Indikator

Cara Memilih Indikator Forex Terbaik
Wiji Purnama     17 May 2017
Dari sekian banyak indikator teknikal yang bisa digunakan, bagaimana cara memilih indikator forex terbaik sesuai kebutuhan Anda?
7 Indikator Ampuh Untuk Trading
Linlindua     27 Feb 2021
Menggunakan indikator merupakan salah satu strategi teknikal untuk mengetahui saat keluar-masuk pasar paling ideal. Mari simak 7 indikator paling ampuh yang sering digunakan para trader berikut ini.
5 Indikator Bitcoin Terbaik Versi Para Pakar
Nandini     13 Jun 2021
Indikator teknikal rupanya tak hanya digunakan untuk trading forex atau saham saja. Di pasar Bitcoin, Anda juga bisa memanfaatkan beberapa indikator Bitcoin terbaik menurut para pakar berikut ini.
Kamus
Indikator Ekonomi

Data statistik yang digunakan oleh analis dan pelaku pasar untuk mengetahui kondisi ekonomi terkini maupun memproyeksikan peluang ekonomi di masa depan. Indikator ekonomi juga dapat digunakan untuk menentukan sehat-tidaknya perekonomian suatu negara.

Indikator Teknikal

Alat yang dibuat berdasarkan perhitungan matematis atas histori harga, volume, atau minat pasar terhadap sebuah instrumen investasi atau kontrak keuangan. Penggunaan indikator teknikal bertujuan untuk memprediksi pergerakan harga di masa depan.

Forum

Kumpulan Forum @inbizia #indikator

abraham   31 May 2015

permisi pak, saya mau tanya bagaimana cara menggabungkan indikator MACD dan MA agar menjadi satu. dulu kayaknya cukup di drag bisa sekarang kok enggak bisa? terimakasih.

basir   5 Dec 2013

Coba download MT4 IBFX.COM.AU, disana banyak indikator yang sudah digabung (oplosan), seperti yang anda harapkan.

Thanks.

m singgih   5 Aug 2015

@ aminur:
Caranya (pada platform Metatrader):
1. Tampilkan indikator MACD
2. Masuk ke: View - Navigator - Indicators - Trend - Moving Average
3. Drag & drop ‘Moving Average’ ke window indikator MACD
4. Setting indikator Moving Average tsb sesuai dengan keinginan, dan pilih Apply to : Previous Indicator’s Data
5. Klik ‘OK’
Berikut contoh tampilan simple moving average (sma) 55 pada indikator MACD:



Semoga bisa membantu.

basir   3 Jun 2015

Ada kemungkinan indikator yang anda gunakan berbeda dengan indikator yang dulu dipakai. Dan untuk sekarang platfom / mql berbeda, dulu mql4, sekarang Mql5.

Thanks

basir   3 Jun 2015

Tambahan,

Biasanya, Kalau mau gabungin beberapa indikator dalam satu windows, caranya pasang indikator pertama, kemudian buka jendela navigator. Lalu drag indikator yang ingin digabung ke jendela indikator yang pertama.

Indikator yang akan digabung harus dari jendela navigator, bukan dari menu indicators.

Thanks.

arvindo   3 Jun 2015
ada yang menyebutkan kalau nggak semua indikator bisa digabungkan dalam 1 window. kira2 indikator mana saja yg bisa & nggak bisa? dan kenapa bisa ada yg nggak bisa digabungkan?
tx
basir   5 Jun 2015

Untuk hal ini perlu dicoba satu persatu. menurut kami bisa digabungkan, jika tidak kemungkinan terjadi penumpukan.

Thanks

m singgih   10 Jun 2015

@ abraham:
Bisa Pak, ini contoh penggabungan MACD dengan MA (dalam hal ini simple moving average atau sma), masing-masing untuk MACD traditional (dalam bentuk kurva dan + OSMA) dan MACD dari MT4 (dalam bentuk histogram).



Caranya: pertama tampilkan indikator MACD, kemudian masuk ke View - Navigator - Indicators - Moving Average, kemudian drag ke window indikator MACD, dan pada kolom “Apply to” pilih yang “Privious Indicator’s Data”.

