Margin

MRG Mega Berjangka Ubah Margin dan Jam Trading Sebagian Aset
Melati     9 Nov 2021
Broker MRG Mega Berjangka mengumumkan penyesuaian margin dan perubahan jadwal trading bagi sebagian instrumen trading mereka.
#margin  #mrg  
Kalkulator Margin
Sistem     15 Jun 2020
Kalkulator Margin mempermudah Anda untuk menghitung secara otomatis berapa margin untuk suatu posisi trading. Ini bisa membantu Anda memperkirakan ketahanan dana dari risiko.
Belajar Cara Beli Saham Dengan Margin
Satrya Heli Oriza     17 May 2019
Sobat ingin membeli saham namun modal yang dimiliki terbatas? Alternatif berikut ini dapat menjadi pertimbangan sebagai salah satu solusi untuk memecahkan masalah tersebut.
Kamus

Kamus Trading

Margin

Sejumlah dana yang perlu disetorkan trader sebagai jaminan agar bisa bertransaksi pada broker yang memberikan fasilitas leverage bagi nasabahnya. Terdapat dua jenis margin, yaitu Free Margin dan Used Margin.

Initial Margin

Deposit awal yang perlu disetorkan oleh trader agar dapat mulai bertransaksi. Deposit-deposit selanjutnya cukup disebut sebagai margin dan berfungsi agar trader bisa mempertahankan posisi tradingnya.

Margin Call

Fasilitas broker yang memperingatkan trader jika ekuitas akun trading sudah tidak mencukupi nilai margin yang dibutuhkan untuk membuka posisi.

Forum

Kumpulan Forum @inbizia #margin

Dana   2 Jan 2019

mohon maaf saya mau bertanya, saya baru bergabung dengan broker yang memiliki trading terms stop out level 30% dan margin call level 100%.. maksud dari 30% dan 100% itu apa? terima kasih.

m singgih   11 Jul 2020

@ Best:

Btw, apakah Anda sudah pasangin stop loss (SL)?
Kalau tanpa SL berarti Anda tidak membatasi resiko..

- .. Atau walaupun saya uninstall M 4, kalau memang sudah MC, walaupun tidak sedang Online..tidak ada koneksi, tetap kena MC

Ya, tetap kena MC. Semua histori order Anda tersimpan di server broker sekalipun Anda tidak online, baik order yang sudah tereksekusi maupun pending order. Semua order yang sudah di-accept server akan tetap berjalan kecuali servernya down.
Kalau memang kondisi order Anda sudah harus kena MC, maka tidak bisa dihindari. Jadi cara uninstall tsb tidak ada gunanya.

Argo Gold Spotter   5 Aug 2019

Untuk Akhmad,

Bisa jadi ketika akun trading Anda sedang mengalami floating profit, lalu terdapat momentum fundamental atau rilis data penting dan membuat pair yang Anda tradingkan berbalik arah dengan cepatnya sehingga membuat kondisi akun trading Anda menjadi loss bahkan berujung stop out.

Umumnya, masih terdapat dana sisa yang bisa ditarik atau digunakan untuk bertrading lagi meskipun terkena stop out. Mengenai berapa besar nominal yang tersisa itu tergantung dari level stop out yang ditetapkan oleh broker. Namun, ketika saldo menjadi nol atau bahkan minus ketika terkena stop out, maka berarti terdapat lonjakan harga yang sangat cepat sehingga menjadikan stop loss atau sistem stop out pada broker tidak berfungsi.

Mengenai hal ini Anda tidak perlu khawatir. Anda tidak perlu memikirkan apakah Anda harus membayar, atau takut ditagih, atau mengganti saldo yang negatif tersebut. Karena umumnya kini sudah banyak broker yang memberikan fasilitas perlindungan saldo negatif (negative balance protection), sehingga para klien atau trader tidak perlu risau ketika hal ini terjadi.

Semoga bisa membantu.

m singgih   6 Aug 2019

@ Akhmad:

Nominal apa yang dinaikkan?
Stop Out (SO) maksudnya batas margin level yang ditentukan broker, yang mana kalau level SO (dalam persen) tercapai, maka proses trading akan dihentikan secara otomatis.

Misal broker Anda menentukan SO = 40% dan Margin Call (MC) = 100%, maka kalau (equity / margin total) x 100%
telah mencapai level MC, Anda akan mendapat warning, tapi proses trading masih berjalan. Kalau telah mencapai level SO, maka proses trading secara otomatis akan dihentikan.

Maksud adanya MC dan SO karena broker tidak mau rmeugi. Hal itu logis saja karena kalau posisi Anda terus minus dan jaminan (margin) Anda habis tetapi tidak dihentikan maka Anda akan berhutang pada broker, dan kalau tidak terbayar maka broker akan merugi.


- … Tapi setelah kena stop out margin -594. 00. Untuk minus margin bagaimana?

Margin tidak mungkin minus Pak.
Margin adalah jaminan untuk membuka sebuah posisi. Sisa margin akan dikembalikan ketika Anda terkena SO.

Contoh perhitungan margin:
Kalau Anda membuka akun regular (standard) dan trading EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD atau NZD/USD, maka nilai kontrak untuk 1 lot adalah USD 100,000.
Dalam hal ini, perhitungan untuk Margin adalah:

Margin = (USD 100,000)  x (jumlah lot atau volume) x (persentasi margin) x harga pasar saat itu

Misal: Anda trading dengan leverage 1:200, Anda buy 2 lot EUR/USD pada harga 1.1200, maka margin =  (USD 100,000)  x 2 x 0.5% x 1.1200 = USD 1,120.


- … Apakah harus menanggung margin yang minus itu dengan adanya tagihan

Tidak ada margin minus, dan tidak ada trader yang berhutang pada broker. Margin adalah jaminan pada saat membuka posisi.

m singgih   16 Jan 2019

@ Achmad Kusuma P.:

Dalam hal ini kemungkinan trading telah dihentikan. Kalau trading Anda dihentikan, berarti Anda terkena Stop Out (SO).
Istilah Margin Call (MC) dan Stop Out (SO) menunjukkan batas-batas besarnya equity yang ditentukan, ketika Anda sedang mengalami kerugian, atau floating loss.

Balance / saldo : jumlah dana dalam akun Anda.
Equity = Balance + Floating Profit / Loss
Floating profit : posisi terbuka yang sedang profit
Floating loss : posisi terbuka yang sedang loss

Ketika Anda kena Margin Call (MC), berarti Anda dianjurkan untuk menambah dana supaya equity Anda mencukupi untuk menahan kerugian yang sedang terjadi (floating loss).
Tetapi ketika Anda kena Stop Out (SO), trading Anda akan dihentikan secara otomatris oleh broker, karena equity Anda dianggap sudah tidak bisa menahan kerugian.

MC dan SO ditentukan dari Margin Level.
Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

Biasanya broker menetapkan Margin Level = 100% untuk mengenakan Margin Call (tiap broker bisa berbeda).
Misal Anda trading pada broker yang menerapkan aturan Margin Level 100% untuk Margin Call, dan Anda masih punya USD 5,000 dengan beberapa posisi trading yang masih terbuka dan totalnya rugi (diluar margin), dengan margin total USD 500.
Jika total kerugian Anda telah mencapai USD 4,500 maka Anda akan terkena Margin Call, karena Margin Level Anda = ((USD 5,000-USD 4,500) / USD 500 ) x 100% = 100%.

