluaran Rp8 juta per bulan, maka menyisihkan 20% saja (Rp20 juta) menjadi kurang masuk akal, karena akan ada dana puluhan juta yang menganggur dan tentunya tidak baik jika dipakai untuk foya-foya saja.

Jadi, sebenarnya tidak penting berapa persen penghasilan yang digunakan untuk investasi. Teknis menyisihkan dana untuk berinvestasi yang tepat adalah:

  • Pertama, kamu sudah mampu memenuhi kebutuhan pokok dan melunasi pinjaman dengan penghasilan kamu.
  • Kedua, kamu sudah punya persediaan dana cadangan yang memadai untuk persiapan situasi darurat (sebesar minimal 3x pengeluaran bulanan).
  • Ketiga, jika ada sisa dari poin pertama dan kedua tadi, maka kamu bebas menggunakannya untuk investasi.

Lalu, bagaimana jika kita ingin segera mulai berinvestasi padahal masih belum mampu memenuhi kebutuhan pokok dan belum punya dana darurat? Ya, dalam situasi ini, tentu tidak masuk akal pula jika kamu mengalokasikan sekian persen penghasilan untuk berinvestasi. Sebaiknya coba menabung atau berinvestasi receh yang tidak akan membebani kantong kamu, misalnya mulai dari Rp10 ribu per minggu pada reksa dana. 

almaluna   30 Mar 2022

selain reksa dana, investasi apa saja ya kak yang bisa mulai dari nominal kecil, dibawah 100ribu?
Terima kasih

Aisha   30 Mar 2022

Berikut ini beberapa investasi yang bisa dimulai dengan nominal kecil, selain reksa dana:

  • Saham: Sekuritas yang merakyat seperti IPOT dan Ajaib memperbolehkan investor untuk mendaftar tanpa syarat setoran minimal. Jadi, kita bisa menyetor setara nilai satu lot saham yang ingin dibeli saja. Sedangkan ada banyak sekali saham yang nilai 1 lot-nya kurang dari Rp100 ribu, seperti saham BJTM, PWON, ELSA, dan lain-lain.
  • Emas: Nabung emas di Pegadaian atau aplikasi digital lain dapat dimulai dari 0,01 gram atau Rp10 ribu.

Selain saham dan emas, trading forex juga bisa dimulai dengan investasi di bawah 100 ribu. Tapi trading forex membutuhkan ilmu tingkat lanjutan, sehingga sebaiknya hanya dipilih jika sudah memiliki pengalaman dan pengetahuan di dunia keuangan.

Aisha   30 Mar 2022

Berikut ini beberapa investasi yang bisa dimulai dengan nominal kecil, selain reksa dana:

  • Saham: Sekuritas yang merakyat seperti IPOT dan Ajaib memperbolehkan investor untuk mendaftar tanpa syarat setoran minimal. Jadi, kita bisa menyetor setara nilai satu lot saham yang ingin dibeli saja. Sedangkan ada banyak sekali saham yang nilai 1 lot-nya kurang dari Rp100 ribu, seperti saham BJTM, PWON, ELSA, dan lain-lain.
  • Emas: Nabung emas di Pegadaian atau aplikasi digital lain dapat dimulai dari 0,01 gram atau Rp10 ribu.

Selain saham dan emas, trading forex juga bisa dimulai dengan investasi di bawah 100 ribu. Tapi trading forex membutuhkan ilmu tingkat lanjutan, sehingga sebaiknya hanya dipilih jika sudah memiliki pengalaman dan pengetahuan di dunia keuangan.

Aisha   5 Apr 2022

Semua jenis investasi dapat ditujukan untuk jangka panjang. Bahkan, "investasi" itu sendiri sejatinya merupakan aktivitas menanamkan modal dengan harapan untuk mendapatkan keuntungan dalam jangka panjang. Jika hanya menginginkan untung jangka pendek, itu bukanlah "investasi" melainkan "trading".

Istilah "jangka panjang" dan "jangka pendek" itu sendiri bersifat relatif. Apa yang "panjang" bagi sebagian orang, bisa jadi "pendek" bagi yang lain. Karenanya, kita semestinya mengukur jangka waktu investasi bukan berdasarkan standar waktu yang abstrak seperti itu, melainkan berdasarkan pada berapa lama persisnya kita ingin mempertahankan suatu aset investasi.