          


m singgih   10 Jun 2015

@ arvindo:
Setahu saya semua indikator yang ditampilkan di window dibawah chart harga misalnya ADX dan indikator oscillators (RSI, CCI, stochastics) bisa digabungkan dengan indikator yang biasanya ditampilkan di chart harga misalnya moving averages, Bollinger Bands, Standard Deviation dan Envelopes. Memang ada yang tidak bisa digabungkan misalnya indikator ichimoku, tetapi indikator yang simple dan umum digunakan rata-rata bisa digabung.
Memang ada yang tidak bisa digabungkan dengan pertimbangan kegunaannya, misalnya apa gunanya mengukur titik-titik parabolic SAR dari indikator RSI?


Eko S   31 Dec 2018

Saya tadi juga mencoba menggabungkan indikator stochostic dgn bolinger band masih tetap gak bisa.... Ada cara lain gak pak

erik t   31 Dec 2018

Untuk Eko S,

Setau saya dulu memang bisa untuk menggabungkan beberapa indikator (misal Stochastic dengan Moving Average, RSI dengan P Sar, dll) didalam satu window. Namun kini setelah saya coba, hanya indikator tertentu saja yang dapat dikombinasikan ke dalam satu window. Apakah mungkin karena terdapat pembaruan dari sistem MQL atau bagaimana?Entahlah, saya tidak tau alasan pastinya kenapa kini tidak dapat menggabungkan beberapa indikator diluar chart window.

Indikator yang dapat digabungkan adalah indikator yang secara default memang diletakkan diluar chart window (window yang berisi grafik/candlestick harga). Indikator tersebut seperti ADX, AO, MaCD, OsMA, RSI, RVI, Stochastic, dll. Sehingga indikator tersebut dapat digabungkan dalam satu window. Misal, Stochastic dengan RSI. MaCD dengan RSI, ADX dengan MaCD, dll.

Sementara indikator yang secara default, penempatannya berada didalam chart window (seperti Bollinger Band, Fractals, Ichimoku, Moving Average, Parabolic Sar, dll) tidak dapat digabungkan dengan indikator manapun kecuali dengan sesamanya. Sehingga kini penggabungan indikator Stochastic atau RSI dengan Moving Average diluar chart window sudah tidak memungkinkan lagi.

Namun pada versi Meta Trader mobile (Android atau iOS), Anda masih dapat menggabungkan indikator apapun di dalam satu window (baik didalam atau diluar chart window).

Semoga bisa membantu.

Rendy Shahputra   8 Oct 2019

@Eko bisa mas, saya udah coba di laptop semua bisa digabungkan ikuti seperti contoh yg dilakukan Master @m singgih kayaknya master @m singgih tau segalanya tentang trading forex kayak lampu aladin, apapun pertanyaan pembaca pasti dijelaskan dengan detail, mantap Master, saya mewakili newbie-newbie mengucapkan Terima kasih banyak buat para master-master semuanya. Salam Profit.

aan   4 Mar 2020
terima kasih info untuk menggabungkan indikator
newbie   5 Jun 2021

Terimakasih banyak untuk pertanyaan dan jawabanya pak

Mary   30 Dec 2021

Sudah dicoba di Laptop dan bisa, bagaiaman kalo di HP Android, ato Iphone?

Erik T   31 Dec 2021

Untuk Mary,

Penggabungan dua indikator juga bisa dilakukan pada platform mobile. Caranya pun juga hampir sama seperti yang ditunjukkan diatas. Hanya saja di platform mobile terbilang lebih mudah/simple, Anda hanya pelu tap tombol tambah indikator (f+) pada window indikator yang ingin Anda gabungkan.

M Singgih   5 Apr 2022

@ Andrean:

|Amati kurva MACD dan kurva sinyal. Jika kurva MACD berada di atas kurva sinyal, maka sentimen sedang bullish, sebaliknya jika kurva MACD berada di bawah kurva sinyal, maka sentimen sedang bearish. Pada indikator MACD bawaan platform Metatrader, kurva MACD direpresentasikan dengan histogram.