Contoh lain, jika broker Anda menetapkan Margin Cal Level = 100%, dan Stop Out level = 30%, maka:
- Jika Margin Level = 100%, maka Anda akan terkena MC. Dalam hal ini Anda akan terkena MC ketika Equity = Margin total.
- Jika Margin Level = 30%, maka Anda akan terkena SO, dan trading Anda akan dihentikan. Dalam hal ini Anda akan terkena SO ketika Equity = 30% dari Margin total.

Contoh:
Balance dalam akun Anda = USD 5,000, dengan beberapa posisi trading yang masih terbuka dan totalnya rugi (diluar margin), dengan margin total = USD 500.
Jika total kerugian Anda telah mencapai USD 4,500 maka Anda akan terkena Margin Call, karena Margin Level Anda = ((USD 5,000-USD 4,500) / USD 500 ) x 100% = 100%.
Jika Anda diamkan (tidak menambah dana), dan total kerugian Anda telah mencapai USD 4,850 maka Anda akan terkena Stop Out, karena Margin Level Anda = ((USD 5,000-USD 4,850) / USD 500 ) x 100% = 30%.

Margin berhubungan dengan Leverage.
Jika Anda memilih leverage 1:100 maka dana jaminan Anda adalah 1% dari nilai kontrak. Jika leverage 1:200 maka dana jaminannya adalah 0.5% dari nilai kontrak.
Jika Anda membuka akun standard dan trading EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD atau NZD/USD, maka nilai kontrak untuk 1 lot adalah USD 100,000.
Dalam hal ini, perhitungan untuk Margin adalah:

Margin = (USD 100.000)  x (jumlah lot atau volume) x (persentasi margin) x harga pasar saat itu

Misal: Anda membuka account standard dengan leverage 1:200, Anda buy 2 lot EUR/USD pada harga 1.0885, maka margin =  (USD 100.000)  x 2 x 0.5% x 1.0885 = USD 1,088.50.

Free Margin atau Margin bebas adalah selisih antara Equity dengan Margin total Anda untuk membuka posisi (kalau ada beberapa posisi yang masih terbuka). Kalau tidak ada posisi berarti seluruh dana dalam account Anda adalah Free.

Free Margin = Equity - Margin total

Misal total dana Anda USD 5,000, dan Anda punya beberapa posisi yang masih terbuka dengan total margin USD 1,750 dan posisi Anda yang profit USD 870, yang loss USD 240, maka:
Equity = USD 5,000 + USD 870 - USD 240 = USD 5,630.
Free Margin = USD 5,630 - USD 1,750 = USD 3,880.

Semoga bisa membantu.

basir   25 Oct 2019

Untuk Agus Gari,

Untuk aturan Stop Out, bisa berbeda antara satu broker dengan broker lainnya. Jadi apabila terdapat aturan margin call 50% dan stop out broker 20%, maka artinya Anda akan mendapat peringatan margin call untuk menutup posisi trading saat kerugian trading hanya menyisakan dana sebesar 50% dari used margin.

Apabila peringatan tersebut tidak diindahkan, maka saat kerugian terus berlanjut dan dana Anda terus menyusut hingga tersisa 20% dari used margin, posisi trading akan ditutup secara paksa (ter-stop out) oleh server broker forex.Ada baiknya perhatikan dulu aturan Stop Out si broker yang  anda gunakan.

Rumus used margin:
(harga saat ini x ukuran trading) / leverage

Rumus stop out 100%:
Stop out diberlakukan saat jumlah ekuitas mencapai besaran ini.
Ekuitas = Used margin x 100%

Rumus stop out 20%:
Stop out diberlakukan saat jumlah ekuitas mencapai besaran ini.
Ekuitas = Used margin x 20%

Thanks.

 
m singgih   4 Jan 2019

@ Dana:

Istilah Margin Call (MC) dan Stop Out (SO) menunjukkan batas-batas besarnya equity yang ditentukan, ketika Anda sedang mengalami kerugian, atau istilahnya floating loss.

Balance / saldo : jumlah dana dalam akun Anda.
Equity = Balance + Floating Profit / Loss
Floating profit : posisi terbuka yang sedang profit
Floating loss : posisi terbuka yang sedang loss

Ketika Anda kena Margin Call (MC), berarti lampu kuning. Dalam hal ini Anda dianjurkan untuk menambah dana supaya equity Anda mencukupi untuk menahan kerugian yang sedang terjadi (floating loss).
Tetapi ketika Anda kena Stop Out (SO), berarti sudah lampu merah. Dalam hal ini trading Anda akan dihentikan secara otomatris oleh broker, karena equity Anda dianggap sudah tidak bisa menahan kerugian.

MC dan SO ditentukan dari Margin Level.
Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

MC = 100%, artinya jika Margin Level = 100%, maka Anda akan terkena MC. Dalam hal ini Anda akan terkena MC ketika Equity = Margin total.
SO = 30%, artinya jika Margin Level = 30%, maka Anda akan terkena SO, dan trading Anda akan dihentikan. Dalam hal ini Anda akan terkena SO ketika Equity = 30% dari Margin total.

Contoh:
Balance dalam akun Anda = USD 5,000, dengan beberapa posisi trading yang masih terbuka dan totalnya rugi (diluar margin), dengan margin total = USD 500.
Jika total kerugian Anda telah mencapai USD 4,500 maka Anda akan terkena Margin Call, karena Margin Level Anda = ((USD 5,000-USD 4,500) / USD 500 ) x 100% = 100%.
Jika Anda diamkan (tidak menambah dana), dan total kerugian Anda telah mencapai USD 4,850 maka Anda akan terkena Stop Out, karena Margin Level Anda = ((USD 5,000-USD 4,850) / USD 500 ) x 100% = 30%.

Maksud adanya Margin Call dan Stop Out karena broker tidak mau merugi. Hal itu logis saja karena kalau posisi Anda terus minus dan jaminan (margin) Anda habis tetapi tidak dihentikan maka Anda akan berhutang pada broker, dan kalau tidak terbayar maka broker akan merugi.
Untuk keterangan lebih lanjut bisa baca: Margin Dalam Trading Forex

Semoga bisa membantu.

Ipang   20 Feb 2019

Barusan saya kena Margin Call dan modal saya tinggal 0.36 Dolar. Masih bisakah saya bertrading dengan modal tsb?

m singgih   21 Feb 2019

@ Ipang:

Anda kena Margin Call, artinya Anda diminta untuk menambah dana agar bisa meneruskan trading. Kalau ada posisi yang masih terbuka, akan jalan terus. Jika tidak menambah dana dan posisi yang terbuka tersebut terus minus, maka Anda akan terkena Stop Out, dan proses trading otomatis akan dihentikan oleh sistem.

Ketika terkena Margin Call, Anda tidak bisa lagi membuka posisi baru, karena Free Margin yang ada dianggap tidak mencukupi, apa lagi jika ada posisi terbuka yang merugi.
Jadi kesimpulannya Anda harus menambah dana supaya bisa terus trading. Dengan dana USD 0.36, dengan akun cent sekalipun Anda tidak cukup untuk membuka posisi. Ketahanan Anda sangat kecil.

M Singgih   11 Apr 2021

@ Agung Subakti:

Margin Call level = 50%, dan Stop Out level = 30%.

Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

Dalam hal ini jika Margin Level mencapai 50% maka Anda akan terkena Margin Call, artinya Anda akan diberitahu untuk menambah dana tetapi Anda masih bisa terus trading.
Jika Margin Level telah mencapai 30%, maka Anda akan terkena Stop Out, yang mana proses trading akan secara otomatis dihentikan.

Maksud adanya Margin Call level dan Stop Out level karena broker tidak mau merugi, karena kalau posisi Anda terus minus dan jaminan (margin) Anda habis tetapi tidak dihentikan maka Anda akan berhutang pada broker, dan kalau tidak terbayar maka broker akan merugi.

 

Agung Subakti   12 Apr 2021

Setiap broker apakah beda-beda pak maksimal Margin Call dan Stop Outnya?

Kalo menurut bapak, akun trading seperti yang saya lampirkan itu bagus apa engga? Makasih

M Singgih   13 Apr 2021

@ Agung Subakti:


- Setiap broker apakah beda-beda pak maksimal Margin Call dan Stop Outnya?

Bisa berbeda.

- … Kalo menurut bapak, akun trading seperti yang saya lampirkan itu bagus apa engga?

Mengenai Margin Call level dan Stop Out level itu relatif, tidak ada patokan bagus atau tidaknya, sepenuhnya tergantung dari ketentuan masing-masing broker. Hanya saja semakin besar persentase Margin Call dan Stop Out level, maka jika Anda terkena Margin Call atau Stop Out, dana yang tersisa di akun Anda juga akan semakin besar.

 

Agung Subakti   16 Apr 2021

Hemmm gt, jadi Margin Call dan Stop Out itu kayak pengaman gt ya pak..

Tanya lagi pak, kalau maksud yang "floating, from 0 pips" itu maksudnya gimana ya pak?

penjelasan MC dan Stop Out

M Singgih   17 Apr 2021

@ Agung Subakti:

Maksudnya adalah floating spread. Floating spread adalah spread yang bisa berubah-ubah mulai dari nol sampai pada nilai yang tidak bisa diperkirakan, tergantung dari volatilitas pergerakan harga. Semakin tinggi volatilitas pergerakan harga, maka spread akan semakin besar juga.

Broker yang menerapkan floating spread biasanya menggunakan harga bid dan ask yang lebih mendekati harga pasar. Selain itu ada broker yang menawarkan fixed spread atau spread yang nilainya tetap. Pada keadaan pasar yang relatif tenang (tidak bergejolak), biasanya spread pada broker yang menerapkan floating spread lebih kecil dari broker yang menerapkan fixed spread

Untuk penjelasan mengenai floating spread dan fixed spread, silahkan baca:

Puji Asmoro   17 Jun 2021

Pair apa yang biasanya cepat bikin trader kena MC Pak

M Singgih   18 Jun 2021

@ Puji Asmoro:

MC atau tidak, sama sekali tidak tergantung dari pair yang Anda tradingkan. Semua pair yang hrganya masih bergerak berpotensi menyebabkan MC.

Agar tidak cepat terkena MC, Anda harus mempunyai sistem trading yang profitable. Sistem trading yang profitable bukan berarti setiap trade mesti profit, tetapi hasil akumulasi dari sekian kali trade dalam periode waktu tertentu secara keseluruhan hasilnya masih profit.

Sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management. Metode entry dan exit menggunakan analisa teknikal, strategi entry bisa berdasarkan analisa teknikal atau analisa fundamental, sedang pengaturan money management terdiri dari risk management dan risk/reward ratio setiap kali entry.

M Singgih   20 Aug 2021

@ Bang Wira:

Cepat atau tidaknya terkena Margin Call (MC) tergantung dari besarnya equity atau modal, dan juga ketahanan modal (dalam pip), tidak ditentukan oleh besarnya lot.

Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

Jika broker menetapkan Margin Level = 100% untuk mengenakan MC (tiap broker bisa berbeda), dan equity telah mencapai = margin total, maka Anda akan terkena MC.
Jika broker menetapkan Margin Level = 80% untuk mengenakan MC (tiap broker bisa berbeda), dan equity telah mencapai = 80% dari margin total, maka Anda akan terkena MC.

Cepat atau tidaknya equity = margin total, tentunya tergantung dari equity yang tersisa yang dipengaruhi juga oleh besarnya pip yang telah berkurang ketika Anda mengalami loss.

 

Yondu   19 Nov 2021

Kalau terkena MC namun ada beberapa posisi yang belum diclose, apakah akan tertutup sendiri pak?

M Singgih   21 Nov 2021

@ Yondu:

Biasanya broker menetapkan level margin call (MC) dan juga level stop-out (SO) berdasarkan Margin Level. Margin Level (dalam persen) adalah perbandingan antara Equity dengan Margin total.
Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

Jika misalnya broker Anda menetapkan MC level 50% dan SO level 30%, maka jika Margin Level telah mencapai 50% Anda akan terkena MC, yaitu diberitahu untuk menambah dana, tetapi masih bisa terus trading dan posisi yang masih terbuka akan tetap jalan asal belum mencapai target (stop loss / SL ataupun target profit / TP).

Tetapi jika Margin Level telah mencapai 30% Anda akan terkena stop-out (SO), yang mana proses trading secara otomatis akan dihentikan. Dalam hal ini posisi yang masih terbuka tidak secara otomatis ditutup karena pergerakan harga atau proses trading telah dihentikan. Pererakan harga atau proses trading akan kembali normal jika Anda telah menambah dana.

 

M Singgih   9 Feb 2022

@ Hendy Prabawa:

Margin Call (MC) level = 30%, dan Stop Out (SO) level = 10%.

Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

Dalam hal ini jika Margin Level mencapai 30% maka Anda akan terkena Margin Call (MC), artinya Anda akan diberitahu untuk menambah dana tetapi Anda masih bisa terus trading. Jika Margin Level telah mencapai 10%, maka Anda akan terkena Stop Out (SO), yang mana proses trading akan secara otomatis dihentikan.

Modal = USD 1,000.
Trading 1 lot XAU/USD.
Leverage = ??  Diasumsikan Anda trading dengan leverage: 1:500 atau 0.2% dari nilai kontrak.

Jika Anda buy atau sell 1 lot XAU/USD pada harga 1830.00, maka:
Margin = (harga XAU/USD) x besarnya lot x % leverage x 100. (Keterangan: 100 adalah nilai kontrak untuk 1 lot XAU/USD, yaitu 100 troy ounce).
Jadi margin yang diperlukan = 1830.00 x 1 x 0.2% x 100 = USD 366.

Ketika posisi dibuka, maka Margin Level = (USD 1,000 / USD 366) x 100% = 273.22%.
Anda akan terkena MC jika Margin Level = 30%, atau (Equity / USD 366) x 100% = 30%, atau ketika Equity = USD 366 x 30% = USD 109.8.
Dalam hal ini Anda akan terkena MC ketika telah mengalami loss sebesar: USD 1,000 - USD 109.8 = USD 890.2, atau telah loss sebesar 890 pip, yang mana nilai per pip 1 lot XAU/USD adalah USD 1.

Anda akan terkena SO jika Margin Level = 10%, atau (Equity / USD 366) x 100% = 10%, atau ketika Equity = USD 366 x 10% = USD 36.6.
Dengan demikian Anda akan terkena SO ketika telah mengalami loss sebesar: USD 1,000 - USD 36.6 = USD 963.4, atau telah loss sebesar 963 pip.

