Cara Menghitung Ketahanan Modal Kita

Yoyok Hari Darmawan 14 Mar 2012 44920

bagaimana cara menghitung ketahanan modal kita??

Kirim Pertanyaan Baru
Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 35    

Basir
14 MAR 2012

ketahanan modal bisa dijabarkan dengan  jenis account apa yang anda pakai, Misal

anda membuka akun standar di broker A  nilai 1 lot = $ 10 , maka

1 lot = $ 10
0.10 = $ 1
0,01 = $ 0,10

anda membuka akun standar di broker B. Nilai 1 lotnya = $ 1, maka

1 lot = $ 1
0.10 = $ 0,10
0,01 = $ 0,01

anda membuka akun standar di broker C. Nilai 1 lotnya = $ 0,10 maka

1 lot = $ 0,10
0.10 = $ 0,01
0,01 = $ 0,001

Semisal anda buka account B. Modal anda $ 100 maka
jika anda trade dengan 1 lot = $ 1  ketahanan 100 pips
jika anda trade dengan 0.10 lot = $ 0,10 ketahanan 1000 pips
jika anda trade dengan 0,01 lot = $ 0,01 ketahanan 10000 pips.

bagaimana jika trade dengan lot 0,02, lot 0,5 ...... dst.. ?
maka anda tinggal membaginya.

thanks

Nugrah
16 APR 2017
Kira kira terjadi margin call di pip keberapa lot 1 =1$, jika trade euro usd lot 0.1
Basir
21 JUN 2017

Untuk Nugraha..

Menentukan margin call adalah tergantung dari jumlah equity dan required margin Anda. Selain itu, perlu juga diperhatikan bagaimana kebijakan broker Anda dalam menentukan margin call. Apakah margin call 100%, 75%, 50%, dst.

Kalau margin call 100%, maka rumusnya adalah

Account Equity = Required margin x 100%

Misalkan Anda open posisi 0.1 lot EUR/USD yang membutuhkan margin $100. Maka apabila posisi tersebut loss hingga mengurangi equity sampai hanya tersisa $100 saja, maka Anda akan terkena margin call.

Contohnya, Anda punya modal $500. Ketika open posisi 0.1 lot EUR/USD yang membutuhkan $100, maka account equity tersisa $400. Apabila posisi tersebut loss hingga mengurangi equity sampai hanya tersisa $100 saja, maka Anda akan terkena margin call. Dalam skenario trading 0.1 lot yang nilai per pipsnya $1 per pip, maka ketahanan dana Anda adalah $400:1 = 400 pip. Jika loss melebihi 400 pip, akun Anda akan terkena margin call.


Thanks.

Andi Marwan Assekku
26 JUL 2017

modal saya 140 dengan leverage 1:200 OP dengan lot 0.05, brapa ketahanan pipsnya?

Basir
28 JUL 2017

Andi Marwan Aseekku..

Berapa nila 1 lotnya ?
Jika nilai 1 lotnya 100.000 dan Anda memilih leverage 1:200
maka :

1 lot = 100.000 / $10
0.10 = 10.000 / $1
0.01 = 1.000 / $0.1

maka trade dengan lot 0.05 = 5.000 / $0.50

Jika dana anda $ 140 maka kekuatan dana anda, kurang lebih 140/0.5 = 280 pips, yang nilai 1 pipsnya  $0.50.

Silahkan tanya berapa nilai 1 lot, dari jenis akun yang anda buka di broker tersebut.
Silahkan pakai hitung dengan rumusan tersebut.

Thanks

Hasan
24 APR 2018
Angka 200 (leverage) ga ngaruh ya? trus 1 lot=100.000/$10 $10 dari mana gan?
Basir
25 APR 2018

Untuk Hasan,

Untuk Leverage 1:200 ( atau berapapun) akan berpengaruh kepada nilai margin. Dimana margin ini akan dijadikan acuan terhadap stop out / Margin Call oleh broker.

Untuk satuan lotnya, hal ini tergantung dari jenis akun yang di tawarkan oleh broker. Ada akun Mini, Mikro atau Standar atau jenis nama nama akun dengan minimum deposit yang di tawarkan.

Untuk akun standar,
1 lot = 100.000 kontrak size ( atau senilai $10.00).

Jika modal anda $1000,
Membuka akun standar ( 100.000 kontrak size/ 1 lot),
Leverage 1: 200,
Buy atau Sell GBP/USD di 1.4000 dengan lot 0.01 ( berarti 1.000 kontrak size / 0.01)

Maka :

Buy/Sell * kontrak Size /1 lot * Lot trading * Leverage = Margin.
1.4000 * 100000 * 0.01 * 1:200 = $7

Anda bisa mencoba hitungnya dengan contoh-contoh lainnya. Atau bisa menggunakan kalkulator margin.

Terima Kasih.

Ari
25 DEC 2018

Dear Inbizia,

Saya masih belum paham dari perihitungan di comment sebelumnya..

Sy trader pemula, trial dengan real account $1

1lot : $1

Leverage 1:100

Saya coba open position volume 0.01 dapat warning not enough money.

Saya coba Leverage 1:1000 juga tidak berhasil (vol: 0.01

Saya rubah type account non speard juga tidak berhasil untuk open position..

Saya coba turunkan vol jd 0.001 & 0.0001 invalid.. dan kembali ke vol 0.01

Mohon bantuanya suhu..

Erik T
26 DEC 2018

Untuk Ari,

Apapun tipe akun yang Anda gunakan, dan berapapun leverage yang dipakai, dengan modal $1 tidak akan bisa membuka posisi apapun. Meski dengan volume terkecil (0.01) sekalipun. Hal ini disebabkan karena setiap membuka posisi, Anda akan mengeluarkan margin sebagai dana yang Anda jaminkan kepada broker.

Mari kita simulasikan berapa besar margin yang dibutuhkan untuk membuka posisi 0.01 lot pada pair USD/JPY (contract size 100000) dengan leverage maksimal 1:1000.

  • Margin = (Contract Size X Jumlah Lot) X Leverage

  • Margin = (100000 X 0.01) X 1:1000

  • Margin = (1000) : 1000

  • Margin = $1


Sehingga diketahui, margin yang dibutuhkan untuk membuka posisi USD/JPY 0.01 lot dengan leverage 1:1000 adalah sebesar $1. Itulah mengapa jika dengan dana $1 selalu mendapat warning “not enough money” setiap kali open posisi, karena margin minimum untuk lot terkecil 0.01 saja sebesar $1.

Saran dari kami, coba pertimbangkan untuk membuka akun cent. Dengan membuka akun cent, maka Anda dapat bertransaksi lebih kecil dari 0.01! Karena 1.00 lot pada akun cent, sama dengan 0.01 lot akun standar/regular. Maka, lot terkecil (0.01) pada akun cent setara dengan 0.0001 lot pada akun regular! Dengan demikian, kebutuhan margin juga akan semakin kecil. Namun perlu dicatat, bahwa nominal saldo pada akun cent tentu dalam bentuk cent (¢) juga, dimana $1 setara dengan ¢100.

