Penjualan Alat Berat Komatsu PT United Tractors Tbk (UNTR) mengalami penurunan 8.4% secara year-on-year (yoy). , 3 jam lalu, #Saham Indonesia   |   IHSG turun di awal perdagangan hari ini sebesar 0.24% ke 7,263, 3 jam lalu, #Saham Indonesia   |   PT Carsurin Tbk. (CRSN) dan National Battery Research Institute (NBRI) mengumumkan penandatanganan Strategic Alliance Agreement (SAA) untuk pendirian dan operasional fasilitas pengujian baterai kendaraan listrik (EV) di Indonesia, 3 jam lalu, #Saham Indonesia   |   Bursa Efek Indonesia (BEI) menyetop perdagangan emiten kelapa sawit PT Pulau Subur Tbk. (PTSP) pada perdagangan hari ini, usai harga sahamnya melonjak hingga ratusan persen, 3 jam lalu, #Saham Indonesia
Selengkapnya

Analisa Dolar

Market Minggu Ini: Bias Dolar Masih Bullish, Bitcoin Cari Peluang
Inbizia     26 Feb 2024
Walaupun sudah terkoreksi cukup dalam, Dolar masih berpeluang menguat dalam jangka pendek. Di saat yang sama, Bitcoin perlu katalis untuk menembus level resistance.
Market Minggu Ini: Bullish Dolar Mulai Tertahan, Bitcoin Rebound
Inbizia     19 Feb 2024
Dolar berpeluang terkoreksi bearish, namun outlook jangka panjang masih cenderung naik. Sementara itu, pasar kripto masih menikmati reli kenaikan.
Market Minggu Ini: Dolar Cerah Jelang Rilis CPI, Bitcoin Melambung
Inbizia     12 Feb 2024
USD masih dominan di antara mata uang mayor lainnya. Di saat yang sama, pasar kripto menghijau seiring dengan kenaikan pesat Bitcoin.
Kamus

Kamus Trading

Dolar Komoditas, Commodity Dollar, Comdoll

Istilah untuk menyebut mata uang komoditas, yaitu mata uang yang nilainya sangat dipengaruhi oleh harga komoditas tertentu yang menjadi sumber pendapatan utama suatu negara. Mata uang yang termasuk Comdoll antara lain AUD (Dolar AUstralia), NZD (Dolar New Zealand), dan CAD (Dolar Kanada).

Analisa Fundamental, Analisis Fundamental

Cara menganalisa pergerakan harga aset di pasar finansial berdasarkan data dan berita ekonomi tertentu. Dalam forex, analisa fundamental berkaitan dengan berita yang mempengaruhi nilai tukar mata uang.

Analisa Teknikal, Analisis Teknikal

Cara menganalisa pergerakan harga suatu aset di pasar finansial menggunakan perangkat statistik, seperti grafik (bar, line, atau candlestick) dan rumus matematis.

Forum

Kumpulan Forum @inbizia #analisa #dolar

Gunawan   5 Apr 2012

Malam Master... ngelanjut yang teori Elliot Wave, kita nentuin Wave 1/Wave2 dan seterusnya gimana master, klw kt pake chart asli dari plaform kt jd bingung nentuinnya master ,apa kita perlu tambah indikator zig zag master, trs klw pake indikator zig zag settingannya berapa master, di pake di TF berapa master...terima kasih banyak master...

Kamal FM   29 Feb 2016

Apakah hasil analisa teknikal bisa mengalahkan hasil analisa fundamental ?
Terkadang saat tren turun, namun pada saat itu juga ada berita fundamental positif, harusnya mata uang tsb menguat, Tapi tetap hasilnya turun/negatif.

Sudarma   1 Jul 2015

mana yg lebih penting?
analisa atau money management?

Komentar

Kumpulan Komentar @inbizia #analisa #dolar

  Wahyu   |   19 Jun 2015   |   Artikel
Dear Admint, Mohon maaf, Mungkin ada Analisa kenapa harga jagung naik.
thanks
  Admin   |   19 Jun 2015
Biasanya, harga Jagung meningkat di sekitar musim tanam, dan kemudian menurun di sekitar masa panen. Siklus ini dialami semua komoditas agri.
  Jorge   |   28 Mar 2023   |   Artikel

Gini nih, sebagai newbie, gw lagi coba-coba trading di akun demo. Tapi masalahnya, gw masih agak bingung nih soal risk management. Gw udah cari-cari cara untuk batasi kerugian, salah satunya dengan pake ratio 1:2 dan pasang stop loss. Tapi seringkali pas gw pasang stop loss, eh malah posisi gw kena cut loss karena harga cuma koreksi sebentar doang.