Berikut ini prakiraan rentang waktu investasi bagi beberapa jenis investasi hingga menghasilkan profit:

  • Reksa dana pasar uang: sekitar 1 tahun
  • Deposito, valas, kripto: sekitar 1 tahun
  • Reksa dana pendapatan tetap: antara 1-5 tahun
  • Reksa dana saham: di atas 5 tahun
  • Saham: di atas 5 tahun
  • Emas: di atas 5 tahun
  • Properti: di atas 10 tahun
  • Obligasi: tergantung jangka waktu hingga maturitas, terdapat obligasi 1 tahun, 3 tahun, 25 tahun, dan masih banyak lagi.
almaluna   28 Mar 2022

Baiknya berapa persen dari penghasilan kita yang perlu kita sisihkan untuk investasi?

hamka yahya   18 Mar 2022

Jenis investasi apa yang bagus untuk karyawan?

keanu tiger   1 Apr 2022

Apa saja jenis investasi jangka panjang?

nur halimah   8 Mar 2022

mohon infonya min, investasi apa yang bagus dan risiko rendah untuk pemula, mengingat saat ini banyak sekali produk investasi? Trims

Reply > Lihat[12]
aam ridwan   28 Mar 2021

Sebenarnya resiko yang harus ditanggung trader yang menggunakan ATG (Autotrade Gold) itu apa saja ya?

Argo Gold Spotter   5 Apr 2021

Untuk Aam Ridwan,

Auto Trade Gold adalah sebuah robot trading (EA) yang khusus/berjalan baik untuk trading emas. Layaknya betrading dengan robot trading (EA), tentu ada resikonya sendiri. Berikut adalah beberapa resiko umum yang sering dihadapi oleh para pengguna EA:

  • Tingkat resiko besar (terlebih jika robot trading tersebut menggunakan strategi martingale)
  • Tingkat drawdown tinggi (biasanya robot dengan winrate rendah)
  • Umumnya tidak dapat menggunakan konsep money management/position sizing
  • Tidak ada filter news
  • Performa dari hasil masa lalu tidak bisa menjadi acuan jaminan performa di masa mendatang

Dengan kata lain, menggunakan robot trading-pun masih memiliki resiko. Sedangkan untuk resiko dari penggunaan robot Auto Trade Gold sendiri kami belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut dikarenakan kami belum menguji performa dari robot tersebut. Semoga bisa membantu.

Trader xxx   26 Apr 2021

Malam admin, mau tanya juga...Apakah di ATG, kalau kita sdh daftar di link IB [katakan si ahmad], lalu kita kurang nayaman dengan orang ini karena kurang support. Lalu sy mau pindah ke link IB punya teman saya si david. Apakah bisa seperti itu? 

Redjoel   14 May 2021

Saya Pengguna ATG punya permasalahan yang sama.
Tidak bisa sembarang pindah IB seperti di Broker2 macam OCTAFX.
Caranya adalah Membuka Akun baru atas IB yang kita maksudkan.
yang artinya Robot Hangus, Deposit jadi berkurang karena ada selisih Rate

Reply > Lihat[3]
Komentar

Kumpulan Komentar @inbizia #manajemen #risiko

  Hari Santoso   |   24 Jun 2013   |   Artikel
Analisa teknikal memang memberi gambaran perhitungan yang terlihat pasti dan menjanjikan. Tapi untuk fokus pada analisa teknikal sehingga mengabaikan analisa fundamental dan sentimen pasar itu kurang dianjurkan. Bagaimanapun, ada hal-hal yang belum bisa digambarkan dan diprediksi indikator secara akurat. Analisa yang dilengkapi dengan sisi fundamental, sentimen pasar, dan ditambah money manajemen akan jauh lebih baik daripada hanya fokus ke analisa teknikal saja.
  Denis Alfiansyah   |   17 Sep 2014   |   Artikel
anggapan loss sebagai hal yang wajar dalam banyak kasus sering digunakan sebagai "penghiburan" bagi trader yang mengalami loss agar tidak terlalu terbebani atau kecewa berlebihan saat sistemnya tidak bekerja dengan maksimal.

sebenarnya ini sepaham dengan tidak adanya sistem trading yang sempurna. karena dengan adanya pemikiran seperti itu pasti trader juga tidak akan terlalu berharap bahwa sistemnya akan selalu memberi keuntungan, dan sisi positifnya bisa meningkatkan usaha untuk memperbaiki manajemen resiko yang diterapkan.

hanya saja dalam jangka panjang jika trader terus berpikir seperti ini bukannya membawa keuntungan justru akan menghambat potensi profit yang bisa diraih. maka dari itu di sini kesimpulannya adalah untuk menyingkirkan asumsi bahwa loss itu wajar.

namun hal ini baiknya juga ditekankan untuk trader yang sudah bukan pemula lagi. karena pemula biasanya mudah sekali untuk cenderung mencari holy grail sistem terbaik, sehingga menyadari tentang kewajaran loss sepertinya bukan hal yang buruk untuk mereka.
  Admin   |   11 Feb 2015   |   Artikel

Cara instan untuk menetapkan stop loss adalah: - Saat buka posisi buy, pasang stop loss dekat support terakhir (level terendah sebelumnya). - Saat buka posisi sell, pasang stop loss dekat resisten terakhir (level tinggi yang pernah tercapai sebelumnya). Ada banyak cara untuk mengetahui support dan resisten ini.