Semoga bisa membantu.

Anis
22 NOV 2019

kalo kita mau 1lot = 5$ leverage 1:100, berapa op nya dan minimal modal berapa? 

M Singgih
25 NOV 2019

@ anis:

Nilai kontrak untuk 1 lot dalam forex adalah USD 100,000.
Apakah maksud Anda ingin nilai per pip = USD 5? Kalau memang demikian Anda bisa trading 0.5 lot pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD) yang mana nilai per pip-nya = USD 5.

Mengenai modal tergantung dari ketahanan yang Anda inginkan. Misal Anda ingin ketahanan sampai 500 pip, maka modal yang dibutuhkan adalah sekitar 500 x USD 5 = USD 2,500, belum termasuk margin.

Mengenai margin, kalau leverage 1:100 artinya sekitar 1% dari nilai kontrak. Untuk 0.5 lot berarti sekitar USD 100,000 x 1% x 0.5 lot = USD 500.
Dengan demikian untuk ketahanan hingga 500 pip pada pair XXX/USD modal yang Anda perlukan sekitar USD 2,500 + USD 500 = USD 3,000.

Wery
2 DEC 2019
Mohon Inputnya master.  

Saya ingin join copy trade $500. Akun master $3258,  lot master 0.34. Si master biasanya open trade 3 posisi paling maksimal

Jadi, sebaiknya berpa setingan volume allocation yang tepat untuk akun saya?  Jika leveragenya 1:400. Apakah 30% atau 50% 
Manakah yabg lebih baik untuk keamanan modal master? 

Kiki R
11 DEC 2019

@Wery: Akun Anda dengan nominal $500 adalah 14% dari total nominal akun master yang nominalnya $3528. Agar akun Anda aman, maka gunakan manajemen resiko seperti yang digunakan oleh akun masternya.

Jika dengan akun $3528 si master menggunakan lot 0.34 maka dengan akun Anda $500 gunakan volume allocation sebesar 14% atau lotnya sebesar (14% x 0.34) = 0.05 lot. Ini adalah pengaturan yang paling tepat karena manajemen resiko yang Anda terapkan akan sama persis seperti akun masternya.

Jika pilihan volume allocation hanya 30% dan 50%, maka saya sarankan ambil yang 30% karena lebih aman.

Terima Kasih

Dewi
11 AUG 2020

Halo min mau tanya, leverage yang bagus digunakan untuk akun cent berapa yaa? karena modal kecil. Mohon penjelasannya. Terima kasih.

M Singgih
13 AUG 2020

@ Dewi:
Untuk modal yang relatif kecil, sebaiknya menggunakan leverage yang sebesar mungkin, agar marginnya kecil.

Alim
26 SEP 2020

Bagaimana jika saya memasang leverage 1:2000 dengan deposit 200 dan saya sudah op dengan lot 1.0 lantas equity nya rugi. Apakah saya masih bisa op dengan lot 1.0 lagi?

M Singgih
2 OCT 2020

@ Alim:

Dengan leverage 1:2000, maka margin yang dibutuhkan adalah 0.05% dari nilai kontrak (USD 100,000).
Diasumsikan Anda op pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD).

Misal Anda buy atau sell 1 lot EUR/USD pada harga 1.7000, maka:
Margin = (USD 100,000) x (jumlah lot atau volume) x (persentase leverage) x harga pasar saat itu = (USD 100,000) x 1 x 0.05% x 1.7000 = USD 85.

Modal = USD 200, maka ketahanan Anda = (USD 200 - USD 85) /USD 10 = sekitar 11 pip. (Keterangan: USD 10 adalah nilai per pip untuk 1 lot EUR/USD).
Dalam hal ini ketahanan modal Anda kecil sekali (hanya 11 pip), dan jika Anda loss 11 pip maka akan terkena Margin Call (MC).


- Apakah saya masih bisa op dengan lot 1.0 lagi?

Silahkan lihat Free Margin Anda. Free Margin = Equity - Margin total. Dalam hal ini Margin total = USD 85. Jika Free Margin masih ada, maka masih bisa op. Tetapi jika Anda sudah loss, untuk op 1 lot lagi kemungkinan besar tidak bisa karena akan dibutuhkan margin lagi sekitar USD 85.

Sedangkan sisa dana Anda belum termasuk kerugiannya adalah = (USD 200 - USD 85) = USD 115. Kalau dibutuhkan margin sebesar USD 85 lagi, maka sisanya = (USD 115 - USD 85) = USD 30. Jadi kalau Anda sudah loss lebih dari 3 pip, maka Anda tidak bisa op 1 lot lagi. (Keterangan: nilai per pip 1 lot EUR/USD = USD 10, jadi USD 30 adalah nilai untuk 3 pip).

Mario
20 OCT 2020

Pembelajaran yang sangat menarik dan saya ingin bertanya

1. Bagaimana menghitung ketahanan dengan satuan pip agar tidak MC? 

2. Ukuran 1pip itu dihutung dri angka terkahir pada eurusd apa 2angka dari belakang?

3. Level Margin % itu apa?

Terimakasih sebelum nya master

M Singgih
22 OCT 2020

@ Mario:

1. Misal modal Anda USD 100, dan Anda trading EUR/USD sebesar 0.01 lot, dimana nilai per pip-nya = USD 0.1.
Diasumsikan leverage 1:500 atau 0.2% dari nilai kontrak. Jika Anda buy atau sell 0.01 lot EUR/USD pada harga 1.1800, maka margin yang dibutuhkan = (USD 100,000) x 0.01 x 0.2% x 1.1800 = USD 2.36. (Keterangan: USD 100,000 adalah nilai kontrak dalam forex).
Dana Anda untuk menahan posisi tersebut sampai terkena margin call adalah: (USD 100 - USD 2.36) / USD 0.1 = 976 pip.

Catatan: pada contoh diatas diasumsikan broker Anda menetapkan margin level = 100% untuk mengenakan margin call, dan tidak mengenakan swap ketika posisi Anda menginap (swap free).

2. Jika broker Anda masih menggunakan harga 4 digit, misal harga EUR/USD = 1.1821, maka nilai 1 pip dihitung dari perubahan digit terakhir. Jadi kalau naik menjadi 1.1829, maka kenaikannya adalah 8 pip.
Tapi kalau broker Anda menggunakan harga 5 digit, misal harga EUR/USD = 1.18213, maka nilai 1 pip dihitung dari perubahan 2 digit terakhir. Misal naik menjadi 1.18295, maka kenaikannya adalah 8.2 pip (delapan koma dua pip). Dalam sistem harga 5 digit, digit terakhir menunjukkan pecahan desimal.

