Profil Trader Sukses Indonesia: Desmond Wira - Serius Tapi Santai


SAM 16 Sep 2016 4429Dibaca Normal 9 Menit

Desmond Wira adalah seorang trader saham dan forex sukses Indonesia yang dikenal aktif menulis buku. Apa rahasia suksesnya hingga berani menjadikan trading sebagai full-time job?



Desmond Wira adalah salah seorang figur trader Indonesia yang juga dikenal produktif menulis buku mengenai trading saham dan investasi. Juruscuan merupakan situs interaktif asuhan pria yang berdomisili di Bogor tersebut sebagai wadah bagi para trader Indonesia untuk berbagi pengalaman dan belajar bagi trader pemula.

desmond_wira

Meski cenderung aktif di trading saham, namun Desmond Wira juga bertrading forex dan memiliki pandangan yang menarik tentang trading forex dan saham. Apa saja? Simak hasil wawancara kami dengan sosok trader sukses Indonesia berikut ini.


Berawal Dari Pojok Saham UI

Ketertarikan Desmond Wira kepada dunia trading berawal pada tahun 1997, dimana saat itu dirinya sedang menempuh pendidikan untuk jenjang Magister di bidang Marketing Universitas Indonesia. Kala itu, banyak mahasiswa yang berkerumun di depan sebuah komputer dan berseru-seru ramai.

Awalnya, Desmond Wira mengira mereka sedang menonton pertandingan bola, tapi ternyata mereka sedang bertrading saham. Dari situlah akhirnya ia pun tertarik untuk mencoba bertrading dan menjadi anggota Pojok Saham UI.

Dunia trading saham sebetulnya melenceng dari latar belakang pendidikan Desmond Wira. Gelar sarjana diraih dari bidang Arsitektur sedangkan S2 bidang marketing. Aktivitas tradingnya pun sempat terhenti setelah lulus S2 pada tahun 2000 karena ia harus bekerja di sebuah perusahaan. Meski demikian, Desmond Wira mengaku tak pernah berhenti belajar trading dengan cara membaca berbagai buku.

Sampai pada tahun 2007, akhirnya Desmond Wira memutuskan untuk kembali bertrading, dan kali ini, secara lebih total dan bahkan berani menjadi full time trader dan penulis hingga sekarang.


Mengapa Lebih Suka Trading Saham Daripada Trading Forex?

Desmond Wira mengakui bahwa dirinya memang lebih menekuni trading saham dibanding trading forex meskipun sebenarnya ia melakoni trading di kedua sektor tersebut. Mengapa?

Pertama, karena dunia saham lebih "nyantai" yang maksudnya adalah jam kerjanya lebih teratur. Jam buka pasar saham Indonesia yang sama dengan jam kerja dan hari kerja perkantoran pada umumnya, membuat penulis buku Jurus Cuan Online Forex Trading ini bisa mengatur jadwal kerjanya secara lebih efektif dan efisien.

Desmod Wira juga tipe trader yang kurang suka begadang, "Kalau sudah malam capek, ya. Kita butuh istirahat. Saya juga nggak suka mantengin monitor siang-malam, hehehe," katanya. Setelah pasar saham tutup pukul jam 5 sore, ia melakukan evaluasi tradingnya hari itu kemudian membuat analisis untuk trading esok hari.

Kedua, karena risiko dalam trading saham lebih kecil daripada risiko di trading forex. "Leverage di saham kan 1:1, jadi kalaupun rugi, masih bisa ter-cover. Lah kalau forex kan 1:100, bisa cepet mati akunnya kalau belum mahir," katanya.

Lalu bagaimana Desmond Wira membagi waktu antara trading saham dengan trading forexnya?
Dilihat saja mana yang sedang sepi. Kalau market saham sedang bearish, katanya, ia akan pindah ke trading forex. Begitu pula sebaliknya. Lagipula, Desmond Wira lebih suka bertrading di sesi Eropa, karena trading pada sesi Asia--yang pagi hari--cenderung flat dan kurang banyak pergerakan. Oleh karena itu, waktu pagi sampai sore ia gunakan untuk bertrading saham, dan sisanya baru bertrading forex.