Gw udah coba pasang stop loss yang lebih jauh sih, tapi malah sering salah analisa dan harus cut loss duluan. Ada tips ga buat pasang stop loss yang lebih efektif? Dan bener ga sih kalo stop loss itu bagian dari risk management?

  Jorge   |   28 Mar 2023

Gini nih, sebagai newbie, gw lagi coba-coba trading di akun demo. Tapi masalahnya, gw masih agak bingung nih soal risk management. Gw udah cari-cari cara untuk batasi kerugian, salah satunya dengan pake ratio 1:2 dan pasang stop loss. Tapi seringkali pas gw pasang stop loss, eh malah posisi gw kena cut loss karena harga cuma koreksi sebentar doang.

Gw udah coba pasang stop loss yang lebih jauh sih, tapi malah sering salah analisa dan harus cut loss duluan. Ada tips ga buat pasang stop loss yang lebih efektif? Dan bener ga sih kalo stop loss itu bagian dari risk management?

  Mikel   |   9 Apr 2023   |   Artikel

halo, dari ksmpulan mengnai GDP itu sndiri, kita bsa menganalisa pergereakan pasar via analisis fundamental dimana klu laporan GDP membaik maka kita bsa perkirakan harga naik bgitu jga sbaliknya. Trus kita bsa menggunakan analisa teknikal utk entry dngn memanfaatkan beberapa tools sprti MA, RSI dan MACD.

Pertanyaan saya itu sndiri adalah kapan kita udah bsa mulai entry? Apakah saat dirilis, ato sesudah di rilis? Dan enakan analisis GDP ini enakan di time Frame berapa ya? Dan holding posisinya kira2 berapa lama?

Selain itu laporan ekonomi sprrti ini cocoknya utk trader dngn gaya trading sprti apa? Skian pertanyaan saya, terima kasih banyak ya?

  Henry   |   9 Apr 2023

Ini insight gua ya jdi bisa aja elo ga setuju. Utk tau kapan harus entry ke pasar biasanya gua tuggu setelah laporan dirilis utk ngeliat pasar bereaksi. Meski telat, paling ga gua udah meminimalisr resiko bila harga bergerak melawan dan taulah bsa timbul kerugian bsar krna saat krusial sprti dirilis nya laporan keuangan tu bsa buat pasar bergejolak. Intinya wait and see jga.

Timefrrame itu up to preference masing2. Klo gua sendri sbagai day trade, gua biasanya meliat di M15 ato M5 utk entry. Tapi misalkan swing trading mngkn di M30 ke atas. Initnya klu elo traidng jangka pendek, biasa lbh gunain timeframe pendek jga. Bgitu jga sbaliknya. Klu berapa lama hold, ini back to style trading masing2 ya.

BTW, laporan ekonomi seperti GDP cocok untuk trader dengan berbagai gaya trading, tergantung pada tujuan dan strategi trading mereka. Namun, trader yang mengambil posisi jangka pendek mungkin lebih cenderung mengambil keuntungan dari fluktuasi harga yg cepat setelah rilis laporan, sedangkan trader jangka panjang mungkin lebih fokus pada tren jangka panjang yg terungkap oleh laporan ekonomi. Skli lagi preference trader bakal berbeda2.

  Yasen   |   11 Apr 2023

EH izin nyanggah yoo, klo ditanya enakan entry kapan sebaiknya setelah dirilis. Ga bisa dipungkiri ada juga yg sebelum rilis dah entry tpi ini resiko banget asli. Sebaiknya kita entry sesudha dirilis berita aja gan, tunggu aja pasarnya gmana, klu udah kluar sinyal2 reversal ato tren berlanjut ya langsung cus aja.

Soalnya menurut ane paling tepat adalah stlh dirilis. KLu elo blm rilis and udah entry, pdhl elo ga tau tuh laporan ekonomi bakal oke ato ga, ya elo jatuh berspekulasi n ini bahaya banget, ga tiap orang bsa seperti itu. KLu ditanya ada ga yg trading sblm dirilis, ya adaa dong. Terkadang ada trade yg make strategi "buy the rumor, sell the fact" dimana trader yakin nih pasar akan bearish ato bullish kmudian langsung close ktika harga ktika positif. (Read : Buy the rumor, sell the fact)

  Edwin   |   19 Apr 2023   |   Artikel

Permisi, saya numpang komentar disini ya. Sklian saya ingin menanyakan perihal kedua aplikasi trading ini. Jadi, saya sudha membuka akun demo di kedua broker dan langsng mencoba kedua aplikasi trading di kedua broker. Yang saya sadari dari kedua aplikasi traidng baik di broker Maxco maupun di HSB itu adalah keterbatasan dari teknikal tools yang ada. Di Maxco contohnya, hnya ada beberapa teknikal tool saja seperti Bollinger dan jga MACD. BGitu jga di HSB yg jga hanya ada beebrapa teknikal tools saja. Herannya, ada orng yg anggap bahwa beberapa inidikatro ini jga cukup.

