Data inflasi Inggris mendukung Poundsterling, dolar AS menguat sebelum pidato the Fed, 8 jam lalu, #Forex Fundamental   |   GBP/JPY menarik beberapa pembeli di atas level 192.00 setelah data IHK Inggris, 8 jam lalu, #Forex Teknikal   |   EUR/USD: Level rintangan utama terlihat di area 1.0600-1.0605, 10 jam lalu, #Forex Teknikal   |   Harga emas tetap menguat karena ketegangan Geopolitik masih berlanjut, 10 jam lalu, #Emas Fundamental   |   Dow Jones Industrial Average naik 0.17% menjadi 37,798, S&P 500 kehilangan 0.21% menjadi 5,051, dan Nasdaq Composite kehilangan 0.12% menjadi 15,86, 14 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Menilik laporan keuangan tahun buku 2023, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) memperoleh pendapatan usaha sebesar Rp8.54 triliun, terkoreksi 15.70% secara tahunan dari Rp10.14 triliun. , 14 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Saham-saham top gainers LQ45: PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) +3.48%, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) +2.41%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) +2.34%, 14 jam lalu, #Saham Indonesia   |   IHSG rebound pada perdagangan Rabu (17/April), naik 0.82% ke level 7,223, 14 jam lalu, #Saham Indonesia

Apa Beda Margin Call Broker Dan Stop Out?

Wiji Purnama 22 Feb 2018
Dibaca Normal 7 Menit
forex > broker >   #broker   #margin   #stop-out
Tahukah Anda? Ada yang lebih mengerikan dari Margin Call Broker, yaitu Stop Out. Apa Beda keduanya? Dan bagaimana cara menghindarinya?

Dewasa ini, istilah MC atau level Margin Call broker sering dikaitkan dengan habisnya dana seseorang yang baru saja mengalami kerugian besar pada tradingnya. Istilah ini cukup populer di kalangan komunitas trader Indonesia yang aktif di media-media sosial maupun dunia nyata.

Berkebalikan dari Margin Call broker, justru banyak trader yang bahkan tidak mengenal istilah Stop Out. Istilah yang jarang digunakan ini merupakan hal yang tidak kalah penting dari Margin Call. Jika Anda pernah mengalami kerugian besar dalam trading Anda, yang ditandai dengan posisi tiba-tiba hilang dan diikuti dengan dana yang hilang pula, itulah yang disebut Stop Out.

Ya, hal yang selama ini Anda kira bernama Margin Call broker sebenarnya adalah Stop Out. Kebanyakan trader mengira jika dana habis dan posisi ditutup oleh broker, maka yang mereka alami adalah Margin Call. Padahal sebenarnya tidak!

 

Lalu, Apa Itu Margin Call Broker?

Margin Call broker merupakan sebuah sistem peringatan dari broker jika ekuitas yang Anda punya sudah tidak mencukupi margin yang dibutuhkan untuk menahan posisi tersebut. Sedangkan Stop Out adalah penutupan paksa posisi trading, dikarenakan dana ekuitas sudah berkurang dan tidak memenuhi margin yang dibutuhkan untuk menahan posisi. Jadi, penutupan paksa yang Anda alami itu bukan bernama Margin Call broker, tetapi Stop Out.

Margin Call broker dan Stop Out sebenarnya muncul dari banyaknya minat masyarakat untuk ikut berpartisipasi langsung dalam perdagangan pasar finansial. Untuk melakukan perdagangan ini, dibutuhkan modal besar karena basis transaksi minimumnya yang mencapai ribuan bahkan ratusan ribu Dolar AS di setiap transaksinya. Para pialang atau broker kemudian mengatasinya dengan margin trading.

Margin trading adalah solusi yang diberikan broker agar seorang investor dengan modal kecil tetap dapat ikut dan mengambil keuntungan dalam pasar finansial. Margin sendiri merupakan uang jaminan yang kita berikan agar posisi kita dapat terjaga. Umumnya, untuk pembelian 1 lot pada pair EUR/USD, dibutuhkan jaminan sebesar 10,000 Sampai 100,000 USD. Dari sinilah muncul istilah leverage, atau daya ungkit untuk para investor dengan modal kecil. Penjelasan dan contoh-contoh penggunaan leverage dan margin bisa dibaca pada artikel di sini.

Lantas bagaimana cara mengetahui nilai-nilai Margin Call broker dan Stop Out tersebut? Nilai-nilai tersebut sebenarnya telah ditetapkan oleh masing-masing broker yang Anda gunakan dalam trading forex. Ada beragam nilai Margin Call broker. Nilai ini dapat dilihat pada halaman spesifikasi akun di website broker tersebut.

Bagi pemula, tentu memilih broker adalah hal yang cukup merepotkan, karena belum tahu tentang kaidah-kaidah yang perlu diperhatikan. Untuk memudahkannya, silahkan ikuti panduan-panduan berikut tentang bagaimana cara memilih dan menemukan broker paling ideal untuk Anda.

Baca Juga:

How to Choose Brokers

 

Contoh Penerapan Margin Call Broker

Dalam penerapannya, terdapat beberapa broker yang hanya beroperasi dengan Margin Call, maupun dengan spesifikasi khusus untuk Stop Out dan Margin Call broker.

Sebagai contoh, jika pada halaman spesifikasi akun hanya dituliskan level Margin Call broker adalah 100% tanpa menyebutkan level Stop Out-nya, hal ini dapat diartikan bahwa level Margin Call broker = level Stop Out = 100% dari margin yang dibutuhkan untuk menahan suatu posisi.

Sehingga saat nilai ekuitas akun sama atau kurang dari yang dibutuhkan untuk menahan posisi tersebut, maka peringatan Margin Call broker akan muncul dan posisi yang terbuka otomatis akan tertutup. Untuk mempermudah pemahaman penjelasan di atas bisa dituliskan sebagai berikut:

Margin call broker terjadi jika Ekuitas akun = Margin yang dibutuhkan x 100%

Contohnya, Budi ingin membeli 0.1 lot EUR/USD (10,000 basis unit) pada harga 1.3500 dengan leverage 1:400. Maka margin yang Budi butuhkan untuk menahan posisinya adalah:

Margin yang dibutuhkan = (1.3500 x 10,000) / 400 = 33.75 USD

Ekuitas Budi saat ini adalah 100 USD. Jika Budi mengalami kerugian hingga menyisakan ekuitas yang nilainya sama dengan margin yang dibutuhkan, yaitu 33.75 USD, maka Budi akan mendapatkan Margin Call broker dan Stop Out secara bersamaan, sehingga hanya tersisa 33.75 USD pada akun trading Budi.

Selain itu, terdapat pula broker yang memberikan spesifikasi khusus untuk nilai Margin Call dan Stop Out-nya. Contohnya, apabila level Margin Call broker ditetapkan pada 100% dan Stop Out pada 20% dari margin yang dibutuhkan, maka saat posisi mengalami kerugian hingga ekuitas menyisakan nilai yang sama dengan margin yang dibutuhkan, peringatan Margin Call broker akan muncul pada terminal trading.

Munculnya Margin Call broker ini tentu saja tidak akan memicu penutupan pada posisi yang mengalami kerugian. Penutupan posisi tersebut baru akan terjadi setelah ekuitas akun hanya menyisakan 20% dari margin yang dibutuhkan untuk menahan posisi. Untuk mempermudah pemahaman, penjelasan panjang di atas dapat dituliskan seperti berikut:

Margin Call broker terjadi jika ekuitas akun = Margin yang dibutuhkan x 100%

Stop Out terjadi jika ekuitas akun = Margin yang dibutuhkan x 20%

Contohnya, Budi ingin membeli 0.1 lot EUR/USD (10,000 basis unit) pada harga 1.3500 dengan leverage 1:400. Maka margin yang dibutuhkan untuk dapat menahan posisinya adalah 33.75 USD. Ekuitas Budi saat ini adalah 100 USD. Jika Budi mengalami kerugian pada posisinya, maka Budi akan terkena Margin Call broker jika :

Ekuitas akun Budi = 33.75 USD atau margin yang dibutuhkan untuk menahan posisi.

Lalu, posisi Budi yang mengalami kerugian akan ditutup jika:

Ekuitas akun Budi = 20% x margin yang dibutuhkan = 20% x 33.75 USD = 6.75 USD

Terkesan rumit? Jika ingin menghitung margin secara otomatis, Anda bisa menggunakan Kalkulator Margin yang bisa Anda gunakan setiap saat.

Kalkulator Margin

Dalam prakteknya, terdapat kelebihan dan kelemahan pada tiap spesifikasi Margin Call broker. Jika Anda seorang trader yang umumnya kurang bisa menjaga money management dan emosi, broker-broker dengan fasilitas level Margin Call dan Stop Out 100% mungkin lebih cocok untuk Anda gunakan. Sedangkan jika Anda seorang trader dengan tingkat presisi dan perhitungan yang baik, broker-broker yang menyediakan spesifikasi khusus pada Margin Call dan Stop Out lebih cocok untuk Anda gunakan.

 

Bagaimana Cara Menghindari Margin Call Broker?

Bagi beberapa trader, Margin Call broker merupakan hal yang sangat menyakitkan dan cenderung dihindari. Lalu apa yang sebaiknya dilakukan agar dapat menghindari insiden ini? Pertama-tama, cek peringkat broker untuk menemukan broker terbaik. Selanjutnya, simak beberapa tips berikut agar akun trading selalu terjaga dari hal-hal seperti Margin Call broker.

 

Bijak Dalam Memilih Leverage

Leverage merupakan sebuah pedang bermata dua bagi para pelaku pasar finansial. Di satu sisi, leverage dapat membantu kita agar bisa memperoleh keuntungan maksimal hanya dengan modal yang cenderung kecil. Di sisi lain, leverage juga dapat membunuh kita karena menjadi penyebab hal-hal seperti overtrade, overlot, dll. Dalam menggunakan leverage tinggi, terdapat trik dan tips agar bisa mendapatkan profit tinggi, tapi bagi pemula, disarankan menggunakan leverage yang kecil.

leverage dalam forex

Baca Juga:

Highest Leverage Forex Brokers

 

Money Management Yang Baik

Money Managament merupakan faktor yang tidak kalah penting dalam menjaga akun dari panggilan Margin Call broker maupun Stop Out, karena bisa mengatur lot dan jumlah dana yang siap ditanggung kehilangannya pada satu posisi. Selain itu, penambahan posisi juga harus diperhitungkan dengan baik dari sisi Margin dan ketahanan modalnya. Selalu ingat bahwa overlot dan overtrade itu telah banyak membunuh akun banyak trader karena bisa mengundang Margin Call broker lebih cepat.

money management forex

 

Gunakan Stop Loss, Akui Kesalahan

Kebanyakan trader enggan menggunakan Stop Loss hanya karena berharap harga dapat berputar balik dan mengubah kerugian yang sedang terjadi menjadi keuntungan. Rasa tidak ingin mengakui kesalahan dalam menganalisa ini juga sering menjadi penyebab terjadinya Margin Call broker maupun Stop Out pada akun trading.

Untuk menghindari hal ini, jadikan kebiasaan pada diri sendiri untuk selalu menghitung risiko yang bisa diperoleh dalam setiap posisinya, dan selalu gunakan Stop Loss untuk mencegah kerugian yang membengkak dan tak dapat dibendung lagi. Pelajari kembali cara memasang stop loss yang baik dan benar.

Terkait Lainnya
 
Data inflasi Inggris mendukung Poundsterling, dolar AS menguat sebelum pidato the Fed, 8 jam lalu, #Forex Fundamental

GBP/JPY menarik beberapa pembeli di atas level 192.00 setelah data IHK Inggris, 8 jam lalu, #Forex Teknikal

EUR/USD: Level rintangan utama terlihat di area 1.0600-1.0605, 10 jam lalu, #Forex Teknikal

Harga emas tetap menguat karena ketegangan Geopolitik masih berlanjut, 10 jam lalu, #Emas Fundamental

Dow Jones Industrial Average naik 0.17% menjadi 37,798, S&P 500 kehilangan 0.21% menjadi 5,051, dan Nasdaq Composite kehilangan 0.12% menjadi 15,86, 14 jam lalu, #Saham Indonesia

Menilik laporan keuangan tahun buku 2023, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) memperoleh pendapatan usaha sebesar Rp8.54 triliun, terkoreksi 15.70% secara tahunan dari Rp10.14 triliun. , 14 jam lalu, #Saham Indonesia

Saham-saham top gainers LQ45: PT Charoen Pokphand Tbk (CPIN) +3.48%, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) +2.41%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) +2.34%, 14 jam lalu, #Saham Indonesia

IHSG rebound pada perdagangan Rabu (17/April), naik 0.82% ke level 7,223, 14 jam lalu, #Saham Indonesia


Forum Terkait

 Widodo Hendriono |  27 Mar 2015

Apa yang dimaksud dengan:BALANCE,EQUITY,MARGIN,FREE MARGIN dan MARGIN LEVEL dan bagaimana cara menghitungnya,mohon pencerahan TERIMAKASIH.

Lihat Reply [40]

@ widodo hendriono:

Balance : jumlah dana dalam account Anda.
Equity = Balance + Floating Profit / Loss

Jika Anda tidak mempunyai posisi yang terbuka maka Equity = Balance
Jika Anda punya posisi terbuka (open) dengan profit sementara (floating profit) USD 500, maka Equity = Balance + USD 500, dan jika Anda mengalami kerugian (loss) sementara (floating loss) USD 600, maka Equity = Balance - USD 600.

Margin berhubungan dengan Leverage.
Jika Anda memilih leverage 1:100 maka dana jaminan Anda adalah 1% dari nilai kontrak. Jika leverage 1:200 maka dana jaminannya adalah 0.5% dari nilai kontrak.
Jika Anda membuka account regular (standard) dan trading EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD atau NZD/USD, maka nilai kontrak untuk 1 lot adalah USD 100,000.
Dalam hal ini, perhitungan untuk Margin adalah:

Margin = (USD 100.000)  x (jumlah lot atau volume) x (persentasi margin) x harga pasar saat itu

Misal: Anda membuka account standard dengan leverage 1:200, Anda buy 2 lot EUR/USD pada harga 1.0885, maka margin =  (USD 100.000)  x 2 x 0.5% x 1.0885 = USD 1,088.50

Free Margin adalah selisih antara Equity dengan Margin total Anda untuk membuka posisi (kalau ada beberapa posisi yang masih terbuka). Kalau tidak ada posisi berarti seluruh dana dalam account Anda adalah Free…

Free Margin = Equity - Margin total

Misal total dana Anda USD 5,000, dan Anda punya beberapa posisi yang masih terbuka dengan total margin USD 1,750 dan posisi Anda yang profit USD 870, yang loss USD 240, maka:
Equity = USD 5,000 + USD 870 - USD 240 = USD 5,630.
Free Margin = USD 5,630 - USD 1,750 = USD 3,880.

Margin Level disebut juga Margin Call Level atau level dimana Anda akan terkena Margin Call. Margin Level (dalam persen) adalah perbandingan antara Equity dengan Margin total.

Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

Biasanya broker menetapkan Margin Level = 100% untuk mengenakan Margin Call (tiap brioker bisa berbeda).
Misal Anda trading pada broker yang menerapkan aturan Margin Level 100% untuk Margin Call, dan Anda masih punya USD 5,000 dengan beberapa posisi trading yang masih terbuka dan totalnya rugi (diluar margin), dengan margin total USD 500.
Jika total kerugian Anda telah mencapai USD 4,500 maka Anda akan terkena Margin Call, karena Margin Level Anda = ((USD 5,000-USD 4,500) / USD 500 ) x 100% = 100%.

Semoga bisa membantu.

M Singgih   29 Mar 2015

Apakah equity bisa di WD?

Joni   19 Apr 2017

Untuk Joni..

Equity adalah aset yang tersisa dari floating minus atau plus atas open posisi yang masih terbuka. Anda bisa melakukan WD Jika hal tersebut memungkinkan. Jika kondisi floating minus, ada baiknya anda perhatikan, apakah equity yang tersisa masih bisa menahan floating tersebut. Karena jika anda melakukan WD, otomatis balance berkurang dan kekuatan Equity pun juga berkurang.

