5 Indikator Scalping Terbaik untuk Trader Pemula

Nandini 16 Nov 2021Dibaca Normal 5 Menit
forex>indikator>   #indikator   #scalping   #trader-pemula
Ingin belajar scalping? 5 indikator scalping terbaik ini bisa digunakan dengan strategi yang sederhana dan cocok untuk pemula.

Saat masuk ke dunia trading, Anda akan disuguhi berbagai strategi yang bisa dicoba, salah satunya adalah scalping . Teknik scalping adalah gaya trading yang biasanya dilakukan dalam waktu singkat; bisa dalam hitungan jam, menit, atau bahkan detik.

Sekilas, scalping memang mirip dengan day trading . Namun, scalping biasanya hanya dilakukan di waktu tertentu, sementara day trading biasa dilakukan setiap hari. Para scalper biasanya hanya memanfaatkan momen-momen tertentu untuk menganalisis pergerakan.

Gaya trading scalping tidak begitu cocok untuk pemula, karena dibutuhkan keterampilan analisa dan pengaturan strategi. Akan tetapi, bukan berarti teknik ini tidak bisa dipelajari. 

Jika Anda masih tergolong pemula namun ingin mencoba teknik ini, bisa memanfaatkan indikator untuk membantu menyusun strategi agar bisa profit. Lantas, apa sih indikator scalping yang terbaik untuk pemula? Simak penjelasannya berikut ini.

 

1. Moving Average Untuk Scalping 

Siapa yang tidak tahu indikator Moving Average (MA)? Indikator yang satu ini dianggap sebagai favorit di kalangan trader. Indikator MA didesain simpel atau sederhana sehingga para pemula pun tidak akan kesulitan dalam mengaplikasikannya.

Untuk menggunakan MA, pilih dulu timeframe yang sesuai. Master Trader Alan Farley contohnya, mengkombinasikan SMA 5-8-13 pada chart 3 menit untuk mengidentifikasi tren.

scalping untuk pemula dengan MA

Garis SMA tersebut nantinya akan bergerak naik dan turun sesuai dengan chart yang terjadi. Apabila garis masih mendekati SMA 5 atau 8, tandanya tren masih kuat, namun jika mulai memasuki SMA 13, bersiaplah terjadi reversal.

Selalu ingat rumus klasik MA: jika MA yang rendah melintas ke yang MA tinggi atau bergerak ke atas, lakukan open buy; namun jika sebaliknya, lakukan open sell.

Di atas hanyalah contoh satu kombinasi Moving Average. Masih banyak contoh kombinasi lainnya seperti SMA-60 dengan Parabolic SAR, trio EMA-12, EMA-26, dan SMA-55, dan lain sebagainya.

Perlu diingat, indikator MA tidak selalu membawa profit karena rawan akan fake signal. Oleh karena itu, Anda harus selalu bersiap-siap jika harga tidak bergerak ke arah yang dikehendaki.

 

2. Scalping Dengan Bollinger Bands

Indikator populer lainnya untuk pemula adalah Bollinger Bands. Anda bisa menerapkan setting default dengan time frame 5 menit. Jika harga menyentuh lower band, lakukan buy, sementara jika harga mencapai upper band, maka lakukan sell. Di sini, Anda juga diminta untuk memasang nilai Stop Loss dan TP yang tipis, yakni 10:5 pip.

scalping bollinger band

Berbeda dengan indikator MA, indikator BB cocok diaplikasikan di pasar yang ranging/sideaways, dan justru akan merugikan jika dipakai pada pasar yang sedang trending.

 

3. Stochastic

Penggunaan indikator yang satu ini sangat berbeda dengan kedua indikator sebelumnya. Stochastic seringkali digunakan untuk pelengkap indikator lainnya, seperti Moving Average atau Bollinger Bands.

stochastic untuk scalping

Gambar di atas merupakan contoh pengaplikasian Stochastic dengan SMA-200. Kenapa menggunakan SMA-200? Alasannya, garis tersebut dianggap sebagai pembatas pasar bullish dan pasar bearish. Pengaturan indikatornya bisa diatur pada SMA-200 dengan time frame 5 menit dan Stochastic default (5, 3, 3).

Lalu bagaimana cara kita trading dengan kombinasi indikator di atas?

Jika pasar sedang bullish, lakukan buka posisi saat ada sinyal buy dari crossover Stochastic. Sebaliknya, jika pasar dirasa bearish, incarlah sinyal sell. Namun, Anda juga perlu memilih pair mata uang yang menguntungkan dan bergerak aktif untuk teknik scalping dengan indikator ini.

