Pengertian Net Profit Margin (NPM)

SAM 20 Oct 2014Dibaca Normal 5 Menit
bisnis>saham>   #profit   #margin
Margin laba atau Net Profit Margin adalah perbandingan total jumlah laba bersih dengan total jumlah pendapatan perusahaan. Istilah ini juga dikenal dengan singkatannya, NPM.

Seringkali kita menghadapi persoalan saat ingin menanamkan investasi, dimana kita harus memilih perusahaan yang lebih menarik dari yang menarik. Sangat susah menentukan, pastinya, karena semuanya menarik. Jika kita punya banyak uang, kita bisa saja membeli semuanya. Namun jika uang kita terbatas, itu menjadi masalah. Sebagai solusinya, kita harus memilih salah satu diantara mereka. lalu, bagaimana caranya?

net profit margin - ilustrasi

Warren Buffet pernah berkata "Perusahaan yang menarik adalah yang menikmati margin laba yang tinggi dan menghasilkan keuntungan kas untuk pemiliknya. Daya tarik ini berlanjut jika laba bersih perusahaan memberikan keuntungan tinggi pada ekuitas perusahaan". Jadi, jika masih bingung menentukan pilihan, ikuti saja saran Buffet, yakni memilih perusahaan yang menikmati margin laba yang tinggi.

Margin laba atau Net Profit Margin adalah perbandingan total jumlah laba bersih dengan total jumlah pendapatan perusahaan. Istilah ini juga dikenal dengan singkatannya, NPM. NPM biasanya digunakan untuk mengukur tipis atau tebal-nya laba perusahaan. Misalnya, dalam satu sektor terdapat :

Perbandingan Net Profit Margin Perusahaan

Keempat perusahaan tersebut berhasil mencatatkan pendapatan yang sama, yaitu 1 miliar. Namun laba bersih yang dihasilkan keempat perusahaan tersebut berbeda. Maka, jelas saja jika pendapatan yang diperoleh sama. Dengan perbandingan dalam tabel diatas, tentu kita lebih tertarik ke perusahaan yang mencatatkan laba bersihnya terbanyak, yaitu PT. JKL, Tbk.

Contoh di atas hanya sebagai gambaran sederhana saja, bahwa NPM itu biasanya dipakai untuk menentukan mana perusahaan dengan pendapatan tertentu yang bisa menghasilkan laba bersih yang maksimal. Penulis sengaja memberikan contoh pendapatan perusahaan dibuat sama tetapi laba bersih berbeda. Tujuannya untuk menyamakan persepsi awal saja.

Coba lihat contoh kedua dibawah ini :

Perbandingan Net Profit Margin Perusahaan

Dari contoh diatas, mana perusahaan yang menarik? Jawabnya, tentu saja PT MNO, Tbk. Karena menghasilan laba yang maksimal.

Serta, contoh ketiga:

Perbandingan Net Profit Margin Perusahaan

Dari contoh ketiga, mana perusahaan yang menarik?

Dari contoh pertama, kita sama-sama sepakat bahwa PT JKL, Tbk lah perusahaan yang menarik, karena perusahaan tersebut menghasilkan laba yang maksimal. Pun juga di contoh kedua, kita sepakat PT. MNO, Tbk sebagai perusahaan yang menaik, karena kedua perusahaan tersebut menghasilkan laba yang maksimal. Dan bagaimana dengan contoh ketiga?

Dari contoh pertama dan kedua, tanpa mengeluarkan kalkulator pun kita sudah tahu mana perusahaan yang bisa mencetak laba bersih maksimal. Pada contoh pertama, karena pendapatan masing-masing perusahaan sama, maka kita bisa mengambil perusahaan yang mencatatkan laba tertinggi sebagai perusahaan yang menarik. Dan dicontoh yang kedua, kita lihat bahwa semakin besar pendapatan perusahaan, laba bersihnya semakin menurun. Meskipun PT MNO, Tbk mencatatkan pendapatan yang paling rendah, namun karena dia berhasil mencetak laba tertinggi, maka dialah perusahaan yang menarik. Lantas, bagaimana menetukan perusahaan yang menarik pada contoh yang ketiga?