Jadi, apakah penggunaan teknikal tools ini, menggunakan 2-3 indikator sekaligus udah cukup utk melakukan analisa trading?

  Bobby   |   20 Apr 2023

Tentu saja elo bisa menambahkan indikator teknikal yang lebih banyak dan berbeda di aplikasi trading jika diperlukan untuk analisis trading yang lebih kompleks. Namun, penggunaan indikator teknikal yang terlalu banyak dapat membuat analisis trading menjadi rumit dan sulit diikuti, sehingga trader perlu memilih indikator yang paling sesuai dengan strategi trading mereka. Beberapa trader menggunakan hanya 2-3 indikator yang telah terbukti efektif, sementara yang lain mungkin membutuhkan lebih banyak indikator teknikal. Ini preferensi dari trader masing-masing.

Penting untuk dicatat bahwa indikator teknikal hanyalah alat bantu dan tidak dapat memberikan sinyal trading yang pasti dan akurat secara terus-menerus. Oleh karena itu, trader perlu menggabungkan penggunaan indikator teknikal dengan analisis fundamental dan sentimen pasar untuk membuat keputusan trading yang lebih baik. Selain itu, trader juga perlu terus belajar dan mengembangkan pengetahuan mereka tentang penggunaan indikator teknikal dan analisis trading lainnya untuk meningkatkan keterampilan trading mereka.

  Irwin   |   21 Apr 2023

Ibarat rambu lalu lintas gan. Klo kebanyakan tanda pasti elo juga bingung sndiri kan? bgitu jga dengan penggunaan kbnyakan indikator. Sbaiknya sih agan tentuin aja mana indikator yg paling bsa digunakan dan perlu diingat ketika dikombinasiin, pling ga agan masih bsa membaca indikator tersebut.

Perihal kedua traidng platform yg ada menyediakan beberapa mcm indikator tools saja, perlu diingat rata2 yg disediakan itu adlaah tools yg paling bnyk digunakan dalam analisa teknikal. Jadi utk pengguna indikator MA, MACD, Bollinger Bands dan jga candlestick bsa bangt menggunakan kedua aplikasi ini karena grafik nya jga clear di kedua broker, shngga analisa via candlestick dan jga tools lbh gampang dan efektif

  Ronny   |   16 May 2023   |   Artikel

"Ibarat berdebat mengenai strategi trading apa yang paling akurat untuk dipakai, perdebatan mana yang terbaik antara analisis teknikal vs fundamental merupakan topik debat yang memakan waktu panjang. Oleh karena itu, ada baiknya jika Anda langsung mencoba menerapkan kedua metode tersebut."

Author udah nyaranin bahwa mngkn ada baiknya kita ngecoba kedua analisis ini utk mencari mana yang terbaik karena baik analisis fundamental maupun teknikal adalah dua analisa yang dah lama dan di dunia trading. Nah, klu misalkan gabungin gitu, analisa fundamental dan teknikal. Dalam menentukan entry, apakah kita memakai analisa fundamental terlebih dahulu baru menggunakan analisa teknikal atau malah sebaliknya, memakai analisa teknikal dlu kemudian fundamental?

  Ramos   |   19 May 2023

Ini pendapat gue aja ya! Soalnya preferensi trader itu berbeda-beda!

gue biasanya mulai dengan analisis fundamental dulu. Jadi, gue lihat dulu faktor-faktor fundamental yang bisa mempengaruhi pasar, seperti berita ekonomi, kebijakan pemerintah, laporan keuangan, dan sebagainya. Setelah lo paham kondisi fundamental, baru deh lo pake analisis teknikal buat nyari konfirmasi tren, level support dan resistance, atau sinyal entry dan exit.

Tapi ada kasus dimana misalnya sinyal di chart cukup bagus maka gue melakukan pendekatan kedua, yakni dengan analisis teknikal dulu. gue lihat dulu pola grafik, indikator teknikal, atau level kunci dalam analisis teknikal. Setelah itu gue dapet informasi dari analisis teknikal, baru deh lo cek faktor-faktor fundamental untuk konfirmasi atau mendapatkan pemahaman lebih dalam tentang situasi pasar.