Thanks.

Basir   19 Apr 2017

Untuk para Master,

Menanggapi isi jawaban yl :

Equity adalah aset yang tersisa dari floating minus atau plus atas open posisi yang masih terbuka. Anda bisa melakukan WD Jika hal tersebut memungkinkan. Jika kondisi floating minus, ada baiknya anda perhatikan, apakah equity yang tersisa masih bisa menahan floating tersebut. Karena jika anda melakukan WD, otomatis balance berkurang dan kekuatan Equity pun juga berkurang.

Yang ingin saya tanyakan : Lha bagaimana jika kondisi sedang floating profit, namun saya ingin WD (profitnya).  Apakah otomatis tetap BALANCE yang akan berkurang? Atau sebaliknya, nilai BALANCE tetap, dan yang berkurang adalah FLOATING (profit) dan EQUITY juga  berkurang ? Hukum MT4 nya bagaimana, ya Master? I really confuse........???  Need help, mohon jawaban/pembahasannya....

Trima kasih untuk perhatian dari Bp. Rachmat dan para Master lainnya...

BennY   12 Sep 2017

Untuk Benny,

Saat kondisi trading anda sedang floating profit, dan anda ingin melakukan penarikan, maka anda harus menutup posisi profit terlebih dahulu. Ini tidak berkaitan dengan hukum MT4, melainkan kebijakan broker yang memang rata-rata tidak memperbolehkan withdrawal saat masih ada posisi floating, baik itu profit maupun loss.

Mengapa? Karena saat floating itu nilai balance dan equity senantiasa berada dalam risiko. Jika anda melakukan penarikan saat floating profit belum tertutup misalnya, posisi anda bisa berubah minus jika kondisi pasar berbalik arah. Karena itu, balance bisa berubah, equity anda berubah, bisa bertambah atau berkurang, seiring naik turunnya harga dari posisi yang belum anda tutup.

Katakanlah Anda withdraw dengan metode transfer bank yang memerlukan waktu proses 3 hari. Saat order withdraw, balance Anda saat itu masih $100. Tapi karena ada posisi floating, dalam waktu 3 hari balance Anda sudah berkurang jadi $50. Misalkan Anda menarik dana $80, tentu saja nominal itu tidak akan terpenuhi dan menimbulkan masalah perhitungan.

Kelalaian mengecek posisi yang masih floating ini seringkali membuat trader gagal withdraw. Karena itu, perhatikan baik-baik aturan withdrawal broker agar tidak terjadi kesalahan di kemudian hari.

Thanks

Basir   12 Sep 2017

Ada broker yg menawarkan bonus equitas apakah itu bisa menahan posisi saat floating los bonusnya?

Ino   16 Mar 2018

Untuk Ino,
Tidak, termasuk bonus margin. Bonus equitas / margin tidak dapat menahan floating kurang dari modal. Untuk lebih lanjut bisa menghubungi broker yang memebrikan bonus equitas atau margin.

Terima kasih.

Basir   19 Mar 2018

Kalau tidak bisa untuk menahan floating yang kurang dari modal lalu untuk apa sebenarnya bonus-bonus kredit margin yang diberikan oleh broker? Mohon pencerahannya

Abraham S   13 Aug 2018

@Abraham

Bonus credit tersebut hanya dapat digunakan untuk membuka posisi saja pak. Jadi jika Anda memiliki bonus kredit margin, margin nanti akan ditanggung oleh bonus kredit yang Anda terima terlebih dahulu.

Admin   14 Aug 2018

misal  BALANCE $100

terus PROFIT   $60

Jika WD $40  yang akan berkurang BALANCE atau PROFIT ?

Apakah BALANCE takakan berubah walau hasil trading PROFIT ?

Didik   9 Jan 2019

@ Didik:

Balance = USD 100.
Ada posisi yang profit USD 60.
Saya asumsikan posisi ini sudah Anda close (tutup), dan Anda tidak punya posisi lain yang masih open (terbuka).

Balance : jumlah dana dalam akun Anda.
Equity = Balance + Floating Profit / Loss
Floating profit : posisi terbuka yang sedang profit
Floating loss : posisi terbuka yang sedang loss

Jika Anda tidak mempunyai posisi yang terbuka maka Equity = Balance

Ketika Floating Profit yang sebesar USD 60 ditutup, maka Balance = Equity = (Balance sebelumnya) + USD 60.
Jadi kalau Anda withdraw USD 40, berarti Anda withdraw dari Balance. Yang berkurang Balance. Profitnya sudah ditambahkan ke Balance sebelumnya.

Perlu diketahui bahwa ketika Anda withdraw, yang pertama kali akan dilihat broker adalah besarnya Balance.


- Apakah BALANCE tak akan berubah walau hasil trading PROFIT ?

Seperti penjelasan di atas, kalau posisi yang profit tsb sudah Anda tutup, dan Anda tidak punya posisi lain yang masih open, maka Balance Anda akan bertambah sebesar profit tersebut, plus margin sewaktu Anda membuka posisi (margin akan dikembalikan broker ketika posisi Anda tutup).

M Singgih   11 Jan 2019

Pagi semua

haloo, saya mau tanya

jika modal saya $1000 dan leverage 1.500

gimana itung itungnya?

Sumanto   14 Feb 2019

Selamat pagi juga Pak Sumanto,

Mungkin yang Anda maksudkan adalah bagaimana cara menghitung margin dan ketahanan dana jika menggunakan modal $1000 dengan leverage 1:500? Perhitungan tersebut tergantung dari pair apa yang Anda tradingkan. Namun sebelum mengetahui ketahanan dana, ada baiknya Anda mengetahui berapa besar margin yang dibutuhkan. Misal Anda trading EUR/USD sebesar 1 lot pada saat harga EU kini berada pada 1.1300, maka perhitungan margin-nya adalah:

  • Margin = (Contract Size X Lot X Running Price) X Leverage
  • Margin = (100000 X 1 X 1.1300) X 1:500
  • Margin = (113000) : 500
  • Margin = 226

Sehingga, dengan leverage 1:500 dan Anda membuka posisi 1 lot pada pair EU maka margin yang dibutuhkan adalah $226.

Margin yang sudah diketahui adalah sebesar $226, maka dana bebas (free margin) setelah membuka posisi tersebut adalah $774 (modal $1000 dikurangi margin $226). Maka, free margin inilah yang digunakan sebagai ketahanan dana Anda.

Setelah mengetahui ketahanan dana, maka selanjutnya ketahanan dana tersebut dikonversikan menjadi pips agar dapat mengetahui berapa pips yang bisa ditahan. Pips value untuk pair EUR/USD adalah $10 per 1 lot-nya. Sehingga, dengan ketahanan dana sebesar $774 hanya mampu menahan floating minus sebanyak ~77.4 pips (free margin $774 dibagi pip value $10). Artinya, jika Anda membuka posisi buy 1 lot pada harga 1.1300 lalu harga turun sebanyak 77.4 pips atau menyentuh harga 1.1222, maka dititik harga itulah trading Anda dihentikan karena dana Anda telah habis.

Kurang lebih begitulah gambaran perhitungan margin dan ketahanan dana. Simulasi perhitungan yang dilakukan diatas hanyalah sebatas ilustrasi agar memudahkan pemahaman saja. Hasil perhitungan yang sebenarnya mengenai jumlah ketahanan dana mungkin akan berbeda (bisa lebih banyak atau justru makin sedikit), mengingat diberlakukannya margin call dan stop out level dari broker.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   17 Feb 2019

Utk leverage 1:1, saldonya $13 apa memang gak bisa ya utk buka order kurs mata uang?

Lison   2 Apr 2020

@Lison: Tentu saja tidak bisa. Trading dalam pasar forex menggunakan nilai kontrak/contract size sebagai jumlah sebenarnya yang diperdagangkan di pasar valas atau forex.

Contract Size ini biasanya ditentukan berdasarkan Lot, yaitu:

  • 0.01 lot = satuan nilai kontraknya : $1,000 (atau micro)
  • 0.1 lot = satuan nilai kontraknya : $10,000 (atau mini)
  • 1 lot = satuan nilai kontraknya : $100,000 (atau regular (standard)

Dengan menggunakan leverage 1:1 di akun standar, maka Anda membutuhkan saldo paling sedikit sebesar $100,000 (1 lot).

Jika Anda menggunakan akun mini dengan leverage 1:1, maka Anda membutuhkan saldo minimal $10,000 (0.1 lot).

Terakhir, jika Anda menggunakan akun mikro dengan leverage 1:1, maka Anda membutuhkan saldo minimal $1,000 (0.01 lot).

Kiki R   23 Apr 2020

Saya pengguna robot trading, saya deposit 250usd dan setelah sekitar 1 bulan berjalan nilai balance saya 480 an dan equity 120 an dan kemudian secara tiba2 balance berkurang menjadi 80 dan equity sempat minus 35 kemudian berubah menjadi 77. Itu bagaimana ya, apakah saya sdh loss dan balance itu sudah tidak bisa kembali ke nilai 250usd dan naik lagi?

Idam   25 Feb 2022

@ Idam:

Balance : jumlah dana dalam akun Anda.
Equity = Balance + Floating Profit / Loss
Floating profit : posisi terbuka yang sedang profit
Floating loss : posisi terbuka yang sedang loss

Jika Anda tidak mempunyai posisi yang terbuka maka Equity = Balance

Misal Anda punya posisi terbuka (open) dengan profit sementara (floating profit) USD 500, maka Equity = Balance + USD 500, dan misalnya Anda mengalami kerugian (loss) sementara (floating loss) USD 600, maka Equity = Balance - USD 600.

Dengan demikian Equity bisa saja minus kalau floating loss-nya besar, tetapi balance tidak bisa negatif. Minimal balance yang tersisa adalah margin atau jaminan saat membuka posisi.

Jika loss balance akan berkurang, dan akan kembali bertambah jika Anda kembali profit.

M Singgih   28 Feb 2022

Yang dimaksud dengan "laverage" di sini itu "leverage" ya. Hubungan leverage dengan margin itu masalah perspektif. Untuk memahaminya, pertama-tama tengok dulu pengertian masing-masing.

Margin adalah jumlah modal yang harus dimiliki agar kamu bisa open posisi. Ketika bicara soal margin, kita membahas soal persentase. Contohnya, jika syarat margin (margin requirement) adalah 2%, maka trader akan membutuhkan dana minimal USD2.000 untuk open posisi sebesar USD100.000.

Leverage adalah peningkatan daya beli modal yang kamu miliki secara keseluruhan. Ketika bicara soal leverage, kita membahas soal rasio (perbandingan). Contohnya leverage 1:200, berarti trader yang punya modal USD 5000 akan bisa trading seolah-olah dia punya modal USD1.000.000.

Jadi, apa hubungan keduanya? Broker menyediakan fasilitas margin trading agar trader dapat menggunakan margin (modal tertentu) untuk menghasilkan leverage (daya beli modal yang diperbesar).

Aisha   19 Apr 2022

apakah leverage yg besar juga menentukan profit yang besar?

Emi Litasari   20 Apr 2022

Tidak ada hubungan antara leverage dengan profit. Leverage hanya meningkatkan daya beli modal, sehingga kamu bisa membuka lebih banyak posisi trading. Sedangkan perkara apakah posisi trading kamu itu nantinya akan profit atau enggak, hanya akan ditentukan oleh keterampilan analisis kamu sendiri, manajemen risiko, dan kondisi pasar saat itu.

Aisha   20 Apr 2022

Bagaimana hubungan penggunaan laverage dengan margin?

Andreas Whisnu   13 Apr 2022

Apakah saya bisa mentransfer Balance akun trading saya ke akun trading yang lain?

Vian F   29 Jul 2022

@Vian F:

Tentu saja bisa pak. Selama akun itu memang akun Real ke sesama akun Real, transfer bisa dilakukan. Kalau akunnya masih dalam satu broker biasanya ada fitur internal transfer untuk keperluan seperti ini.  Yang jadi problem adalah ketika kedua akun tersebut berada di broker yang berbeda. Dalam kasus ini bapak harus menarik dana tersebut terlebih dahulu untuk kemudian didepositkan kembali di broker lain.

Nur Salim   31 Jul 2022

Jik adi broker ada keterangan "Margin Free" apa manfaatnya untuk trader?

Angga   12 Aug 2022

Istilah tepatnya bukan "Margin Free", melainkan "Free Margin".

Free Margin bukan fasilitas khusus yang memberikan manfaat tertentu, melainkan fitur biasa yang umum tersedia untuk menjelaskan perbedaan fungsi alokasi dana modal (ekuitas) dalam akun trader.

Ekuitas trader umumnya terbagi menjadi dua: Used Margin dan Free Margin.

Used Margin adalah jumlah total semua margin yang diperlukan untuk mempertahankan posisi terbuka (open position) dalam akun trading kamu.

Free Margin adalah ekuitas dikurangi Used Margin. Kamu bisa menggunakan Free Margin ini untuk menahan floating loss ataupun membuka posisi trading baru.

Umpamanya, kamu punya ekuitas sebanyak 100. Jika Used Margin sebanyak 30, maka kamu masih punya sisa Free Margin sebanyak 70.

Selama masih ada Free Margin yang melimpah, kamu bisa trading terus dan tidak akan kena Margin Call. Tapi kalau Used Margin makin meningkat dan Free Margin menipis, maka kamu bisa kena Margin Call dan posisi trading kamu akan ditutup paksa oleh broker (sesuai dengan ketentuan broker tentang Margin Requirement dan Stop Out). 

Aisha   14 Aug 2022

Kredit margin yang diberikan oleh broker adalah sebagai bantuan awal dalam membuka posisi.

Setelah margin ini habis, baru kemudian margin trading Anda digunakan dalam menahan posisi.

Kiki R   10 Dec 2022

"Umpamanya, kamu punya ekuitas sebanyak 100. Jika Used Margin sebanyak 30, maka kamu masih punya sisa Free Margin sebanyak 70."

Kalau leverage dari broker ada pengaruh tidak ke free margin? Soalnya kalau leverage saya dengar kan kayak semacam pinjaman gitu dari broker agar bisa tuh trading lebih banyak.

cara perhitungannya seperti apa ya? Dan penting tidak untuk menghitung leverage yang akan diterima?

Paul   10 Dec 2022

@Paul:

Leverage kan meningkatkan saldo secara proporsional. Jadi berlaku untuk saldo secara keseluruhan, baik yang termasuk Used Margin maupun Free Margin. Umpamanya, kamu pakai leverage 1:100, maka Used Margin sebesar 30 jadi 3000 dan Free Margin 70 jadi 7000.

Aisha   1 Jan 2023

Paul: Bro! Leverage itu ngaruh banget ke Free Margin. Dan udah dijelaskan secara singkat oleh kak Aisha bahwa leverage tuh nge up seluruh saldo elo.

Leverage itu sebetulnya kayak pinjeman dari broker buat nambah daya beli trading lo. Misalnya, kalo leverage 1:100, berarti broker kasih pinjeman 100 kali lipat dari ekuitas lo. 

 Mengenai pengaruh leverage terhaddap margin yang dipakai atau used margin itu ada dan terasa banget. Semakin gede leverage, semakin kecil Used Margin yang dibutuhin. Misalnya, kalo leverage 1:100, Used Margin cuma 1% dari posisi trading lo. Jadi, lo bisa trading lebih banyak dengan modal yang sama.

Tapi inget, bro, leverage itu double-edged sword. Kalo lo bisa dapet untung gede dengan modal kecil, tapi risiko kerugian juga bisa gede.

Herry   16 May 2023

Jawaban untuk Paul: Leverage dari broker berpengaruh ke free margin.

Semakin besar leverage, semakin kecil margin yang digunakan untuk membuka posisi, otomatis free margin semakin besar (dengan lot yang sama).

Used Margin = (USD 100,000) x (jumlah lot atau volume) x (persentase margin) x harga pasar saat itu

Free Margin adalah nilai Equity yang dikurangi dengan margin atau Used Margin total

Free margin = Equity - used margin

Mengenai leverage, jika Anda trading menggunakan money management maka leverage di atas 1:500 tidak menambah apa-apa.