 

Di Indonesia, Trading Forex Lebih Diminati Daripada Saham

Dibandingkan trading saham, penulis yang sudah memproduksi 8 judul buku ini mengatakan bahwa trading forex lebih diminati di Indonesia. Mengapa? Mengingat sifat trader Indonesia yang kebanyakan suka yang simpel-simpel dan instan.

jurus_cuan
Artinya, dunia trading forex--terutama zaman sekarang--sudah dibanjiri oleh broker-broker luar negeri yang menawarkan persyaratan buka akun trading dengan sangat mudah. Sedangkan untuk membuka akun saham, banyak sekali persyaratan-persyaratan dan dokumen pendaftaran yang harus disediakan,  meskipun sebenarnya trading saham lebih rendah risikonya daripada trading forex.

Oleh sebab itulah, trader forex di Indonesia sekarang lebih banyak daripada trader saham. Kemudahan yang diberikan oleh broker-broker forex (utamanya broker forex luar negeri) saat ini membuat forex lebih mudah mendapat pasar di Indonesia. Meski begitu, Desmond Wira tetap memperingatkan, ada risiko yang sebanding dengan kemudahan yang didapatkan dalam bertrading forex. "Syaratnya gampang, loss-nya juga gampang, lho. Money management-nya harus dikuasai betul," ujarnya.

Kalkulator Money Management

 

Jatuh Bangun Desmond Wira Di Dunia Trading

Kebanyakan orang hanya tergiur saat melihat seseorang sudah mencapai kesuksesan, padahal, sebelumnya, orang-orang sukses hampir selalu berakit-rakit dahulu, berenang-renang ke tepian. Tak terkecuali Desmond Wira. Menjadi seorang full time trader dengan profit konsisten seperti sekarang tidak didapatnya langsung dari langit, ada duka dan suka yang menyertai perjalanan tersebut.



Di tahun 1997, saat mengawali karir tradingnya, sulit sekali baginya mendapatkan materi untuk belajar trading. Buku tentang trading dari dalam negeri saja sulit didapat, apalagi dari luar negeri. Ditambah lagi, waktu itu belum online, Google belum menggurita seperti sekarang ini.

Beruntung, di perpustakaan kampusnya saat itu buku-buku tentang trading ternyata sudah cukup lengkap. Buku pertama yang ia baca adalah karya Martin Pring tentang Analisis Teknikal. Salinan bukunya saat itu bahkan masih disimpan oleh Desmond Wira hingga saat ini. Ia harus belajar keras dan mencatat referensi sana-sini demi mendapatkan pelajaran trading yang mumpuni.

Apalagi saat itu ia hanyalah seorang mahasiswa rantau dari Solo, Jawa Tengah. Uang sakunya pas-pasan, untuk membuka rekening saham pertamanya saja ia harus menabung dan mengencangkan ikat pinggang karena waktu itu, setoran awal minimal untuk bertrading saham adalah 25 juta rupiah. Setelah susah payah seperti itupun uang yang berhasil ia kumpulkan cuma 4 juta.

Namun syukurlah ada seorang kawannya yang berbaik hati memberikan "tumpangan" untuk bertrading menggunakan rekening sahamnya. Desmond Wira mengawali debut trading sahamnya dengan segala kerepotan seorang trader yang nebeng rekening orang.

Belum lagi teknologi di zaman itu. "Boro-boro duduk tenang sambil mantengin platform online seperti sekarang, dulu tidak ada online trading. Semua order dilakukan lewat telepon atau di galeri dengan menuliskan order di kertas kecil lalu dimasukkan ke loket sales. Jadi kadang belum sempat memasukkan order, harga sudah keburu melonjak," kisahnya.