Kita bisa menggunakan perhitungan NPM untuk menentukan mana perusahaan yang menarik. Rumusnya:

Net Profit Margin (NPM) = Laba Bersih/Pendapatan

Dengan rumus tersebut, diperoleh NPM masing-masing perusahaan sebagai berikut:

Perbandingan Net Profit Margin Perusahaan

maka, dari hasil perhitungan pembagian antara total laba laba bersih dengan total pendapatan pendapatan di atas, PT. DORE, Tbk lah perusahaan yang lebih menarik dengan rasio NPM tertinggi ketimbang yang lain, yaitu 9%. Jadi, sudah tidak bingung lagi kan, bagaimana menentukan mana perusahaan yang lebih menarik untuk dikoleksi!?

 

Mengapa perusahaan dengan Net Profit Margin lebih tinggi yang dianggap menarik?

Pertama, penulis tegaskan bahwa masing-masing investor pasti memiliki pandangan berbeda tentang mana perusahaan yang menarik. Dari perbedaan tersebut, mungkin saja bukan NPM lah yang menjadi acuan seorang investor. Namun demikian, ada poin-poin berikutnya.

Kedua, semakin tinggi NPM menandakan laba perusahaan tersebut semakin tebal.

Ketiga, semakin tinggi nilai NPM menandakan bahwa perusahaan tersebut semakin efisien operasionalnya. Perusahaan dapat menekan biaya-biaya yang tidak perlu, sehingga perusahaan mampu memaksimalkan laba bersih yang didapatkan.

Keempat, sebagai antisipasi melonjaknya bahan baku, biaya operasional seperti kenaikan gaji pegawai, ataupun melonjaknya beban keuangan seperti pembayaran bunga. Jika NPM perusahaan lebih tebal angkanya, maka ketika hal-hal diatas terjadi, laba bersih perusahaan tidak turun signifikan.

Dan terakhir, perusahaan akan lebih cepat tumbuh menjadi perusahaan dengan ekuitas yang besar. Namun dengan catatan: persentase laba bersih yang masuk sebagai ekuitas jauh lebih tinggi ketimbang persentase laba bersih yang dibagikan sebagai dividen. Pertumbuhan ini dikarenakan perusahaan yang selalu mencatatkan laba bersih tinggi, dan laba bersih tersebut akan masuk sebagai saldo laba yang nantinya semakin menambah ekuitas perusahaan.

Sekali lagi, NPM digunakan untuk menentukan mana perusahaan yang dengan pendapatan tertentu berhasil menghasilkan laba bersih maksimal. Perusahaan seperti ini lebih efisien operasionalnya ketimbang perusahaan lain. Namun, perlu dicatat bahwa membandingkan rasio NPM suatu perusahaan dengan perusahaan lain haruslah dilakukan dalam satu sektor yang sama.

Mengingat, NPM antara sektor yang satu dengan sektor lainnya jelas sangat berbeda. Sebagai contoh, perusahaan consumer food and beverage dengan perusahaan properti. Rasio margin perusahaan consumer food and beverage biasanya tipis. Perusahaan sektor ini lebih mengutamakan volume penjualan yang tinggi, ketimbang margin yang tinggi tapi barang jualannya tidak laku.

Di sisi lain, perusahaan properti bisa mempunyai rasio NPM tinggi, apalagi jika perusahaan tersebut mengelola properti di lokasi premium dengan nilai jual tanah dan bangunannya terus menanjak. Sehingga, jelas bahwa NPM perusahaan yang satu dengan NPM perusahaan lain dapat dibandingkan, namun mesti masih dalam sektor yang sama.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Tirta |  18 Feb 2015
para master, tolong bagi satu sistem trading yang agk lumayan donk,hehe
biar bisa profit hehe....,trims

Lihat Reply [1]

 Ari Nuh |  11 Dec 2015
Apa master setuju dengan ini?:
Besaran range SL akan berpengaruh pada derajat keyakinan kita akan keberhasilan pencapaian TP
Jadi semakin kecil SL kita makin kecil juga keyakinan kita bakal profit?
Tks.

Lihat Reply [2]

 Bambang |  2 Mar 2016
Apakah sistem trading yang saat ini bisa profit konsisten akan bisa digunakan selamanya?

Lihat Reply [3]

 Bram Motorianno |  20 Aug 2018
permisi master, ini saya mau tanya? saya kan terkena fullock 2 pairs, 2 buy dan 2 sell.. dan effective margin mengalami minus dan harus yg namanya penambahan dana, apabila untuk melepas posisi sell saja dan menunggu buy nya lepas.. apakah akan bertambah effective margin nya? dan dr mana berkurang uang jika terkena posisi inap? terimakasih master.. kirim ke email saya jg ya master

Lihat Reply [1]

 Dana |  2 Jan 2019

mohon maaf saya mau bertanya, saya baru bergabung dengan broker yang memiliki trading terms stop out level 30% dan margin call level 100%.. maksud dari 30% dan 100% itu apa? terima kasih.