3. Margin Level digunakan untuk menentukan level Margin Call (MC) dan level Stop Out (SO).
Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%
Misal Anda trading pada broker yang menerapkan aturan Margin Level 100% untuk Margin Call, dan 50% untuk Stop Out.
Jika Anda masih punya USD 5,000 dengan beberapa posisi trading yang masih terbuka dan totalnya rugi (diluar margin), dengan margin total USD 500.
Jika total kerugian Anda mencapai USD 4,500 maka Anda akan terkena Margin Call, karena Margin Level Anda = ((USD 5,000-USD 4,500) / USD 500 ) x 100% = 100%.
Tetapi jika total kerugian Anda telah mencapai USD 4,800 maka Anda akan terkena Stop Out, karena Margin Level Anda = ((USD 5,000-USD 4,800) / USD 500 ) x 100% = 40%. Dengan Stop Out maka proses trading secara otmatis akan dihentikan.

Semoga bisa membantu.

Mario
23 OCT 2020

Terima kasih sebelumnya saya ucapkan. Kebetulan saya masih bingung dengan jawaban No.3. Bisa lebih detailkan ke jumlah poinnya master?

Contoh kita modal $100 dengan Leverage 1:3000 lalu kita opBuy 0.1Lot EURUSD di 1.1880 ternyata harga turun ke 1.1860, nah berati kita di posisi -20pips kira2 berapa jauhkah minus pips yang bisa kita tahan? Terima kasih, salam sejahtera dan sehat selalu.

M Singgih
27 OCT 2020

@ Mario:

Modal = USD 100. Leverage 1:3000 atau 0.033% dari nilai kontrak (USD 100,000). Buy 0.1 lot EUR/USD pada harga 1.1880. Maka margin yang dibutuhkan = (USD 100,000) x 0.1 x 0.033% x 1.1880 = USD 3.92.
Ketahanan Anda hingga kena margin call (MC) adalah: (USD 100 - USD 3.92) / (USD 1) = 96 pip. (Keterangan: USD 1 adalah nilai per pip untuk 0.1 lot EUR/USD).

Jika saat ini Anda telah loss 20 pip, maka ketahanan Anda hingga kena margin call (MC) masih (96 pip - 20 pip) = 76 pip.

Catatan: dalam hal ini diasumsikan broker Anda menetapkan margin level = 100% untuk mengenakan margin call (MC), dan tidak mengenakan swap ketika posisi Anda menginap (swap free).

Dhani
1 NOV 2020

pak, numpang nanya sy trader pemula.. modal saya 3000$ , leverage 1:200. kira2 maksimal utk op (total trade) mentok-nya menggunakan brp lot jika masing2 per trade SL nya 50pips, dimana rencananya lot tsb mau dipecah menjadi 3 peluru. trims

M Singgih
4 NOV 2020

@ Dhani:

Dalam hal ini harus ditentukan besarnya risiko terlebih dahulu dalam satuan uang. Risiko dihitung berapa persen dari modal. Tidak bisa merisikokan semua modal (100%) karena akan dibutuhkan margin yang ditahan (used margin) yang besarnya tergantung dari ukuran lot trading.


1. Misal Anda
merisikokan 10% dari modal untuk setiap trade:
Maka risiko Anda untuk sekali trade dengan SL = 50 pip adalah: 10% x USD 3,000 = USD 300. Dengan demikian nilai per pip adalah (USD 300) / 50 pip = USD 6 / pip.
Jika Anda trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD), maka ukuran lot adalah 0.6 lot, yang mana nilai per pip 0.6 lot XXX/USD adalah USD 6.

Misal Anda buy atau sell 0.6 lot EUR/USD pada harga 1.1700, dengan leverage 1:200 atau 0.5% dari nilai kontrak (USD 100,000), maka margin yang dibutuhkan adalah:
Margin = (USD 100,000) x (jumlah lot atau volume) x (persentase leverage) x harga pasar saat itu = (USD 100,000) x 0.6 x 0.5% x 1.1700 = USD 351.

Jika 3 kali trade, maka margin total adalah sekitar: 3 x USD 351 = USD 1,053.


2. Misal Anda
merisikokan 50% dari modal untuk setiap trade:
Maka risiko Anda untuk sekali trade dengan SL = 50 pip adalah: 50% x USD 3,000 = USD 1,500. Dengan demikian nilai per pip adalah (USD 1,500) / 50 pip = USD 30 / pip.
Jika Anda trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD), maka ukuran lot adalah 3 lot, yang mana nilai per pip 3 lot XXX/USD adalah USD 30.

Misal Anda buy atau sell 3 lot EUR/USD pada harga 1.1700, dengan leverage 1:200 atau 0.5% dari nilai kontrak (USD 100,000), maka margin yang dibutuhkan adalah:
Margin = (USD 100,000) x 3 x 0.5% x 1.1700 = USD 1,755.

Jika 3 kali trade, maka margin total adalah sekitar: 3 x USD 1,755 = USD 5,265.
Dengan demikian modal Anda yang USD 3,000 tidak mencukupi.

Silahkan menyesuaikan besarnya risiko sesuai dengan kecukupan modal, dengan cara seperti yang kami jelaskan di atas.
Untuk penjelasan silahkan baca juga: Belajar Memahami Money Management

Dhani
6 NOV 2020

tolong dikoreksi apabila sy yg salah pak, berarti apabila leverage 1:200 dg modal $3000 jika hendak di-resiko-kan 50% nya seharusnya HAMPIR cukup utk op total 3 peluru tsb donk ya(1lot+1lot+1lot=3lot).. mksd sy jika mengacu pada perhitungan anda adalah sbb: ketahanan pips + margin, maka $1500 + $1755 = $3255. Ini agak over dr modal $3000 tsb.. Jd, katakanlah maksimal resiko(max risk) diubah mjd 40% dgn pertimbangan alasan diberi sedikit nafas ekstra (krn akun sy ini masih dikenakan komisi), maka menurut hitungan kalkulator lot size sy telah mencukupi utk op 3 peluru yaitu 2.4lot(0.8lot+0.8lot+0.8lot) sehingga ketahanan pips + margin mjd $1200 + $1417 = $2617. Mungkin inilah definisi lot mentok ya pak.. apakah benar demikian? makasih

M Singgih
10 NOV 2020

@ Dhani:

Jika risiko untuk 3 kali trade adalah 50% dari modal, maka = 50% x USD 3,000 = USD 1,500.
Jadi untuk sekali trade risikonya = (USD 1,500) / 3 = USD 500.
Jika SL untuk setiap trade = 50 pip, maka Anda harus trading dengan nilai per pip: (USD 500) / 50 pip = USD 10 / pip.
Jika Anda trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD), maka ukuran lot adalah 1 lot, yang mana nilai per pip 1 lot XXX/USD adalah USD 10.

Untuk membuka posisi 3 x 1 lot XXX/USD diperlukan margin.
Misal Anda buy atau sell 1 lot EUR/USD pada harga 1.1700, dengan leverage 1:200 atau 0.5% dari nilai kontrak (USD 100,000), maka margin yang dibutuhkan adalah:
Margin = (USD 100,000) x 1 x 0.5% x 1.1700 = USD 585.
Untuk 3 lot EUR/USD pada harga 1.1700, margin = 3 x USD 585 = USD 1,755.