Trader yang menggunakan leverage tinggi bahkan di atas 1:1000 adalah mereka yang trading dengan ketahanan dana.

Kiki R   5 Jun 2023

Jawaban untuk Vian F: Bisa, saat ini seluruh broker menyediakan layanan internal transfer dimana klien bisa mentransfer dana dari satu akun ke akun lainnya.

Kiki R   9 Jun 2023

Mau tanya tentang segi margin yaa.

Misalkan ada broker yg menawarkan rebate berapa USD per lot gitu. Kira2 bonusnya masuk ke mana ya? dan apakah bsa menambah jumlah margin?

Kmudian berbicara soal margin, misalkan aku nya kena margin call gitu, muncul peringatan tambah saldo. Kira2 kita bsa deposit berapa agar ga kena margin call yaa? Apakah kita bsa transfer dana semau kita ke akun kita ato ada ketentuan kyk minimal mesti transfer sesuai minimal deposit broker?

Dan kira2 margin call itu biasa terjadi berapa lama dan durasi sampainya dana kita ke saldo kita agar nambah margin kita itu butuh berapa lama?

Haykal   15 Jul 2023

Haykal

  • Rebate Bonus: Ketika broker menawarkan rebate (pengembalian) berupa sejumlah USD per lot trading, bonus tersebut biasanya dimasukkan ke dalam akun tradingmu. Bonus ini bisa digunakan untuk trading, meningkatkan margin, atau menariknya sesuai dengan ketentuan broker.

  • Menambah Jumlah Margin: Jika kamu mendapatkan rebate bonus, itu bisa membantu meningkatkan jumlah margin yang tersedia dalam akunmu. Margin adalah sebagian dari modal yang perlu dijaga dalam akun untuk menjaga posisi trading terbuka. Dengan adanya rebate, saldo akunmu akan bertambah, dan kamu bisa menggunakan tambahan saldo tersebut untuk membuka posisi lebih banyak atau mempertahankan posisi yang ada.

  • Margin Call dan Deposit Tambahan: Margin call terjadi saat saldo akunmu tidak cukup untuk menahan posisi terbuka. Jika itu terjadi, kamu akan mendapatkan peringatan untuk menambah saldo agar menghindari likuidasi posisi oleh broker (stop out). Jumlah deposit tambahan yang harus kamu setorkan untuk menghindari margin call akan tergantung pada ukuran posisi yang dibuka dan leverage yang digunakan. Leverage yang tinggi membutuhkan lebih sedikit margin, tetapi juga meningkatkan risiko kerugian yang lebih besar.

  • Kecepatan deposit ke saldo akun biasanya terjadi lumyan cepat tetapi kecepatan pastinya tergantung dari broker yang dipilih
Margelius   24 Jul 2023

Haykal:

Hal-hal kayak gitu itu bisa berbeda-beda pada tiap broker, jadi sebaiknya tengok situs web-nya, atau konsultasi langsung ke brokernya saja.

Contohnya soal rebate ya. Ada broker yang memberi rebate langsung masuk ke akun trading, sehingga nambah margin. Tapi ada juga broker yang memberi rebate untuk dimasukkan ke wallet klien di broker itu, sehingga nggak langsung menambah margin. Dalam situasi ini, kita harus transfer dananya dari wallet ke akun dulu, lalu baru bisa menambah margin.

Soal deposit juga berbeda-beda. Ada broker yang memproses deposit instan: sekarang transfer, sekarang juga langsung muncul di akun kita. Tapi ada juga broker yang pemrosesan depositnya butuh waktu beberapa jam. 

Jadi, soal hal-hal kayak gini, tanyakan ke brokernya saja.

Aisha   4 Aug 2023

@ Haykal:

- Misalkan ada broker yg menawarkan rebate berapa USD per lot gitu. Kira2 bonusnya masuk ke mana ya? dan apakah bsa menambah jumlah margin?

Setahu saya bonus masuk ke saldo atau balance. Margin adalah jaminan ketika Anda membuka posisi, jadi tidak bisa ditambah atau dikurangi.

- … Kmudian berbicara soal margin, misalkan aku nya kena margin call gitu, muncul peringatan tambah saldo. Kira2 kita bsa deposit berapa agar ga kena margin call yaa?

Silahkan Anda lihat Margin Level.
Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

Jika misalnya broker Anda menetapkan Margin Level = 100% untuk mengenakan Margin Call (tiap broker bisa berbeda), maka ketika Margin Level telah mencapai 100%, Anda akan terkena Margin Call (MC).

Dalam hal jika Anda terkena MC, silahkan tambah dana supaya Margin Level lebih tinggi dari 100%. Semakin besar dana yang ditambahkan akan semakin besar juga Margin Level-nya dan akan semakin jauh dari level MC.

- … Dan kira2 margin call itu biasa terjadi berapa lama dan durasi sampainya dana kita ke saldo kita agar nambah margin kita itu butuh berapa lama?

Mengenai berapa lama akan terjadi MC itu tentu saja tergantung dari besarnya floating minus yang Anda alami yang bisa saja dengan cepat menggerus Margin Level.
Mengenai kecepatan masuknya dana yang Anda tambahkan, itu tergantung dari ketentuan broker. Kalau Anda transfer dengan cara T/T tentu saja perlu waktu.

M Singgih   7 Aug 2023

@ Lison:

Maksudnya mau trading forex dengan modal USD 13 dan leverage 1:1 ?

Bisa, gunakan akun Cent. Margin atau jaminannya sebesar nilai kontrak untuk 1 Cent Lot yaitu sebesar USD 10 atau 0.0001 dari nilai kontrak standard (USD 100,000).

Jika Anda trading pada pair forex, margin atau jaminannya sekitar USD 10, dan ketahanannya sekitar 3000 pip, yang mana nilai per pip untuk 1 Cent Lot sekitar USD ¢ 0.1 atau 0.1 sen USD. Jadi sisanya (USD 3) dibagi 0.1 sen USD jadi sekitar 3000 pip.

M Singgih   8 Aug 2023

Jawaban untuk Idam: Di bulan pertama, balance Anda $480 dan equity $120 itu artinya posisi Anda sedang banyak yang minus. Tepatnya, floating minus Anda sebesar -$360.

Adapun minus sampai 80 jadi -35 lalu kembali 77 itu terjadi karena ada posisi floting yang ditutup.

Sekarang, coba Anda cek apakah masih ada posisi floating yang sedang terbuka di MT4 Anda?

Kalau sudah tidak ada, artinya Anda sudah loss dan balance Anda tidak bisa naik kembali ke $250.

Kiki R   9 Aug 2023

@ Andreas Whisnu:  

Mengenai hubungan antara leverage dan margin dalam trading, silahkan baca: Margin Dalam Trading Forex

M Singgih   10 Aug 2023

@ Abraham S:  

Untuk menghindari floating loss yang besar, silahkan Anda entry dengan menerapkan money management, yaitu menentukan besarnya risiko setiap kali entry dan menentukan risk/reward ratio, dengan memasang stop loss (SL) dan take profit (TP).

Perlu diketahui yang diberikan broker adalah bonus modal, bukan margin. Margin adalah besarnya jaminan setiap kali membuka posisi trading.

 

M Singgih   11 Aug 2023

Ino:

Pertanyaannya, nama program bonus ekuitas itu apa? dan dari broker mana?

Semua benefit dari bonus forex pasti tergantung ketentuan brokernya (T&C). Dan ketentuan setiap broker itu bisa berbeda-beda.

Jangankan beda broker. Satu broker saja bisa bikin banyak program bonus dengan ketentuan berbeda-beda.

Beberapa contoh perbedaan ketentuannya:

  • Ada broker yang langsung memberikan bonus ekuitas yang bisa dipakai buat menahan floating loss, tanpa syarat neko-neko, pokoknya asalkan mendaftar dan deposit.
  • Ada broker yang memberikan bonus ekuitas kepada trader, tetapi bonus itu tidak bisa dipakai untuk tahan floating loss kalau si trader belum memenuhi syarat trading sekian lot.

Jadi sebaiknya lihat lagi penawaran bonus ekuitas yang km tertarik itu, baca T&C-nya dan tengok catatan kakinya.

Aisha   16 Aug 2023
 Dana |  2 Jan 2019

mohon maaf saya mau bertanya, saya baru bergabung dengan broker yang memiliki trading terms stop out level 30% dan margin call level 100%.. maksud dari 30% dan 100% itu apa? terima kasih.

Lihat Reply [68]

@ Best:

Btw, apakah Anda sudah pasangin stop loss (SL)?
Kalau tanpa SL berarti Anda tidak membatasi resiko..

- .. Atau walaupun saya uninstall M 4, kalau memang sudah MC, walaupun tidak sedang Online..tidak ada koneksi, tetap kena MC

Ya, tetap kena MC. Semua histori order Anda tersimpan di server broker sekalipun Anda tidak online, baik order yang sudah tereksekusi maupun pending order. Semua order yang sudah di-accept server akan tetap berjalan kecuali servernya down.
Kalau memang kondisi order Anda sudah harus kena MC, maka tidak bisa dihindari. Jadi cara uninstall tsb tidak ada gunanya.

M Singgih   11 Jul 2020

Untuk Akhmad,

Bisa jadi ketika akun trading Anda sedang mengalami floating profit, lalu terdapat momentum fundamental atau rilis data penting dan membuat pair yang Anda tradingkan berbalik arah dengan cepatnya sehingga membuat kondisi akun trading Anda menjadi loss bahkan berujung stop out.

Umumnya, masih terdapat dana sisa yang bisa ditarik atau digunakan untuk bertrading lagi meskipun terkena stop out. Mengenai berapa besar nominal yang tersisa itu tergantung dari level stop out yang ditetapkan oleh broker. Namun, ketika saldo menjadi nol atau bahkan minus ketika terkena stop out, maka berarti terdapat lonjakan harga yang sangat cepat sehingga menjadikan stop loss atau sistem stop out pada broker tidak berfungsi.

Mengenai hal ini Anda tidak perlu khawatir. Anda tidak perlu memikirkan apakah Anda harus membayar, atau takut ditagih, atau mengganti saldo yang negatif tersebut. Karena umumnya kini sudah banyak broker yang memberikan fasilitas perlindungan saldo negatif (negative balance protection), sehingga para klien atau trader tidak perlu risau ketika hal ini terjadi.

Semoga bisa membantu.

Argo Gold Spotter   5 Aug 2019

@ Akhmad:

Nominal apa yang dinaikkan?
Stop Out (SO) maksudnya batas margin level yang ditentukan broker, yang mana kalau level SO (dalam persen) tercapai, maka proses trading akan dihentikan secara otomatis.

Misal broker Anda menentukan SO = 40% dan Margin Call (MC) = 100%, maka kalau (equity / margin total) x 100%
telah mencapai level MC, Anda akan mendapat warning, tapi proses trading masih berjalan. Kalau telah mencapai level SO, maka proses trading secara otomatis akan dihentikan.

Maksud adanya MC dan SO karena broker tidak mau rmeugi. Hal itu logis saja karena kalau posisi Anda terus minus dan jaminan (margin) Anda habis tetapi tidak dihentikan maka Anda akan berhutang pada broker, dan kalau tidak terbayar maka broker akan merugi.


- … Tapi setelah kena stop out margin -594. 00. Untuk minus margin bagaimana?

Margin tidak mungkin minus Pak.
Margin adalah jaminan untuk membuka sebuah posisi. Sisa margin akan dikembalikan ketika Anda terkena SO.

Contoh perhitungan margin:
Kalau Anda membuka akun regular (standard) dan trading EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD atau NZD/USD, maka nilai kontrak untuk 1 lot adalah USD 100,000.
Dalam hal ini, perhitungan untuk Margin adalah:

Margin = (USD 100,000)  x (jumlah lot atau volume) x (persentasi margin) x harga pasar saat itu

Misal: Anda trading dengan leverage 1:200, Anda buy 2 lot EUR/USD pada harga 1.1200, maka margin =  (USD 100,000)  x 2 x 0.5% x 1.1200 = USD 1,120.


- … Apakah harus menanggung margin yang minus itu dengan adanya tagihan

Tidak ada margin minus, dan tidak ada trader yang berhutang pada broker. Margin adalah jaminan pada saat membuka posisi.

M Singgih   6 Aug 2019

@ Achmad Kusuma P.:

Dalam hal ini kemungkinan trading telah dihentikan. Kalau trading Anda dihentikan, berarti Anda terkena Stop Out (SO).
Istilah Margin Call (MC) dan Stop Out (SO) menunjukkan batas-batas besarnya equity yang ditentukan, ketika Anda sedang mengalami kerugian, atau floating loss.

Balance / saldo : jumlah dana dalam akun Anda.
Equity = Balance + Floating Profit / Loss
Floating profit : posisi terbuka yang sedang profit
Floating loss : posisi terbuka yang sedang loss

Ketika Anda kena Margin Call (MC), berarti Anda dianjurkan untuk menambah dana supaya equity Anda mencukupi untuk menahan kerugian yang sedang terjadi (floating loss).
Tetapi ketika Anda kena Stop Out (SO), trading Anda akan dihentikan secara otomatris oleh broker, karena equity Anda dianggap sudah tidak bisa menahan kerugian.

MC dan SO ditentukan dari Margin Level.
Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

Biasanya broker menetapkan Margin Level = 100% untuk mengenakan Margin Call (tiap broker bisa berbeda).
Misal Anda trading pada broker yang menerapkan aturan Margin Level 100% untuk Margin Call, dan Anda masih punya USD 5,000 dengan beberapa posisi trading yang masih terbuka dan totalnya rugi (diluar margin), dengan margin total USD 500.
Jika total kerugian Anda telah mencapai USD 4,500 maka Anda akan terkena Margin Call, karena Margin Level Anda = ((USD 5,000-USD 4,500) / USD 500 ) x 100% = 100%.

Contoh lain, jika broker Anda menetapkan Margin Cal Level = 100%, dan Stop Out level = 30%, maka:
- Jika Margin Level = 100%, maka Anda akan terkena MC. Dalam hal ini Anda akan terkena MC ketika Equity = Margin total.
- Jika Margin Level = 30%, maka Anda akan terkena SO, dan trading Anda akan dihentikan. Dalam hal ini Anda akan terkena SO ketika Equity = 30% dari Margin total.

Contoh:
Balance dalam akun Anda = USD 5,000, dengan beberapa posisi trading yang masih terbuka dan totalnya rugi (diluar margin), dengan margin total = USD 500.
Jika total kerugian Anda telah mencapai USD 4,500 maka Anda akan terkena Margin Call, karena Margin Level Anda = ((USD 5,000-USD 4,500) / USD 500 ) x 100% = 100%.
Jika Anda diamkan (tidak menambah dana), dan total kerugian Anda telah mencapai USD 4,850 maka Anda akan terkena Stop Out, karena Margin Level Anda = ((USD 5,000-USD 4,850) / USD 500 ) x 100% = 30%.

Margin berhubungan dengan Leverage.
Jika Anda memilih leverage 1:100 maka dana jaminan Anda adalah 1% dari nilai kontrak. Jika leverage 1:200 maka dana jaminannya adalah 0.5% dari nilai kontrak.
Jika Anda membuka akun standard dan trading EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD atau NZD/USD, maka nilai kontrak untuk 1 lot adalah USD 100,000.
Dalam hal ini, perhitungan untuk Margin adalah:

Margin = (USD 100.000)  x (jumlah lot atau volume) x (persentasi margin) x harga pasar saat itu

Misal: Anda membuka account standard dengan leverage 1:200, Anda buy 2 lot EUR/USD pada harga 1.0885, maka margin =  (USD 100.000)  x 2 x 0.5% x 1.0885 = USD 1,088.50.

Free Margin atau Margin bebas adalah selisih antara Equity dengan Margin total Anda untuk membuka posisi (kalau ada beberapa posisi yang masih terbuka). Kalau tidak ada posisi berarti seluruh dana dalam account Anda adalah Free.

