Cara Trading Kripto dengan Indikator Stochastic


Damar Putra 25 Sep 2021 74Dibaca Normal 6 Menit

Cara trading kripto kini tidak perlu ribet, salah satunya adalah dengan memanfaatkan indikator stochastic. Bagaimana caranya?



Cryptocurrency kini menjadi salah satu aset populer dan paling diminati. Trennya yang terus naik dari tahun ke tahun, membuat mata uang kripto dianggap menjadi pilihan instrumen investasi yang memiliki masa depan cerah. Selain itu, pergerakan yang volatile membuatnya kian menarik bagi trader penyuka tantangan. Menurut mereka, mata uang kripto adalah instrumen yang mampu menawarkan potensi keuntungan besar.

Cara Trading Kripto

Ada banyak metode trading yang biasa digunakan oleh trader kripto. Tak jarang, trader menggunakan bantuan alat teknikal sebagai acuan untuk menganalisa market sebelum membuka posisi; salah satunya adalah dengan indikator Stochastic. Lantas, bagaimana cara menggunakan indikator Stochastic untuk trading kripto?

 

Apa Itu Indikator Stochastic Oscillator?

Stochastic adalah salah satu indikator trading tertua yang masih banyak digunakan oleh trader hingga saat ini. Indikator ini pertama kali ditemukan oleh George Lane pada akhir tahun 1950-an dan dikategorikan sebagai indikator momentum. Secara teknis, indikator Stochastic difungsikan untuk menunjukkan harga penutupan terakhir, dengan mengalkulasi selisih harga terendah atau tertinggi selama rentang waktu tertentu.

Awal mulanya, indikator ini dibuat atas dasar pemikiran George Lane pada saat menganalisa market. Ia berpendapat bahwa pada saat kondisi pasar sedang uptrend, harga cenderung bergerak di atas atau sama dengan harga penutupan periode sebelumnya. Sebaliknya, saat downtrend harga akan bergerak di bawah level penutupan periode sebelumnya.

Kemudian, Ia mencoba membuat rumus Stochastic dengan menambahkan skala untuk mengukur perubahan antara penutupan harga pada satu periode ke periode berikutnya. Dengan mengacu pada rumus tersebut, George bisa mendapatkan momentum paling tepat untuk melakukan entry posisi. 

Pada dasarnya, Indikator Stochastic tidak mengikuti harga atau volume perdagangan, tetapi menunjukkan momentum perubahan harga pasar sebelum berubah arah. Oleh karenanya, Stochastic dikategorikan ke dalam indikator leading. Sehingga, tak mengherankan bila indikator ini kerap kali digunakan dalam setup trading di berbagai instrumen seperti, forex, emas, saham, tak terkecuali kripto.

Baca Juga: Cara Membaca Indikator Stochastic Menurut 3 Macam Fungsinya

 

Cara Memasang Indikator Stochastic Pada Platform Trading

Mungkin beberapa trader masih awam dan belum pernah memakai indikator ini. Sebenarnya, hampir semua platform trading menyediakan indikator Stochastic sebagai tools bawaan. Jika Anda menggunakan MetaTrader, maka cukupklik Insert >>> Indicators >>> Oscillators >>> Stochastic Oscillator untuk menampilkan jendela berisi default setting Stochastic.



Anda bisa memodifikasi parameter agar sesuai dengan keinginan dan gaya trading yang diinginkan. Jika sudah selesai mengatur parameter, klik OK. Selanjutnya tampilan indikator Stochastic akan muncul seperti ini:

indikator stochastic

Selain MetaTrader, platform trading lain yang juga menawarkan penggunaan Stochastic adalah TradingView dan penyedia chart serupa. Platform bawaan dari exchange trading kripto juga seringkali dilengkapi oleh pilihan indikator yang memuat Stochastic di dalamnya.

Baca Juga: 10 Chart Gratis Terbaik Untuk Analisa Kripto

 

Cara Menggunakan Indikator Stochastic Untuk Trading Kripto

Cara trading kripto dengan indikator Stochastic sebenarnya sangat sederhana, asalkan trader sudah memahami dua komponen penting pada indikator ini, antara lain:

  • Garis %K periode (Fast Stochastic) berlaku sebagai garis utama sehingga dijuluki signal line.
  • Garis %D (Slow Stochastic) alias trigger line yang merupakan nilai rata-rata (Moving Average) dari garis %K, atau %K yang diperhalus. Sehingga garis ini pergerakannya lebih lambat (lagging).

Trader kripto pemula sangat direkomendasikan tetap menggunakan pengaturan yang paling umum digunakan oleh sebagian besar trader, yaitu mengikuti setting deafult Stochastic (5,3,3).