Untuk penjelasan cara membaca indikator MACD yang lebih lengkap, silahkan baca:
Cara Membaca Indikator MACD Berdasarkan 4 Macam Fungsinya

 

Nur Salim   27 Apr 2022

@Farida Ayu:

Selamat malam, untuk penggunaan MACD dan MA secara bersama-sama dalam sebuah sistem tentu saja memungkinkan bu. Cara penggunaannya ibu juga sudah tidak salah. Hanya saja mungkin untuk sedikit mempercepat sinyal yang dihasilkan, untuk posisi Buy contohnya, ibu tidak perlu menunggu Histogram MACD untuk Cross level 0. Kalau menunggu hingga Cross level 0 memang akan sedikit terlambat Timing masuk marketnya. Ibu bisa coba salah satu pendekatan berikut:

1. Value Histogram MACD meningkat

Jadi daripada menunggu hingga histogram MACD Cross level 0, ibu bisa menggantinya dengan menunggu value dari histogram tersebut meningkat. Jika tertarik dengan metode ini ibu bisa baca lengkap pada buku Trading For Living karangan Dr. Alexander Elder. Beliau secara aktif menggunakan MA dan MACD sebagai filter dari trend dan kapan posisi harus dibuka. Secara visualnya adalah sebagai berikut:

macd-value

Penjelasan: MACD pada dasarnya juga bisa digunakan untuk mengukur kekuatan trend. Oleh karena itu, jika terjadi penambahan atau pengurangan value, maka di sana sebenarnya terpampang kondisi kekuatan trend saat itu. Semisal value di bawah nilai 0 dan mengalami peningkatan, hal ini menandakan bahwa kekuatan pergerakan turun sedang berkurang saat ini. Contoh yang lain adalah value berada di atas nilai 0 dan mengalami peningkatan, hal ini menandakan bahwa kekuatan pergerakan naik sedang bertambah. Jadi ibu tidak perlu menunggu untuk value Cross level 0 terlebih dahulu untuk mengambil keputusan.

2. Mengamati Crossing Signal MACD

Cara lain yang bisa ibu gunakan adalah dengan mengamati Signal Line pada MACD. Mirip dengan histogram di atas, Crossing ini biasanya terjadi sebelum histogram MACD mampu Cross level 0. Sehingga posisi bisa dibuka dengan risiko yang lebih baik. Untuk lengkapnya ibu bisa mencoba membaca artikel kami tentang Scalping dengan MA dan MACD berikut. Meskipun pada artikel tersebut dibahas perihal Scalping, namun strategi tersebut bisa digunakan pada time frame berapapun dengan baik.

Semoga bisa sedikit mencerahkan, terima kasih atas pertanyaannya.

Farida Ayu   27 Apr 2022

mohon ijin minta petunjuk, apakah MA dan MACD bisa digunakan bersama-sama? Saat saya coba praktekkan untuk Buy saat harga di atas MA lalu MACD naik ke atas level 0, tapi harga terkadang sudah terlalu tinggi dan akhirnya koreksi. Apakah penggunaan tersebut sudah tepat? Jika tidak bagaimana ya cara yang betul dalam menggunakan kombinasi keduanya?

andrean   4 Apr 2022

Bagaimana cara mudah membaca indikator MACD?

aminur   5 Dec 2013

master, ane mau tanyak nich..
cranya untuk memasukkan indikator menggabungkan indikator MA ke dalam Indikator MACD tu gimana ya master....
terimakaish sebelum dan sesudanya,.. jawabannya saya tunggu

Reply >Lihat[20]
Adnan   4 May 2019

Saya mencoba untuk trading emas, timeframe daily, modal sekitar 500 USD. Baiknya pakai indikator apa ya master? 

M Singgih   24 Feb 2021

@ Iwan:

Biasanya trader menggunakan EMA dengan parameter 21, 34, 50, 55, 89, 100, 144 atau 200. Tidak hanya untuk XAU/USD, tetapi juga untuk pair-pair lainnya.