Free Margin = Equity - Margin total

Misal total dana Anda USD 5,000, dan Anda punya beberapa posisi yang masih terbuka dengan total margin USD 1,750 dan posisi Anda yang profit USD 870, yang loss USD 240, maka:
Equity = USD 5,000 + USD 870 - USD 240 = USD 5,630.
Free Margin = USD 5,630 - USD 1,750 = USD 3,880.

Semoga bisa membantu.

M Singgih   16 Jan 2019

Untuk Agus Gari,

Untuk aturan Stop Out, bisa berbeda antara satu broker dengan broker lainnya. Jadi apabila terdapat aturan margin call 50% dan stop out broker 20%, maka artinya Anda akan mendapat peringatan margin call untuk menutup posisi trading saat kerugian trading hanya menyisakan dana sebesar 50% dari used margin.

Apabila peringatan tersebut tidak diindahkan, maka saat kerugian terus berlanjut dan dana Anda terus menyusut hingga tersisa 20% dari used margin, posisi trading akan ditutup secara paksa (ter-stop out) oleh server broker forex.Ada baiknya perhatikan dulu aturan Stop Out si broker yang  anda gunakan.

Rumus used margin:
(harga saat ini x ukuran trading) / leverage

Rumus stop out 100%:
Stop out diberlakukan saat jumlah ekuitas mencapai besaran ini.
Ekuitas = Used margin x 100%

Rumus stop out 20%:
Stop out diberlakukan saat jumlah ekuitas mencapai besaran ini.
Ekuitas = Used margin x 20%

Thanks.

 
Basir   25 Oct 2019

@ Dana:

Istilah Margin Call (MC) dan Stop Out (SO) menunjukkan batas-batas besarnya equity yang ditentukan, ketika Anda sedang mengalami kerugian, atau istilahnya floating loss.

Balance / saldo : jumlah dana dalam akun Anda.
Equity = Balance + Floating Profit / Loss
Floating profit : posisi terbuka yang sedang profit
Floating loss : posisi terbuka yang sedang loss

Ketika Anda kena Margin Call (MC), berarti lampu kuning. Dalam hal ini Anda dianjurkan untuk menambah dana supaya equity Anda mencukupi untuk menahan kerugian yang sedang terjadi (floating loss).
Tetapi ketika Anda kena Stop Out (SO), berarti sudah lampu merah. Dalam hal ini trading Anda akan dihentikan secara otomatris oleh broker, karena equity Anda dianggap sudah tidak bisa menahan kerugian.

MC dan SO ditentukan dari Margin Level.
Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

MC = 100%, artinya jika Margin Level = 100%, maka Anda akan terkena MC. Dalam hal ini Anda akan terkena MC ketika Equity = Margin total.
SO = 30%, artinya jika Margin Level = 30%, maka Anda akan terkena SO, dan trading Anda akan dihentikan. Dalam hal ini Anda akan terkena SO ketika Equity = 30% dari Margin total.

Contoh:
Balance dalam akun Anda = USD 5,000, dengan beberapa posisi trading yang masih terbuka dan totalnya rugi (diluar margin), dengan margin total = USD 500.
Jika total kerugian Anda telah mencapai USD 4,500 maka Anda akan terkena Margin Call, karena Margin Level Anda = ((USD 5,000-USD 4,500) / USD 500 ) x 100% = 100%.
Jika Anda diamkan (tidak menambah dana), dan total kerugian Anda telah mencapai USD 4,850 maka Anda akan terkena Stop Out, karena Margin Level Anda = ((USD 5,000-USD 4,850) / USD 500 ) x 100% = 30%.

Maksud adanya Margin Call dan Stop Out karena broker tidak mau merugi. Hal itu logis saja karena kalau posisi Anda terus minus dan jaminan (margin) Anda habis tetapi tidak dihentikan maka Anda akan berhutang pada broker, dan kalau tidak terbayar maka broker akan merugi.
Untuk keterangan lebih lanjut bisa baca: Margin Dalam Trading Forex

Semoga bisa membantu.

M Singgih   4 Jan 2019

Barusan saya kena Margin Call dan modal saya tinggal 0.36 Dolar. Masih bisakah saya bertrading dengan modal tsb?

Ipang   20 Feb 2019

@ Ipang:

Anda kena Margin Call, artinya Anda diminta untuk menambah dana agar bisa meneruskan trading. Kalau ada posisi yang masih terbuka, akan jalan terus. Jika tidak menambah dana dan posisi yang terbuka tersebut terus minus, maka Anda akan terkena Stop Out, dan proses trading otomatis akan dihentikan oleh sistem.

Ketika terkena Margin Call, Anda tidak bisa lagi membuka posisi baru, karena Free Margin yang ada dianggap tidak mencukupi, apa lagi jika ada posisi terbuka yang merugi.
Jadi kesimpulannya Anda harus menambah dana supaya bisa terus trading. Dengan dana USD 0.36, dengan akun cent sekalipun Anda tidak cukup untuk membuka posisi. Ketahanan Anda sangat kecil.

M Singgih   21 Feb 2019

@ Agung Subakti:

Margin Call level = 50%, dan Stop Out level = 30%.

Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

Dalam hal ini jika Margin Level mencapai 50% maka Anda akan terkena Margin Call, artinya Anda akan diberitahu untuk menambah dana tetapi Anda masih bisa terus trading.
Jika Margin Level telah mencapai 30%, maka Anda akan terkena Stop Out, yang mana proses trading akan secara otomatis dihentikan.

Maksud adanya Margin Call level dan Stop Out level karena broker tidak mau merugi, karena kalau posisi Anda terus minus dan jaminan (margin) Anda habis tetapi tidak dihentikan maka Anda akan berhutang pada broker, dan kalau tidak terbayar maka broker akan merugi.

 

M Singgih   11 Apr 2021

Setiap broker apakah beda-beda pak maksimal Margin Call dan Stop Outnya?

Kalo menurut bapak, akun trading seperti yang saya lampirkan itu bagus apa engga? Makasih

Agung Subakti   12 Apr 2021

@ Agung Subakti:


- Setiap broker apakah beda-beda pak maksimal Margin Call dan Stop Outnya?

Bisa berbeda.

- … Kalo menurut bapak, akun trading seperti yang saya lampirkan itu bagus apa engga?

Mengenai Margin Call level dan Stop Out level itu relatif, tidak ada patokan bagus atau tidaknya, sepenuhnya tergantung dari ketentuan masing-masing broker. Hanya saja semakin besar persentase Margin Call dan Stop Out level, maka jika Anda terkena Margin Call atau Stop Out, dana yang tersisa di akun Anda juga akan semakin besar.

 

M Singgih   13 Apr 2021

Hemmm gt, jadi Margin Call dan Stop Out itu kayak pengaman gt ya pak..

Tanya lagi pak, kalau maksud yang "floating, from 0 pips" itu maksudnya gimana ya pak?

penjelasan MC dan Stop Out

Agung Subakti   16 Apr 2021

@ Agung Subakti:

Maksudnya adalah floating spread. Floating spread adalah spread yang bisa berubah-ubah mulai dari nol sampai pada nilai yang tidak bisa diperkirakan, tergantung dari volatilitas pergerakan harga. Semakin tinggi volatilitas pergerakan harga, maka spread akan semakin besar juga.

Broker yang menerapkan floating spread biasanya menggunakan harga bid dan ask yang lebih mendekati harga pasar. Selain itu ada broker yang menawarkan fixed spread atau spread yang nilainya tetap. Pada keadaan pasar yang relatif tenang (tidak bergejolak), biasanya spread pada broker yang menerapkan floating spread lebih kecil dari broker yang menerapkan fixed spread

Untuk penjelasan mengenai floating spread dan fixed spread, silahkan baca:

M Singgih   17 Apr 2021

Pair apa yang biasanya cepat bikin trader kena MC Pak

Puji Asmoro   17 Jun 2021

@ Puji Asmoro:

MC atau tidak, sama sekali tidak tergantung dari pair yang Anda tradingkan. Semua pair yang hrganya masih bergerak berpotensi menyebabkan MC.

Agar tidak cepat terkena MC, Anda harus mempunyai sistem trading yang profitable. Sistem trading yang profitable bukan berarti setiap trade mesti profit, tetapi hasil akumulasi dari sekian kali trade dalam periode waktu tertentu secara keseluruhan hasilnya masih profit.

Sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management. Metode entry dan exit menggunakan analisa teknikal, strategi entry bisa berdasarkan analisa teknikal atau analisa fundamental, sedang pengaturan money management terdiri dari risk management dan risk/reward ratio setiap kali entry.

M Singgih   18 Jun 2021

@ Bang Wira:

Cepat atau tidaknya terkena Margin Call (MC) tergantung dari besarnya equity atau modal, dan juga ketahanan modal (dalam pip), tidak ditentukan oleh besarnya lot.

Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

Jika broker menetapkan Margin Level = 100% untuk mengenakan MC (tiap broker bisa berbeda), dan equity telah mencapai = margin total, maka Anda akan terkena MC.
Jika broker menetapkan Margin Level = 80% untuk mengenakan MC (tiap broker bisa berbeda), dan equity telah mencapai = 80% dari margin total, maka Anda akan terkena MC.

Cepat atau tidaknya equity = margin total, tentunya tergantung dari equity yang tersisa yang dipengaruhi juga oleh besarnya pip yang telah berkurang ketika Anda mengalami loss.

 

M Singgih   20 Aug 2021

Kalau terkena MC namun ada beberapa posisi yang belum diclose, apakah akan tertutup sendiri pak?

Yondu   19 Nov 2021

@ Yondu:

Biasanya broker menetapkan level margin call (MC) dan juga level stop-out (SO) berdasarkan Margin Level. Margin Level (dalam persen) adalah perbandingan antara Equity dengan Margin total.
Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

Jika misalnya broker Anda menetapkan MC level 50% dan SO level 30%, maka jika Margin Level telah mencapai 50% Anda akan terkena MC, yaitu diberitahu untuk menambah dana, tetapi masih bisa terus trading dan posisi yang masih terbuka akan tetap jalan asal belum mencapai target (stop loss / SL ataupun target profit / TP).

Tetapi jika Margin Level telah mencapai 30% Anda akan terkena stop-out (SO), yang mana proses trading secara otomatis akan dihentikan. Dalam hal ini posisi yang masih terbuka tidak secara otomatis ditutup karena pergerakan harga atau proses trading telah dihentikan. Pererakan harga atau proses trading akan kembali normal jika Anda telah menambah dana.

 

M Singgih   21 Nov 2021

@ Hendy Prabawa:

Margin Call (MC) level = 30%, dan Stop Out (SO) level = 10%.

Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

Dalam hal ini jika Margin Level mencapai 30% maka Anda akan terkena Margin Call (MC), artinya Anda akan diberitahu untuk menambah dana tetapi Anda masih bisa terus trading. Jika Margin Level telah mencapai 10%, maka Anda akan terkena Stop Out (SO), yang mana proses trading akan secara otomatis dihentikan.

Modal = USD 1,000.
Trading 1 lot XAU/USD.
Leverage = ??  Diasumsikan Anda trading dengan leverage: 1:500 atau 0.2% dari nilai kontrak.

Jika Anda buy atau sell 1 lot XAU/USD pada harga 1830.00, maka:
Margin = (harga XAU/USD) x besarnya lot x % leverage x 100. (Keterangan: 100 adalah nilai kontrak untuk 1 lot XAU/USD, yaitu 100 troy ounce).
Jadi margin yang diperlukan = 1830.00 x 1 x 0.2% x 100 = USD 366.

Ketika posisi dibuka, maka Margin Level = (USD 1,000 / USD 366) x 100% = 273.22%.
Anda akan terkena MC jika Margin Level = 30%, atau (Equity / USD 366) x 100% = 30%, atau ketika Equity = USD 366 x 30% = USD 109.8.
Dalam hal ini Anda akan terkena MC ketika telah mengalami loss sebesar: USD 1,000 - USD 109.8 = USD 890.2, atau telah loss sebesar 890 pip, yang mana nilai per pip 1 lot XAU/USD adalah USD 1.

Anda akan terkena SO jika Margin Level = 10%, atau (Equity / USD 366) x 100% = 10%, atau ketika Equity = USD 366 x 10% = USD 36.6.
Dengan demikian Anda akan terkena SO ketika telah mengalami loss sebesar: USD 1,000 - USD 36.6 = USD 963.4, atau telah loss sebesar 963 pip.

 

M Singgih   9 Feb 2022

@ Herman Juliardi:

Untuk menghindari Margin Call (MC), Anda harus membatasi risiko setiap kali entry, yaitu dengan memasang stop loss (SL). Tanpa memasang SL, berarti Anda tidak membatasi risiko atau risiko tidak terbatas yang pada akhirnya akan menyebabkan MC jika ternyata posisi yang Anda buka salah.

Untuk penjelasan mengenai SL, silahkan baca: Stop Loss Dan Take Profit, 2 Aspek Penting Dalam Trading Forex

Selain itu, agar tidak selalu loss yang pada akhirnya juga akan menyebabkan terkena MC, Anda harus mempunyai sistem trading yang profitable. Sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management.

M Singgih   16 Mar 2022

@Dewi Emawati: Evaluasi.

Evaluasi secara menyeluruh apa yang menjadi penyebab MC terjadi.

Kiki R   17 Mar 2022

saat terkena MC pasti sangat berpengaruh pada spikologi trader, bagaimana tips cara mengatasinya? Trims

Dewi Emawati   21 Mar 2022

@Dewi Emawati: Kalau sudah MC, cara terbaik untuk menghadapinya adalah menerimanya, jangan diingkari apalgi balas dendam ke market.

MC yang terjadi selidiki dulu apa penyebabnya.

  • Apakah karena sistem tradingnya tidak profitable?
  • Apakah karena Anda yang tidak disiplin menjalankannya?
  • Atau mungkin Anda belum mempunyai sistem trading sama sekali?

Pertanyaan-pertanyaan diatas ditunjukkan untuk Dewi Emawati. Kalau Anda hanya berfokus pada "bagaimana agar tidak MC" maka Anda tidak akan menemukan jawabannya.

Dewi Emawati. Selama akar permasalahnnya belum diketahui, Anda akan susah melangkah dari masalah ini.

Kiki R   21 Mar 2022

Saya terkena stop out, tp saya liat posisi yg masih open masih bergerak. Apakah artinya masih bisa trading? Tp saya Uda coba tambah deposit, tp saya tdk bisa menutup posisi yg masih open itu.

Lina   1 Apr 2022

@ Lina:

Setahu saya kalau terkena stop out maka proses trading akan dihentikan, dan akun trading di non aktifkan. Kalau masih margin call bisa nambah dana, akun trading tetap aktif. Untuk mengaktifkan akun trading Anda, silahkan menghubungi broker.

 

M Singgih   3 Apr 2022

@ Golekprofit:

Margin call (MC) terjadi karena Marin Level telah mencapai level MC yang ditetapkan broker.
Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

Kalau broker Anda menetapkan MC jika Margin Level telah mencapai 50%, maka ketika Margin Level = 50%, Anda akan terkena MC.

MC bisa terjadi jika Equity terus berkurang karena posisi yang Anda buka terus mengalami kereugian, dan Anda tidak membatasi risiko (kerugian) tersebut. Jadi untuk menghindari MC maka batasi besarnya kerugian dengan memasang stop loss (SL) setiap kali membuka posisi.

 

M Singgih   6 Apr 2022

@Hady Bhart: Stop-out adalah persentase level margin yang apabila terkena maka semua posisi floating loss tertutup dan akun dinyatakan bankrut.

Dengan demikian, level stop-out menjadi titik akhir akun Anda. Jika Anda ingin menggunakan akunnya lagi, maka Anda harus deposit ulang.

Sedangkan margin level adalah persentase level margin yang apabila terkena maka pihak broker akan menghubungi (call) kliennya bahwa akunnya sudah mendekati level margin stop-out.

Dengan menghubungi Anda, pihak broker ingin agar Anda menambahkan deposit sehingga level margin naik dan akun Anda tidak sampai terkena stop-out.