Yang paling miris adalah di tahun 1998. Keadaan berbalik 180 derajat, dari bahagia karena bonanza profit saham komoditas di tahun 1997, menjadi kerugian besar akibat krisis Asia setahun berikutnya. Karena apa? Karena saat itu, Desmond Wira belum menerapkan cut loss dalam tradingnya.

Walau begitu, selalu ada suka dibalik duka. Meski masa-masa suram bisa sewaktu-waktu datang, Desmond Wira akan selalu siap karena ia menjalani dunia trading ini dengan enjoy. Sudah menjadi cita-citanya untuk tidak terus-terusan menjadi pegawai dan bekerja sendiri. Waktu yang fleksibel membuatnya menjadikan trading sebagai hobi sekaligus pekerjaan. Sehingga, ia tidak merasa terbebani dengan konsekuensi pekerjaannya tersebut.

Desmond Wira memutuskan untuk trading for living setelah hasil dari trading sahamnya sudah konsisten setelah ia bertrading secara rutin. Jadi, sejak tahun 1997 hingga sekarang, perlu waktu hampir dua dekade bagi seorang Desmond Wira untuk memantapkan diri menjadikan trading sebagai mata pencaharian utama setelah mengundurkan diri dari perusahaan sebelumnya.

Ketika ditanya, adakah pekerjaan sampingan selain menjadi trader, Desmond Wira mengaku hanya menulis buku dan mengisi seminar-seminar saja. Jika bosan trading, ia beralih pada membaca, menulis buku, atau menonton film-film yang disukainya.

 

Strategi Trading Yang "Jadul"

Desmond Wira tak memasang strategi yang muluk-muluk untuk tradingnya. Malah menurutnya, strategi tradingnya cenderung jadul (jaman dulu .red). Untuk indikator, ia menggunakan MA, membaca pola candle dan volume trading saja. Ada tiga hal yang ia tegaskan dalam bertrading:

  1. Manajemen Risiko
  2. Manajemen Uang (Money Management)
  3. Segi Psikologi trader

 

Pemateri Seminar Tapi Jarang Ikut Seminar

Secara khusus, Desmond Wira mengaku tidak mengidolakan seorang trader tertentu. Hanya saja, terkadang ia sering menggunakan konsep trading dari Alexander Elder. Sedangkan saat ditanya, apakah bergabung dalam sebuah komunitas trading, Desmond Wira menjawab tidak. Ia merupakan pribadi yang lebih enjoy melakukan pekerjaannya secara individual, belajar sendiri dan mencoba sendiri. Berkumpul dengan banyak orang menurutnya  hanya akan membuat "overload" informasi dan "noisy".

Apabila menemui pertanyaan atau kendala, Desmond Wira lebih suka mencari jawabannya melalui buku referensi trading dalam atau luar negeri. Begitupula dalam hal seminar trading, pria kelahiran Solo, Jawa Tengah ini hampir tak pernah mengikuti seminar trading. Lucunya, setelah sudah pro seperti sekarang, dirinya malah sering diundang untuk menjadi pembicara dalam seminar.

Meski tak terlibat dalam komunitas trading, Desmond Wira tak lantas "pelit" ilmu atau menyendiri. Tengok saja akun-akun sosial medianya seperti Facebook dan Twitter, ia tampak sangat aktif menanggapi berbagai pertanyaan dan komentar pembaca, bahkan dengan sabar menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dianggap sepele. Kesediaannya untuk menjadi pembicara dalam seminar pun membuktikan keinginannya untuk berbagi ilmu.

Ia juga tak lantas berpuas diri dalam menimba ilmu trading. "Dunia trading itu sangat luas," katanya. Untuk pencapaian ke depan, Desmond Wira bercita-cita menelurkan lebih banyak buku-buku baru.