 

M Singgih   16 Mar 2022

@ Herman Juliardi:

Untuk menghindari Margin Call (MC), Anda harus membatasi risiko setiap kali entry, yaitu dengan memasang stop loss (SL). Tanpa memasang SL, berarti Anda tidak membatasi risiko atau risiko tidak terbatas yang pada akhirnya akan menyebabkan MC jika ternyata posisi yang Anda buka salah.

Untuk penjelasan mengenai SL, silahkan baca: Stop Loss Dan Take Profit, 2 Aspek Penting Dalam Trading Forex

Selain itu, agar tidak selalu loss yang pada akhirnya juga akan menyebabkan terkena MC, Anda harus mempunyai sistem trading yang profitable. Sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management.

Kiki R   17 Mar 2022

@Dewi Emawati: Evaluasi.

Evaluasi secara menyeluruh apa yang menjadi penyebab MC terjadi.

dewi emawati   21 Mar 2022

saat terkena MC pasti sangat berpengaruh pada spikologi trader, bagaimana tips cara mengatasinya? Trims

Kiki R   21 Mar 2022

@Dewi Emawati: Kalau sudah MC, cara terbaik untuk menghadapinya adalah menerimanya, jangan diingkari apalgi balas dendam ke market.

MC yang terjadi selidiki dulu apa penyebabnya.

  • Apakah karena sistem tradingnya tidak profitable?
  • Apakah karena Anda yang tidak disiplin menjalankannya?
  • Atau mungkin Anda belum mempunyai sistem trading sama sekali?

Pertanyaan-pertanyaan diatas ditunjukkan untuk Dewi Emawati. Kalau Anda hanya berfokus pada "bagaimana agar tidak MC" maka Anda tidak akan menemukan jawabannya.

Dewi Emawati. Selama akar permasalahnnya belum diketahui, Anda akan susah melangkah dari masalah ini.

Lina   1 Apr 2022

Saya terkena stopout.tp saya liat posisi yg masih open masih bergerak. Apakah artinya masih bisa trading? Tp saya Uda coba tambah deposit, tp saya tdk bisa menutup posisi yg masih open itu.

M Singgih   3 Apr 2022

@ Lina:

Setahu saya kalau terkena stop out maka proses trading akan dihentikan, dan akun trading di non aktifkan. Kalau masih margin call bisa nambah dana, akun trading tetap aktif. Untuk mengaktifkan akun trading Anda, silahkan menghubungi broker.

 

M Singgih   6 Apr 2022

@ Golekprofit:

Margin call (MC) terjadi karena Marin Level telah mencapai level MC yang ditetapkan broker.
Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

Kalau broker Anda menetapkan MC jika Margin Level telah mencapai 50%, maka ketika Margin Level = 50%, Anda akan terkena MC.

MC bisa terjadi jika Equity terus berkurang karena posisi yang Anda buka terus mengalami kereugian, dan Anda tidak membatasi risiko (kerugian) tersebut. Jadi untuk menghindari MC maka batasi besarnya kerugian dengan memasang stop loss (SL) setiap kali membuka posisi.

 

Kiki R   30 Apr 2022

@Hady Bhart: Stop-out adalah persentase level margin yang apabila terkena maka semua posisi floating loss tertutup dan akun dinyatakan bankrut.

Dengan demikian, level stop-out menjadi titik akhir akun Anda. Jika Anda ingin menggunakan akunnya lagi, maka Anda harus deposit ulang.

Sedangkan margin level adalah persentase level margin yang apabila terkena maka pihak broker akan menghubungi (call) kliennya bahwa akunnya sudah mendekati level margin stop-out.

Dengan menghubungi Anda, pihak broker ingin agar Anda menambahkan deposit sehingga level margin naik dan akun Anda tidak sampai terkena stop-out.

Agung Subakti   8 Apr 2021

Kalau ada broker yang menuliskan spesifikasi akun seperti ini gimana ya pak ngartiinnya, saya masih kurang paham. Angka Margin Call 50% Dan Stop Out 30%. Mohon penjelasannya. Terima kasih

penjelasan margin call dan stop out

Bang Wira   5 Aug 2021

Halo semuanya, saya mau tanya...kan di broker lokal lot sizenya kan lebih besar ya...apakah demikian berarti Margin Callnya juga semakin cepat?

herman juliardi   14 Mar 2022

Bagaimana tips dan saran agar terhindar dari margil call untuk yang baru mulai trading?

Akhmad   1 Aug 2019

Siang pak,

Mau tanya.  Kenapa saya mendapat stop out pada saat nominal saya naikan? Sebelum2 nya saya profit terus. Tapi setelah kena stop out margin -594. 00.

Untuk minus margin bagaimana?  Apakah harus menanggung margin yang minus itu dengan adanya tagihan, ataukah dengan pot saldo.

Mohon penjelasannya.

Hendy Prabawa   4 Feb 2022

Broker saya memberi margin call 30% dan stop out 10%, apabila dana saya 1000dolar, dan saya trading XAU/USD sebesar 1lot, berapa floating loss saya sampai terkena margin call dan stop out pak?

Hady Bhart   29 Apr 2022

Mohon info masta, apa perbedaan stop out dengan margin call dalam trading? Trm ksh

golekprofit   1 Apr 2022

Apa yang menjadi penyebab margin call? dan bagaimana cara mengatasinya?

Achmad Kusuma P.   15 Jan 2019

Mau tanya pak, sistem margin call itu prosedurnya seperti apa ya? Saya baru2 ini trading, dan mengalami floating loss, lalu tiba-tiba dana yang floating loss itu hilang dengan sendirinya. Apakah saya kena Margin Call? Kenapa dana saya bisa hilang sendiri. 


Di akun trading saya ada tulisah Margin Bebas, Margin Level dan Margin, bedanya apa ya?

Agus gari   23 Oct 2019

Contoh,satu posisi pair gbp/usd saya beli di harga 

1.31200 dan satu posisi lg saya jual diharga
1.31000. Dan setelah kedua posisi ini terbuka
Kekuatan saldo tinggal 31$, margin 0.60 dan 
Margin level 100%.
 
Apakah akun ini bisa kena stop 
out? Mohon penjelasannya. Tks
 
dewi emawati   17 Mar 2022

Apa yang harus dilakukan ketika mengalami margin call?

Best   9 Jul 2020

Akun saya sedang floating loss senilai 50% Dr modal..

Saya trading melalui smartphone..
Sementara saya screenshot trading saya..untuk saya simpan..
Nah untuk menghindari Margin Call..
Saya uninstall M 4 di smartphone..
Nanti saya login Kira Kira trading saya dah profit..
 
Apakah it efektif..
Atau walaupun saya uninstall M 4, kalau memang sudah MC, walaupun tidak sedang Online..tidak ada koneksi, tetap kena MC.
Reply > Lihat[38]
widodo hendriono   27 Mar 2015

Apa yang dimaksud dengan:BALANCE,EQUITY,MARGIN,FREE MARGIN dan MARGIN LEVEL dan bagaimana cara menghitungnya,mohon pencerahan TERIMAKASIH.

m singgih   29 Mar 2015

@ widodo hendriono:

Balance : jumlah dana dalam account Anda.
Equity = Balance + Floating Profit / Loss

Jika Anda tidak mempunyai posisi yang terbuka maka Equity = Balance
Jika Anda punya posisi terbuka (open) dengan profit sementara (floating profit) USD 500, maka Equity = Balance + USD 500, dan jika Anda mengalami kerugian (loss) sementara (floating loss) USD 600, maka Equity = Balance - USD 600.