Pada dasarnya, Indikator stochastic dapat digunakan untuk mencari sinyal entry dengan tiga acuan utama, yaitu , level jenuh beli (overbought) dan jenuh jual (oversold), Divergence, dan titik perpotongan (crossover). Berikut masing-masing penjelasannya:


1. Amati Area Overbought Oversold

Langkah awal cara trading kripto menggunakan indikator stochastic adalah dengan mengamati area overbought dan oversold yang sudah tampak. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sebaliknya, oversold adalah ketika grafik Stochastic turun hingga di bawah level 20. Mudahnya bisa lihat pada gambar di bawah ini.

Overbought Oversold

Akan tetapi, perlu dicatat bawah kondisi overbought dan oversold hanya bisa ditemukan di saat kondisi pasar sedang sideways. Jika harga sedang trending atau berubah dari sideways menjadi trending (baik uptrend atau downtrend), maka sinyal overbought dan oversold Stochastic tidak berlaku.

 

2. Waspadai Divergence Pada Chart

Langkah berikutnya adalah mengamati adanya Divergence pada chart. Pada dasarnya, Divergence menggunakan patokan "perbedaan" antara pergerakan harga dengan pergerakan pada indikator Stochastic.

Untuk menemukan kondisi Divergence, trader bisa mengamati perbedaan pergerkan harga dengan kurva Stochastic yang menonjol. Misalnya, ketika pada chart harga terlihat naik, kurva Stochastic justru menunjukkan penurunan. Namun ketika harga melemah, sinyal Stochastic justru cenderung menguat. Lebih jelasnya silahkan lihat contoh gambar di bawah ini.

Divergence

Trader bisa menandai level tertinggi (Higher Tops) dan terendah (Higher Bottoms) pada chart dan indikator Stochastic dengan menarik garis trendline. Jika terjadi perbedaan mencolok, maka Divergence dapat dikatakan valid. 

Dengan mengamati Divergence, momentum tren dapat dikenali dengan baik. Anda bisa menentukan apakah tren terus beralangsung atau justru akan berbalik arah (Reversal). Sehingg, kesalahan entry dapat dihindarkan pada saat menjelang perubahan tren.

Baca Juga: Pola 3 Candle Terbaik Penanda Reversal

 

3. Lakukan Entry Setelah Crossing Valid

Kriteria crossing valid pada strategi ini adalah ketika kurva %K dengan pergerakan lebih cepat berhasil melintasi kurva %D yang berkecepatan lambat. Kemudian setelahnya, dua kurva tersebut berhasil menembus garis 20 atau 80 Stochastic tergantung skenario trading yang akan diproyeksikan.

Sebagai contoh, pada saat trading ETH/USD, kurva indikator Stochastic pada chart di bawah ini sudah melintasi level 80; artinya harga sudah mengalami overbought yang menandakan harga akan segera menurun. Dalam situasi ini, trader bisa membuka posisi SELL ketika terjadi crossing antara kurva %K melintasi kurva %D dari arah atas ke bawah.

Entry ETH/USD

Sebaliknya untuk skenario BUY, trader juga bisa mengamati area oversold pada kurva di bawah level 20. Kemudian trader bisa langsung open posisi BUY ketika terjadi persilangan antara kurva %K melintasi kurva %D dari arah bawah ke atas.

 

Perhatikan Ini Jika Ingin Sukses Trading Kripto dengan Stochastic

Sebelum melangkah lebih jauh, bagi trader kripto pemula yang ingin menggunakan indikator Stochastic wajib memahami beberapa hal krusial berikut:

  • Indikator Stochastic akan bekerja sangat efektif bila digunakan pada kondisi sideways dengan volatilitas yang cukup.
  • Untuk menghindari false signal, jangan melakukan analisa di satu time frame. Sebagai contoh, jika harga sedang uptrend di time frame H4, amatilah momen oversold di time frame H1 sebagi konfirmasi sebelum melakukan open posisi BUY.
  • Gunakan indikator kripto lain sebagai konfirmator, seperti Moving Average, Bolinger Band, MACD, dll.
  • Pelajari teknik price action untuk mempertajam analisa. 
  • Uji strategi ini di akun demo terlebih dahulu hingga benar-benar menguasai sebelum mempraktikkannya di akun rill. 

Perlu diketahui, trading dengan indikator teknikal memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Sehingga dalam hal ini, tidak ada jaminan Anda akan selalu mendapatkan profit. Untuk mengantisipasi kerugian, pahami konsep manajemen risiko trading kripto dengan baik.

Advertisement


Advertisement

Ketika Anda benar-benar percaya bahwa trading hanyalah sebuah permainan probabilitas yang sederhana, konsep seperti benar dan salah atau menang dan kalah tidak lagi memiliki makna yang sama.