Modal yang harus Anda sediakan untuk mengcover margin dan risiko adalah sebesar = USD 1,500 + USD 1,755 = USD 3,255.
Jadi perhitungan Anda sudah benar.


Jika risiko untuk 3 kali trade adalah 40% dari modal, maka = 40% x USD 3,000 = USD 1,200.
Jadi untuk sekali trade risikonya = (USD 1,200) / 3 = USD 400.
Jika SL untuk setiap trade = 50 pip, maka Anda harus trading dengan nilai per pip: (USD 400) / 50 pip = USD 8 / pip.
Jika Anda trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD), maka ukuran lot adalah 0.8 lot, yang mana nilai per pip 0.8 lot XXX/USD adalah USD 8.

Misal Anda buy atau sell 0.8 lot EUR/USD pada harga 1.1700, dengan leverage 1:200 atau 0.5% dari nilai kontrak (USD 100,000), maka margin yang dibutuhkan adalah:
Margin = (USD 100,000) x 0.8 x 0.5% x 1.1700 = USD 468.
Untuk 3 x 0.8 lot EUR/USD pada harga 1.1700, margin = 3 x USD 468 = USD 1,404.

Modal yang harus Anda sediakan untuk mengcover margin dan risiko adalah sebesar = USD 1,200 + USD 1,404 = USD 2,604.

Ricky
3 NOV 2020

Hi min, mau tanya, misal: jika saya open buy di Euro/usd 1.17000 dan ternyata sedang trend turun, jika kekuatan equity saya masih kuat sampai titik terendah, dan saya menunggu balik arah agar profit, mgkn sekitar 3 minggu atau lebih. Apakah ada batasan waktu utk posisi buy ditahan lebih lama?

M Singgih
4 NOV 2020

@ Ricky:

Tidak ada batasan waktu. Proses trading tetap akan berjalan selama tidak terkena Stop Out (SO). Sebelum SO akan terkena Margin Call (MC) terlebih dahulu. MC dan SO ditentukan dari Margin Level.

Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

Level MC dan SO setiap broker bisa berbeda.
Misal broker Anda menetapkan Margin Level = 100% untuk mengenakan MC dan 50% untuk SO. Anda masih punya USD 5,000 dengan beberapa posisi trading yang masih terbuka dan totalnya rugi (diluar margin), dengan margin total USD 500.

Jika total kerugian Anda telah mencapai USD 4,500 maka Anda akan terkena MC, karena Margin Level Anda = ((USD 5,000-USD 4,500) / USD 500 ) x 100% = 100%. Anda akan diminta untuk menambah dana, tetapi proses trading masih berjalan.

Jika total kerugian Anda telah mencapai USD 4,750 maka Anda akan terkena SO, karena Margin Level Anda = ((USD 5,000-USD 4,750) / USD 500 ) x 100% = 50%. Dalam hal ini proses trading secara otomatis akan dihentiukan.

Jadi kalau ada posisi floating, silahkan mengamati Margin Level untuk mengetahui batas ketahanan modal Anda.

Hartono
21 JAN 2021

halo, saya mau tanya ,kalau modal 500 dollar ,kita yang wajar kita main pakai lot berapa yang aman. dng leverage 1:200/ oh ya leveraage 1:200 sama 1:500 aman mana?

sama pergerakan per pip nilainya berapa?

M Singgih
22 JAN 2021

@ Hartono:

- … leveraage 1:200 sama 1:500 aman mana?

Kalau yang Anda maksudkan aman adalah ketahanan yang besar, maka semakin tinggi leverage ketahanan akan semakin besar karena leverage tinggi leverage maka margin atau jaminan yang dibutuhkan akan semakin kecil. Untuk leverage 1:200 margin yang dibutuhkan adalah 0.5% dari nilai kontrak, sementara untuk leverage 1:500 margin yang dibutuhkan adalah 0.2%. Jadi dengan leverage 1:500 ketahanan modal Anda akan lebih besar.

- … kalau modal 500 dollar ,kita yang wajar kita main pakai lot berapa yang aman. dng leverage 1:200, …. sama pergerakan per pip nilainya berapa?

Diasumsikan Anda trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD). Dengan modal USD 500, maka Anda bisa trading dengan 0.1 lot atau mini lot. Dengan leverage 1:200 atau 0.5% dari nilai kontrak, maka margin yang dibutuhkan adalah sekitar: (USD 100,000) x 0.1 x 0.5% = USD 50. Ketahanan modal Anda adalah sekitar: (USD 500 - USD 50) / USD 1 = 450 pip. (Keterangan: USD 1 adalah nilai per pip untuk pair XXX/USD).

Aman
6 FEB 2021

Assalamualaikum Wr Wb,

Saya Mau tanya, kalau dana saya 10 jt, setiap hari saya gunakan 0.05 apakah aman, dan ketahanan saya berapa pips?
M Singgih
9 FEB 2021

@ Aman:

Modal Rp. 10 juta atau sekitar USD 714.28 (kurs USD/IDR hari ini 8 Februari 2021 = 14000).
Diasumsikan Anda menggunakan leverage 1:500 atau 0.2% dari nilai kontrak, dan trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD).
Jika Anda buy atau sell 0.05 lot pair XXX/USD, maka margin yang dibutuhkan sekitar: (USD 100,000) x 0.05 x 0.2% = USD 10.
Ketahanan modal Anda sekitar: (USD 714 - USD 10) / (USD 0.5) = 1408 pip.
Untuk pair XXX/USD, ketahanan 1408 pip cukup besar.

Keterangan:
USD 100,000 adalah nilai kontrak dalam trading forex.
USD 0.5 adalah nilai per pip atau pip value untuk 0.05 lot pair XXX/USD.

Rizal
14 MAR 2021

Maaf mau bertanya, jika modal saya 200$ dengan leverage 1:200 dan saya memulai trade di pair XAU/USD dengan lot 0.5, berapa margin call nya, dan berapa ketahanan PIP nya?

M Singgih
15 MAR 2021

@ Rizal:

Dana Anda USD 200. Jika Anda trading dengan leverage 1:200 atau 0.5% dari nilai kontrak, dan Anda buy atau sell 0.5 lot XAU/USD pada harga 1730.00, maka:
Margin = (harga XAU/USD) x besarnya lot x % leverage x 100. (Keterangan: 100 adalah nilai kontrak untuk 1 lot XAU/USD, yaitu 100 troy ounce).
Jadi margin yang diperlukan = 1730.00 x 0.5 x 0.5% x 100 = USD 432.5.

Dengan demikian untuk margin yang diperlukan saja dana Anda tidak mencukupi. Agar mencukupi, Anda bisa memperkecil besaran lot atau memperbesar leverage (misal 1:1000), atau keduanya. Jika ingin tetap dengan kondisi tsb, Anda harus menambah dana.

