Leverage Dan Margin Dalam Trading Forex

Wiji Purnama 15 Nov 2016Dibaca Normal 4 Menit
forex>belajar>   #leverage   #margin
Artikel ini membahas tentang apa itu Leverage dan Margin pada Trading forex, untuk melengkapi kebutuhan belajar trading forex Anda.

Dalam langkah belajar trading forex sebelumnya, telah dijelaskan bahwa Anda bisa mendaftar di broker forex untuk mulai bertrading. Saat memilih broker forex terbaik, Anda nantinya akan menemukan istilah leverage dan margin. Sebenarnya, apa sih yang dimaksud dengan leverage dan margin? Bagaimana kedua hal itu bisa berpengaruh pada trading?

belajar leverage dan margin dalam forex

Mengenal Leverage Broker Forex

Tahukah Anda bila seorang trader forex bisa mendapatkan peluang trading dengan ukuran modal $10,000 tanpa harus benar-benar menyiapkan uang modal sebanyak itu? Jadi singkatnya, sebagai trader forex Anda bisa memberikan uang jaminan sebesar $1,000 atau bahkan $100 saja untuk mendapatkan peluang dengan ukuran trading $10,000. Bagaimana bisa? Di sinilah leverage broker forex memainkan peranannya.

Secara harafiah, leverage berarti daya ungkit. Jika diinterpretasikan ke dalam istilah trading forex, maka leverage ini sama dengan daya ungkit yang diberikan broker forex agar Anda bisa bertrading lebih besar dari ukuran modal sebenarnya.

Leverage ditentukan dalam satuan perbandingan, seperti 1:50, 1:100, 1:200, dst., dengan 1 sebagai ukuran modal yang Anda depositkan ke broker forex. Jadi apabila Anda memilih leverage 1:100, maka deposit sebesar $100 akan memberikan peluang trading dengan ukuran hingga $10,000 ($100 x 100 = $10,000).

Lantas apakah broker tidak rugi memberikan uang sebanyak $10,000 hanya untuk meningkatkan daya ungkit trading Anda? Jawabannya tentu saja tidak. Pertama, trading forex adalah trading secara non-fisik, sehingga broker tidak perlu sungguh-sungguh memberikan uang sebanyak $10,000 untuk Anda tradingkan. Kedua, trading forex adalah trading margin, sehingga bagaimanapun juga, yang Anda risikokan bukanlah uang broker, melainkan uang Anda sendiri.

Nah, apa pula itu margin? Untuk memperjelas pemahaman Anda, langsung saja kita beralih ke topik berikutnya.

 

Apa Itu Margin?

Dalam contoh leverage di atas, Anda diibaratkan bisa mengelola ukuran trading sebesar $10,000 dengan hanya mendepositkan jaminan sebesar $100 dan menggunakan leverage 1:100. Yang disebut margin adalah uang jaminan $100 itu. Dengan kata lain, margin adalah besarnya uang yang perlu Anda serahkan pada broker sebagai jaminan agar broker bisa menjaga posisi trading Anda di jaringan pasar interbank.

Broker forex biasanya menunjukkan ukuran margin dalam bentuk persentase jaminan yang harus Anda serahkan, versus besarnya dana yang bisa digunakan untuk buka posisi. Jadi dengan margin yang ditentukan broker, Anda bisa menghitung berapa besar leverage maksimalnya. Contoh konversinya bisa dilihat pada tabel berikut ini:

konversi margin dan leverage

Dalam konteks "trading margin" di bagian sebelumnya, wajar jika leverage tak akan merugikan broker, karena yang Anda gunakan sebenarnya adalah margin atau uang jaminan Anda sendiri. Untuk lebih mudahnya, perhatikan contoh berikut ini:

Ida memiliki margin 100 Euro dan menggunakan leverage 1:100, sehingga kekuatan modalnya mencapai 10,000 Euro. Diketahui nilai tukar EUR/USD hari ini adalah 1.5700, yang artinya 1 Euro sama dengan $1.5700. Ida membeli 10,000 Euro di harga tersebut, dan ketika ia menutup posisi buy tersebut keesokan harinya, EUR/USD sudah bergerak naik 100 pip hingga mencapai poin 1.5800. Dalam keadaan seperti itu, maka profit ida adalah: (1.5800-1.5700)x10,000 Euro = 0.01x10,000=100 Euro.