Michael Covel

Trader yang benar-benar (ingin) sukses haruslah berkomitmen untuk mendalami dunia trading, dan menganggap uang sebagai bonus sampingan.

Bill Lipschutz

Ketika mendapat profit, kita jadi lebih berhati-hati. Sedangkan ketika mengalami kerugian, kita justru mulai mengambil risiko lebih banyak dan rugi lebih banyak lagi.... Jadi, trader perlu memutuskan apakah mereka bisa menanggung risiko dan apakah mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat sebelum trading.

Paul Rotter

Kehancuran emosional hampir sama buruknya dengan kehancuran finansial.

Kim Krompass

Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas,

Desmond Wira

Masuklah pasar hanya saat pasar trending; jika bullish Anda harus buy, jika bearish masuk posisi sell. Cuma cara itu yang bisa menghasilkan keuntungan sebenarnya.

Jesse Livermore

Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah dosa.

Barbara Rockefeller

Charting itu agak mirip dengan berselancar. Anda tak perlu banyak tahu tentang fisik gelombang untuk menangkap sebuah ombak yang bagus. Anda hanya perlu mampu merasakannya ketika (ombak) itu terjadi dan memiliki keberanian untuk beraksi di saat yang tepat.

Ed Seykota

Saya akan selalu mengurangi posisi ketika loss. Dengan begitu, saya hanya akan memiliki posisi kecil saat trading berakhir buruk.

Paul Tudor Jones

Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.

Buge Satrio

Yang penting bukan masalah benar atau salah, tapi seberapa besar profit Anda ketika benar, dan seberapa banyak loss Anda ketika salah.

George Soros

Saat Anda mengalami kerugian beruntun, segala keraguan dan ketidakpastian akan menyeruak dan membuat Anda sangat ragu untuk menarik pelatuk (entry). Rasanya tak ada satupun yang berjalan dengan benar. Itu adalah sesuatu yang harus Anda kontrol.

Bill Lipschutz

Tak ada satupun aturan trading yang bisa 100% profit sepanjang waktu.

Jesse Livermore

Dalam berinvestasi Anda harus tahu betul apa-apa yang tidak Anda ketahui, dan berpeganglah hanya pada apa yang Anda ketahui.

Warren Buffett

Saya tahu kemana saya akan keluar bahkan sebelum saya masuk (pasar).

Bruce Kovner

Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal

Kathy Lien

Pada dasarnya, forex dan saham tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah risikonya.

Ellen May

Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan.

Jean Folger

Saya tak banyak melihat korelasi antara trading yang bagus dan kecerdasan. Beberapa trader terkemuka cukup cerdas, tetapi beberapa diantaranya tidak.

William Eckhardt

Saya hanya kaya karena saya tahu kapan saya salah. Pada dasarnya saya bisa bertahan dengan mengakui kesalahan-kesalahan saya.

George Soros

Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya.

Carolyn Boroden

Cara membangun return jangka panjang adalah dengan melindungi modal dan memaksimalkan profit.

Stanley Druckenmiller

Tekunilah proses dari setiap proses, kerjakan, rencanakan, investasikan waktu Anda dengan bijak, jadilah produktif, dan jangan buang-buang waktu.

Chris Lori

Trading bukanlah hanya soal melindungi modal dari kerugian, melainkan juga melindungi diri dari diri sendiri.

Kim Krompass

Orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk.

Desmond Wira
Kirim Komentar/Reply Baru
10 Cara Menghasilkan Uang Lewat Kripto
10 Cara Menghasilkan Uang Lewat Kripto
Melati   18 Oct 2021   6  
10 Rekomendasi Software Mining Bitcoin Terbaik
10 Rekomendasi Software Mining Bitcoin Terbaik
Cahyaning   12 Oct 2021   20  
Spot Trading Kripto: Bagaimana Untung dan Ruginya?
Spot Trading Kripto: Bagaimana Untung dan Ruginya?
Cahyaning   10 Oct 2021   21  
Apakah Trading Forex Dengan Bitcoin Menguntungkan?
Apakah Trading Forex Dengan Bitcoin Menguntungkan?
Cahyaning   5 Oct 2021   16  
Cara Mudah Mining Chia Coin Untuk Pemula
Cara Mudah Mining Chia Coin Untuk Pemula
Nandini   30 Sep 2021   64  
Mengenal SAFT Dalam Dunia Kripto
Mengenal SAFT Dalam Dunia Kripto
Nandini   29 Sep 2021   28  
8 Wanita Berpengaruh di Dunia Kripto
8 Wanita Berpengaruh di Dunia Kripto
Melati   19 Sep 2021   32