Salman
28 MAR 2021

Selamat mlm ...

Saya mau tanya dong bila deposit 1000 usd,dengan hitungan standart 1 lot = USD 100 000 dengan nilai 0.05 mk berapa pip kah ketahanan saya

Terimakasih

M Singgih
30 MAR 2021

@ Salman:

USD 100,000 adalah nilai kontrak standard untuk 1 lot. Mungkin maksudnya Anda trading 0.05 lot.

Dalam hal ini jika Anda trading padapair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD) maka nilai per pip untuk 0.05 lot adalah USD 0.5. Dengan demikian ketahanan modal Anda adalah sekitar: (USD 1,000) / (USD 0.5) = 2000 pip.

Jika Anda trading XAU/USD, maka nilai per pip untuk 0.05 lot adalah USD 0.05. Maka ketahanan modal Anda adalah: (USD 1,000) / (USD 0.05) = 20000 pip.



Kirim Komentar/Reply Baru
Pola Candlestick
Three Black Crows
Indikasi : Bearish Reversal
Akurasi :

Terdiri dari 3 candlestick dan semuanya berbentuk bearish panjang. Harga penutupan candlestick pertama, kedua, dan ketiga harus membentuk penurunan secara berturut-turut.

Apakah bisnis atau investasi pada P2P lending bagus untuk janga panjang? Dan butuh modal berapa jika ingin investasi di P2P lending?

Agung Subakti 48 3 Balasan

Kalau ada broker yang menuliskan spesifikasi akun seperti ini gimana ya pak ngartiinnya, saya masih kurang paham. Angka Margin Call 50% Dan Stop Out 30%. Mohon penjelasannya. Terima kasih

M Singgih 11 Apr 2021 10:19

@ Agung Subakti:

Margin Call level = 50%, dan Stop Out level = 30%.

Margin Level = (Equity / Margin total) x 100%

Dalam hal ini jika Margin Level mencapai 50% maka Anda akan terkena Margin Call, artinya Anda akan diberitahu untuk menambah dana tetapi Anda masih bisa terus trading.
Jika Margin Level telah mencapai 30%, maka Anda akan terkena Stop Out, yang mana proses trading akan secara otomatis dihentikan.

Maksud adanya Margin Call level dan Stop Out level karena broker tidak mau merugi, karena kalau posisi Anda terus minus dan jaminan (margin) Anda habis tetapi tidak dihentikan maka Anda akan berhutang pada broker, dan kalau tidak terbayar maka broker akan merugi.

 

Agung Subakti 12 Apr 2021 16:57

Setiap broker apakah beda-beda pak maksimal Margin Call dan Stop Outnya?

Kalo menurut bapak, akun trading seperti yang saya lampirkan itu bagus apa engga? Makasih

M Singgih 13 Apr 2021 10:29

@ Agung Subakti:


- Setiap broker apakah beda-beda pak maksimal Margin Call dan Stop Outnya?

Bisa berbeda.

- … Kalo menurut bapak, akun trading seperti yang saya lampirkan itu bagus apa engga?

Mengenai Margin Call level dan Stop Out level itu relatif, tidak ada patokan bagus atau tidaknya, sepenuhnya tergantung dari ketentuan masing-masing broker. Hanya saja semakin besar persentase Margin Call dan Stop Out level, maka jika Anda terkena Margin Call atau Stop Out, dana yang tersisa di akun Anda juga akan semakin besar.

 

Angki 31 1 Balasan

Kalau trading modal $2.500, lebih ideal leverage 1:500 atau 1:1000? Terima kasih

M Singgih 07 Apr 2021 20:01

@ Angki:

Dalam trading, tidak ada aturan baku untuk besarnya leverage yang ideal. Biasanya trader menggunakan leverage yang sedang, tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar. Dalam hal ini menurut saya pilih leverage yang sedang, yaitu 1:500.

 

Ahong 73 6 Balasan

Pak, misalkan saya punya uang 50 juta, dan pingin investasi saham jangka panjang minimal 10 tahun. Antara saham option dan index bagusan mana pak? Makasih

M Singgih 03 Apr 2021 15:51

@ Ahong:

Baik saham option maupun indeks saham merupakan produk derivatif (turunan) dari pasar saham. Keduanya tidak merepresentasikan kepemilikan dalam bentuk apapun atas saham suatu perusahaan.

Jika Anda trading saham option, maka Anda harus bisa memprediksi harga suatu saham akan naik atau turun dalam jangka waktu tertentu. Jika harga saham diprediksi akan naik, maka trader akan membuka opsi Call, dan jika diprediksi turun, trader akan membuka opsi Put. Untuk penjelasan lebih lanjut, silahkan baca: Apa Itu Option Saham (Stock Options) Dan Bagaimana Contohnya?

Jika Anda trading indeks saham, maka Anda harus bisa memprediksi indeks suatu bursa saham akan naik atau turun. Yang ditradingkan biasanya adalah indeks Hang Seng, Nikkei, Kospi, Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq. Baca juga: Mengenal Apa Itu Indeks Saham Dan Beragam Manfaatnya

Menurut kami, jika Anda ingin berinvestasi di pasar saham, sebaiknya investasi sahamnya (beli saham perusahaan yang prospeknya bagus). Tetapi kalau ingin trading di produk derivatif saham, menurut kami trading di indeks saham lebih mudah, karena naik turunnya indeks saham suatu bursa lebih mudah diprediksi atau dianalisa dibandingkan dengan prediksi akan naik atau turunnya suatu saham dalam jangka waktu tertentu.

Ahong 05 Apr 2021 14:09

Kalau beli saham perusahaannya langsung, risiko paling bahayanya apa pak?

Kata orang di forum, kalau main saham itu katanya lebih berisiko ya dibanding forex, apakah benar pak?

Dan satu lagi pak, kalau untuk orang Indo, apakah saham perusahaan yang bisa dibeli itu perusahaan orang Indo saja?

Terima kasih atas jawabannya🙏

M Singgih 07 Apr 2021 20:02

@ Ahong:

- Kalau beli saham perusahaannya langsung, risiko paling bahayanya apa pak?

Risikonya tentu saja kalau harga saham yang Anda beli turun, sehingga mengalami kerugian. Risiko yang lebih besar adalah kalau saham yang Anda beli di-delisting dari bursa. Oleh sebab itu sebelum membeli sebuah saham pelajari dulu fundamental perusahaannya.

- Kata orang di forum, kalau main saham itu katanya lebih berisiko ya dibanding forex, apakah benar pak?

Tidak juga. Menurut kami trading forex risikonya lebih besar karena menggunakan leverage tinggi dan juga fluktuasi pergerakan harganya lebih besar.

- kalau untuk orang Indo, apakah saham perusahaan yang bisa dibeli itu perusahaan orang Indo saja?