Margin berhubungan dengan Leverage.
Jika Anda memilih leverage 1:100 maka dana jaminan Anda adalah 1% dari nilai kontrak. Jika leverage 1:200 maka dana jaminannya adalah 0.5% dari nilai kontrak.
Jika Anda membuka account regular (standard) dan trading EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD atau NZD/USD, maka nilai kontrak untuk 1 lot adalah USD 100,000.
Dalam hal ini, perhitungan untuk Margin adalah:

Margin = (USD 100.000)  x (jumlah lot atau volume) x (persentasi margin) x harga pasar saat itu

Misal: Anda membuka account standard dengan leverage 1:200, Anda buy 2 lot EUR/USD pada harga 1.0885, maka margin =  (USD 100.000)  x 2 x 0.5% x 1.0885 = USD 1,088.50

Free Margin adalah selisih antara Equity dengan Margin total Anda untuk membuka posisi (kalau ada beberapa posisi yang masih terbuka). Kalau tidak ada posisi berarti seluruh dana dalam account Anda adalah Free…

Free Margin = Equity - Margin total

Misal total dana Anda USD 5,000, dan Anda punya beberapa posisi yang masih terbuka dengan total margin USD 1,750 dan posisi Anda yang profit USD 870, yang loss USD 240, maka:
Equity = USD 5,000 + USD 870 - USD 240 = USD 5,630.
Free Margin = USD 5,630 - USD 1,750 = USD 3,880.

Margin Level disebut juga Margin Call Level atau level dimana Anda akan terkena Margin Call. Margin Level (dalam persen) adalah perbandingan antara Equity dengan Margin total.

Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

Biasanya broker menetapkan Margin Level = 100% untuk mengenakan Margin Call (tiap brioker bisa berbeda).
Misal Anda trading pada broker yang menerapkan aturan Margin Level 100% untuk Margin Call, dan Anda masih punya USD 5,000 dengan beberapa posisi trading yang masih terbuka dan totalnya rugi (diluar margin), dengan margin total USD 500.
Jika total kerugian Anda telah mencapai USD 4,500 maka Anda akan terkena Margin Call, karena Margin Level Anda = ((USD 5,000-USD 4,500) / USD 500 ) x 100% = 100%.

Semoga bisa membantu.

Joni   19 Apr 2017

Apakah equity bisa di WD?

basir   19 Apr 2017

Untuk Joni..

Equity adalah aset yang tersisa dari floating minus atau plus atas open posisi yang masih terbuka. Anda bisa melakukan WD Jika hal tersebut memungkinkan. Jika kondisi floating minus, ada baiknya anda perhatikan, apakah equity yang tersisa masih bisa menahan floating tersebut. Karena jika anda melakukan WD, otomatis balance berkurang dan kekuatan Equity pun juga berkurang.

Thanks.

BennY   12 Sep 2017

Untuk para Master,

Menanggapi isi jawaban yl :

Equity adalah aset yang tersisa dari floating minus atau plus atas open posisi yang masih terbuka. Anda bisa melakukan WD Jika hal tersebut memungkinkan. Jika kondisi floating minus, ada baiknya anda perhatikan, apakah equity yang tersisa masih bisa menahan floating tersebut. Karena jika anda melakukan WD, otomatis balance berkurang dan kekuatan Equity pun juga berkurang.

Yang ingin saya tanyakan : Lha bagaimana jika kondisi sedang floating profit, namun saya ingin WD (profitnya).  Apakah otomatis tetap BALANCE yang akan berkurang? Atau sebaliknya, nilai BALANCE tetap, dan yang berkurang adalah FLOATING (profit) dan EQUITY juga  berkurang ? Hukum MT4 nya bagaimana, ya Master? I really confuse........???  Need help, mohon jawaban/pembahasannya....

Trima kasih untuk perhatian dari Bp. Rachmat dan para Master lainnya...

basir   12 Sep 2017

Untuk Benny,

Saat kondisi trading anda sedang floating profit, dan anda ingin melakukan penarikan, maka anda harus menutup posisi profit terlebih dahulu. Ini tidak berkaitan dengan hukum MT4, melainkan kebijakan broker yang memang rata-rata tidak memperbolehkan withdrawal saat masih ada posisi floating, baik itu profit maupun loss.

Mengapa? Karena saat floating itu nilai balance dan equity senantiasa berada dalam risiko. Jika anda melakukan penarikan saat floating profit belum tertutup misalnya, posisi anda bisa berubah minus jika kondisi pasar berbalik arah. Karena itu, balance bisa berubah, equity anda berubah, bisa bertambah atau berkurang, seiring naik turunnya harga dari posisi yang belum anda tutup.

Katakanlah Anda withdraw dengan metode transfer bank yang memerlukan waktu proses 3 hari. Saat order withdraw, balance Anda saat itu masih $100. Tapi karena ada posisi floating, dalam waktu 3 hari balance Anda sudah berkurang jadi $50. Misalkan Anda menarik dana $80, tentu saja nominal itu tidak akan terpenuhi dan menimbulkan masalah perhitungan.

Kelalaian mengecek posisi yang masih floating ini seringkali membuat trader gagal withdraw. Karena itu, perhatikan baik-baik aturan withdrawal broker agar tidak terjadi kesalahan di kemudian hari.

Thanks

Ino   16 Mar 2018

Ada broker yg menawarkan bonus equitas apakah itu bisa menahan posisi saat floating los bonusnya

basir   19 Mar 2018

Untuk Ino,
Tidak, termasuk bonus margin. Bonus equitas / margin tidak dapat menahan floating kurang dari modal. Untuk lebih lanjut bisa menghubungi broker yang memebrikan bonus equitas atau margin.

Terima kasih.

Abraham S   13 Aug 2018

Kalau tidak bisa untuk menahan floating yang kurang dari modal lalu untuk apa sebenarnya bonus-bonus kredit margin yang diberikan oleh broker? Mohon pencerahannya

admin   14 Aug 2018

@Abraham

Bonus credit tersebut hanya dapat digunakan untuk membuka posisi saja pak. Jadi jika Anda memiliki bonus kredit margin, margin nanti akan ditanggung oleh bonus kredit yang Anda terima terlebih dahulu.

Didik   9 Jan 2019

misal  BALANCE $100

terus PROFIT   $60

Jika WD $40  yang akan berkurang BALANCE atau PROFIT ?

Apakah BALANCE takakan berubah walau hasil trading PROFIT ?

m singgih   11 Jan 2019

@ Didik:

Balance = USD 100.
Ada posisi yang profit USD 60.
Saya asumsikan posisi ini sudah Anda close (tutup), dan Anda tidak punya posisi lain yang masih open (terbuka).