Lihat Reply [26]

 

Komentar @inbizia

Sebelum pilih broker, sebaiknya di cek dulu bagaimana dan berapa stop out level serta margin call tiap-tiap broker. Trader seringnya langsung buru-buru buka akun tapi ga tanya-tanya dulu
 Niken |  27 Jan 2021
Halaman: Apa Itu Stop Out Broker Forex
Ya... seperti itulah. Enaknya kalau sudah margin call kamu bisa antisipasi supaya tidak mencapai level stop out dengan manajemen risiko. Broker biasanya memintamu deposit uang untuk menutupi kekurangan uang
 Laila |  27 Jan 2021
Halaman: Apa Itu Stop Out Broker Forex
Saya kesini setelah Margin call di crypto, loss habis modal. setelah baca artikel ini tambah semangat untuk belajar dan evaluasi diri.
 Shireen |  20 May 2021
Halaman: Belajar Dari Pengalaman Loss Trader Sukses
Selama saya Join di Net 89 dari tahun 2020 ga pernah mengalami namanya Margin call. Kalau profit dan loss dalam forex hal yang biasa, pasti ada loss tapi tiap bulannya selalu profit. Namanya dalam investasi pasti ada risiko. Cuma mereka ada namanya Management risiko yang menurut saya masih wajar di 1%. Itu yang saya alami sendiri. 
Terima kasih
 Andrewtris |  1 Aug 2021
Halaman: Review Net Robot Trading Top Atau Penipuan
Tolong bantu isi kalkulatornya, pak. Apa beda last equity dan equity now serta mm itu apakah margin? Dan lainnya apa saja  
 Markudie |  22 Aug 2021
Halaman: Kalkulator Money Management
Mantap nih,untuk gold saya selalu pakai snd RBR atay DBD,untuk RBD atau DBR saya sarankan untuk gunakan SNR saja.zona snd ini kebiasaan saya melakukan full margin
 Rangga |  10 Apr 2022
Halaman: Ingin Jadi Day Trader Simak Dulu Fakta Day Trading Ini

Kamus Forex

Margin Call

Fasilitas broker yang memperingatkan trader jika ekuitas akun trading sudah tidak mencukupi nilai margin yang dibutuhkan untuk membuka posisi.

Profit/Loss, P/L, Gain/Loss

Salah satu kolom dalam histori akun di platform trading. Profit/Loss secara khusus menampilkan besarnya keuntungan atau kerugian untuk posisi trading yang sudah ditutup (closed position).

Initial Margin

Deposit awal yang perlu disetorkan oleh trader agar dapat mulai bertransaksi. Deposit-deposit selanjutnya cukup disebut sebagai margin dan berfungsi agar trader bisa mempertahankan posisi tradingnya.

Margin

Sejumlah dana yang perlu disetorkan trader sebagai jaminan agar bisa bertransaksi pada broker yang memberikan fasilitas leverage bagi nasabahnya. Terdapat dua jenis margin, yaitu Free Margin dan Used Margin.

Target Profit, Take Profit

Jumlah keuntungan yang ditentukan trader saat membuka suatu posisi trading. Dalam praktiknya, Target Profit (TP) telah diadopsi sebagai suatu fitur dalam dalam platform trading yang memungkinkan trader untuk mengatur level tertentu sebagai target keuntungan, sehingga posisi trading akan tertutup otomatis apabila harga sudah menyentuh level tersebut.

Komentar[5]    
  Jas   |   3 May 2017
Sangat Lengkap keterangan Yang Di berikan.
Thank
  Marina   |   11 Aug 2021

Jadi besar kecilnya nilai NPM bisa berbeda ya antara sektor perusahaan

  Wisnu   |   11 Aug 2021


Iya kak, seperti yang sudah dijelaskan oleh penulis di 2 paragraf terakhir

  Sonia   |   16 Jan 2022

Kalo hasil NPM nya minus pada salah satu perusahaan itu artinya apa ya? 

  Aisha   |   8 Feb 2022

NPM minus atau NPM negatif berarti perusahaan merugi. Dalam laporan keuangan terakhir, perusahaan gagal mencatat laba.

Info Karir
Kontak Kami
Tentang Kami
Peraturan
Terms Of Use
Privacy Policy
Arsip