Dari dua sikon tersebut, gue lebih banyak melakukan analisis fundamental dulu baru teknikal.

  Alex   |   10 Jul 2023   |   Artikel

Bagi yg udah make Trading Central, share dong pengalaman memakai trading central. Soalnya gue agak penasaran ama Trading Central yg dishare di broker GKInvest dan juga di broker lainnya (gue lupa broker mana aja yg tawarin Trading Central). Yg pastinyaa gue sering ngedengar tentang Trading Central ini, trus dari bacaan mengenai Trading Central itu, rata2 kasih penjelasann yg menjelaskan bahwa Trading Central ini sangat bermanfaat utk trader2 dan penggunaannya lebih luas dibindingkan dngn analisa tool lain kyk autochartist.

Terus apakah dngn memakai trading Central itu bsa menggunakan Expert Advisor ato ga ya? cara make EA digabung ama trading central itu seperti apa yaa?

  Aldi   |   11 Jul 2023

Sepengalaman aku aja nih yaa. Saran aja, utk makai trading central, sbaiknya kita sebagai user harus pelajari dlu lahh dasar2 trading Forex. Krna Trading Central itu isinya berita dan analisa dan analisanya juga ga kaleng2. Jd kita klu kurang tau mengenai dasar2 Forex mngkn agak kesulitan utk ngebaca hasil dari Trading Central. Smntara itu, kekurangan lainnya adlaah Trading Central itu terkadang memiliki bnyk informasi, dan sangking bnyknyaa, terkadang bsa buat kita kebingungan.

Utk cara menggabungkan EA dengan Trading Central itu setau aku agak ga nyambung yaa karena Trading Central itu berupa analisis, sedangkan EA itu adalah buatan dari user lain di Metatrader.

  Jerome   |   12 Jul 2023

Halo! Trading Central adalah platform analisis teknikal yang menyediakan analisis dan sinyal trading berdasarkan metode analisis teknikal yang dikembangkan oleh analis ahli. Mereka menggunakan algoritma dan indikator teknikal untuk menyediakan pemetaan pasar, perkiraan harga, dan sinyal beli/jual potensial.

Trading Central dikenal karena fokusnya pada analisis teknikal yang komprehensif dan cakupan luas. Mereka menyediakan analisis dan rekomendasi untuk berbagai instrumen keuangan, termasuk forex, saham, indeks, dan lainnya. Alat ini dapat membantu trader dengan berbagai tingkat pengalaman dalam mengambil keputusan trading.

Terkait dengan penggunaan Expert Advisor (EA), itu tergantung pada kebijakan dan fitur yang ditawarkan oleh broker dan platform yang digunakan. EA biasanya digunakan dalam platform trading seperti Metatrader, sementara Trading Central mungkin menawarkan platform analisis terpisah.

Market Minggu Ini: Dolar Memperpanjang Reli, Bitcoin Macet
Inbizia     5 Feb 2024
Greenback terus menanjak dalam sepekan terakhir dan mengalahkan rival-rivalnya. Hal ini membuat aksi beli di pasar Bitcoin tersendat di bawah level psikologis 43,000.
Sterling Melemah Dan Targetkan Level S1
Kazuki     12 Feb 2024
GBP/USD akhirnya memasuki fase bearish dan kemungkinan besar relinya akan menargetkan S1 dan S2.
USD/CAD Anjlok, Kini Membidik Level S1
Kazuki     7 Feb 2024
Pantulan dari R1 yang menyebabkan runtuhnya USD/CAD membuat harga kini bergerak mengincar S1.
#usdcad  
Market Minggu Ini: Pasar Fokus BoE Dan Zona Euro, Bitcoin Melesat Naik
Inbizia     29 Jan 2024
Sejumlah kebijakan dan data ekonomi penting akan dirilis dari benua Eropa pada pekan ini. Sementara itu, Bitcoin dan kripto lainnya sukses menguat terhadap USD.
#boe  #euro  
USD/CHF Berpotensi Menguat Menuju R1
Kazuki     25 Jan 2024
USD/CHF terpantau gagal menembus S1 dan sepertinya tetap akan melanjutkan relinya ke R1.
#usdchf  
USD/CAD Lanjutkan Reli, Targetkan R1
Kazuki     17 Jan 2024
Sama seperti sebelumnya, USD/CAD masih dalam naungan bullish dan bergerak menuju R1 hingga R2.
USD/CAD Memasuki Fase Bullish, Targetkan S1
Kazuki     5 Jan 2024
Dolar AS mulai menguat versus Dolar Kanada, ditandai dengan berpijaknya candle buy di area level 1.32000.
Penjualan Alat Berat Komatsu PT United Tractors Tbk (UNTR) mengalami penurunan 8.4% secara year-on-year (yoy). , 3 jam lalu, #Saham Indonesia