Dalam contoh posisi profit seperti di atas, leverage menunjukkan kelebihannya. Bayangkan apabila Ida tidak menggunakan leverage, maka besar keuntungannya hanya sebesar 1 Euro, dengan perhitungan 0.01x100 = 1 Euro.

Namun bagaimana apabila yang terjadi adalah skenario sebaliknya? Bukannya naik ke 1.5800, EUR/USD justru turun ke poin 1.5600 ketika Ida menutup posisi buy-nya di pair tersebut. Maka yang terjadi kemudian adalah, ia akan kehilangan seluruh margin-nya, karena perhitungannya: (1.5600-1.5700)x10,000 Euro = -0.01x10,000= -100 Euro. Dalam kondisi loss seperti itu, Ida tak bisa membuka posisi trading lagi karena marginnya sudah ludes.

Agar tak kebablasan seperti Ida, maka penting bagi seorang trader untuk selalu mengetahui ketahanan margin dalam akun. Anda tak perlu repot-repot menghitung dengan rumus di atas apabila ingin mengetahui margin, karena saat ini sudah ada Kalkulator Margin yang bisa menghitung margin secara otomatis.

Kalkulator Margin

Kesimpulan

Jadi sekali lagi, meskipun Anda bisa menggunakan jumlah modal yang sudah diungkit dengan leverage, namun jika ada kerugian maka yang akan dikurangi adalah margin atau uang jaminan Anda di broker. Oleh karena itu, selalu perhatikan tingkat margin Anda sebelum menempatkan posisi, dan sebagai langkah aman, jangan memilih leverage terlalu besar.

Mengapa? Karena semakin besar leverage, maka semakin besar pula ukuran trading yang bisa Anda gunakan, dan semakin cepat pula margin Anda tergerus loss ketika order trading sedang dalam posisi tak menguntungkan.

Menyesuaikan leverage dan margin bisa menjadi langkah awal untuk melindungi trading Anda dari risiko. Selain itu, Anda juga disarankan agar tidak menggunakan seluruh modal dalam sekali trading. Manfaat dari cara ini nantinya akan semakin memberikan ruang bagi Anda untuk bertrading dengan berbagai macam strategi, termasuk trading otomatis dengan robot trading forex terbaik.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Mr. Bingung |  10 Feb 2012

Bagus yg mana sih laverage 1:1000 dengan laverage 1:200? katanya klo pemula bagus pakai 1:200, apa betul sih

Lihat Reply [28]

 Dora |  9 Mar 2012

knpa dmo virtualku g bsa d pkai, avlable mrgin ada pdhl msh 9000.
apa aq mlbhi btas lmit yg di tentukan? apa msti tunggu seminggu br bs di pkai?

Lihat Reply [3]

 Widodo Hendriono |  27 Mar 2015

Apa yang dimaksud dengan:BALANCE,EQUITY,MARGIN,FREE MARGIN dan MARGIN LEVEL dan bagaimana cara menghitungnya,mohon pencerahan TERIMAKASIH.

Lihat Reply [21]

 Yudi |  27 Apr 2016

Saya kok melihat ada keanehan ya dimana broker memberikan pilihan leverage bagi tradernya.
Saat trader ingin pilih leverage besar misal 1:1000 biasanya ada peringatan leverage di atas 1:100 sangat beresiko dan hanya disarankan buat trader yang berpengalaman.

Anehnya kebanyakan yang pilih leverage besar adalah trader mc lover spt saya ini. Kemudian disaat balance si trader profit berlipat maka otomatis leveragenya jadi diperkecil misal tadinya 1:1000 jadi 1:500 secara otomatis. Ini kan aneh Katanya leverage besar untuk trader berpengalaman, setelah trader profit balance bertambah berarti pengalamannya bagus buat trading..lha kok leveragenya malah diperkecil???

Kenapa ya tidak dari semula setiap pembukaan akun dibuat tiada pilihan lain selain maksimal leverage 1:100. Setelah dianggap berpengalaman dari history tradingnya / balancenya nambah terus lalu otomatis atau diberi pilihan leverage yang lebih besar dst.

Apakah ini hanya jebmen broker saja???