 

Nyantai Aja! Trader Sukses Harus Pandai Bersyukur

Menurut Desmond Wira, seorang trader dapat dikatakan sukses jika ia sudah berhasil "beating the market". Hasilnya bisa di atas target, khususnya dalam trading saham bila dibandingkan dengan IHSG. Dalam bertrading saham, Desmond Wira pantang bertrading saham gorengan dan lebih memilih saham-saham blue chip.

Selain itu seorang trader sukses adalah orang yang pintar bersyukur dan tidak terlalu ambisius. "Nyantai aja lah, tidak usah terlalu banyak cita-cita, terlalu banyak target. Kalau terlalu banyak target biasanya jadi nggak mau cut loss. Kalau sudah begitu dia bakal maksa. Nah, orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk," nasihat Desmond Wira.

 

Asah Kapak Tajam-Tajam Sebelum Menebang

Untuk trader pemula, Desmond Wira berpesan agar terlebih dahulu memiliki pengetahuan yang benar dari sumber yang benar sebelum bertrading. Meski sepele, hal itu penting daripada akun hancur karena ilmu yang terombang-ambing. Analoginya seperti "menajamkan kapak sebelum menebang", tak masalah membutuhkan waktu yang agak lama untuk mengasah, tetapi langsung efektif saat digunakan untuk eksekusi.

Kedua, awali trading dengan instrumen yang sesuai. Ibarat pertandingan tinju, kelas bulu jangan dulu bertanding lawan kelas berat. Jika Anda masih pemula, pilihlah instrumen trading yang umum-umum saja dulu, jangan merambah-merambah ke komoditas dulu jika belum punya ilmunya. "Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas," kata Desmond Wira.

Ketiga, mulailah dengan dana yang kecil, tujuannya agar bisa belajar sampai profit hingga konsisten. Tentu saja diiringi dengan kedisiplinan.

Terakhir, berpikir realistis. Jika baru memulai trading sebaiknya jangan terlalu muluk-muluk. Bertradinglah sewajarnya dan jangan pasang target terlalu tinggi demi kestabilan psikologi trading Anda sendiri.

Advertisement


Advertisement

Memilih time frame rendah untuk kemudian mengolah cara trading jangka pendek bukanlah tindakan memalukan apalagi sebuah dosa.

Barbara Rockefeller

Ketika mendapat profit, kita jadi lebih berhati-hati. Sedangkan ketika mengalami kerugian, kita justru mulai mengambil risiko lebih banyak dan rugi lebih banyak lagi.... Jadi, trader perlu memutuskan apakah mereka bisa menanggung risiko dan apakah mereka bisa mengambil keputusan dengan cepat sebelum trading.

Paul Rotter

Ketika Anda benar-benar percaya bahwa trading hanyalah sebuah permainan probabilitas yang sederhana, konsep seperti benar dan salah atau menang dan kalah tidak lagi memiliki makna yang sama.

Michael Covel

Trading bukanlah hanya soal melindungi modal dari kerugian, melainkan juga melindungi diri dari diri sendiri.

Kim Krompass

Orang yang tradingnya maksa seringkali berujung pada kegagalan. Disyukuri saja profit yang sudah didapat hari itu. Jangan kemaruk.

Desmond Wira

Saat Anda mengalami kerugian beruntun, segala keraguan dan ketidakpastian akan menyeruak dan membuat Anda sangat ragu untuk menarik pelatuk (entry). Rasanya tak ada satupun yang berjalan dengan benar. Itu adalah sesuatu yang harus Anda kontrol.

Bill Lipschutz

Yang penting bukan masalah benar atau salah, tapi seberapa besar profit Anda ketika benar, dan seberapa banyak loss Anda ketika salah.

George Soros

Trader yang benar-benar (ingin) sukses haruslah berkomitmen untuk mendalami dunia trading, dan menganggap uang sebagai bonus sampingan.

Bill Lipschutz

Tak ada satupun aturan trading yang bisa 100% profit sepanjang waktu.

Jesse Livermore

Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan.

Jean Folger

Pada dasarnya, forex dan saham tidak jauh berbeda. Yang membedakan adalah risikonya.