Simak Juga: Cara Membaca Indikator Stochastic Menurut 3 Macam Fungsinya

 

4. ADX

Indikator scalping terbaik lainnya yang bisa dicoba yaitu ADX. Sama seperti Stochastic, ADX ini bisa dikombinasikan dengan indikator lain, misalnya saja Moving Average.

ADX (Average Directional Index) merupakan indikator untuk mengukur kekuatan suatu tren. Anda bisa menggunakan ADX dikombinasikan dengan MA untuk analisa yang lebih efektif.

Untuk strateginya, pasang EMA-7 dan EMA-21 di time frame 15 menit, dan ADX DI+ serta ADX DI-. Hindari pasar sideways dan lebih baik trading dengan pair mayor.

Contoh penerapan strategi ADX dan Moving Average:

adx scalping

Anda bisa melakukan posisi buy jika EMA-7 naik ke EMA-21 dan ADX DI+ melintasi ADX DI- ke arah atas. Lakukan Exit buy jika dirasa sinyal sudah berbalik arah. Sebaliknya untuk melakukan sell, EMA-7 perlu menyeberangi EMA-21 dari atas dan ADX DI- juga melakukan pergerakan serupa terhadap ADX DI+.

Strategi di atas cukup simpel, bukan? Jika Anda mengetahui pasti fungsi indikator ADX dan MA, bukan tidak mungkin trading yang dimainkan akan profitable dan peluang Entry-nya menjadi lebih teruji.

 

5. MACD

Indikator MACD ini juga seringnya dikombinasikan dengan Moving Average oleh para scalper. MACD banyak digunakan karena bisa berjalan di semua time frame.

Untuk strategi scalping ini, ada dua time frame yang digunakan:

  • Acuan melakukan entry: time frame lebih rendah, bisa 1-jam, 30-menit, atau 15-menit;
  • Acuan arah trend: bisa 1-jam, 4-jam, atau harian.

Lalu bagaimana cara tradingnya? Pertama, kita ikuti panduannya terlebih dahulu, yakni dengan mencari arah trennya. Untuk mendeteksi tren, aturannya dijelaskan sebagai berikut.

  • Saat kurva bergerak naik di atas indikator EMA-55, artinya harga bergerak dalam uptrend dan trader bisa mencari peluang buy.
  • Saat kurva bergerak turun di bawah kurva EMA-55, artinya harga sedang downtrend dan trader perlu mencari peluang sell.

Langkah kedua, kita mesti menentukan momentum Entry. Time frame yang digunakan dalam penentuan ini tidak ada aturannya, semua tergantung pada kenyamanan trader.  Entry buy dilakukan saat kurva MACD memotong garis sinyal dari bawah ke atas dan histogram bergerak di atas level 0.00. Bisa disimpulkan bahwa uptrend kuat.

Scalping dengan MACD

Kemudian lakukan exit saat kurva MACD memotong garis sinyal dari atas ke bawah dan OsMA bergerak di bawah level 0.00. Saat itu, momentum tren sudah melemah dan kemungkinan harga bisa berbalik arah.

 

Tahukah Anda? ada juga juga scalper yang tidak memakai indikator sama sekali untuk meraup keuntungan di pasar forex, karena mereka bisa mengamati price action dan pola candlestick-nya. Bagaimana tips sukses trading scalping tanpa indikator? Simak di 3 Strategi Naked Trading Simpel Untuk Pemula.

Terkait Lainnya
 

Forum Terkait

 Husain |  1 Mar 2012

Salam Master, saya menyukai teknik scalping, indikator apa bagus di gunakan untuk teknik tsb dan apa yg di maksug dgn bearish divergence? Makasi atas jawabannya Master

Lihat Reply [41]

 Ayub |  20 Mar 2012

Apa sih teknik trading scalping yg bagus dan simpel

Lihat Reply [50]

 Hendi |  17 Jun 2017

Cara membaca indikator macd dan stochastic ketika berbeda arah karena apakah yang di utamakan stochastik atau macd terutama pada tf4 karena saya sering salah posisi pada saat transaksi mohon penjelasanya terimakasih.

Lihat Reply [5]

 Wisnu Hariadi |  23 Nov 2021

Kalao di forex kan ada teknik scalping. Apakah teknik tersebut bisa digunakan di trading saham?

Lihat Reply [3]

 Nenden Kusumawati |  2 Dec 2021

Selamat Siang...