 

Iwan   11 Mar 2021

Terus biasanya diapasangkan dengan indikator apa pak? Kebetulah saya pengguna time frame m30. Mohon rekomendasinya

M Singgih   11 Mar 2021

@ Iwan:

Bisa dikombinasikan dengan indikator trend seperti parabolic SAR, Bollinger Bands, ADX, dan indikator momentum seperti RSI atau stochastic, untuk mencari saat entry yang tepat.

 

M Singgih   2 May 2021

@ Kang Tejo:

Trading  pada pair apapun sebenarnya sama. Yang diperlukan adalah analisa yang tepat dan komprehensif  (menyeluruh / mencakup semua aspek). Biasanya trader menerapkan analisa teknikal, fundamental dan analisa sentimen pasar. Untuk memutuskan entry di gunakan analisa sentimen pasar dengan mengamati price action, yang dikonfirmasikan dengan penunjukan indikator teknikal.  Jika faktor fundamental mendukung, entry bisa dilakukan. Tetapi jika Anda trader jangka pendek atau main scalpingan, cukup memperhatikan sentimen pasar dan indikator teknikal.

Untuk itu Anda harus punya sistem trading yang profitable dan sudah teruji di akun demo. Sistem trading terdiri dari metode entry dan exit, strategi entry dan money management.

Metode entry dan exit menggunakan analisa teknikal, strategi entry bisa berdasarkan analisa teknikal dan analisa fundamental, sedang pengaturan money management terdiri dari risk management dan risk/reward ratio setiap kali entry. Metode entry dan exit yang umum adalah kombinasi antara price action dan indikator. Misal terjadi bullish engulfing dan pada saat yang bersamaan kurva indikator MACD diatas kurva sinyal, maka bisa entry dengan open buy, dsb.

Strategi entry adalah cara yang Anda gunakan untuk entry. Untuk strategi entry yang berdasarkan analisa teknikal misalnya entry ketika pasar trending (strategi breakout), atau ketika terjadi bouncing (strategi buy the dip / sell the rally). Strategi entry yang berdasarkan analisa fundamental adalah entry beberapa saat setelah rilis news data berdampak tinggi.

Strategi mana yang Anda pilih tentunya tergantung dari keinginan dan kecocokan Anda, dan sebaiknya disesuaikan dengan type kepribadian Anda. Misal jika Anda cenderung agresif maka sebaiknya memilih strategi breakout, bukan strategi buy the dip sell the rally.

- Uji sistem tersebut dengan backtest (ditest pada kondisi pasar yang telah lewat) dan atau forward test (ditest pada kondisi pasar sekarang di akun demo), dan lihat persentase profitnya. Kalau persentase profit kurang dari 50% benahi lagi sistem tersebut.
- Buat rencana trading yang jelas, lengkap dengan kriteria untuk entry dan exit, resiko per trade dan risk/reward ratio.
- Jalankan rencana trading tersebut dengan disiplin, dan kendalikan emosi sewaktu trading. Rencana dan proses dalam trading seharusnya tidak dipengaruhi oleh emosi.
- Buat jurnal trading untuk evaluasi. Benahi mana yang kurang dan tingkatkan persentasie keuntungannya.

Kang Tejo   4 May 2021

Apakah bapak juga membuka kursus trading atau punya group di sosmed? Kalau boleh tahu, minta infonya dong pak, saya mau join pak buat belajar.

M Singgih   6 May 2021

@ Kang Tejo:

Saya pribadi tidak mengadakan kursus trading dan juga tidak punya group di sosial media. Untuk mempemudah proses belajar, silahkan Anda belajar di forum-forum online. Biasanya, pada forum-forum seperti itu ada banyak master trader yang siap membantu trader baru seperti Anda. 

M Singgih   30 May 2021

@ Erisugi:

- Di atas sdh dsebut settingan untuk ema …

Di atas yang sebelah mana ya?

- …. sedangkan untuk osma dan macd se tingan brapa yg baik untuk scalping gold?

Untuk MACD biasanya digunakan setting defauklt, yaitu: 12, 26, 9.
Baca juga: Trading Dengan Indikator MACD

OSMA adalah MACD – signal. Jadi settinnya tergantung dari setting MACD.