Ellen May

Saya tak banyak melihat korelasi antara trading yang bagus dan kecerdasan. Beberapa trader terkemuka cukup cerdas, tetapi beberapa diantaranya tidak.

William Eckhardt

Tekunilah proses dari setiap proses, kerjakan, rencanakan, investasikan waktu Anda dengan bijak, jadilah produktif, dan jangan buang-buang waktu.

Chris Lori

Cara membangun return jangka panjang adalah dengan melindungi modal dan memaksimalkan profit.

Stanley Druckenmiller

Anda bisa memperkirakan apa yang terjadi. Tapi bila Anda tidak punya parameter trading, maka sebaiknya jangan masuk hanya karena peluangnya terlihat oke, atau karena seseorang mengatakannya.

Carolyn Boroden

Untuk pemula disarankan lebih baik trading saham dahulu, kalau sudah profit konsisten baru mencoba forex, emas, atau lainnya. Kalau dari awal sudah nekat trading forex, emas, apalagi indeks tanpa bekal ilmu yang cukup, boleh jadi sebentar saja uangnya langsung amblas,

Desmond Wira

Saya hanya kaya karena saya tahu kapan saya salah. Pada dasarnya saya bisa bertahan dengan mengakui kesalahan-kesalahan saya.

George Soros

Trader cerdas akan selalu paham dan mengikuti latar fundamental dari instrumen tradingnya, namun untuk mengenali level entry dan exit, ia akan menggunakan analisa teknikal

Kathy Lien

Kehancuran emosional hampir sama buruknya dengan kehancuran finansial.

Kim Krompass

Dalam berinvestasi Anda harus tahu betul apa-apa yang tidak Anda ketahui, dan berpeganglah hanya pada apa yang Anda ketahui.

Warren Buffett

Charting itu agak mirip dengan berselancar. Anda tak perlu banyak tahu tentang fisik gelombang untuk menangkap sebuah ombak yang bagus. Anda hanya perlu mampu merasakannya ketika (ombak) itu terjadi dan memiliki keberanian untuk beraksi di saat yang tepat.

Ed Seykota

Masuklah pasar hanya saat pasar trending; jika bullish Anda harus buy, jika bearish masuk posisi sell. Cuma cara itu yang bisa menghasilkan keuntungan sebenarnya.

Jesse Livermore

Saya akan selalu mengurangi posisi ketika loss. Dengan begitu, saya hanya akan memiliki posisi kecil saat trading berakhir buruk.

Paul Tudor Jones

Saya selalu percaya bahwa passion yang diikuti kerja keras dan doa akan membuahkan hasil yang baik di segala bidang, termasuk forex.

Buge Satrio

Saya tahu kemana saya akan keluar bahkan sebelum saya masuk (pasar).