Balance : jumlah dana dalam akun Anda.
Equity = Balance + Floating Profit / Loss
Floating profit : posisi terbuka yang sedang profit
Floating loss : posisi terbuka yang sedang loss

Jika Anda tidak mempunyai posisi yang terbuka maka Equity = Balance

Ketika Floating Profit yang sebesar USD 60 ditutup, maka Balance = Equity = (Balance sebelumnya) + USD 60.
Jadi kalau Anda withdraw USD 40, berarti Anda withdraw dari Balance. Yang berkurang Balance. Profitnya sudah ditambahkan ke Balance sebelumnya.

Perlu diketahui bahwa ketika Anda withdraw, yang pertama kali akan dilihat broker adalah besarnya Balance.


- Apakah BALANCE tak akan berubah walau hasil trading PROFIT ?

Seperti penjelasan di atas, kalau posisi yang profit tsb sudah Anda tutup, dan Anda tidak punya posisi lain yang masih open, maka Balance Anda akan bertambah sebesar profit tersebut, plus margin sewaktu Anda membuka posisi (margin akan dikembalikan broker ketika posisi Anda tutup).

Sumanto   14 Feb 2019

Pagi semua

haloo, saya mau tanya

jika modal saya $1000 dan leverage 1.500

gimana itung itungnya?

Argo Gold Spotter   17 Feb 2019

Selamat pagi juga Pak Sumanto,

Mungkin yang Anda maksudkan adalah bagaimana cara menghitung margin dan ketahanan dana jika menggunakan modal $1000 dengan leverage 1:500? Perhitungan tersebut tergantung dari pair apa yang Anda tradingkan. Namun sebelum mengetahui ketahanan dana, ada baiknya Anda mengetahui berapa besar margin yang dibutuhkan. Misal Anda trading EUR/USD sebesar 1 lot pada saat harga EU kini berada pada 1.1300, maka perhitungan margin-nya adalah:

  • Margin = (Contract Size X Lot X Running Price) X Leverage
  • Margin = (100000 X 1 X 1.1300) X 1:500
  • Margin = (113000) : 500
  • Margin = 226

Sehingga, dengan leverage 1:500 dan Anda membuka posisi 1 lot pada pair EU maka margin yang dibutuhkan adalah $226.

Margin yang sudah diketahui adalah sebesar $226, maka dana bebas (free margin) setelah membuka posisi tersebut adalah $774 (modal $1000 dikurangi margin $226). Maka, free margin inilah yang digunakan sebagai ketahanan dana Anda.

Setelah mengetahui ketahanan dana, maka selanjutnya ketahanan dana tersebut dikonversikan menjadi pips agar dapat mengetahui berapa pips yang bisa ditahan. Pips value untuk pair EUR/USD adalah $10 per 1 lot-nya. Sehingga, dengan ketahanan dana sebesar $774 hanya mampu menahan floating minus sebanyak ~77.4 pips (free margin $774 dibagi pip value $10). Artinya, jika Anda membuka posisi buy 1 lot pada harga 1.1300 lalu harga turun sebanyak 77.4 pips atau menyentuh harga 1.1222, maka dititik harga itulah trading Anda dihentikan karena dana Anda telah habis.

Kurang lebih begitulah gambaran perhitungan margin dan ketahanan dana. Simulasi perhitungan yang dilakukan diatas hanyalah sebatas ilustrasi agar memudahkan pemahaman saja. Hasil perhitungan yang sebenarnya mengenai jumlah ketahanan dana mungkin akan berbeda (bisa lebih banyak atau justru makin sedikit), mengingat diberlakukannya margin call dan stop out level dari broker.

Semoga bisa membantu.

Lison   2 Apr 2020

Utk leverage 1:1, saldonya $13 apa memang gak bisa ya utk buka order kurs mata uang?

kiki r   23 Apr 2020

@Lison: Tentu saja tidak bisa. Trading dalam pasar forex menggunakan nilai kontrak/contract size sebagai jumlah sebenarnya yang diperdagangkan di pasar valas atau forex.

Contract Size ini biasanya ditentukan berdasarkan Lot, yaitu:

  • 0.01 lot = satuan nilai kontraknya : $1,000 (atau micro)
  • 0.1 lot = satuan nilai kontraknya : $10,000 (atau mini)
  • 1 lot = satuan nilai kontraknya : $100,000 (atau regular (standard)

Dengan menggunakan leverage 1:1 di akun standar, maka Anda membutuhkan saldo paling sedikit sebesar $100,000 (1 lot).

Jika Anda menggunakan akun mini dengan leverage 1:1, maka Anda membutuhkan saldo minimal $10,000 (0.1 lot).

Terakhir, jika Anda menggunakan akun mikro dengan leverage 1:1, maka Anda membutuhkan saldo minimal $1,000 (0.01 lot).

Idam   25 Feb 2022

Saya pengguna robot trading, saya deposit 250usd dan setelah sekitar 1 bulan berjalan nilai balance saya 480 an dan equity 120 an dan kemudian secara tiba2 balance berkurang menjadi 80 dan equity sempat minus 35 kemudian berubah menjadi 77. Itu bagaimana ya, apakah saya sdh loss dan balance itu sudah tidak bisa kembali ke nilai 250usd dan naik lagi?

M Singgih   28 Feb 2022

@ Idam:

Balance : jumlah dana dalam akun Anda.
Equity = Balance + Floating Profit / Loss
Floating profit : posisi terbuka yang sedang profit
Floating loss : posisi terbuka yang sedang loss

Jika Anda tidak mempunyai posisi yang terbuka maka Equity = Balance

Misal Anda punya posisi terbuka (open) dengan profit sementara (floating profit) USD 500, maka Equity = Balance + USD 500, dan misalnya Anda mengalami kerugian (loss) sementara (floating loss) USD 600, maka Equity = Balance - USD 600.

Dengan demikian Equity bisa saja minus kalau floating loss-nya besar, tetapi balance tidak bisa negatif. Minimal balance yang tersisa adalah margin atau jaminan saat membuka posisi.

Jika loss balance akan berkurang, dan akan kembali bertambah jika Anda kembali profit.

Aisha   19 Apr 2022

Yang dimaksud dengan "laverage" di sini itu "leverage" ya. Hubungan leverage dengan margin itu masalah perspektif. Untuk memahaminya, pertama-tama tengok dulu pengertian masing-masing.

Margin adalah jumlah modal yang harus dimiliki agar kamu bisa open posisi. Ketika bicara soal margin, kita membahas soal persentase. Contohnya, jika syarat margin (margin requirement) adalah 2%, maka trader akan membutuhkan dana minimal USD2.000 untuk open posisi sebesar USD100.000.

Leverage adalah peningkatan daya beli modal yang kamu miliki secara keseluruhan. Ketika bicara soal leverage, kita membahas soal rasio (perbandingan). Contohnya leverage 1:200, berarti trader yang punya modal USD 5000 akan bisa trading seolah-olah dia punya modal USD1.000.000.

Jadi, apa hubungan keduanya? Broker menyediakan fasilitas margin trading agar trader dapat menggunakan margin (modal tertentu) untuk menghasilkan leverage (daya beli modal yang diperbesar).

Emi litasari   20 Apr 2022

apakah leverage yg besar juga menentukan profit yang besar?

Aisha   20 Apr 2022

Tidak ada hubungan antara leverage dengan profit. Leverage hanya meningkatkan daya beli modal, sehingga kamu bisa membuka lebih banyak posisi trading. Sedangkan perkara apakah posisi trading kamu itu nantinya akan profit atau enggak, hanya akan ditentukan oleh keterampilan analisis kamu sendiri, manajemen risiko, dan kondisi pasar saat itu.

andreas whisnu   13 Apr 2022

Bagaimana hubungan penggunaan laverage dengan margin?