Fino Bastian   17 Jun 2021

Kalau setingan periode MACD terlalu besar sedangkan time frame yang kita gunakan kecil, apa pengaruhnya kak?

M Singgih   18 Jun 2021

@ Fino Bastian:

Pada time frame berapapun, dianjurkan untuk menggunakan setting MACD default yaitu 12, 26, 9. Jika setting diubah, akurasinya akan berubah juga (kurang akurat). Untuk selengkapnya, silahkan Anda simak di ulasan trading dengan indikator MACD.

M Singgih   11 May 2022

@ Raihan Yaulal:

Cara trading pada emas (XAU/USD), forex maupun instrument lainnya dengan metode price action sama saja, karena mengandalkan pengamatan pada formasi candlestick yang terbentuk maupun pola-pola pada chart (chart pattern) sebagai sinyal untuk entry.

Meski demikian, sinyal yang diberikan oleh price action sebaiknya dikonfirmasi juga oleh indikator teknikal sebagai konfirmasi. Jika indikator teknikal tidak mengkonfirmasi, maka kemungkinan sinyal dari price action  tsb tidak valid atau salah.

Sinyal dari price action bisa berupa candle tunggal seperti pin bar, doji, hammer dsb, double candle seperti bullish / bearish engulfing, triple candle seperti morning star atau evening star, pola yang terbentuk dari beberapa candle seperti head and shoulders dsb.

Untuk penjelasan mengenai bagaimana trading dengan price action, silahkan baca:
Trading Dengan Metode Price Action
Teknik Price Action, Metode Trading Sederhana Yang Dapat Diandalkan

 

Nur Salim   17 May 2022

@Suci Asti:

Meskipun bentuknya berupa Histogram, kedua indikator dihitung dengan nilai yang berbeda bu. Histogram pada Awesome Oscillator dihitung dengan cara yang sama dengan Histogram yang ada pada indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) yaitu berdasarkan jarak antara 2 buah nilai Moving Average serta posisi dan Crossover keduanya. Perbedaannya di AO, nilai pengaplikasian MA menggunakan nilai Median, sedangkan pada MACD menggunakan nilai Close.

Histogram pada OsMA sendiri sedikit berbeda. OsMA dihitung dengan menggunakan indikator MACD, histogramnya sendiri dibentuk dari jarak sinyal histogram MACD dengan garis sinyal Moving Average pada indikator MACD.

Apa Beda Ao Dan Osma

Ananta   5 May 2019

Halo pak,

Untuk trading emas, Anda bisa memanfaatkan indikator Fibonacci dan RSI. Caranya:

1. Gunakan Fibonacci Retracement untuk menemukan level SnR. Level-level Retracement yang penting diperhatikan adalah 23.6%, 38.2%, 50.0% dan 61.8%.

2. Gunakan RSI sebagai untuk mengkonfirmasi.

Metode kombinasi ini bisa diterapkan pada semua time frame trading dengan Risk/Reward Ratio minimal 1:2.

Selain menggunakan Fibonacci dan RSI, Anda juga bisa mencoba Scalping dengan memanfaatkan indikator EMA dan Stochastic. Untuk Scalping gold ini, Anda hanya butuh 1-15 menit.

Untuk penjelasan disertai ilustrasinya, bisa cek di artikel "Cara Trading Gold Yang Menguntungkan Dan Mudah Dipraktikkan"

Raihan Yaulal   10 May 2022

bagaimana strategi trading emas dengan menggunakan Price Action?

Suci Asti   17 May 2022

saya baru belajar tentang AO kemarin, dan saya baru tahu kalau ternyata dia dibentuk dari Moving Average sama seperti OsMA. Jadi apa sebenarnya perbedaan keduanya hingga harus menjadi indikator yang berbeda jika hanya periodenya yang berbeda?

iwan   21 Feb 2021

Halo, settingan EMA yg tepat untuk GOLD di time frame h1,h4 & daily? Saya swing trading. Makasih

Erisugi   26 May 2021

Di atas sdh dsebut settingan untuk ema...sedangkan untuk osma dan macd settingan brapa yg baik untuk scalping gold?