Bruce Kovner
Kirim Komentar/Reply Baru

Reply Pembaca : 17    

Edy Widarma
1 JAN 2017
artikel-artikel tentang Forex atau saham khusunya trading online sebaiknya harus digalakan terutama tentang keamanan dan kelebihan trading. banyak masyarakat yang sangat awam dan ada yang tahu tapi sekedar yang menyebabkan ketidakjelasan informasi yang bisa menyebabkan kebencian masyarakat terhadap trading. ayo para ahli dibidang ini agar terus berkarya menciptakan suasana safe trading disemua kalangan.
Admin
3 JAN 2017
Akan kami tampung sarannya. Terima kasih
Rofinto
24 JUN 2017
Mantap ....
Januarna Elsa
27 JUL 2017
Kren... itu baru namanya trader sukses. Berusaha dan berusaha karena usaha tidak pernah menghianati hasil..
Alim Rugi
29 AUG 2017
Dua jempoll lah
Wegan Condet
11 OCT 2017
gan, tau sumber2 journal internasional ttg trading forex g? sy mau bikin tesis pakai materi trading forex.. makasih
Beryl Tri
11 OCT 2017
Coba agan cari-cari di sini ya gan. :)
Sukriyono
24 FEB 2018
terbaik!
Trader Utara
18 MAY 2018
Kuncinya...DISIPLIN ...KONSISTEN...PANTANG MENYERAH
M Zainul
13 JUL 2018
Yang dari surabaya ayok bikin komunitas trader yuk. Nanti kopdar bareng!
Nunik
16 JUL 2018
Ini tulisan lama digoreng lagi. Diupdate Mbak infonya. Gua ngikutin rekomendasinya lost terus setahun ini. Kasihan orang malang lain yang terlanjur percaya. Kalo judulnya profil trader sukses tuh ya dideskripsikan suksesnya tuh seberapa dan bagaimana jauh capaiannya.
Admin
17 JUL 2018
Terima kasih atas sarannya. Akan kami tampung untuk sementara ini.
Widodo Saputro
20 OCT 2019
@Nunik jangan pernah percaya rekomendasi dari orang dengan sinyal-sinyal yang gak jelas. Semua orang merasa pintar membully orang lain, padahal ilmunya masih nol. Yang saya heran, kenapa orang lebih percaya pendapat orang lain daripada berjuang lewat kemampuannya sendiri.

Saat ini juga sudah banyak indikator yang sangat ampuh mengetahui kapan Open Buy dan kapan waktu Open Sell yang sesuai. Indikator tersebut juga mampu memberitahu kapan trend itu selesai dan berbalik posisi, semua indikator-indikator tersebut bisa Anda dapatkan di bawaan MT5.

Menggunakan semua indikator yang tersedia di MT5 juga gratis, jadi kenapa gak lebih baik nbelajar menguasai indikator-indikator itu dulu sampai mahir. Karena pada dasarnya, percaya dengan trading orang sama saja percaya hantu, ngapain kita ngikutin hantu??

Cobalah pahami, bahwa trading forex adalah seni menganalisa, mencintai trading forex dan terus belajar..maka ilmu profit akan senantiasa mudah diraih.
Nunik
21 NOV 2018
Kayaknya komentar saya sebelumnya tanggal 16 JUL 2018 tidak hanya cuma diabaikan. Sebegitu sulitnyakah mencari profil lokal trader sukses yang benar2 bisa dipelajari ilmunya?
Admin
21 NOV 2018

Mohon maaf, kami kurang paham apa maksud Anda dengan "diabaikan". Faktanya, kami sudah sering mengulas profil trader sukses, baik dari Indonesia maupun luar negeri. Silahkan Anda cari di website kami ini.

Indah Herlia
21 NOV 2018

Jengkel banget sama Desmond Wira kayaknya ya, Sis @Nunik? Kenapa to? Wong Seputarforex dah sering ko nulis tentang trader sukses selain Desmond. Mungkin sis sendiri ada referensi trader forex sukses yg pengin diulas? Biar admin SF mempertimbangkan buat diwawancara.


Surip
11 FEB 2021

Belajar dulu forex yang bener. Banyakin baca lihat youtube. Cari indikator dan strategi yang tepat. Money management penting banget dan jangan serakah. Ikut akun demo 3-6 bulan kalau sudah nemu patter baru coba akun real lot kecil-kecil dulu

Kirim Komentar/Reply Baru
Kiat Trading Sukses Ala Yukiko Ikebe
Kiat Trading Sukses Ala Yukiko Ikebe
Jujun Kurniawan   24 Mar 2021   680  
Profil Trader Dian Kemala Dan Cerita Kesuksesannya
Profil Trader Dian Kemala Dan Cerita Kesuksesannya
Wahyudi   9 Jul 2020   2338  
Mengenal Trading Rules Ala Ellen May
Mengenal Trading Rules Ala Ellen May
Satrya Heli Oriza   20 Nov 2019   1711  
Ellen May: Forex Lebih Menarik Daripada Saham
Ellen May: Forex Lebih Menarik Daripada Saham
SAM   6 Mar 2017   8811