IHSG turun di awal perdagangan hari ini sebesar 0.24% ke 7,263, 3 jam lalu, #Saham Indonesia

PT Carsurin Tbk. (CRSN) dan National Battery Research Institute (NBRI) mengumumkan penandatanganan Strategic Alliance Agreement (SAA) untuk pendirian dan operasional fasilitas pengujian baterai kendaraan listrik (EV) di Indonesia, 3 jam lalu, #Saham Indonesia

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyetop perdagangan emiten kelapa sawit PT Pulau Subur Tbk. (PTSP) pada perdagangan hari ini, usai harga sahamnya melonjak hingga ratusan persen, 3 jam lalu, #Saham Indonesia

Menurut analis ING, GBP/USD berpotensi menguji level terendah 14 Februari di kisaran harga 1.2530, 21 jam lalu, #Forex Teknikal

Harga emas turun dari Level tertinggi lebih dari dua pekan di tengah kenaikan dolar AS, 23 jam lalu, #Emas Teknikal

EUR/GBP menguat mendekati level 0.8540 menjelang pidato ECB Lagarde, 23 jam lalu, #Forex Teknikal

USD/CAD mencoba memantul dari level 1.3500 karena penguatan dolar As dan penurunan harga minyak, 23 jam lalu, #Forex Teknikal

Setelah ditutup di bawah harga pembukaan minggu lalu, Indeks Dolar membentuk Pin Bar bullish, 1 hari, #Forex Teknikal

Momentum bullish Dolar masih bertahan dalam jangka pendek karena turunnya ekspektasi pasar terhadap prospek pemotongan suku bunga The Fed, 1 hari, #Forex Fundamental

Resistance AUD/USD berada di sekitar 0.6590. Penolakan dari level tersebut akan memicu pergerakan bearish, 1 hari, #Forex Teknikal

USD/JPY membentuk support di harga 149.70, dan berpotensi menguat lagi karena Yen masih relatif melemah, 1 hari, #Forex Teknikal

Sejumlah rilis data penting AS yang akan mempengaruhi EUR/USD akan dirilis pada hari Selasa-Kamis pekan ini, 1 hari, #Forex Fundamental

Laporan Consumer Confidence dijadwalkan terbit pada hari Selasa, GDP AS pada hari Rabu, dan Inflasi PCE pada hari Kamis, 1 hari, #Forex Fundamental

Para pelaku pasar meyakini jika koreksi bearish EUR/USD tidak akan melampaui level 1.08000, 1 hari, #Forex Teknikal

Reli Bitcoin tertahan dalam kisaran sideways setelah menembus level kunci $50,000, 1 hari, #Kripto Teknikal

BTC/USD masih berusaha menembus resistance $52,000 untuk mengkonfirmasi kenaikan lebih lanjut, 1 hari, #Kripto Teknikal

Kapitalisasi pasar Bitcoin kembali melesat di atas $1 triliun, namun dominasinya terhadap Altcoin turun ke 48.6%, 1 hari, #Kripto Fundamental

Ethereum sukses menembus $3000, level yang terakhir kali tercapai pada April 2022 lalu, 1 hari, #Kripto Teknikal

Solana menjadi salah satu Altcoin yang berbias positif setelah berhasil mempertahankan posisi di atas $100, 1 hari, #Kripto Teknikal

Saham emiten produsen beras, PT Wahana Inti Makmur Tbk. (NASI) dan PT Buyung Poetra Sembada Tbk. (HOKI) terpantau tengah melejit seiring dengan kenaikan harga beras, 1 hari, #Saham Indonesia

Top losers LQ45 terdiri dari: PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) -3.23%, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) -2.27%, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) -1.86%, 1 hari, #Saham Indonesia

IHSG turun di awal perdagangan hari ini, sebesar 0,47% ke 7,261, 1 hari, #Saham Indonesia

Industri semen tanah air mencatat kinerja positif di awal tahun 2024. Volume penjualan semen nasional sepanjang Januari 2024 mencapai 5.06 juta ton, 1 hari, #Saham Indonesia


Simak Juga
Kirim Komentar Baru