Vian F   29 Jul 2022

Apakah saya bisa mentransfer Balance akun trading saya ke akun trading yang lain?

Nur Salim   31 Jul 2022

@Vian F:

Tentu saja bisa pak. Selama akun itu memang akun Real ke sesama akun Real, transfer bisa dilakukan. Kalau akunnya masih dalam satu broker biasanya ada fitur internal transfer untuk keperluan seperti ini.  Yang jadi problem adalah ketika kedua akun tersebut berada di broker yang berbeda. Dalam kasus ini bapak harus menarik dana tersebut terlebih dahulu untuk kemudian didepositkan kembali di broker lain.

Angga   12 Aug 2022

Jik adi broker ada keterangan "Margin Free" apa manfaatnya untuk trader?

Aisha   14 Aug 2022

Istilah tepatnya bukan "Margin Free", melainkan "Free Margin".

Free Margin bukan fasilitas khusus yang memberikan manfaat tertentu, melainkan fitur biasa yang umum tersedia untuk menjelaskan perbedaan fungsi alokasi dana modal (ekuitas) dalam akun trader.

Ekuitas trader umumnya terbagi menjadi dua: Used Margin dan Free Margin.

Used Margin adalah jumlah total semua margin yang diperlukan untuk mempertahankan posisi terbuka (open position) dalam akun trading kamu.

Free Margin adalah ekuitas dikurangi Used Margin. Kamu bisa menggunakan Free Margin ini untuk menahan floating loss ataupun membuka posisi trading baru.

Umpamanya, kamu punya ekuitas sebanyak 100. Jika Used Margin sebanyak 30, maka kamu masih punya sisa Free Margin sebanyak 70.

Selama masih ada Free Margin yang melimpah, kamu bisa trading terus dan tidak akan kena Margin Call. Tapi kalau Used Margin makin meningkat dan Free Margin menipis, maka kamu bisa kena Margin Call dan posisi trading kamu akan ditutup paksa oleh broker (sesuai dengan ketentuan broker tentang Margin Requirement dan Stop Out). 

Reply > Lihat[25]
nani wijaya   14 Mar 2020

Berapa persen besaran margin level yang aman ya min?

M Singgih   14 Jul 2021

@ Fifi:

Dengan terkena stopout (SO) maka proses trading Anda terhenti. Untuk itu Anda bisa menambah dana agar bisa melanjutkan trading, atau membuka posisi baru. Kalau ingin membuka posisi baru untuk XAU/USD minimal 0.1 lot (akun mini) tanpa menutup posisi yang masih terbuka, maka Anda harus menentukan ketahanan modal.

Misal Anda menentukan ketahanan 5000 pip, maka dana yang diperlukan adalah: USD 0.1 x 5000 = USD 500 (Keterangan: USD 0.1 adalah nilai per pip untuk 0.1 lot XAU/USD).
Jika diasumsikan Anda trading dengan leverage 1:500 atau 0.2% dari nilai kontrak, dan Anda buy atau sell 0.1 lot XAU/USD pada harga 1800.00, maka margin = (harga XAU/USD) x besarnya lot x % leverage x 100 (Keterangan: 100 adalah nilai kontrak untuk 1 lot XAU/USD, yaitu 100 troy ounce).
Margin yang diperlukan = 1800.00 x 0.1 x 0.2% x 100 = USD 36.

Jadi dana yang diperlukan = USD 50 + USD 36 = USD 536.

M Singgih   19 Oct 2021

@ Angga:

Maaf, kami kurang mengerti posisi yang telah Anda buka. Apakah posisi buy dan sell yang Anda maksud pada pair yang sama, sehingga ada posisi hedging? Kemudian ingin membuka posisi buy dan sell yang baru?

Free margin (effective margin) = Equity - Margin total

Jika ada posisi hedging, maka equity sudah berkurang sebesar kerugian hedging (lockingan) tsb, sementara margin total tetap.

Jika free margin tidak mencukupi untuk membuka posisi yang baru, maka Anda harus menambah dana untuk memenuhi margin minimal untuk membuka posisi lagi.

Kalau maksud pertanyaan Anda apakah bisa membuka posisi buy dan sell pada saat yang bersamaan dan pada pair yang sama, atau istilahnya hedging, maka itu tergantung dari ketentuan broker. Setahu kami hampir semua broker boleh melakukan hedging kecuali broker yang teregulasi oleh badan regulator dari Amerika Serikat.

Jika memang ada posisi yang hedging, total kerugian Anda dihitung dari selisih hedging (lockingan) tsb. Jadi yang berkurang adalah equity, sedang margin totalnya tetap. Dengan demikian free margin (effective margin) juga akan berkurang sesuai dengan besarnya kerugian.

 

M Singgih   16 Mar 2020

@ Nani Wijaya:

Margin Level (dalam persen) adalah perbandingan antara Equity dengan Margin total:

Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

Margin level yang masih dianggap aman adalah yang lebih besar dari batas Margin Call (MC) yang ditetapkan oleh broker Anda.
Misal broker Anda menetapkan Margin Level = 100% untuk mengenakan Margin Call (tiap broker bisa berbeda), maka Margin level yang aman adalah yang di atas 100%.

Angga   14 Oct 2021

Jika posisi efektif margin udah minus.

Sedangkan transaksi ada yg sell di angka terendah dan buy di angka tertinggi.

Bisa gak kita malukukan buy dan sell bersamaan?

Apa efek ke margin kita?

Apa bisa mengurangi resiko penurunan margin?

Fifi   12 Jul 2021

Berapa Besaran Top Up Saldo yang dibutuhkan saat stop out agar margin bebas terpenuhi kembali?


Stop out

Reply > Lihat[5]
Komentar

Kumpulan Komentar @inbizia #margin

  Anna   |   26 Feb 2015   |   Artikel

Apabila seperti gambar berikut ini, maka itu kemungkinan Dong Vietnam tahun 1988. Vietnam sudah ganti menggunakan uang polimer sejak tahun 2003, tetapi apakah ini masih diterima untuk ditukar oleh money changer, kami kurang mengetahuinya. Untuk lebih jelas, Anda bisa membawa uang itu ke Money Changer yang menerima Dong Vietnam. Dalam direktori kami ada beberapa.