Kalau Anda trading di Bursa Efek Indonesia (BEI), maka Anda hanya bisa trading saham-saham perusahaan yang listing di BEI saja, yaitu perusahaan-perusahaan dari Indonesia saja. Tetapi jika Anda trading di bursa New York, maka Anda bisa trading saham-saham perusahaan yang listing di New York Stock Exchange (NYSE). Untuk trading di NYSE Anda harus mencari perusahaan pialang yang menawarkan trading di NYSE.

 

Oddie 12 Apr 2021 17:02

Untuk mahasiswa rekomendasi Saham yang seperti apa pak? Daripada uang buat jajan ga jelas mending buat beli saham..haha

M Singgih 13 Apr 2021 10:31

@ Oddie:

Kalau Anda pemain baru, kami sarankan untuk masuk pada saham-saham lapis pertama atau saham-saham blue chips seperti TLKM, BBCA, UNVR, dsb.
Penjelasan mengenai saham-saham blue chips, silahkan baca:
Alasan Saham Blue Chip Direbutkan Para Investor
Saham Lapis Satu, Dua, Dan Tiga Di Bursa Efek Indonesia

 

Nur Salim 13 Apr 2021 16:11

Kalau dengan saham yang di reksadana itu pak, apakah sama? Dan bagus mana dengan membeli saham perusahaan dengan beli saham di reksadana?

Irwansyah 55 3 Balasan

Apakah menggunakan strategi hedging pada trading kripto khususnya Bitcoin dengan pair lainnya, sangat disarankan?

Dan apa saja yang perlu diperhatikan ketika mau menggunakan strategi ini. Makasih

M Singgih 03 Apr 2021 16:28

@ Irwansyah:

Setahu kami semua mata uang kripto dikurs terhadap USD, seperti Bitcoin (BTC/USD), Litecoin (LTC/USD), Ethereum (ETH/USD). Jika satu mata uang kripto harganya naik, maka yang lain akan cenderung naik juga, dan sebaliknya jika harganya turun. Jadi pergerakan harganya cenderung searah.

Dengan demikian menurut kami tidak bisa menggunakan strategi hedging pada mata uang kripto seperti halnya di forex. Di forex ada pair yangkorelasi pergerakannya negatif, misal korelasi pergerakan antara USD/CHF dan EUR/USD negatif, tetapi di mata uang kripto korelasinya selalu positif.

 

Irwansyah 09 Apr 2021 16:48

Mungkin bisa dipermudah lagi pak istilah negatif dan positifnya...saya kurang menangkap masud bapak. Makasih

M Singgih 11 Apr 2021 09:43

@ Irwansyah:

Pada 2 pair, jika korelasi pergerakan harganya positif, maka jika harga pair pertama naik, maka harga pair kedua juga akan naik, dan sebaliknya jika harga pair pertama turun, maka harga pair kedua juga akan turun.
Jika korelasi pergerakan harganya negatif, maka jika harga pair pertama naik, maka harga pair kedua akan turun, dan sebaliknya jika harga pair pertama turun, maka harga pair kedua akan naik.

Kade 119 1 Balasan

Di web, saya menemukan ada 2 macam broker Legomarlet LLC teregulasi dan tidak. Ada yg bisa info, ATG kerja sama dengan broker yg mana?

legomarket.co atau legofxid.com?

Erik T 05 Apr 2021 23:52

Untuk Kade,


Dari laman resminya disini, broker LegoMarket LLC terlicensi oleh National Future Association (NFA) of St. Vincent and Grenadines (bukan NFA milik Amerika Serikat). Dimohon untuk lebih teliti dan berhati-hati. Demi keamanan dana, disarankan untuk menggunakan broker yang teregulasi oleh badan regulator terpercaya.


Semoga bisa membantu.

Sutaji 68 1 Balasan

Bang Erik yang terhormat,

Saya mau tanya,tolong dibalas lewat email saya. Apakah strategi breakout ini bisa saya terapkan setiap hari? Atau kah ada dasar khusus untuk penerapan nya? terimakasih bang Erik saya tunggu jawabannya di email saya..

Erik T 30 Mar 2021 13:32

Untuk Sutaji,


Strategi breakout atau bounce dapat digunakan untuk bertrading setiap hari. Karena pada dasarnya, teknik ini mengandalkan level-level support/resisten atau zona supply/demand sebagai titik acuan entry/exit posisinya. Mengenai bagaimana dasar dan penggunaan teknik ini, sudah saya jelaskan secara detail pada halaman ini.


Semoga bisa membantu.

Sodya 73 3 Balasan

Siang pak, mohon izin bertanya bagaimana cara menentukan open posisi pada gold hari ini?

M Singgih 31 Mar 2021 21:15

@ Sodya:

Silahkan baca analisa emas mingguan kami di sini.



Setelah pola falling wedge tidak terkonfirmasi, dari penunjukan indikator moving average, parabolic SAR, Bollinger Bands, ADX, MACD dan RSI, maka untuk jangka menengah panjang masih cenderung bearish, atau masih sell.

Sitompul 09 Apr 2021 16:43

Pak titik-titik itu indikator apa ya? Dan fungsinya buat apa?

M Singgih 11 Apr 2021 09:53

@ Sitompul:

Itu indikator parabolic SAR, yang menunjukkan arah trend pergerakan harga. Jika titik indikator parabolic SAR berada di bawah candlestick maka arah trend pergerakan harga sedang naik, dan jika titik indikator parabolic SAR berada di atas candlestick maka arah trend pergerakan harga sedang turun.

Aam Ridwan 119 1 Balasan

Sebenarnya resiko yang harus ditanggung trader yang menggunakan ATG (Autotrade Gold) itu apa saja ya?

Erik T 05 Apr 2021 23:42

Untuk Aam Ridwan,

Auto Trade Gold adalah sebuah robot trading (EA) yang khusus/berjalan baik untuk trading emas. Layaknya betrading dengan robot trading (EA), tentu ada resikonya sendiri. Berikut adalah beberapa resiko umum yang sering dihadapi oleh para pengguna EA:

  • Tingkat resiko besar (terlebih jika robot trading tersebut menggunakan strategi martingale)
  • Tingkat drawdown tinggi (biasanya robot dengan winrate rendah)
  • Umumnya tidak dapat menggunakan konsep money management/position sizing
  • Tidak ada filter news
  • Performa dari hasil masa lalu tidak bisa menjadi acuan jaminan performa di masa mendatang

Dengan kata lain, menggunakan robot trading-pun masih memiliki resiko. Sedangkan untuk resiko dari penggunaan robot Auto Trade Gold sendiri kami belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut dikarenakan kami belum menguji performa dari robot tersebut. Semoga bisa membantu.

Minta bantu penjelasannya suhu, 

Deposit 50$ akun mikro(1lot =1000) leverage 1:500, ketahanan nya brapa ya? Terima kasih 🙏

M Singgih 31 Mar 2021 20:54

@ Yusak:

Anda trading pada pair apa?