Lihat Reply [27]

 Bram Motorianno |  20 Aug 2018
permisi master, ini saya mau tanya? saya kan terkena fullock 2 pairs, 2 buy dan 2 sell.. dan effective margin mengalami minus dan harus yg namanya penambahan dana, apabila untuk melepas posisi sell saja dan menunggu buy nya lepas.. apakah akan bertambah effective margin nya? dan dr mana berkurang uang jika terkena posisi inap? terimakasih master.. kirim ke email saya jg ya master

Lihat Reply [1]

 

Komentar @inbizia

bisa jadi, terutama pada kasus trader pemula yang deposit modal dalam jumlah kecil dan menggunakan leverage terlalu tinggi. umumnya karena para pemula belum memiliki langkah antisipasi yang teruji dan lebih rentan terhadap kesalahan serta pengaruh emosi, maka kejadian mc bisa sering mereka alami.

namun demikian kisah rugi setiap trader tidak sama. mc adalah peristiwa yang lebih besar dari sekedar kalah di satu trade, bisa jadi ada trader yang dari awal sudah mengantisipasi resiko dan praktek menerapkan money management sehingga meskipun sering loss namun tidak sering mengalami mc.

tapi bisa juga ada trader yang baru belajar mengenai resiko setelah mengalami loss dan mc berkali-kali.
 Arta Pramudi |  24 Jan 2014
Halaman: Contoh Money Management Mm Yang Baik
Sebelum pilih broker, sebaiknya di cek dulu bagaimana dan berapa stop out level serta margin call tiap-tiap broker. Trader seringnya langsung buru-buru buka akun tapi ga tanya-tanya dulu
 Niken |  27 Jan 2021
Halaman: Apa Itu Stop Out Broker Forex
Berarti berarti stop out akan terjadi otomatis di mana margin call dipasang. Kalau ada broker yang punya peraturan gini, hati-hati aja biasanya pas stop out broker tidak akan kasih peringatan tahu-tahu posisi-mu langsung ditutup/dihentikan.
 Darmo |  27 Jan 2021
Halaman: Apa Itu Stop Out Broker Forex
Ya... seperti itulah. Enaknya kalau sudah margin call kamu bisa antisipasi supaya tidak mencapai level stop out dengan manajemen risiko. Broker biasanya memintamu deposit uang untuk menutupi kekurangan uang
 Laila |  27 Jan 2021
Halaman: Apa Itu Stop Out Broker Forex
Leverage itu sejatinya bukan baik atau buruk, tapi tugasnya menggandakan keuntungan atau kerugianmu. Kalau kamu berprofit, maka leverage akan menggandakan profitmu. Tapi kalau kamu rugi, leverage akan menggandakan kerugian mu.
 Kevin |  28 Jan 2021
Halaman: Cara Trading Aman Dengan Leverage Forex Yang Tinggi
Mmmm... setahuku kalau trading forex, seapes-apesnya sih uang depositmu melayang. Ga sampai utang. Meskipun pakai leverage tinggi pun, kamu ga akan ditagih hutang. Paling-paling balance-mu hangus.
 Susan |  28 Jan 2021
Halaman: Cara Trading Aman Dengan Leverage Forex Yang Tinggi

Kamus Forex

Initial Margin

Deposit awal yang perlu disetorkan oleh trader agar dapat mulai bertransaksi. Deposit-deposit selanjutnya cukup disebut sebagai margin dan berfungsi agar trader bisa mempertahankan posisi tradingnya.

Margin Call

Fasilitas broker yang memperingatkan trader jika ekuitas akun trading sudah tidak mencukupi nilai margin yang dibutuhkan untuk membuka posisi.

Leverage

Perbandingan antara besaran modal trader dengan daya ungkit tambahan yang diberikan oleh broker. Besarnya leverage bisa hingga ribuan, tetapi broker dengan regulasi bonafid kerap menggunakan leverage maksimal 1:200.

Margin

Sejumlah dana yang perlu disetorkan trader sebagai jaminan agar bisa bertransaksi pada broker yang memberikan fasilitas leverage bagi nasabahnya. Terdapat dua jenis margin, yaitu Free Margin dan Used Margin.

Komentar[2]    
  Rahayu   |   31 Aug 2021

Terima kasih sekali infonya, sebagai pemula saya paham dengan penjelasan ini..
kalau spread itu apa ya..

  Ihkwan   |   31 Aug 2021

Untuk spread kakak bisa ke link ini kak..
semoga membantu

Info Karir
Kontak Kami
Tentang Kami
Peraturan
Terms Of Use
Privacy Policy
Arsip