Mksih 🙏

Kang Tejo   30 Apr 2021

Kenapa trading di Gold sangat susah profit? Kasih bocoran tips dan trik main di gold dong pak...akun saya babak belur teruss.😭😭

XAU/USD

Reply >Lihat[17]
Mulyono   21 Apr 2022

Apakah kurva middle BB harus cross dengan SMA, contoh jika buy curva SMA harus dibawah Middle BB setelah itu melihat harga candle di atas middle BB

Begitu juga sebaliknya jika sell SMA diatas middle BB setelah itu melihat harga candle dibawah Middle BB

 

M Singgih   25 Apr 2022

@ Mulyono:

Kurva middle band indikator Bollinger Bands (BB) biasanya digunakan sebagai konfirmasi arah pergerakan harga (bullish atau bearish), bukan sebagai sinyal untuk entry. Fungsi utama BB adalah untuk melihat volatilitras pergerakan harga berdasarkan lebar atau sempitnya jarak upper bands dan lower bands. Secara default middle band indikator BB adalah SMA periode 20.

Jika Anda menggunakan SMA dengan periode tertentu yang tidak sama dengan periode middle band BB (SMA20), maka bisa dikonfirmasi dengan middle band BB, tetapi untuk entry sebaiknya berdasarkan price action yang terbentuk baru dikonfirmasi dengan indikator SMA dan middle band BB.

Untuk penjelasan mengenai indikator Bollinger Bands, silahkan baca:
Cara Menggunakan Indikator Bollinger Bands

 

Reply >Lihat[1]
Komentar

Kumpulan Komentar @inbizia #indikator

  Anna Maria   |   18 Dec 2013   |   Reply   |   Artikel
tolong di bahas cara memasukan indikator didalam indikator : cth kita buka CCI tapi di dalam cci itu kita mau masukan bollinger band ada caranya kah??
  Mr X   |   30 Aug 2014   |   Reply   |   Artikel
semakin besar time frame memang membutuhkan indikator dengan setingan yang kecil, sebaliknya TF yang kecil membutuhkan seting indikator yang lebih besar. karena hal ini untuk menutupi kekurangan masing-masing. TF kecil dan indikator dengan seting kecil memiliki kemungkinan false yang lebih besar begitujuga sebaliknya. namun kita juga bisa menyesuaikan dengan gaya trading kita. kita bisa juga menjadi Long term trader pada TF M1 dengan memperbesar setingan MA sampai 1000, mungkin. just my opinion bro
  M Singgih   |   3 Jan 2016
@Mr X:
Periode waktu RSI yang dianjurkan oleh pembuatnya (Welles Wilder) adalah 14 days, yaitu digunakan pada chart daily dengan periode 14. Menurut Wilder settingan tsb adalah yang paling akurat. Tetapi dalam prakteknya ada yang menggunakan periode 9 dan 25 dan pada time frame yang lebih rendah atau lebih tinggi dari daily. Perlu diketahui semakin besar periode (misal periode 1000) maka akan semakin kurang akurat karena RSI termasuk indikator yang lagging atau cenderung lambat dalam merespons.
  Andri   |   18 Jul 2019   |   Reply   |   Artikel

jika konfirmator open posisi di ganti dgn indikator MACD bagaimana?

  M Singgih   |   22 Jul 2019

@ Andri:
Bisa saja. MACD banyak digunakan sebagai konfirmasi arah trend, sementara stochastic atau RSI adalah konfirmasi momentum untuk membuka posisi. Saran kami, disamping konfirmasi trend, sebaiknya juga menggunakan indikator yang menampilkan momentum seperti pada indikator jenis oscillator (RSI, stochastic, CCI).

  Kurniawan   |   9 May 2020   |   Reply   |   Artikel
Hai admin, saya adalah newbie yang masih belajar teori dasar forex dan ada yang ingin saya tanyakan dibagian pelajaran tentang MACD ini;
  • Nilai default parameter MACD yakni slow EMA=26, fast EMA=12 dan SMA=9, apakah setingan nilai parameter tersebut bisa digunakan di semua timeframe ketika trading ?