Jika Anda trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD), dan open buy atau sell sebesar 0.01 lot (atau 1 micro lot), maka ketahanan modal Anda adalah sekitar: (USD 50) / (USD 0.1) = 500 pip, yang mana USD 0.1 adalah nilai per pip untuk 0.01 lot pair XXX/USD.

Jika Anda trading pada pair XAU/USD, dan open buy atau sell sebesar 0.01 lot (atau 1 micro lot), maka ketahanan modal Anda adalah sekitar: (USD 50) / (USD 0.01) = 5000 pip, yang mana USD 0.01 adalah nilai per pip untuk 0.01 lot pair XAU/USD.

 

Ginting 08 Apr 2021 16:15

Memang beda pair bisa membuat banyak silisih perhitungan kah pak?

M Singgih 11 Apr 2021 10:04

@ Ginting:

Dalam perhitungan nilai per pip (pip value), antara pair XXX/USD, USD/XXX dan cross pair (XXX/YYY) berbeda.
Pengetahuan mengenai hal ini adalah dasar dalam trading
. Jika tidak mengetahui perhitungan nilai per pip, bagaimana Anda tahu nilai profit atau loss dari setiap posisi yang Anda buka?

 

Aaron Adrian 89 5 Balasan

Selamat siang,
Mau tolong infonya kak. Soegee Futures ini apakah badan investasi yang aman dan resmi gak yah?
Ini webnya: soegee-futures.online

Makasih.

M Singgih 25 Mar 2021 20:40

@ Aaron Adrian:

PT.Soegee Futures adalah broker yang telah teregulasi oleh Bappebti, jadi menurut kami aman.
Mengenai regulasi dari Bappebti untuk Soegee Futures bisa dibaca di halaman ini.

Soegee Futures

Kevin Sanjaya 26 Mar 2021 13:15

Pak domain webnya yang ditunjukin oleh kak @Aaron Adian tadi soegee-futures.online, berbeda dengan alamat domain yang tertera di halaman Bappebti yang pak Singgih tunjukan soegeefutures.com. Apakah memang masih sama perusahannya?

M Singgih 26 Mar 2021 19:47

@ Kevin Sanjaya:

Mengenai perbedaan alamat web tsb, sudah saya tanyakan langsung ke Soegee Futures via WA (no: 0813 6820 1548). Berikut screenshot chat saya:

Dari penjelasannya perusahaannya sama. Jika ada pertanyaan lebih lanjut, silahkan langsung menghubungi Soegee Futures dengan no WA di atas.
Terima kasih.

 

Kevin Sanjaya 31 Mar 2021 14:59

Tapi bukannya BTC di Indo di larang ya pak oleh BI? 

M Singgih 31 Mar 2021 20:28

@ Kevin Sanjaya:

Maaf, saya jadi bingung. Pertanyaan Anda ini masih berhubungan dengan Soegee Futures atau tidak ya??

Kalau mengenai legalitas trading Bitcoin (BTC), silahkan baca halaman ini.

Tolong lain kali kalau tanya mbok yang jelas..

Fery Indriyanto 103 3 Balasan

Mohon solusinya jika posisi terkunci seperti di bawah ini

Saldo                   =          3.444,18

Ekuitas                =             227,58

Margin bebas     =            127,58

Margin level (%) =            227,58

Margin                 =            100.00

 

XAUUSD, sell 0,1                                   - 472,60

1685,1-------> 1732,36

XAUUSD, sell 0.1                                  - 390,60

1693,3--------> 1732.36

XAUUSD, buy 0.2                                 - 2.230,8

1843,4---------> 1731,91

 

Mohon solusinya dan langkah apa yg harus saya lakukan,

M Singgih 24 Mar 2021 21:51

@ Fery Indriyanto:

Menurut saya tutup semua posisi atau realisasikan saja kerugian Anda.
Kuncian (lockingan) sudah belasan pip, kalau salah buka akan bisa menambah kerugian. Setelah semua posisi ditutup atau clear position, untuk selanjutnya bisa entry lagi, tetapi saran kami selalu gunakan money management, yaitu tentukan stop loss sesuai dengan resiko yang Anda sepakati, dan tentukan target profit dengan risk/reward ratio minimal 1:1.

Membuka kuncian (lockingan) tidak mudah, apa lagi yang jaraknya sudah belasan ribu pip seperti posisi trading Anda.

Pada dasarnya membuka locking sama saja dengan membuka posisi baru, dimana Anda harus bisa memperkirakan arah trend. Kalau meleset atau salah buka maka jarak kuncian akan bertambah lebar yang berarti kerugiannya akan tambah besar. Jadi lebih baik tutup semua posisi dan cari momentum untuk membuka posisi baru.

Namun jika tetap ingin membuka locking, amati trend harga saat ini. Misal saat ini sedang uptrend, maka closed semua (atau salah satu) posisi sell Anda, dan biarkan yang buy. Tetapi ketika nanti harga kembali turun hingga melebihi posisi saat Anda membuka locking, maka Anda harus lock lagi di harga tersebut karena kalau tidak kerugian Anda akan bertambah atau lebih besar dari sebelum membuka posisi locking.
Kalau harga berlanjut naik biarkan hingga setidaknya kerugian Anda yang di posisi sell (yang telah direalisasikan) tertutupi atau impas dengan profit yang didapat dari posisi buy.

Selengkapnya bisa Anda simak juga thread contoh cara membuka lockingan ini sebagai referensi lainnya.

Rofiq 26 Mar 2021 17:26

Penyebabnya posisi bisa terkunci seperti itu kenapa ya pak?

M Singgih 27 Mar 2021 00:21

@ Rofiq:

Pada kasus di atas, posisi yang terkunci (locking) maksudnya pada pair yang sama ada dua posisi yang berlawanan, yang satu posisi buy dan yang lain sell. Terjadinya locking karena trader sengaja membuka dua posisi yang berlawanan tersebut, dengan maksud ingin membatasi kerugian yang telah terjadi pada posisi sebelumnya.

Sebenarnya dengan membuka posisi yang berlawanan seperti pada kasus di atas trader tetap merugi, hanya saja belum direalisasikan. Memang trader bisa mencoba untuk membuka kuncian tersebut, tetapi tidak mudah karena harus bisa memprediksi pergerakan harga selanjutnya dengan tepat. Kalau meleset jarak kuncian akan bertambah besar yang berarti kerugian akan semakin besar.

Cara yang bijak sebenarnya menggunakan money management, yaitu memasang stop loss (SL) setiap kali membuka posisi.

 

Victor 164 1 Balasan

Master, mohon minta review untuk robot forex Auto Trade Gold. Terima kasih

Joko 22 Mar 2021 15:59

Sy sdh ikutan dr bulan Januari... So far bagus2 aja.. WD lancar..

Vincent 179 5 Balasan

Pak, money management kok sulit banget yaa..mesti kalo dihitung, dalam 10x trading, lossnya lebih banyak...hadeh

Mika 19 Mar 2021 16:57

Bener banget...ini yang saya alami sekarang. Jadi masih takut buat nyoba di akun riill...