Kiki R   30 Apr 2022

Kalau ada broker yang menuliskan spesifikasi akun seperti ini gimana ya pak ngartiinnya, saya masih kurang paham. Angka Margin Call 50% Dan Stop Out 30%. Mohon penjelasannya. Terima kasih

penjelasan margin call dan stop out

Agung Subakti   8 Apr 2021

Halo semuanya, saya mau tanya...kan di broker lokal lot sizenya kan lebih besar ya...apakah demikian berarti Margin Callnya juga semakin cepat?

Bang Wira   5 Aug 2021

Bagaimana tips dan saran agar terhindar dari margil call untuk yang baru mulai trading?

Herman Juliardi   14 Mar 2022

Siang pak,

Mau tanya.  Kenapa saya mendapat stop out pada saat nominal saya naikan? Sebelum2 nya saya profit terus. Tapi setelah kena stop out margin -594. 00.

Untuk minus margin bagaimana?  Apakah harus menanggung margin yang minus itu dengan adanya tagihan, ataukah dengan pot saldo.

Mohon penjelasannya.

Akhmad   1 Aug 2019

Broker saya memberi margin call 30% dan stop out 10%, apabila dana saya 1000dolar, dan saya trading XAU/USD sebesar 1lot, berapa floating loss saya sampai terkena margin call dan stop out pak?

Hendy Prabawa   4 Feb 2022

Apa perbedaan stop out dengan margin call dalam trading? Trm ksh

Hady Bhart   29 Apr 2022

Apa yang menjadi penyebab margin call? dan bagaimana cara mengatasinya?

Golekprofit   1 Apr 2022

Mau tanya pak, sistem margin call itu prosedurnya seperti apa ya? Saya baru2 ini trading, dan mengalami floating loss, lalu tiba-tiba dana yang floating loss itu hilang dengan sendirinya. Apakah saya kena Margin Call? Kenapa dana saya bisa hilang sendiri. 


Di akun trading saya ada tulisah Margin Bebas, Margin Level dan Margin, bedanya apa ya?

Achmad Kusuma P.   15 Jan 2019

Contoh,satu posisi pair gbp/usd saya beli di harga 

1.31200 dan satu posisi lg saya jual diharga
1.31000. Dan setelah kedua posisi ini terbuka
Kekuatan saldo tinggal 31$, margin 0.60 dan 
Margin level 100%.
 
Apakah akun ini bisa kena stop 
out? Mohon penjelasannya. Tks
 
Agus Gari   23 Oct 2019

Apa yang harus dilakukan ketika mengalami margin call?

Dewi Emawati   17 Mar 2022

Akun saya sedang floating loss senilai 50% Dr modal..

Saya trading melalui smartphone..
Sementara saya screenshot trading saya..untuk saya simpan..
Nah untuk menghindari Margin Call..
Saya uninstall M 4 di smartphone..
Nanti saya login Kira Kira trading saya dah profit..
 
Apakah it efektif..
Atau walaupun saya uninstall M 4, kalau memang sudah MC, walaupun tidak sedang Online..tidak ada koneksi, tetap kena MC.
Best   9 Jul 2020

Izin nanya, apa di setiap broker ada stop out? Bagaimana dengan broker luar?

Deny   30 Nov 2022

Ada, setiap broker mempunyai level stop-out, termasuk broker luar.

Ada yang level stop-outnya 100%, 50%, dan 20%.

Kiki R   1 Dec 2022

Izin bertanya,

Assalamualaikum wr wb. Apabila kerugian melebihi margin call maka akan di stop out secara otomatis. Namun jika sebaliknya bagaimana ya ? Jika profit keuntungan yang belum ditutup melebihi margin call, apakah akan di stop out juga?

Mohon penjelasanya pak.

Deny   2 Dec 2022

Maaf gan, kalau ga salah margin call itu kalau diterjemahkan dalam kata kata yang agak sederhana itu adalah bangkrut gan. Dengan kata lain uang yang diperdagangkan udah ga sanggup lagi nahan kerugian yang dialamin jadi langsung di stop biar ga minus. Kurang lebih seperti itu. Kalau mau trading itu diterusin biasa langsung nambah modal lagi buat nahan loss gitu.

Kalau profit seharusnya ga ada kejadian kayak gitu ya. Namanya juga profit kalau bisa profit segede-gedenya juga ga akan ada yang ngelarang. Setau saya ga ada deh stop out kayak gitu kecuali agan ada taruh TP di titik tertentu jadi kalau nyentuh ya langsung take profit di titik itu.

Rando   5 Dec 2022

Waalaikumsalam wr wb pak Deny.

Jika profit atau keuntungan yang belum ditutup melebihi margin call tidak akan terjadi stop-out.

Stop-out hanya berlaku jika terjadi kerugian atau floating loss.

Untuk floating profit, Anda bisa tetap menahan floating profit sebesar 500% dari modal dan tidak akan terjadi stop-out.

Kiki R   5 Dec 2022

Salam, saya membaca beberapa section dari forum ini, ternyata margin call itu berbeda dengan yang saya ketahui selama ini. Pernah ada yang cerita kalau kena margin call langsung menutup semua perdagangan forex.

Tetapi ketika saya membaca beberapa pembahasan master disini, ternyata klu margin belum menutup perdagangan..mengapa teman saya mengalami kejadian yang berbeda dengan yang dibahas di forum ini ya?

Sadil   3 Feb 2023

@ Sadil:

Mungkin broker teman Anda tsb menetapkan bahwa margin level untuk margin call (MC) sama dengan stop out (SO).
Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%
Misal jika broker menetapkan 50% untuk MC dan juga SO, maka ketika margin level telah mencapai 50%, maka semua posisi yang masih terbuka akan ditutup secara otomatis oleh sistem.

M Singgih   5 Feb 2023

Sadil:

Tengok aja aturan margin di broker yang dipake. MC berapa persen, SO berapa persen.

Kalau persentasenya sama, berarti MC = SO. Begitu kena margin call, broker langsung eksekusi stop out.

Kalau persentasenya beda, semestinya MC > SO. Broker bakal kirim notice margin call dulu, lalu ntar kita bisa top up buat mencegah stop out. Kalau kita nggak top up dan margin turun terus, barulah kena stop out.

Aturan MC/SO biasanya ditulis di situs broker bagian account. Kalau nggak ada, tanya aja ke CSnya.

Sofiyan   13 Feb 2023

Deny:Baik luar maupun dalam negeri, semua broker memiliki stop out. Fungsi stop out ini untuk menghindari kerugian pada investor dan broker. Biasanya level stop out ini sekitar 20-100%. Untuk pemula, amannya memakai Stop Out 20-50, karena Stop Out 100% artinya bakal berujung ke Margin Call. 

Ananta   14 Feb 2023

Golekprofit:

Margin Call terjadi karena total Margin yang digunakan untuk trading telah melewati batas atau ambang tertentu yang telah ditetapkan oleh broker sebelumnya pada akun yang dipilih. Penjelasan lengkap tentang perhitungan Margin sendiri telah dijelaskan oleh pak M Singgih di atas.

Cara mencegahnya tentu saja mudah. Selain memasang Stop Loss seperti penjelasan pak M Singgih di atas. Bapak juga bisa mulai menerapkan untuk membatasi risiko yang digunakan pada setiap posisi yang digunakan. Batasan ini bisa bernilai Fixed Dollar sesuai ketahanan risiko bapak atau bisa dihitung dengan menggunakan persentase tertentu. Misalnya Balance akun yang digunakan adalah 1,000 USD dan batasan risiko yang ditetapkan adalah 1% dari akun. Hal ini berarti pada setiap posisi yang dibuka, kerugian maksimal posisi tersebut hanyalah 1% dari 1,000 USD atau 10 USD saja. Dengan mempraktikkan hal ini serta membatasi jumlah posisi yang dibuka, sudah dapat dipastikan bapak tidak akan pernah lagi bertemu dengan Margin Call.

Nur Salim   19 Feb 2023

Hady Bhart:

Stop out dan margin call adalah dua konsep yang terkait dengan trading yang berhubungan dengan persyaratan margin dan tingkat risiko yang dapat ditoleransi oleh trader. Meskipun keduanya terkait dengan persyaratan margin, tetapi keduanya memiliki perbedaan, yaitu:

  • Margin Call: Ini terjadi kalo nilai ekuitas akun trading seseorang turun di bawah persyaratan margin minimum yang ditetapkan oleh broker. Ini terjadi ketika kerugian trading melebihi jumlah margin yang telah disetor oleh trader. Dalam kondisi ini, broker akan memberi tahu trader bahwa mereka perlu menambahkan dana ke akun mereka untuk memenuhi persyaratan margin, jika tidak maka trading akan ditutup atau di-liquidate secara otomatis.
  • Stop Out: Ini terjadi kalo nilai ekuitas akun trading seseorang turun di bawah persyaratan stop out yang ditetapkan oleh broker. Ini adalah tingkat minimum dimana broker akan secara otomatis menutup trading yang terbuka secara paksa pada akun trader. Tingkat stop out ini biasanya lebih rendah daripada persyaratan margin minimum dan umumnya berkisar antara 10% hingga 30% dari nilai margin awal.
Dadakin S   28 Feb 2023

Permisi, mau tanya apakah stop out dan margin call merupakan produk turunan dari "perlindungan saldo negatif"?

Aku kan smpt ngebaca-baca beberapa review broker di Inbizia. rata-rata Broker ini memberikan fitur perlindungan saldo negatif. Jadi aku sklian ingin brtnya mengenai pperlindungan saldo negatif sndiri apakah ada broker yg tidak menyediakan hal itu dan bila memang ada apakah sbaiknya kita sbagai trader lbh baik memilih ada fitur ini atau tidak, dan fitur perlindungan saldo negatif itu sndiri apa2 aja sih yg bisa dirasakan oleh trader dan mengapa tercipta fitur ini? terima kasih!

Polin   17 Mar 2023

Polin:

Stop Out (SO) dan Margin Call (MC) tidak ada hubungannya dengan perlindungan saldo negatif.

SO dan MC adalah mekanisme pemberitahuan dan eksekusi otomatis untuk trader dalam menghadapi situasi saldo menipis. Artinya, saldo masih ada tapi tidak cukup untuk menahan posisi yang floating.

Dalam situasi pasar yang wajar, SO & MC dapat mencegah saldo merosot sampai nol atau lebih rendah lagi. Namun, dalam situasi pasar yang tidak wajar, SO & MC mungkin tidak berfungsi.

Ketika pergerakan pasar abnormal & terlalu cepat, sistem nggak bisa ngejar, kemudian saldo ambles sampai nol atau bahkan negatif. Situasi terburuk seperti ini sangat jarang terjadi, tetapi ketika terjadi pasti tragis sekali. Contohnya ketika insiden Black Thursday 2015, sekitar setengah lusin broker kolaps dan tak terhitung jumlah trader yang dapat tagihan untuk membayar saldo negatif sampai jutaan dolar.

Nah, perlindungan saldo negatif adalah mekanisme yang akan me-nol-kan rekeningmu ketika saldo ambles sampai di bawah nol.

Kalau tidak ada perlindungan saldo negatif, broker mengemban kewajiban untuk menagih angka negatifnya saldo itu kepadamu dan kamu berkewajiban melunasinya. Ini masalah hukum dan berkaitan dengan undang-undang keuangan yang berlaku, sehingga broker tidak bisa mengikhlaskannya saja.

Kalau ada perlindungan saldo negatif, kamu nggak berkewajiban mengganti angka negatif tadi. Kok bisa begitu? Ada banyak kemungkinan.

Pertama, jika broker itu bandar, maka urusan utang-piutang hanya antara kamu dan broker, sehingga dia bisa langsung write-off (mengikhlaskan).

Kedua, broker bukan bandar, tapi mungkin sudah menyiapkan sistem yang anti-jebol, sehingga insiden saldo negatif tidak akan terjadi. Seandainya sistemnya kelak tetap jebol, ia akan menganggapnya sebagai kerugian bisnis atau berkomitmen untuk mengganti angka negatif itu dengan dananya sendiri.

Aisha   20 Mar 2023

Polin:

Stop out dan margin call bukanlah produk turunan dari "perlindungan saldo negatif", tetapi terkait dengan manajemen risiko dalam trading forex. Stop out dan margin call adalah level yang ditetapkan oleh broker untuk membatasi kerugian atau menghindari terjadinya saldo negatif pada akun trader.

Kita harus paham 3 konsep ini:

  • Stop out adalah level di mana broker akan secara otomatis menutup posisi trader ketika margin level pada akun mencapai level stop out yang telah ditetapkan.
  • Margin call adalah pemberitahuan dari broker kepada trader bahwa margin level di akun trading sudah di bawah level yang ditetapkan, sehingga trader harus menambahkan dana agar margin level kembali ke level yang aman.
  • Perlindungan saldo negatif adalah fitur yang ditawarkan oleh beberapa broker forex untuk menyediakan perlindungan terhadap saldo negatif pada akun trader. Fitur ini memastikan bahwa trader tidak akan kehilangan lebih dari jumlah modal yang diinvestasikan ke dalam trading.

Stop out dan margin call bertujuan untuk mencegah kerugian yang besar pada akun trading, sedangkan perlindungan saldo negatif bertujuan untuk melindungi trader dari kehilangan lebih dari modal yang telah diinvestasikan.

Ananta   22 Mar 2023

Jawaban untuk Lina:

Jika Anda terkena stop out, itu berarti saldo akun trading Anda telah turun di bawah batas minimum yang diperlukan untuk mempertahankan posisi trading yang masih terbuka. Dalam kondisi ini, broker akan menutup posisi Anda secara otomatis untuk mencegah kerugian lebih lanjut.

Meskipun posisi yang masih terbuka bergerak, Anda tidak dapat menambah deposit atau membuka posisi baru karena saldo akun Anda sudah turun di bawah batas minimum. Dalam hal ini, Anda perlu menunggu sampai saldo akun Anda naik kembali di atas batas minimum sebelum dapat membuka posisi baru atau menambah deposit.

Namun, jika Anda ingin menutup posisi yang masih terbuka, Anda dapat menghubungi layanan pelanggan broker Anda untuk meminta bantuan.

Kiki R   27 Mar 2023

Hady Bhart:

Stop Out dan Margin Call adalah level batasan yang ditentukan oleh broker mengenai jumlah Margin yang tersisa berbanding dengan Equity. Bedanya seperti yang dijelaskan oleh pak Kiki R di atas, Margin Call hanyalah sebuah Warning atau peringatan, sedangkan saat terkena Stop Out maka posisi akan ditutup secara paksa oleh broker. 

Nur Salim   28 Mar 2023

Hendy Prabawa:

Untuk jawaban dan perhitungan lengkapnya sebenarnya membutuhkan satu variabel lagi pak yaitu Leverage yang digunakan. Dari Leverage nanti kita bisa menghitung berapa nilai Margin yang dibutuhkan untuk membuka posisi 1 Lot di XAU/USD dan kemudian menghitung ketahanan Floating Lossnya agar bisa terkena Margin Call dan Stop Out. Di atas sendiri sudah dijelaskan perhitungan lengkap oleh pak M Singgih dengan menggunakan Leverage 1:500. Semakin kecil Leverage akan semakin besar Margin yang digunakan nanti dan sebaliknya. Jadi perhitungannya akan berbeda.

Nur Salim   29 Mar 2023

Jawaban untuk Herman Juliardi:

Untuk menghindari margin call bagi pemula, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan.

1. Gunakan stop loss. Selalu gunakan stop loss setiap transaksi tanpa terkecuali.

2. Gunakan maksimal risiko 1%-3% per transaksi. Dengan membatasi risiko per transaksi maka Anda tidak akan langsung terkena margin call.

Kiki R   29 Mar 2023

Puji Asmoro:

Semua pair bisa kena MC lah. Tp berdasar pengalaman, entah kenapa cross sering lebih cepet kena

Sofiyan   29 Mar 2023

Jawaban untuk Bang Wira:

Kalau menggunakan modal yang sama, misalnya $1000, maka jawabannya iya.

Misalnya Anda mempunyai akun $1000 di broker lot dengan minimal lot 0.1 dan Anda juga mempunyai akun di broker luar $1000 dengan minimal lot 0.01.

Otomatis kalau Anda membuka lot 0.01 di akun broker luar dan 0.1 lot di akun broker lokal maka yang terlebih dahulu margin call adalah akun Anda di broker lokal.