Tetapi untuk memutuskan kapan exit suatu posisi itu memang tidak mudah, dan setiap trader biasanya punya kiat sendiri agar profit dan terhindar dari loss. Diantaranya:

- Trader yang menggunakan indikator MACD, misalnya, disarankan agar tutup posisi saat MACD sudah mulai mendatar selama beberapa candle, karena itu artinya pasar sudah tidak trending lagi dan bisa jadi akan berbalik arah. Dengan begitu maka posisi yang sudah profit tidak berubah loss.

- Trader pengguna Fibonacci Retracement bisa jadi saat buy di level 50.0 akan memasang TP di garis Fibonacci berikutnya (61.8) dan SL di garis Fibonacci sebelumnya (38.2). Setiap indikator biasanya mengandung tips tersendiri untuk menetapkan stop loss dan kapan harus take profit.

- Ada juga yang menggunakan manajemen risiko. Jadi ini tergantung berapa dana yang dimiliki, setting risk management, lot yang dipakai, dan saat memilih leverage-nya. Dalam hal ini, stop loss itu selaras dengan Take Profit. Jadi contohnya misal Anda pasang target take profit 20 pips, maka jangan pasang stop loss 100 pips, karena nanti akan floating terlalu jauh; jadi pasang SL 30-40 pips saja.

Kemudian tentang pending order. Trader pengguna strategi apapun biasanya akan berhati-hati menjelang rilis berita berdampak besar, karena saat rilis bisa terjadi gejolak harga yang tak normal. Trader juga bisa cut loss ataupun take profit sebelum pasar tutup akhir pekan karena di hari senin bisa terjadi gap.

Atau sebaliknya, pasang pending order dengan ekspektasi tertentu. Pending order dilakukan saat analisa mengekspektasikan harga akan bergerak ke arah tertentu, tetapi saat ini harga belum tercapai. Daripada harus memelototi chart terus-terusan, maka dipasanglah pending order.

  Lintang   |   13 Nov 2017   |   Artikel
Mantap, bisa di coba lah. memanfaatkan news event dengan analisa teknikal, manajemen resikonya juga oke
  Clara   |   28 Dec 2020   |   Artikel

 Dulu pas masih baru memulai trading, gue pikir yang penting adalah menguasai strategi dan risiko manajemen, tapi lama2 baru merasakan bahwa emotion control juga penting karena bisa berpengaruh pada pengambilan keputusan

  Perhaps   |   28 Dec 2020

Terus bagaimana cara mengontrol emosi saat trading?

  Tiffany   |   28 Dec 2020

Bantu jawab ya... Aku pernah baca entah di mana... kuncinya adalah take a break ketika kamu lagi emosi, bingung atau ragu-ragu. Jangan rakus. Sabar, disiplin. Bikin rencana realistik beserta plan B jika plan A gagal. Move on ketika order-mu justru berakhir rugi. 

  Addy   |   25 Jan 2021   |   Artikel

Ini artikelnya lebih ke manajemen risiko gak sih?

  Safroni   |   25 Jan 2021

Oh iya ya. Tapi manajemen risiko pun sanngat diperlukan kalau mau profit konsisten.

Soegee Futures Luncurkan Akun Pro Trader
Nadia     7 Sep 2022
Broker Soegee Futures meluncurkan akun Pro Trader yang memungkinkan trader bertransaksi dengan lebih banyak instrumen tanpa komisi bulanan.
Ilmu Trading Dari George Soros Untuk Trader Pemula
Febrian Surya     22 Jul 2020
Sebagai trader tersohor di dunia, tentunya George Soros memiliki begitu banyak pengalaman dan ilmu trading yang bisa dibagikan kepada para trader pemula. Apa sajakah itu?
Kisah Sukses Sang Sultan Forex, Bill Lipschutz
SAM     24 Oct 2013
Dijuluki Sang Sultan Forex karena rating suksesnya yang tinggi, inilah kunci sukses Bill Lipschutz yang mulai belajar trading karena ingin mengelola dana warisan dari neneknya.
Kirim Komentar Baru