Sebesar apapun kamu mencintai pekerjaanmu, ada kalanya kamu merasa jenuh. Mengarungi kemacetan saat berangkat dan pulang kerja, menghadapi tekanan deadline yang mencekik, permintaan bos yang beragam, hingga jam kerja yang panjang, tentu membuatmu lelah. Maka dari itu, tak heran sebagian karyawan bermimpi bisa pensiun muda. Mereka tak ingin menunggu usia lanjut untuk lepas dari ikatan perusahaan.

Di Indonesia, usia pensiun karyawan umumnya ketika telah memasuki usia 55 hingga 65 tahun. Pensiun muda berarti memulai masa pensiun lebih awal daripada usia tersebut. Bisa usia 30-an atau 40-an. Kapanpun kamu siap, kamu bisa mengambil pensiun muda. 

Memutuskan untuk pensiun muda adalah keputusan finansial yang besar. Tentu keputusan tersebut akan mempengaruhi manajemen keuangan hingga gaya hidupmu dan keluarga. Mengapa? Sebab, selama masa pensiun kamu tidak akan mendapatkan gaji bulanan seperti saat kamu menjadi karyawan. Oleh karena itu, pastikan kamu siap sebelum mengambil keputusan tersebut.

Saat ini banyak dari karyawan yang memilih pensiun mudah pada usia 40-an karena berbagai alasan. Salah satunya keinginan untuk berbisnis. Keputusan untuk pensiun muda sah-sah saja untuk diambil oleh seorang karyawan jika kamu sudah melakukan dan mempersiapkan langkah-langkah berikut ini:

 

Punya Rencana Matang

Sebelum pensiun nanti, kamu perlu memikirkan apa yang ingin kamu lakukan dan dengan apa kamu melakukan hal tersebut. Bagi seorang karyawan yang biasa dengan pemasukan setiap bulan yang konstan, pasti keputusan pensiun membuat kamu perlu menyesuaikan diri kembali.

Yang mana, pasti ada perbedaan dari sisi keuangan. Hal ini perlu dipertimbangkan baik-baik oleh kamu yang ingin memutuskan untuk pensiun muda.

Memilih pensiun muda bukan hanya berbicara soal kondisi saat ini melainkan seputar masa depan kamu nanti. Oleh karena itu, untuk mendukung keputusan pensiun mudamu nanti, kamu perlu memiliki dana pensiun yang bisa kamu gunakan untuk membiayai kehidupan sehari-harimu dalam kurun waktu 40 tahun ke depan. 

 

Memiliki Tujuan Finansial

Jika kamu memiliki keinginan untuk pensiun muda pada usia 40-an, generasi milenial mulai dari sekarang bisa menyisihkan sedikitnya 10 persen dari penghasilan bulananmu untuk diinvestasikan setiap bulannya. Sebagai contoh gaji yang kamu dapatkan setiap bulannya Rp 5 juta, berarti kamu perlu menyisihkan sebesar Rp 500 ribu per bulan untuk investasi dana pensiun.

Jika kamu menyisihkan Rp 500 ribu setiap bulannya untuk tabungan, berarti dalam kurun waktu 20 tahun ke depan menjadi Rp 120 juta. Nah bayangkan bila sejumlah uang itu kamu masukkan dalam deposito yang bunganya 6 persen per tahun. Dengan begitu kamu akan memiliki lebih banyak dana pensiun. Untuk menyiapkan dana pensiun, kamu juga perlu mempertimbangkan tingkat inflasi tahunan yang mempengaruhi nilai uangmu di masa depan.

Dana pensiun ini nantinya bisa menjamin kesejahteraan hari tua kamu nanti, di luar pesangon atau jaminan hari tua dari perusahaan. Dengan memiliki dana pensiun, kamu juga tak perlu khawatir akan menjadi beban finansial untuk anakmu nanti

 

Berinvestasi di Jenis Instrumen Investasi yang Tepat

Menyiapkan dana pensiun lewat investasi adalah solusi yang tepat. Sebab bunga tabungan akan kurang agresif untuk mengejar tingkat inflasi. Nah kamu juga harus cerdas dan bijak dalam memilih jenis instrumen investasi yang cocok dengan tujuan finansialmu.

Saham bisa menjadi salah satu investasi yang cocok untuk mempersiapkan dana pensiun mudamu. Meski tingkat risiko lebih besar dibandingkan deposito dan obligasi, saham berpeluang memberikan tingkat return yang besar, bisa mencapai 20-30 persen per tahun. Kamu bisa memulai investasi saham dengan menyisihkan 10 persen dari penghasilan bulananm.

 

Persiapkan Dana Pensiun Mulai Sekarang

Langkah bijak untuk memutuskan pensiun muda adalah ketika kamu sudah tidak memiliki tanggungan berjalan seperti kredit barang dan utang.  Jika biaya kredit dan utang masih ada memilih pensiun muda bukanlah keputusan yang bijak untuk dilakukan. Sebab, ketika kamu pensiun nanti manajemen keuangan menjadi lebih kompleks karena tidak adanya pemasukan tetap walaupun memang kamu bisa berbisnis sekalipun. Jika memang itu terjadi, dana pensiun yang kamu yang diterima dari perusahaan hanya akan dihabiskan untuk membayar utang-utangmu saja.

Pensiun muda sebenarnya bukanlah mimpi semata, melainkan sebuah pilihan. Kamu perlu ingat, setiap pilihan diikuti konsekuensi yang harus kamu siap hadapi. Jadi, bila kamu berencana untuk pensiun muda, misalnya di awal usia 40-an, hitung sejak sekarang berapa dana pensiun yang diperlukan. Kamu juga menggunakan dana pensiun itu untuk berbisnis properti atau membeli aset yang bisa menghasilkan passive income.