Kiki R   2 Apr 2023

Untuk margin call dan stop out ini apakah cuma ada di broker forex dan treding emas? Kalo kita trading saham sama kripto begitu apakah ada kebijakan semacam ini?

Fathoni   6 Apr 2023

Lina:

Stuju bang Kiki. Kalau ada masalah kayak gini, langsung kontek CS deh. Tiap broker bisa punya kebijakan beda beda soalnya.

Samsul   10 Apr 2023

Fathoni:

Margin Call dan Stop Out bukan hanya ada dalam trading forex dan gold, melainkan juga ada pada semua praktik trading yang menggunakan leverage atau margin.

Broker saham yang memberikan fasilitas margin untuk nasabahnya juga akan memberlakukan mekanisme serupa Margin Call & Stop Out saat margin yang dimiliki nasabahnya menipis.

Aisha   12 Apr 2023

@ Fathoni:

Semua jenis trading yang menawarkan margin atau jaminan berdasarkan leverage tentu akan ada aturan Margin Call (MC) dan juga Stop Out (SO) seperti dalam trading forex, komoditi (termasuk emas), futures (termasuk indeks saham), kripto, dsb. Untuk trading saham yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) tidak ada leverage dan margin, sehingga tidak ada MC dan SO.

 

M Singgih   16 Apr 2023

Siang! Salam cuan! Mau nnya sebagai pemula, lebih baik memilih margin call level yang rendah atau margin call level tinggi ya? Krna saya sendiri merasakan klu margin call terkadang ngehalangin kita utk menahan rugi lebih lama tetapi di sisi lain klu margin call terlalu rendah juga takutnya modal habis lebih cepat. Terus terkadang ada yang ngasih stop out level 0 juga, apakh ini bagus untuk pemula? Saya jujur agak bingung krna banyaknya broker yang menawarkan trading terms yang berbeda2 .

Mohon bantuannya gan! Terima kasih sebelumnya!

Suryo   30 Apr 2023

Suryo: Halo kak! Margin call level itu adalah batas level dana minimum yang harus kamu punya di akun tradingmu. Kalo levelnya rendah, artinya kamu punya sedikit dana yang bisa dipake untuk trading, jadi risikonya lebih gede buat terkena margin call. Kalo levelnya tinggi, artinya kamu punya lebih banyak dana yang bisa dipake buat trading, jadi risikonya lebih kecil buat terkena margin call.

Menurut aku sebaiknya hindari margin call level yang tinggi soalnya bakal pengaruh ke modal yang hilang And sebaiknya pilih aja margin call level yang sesuai sama kemampuan dan strategi trading kamu.

Terus, soal stop out level 0, ini artinya broker bakal otomatis stop out posisi kamu kalo dana di akun trading udah abis. Jadi, hati-hati kalo pake stop out level 0, karena kalo tradingnya nggak hati-hati bisa cepet kena margin call dan akun trading bisa langsung habis. Jadi, pastiin kamu udah punya strategi dan manajemen risiko yang jelas sebelum mulai trading.

Semoga bisa membantu

Indra   1 May 2023

@ Suryo:

- … Mau nnya sebagai pemula, lebih baik memilih margin call level yang rendah atau margin call level tinggi ya?

Pilih Margin Call (MC) level yang tinggi, misal 100%. Semakin tinggi MC level maka jika terjadi MC dana yang tersisa juga akan semakin banyak.

- … . Terus terkadang ada yang ngasih stop out level 0 juga, apakh ini bagus untuk pemula?

Untuk Stop Out (SO) level, pilih yang tinggi juga. Semakin tinggi SO level maka jika terjadi SO dana yang tersisa juga akan semakin banyak.

MC dan SO ditentukan berdasarkan Margin Level. Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%.

M Singgih   4 May 2023

Halo.. 

Saya mau nanya misalkan saya buka posisi di EU dengan total lot 5 lot,kemudian SO satu posisi di margin level 40% dengan sisa equity 223.05 bagaimana cara saya untuk mengetahui di harga berapa SO berikutnya dengan sisa equity 223.05 dan sisa lot 4?

Rehan   8 Sep 2023

@ Rehan:  

Kalau sudah terkena SO, maka proses trading akan secara otomatis dihentikan oleh sistem. Jadi kalau ingin lanjut, Anda harus menambah dana. Dalam hal ini broker Anda menetapkan level SO ketika Margin Level mencapai 40%.

Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

Untuk penjelasan mengenai SO, silahkan baca: Apa Itu Stop Out Broker Forex?

 

M Singgih   13 Sep 2023

Rehan:

Jadi ini ceritanya km udah kena stop out sekali. Masih punya banyak open trade lain, trus mau open trade lagi tanpa inject modal?

Yaaa, kalau kayak gitu sih, bisa dijamin km bakal langsung kena stop out lagi begitu klik enter open trade yang baru. Biar nggak kejadian kayak gitu, mesti inject modal dulu, seperti kata Master Singgih tuh

Sofiyan   23 Sep 2023
 Jimmy |  13 Nov 2020

Mengapa banyak broker besar banyak yang melarang US Client? Terus bagaimana jika kita berdomisili di luar US, ingin gabung broker AS? Terima kasih

Lihat Reply [14]

@ Jimmy:

- Mengapa banyak broker besar banyak yang melarang US Client?

Pada tahun 2010 presiden AS Barack Obama menanda-tangani peraturan yang disebut Dodd-Frank Wall Street Reform and Consumer Protection Act yang melarang semua penduduk AS (bukan hanya warga negara AS) melakukan transaksi dengan semua broker baik broker forex, saham, CFD, futures maupun komoditi yang tidak teregulasi oleh badan regulator AS yaitu CFTC) dan NFA.

Peraturan ini dimaksudkan untuk melindungi penduduk AS dari maraknya penipuan dari broker-broker dan mencegah terjadinya pencucian uang (money laundring).
Akibat peraturan tersebut semua broker yang tidak teregulasi CFTC dan NFA menganjurkan klien dari AS agar tidak trading di perusahaannya.

- … Terus bagaimana jika kita berdomisili di luar US, ingin gabung broker AS?

Biasanya dialihkan ke perwakilannya yang berada di luar AS.

M Singgih   16 Nov 2020

Apakah jika kita gabung di broker cabangnya tersebut, kualitasnya sama dengan perusahaan utamanya? Seperti broker IG dan Forex.com. Mohon arahannya...

Widodo   3 Dec 2020

@ Widodo:

Apakah yang Anda maksud dengan kualitas? Setahu kami management-nya sama, hanya saja tidak kena peraturan yang diterapkan di AS yaitu tidak boleh hedging dan kena sistem FIFO (First In First Out). Jadi yang diluar AS boleh hedging dan tidak terjena aturan FIFO.

M Singgih   4 Dec 2020

Pak, saya lihat kadang broker itu lisensinya bukan CFTC aja, kadang juga punya FCA, ASIC...kalo begitu, emang broker ga masalah kah punya banyak setifikat? Apa memang buat pamer2 an aja?

Wijayanto Putra   27 Jul 2021

@ Wijayanto Putra:

CFTC khusus untuk broker yang ada di Amerika Serikat. Suatu broker bisa teregulasi oleh beberapa badan regulator, tujuannya untuk memenuhi persyaratan dari suatu negara jika ingin beroperasi di negara tersebut. Misal broker yang beroperasi di Inggris (UK) biasanya akan teregulasi oleh FCA UK, walaupun mungkin dia juga beroperasi di Australia dan telah teregulasi oleh ASIC.

M Singgih   28 Jul 2021

Wijayanto Putra: Bro, sebenarnya punya banyak sertifikat atau lisensi itu nggak cuma buat pamer-pameran doang, tapi ada alasan serius di baliknya. Lisensi itu penting banget dalam dunia forex. Coba, gue jelasin nih:

  • Kepercayaan dan Keamanan: Lisensi dari badan pengawas ternama itu bikin trader merasa aman dan percaya sama broker. Lisensi itu menandainya broker udah melewati ujian ketat dan udah sesuai dengan standar dan aturan yang berlaku. Jadi, kita tahu brokernya beroperasi dengan jujur dan transparan.

  • Perlindungan buat Trader: Lisensi ini juga melindungi kepentingan trader. Ada peraturan yang melindungi dana trader, kayak aturan pemisahan dana, perlindungan dana klien, dan cara penyelesaian masalah. Jadi, kalo ada masalah sama broker, kita bisa melaporkan dan ada jalan untuk menyelesaikannya.

  • Penegakan Hukum: Lisensi juga memberikan badan pengawas wewenang untuk nindak hukum kalo broker melanggar peraturan atau curang. Jadi, ini jadi tambahan perlindungan buat trader dan ngejaga integritas pasar.

Andre   9 Jun 2023

Bagaimana cara broker memverifikasi kewarganegaraan klien mereka dan mengidentifikasi apakah mereka berasal dari Amerika Serikat?

Indira   12 Jun 2023

@ Indira:

Dari kartu identitas atau paspornya kan tahu trader tsb warga negara mana. Biasanya broker kan mensyaratkan kartu identitas atau paspor untuk registrasi.

 

M Singgih   13 Jun 2023

Indira:

Semua broker mengharuskan calon klien untuk mengirim bukti identitas dan bukti tempat tinggal dalam proses pendaftaran.

  • Bukti identitas itu dapat berupa salinan KTP, paspor, atau SIM.
  • Bukti tempat tinggal itu dapat berupa salinan buku rekening bank, tagihan kartu kredit, tagihan listrik/air/internet, atau berkas lain sesuai ketentuan broker (bisa berbeda-beda).

Nah, bukti identitas itu bertujuan untuk mengonfirmasi kewarganegaraan klien.

Di samping itu, beberapa broker tertentu juga dapat meminta nomor NPWP atau salinan laporan SPT kepada klien sebagai salah satu syarat untuk menarik dana dari akun (withdrawal). Aturan pajak setiap negara tentunya berbeda-beda, dan broker juga bisa mengidentifikasi kewarganegaraan klien dengan cara ini.

Aisha   13 Jun 2023

Maaf, klu misalkan trader US tersebut tetap ngotot trading dngn broker diluar regulator US gitu apakah akan kena sanksi berat? Dibdningkan dngn Indonesia, rata2 jga make broker luar meskipun laman web nya terkadang kena blok lahh ato berbagai cara blokir dah dilakuin ama pemerintah, tetap aja trader bsa trading tanpa ada sanksi2 yg menanti gitu.

Kmudian balik ke Indonesia, sbnrnya apakah kita disarankan utk trading dngn broker lokal ato justru sah2 aja utk trading dngn broker luar? mengapa pemerinta Indonesia bnyk yg blokir broker luar ya? pdhl lisensi regulator merka jga ga main2 lho.

Jonathan   18 Jun 2023

@ Jonathan:

- Maaf, klu misalkan trader US tersebut tetap ngotot trading dngn broker diluar regulator US gitu apakah akan kena sanksi berat?

Maaf, saya tidak tahu.

- … sbnrnya apakah kita disarankan utk trading dngn broker lokal ato justru sah2 aja utk trading dngn broker luar?

Setahu saya pemerintah menyarankan untuk trading di broker lokal karena yang dianggap legal dan terdaftar di Bappebti.

- … Mengapa pemerinta Indonesia bnyk yg blokir broker luar ya? pdhl lisensi regulator merka jga ga main2 lho

Karena broker-broker luar negeri dianggap tidak legal karena tidak terdaftar di Bappebti.

M Singgih   21 Jun 2023

Jawaban untuk Jonathan

1. Maaf saya kurang paham mengenai hal ini.

2. Trader di Indonesia sah-sah saja tradng di broker luar namun pemerintah menyarankan agar trading di broker lokal. Pemerintah memblokir broker luar karena broker tersebut tidak mempunyai izin dari lembaga terkait (Bappepti).

Kiki R   25 Jun 2023

Jonathan:

Pemerintah AS tidak melarang warga negaranya untuk bergabung dengan broker luar. Tapi masalahnya di sini, apakah broker di luar AS yang tidak punya izin di AS, mau menerima warga negara AS? Nggak ada yang mau.

Kalau AS sampai tahu bahwa mereka merekrut warga negara AS tanpa izin operasional di AS, maka mereka bakal diburu FBI. Itulah sebabnya mengapa banyak sekali broker yang menolak US clients.

Aisha   28 Jun 2023

Jonathan: Maaf, klu misalkan trader US tersebut tetap ngotot trading dngn broker diluar regulator US gitu apakah akan kena sanksi berat?

Sebelum trader AS ngotot untuk trading dngn broker dluar regulator AS, Broker sendiri pasti udah menolak trader dari Amerika Serikat. Hal ini dikarenakan konsekuensi yang dapat terjadi apabila broker ketahuan menerima trader AS. Untuk trading2 berjangka ini, AS sndiri menerapkan kebijakan cukup ketat yg ngatur tentang keuangan seperti kebijakan FATCA.

FATCA (Foreign Account Tax Compliance Act) adalah undang-undang yang diberlakukan oleh Amerika Serikat (AS) pada tahun 2010. Tujuan utama FATCA adalah untuk melawan penghindaran pajak dan penggelapan pajak oleh warga negara atau penduduk AS melalui kepemilikan aset di luar AS.

FATCA memerlukan lembaga keuangan di seluruh dunia, termasuk bank dan broker, untuk melaporkan informasi keuangan tentang klien mereka yang merupakan warga negara atau penduduk AS kepada Internal Revenue Service (IRS), yaitu badan pajak AS. Lembaga keuangan yang tidak mematuhi persyaratan pelaporan FATCA dapat dikenakan sanksi keuangan oleh IRS.

Sonny   29 Jun 2023
 Alexia |  29 Dec 2020

Untuk trading jangka panjang, lebih baik di broker lokal atau di broker luar negeri gan?

Lihat Reply [26]

Lebih Baik Di Broker Lokal, yang Legalitas nya jelas....

Fadil   30 Dec 2020

@ Alexia:

Menurut kami sama saja, asalkan broker tersebut telah teregulasi dengan benar. Untuk broker dari luar negeri, telah diregulasi oleh badan regulator yang kredibel secara internasional, yaitu: CFTC, NFA, FCA, FSA, FINMA, MiFID, ASIC dan FMA. Sementara untuk broker lokal, telah mendapatkan regulasi dari Bappebti.

Badan regulator yang kredibel akan memberikan sanksi dengan tegas kepada broker jika ternyata melanggar ketentuan yang telah disepakati. Badan regulator tersebut juga bertanggung jawab terhadap keamanan dana klien.

Sebagai pertimbangan tambahan, Anda juga bisa memfilter broker sesuai ratingnya. Salah satu referensi bisa dilihat di situs rating broker terlengkap.

M Singgih   3 Jan 2021

Apakah broker lokal, ordernya benar-benar diteruskan ke pasar? Atau justru di olah sendiri oleh sistem mereka?

Oziek   11 Jan 2021

@ Oziek:

Mengenai hal ini, kita tidak akan tahu kecuali kita ikut kerja pada broker tersebut sehingga tahu dengan pasti apakah order dari nasabah dilempar ke pasar atau ditahan.

 

M Singgih   12 Jan 2021

@ Abas Choy:

Silahkan Anda pilih broker yang telah mendapatkan regulasi dari Bappebti, di daftar broker (pialang berjangka) resmi Bappebti.

M Singgih   4 Aug 2021

Terima kasih pak infonya...

Abas Choy   11 Aug 2021

Mengapa broker lokal tidak mau menyediakan lot micro ya pak? Padahal kan kalo dari peminat pasti jauh lebih banyak..terbukti banyak trader lokal yang memilih trading di broker mancanegara. 

Rossi   1 Nov 2021

@ Rossi:

Dengan akun micro yang mana minimal bisa trading dengan 0.01 lot, maka tentunya perolehan broker akan relatif kecil, terutama komisi per lot yang biasanya diterapkan oleh broker-broker lokal.

 

M Singgih   2 Nov 2021

@ Barry:

Setahu kami hampir semua broker lokal memperbolehkan trading dengan robot atau EA, termasuk robot atau EA dari trader.