  • Ataukah jika memakai timeframe tertentu maka ada nilai parameter tertentu pula agar indikatornya lebih akurat?

  • Dikatakan indikator ini bisa digunakan untuk melihat kapan sinyal untuk buy-sell lewat adanya momentum oversold & overbought. Lalu apakah sinyal dari indikator MACD sudah cukup untuk bisa digunakan ataukah ada indikator lain yang juga bisa digunakan untuk memperkuat konfirmasi sinyal buy-sell tersebut ? jika ada, lalu indkator apakah yang bisa digunakan untuk memperkuat sinyal konfirmasi dari MACD?

  • Saya sudah instal aplikasi MetaTrader 4 dari broker FBS dan baru melihat apa aja yang ada di dalam aplikasi tersebut karena saya juga belum mengerti caranya untuk trading. Namun ketika mencoba memunculkan indikator MACD, koq tidak nampak indikator MACD + OSMA seperti di atas ya? Bagaimana cara memunculkannya? Karena yang ada hanya indikator MACD berupa garis signal + histogram MACD
  Eko H   |   17 Aug 2021   |   Reply   |   Artikel

intinya untuk memahami betul divergence ini, harus sering latihan dan melihat grafik, karena memang divergence ini akurasinya tinggi namun tetap sesuaikan dengan gaya trading masing-masing orang. Intinya tidak ada satu pun indikator yang pasti betul, karena saya sendiri tidak selalu melihat divergence selalu berhasil, namun memang akurasinya tinggi.

  Icham Ahsaid   |   14 Apr 2022   |   Reply   |   Artikel

indikator apa yang paling banyak digunakan oleh trader?

  Giri Eggi   |   14 Apr 2022

indikator Moving Average (MA), Moving Average Convergence Divergence (MACD) dan Relative Strength Index (RSI)

  Maulana Wisnu   |   19 Apr 2022

Price Action, MA, RSI, Stochastic dan MACD

Download Indikator
5 Indikator Scalping Terbaik untuk Trader Pemula
Nandini     16 Nov 2021
Ingin belajar scalping? 5 indikator scalping terbaik ini bisa digunakan dengan strategi yang sederhana dan cocok untuk pemula.
HFX Internasional Berjangka Buka Seminar Mingguan tentang Indikator
Nadia     21 Apr 2022
Seminar Zoom mingguan HFX kali ini akan mengupas Gabungan Indikator Bollinger Band dan Moving Average Strategi Entry Market.
Cara Menggunakan Indikator MACD untuk Day Trading
Kiki R     13 Apr 2022
Indikator MACD cukup bagus untuk digunakan dalam day trading karena berjenis oscillator momentum. Dalam market trending, indikator ini menunjukkan peluang entry dengan potensi risk/reward yang bagus.
Strategi Trading Menggunakan Indikator Gator Oscillator
Rida     12 Apr 2022
Gator Oscillator terkenal unik karena analoginya terhadap aligator sang hewan predator. Bagaimana cara menggunakannya dalam strategi trading?
Cara Menggunakan Indikator ADX untuk Mengetahui Kekuatan Trend
Kiki R     22 Mar 2022
Dengan mengetahui kekuatan trend lewat indikator ADX, trader bisa lebih baik dalam meminimalisir risiko dan menaikkan potensi profit.
#adx  #trend  
5 Indikator Pilihan untuk Analisa Cryptocurrency
Evan     17 Mar 2022
Mulai dari Moving Averages hingga Ichimoku Cloud, apa saja indikator untuk analisa cryptocurrency yang patut jadi pertimbangan Anda? Bagaimana penggunaannya?
Mengenal Sosok Pencipta Indikator Bollinger Bands
Cahyaning     25 Jan 2022
John Bollingger menciptakan Bollinger Bands sebagai indikator teknikal yang mengacu pada volatilitas harga. Siapakah sosok John Bollinger dan bagaimana kisah suksesnya?
Kirim Komentar Baru
Info Karir
Kontak Kami
Tentang Kami
Peraturan
Terms Of Use
Privacy Policy
Arsip