Anggara 19 Mar 2021 16:59

Ya gpp gan, itu memang proses...dulu pas saya awal-awal belajar trading ya gitu. Masih sering loss, bahkan uang $100 lebih amblass...

Nikmati aja prosesnya, nanti kalo ketemu polanya pasti bisa profit kok..

M Singgih 23 Mar 2021 19:12

@ Vincent:

Profit atau loss tidak ditentukan oleh penerapan money management, tetapi ditentukan oleh sistem trading yang digunakan, termasuk di dalamnya strategi entry dan exit.

Money management gunanya untuk mengendalikan risiko dan mengatur risk/reward ratio agar dalam jangka panjang hasil trading Anda bisa profitable. Money management terutama digunakan untuk menentukan ukuran lot dengan position sizing.

Untuk keterangan lebih lanjut silahkan baca:

Ulum 05 Apr 2021 14:22

Bila saya modal trading $600, berapa persen dari modal yang seharusnya dikeluarkan pada saat membuka posisi?

M Singgih 07 Apr 2021 20:08

@ Ulum:

Mungkin maksudnya berapa persen dari modal yang harus dirisikokan, atau risikonya berapa persen dari modal atau equity.

Mengenai hal ini, trader yang berpengalaman merekomendasikan besarnya risiko sebaiknya antara 1% hingga 5% dari modal atau equity.

 

Bimo 69 1 Balasan

Pak akun saya ini kenapa ya kok kalo login selalu gagal dan ada keterangan invalid login. Apakah akun saya kena hack? Soalnya kapan hari ada email masuk password sudah diganti, padahal saya tidak pernah melakukan itu.

M Singgih 23 Mar 2021 18:03

@ Bimo:

Mengenai hal tsb, silahkan Anda tanya langsung ke broker.

 

Marsiani 196 3 Balasan

Pak, klo saya menggunakan modal awal 200$ dengan leverage 1:500 berapa lot yang aman untuk di buka?

M Singgih 19 Mar 2021 14:51

@ Marsiani:

Dengan modal USD 200, jika Anda trading pada pair XXX/USD (EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD, NZD/USD) maka bisa trading dengan akun micro dengan besaran minimal 0.01 lot. Dengan demikian ketahanan modal Anda adalah sekitar (USD 200) / (USD 0.1) = 2000 pip, yang mana USD 0.1 adalah nilai per pip untuk 0.01 lot pair XXX/USD.

Jika Anda trading pada pair XAU/USD, Anda juga bisa trading dengan besaran minimal 0.01 lot. Dengan demikian ketahanan modal Anda adalah sekitar (USD 200) / (USD 0.01) = 20000 pip, yang mana USD 0.01 adalah nilai per pip untuk 0.01 lot pair XAU/USD.

 

Amar Maruf 25 Mar 2021 17:20

Apakah leverage pada yang digunakan bisa diubah? Misalnya sekarang menggunakan 1:500 pada saat modal masih $500, tapi ketika modal saya sudah jadi $1000, saya ingin mengubah leverage saya jadi 1:200. 

M Singgih 25 Mar 2021 20:46

@Amar Maruf:

Setahu kami leverage bisa diubah, dengan cara menghubungi broker. Proses perubahannya juga cepat.

 

Zulhelmi 105 3 Balasan

Waktu pada MT4 broker satu berbeda 1 jam dengan yang lain. Apakah memang demikian? Apakah watu pada mt4 setiap broker sama?

M Singgih 15 Mar 2021 19:44

Waktu yang ada pada platform MT4 untuk setiap broker kadang-kadang memang berbeda. Ini disebabkan oleh letak server dari broker yang bisa berbeda-beda.

 

Randu 19 Mar 2021 14:16

Apakah waktu servernya mengikuti jam Indonesia? Daerah saya menggunakan waktu WITA...apa perlu setting manual pak?

M Singgih 21 Mar 2021 03:49

@ Randu:

- Apakah waktu servernya mengikuti jam Indonesia?

Tidak, tetapi mengikuti zona waktu server broker.

- Daerah saya menggunakan waktu WITA...apa perlu setting manual pak?

Kalau platform Metatrader tidak bisa diubah setting waktunya. Jadi kita harus tahu selisihnya dengan waktu di lokasi kita.

 

Lutfi 109 1 Balasan

Cara menjadi sub Ib gimana ya?

M Singgih 15 Mar 2021 19:41

@ Lutfi:

Untuk menjadi IB, silahkan langsung menghubungi broker yang menawarkan IB. Biasanya Anda harus menjadi nasabah broker tersebut.

 

Ibnu Kamil 200 3 Balasan

Kan banyak tuh kasus penipuan broker lokal, nasabahnya bilang kalau modalnya tiba2 raib. Nah, padahal di brokernya kan bilang kalau ada segregated account, yang uangnya diawasi oleh bappebti dan katanya brokernya sendiri aja ga bisa menggunakan uanh nasabah tersebut. Namun kenapa uang nasabah bisa hilang sampai ratusan juta di broker lokal? Apakah segregated account itu hanya gimik?

M Singgih 13 Mar 2021 14:20

@ Ibnu Kamil:

Mengenai modal yang tiba-tiba hilang dengan sendirinya, kami belum pernah tahu kalau ada kejadian seperti itu. Setahu kami kejadian yang biasanya merugikan klien adalah modal yang berkurang banyak setelah ditradingkan oleh orang lain, dalam hal ini terkena margin call (MC) dan klien disarankan untuk menambah modal.

 

Ibnu Kamil 16 Mar 2021 16:26

Kalo "orang lain"nya itu dari marketing broker terkait, apakah saya bisa melaporkan broker tersebut ke pihak berwajib?

Soalnya dia mengiming-iming bakal ada profit yang secara rutin dilaporkan. Namun sampai 3 bulanan lebih lost kontak. Dan akun saya tidak bisa diakses.

M Singgih 17 Mar 2021 16:21

@ Ibnu Kamil:

Mengenai hal tsb, setahu kami bisa diadukan ke Bappebti selaku pengawas perusahaan broker, jika broker tsb memang telah teregulasi oleh Bappebti, dengan disertakan bukti-bukti.

 

Cahyo Kumolo 250 2 Balasan

Luar biasa ceritanya, yang jelas kalau join gunakan uang nganggur aja. 

Pendapat saya kalau ada investasi model begini mendingan langsung ikut diawal munculnya dan pasti cuannya banyak, tapi kalau ikut di tahun ke-2 mendingan jangan karena bisa jadi modalmu amblas.

David 10 Mar 2021 17:26

siapa bilang, dari tahun 2018 sampai sekarang masih ok ok saja, bahkan mau bikin gedung baru.

Dartum Kusuma Atmaja 24 Mar 2021 09:38

Senganggur nganggur nya uang suatu saat perlu jg, intinya kalo ingin trading/investasi saham sudah siap hal terburuk.

Kalo ragu mending gak usah.