 

M Singgih   2 Jan 2022

Pastikan broker diatur. Untuk sinyal forex tidak menggunakan broker, mereka tidak peduli jika Anda menang atau kalah

Assan   20 Jan 2022

Mohon maaf, dapatkah Anda menyampaikan broker mana yang dimaksud?

Setiap broker dapat memberikan nama berbeda-beda untuk akun yang disediakannya. Secara sepintas, "gold account" mungkin akun khusus untuk trading emas. Sedangkan "standard account" mungkin akun trading forex dengan ukuran lot standar. Namun, ini hanya perkiraan. Broker mungkin memberikan deskripsi berbeda untuk akun mereka, sehingga kita hanya akan tahu apa perbedaan persis account gold dan standard jika kita tahu nama brokernya.

Aisha   8 Feb 2022

@ Ngadiono:

Untuk broker lokal, setahu saya deposit minimum sekitar Rp. 5 juta, seperti misalnya broker Monex ini.

M Singgih   15 Apr 2022

Saat ini, tidak ada broker lokal yang menawarkan program bonus tanpa deposit (no deposit bonus). Promosi yang lazim diadakan broker lokal antara lain: spread rendah, bebas biaya komisi broker, training gratis, dan rebate. Namun, tidak tertutup kemungkinan jika kelak akan ada broker lokal yang menawarkan bonus semacam itu.

Aisha   19 Apr 2022

Gimana ya caranya memilih broker lokal yang berkualitas? Kalau ada rekomendasinya juga ya pak...makasih

Abas Choy   4 Aug 2021

Mohon rekomendasi broker lokal dengan modal kecil?

Ngadiono   13 Apr 2022

Apakah ada broker lokal yang menawarkan program no deposit bonus?

Dhafir Abdullah   14 Apr 2022

Apakah broker lokal juga meyani trading dengan robot atau EA?

Barry   31 Dec 2021

Mohon rekomendasi broker akun mikro terbaik. Low comm, low spread, low swap. Fair price feed. 

Tanta   23 Dec 2021

Apa bedanya account gold dan setandard di broker forex?

Cahyadi   4 Feb 2022

Lot micro ditujukan untuk mereka yang ingin trading dengan ukuran super kecil. Jika pada umumnya broker memberikan syarat trading 1 lot di akun standard, di akun micro trading bisa dimulai dari 0.01 lot.

Di Indonesia masih sangat jarang ada broker yang bisa memberikan akun micro. Salah satunya adalah Monex (MIFX). Untuk spreadnya floating, tidak ada fixed. Minimal depositnya mulai dari 500ribu rupiah.

Cek di sini: Review broker monex

Fathoni   21 Jun 2022

Mengapa banyak broker luar yang bagus tapi sulit masuk ke Indonesia? Kebanyak malah diblock...kan aneh

Giring   6 Jul 2022

Definisi "bagus" ini sangat relatif, tapi jika yang Anda maksud adalah broker-broker dengan spesifikasi: modalnya kecil, leverage besar, spread tipis, banyak promosi menarik dan menyediakan modal gratis, memang akan sulit masuk ke Indonesia karena tidak sesuai dengan regulasi.

Bappebti sebagai badan yang bertanggung jawab mengawasi aktivitas trading di Indonesia telah menetapkan bahwa seluruh perusahaan broker dalam negeri tidak boleh memberikan promosi yang berlebihan. Di samping itu, ada juga batasan leverage maksimal1:200, syarat minimal modal, jumlah pegawai, serta kejelasan kantor operasional, untuk melindungi trader yang masih awam.

Jadi alasan banyak broker luar yang "ogah" mendaftar di Indonesia, selain kendala bahasa, juga kendala pada kondisi tradingnya yang memang harus menyesuaikan. Akibatnya, mereka jadi tidak bisa menawarkan fitur-fitur yang terlihat bagus tersebut.

Ananta   8 Jul 2022

Kalau trading di broker luar negeri, yang menjamin soal keamanan dananya siapa ya? Kan kalo di Indonesia ada OJK begitu

Dory   8 Jul 2022

Sebagai informasi awal, OJK tidak memiliki kewenangan dalam menjamin dana trading, karena itu merupakan ranah Bappebti yang meregulasi aktivitas perdagangan berjangka. 

Jika trading di broker luar negeri, tentu mengikuti regulasi yang berlaku di negara tempat perusahaan brokernya terdaftar. Misalnya saja broker yang terdaftar di Australia, aktivitas perusahaan tradingnya diawasi oleh ASIC. Namun perlu digarisbawahi, regulator hanya menjamin dana dari trader dari negara yang sama.

Bisa dibaca di sini: Cara Mudah Memahami Regulasi Broker Forex

Karena itu, jika trader Indonesia trading di broker luar negeri, harus menanggung risikonya sendiri. Keamanan yang ada sebatas "penempatan dana terpisah" (segregated account), berbeda dengan trading di broker lokal yang bisa didatangi kantornya dan diproses sesuai hukum Indonesia. 

Ananta   19 Jul 2022

Mengenai dana pak, bila terjadi hal yang tidak diinginkan misalkan broker ga mampu membayar dana yang ingin kita withdraw nih, Untuk broker lokal kan bisa tuh kita datangin kantornya kan buat selesain permasalahan kita. Kalau luar negeri gimana pak? Apakah bisa diselesaikan di kantornya yang tertera alamatnya didalam negeri kita pak?

Nion   20 Dec 2022

@ Nion:

Untuk broker lokal bisa juga diadukan ke Bappebti sebagai badan regulator, jika masalah tidak bisa selesai di broker. Untuk membuat pengaduan ke Bappebti, silahkan baca halaman ini.

Untuk broker luar negeri juga bisa mengajukan pengaduan ke badan regulator, dengan disertai dengan bukti-bukti berupa screen shoot dsb. Kalau broker tsb ada perwakilannya di Indonesia, bisa juga dicoba melalui kantor perwakilan, atau mungkin IB-nya. Jika tidak bisa diselesaikan, bisa ke badan regulator.

 

M Singgih   20 Dec 2022
 Romadona |  2 Nov 2021

Saya pendatang baru, baru kemarin daftar, bisa gak sekarang saya wd lagi dlu dananya?

Lihat Reply [37]

@ Beynaldi:

Solusinya silahkan menghubungi Cstomer Support (CS) broker Anda.

Saran dari kami:
Untuk keamanan trading dan dana Anda, kami sarankan untuk memilih broker yang sudah diregulasi oleh badan regulator yang kredibel secara internasional, yaitu: : CFTC, NFA, FCA, FSA, FINMA, MiFID, ASIC dan FMA.

Badan regulator yang kredibel adalah yang telah teruji dan diakui dunia, dan memberikan sanksi dengan tegas kepada broker jika ternyata melanggar ketentuan yang telah disepakati. Badan regulator tersebut juga bertanggung jawab terhadap keamanan dana klien.

 

M Singgih   8 Jan 2022

Bisa dijelaskan lebih detail lagi pak, bapak daftar di broker apa dan alasannya langsung di wd itu kenapa? Terima kasih

Admin   3 Nov 2021

Untuk Anon,

Perihal saldo bertambah (diluar dari deposit) itu umumnya adalah dana rebate/cashback/bonus/atau dana promosi lain yang diberikan oleh broker. Dana tersebut memang diberikan oleh broker ke trader yang memang berhak menerimanya dan bisa ditarik oleh trader yang bersangkutan.

Argo Gold Spotter   28 Dec 2021

@ Nano Nano:

Setahu saya belum ada broker lokal yang memberikan no deposit bonus.

 

M Singgih   9 Mar 2022

Dilihat dari informasi websitenya, Broker HFX tidak menyebutkan soal deposit fixed rate, tetapi deposit withdrawalnya bebas biaya. Di samping itu, mereka memiliki fitur akun free swap dan menawarkan spread ketat mulai dari nol koma.

Ananta   31 May 2022

Mohon info broker forex lokal yang memberikan no deposit bonus? Trims

Nano Nano   8 Mar 2022

Apakah HFX tersedia fix rate saat Deposit?

Lingga   2 Apr 2022

Apakah deposit di broker Monex bisa dengan Kartu kredit dan berapa minimal pembayarannya?

Shafi   20 Jan 2022

Kalo kasus tiba-tiba di Mt4 acc balance bertambah, dan dana tsb bisa di WD. Apakah broker tsb bisa menuntut nasabah karena kebocoran dana dari broker?

Anon   25 Dec 2021

Saldo akun riil saya ditarik oleh orang tanpa sepengetahuan saya dengan nomor rekening yg berbeda. Harusnya satu akun satu rekening bukan? Saya rugi 3.500.000 IDR 

Minta solusinya...

Beynaldi   7 Jan 2022

Jika dilihat dari informasi di website resminya, metode deposit di Monex per Juni 2022 hanya bisa melalui bank transfer dan virtual account. Minimal pengisian dananya berbeda-beda tergantung jenis akun.

  • akun Standard dan Ultra Low: mulai dari Rp500 Ribu
  • akun Multilateral: Rp1 Juta
  • akun Pro: 250 juta

Anda juga bisa memeriksa kondisi trading broker Monex melalui review di halaman ini

Nasida   21 Jun 2022

Bisa diinfokan apakah ada broker Indonesia yang menyediakan withdrawal instan dan bisa lebih dari 1x sehari? Kalau yang bisa nerima deposit2 doank kan banyak tuch. Saya mau ngetest broker mana yg gercep kalo soal pencairan.

Farizh   5 Jul 2022

Apakah trader bisa mengalami rugi melebihi jumlah deposit?

Felix   5 Jul 2022

Semua broker forex lokal Indonesia biasanya memperbolehkan withdrawal setidaknya 2x dalam sehari. Namun, withdrawal instan tidak memungkinkan mengingat keterbatasan fasilitas transfer payment antarbank di Indonesia.

Sesuai lazimnya transaksi perbankan lokal, penarikan dana biasanya dapat dieksekusi dalam hari yang sama jika instruksi withdrawal dikirim pada hari kerja dan sebelum jam 11 siang (atau jam lain yang ditentukan oleh pihak bank). Instruksi withdrawal setelah jam yang ditentukan itu akan dieksekusi pada hari kerja berikutnya.

Aisha   5 Jul 2022

Ya, trader bisa mengalami rugi melebihi jumlah deposit.

Kenapa begitu? Karena trader forex menggunakan fitur leverage. Leverage itu meningkatkan daya beli modal kita dengan bantuan modal "pinjaman" dari broker. Karena kita trading dengan dana berjumlah lebih besar dari modal kita sendiri, maka sewajarnya kita dapat mengalami kerugian melebihi modal kita sendiri.

Tapi, tak semua broker akan mempermasalahkan kerugian yang melebihi jumlah deposit. Broker forex biasanya memiliki "proteksi saldo negatif (negative balance protection)" yang akan me-nol-kan semua kerugian yang berjumlah lebih dari jumlah deposit trader.

Aisha   5 Jul 2022

Ada broker yang menyediakan kurs tetap untuk depo wd nya. Menurut para master sekalian, depo wd begitu lebih baik pakai kurs mengikuti pasar apa kurs tetap saja ya? Pemula takut salah langkah,. 

Adianto Parwa   30 Sep 2022

Depo WD dengan kurs tetap itu cocok buat pemula, karena mempermudah menghitung profit/loss. Para broker forex umumnya juga menyediakan fitur itu untuk pemula. 

Trader berpengalaman tentunya bisa menganalisis dan memperhitungkan kapan kira-kira waktu yang lebih menguntungkan untuk depo dan WD, sehingga dapat memperoleh cuan lebih besar dari kurs pasar. Tapi pemula biasanya belum paham soal ini, sehingga akan lebih simple dan praktis dengan kurs tetap.

Aisha   1 Oct 2022

Kenapa ya broker-broker koq memberikan syarat minimal penarikan dana? Padahal kan itu uang kita sendiri. Apalagi kadang jumlahnya tidak masuk akal. Seolah-olah memaksa kita untuk isi deposit terus? Mohon pencerahannya. 

Nayla Farhana   23 Dec 2022

Pakai GIC kak Daftar Terus Ikut Webinar Maka Akan Dapat NDB 10 GIC resmi lokal aman

Anonim   24 Dec 2022

1. Perlu diketahui, tidak semua broker mempersyaratkan minimal withdraw tertentu. Ada yang menentukan, juga ada yang tidak. Diantara yang menentukan pun, jumlahnya berbeda-beda (ada yang banyak, ada yang sedikit).

2. Kenapa ada broker yang meminta minimal withdraw tertentu? Ada beberapa faktor.

Pertama, penarikan dana itu sendiri perlu menempuh proses yang panjang. Mulai dari approval oleh bagian keuangan broker, lalu diproses ke bank/payment gateway lain yang dipakai oleh broker, lanjut ke bank/payment gateway yang kita pakai. Butuh energi dan sumber daya untuk memprosesnya, sehingga broker mungkin enggan mengerahkan energi dan sumber daya dalam proses yang panjang itu untuk penarikan dana recehan berulang-ulang kali.

Kedua, broker mungkin berkeinginan untuk meningkatkan retensi klien (client retention). Retensi klien itu mengacu pada lamanya seorang klien bergabung dengan suatu perusahaan. Kalau dana sedikit saja mudah ditarik, maka retensi klien bisa jadi sangan rendah. Tapi kalau ada batas minimum penarikan, maka broker dapat mengendalikan retensi klien pada tingkat yang lebih baik.

3. Bagaimana jika syarat minimal penarikan itu sangat banyak dan seperti memaksa kita untuk deposit terus?

Nah, ini adalah salah satu warning yang semestinya perlu diperhatikan sebelum bergabung dengan broker. Pilihlah broker yang punya syarat penarikan kecil, bukan yang syarat penarikannya terlalu banyak.

Aisha   27 Dec 2022

Tergantung ketentuan WD broker gan. Bila modal yang didepositkan melebihi minimal withdraw bisa kok melakukannya tapi sekali lagi tergantung ketentuan broker ya. Ada juga broker yang tidak memperbolehkan withdraw dalam kurun waktu tertentu, ada juga yang mengenakan biaya transaksi, dll. Di coba aja dulu apakah bisa dan lihat syarat dan ketentuan withdraw juga.

Saran aja, untuk deposit dan trading Forex jangan memakai uang "panas" seperti uang pengeluaran bulanan ataupun dana yang dialokasikan untuk kebutuhan mendadak.

Vincent   20 Jan 2023

Jawaban untuk Felix:

  • Apakah trader bisa mengalami rugi melebihi jumlah deposit?

Ya, trader dapat mengalami kerugian melebihi jumlah deposit mereka jika mereka menggunakan leverage yang tinggi. Leverage dapat meningkatkan potensi keuntungan, tapi juga meningkatkan potensi kerugian. Jika trader membuka posisi dengan leverage yang tinggi dan pasar bergerak melawan posisi mereka, kerugian mereka akan meningkat dengan cepat dan dapat melebihi jumlah deposit mereka.

Namun saat ini broker forex sudah biasanya mempunyai fitur "proteksi saldo negatif (negative balance protection)" yang akan melindungi semua kerugian yang jumlahnya lebih besar dari jumlah deposit.

Kiki R   21 Jan 2023

@ Adianto Parwa:

Menurut saya lebih fair menggunakan floating rate atau kurs yang sesuai dengan pasar, karena dengan fixed rate atau kurs yang tetap, maka jika kurs Rupiah (USD/IDR) berubah, maka jumlah dana yang diwithdraw tidak akan disesuaikan dengan kurs yang sebenarnya.

Meski demikian, hal itu tergantung dari keinginan trader, karena dengan kurs yang floating berarti secara tidak langsung kita juga trading USD/IDR. Kalau Rupiah melemah (USD/IDR naik) trader akan profit dan sebaliknya kalau Rupiah menguat (USD/IDR turun) trader akan dirugikan dengan fluktuasi kurs. Saya pribadi memilih yang floating rate.