Min...saya belajar trading otodidak berawal dr kekecewaan yg dilakukan oleh broker berjangka. Akhirnya saya cari tahu apa itu trading, dan langsung ketemu artikel inbizia. Mulai dari cara baca candlestick, dan arti dr setiap pola candlestick. Klo utk seusia saya 48th (emak2). Cara yg tepat utk melakukan entry bagaimana ya? yang sdh saya coba ketika Doji, morning star atau evening star. Adakah cara yg lebih tepat utk entry selain itu? Saya suka dg cara scalping M15 dan M30. Makasih...   

Lihat Reply [1]

 

Komentar @inbizia

Trader pemula sukanya langsung pengen buru-buru ke akun riil, kayak saya ini hehe. Baru tahu kalau harus latihan di akun demo sampai 6 bulan.... lamanya.....
 Newbie Trader |  19 Jan 2021
Halaman: Kesalahan Trader Pemula Paling Fatal Apa Sajakah Itu
seperti yang sudah diinfokan oleh Master
Untuk scalping menurut Master kurang cocok. Untuk scalping lebih cocok menggunakan analisa formasi candle stick, price action dengan kombinasi indikator moving average dan oscillator (RSI, stochastic)
 Nugraha |  24 Aug 2021
Halaman: Strategi Masuk Pasar Berdasarkan Breakout
Scalping adalah teknik trading yang menargetkan pips yang relatif kecil. Sedangkan news selalu menyebabkan pergerakan yang besar
Menurut saya, Trading dengan mengikuti News pada dasarnya hanya bagus jika digunakan untuk trading Intraday atau longterm
 Rasyaka |  12 Oct 2021
Halaman: Cara Sukses News Trading Untuk Trader Pemula
Halo Agung. Entry Sell/Buy dapat dilakukan bila ada konfirmasi pada indikator Stochasitic. - Entry Buy, dapat dilakukan jika candle bergerak di atas garis EMA, dan terjadi oversold di indikator Stochastic. - Entry Sell, dapat dilakukan jika candle bergerak di bawah garis EMA, dan terjadi Overbought pada indikator Stochastic. Disarankan sebelum menggunakan strategi ini, pastikan trader sudah menguji di akun demo terlebih dahulu. Terima kasih.
 Damar Putra |  21 Mar 2022
Halaman: Cara Scalping Menit Dengan Ema Dan Stochastic
Kalau berdasarkan artikel, indikator Ichimoku sudah bagus tanpa perlu ada tambahan indi lainnya, pak. Karena selain sudah cukup lengkap, tampilan Ichimoku sendiri sudah cukup memenuhi layar Anda, sehingga kalau ada tambahan indikator, bisa-bisa Anda jadi susah dan pusing sendiri.
 Sandy Pratama |  26 Apr 2022
Halaman: Indikator Pilihan Untuk Analisa Cryptocurrency
Pada dasarnya, setiap pola candlestick memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Sehingga tidak ada jaminan mana yang lebih akurat dibanding yang lainnya. Untuk mendapatkan sinyal yang lebih akurat, disarankan trader juga menggunakan indikator teknikal untuk mengkonfirmasi sinyal tersebut. Dan gunakan Money Managemet serta stop loss untuk meminimalisir kerugian.
 Damar Putra |  26 Apr 2022
Halaman: Pola Candlestick Shooting Star Cara Ampuh Penanda Reversal

Kamus Forex

Scalping

Metode trading yang menargetkan profit kecil dengan frekuensi tinggi, melalui cara buka tutup posisi beberapa kali dalam sehari. Untuk memperoleh hasil yang diinginkan, trader umumnya berpatokan time frame rendah (M15-H1) sehingga Scalping dianggap sebagai strategi trading jangka pendek dalam forex.

Indikator Teknikal

Alat yang dibuat berdasarkan perhitungan matematis atas histori harga, volume, atau minat pasar terhadap sebuah instrumen investasi atau kontrak keuangan. Penggunaan indikator teknikal bertujuan untuk memprediksi pergerakan harga di masa depan.

Indikator Ekonomi

Data statistik yang digunakan oleh analis dan pelaku pasar untuk mengetahui kondisi ekonomi terkini maupun memproyeksikan peluang ekonomi di masa depan. Indikator ekonomi juga dapat digunakan untuk menentukan sehat-tidaknya perekonomian suatu negara.

Kirim Komentar Baru
Info Karir
Kontak Kami
Tentang Kami
Peraturan
Terms Of Use
Privacy Policy
Arsip