  George Soros   |   16 Jun 2017   |   Artikel
Margin yang dibutuhkan untuk main emas sangat besar dibanding pair mata uang. Langkahnya untuk trading emas dengan modal kecil bagaimana? Kalau yang di jelaskan sekarang lebih tepat judulnya "Bagaimana cara mendapatkan modal untuk bertrading" 1. No deposit bonus 2. Menang kontes demo 3. Memilih broker dengan deposit kecil? WTF?!
  Hanim Bayu   |   20 Jun 2017
trading CFD emas memang butuh modal besar sih, secara spread dan komisinya saja jauh lebih besar daripada pair-pair major, belum volatilitasnya yang juga tinggi. Tapi kalau buat belajar masih bisalah bikin akun trading emas modal gratisan, walaupun endingnya loss atau MC, paling ga bisa tahu rasanya.
  Fxnubi   |   18 Jun 2017
memang bener gan...
tapi di broker deposit kecil itu biasanya juga bisa trading dgn volume kecil seperti micro. misalkan margin trading emas dgn 1 lot biasanya $1000, maka dgn lot micro 0.01, required marginnya jadi bisa $10.
ini nih slh satu perbandingannya di broker forex..



jadi ya g perlu dikhawatirkan, krn selalu ada penyesuaian. tergantung mau ambil volume sebesar apa dulu.. kalo patokannya di lot standar yah memang butuh margin besar...
  Gundala Asep   |   21 Sep 2019
@George Soros



benar Pak kalau di emas XAUUSD trader harus hati-hati karena pergerakkannya sangat tinggi. Jika salah prediksi bisa hancurkan modal seketika itu juga. Langkah untuk trading emas dengan modal kecil yaitu hanya satu teknik scalping, kalau pakai trading harian apalagi mingguan modal kecil pasti MC. Langkah berikutnya strategi lot. Diatas 1 lot itu jangan dilakukan kalau tidak mau deposit lagi ke broker, karena 1 lot menghabiskan pips 100 artinya $100, 1lot itu lot yg salah harusnya modal kecil dengan lot kecil juga sekitar lot 0.1 s/d 0.5 dengan catatan trading cepat open tutup cepat. Jika lot terlalu besar, modal kecil pasti hancur, sedangkan pergerakan harga XAUUSD sangat besar.



Kemudian yg paling penting juga wajib pasang stop loss. Pair XAUUSD sangat berbahaya tanpa stop loss, saya pernah profit ribuan dollar di pair XAUUSD hanya hitungan menit, tapi ketika analisa tidak sesuai harapan juga pernah loss 500 dollar hanya dalam 1 menit. Hal yg paling dinanti adalah berita fundamental. Usahakan trading XAUUSD ketika berita fundamental rilis, karena saat itu chart XAUUSD mudah diketahui arahnya.



Jam trading XAUUSD lebih baik di jam siang atau sore, kalau pagi XAUUSD lebih stabil/tenang tidak cocok buat yg hanya mau ngambil profit, sedangkan malam XAUUSD sangat tidak stabil dan sulit diperkirakan, menurut saya siang dan sore adalah waktu terbaik di pair XAUUSD. Langkah berikutnya ikuti trend XAUUSD, jika berita fundamental isyaratkan buy atau sell, maka trend itulah yg dipakai untuk open buy atau open sell, jangan sekali-kali lawan trend di XAUUSD karena jarak pipsnya sangat besar, salah perkiraan hitungan detik bisa loss puluhan dollar.



Menurut saya itu yg saya alami ketika ada di pair XAUUSD, kalau tentang indikator yg dipakai para master-master seperti Master @Martin dan Master @Erik lebih ahli menjelaskan teknikal dan indikator untuk XAUUSD. Thanks.

  Siti Sunarni   |   7 Oct 2021   |   Artikel

Saya punya uang asing Kono bisa di tukar?Macam Macam Kurs Rupiah Yang Perlu Anda

  Inbizia   |   8 Oct 2021

Selamat pagi, Siti. Jika uang tersebut masih berlaku, Anda bisa menukarnya di money changer. Jika sudah tidak berlaku, silahkan gunakan cara berikut

  Roland   |   2 Aug 2022   |   Artikel

Tips Membaca Candlestick Simpel Dan Akurat Tak Perlu

saya sempet nemu grafik kayak gitu, terus itu yang kotak biru apakah termasuk candlestick? artinya apaan ya? kok gak punya badan sm sumbu, jejer 4 lagi?

  Kiki R   |   9 Aug 2022

@Roland: Bisa dijelaskan sedikit, kotak biru seperti yang ditunjukkan pada gambar di atas terjadi pada tanggal berapa?

Saya ingin lihat langsung dan bandingkan dengan grafik MT5 saya dan grafik tradingview.

  William   |   9 Aug 2022   |   Artikel

Panduan Dasar Indikator Bbma Oa Dan CaraApakah setelah TP Wajib akan selalu ada MHV?

  Nur Salim   |   16 Aug 2022

@William:

Tidak selalu pak. Kalau memang ternyata market masih memiliki kekuatan tentu saja akan langsung terbentuk Momentum kembali.

  Souta   |   20 Aug 2022

Hey, ask you a qustion: could you write down with english because im not understand what's your mean say in this paragraph.

  Nur Salim   |   16 Aug 2022

@William:

Tidak selalu pak. Kalau memang ternyata market masih memiliki kekuatan tentu saja akan langsung terbentuk Momentum kembali.

  Roland   |   2 Sep 2022   |   Artikel

Formasi Doji Candlestick Pengertian Dan Cara Menggunakan Dalam
Kalo cara trading yield kayak di atas bagaimana? Apakah ada tips atau tricknya, soalnya saya lihat banyak candle dojinya.

  Kiki R   |   3 Sep 2022

@Roland: Bukan trik, tapi lebih kepada pengetahuan dasar mengenai trading.

Pola candlestick apapun baik doji, hammer, dst adalah sebagai trigger entry. Trigger entry adalah bagian terakhir dari proses trading.

Sebelum masuk ke trigger, ada 2 langkah yang harus dilakukan terlebih dahulu yaitu arah dan level.

1. Arah >> struktur harga

2. Level >> area entry

3. Signal >> trigger entry

Jadi, yang perlu Anda lakukan terlebih dahulu adalah melakukan identifikasi arah harga terlebih dahulu.

Arah naik >> buy

Arah turun >> sell

Setelah arah, baru Anda masuk ke level. Tentukan level area yang penting sebagai area entry.

Terakhir, baru Anda melihat pola candlestick (doji, hammer, dst) pada level area penting.

Kalkulator Margin

Kalkulator Margin



Apa Beda Margin Call Broker Dan Stop Out?
Wiji Purnama     22 Feb 2018
Tahukah Anda? Ada yang lebih mengerikan dari Margin Call Broker, yaitu Stop Out. Apa Beda keduanya? Dan bagaimana cara menghindarinya?
Leverage Dan Margin Dalam Trading Forex
Wiji Purnama     15 Nov 2016
Artikel ini membahas tentang apa itu Leverage dan Margin pada Trading forex, untuk melengkapi kebutuhan belajar trading forex Anda.
TRADE #5: Sukses Selling Emas Membuat Margin Profit 100 Persen Dalam 17 Hari Trading
Ferdi     5 Jun 2015
Trade #5:Tanggal / Hari : Kamis, 04 Juni 2015 / Currency Pair : XAUUSD (GOLD) / Lot : 3.51 / Risk Unit : 25% / Risk / Reward : 1 / 2 / Posisi : BUY / Hasil Trading : Profit Closed / Kena TP / Rujukan Website : https://www.mql5.com/en/signals/107622
Pengertian Net Profit Margin (NPM)
SAM     20 Oct 2014
Margin laba atau Net Profit Margin adalah perbandingan total jumlah laba bersih dengan total jumlah pendapatan perusahaan. Istilah ini juga dikenal dengan singkatannya, NPM.
Berapa Leverage yang Cocok untuk Trader Pemula?
Evan     22 Mar 2022
Di antara leverage tinggi dan rendah, manakah leverage terbaik untuk pemula yang baru belajar trading? Artikel ini bisa jadi jawaban Anda.
Kirim Komentar Baru