M Singgih   22 Jan 2023

@Farizh:

Untuk broker lokal sendiri saya kurang tahu bagaimana proses dan serta waktu yang dibutuhkan untuk melakukan proses Withdrawal. Jika ingin mencoba, saran saya coba dicari broker yang memiliki fasilitas deposit dan Withdrawal dengan menggunakan kripto sebagai alat pembayarannya jika ingin bisa instan atau waktu yang relatif cepat. Untuk penggunaan Bank Konvensional sendiri setahu saya ada batasan-batasan seperti yang dijelaskan kak Aisha di atas.

Nur Salim   23 Jan 2023

Nayla Farhana: Banyak alasan yang mendasarinya. Salah satunya adalah kebijakan dari pihak bank. Jangankan broker, kita menarik dana dari hasil penjualan e-commerce atau transfer antar bank saja kadang ada minimal transaksinya.

Syarat minimal withdrawal ini biasanya dijadikan solusi untuk memaksimalkan resource mulai dari listrik, koneksi internet, teknologi keamanan yang semuanya harus dialokasikan saat sebuah transaksi terjadi. 

Kalau Anda menemukan syarat minimal withdrawal yang jumlahnya dirasa tidak masuk akal bahkan terkesan memaksa untuk isi deposit terus, sebaiknya pindah broker saja dan ke depannya jangan lupa membaca syarat penarikan terlebih dahulu sebelum melakukan deposit. 

Ananta   13 Feb 2023

Mohon info gan, kenapa selalu terjadi gagal withdraw dengan alasan money laundry? Apakah ada yang tau platform idleinn.com?

Bagaimana solusi mengatasi gagal withdraw?

Diah   13 Aug 2023

@ Diah:  

- … kenapa selalu terjadi gagal withdraw dengan alasan money laundry?

Dalam hal ini siapa yang mengatakan bahwa itu money laundring?

- … Apakah ada yang tau platform idleinn.com?

Itu salah satu platform trading crypto currency.

- … Bagaimana solusi mengatasi gagal withdraw?

Silahkan penuhi syarat-syarat untuk withdrawal. Kalau syarat-syaratnya sudah lengkap tetapi masih belum bisa, silahkan menghubungi broker Anda.

M Singgih   18 Aug 2023

@ Shafi:

Menurut Customer Support (CS)-nya bisa, tetapi panduan deposit dengan menggunakan kartu kredit belum tersedia. Jadi untuk deposit dengan kartu kredit sebaiknya Anda tanyakan langsung ke CS-nya.

Berikut chatting kami dengan CS-nya:

Masalah Deposit Dan Withdrawal Di Broker

M Singgih   21 Aug 2023

@ Farizh:

Setahu saya hampir semua broker lokal maupun luar negeri memperbolehkan withdraw lebih dari sekali dalam sehari, asalkan memenuhi syarat-syarat withdrawal yang ditentukan. Kalau nggak bisa begitu brokernya nggak laku. Persaingan antar broker saat ini semakin ketat.

Masalah withdraw-nya bisa instan atau tidak itu tergantung dari peraturan masing-masing broker dan cara withdrawal yang digunakan. Meski demikian, biasanya tetap dibutuhkan waktu untuk verifikasi, klarifikasi, dsb.

 

M Singgih   23 Aug 2023

Jawaban untuk Diah: Apakah rekening yang Anda gunakan untuk withdraw sama dengan rekening yang Anda gunakan untuk deposit?

  • Kalau sama, maka Anda perlu menanyakan detail kepada broker tersebut melalui dukungan pelanggan atau customer service alasan kenapa Anda terkena money laundry atau dicurigai money laundry.
  • Sedangkan kalau rekeningnya berbeda maka Anda tidak punya cara lain selain withdraw menggunakan rekening yang sama pada saat deposit.
Kiki R   23 Aug 2023

Halo saya mengalami masalah perihal penarikan, dikatakan bahwa saya harus merefund dana sebagian atau seluruh dana yang telah saya depositkan, saya mendepositkan dana menggunakan Credit Card, seterusnya setelah proses tersebut dana sudah kembali ke CC saya dan saya coba depositkan kembali, kemudian saya coba depositkan kembali dan tetap sama saja di suruh merefund kembali dananya, apakah ada solusi ? Saya menggunakan broker ex***

Yestoya   27 Aug 2023

@ Yestoya:

Silahkan Anda tanyakan langsung pada brokernya.

M Singgih   1 Sep 2023

@ Anon:

Setahu saya tidak ada istilah kebocoran dana dari broker. Balance bisa bertambah di luar profit yang diperoleh, mungkin karena ada bonus dari broker, dan itu bisa untuk trading atau di-withdraw. Silahkan Anda tanyakan ke broker.

M Singgih   4 Sep 2023

Jawaban untuk Yestoya: Saya kurang memahami apa tujuan broker Anda menyuruh untuk refund? Mungkin bisa diberikan konteks yang lebih jelas, seperti apa kronologinya hingga harus merefund dana.

Kiki R   5 Sep 2023

@ Felix:

Misal Anda deposit USD 1000, kemudian Anda melakukan trading dengan membuka posisi dan ternyata Anda profit sebesar USD 700 hingga balance atau equity  mencapai USD 1700. Kemudian buka posisi lagi dan mengalami kerugian sebesar USD 1500 hingga balance atau equity  mencapai USD 200. Dalam hal ini kerugian Anda lebih besar dari yang Anda depositkan, yaitu USD 1500 vs USD 1000 (yang Anda depositkan).

Tetapi jika Anda deposit USD 1000, kemudian Anda melakukan trading dengan membuka posisi dan ternyata Anda mengalami kerugian, maka besar kerugian Anda tidak akan bisa melebihi dana yang Anda depositkan (USD 1000), karena sebelum modal Anda habis, Anda akan terkena Margin Call (MC) jika Margin Level Anda telah mencapai dari level MC yang ditetapkan broker.

Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

M Singgih   5 Sep 2023

Jawaban untuk Beynaldi: Benar, seharusnya saldo akun Anda hanya bisa ditarik dengan rekening Anda sendiri.

Ini merupakan pelanggaran berat, Anda bisa laporkan ke lembaga pengawas terkait agar dapat diproses.

Kiki R   7 Sep 2023

Jawaban untuk Adianto Parwa: Beberapa broker menyediakan kurs tetap untuk memudahkan kliennya melakukan deposit dan withdrawal.

Anda boleh saja menggunakan kurs tetap namun belajarlah pelan-pelan tentang perbedaan nilai tukar agar kedepannya bisa menggunakan kurs floating.

Menggunakan kurs floating untuk deposit dan withdrawal adalah hal yang normal dalam trading forex.

Kiki R   7 Sep 2023
 

Komentar @inbizia

Thanks utk artikel yg udah ngebahas tentang stop loss dan penyebab mengapa stop loss itu ga bekerja dngn baik. Dan paling ga, saya bisa mengidentifikasi kesalahan2 yg udah dilakukan dan bsa menghindari hal tsb dngn baik. Nah, berbicara tentang stop loss nihh, dikatakan bahwa kesalahan pertama dari menggunakan stop loss adalah kita ga merencanakan stop loss dngn baik maka dana kita bisa abis dan bsa kena margin call. Trading plan yg kita jalankan itu ga disusun dngn baik tnpa perhitungan yg baik bsa menyebabkan kerugian besar. Krna ini adalah artikel dari MIFX yaa, aku ingin bertanya nihh berapa margin call dan stop out yg mngkn diterapkan ama si MIFX yaa, krna sempat disinggung bahwa ketika stop loss ga berjalan dngn baik, kerugian bsa sampe ke titip margin call, makasih bnyk
 Amin |  12 Jul 2023
Halaman: Kesalahan Memasang Stop Loss Menurut Mifx
Kyknya elo kena stop out ato istilah cut otomatis dri broker. Jd dalam aturan broker, biasanya ada penetapan dmana margin kita hrs berada di level persentase berapa. Jika dibawah aturan mereka maka mereka akan langsung otomatis tutup posisi trading sampe modal yg ada itu diatas level persentase yg ditetapkan. Biasanya kan ada tuhh broker dngn margin call berapa persen dan cut out berapa persen. DI broker MIFX sndiri itu margin callnya 100% dan auto cut nya itu 20%. Biasnya klu kita trading itu ketauan kok margin level kita berapa persen dan persentase nya ga blh dibawah 20%. Sedangkan stop loss itu kita yg tentukan kira2 tutup rugi di level harga berapa gitu. Simplenya, stop loss itu kita yg tentukan dan auto cut/ stop out itu broker yg menentukan. Jd utk kedua istilah ini, emang artinya beda2 yaa
 Liko Cahyadi |  21 Jul 2023
Halaman: Macam Manajemen Risiko Terbaik Menurut Mifx
Sheila: Bntu jawba ya! Ini berdasarkan pnglaman gue, jd gue jawab sesimple mngkn sehingga kita yg pemula2 mngkn bsa nangkap apa yg gue bcarain. Utk resiko leverage secara umum dn lengkap mngkn bsa baca di artikel ini : Mnrt gue sndiri, leverage itu ada 3 resiko things, yg pertama leverage itu nge up modal kita shngga kita bsa trading mngkn yg shrsnya cma bsa 1 posisi menjadi bsa trading 2 hngga 3 posisi, resiko overtrading ato trading berlebihan itu bsa terjadi. Apa yg terjadi bila overtrading? Margin kita ga cukup nahan floating loss shngga bsa nyebabkan margin call. Yg kedua adlh kita ga perlu byr balik leverage, tetapi sebaliknya ketika kita traidng dngn modal yg di up, keuntungan 100% ke kita, kerugian 100% ke kita jga. Broker cma kyk nge up ato ngebikin modal kita berkali2 lipat aja. Dan yg ketiga adlah psikologis kita tergnggu krna nngeliat modal gede. Antara takut ato terlalu pede dngn leverage yg diberikan
 Charlie |  19 Oct 2023
Halaman: Keuntungan Trading Emas Di Broker Finex
Gan, numpang tanya. Apakah leverage 1:500 itu termasuk leverage yg tinggi? Secara logika ajee klu kita pnya modal $100 maka dngn leverage 1:500, kita bsa daptin margin sebsar $50,000 utk trading. Cma yg jadi permasalahn yg bikin gue gabut itu adalah apakah leverage tsb cukup besar. Krna gue pernah dapatin saran dri beberapa artikel dan buku trading bahwa leverage besar biasanya ga di rekomendasikan buat pemula krna takut kita secara psikologis terganggu dngn leverage besar shngga bsa menyebabkan kerugian besar dan overtrading jga. SElain itu, apakah Moaxco menyediakan pilihan leverage yg dapat dipilih? krna broker luar negeri misalkan F** itu menyediakan pilihan leverage yg beragam dari 1:50 hingga 1:1000.
 Bianca |  19 Oct 2023
Halaman: Apakah Broker Maxco Cocok Untuk Pemula
Celine: Sebagai seorang pemula, punya trading plan yang bagus itu wajib, Bro/Sis! Trading plan ini penting banget buat ngatur target, manajemen risiko, dan biar nggak asal-asalan trading. Berikut beberapa alasan kenapa rencana trading itu penting: Tujuan dan Fokus: Dengan trading plan, kita bisa tentuin tujuan trading kita. Entah itu buat jangka pendek atau panjang. Dengan tujuan yang jelas, kita bisa stay fokus sama strategi kita dan ngecek apakah kita mencapai tujuan itu. Manajemen Risiko: Dalam trading plan, kita bisa atur berapa risiko yang siap kita hadapin di tiap transaksi. Termasuk nentuin berapa modal yang kita rela untuk kita risikoin dalam setiap trade dan sampai mana kita bakal cut loss kalau trading kita lagi minus. Strategi Trading: Kita harus punya strategi trading yang jelas di trading plan. Ini termasuk masuk dan keluar dari pasar, strategi manajemen posisi, sama indikator yang bakal kita gunain. Trading plan membantu kita buat nggak trading cuma berdasarkan emosi doang. Disiplin dan Konsistensi: Trading plan juga bantu kita buat tetep disiplin dan konsisten. Kita bisa ngikutin aturan dan strategi kita tanpa diganggu sama emosi yang bikin kita nggak jelas. Evaluasi dan Pembelajaran: Trading plan juga ngejelasin gimana kita bakal ngevaluasi kinerja kita. Dengan memantau dan ngecek tiap trade, kita bisa belajar dari kesalahan dan perbaiki strategi kita seiring waktu.
 Liam |  20 Oct 2023
Halaman: Penyebab Eksekusi Trading Plan Gagal Menurut Mifx
Raffi: Bisa dicontohkan dngn perhitungan nyata ga ya kak?? Soalnya aku juga lagi mempertimbangkan utk membuka leverage tinggi di MIFX. Kira2 dngn modal seadanya, disarankan utk membuka leverage tinggi ga?? Terus untuk persentase margin call dan auto cut itu kira2 bsa kita ketahui secara otomatis ato kita bsa hitung secara manual?? Bila aku trading dngn deposit $50 di akun ultra low nya MIFX, misalkan pake leverage normal itu margin call dan auto cut dlm bentuk USD itu berapa?? Dan misalkan klo aku aktifin high leverage, Margin call dan auto cut aku itu di kisaran berapa? Selain itu, apabila aku ikut akun swap free di MIFX, apakah aku bakalan dpt fasilitas high leverage juga ga?? Miohon maaf klu pertanyaan aku bnyk,, moga dijwb ya kak buat pertimbngn trading aku nihh,, mkasih sblmnya
 Siti |  23 Oct 2023
Halaman: Pilih Akun Standard Mifx Atau Premium Hfx
Event
Promosi

Spread EUR Dikurangi 10%

15 April 2024 - 19 April 2024
Diskon Spread 10%

Finex

Kamus Forex

Broker Forex

Adalah perusahaan, institusi, agen, ataupun individu yang bertugas mempertemukan pihak penjual dan pembeli. Broker forex secara khusus artinya perusahaan yang menghubungkan trader dengan pasar interbank untuk bertrading forex.

Initial Margin

Deposit awal yang perlu disetorkan oleh trader agar dapat mulai bertransaksi. Deposit-deposit selanjutnya cukup disebut sebagai margin dan berfungsi agar trader bisa mempertahankan posisi tradingnya.

Margin

Sejumlah dana yang perlu disetorkan trader sebagai jaminan agar bisa bertransaksi pada broker yang memberikan fasilitas leverage bagi nasabahnya. Terdapat dua jenis margin, yaitu Free Margin dan Used Margin.

Margin Call

Fasilitas broker yang memperingatkan trader jika ekuitas akun trading sudah tidak mencukupi nilai margin yang dibutuhkan untuk membuka posisi.

Introducing Broker, IB

Sistem kerjasama yang paling sederhana antara broker dengan pihak ketiga untuk memasarkan produk dan merekrut klien (nasabah). Tugas utama pihak ketiga (IB) yaitu mengumpulkan klien untuk broker. Sebagai gantinya, IB akan memperoleh imbalan (reward).

Broker Forex


Komentar[8]    
  Dewi S   |   28 Dec 2020

Apa perbedaan trading margin dan MC?

  Aquatrader   |   28 Dec 2020

trading margin itu trading dimana trader bisa membuka posisi dengan jumlah berapapun: lusinan, ratusan, ribuan, asalkan nanti bisa dilunasi. Sedangkan margin call itu peringatan dari broker bahwa balance di akun trading kita sudah menipis dan tidak memungkinkan membuka posisi lagi

  Winona   |   28 Dec 2020

Waktu memberi peringatan margin call, broker biasanya juga minta tambahan modal/dana ke akun Anda. Tapi jangan khawatir, broker akan memberi waktu buat kamu mentransfer dana kira-kira dua sampai lima hari.

  Dylan   |   28 Dec 2020

Apakah stop out level muncul otomatis di MetaTrader?

  Putra   |   28 Dec 2020

Stop Out akan muncul otomatis untuk menutup posisi di MetaTrader. Untuk ukuran level, setahuku sih berbeda-beda tergantung broker.

  Sera   |   1 Sep 2021

Idealnya di broker berapa persen untuk  MC dan STOP OUT?

  Fajar   |   8 Dec 2021

leverage berapa yang baik untuk pemula?

  Jimy   |   8 Dec 2021

leverage terbaik untuk pemula pasti tidak lebih tinggi dari rasio 1 hingga 10